| Idham Fadhli didampingi Wakil Ketua KI Sumbar Mona Sisca dan Komisioner KI Sumbar Musfi Yendra. Dari jajaran Pemprov Sumbar, Gubernur Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Kominfotik Sumbar Rudi Rinaldi. (Foto: Novrianto). |
Penghargaan tersebut diserahkan Ketua KI Sumbar Idham Fadhli kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseimy dalam rangkaian makan bajamba resepsi Hari Jadi Sumatera Barat di Istana Gubernur Sumbar, Kamis (1/10).
Menurut Idham Fadhli, Dashboard Pembangunan Sumatera Barat menjadi terobosan dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Inovasi tersebut dinilai membuka akses informasi pembangunan dan pengelolaan anggaran kepada masyarakat secara lebih terbuka.
Melalui dashboard tersebut, informasi pembangunan daerah disajikan secara terintegrasi dan mudah diakses masyarakat. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengetahui, mengawasi, dan berpartisipasi dalam proses pembangunan Sumatera Barat.
Idham Fadhli menyebut penghargaan itu bukan sekadar apresiasi terhadap inovasi digital. Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Pemprov Sumbar menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
KI Sumbar berharap Dashboard Pembangunan Sumbar dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya di Indonesia. Keterbukaan informasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Idham Fadhli didampingi Wakil Ketua KI Sumbar Mona Sisca dan Komisioner KI Sumbar Musfi Yendra. Dari jajaran Pemprov Sumbar, Gubernur Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Kominfotik Sumbar Rudi Rinaldi.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan terima kasih kepada Komisi Informasi Sumatera Barat atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan, Dashboard Pembangunan Sumbar merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah provinsi dalam menghadirkan pemerintahan yang terbuka, transparan, dan partisipatif.
Penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat keterbukaan informasi publik, transparansi pengelolaan anggaran, dan akuntabilitas pembangunan daerah. Dengan dukungan teknologi dan akses informasi yang semakin terbuka, masyarakat Sumatera Barat diharapkan semakin mudah memantau pembangunan sekaligus ikut mengawal jalannya pemerintahan. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »