| Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gustami Hidayat, bekerja sama dengan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat menyalurkan bantuan bagi kelompok rentan pada Selasa (27/10/2026). (Fotdok: Novrianto). |
Program ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, terutama balita, ibu hamil, serta ibu menyusui. Bantuan berupa beras, telur, susu, dan bahan pangan lainnya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus memperkuat upaya pencegahan kerawanan pangan di Kota Padang.
Bantuan tersebut direalisasikan melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Gustami Hidayat sebagai anggota DPRD Sumatera Barat. Melalui kerja sama dengan Dinas Pangan Sumbar, program ini diarahkan agar bantuan pangan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial dan kesehatan ibu serta anak.
Dalam sambutannya, Gustami Hidayat menegaskan bahwa penyaluran bantuan PDRP bukan sekadar pembagian sembako, melainkan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi. Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat dan pemerintah daerah diperlukan agar persoalan kerawanan pangan mendapat perhatian dan penanganan yang berkelanjutan.
“Kita bersinergi dengan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan paket-paket bantuan sembako untuk daerah yang rawan pangan. Ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan sembako begitu saja, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian kita di DPRD Provinsi Sumatera Barat,” ujar Gustami Hidayat.
Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia Sumatera Barat. Kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita perlu menjadi perhatian bersama karena kecukupan gizi berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang.
“Bagaimana kesehatan ibu-ibu hamil dan anak-anak balita, yang merupakan aset investasi pembangunan Sumatera Barat ke depan itu, semakin baik,” tegasnya. Pesan tersebut menegaskan bahwa penanganan kerawanan pangan perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Penyaluran bantuan di Puskesmas Lubuk Begalung dan Puskesmas Nanggalo disambut antusias oleh warga penerima manfaat. Kehadiran bantuan pangan di fasilitas layanan kesehatan juga menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap kebutuhan ibu dan anak, dengan dukungan tenaga kesehatan serta keterlibatan keluarga dalam menjaga pola konsumsi bergizi.
Melalui program PDRP ini, Gustami Hidayat bersama Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat berharap upaya penanganan kerawanan pangan di Kota Padang dapat terus diperkuat. Bantuan tersebut diharapkan meringankan kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mendukung pencegahan masalah gizi dan stunting, dengan tetap memerlukan kesinambungan edukasi gizi, pemantauan kesehatan, dan kolaborasi berbagai pihak demi masa depan generasi Sumatera Barat yang lebih sehat. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »