| Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut digelar di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Aswaja, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. (Fotdok: Ist). |
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut digelar di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Aswaja, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Ketua OSIP PPMINI, Adek Aliyus Firmansyah, hadir bersama Pembina OSIP, TK. Bagas Mulya Perdana, TK. Mandala Adi Putra, dan M. Afdal Saputra. Mereka bergabung dengan pimpinan pondok pesantren, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA), serta para santri dari berbagai pesantren se-Kabupaten Padang Pariaman.
Bagi keluarga besar PPMINI, kehadiran kali ini memiliki arti tersendiri. Sebelumnya, sejumlah santri pernah diutus Abuya H. Sulkani TK Sutan untuk mengikuti peringatan Hari Santri Nasional. Namun, setelah kepergian Abuya, partisipasi pada tahun ini menjadi momen penting untuk kembali menjalankan kegiatan tersebut setelah sempat terkendala pada tahun sebelumnya.
Ketua OSIP PPMINI, Adek Aliyus Firmansyah, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat mengikuti upacara Hari Santri Nasional untuk pertama kali. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk belajar di luar lingkungan pesantren. Ia berharap pengalaman itu dapat menambah wawasan dan membangun semangatnya sebagai santri.
“Alhamdulillah, peringatan upacara Hari Santri kali ini berjalan dengan baik. Saya baru pertama kali mengikuti upacara peringatan Hari Santri. Ini pengalaman baru bagi saya dan juga menjadi wadah untuk belajar,” ujar Adek.
Pembina OSIP PPMINI, TK. Bagas Mulya Perdana, menilai keikutsertaan tersebut menjadi salah satu langkah untuk kembali menjalankan amanah yang pernah disampaikan Abuya H. Sulkani TK Sutan. Ia bersyukur para santri akhirnya dapat kembali hadir setelah pada tahun sebelumnya belum bisa berpartisipasi karena sejumlah kendala. Baginya, menjaga kesinambungan kegiatan positif merupakan bagian penting dalam meneruskan nilai-nilai yang telah ditanamkan pendahulu.
Senada dengan itu, TK. Mandala Adi Putra turut mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak santri memperoleh kesempatan untuk belajar, memperluas pergaulan, serta memperkuat semangat kebersamaan antarpesantren.
Sementara itu, M. Afdal Saputra menyebut keikutsertaannya sebagai pengalaman berharga untuk menambah wawasan. Ia berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi terus menjadi ruang pembelajaran bagi para santri untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat berkontribusi bagi masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional ke-12 tingkat Kabupaten Padang Pariaman tersebut diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman dan dihadiri berbagai unsur pesantren serta perwakilan KUA. Kehadiran para santri dari berbagai lembaga pendidikan Islam menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan peran santri dalam menjaga nilai keagamaan, pendidikan, dan kebangsaan.
Bagi PPMINI, momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat belajar dan amanah dari para pendahulu perlu terus dijaga melalui langkah nyata. Dengan kembali berpartisipasi dalam peringatan Hari Santri Nasional, para santri berharap dapat meneruskan tradisi positif pesantren, memperkaya pengalaman, dan menumbuhkan tekad untuk menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi umat dan bangsa.(*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »