SIKOMPAK Resmi Diluncurkan, Kemitraan Pemko Solok dan Pers Kini Beralih ke Sistem Digital

SIKOMPAK Resmi Diluncurkan, Kemitraan Pemko Solok dan Pers Kini Beralih ke Sistem Digital
Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., yang diwakili Staf Ahli Wali Kota, Irsyad, menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Solok resmi meluncurkan Aplikasi SIKOMPAK (Sistem Informasi Kemitraan Kominfo dan Pers Kota Solok), Kamis (22/10/2026). Inovasi digital ini menjadi langkah baru dalam pengelolaan kemitraan pemerintah dan media, dengan menekankan transparansi, efektivitas, serta kejelasan proses kerja sama.

Peluncuran sekaligus pembukaan pelatihan pemanfaatan SIKOMPAK tersebut digelar bersamaan dengan Bimbingan Teknis Jurnalistik bagi insan pers. Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu mengubah pola pengelolaan kemitraan yang sebelumnya dilakukan secara konvensional menjadi lebih terintegrasi dan mudah dipantau.

Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., yang diwakili Staf Ahli Wali Kota, Irsyad, menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga mengawal kepentingan publik melalui pemberitaan yang faktual, objektif, dan berimbang.

Dalam pesan tertulisnya, Wali Kota menegaskan bahwa kemitraan dengan pemerintah bukan berarti media harus selalu menyampaikan pemberitaan yang menyenangkan bagi pemerintah. Sebaliknya, kritik konstruktif, penyampaian fakta, dan pengangkatan aspirasi masyarakat tetap menjadi bagian penting dari peran pers yang profesional serta berpegang pada kode etik jurnalistik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Nurzal Goestim, menjelaskan bahwa SIKOMPAK dirancang untuk mendukung pengelolaan kemitraan media, penugasan, dokumentasi pemberitaan, hingga pelaporan secara lebih efektif dan transparan. Melalui sistem digital ini, proses administrasi diharapkan menjadi lebih tertib, mengurangi penumpukan dokumen fisik, dan memudahkan pemantauan kegiatan kerja sama.

Menurut Nurzal, penerapan sistem tersebut juga menjadi upaya memperjelas status kemitraan media. Dengan pencatatan yang terintegrasi, aktivitas kerja sama dapat terdokumentasi dengan lebih baik sehingga proses administrasi tidak menimbulkan ketidakjelasan. Ia juga menekankan pentingnya prinsip memanusiakan wartawan, dengan menempatkan insan pers sebagai mitra sejajar yang saling menghormati.

Data Dinas Kominfo Kota Solok hingga 2026 mencatat sebanyak 60 media terdaftar. Dari jumlah tersebut, 43 media telah menjalin kerja sama aktif dengan pemerintah daerah, sedangkan 17 lainnya masih dalam proses verifikasi. Sebanyak 48 media tercatat telah terverifikasi Dewan Pers dan 35 wartawan telah mengikuti uji kompetensi, menunjukkan pentingnya tata kelola kemitraan yang tertib dan akuntabel.

Dalam pelaksanaannya, Pemko Solok menaruh harapan pada tiga hal utama: pengelolaan SIKOMPAK secara profesional, peningkatan kompetensi serta independensi wartawan, dan keterbukaan jajaran pemerintah dalam membangun komunikasi dengan media. Pemerintah juga mendorong pemberitaan yang lebih luas mengenai persoalan masyarakat, potensi UMKM, pertanian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, kebudayaan, serta berbagai inovasi daerah.

Ke depan, wartawan direncanakan mengikuti orientasi lapangan ke Kota Pekanbaru untuk mempelajari Command Center layanan darurat 112. Kota Solok sendiri tengah menyiapkan Command Center terintegrasi yang direncanakan menyatukan layanan darurat 119, 118, dan 112 dalam satu sistem. Dengan diluncurkannya SIKOMPAK, Pemko Solok berharap kemitraan pemerintah dan pers semakin transparan, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »