| Yota Balad juga membakar mental para petarung agar tampil habis-habisan tanpa mengesampingkan rasa hormat di atas lapangan. (Foto: Armaidi Tanjung). |
Ajang bergengsi ini makin berkelas karena seluruh fasilitas dan perlengkapan pertandingan diterbangkan langsung dari Hungaria. Langkah berani ini membuktikan komitmen totalitas Kota Pariaman sebagai sentra utama pencetak atlet Teqball berkelas dunia.
Sebanyak 10 kabupaten/kota, termasuk Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Pasaman Barat, siap bertarung sengit memperebutkan tahta tertinggi hingga 12 Oktober mendatang. Tensi persaingan di atas meja cembung dipastikan memanas sejak hari pertama.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa hadirnya ajang ini menjadi bukti nyata kesiapan Sumatera Barat dalam mengadopsi olahraga internasional yang tengah naik daun tersebut.
"Kota Pariaman kini dijadikan sebagai sentra dalam mencetak atlet-atlet Teqball Sumatera Barat sekaligus atlet nasional. Berkat dukungan dari pusat, fasilitas perlengkapan akhirnya berhasil didatangkan langsung dari Hungaria," ujar Yota Balad dalam sambutannya yang membakar semangat.
Yota Balad juga membakar mental para petarung agar tampil habis-habisan tanpa mengesampingkan rasa hormat di atas lapangan.
"Bertandinglah dengan penuh semangat dan junjung tinggi sportivitas. Kemenangan terbesar adalah saat kita mampu mengalahkan ego dan menunjukkan respek tinggi," tegasnya penuh penekanan.
Momen ini terasa makin sakral karena menjadi ajang kebangkitan usai Porprov sempat vakum selama 8 tahun. Kembalinya pesta olahraga ini disambut antusias luar biasa oleh ratusan atlet dan pimpinan kontingen.
Sekretaris Umum KONI Sumatera Barat, Anandya Dipo Pratama, menyebut momentum ini sebagai batu loncatan emas bagi para atlet daerah untuk melesat ke level dunia.
"Porprov XVI Sumbar ini menjadi momentum kebangkitan setelah 8 tahun vakum. Kita berharap seluruh atlet dapat bertanding secara sportif dan menjadikan ajang ini batu loncatan menuju prestasi internasional," tutur Anandya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov POTSI Sumbar, Syafrizal Bakhtiar, mengungkapkan bahwa Pariaman bukan sekadar tuan rumah, melainkan kawah candradimuka lahirnya atlet-atlet papan atas Indonesia.
"Kota Pariaman sudah terbukti melahirkan atlet-atlet berprestasi yang pernah mewakili Indonesia pada ajang SEA Games di Thailand. Kejuaraan ini akan melahirkan penerus-penerus baru yang lebih mengerikan," pungkas Syafrizal mengakhiri. (*)
Pewarta: Armaidi Tanjung, WU
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »