| Bertanding pada 4–12 Oktober 2026 di GOR Zaini Zein, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, atlet sepaktakraw Kota Padang berupaya memberikan penampilan terbaik di tengah persaingan ketat antarkabupaten dan kota. (Foto: Dedi). |
Bertanding pada 4–12 Oktober 2026 di GOR Zaini Zein, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, atlet sepaktakraw Kota Padang berupaya memberikan penampilan terbaik di tengah persaingan ketat antarkabupaten dan kota. Kekompakan tim, kemampuan teknik, serta konsistensi permainan menjadi bagian penting dalam perjuangan merebut medali.
Medali perak Kota Padang dipersembahkan melalui nomor mix quadrant. Tim yang memperkuat nomor ini terdiri atas Refrianto, Ermon Saputra, Abdul Aziz, Ria Afrianis, Tesa Azhari, dan Keysha. Mereka berhasil mengantarkan Kota Padang meraih posisi kedua pada nomor tersebut.
Sementara itu, tiga medali perunggu diraih dari nomor quadrant putri, double event putri, dan tim putri. Hasil ini menunjukkan bahwa atlet sepaktakraw Kota Padang mampu bersaing di sejumlah nomor pertandingan, meskipun masih terdapat peluang yang perlu dimaksimalkan untuk meraih prestasi lebih tinggi.
Pada nomor quadrant putri, medali perunggu diraih Marcica Sari, Sri Panduwilani, Deha Naura Sari, Denisha Aprilia, Rahmi Wahidah, dan Nafasya Nurul Ananta. Para atlet tersebut berjuang menghadapi lawan-lawan tangguh dengan membawa semangat untuk mengharumkan nama Kota Padang di arena Porprov Sumbar 2026.
Medali perunggu berikutnya diperoleh pada nomor double event putri melalui Tesa Azhari, Sri Panduwilani, dan Stevi. Adapun medali perunggu ketiga datang dari nomor tim putri. Dalam pertandingan penentuan, tim Kota Padang berhadapan dengan Kabupaten Tanah Datar dan harus mengakui keunggulan lawan. Meski demikian, perjuangan mereka tetap menghasilkan tambahan medali bagi kontingen Kota Padang.
Tim putri Kota Padang diperkuat Marcica Sari, Ria Aprianis, Tesa Azhari, Denisha Aprilia, Deha Naura Sari, Sri Panduwilani, Rahmi Wahidah, Stevia Iswandi, Keysha, dan Nafasya Nurul Ananta. Pengalaman menghadapi persaingan ketat di Porprov diharapkan menjadi modal berharga untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan bertanding pada kejuaraan berikutnya.
Ketua Umum Pengurus Kota Persatuan Sepaktakraw Indonesia (Pengkot PSTI) Kota Padang, Ir. H. Yendril, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama daerah. Menurutnya, raihan satu medali perak dan tiga perunggu patut dihargai, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pengurus untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan kemampuan teknik, mematangkan strategi, serta membangun mental bertanding para atlet.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita ke depannya,” ujar Yendril, Minggu (11/10/2026). Ia berharap evaluasi menyeluruh dapat menjadi dasar perbaikan program latihan dan peningkatan konsistensi penampilan atlet. Dengan pembinaan yang lebih terarah, pengalaman di Porprov XVI Sumatera Barat 2026 diharapkan menjadi pijakan bagi sepaktakraw Kota Padang untuk mengejar prestasi yang lebih baik pada kompetisi mendatang. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »