Rendang Padang Makin Mendunia, Kiriman ke Malaysia dan Singapura Melonjak! JNE Siapkan Strategi Baru

Rendang Padang Makin Mendunia, Kiriman ke Malaysia dan Singapura Melonjak! JNE Siapkan Strategi Baru
Kepala Cabang Utama JNE Padang, Ahmad Junaidi, mengatakan pengiriman makanan masih mendominasi kiriman ritel di wilayahnya. (Fotdok: Noval). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Rendang tak hanya menggugah selera, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat Sumatera Barat. Kuliner khas Minangkabau ini kian menembus pasar internasional, seiring meningkatnya pengiriman makanan khas Padang ke luar negeri melalui JNE Cabang Utama Padang. Malaysia dan Singapura menjadi dua destinasi favorit yang ikut mendorong pertumbuhan layanan pengiriman internasional.

Di balik setiap paket rendang yang dikirim, ada cerita tentang usaha kuliner lokal, pelaku UMKM, dan tradisi Minangkabau yang terus berkembang mengikuti zaman. Popularitas rendang sebagai warisan budaya takbenda UNESCO turut memperkuat daya tarik kuliner Sumatera Barat di mata dunia. Momentum ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kekayaan gastronomi Padang dapat membuka peluang usaha melampaui batas wilayah dan negara.

Kepala Cabang Utama JNE Padang, Ahmad Junaidi, mengatakan pengiriman makanan masih mendominasi kiriman ritel di wilayahnya. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, pertumbuhan kiriman ritel terus bergerak positif dengan dukungan paket makanan khas Padang. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari konsistensi pelayanan serta kolaborasi JNE dengan toko oleh-oleh dan pelaku UMKM kuliner setempat.

“Kiriman makanan selama ini masih mendominasi di JNE Padang. Ini bisa dilihat dari kiriman ritel periode Januari–Agustus yang terus tumbuh dan ditopang paket makanan,” ujar Junaidi saat berbincang dengan JNEWS, Sabtu (17/10/2026). Kolaborasi dengan pelaku usaha lokal menjadi salah satu kekuatan untuk menjaga potensi pengiriman tetap berkembang, sekaligus membantu produk khas Sumatera Barat menjangkau konsumen yang lebih luas.

Peluang tersebut semakin terlihat pada layanan internasional atau International Service (INTL). Junaidi menyebut porsi pengiriman makanan khas Padang ke luar negeri cukup menjanjikan, dengan Malaysia dan Singapura sebagai destinasi favorit. Secara keseluruhan, jumlah kiriman melalui layanan INTL di JNE Padang tumbuh belasan persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengiriman rendang dan produk olahan daging, pelanggan tetap perlu memastikan jenis produk, kemasan, serta persyaratan pemasukan pangan yang berlaku di negara tujuan.

Tak hanya mengandalkan kiriman makanan, JNE Padang juga memperkuat jaringan distribusi untuk meningkatkan daya saing layanan. Sejak April 2026, perusahaan ini mengoptimalkan rute darat menuju Bengkulu, Palembang, Jambi, dan Lampung. Sebelumnya, pengiriman melalui rute tersebut diberangkatkan menggunakan jalur udara dengan transit di Jakarta. Perubahan jalur diharapkan menghadirkan harga yang lebih kompetitif dan waktu layanan yang lebih cepat bagi pelanggan.

Menjelang akhir tahun, peluang pertumbuhan juga datang dari aktivitas toko daring yang biasanya menawarkan berbagai promo. Selain itu, segmen pemerintahan dinilai memiliki potensi melalui proyek pemindahan barang, layanan trucking, pindahan karyawan, hingga pengiriman obat. JNE Padang turut memperkuat pengenalan layanan logistik kepada generasi muda melalui kerja sama dengan sejumlah universitas di Padang, termasuk pemberian materi tentang dunia logistik dan layanan perusahaan.

Optimisme menghadapi periode akhir tahun semakin menguat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), ketika aktivitas belanja dan distribusi barang berpotensi meningkat. Meski demikian, Junaidi mengakui perjalanan bisnis sepanjang 2026 menghadapi tantangan, termasuk dampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Kondisi tersebut mendorong jajaran JNE Padang untuk terus bekerja keras menjaga pelayanan dan memperkuat koordinasi dengan kantor cabang pembantu di zona B dan C serta mitra agen.

Dengan dukungan jaringan distribusi, kemitraan UMKM, dan meningkatnya minat pengiriman kuliner ke luar negeri, JNE Padang berharap dapat menutup 2026 dengan pencapaian maksimal. Di tengah persaingan logistik dan tantangan bencana, rendang menjadi salah satu produk yang memperlihatkan besarnya potensi ekonomi kuliner Minangkabau. Setiap paket yang berangkat bukan sekadar kiriman barang, melainkan juga kesempatan bagi usaha lokal untuk memperluas pasar dan memperkenalkan cita rasa Padang kepada masyarakat dunia. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »