| Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., mengikuti Entry Meeting bersama Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Senin (19/10/2026). (Fotdok: Oktryoni). |
Pemeriksaan ini menjadi momentum penting untuk memastikan anggaran pendidikan tidak sekadar terserap, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah dan peserta didik. Efektivitas penggunaan dana, ketepatan sasaran, hingga dampaknya terhadap kualitas pembelajaran menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian agar setiap rupiah anggaran publik memberikan hasil nyata.
Wali Kota Ramadhani Kirana Putra menyambut kehadiran tim pemeriksa BPK dengan menegaskan pentingnya evaluasi terhadap pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, pemeriksaan bukan hanya menjadi bagian dari proses pengawasan, melainkan juga kesempatan untuk mengukur efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran operasional pendidikan.
“Pemeriksaan ini merupakan langkah penting untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas penggunaan dana operasional pendidikan. Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujar Ramadhani Kirana Putra.
Tak berhenti pada pernyataan, Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Solok untuk bersikap kooperatif dan transparan selama proses pemeriksaan berlangsung. Ia menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan beserta seluruh kepala satuan pendidikan agar menyiapkan data dan dokumen pendukung secara lengkap, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Langkah tersebut dinilai penting agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan tepat waktu. Kelengkapan administrasi, kesesuaian dokumen, serta kejelasan penggunaan dana menjadi bagian penting dalam mendukung proses evaluasi yang objektif. Pemerintah daerah diharapkan dapat menjadikan setiap temuan dan rekomendasi pemeriksaan sebagai bahan perbaikan tata kelola anggaran ke depan.
Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa BPK menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, ketepatan sasaran penyaluran dana, serta pemanfaatan biaya operasional untuk mendukung program prioritas pendidikan. Ruang lingkup tersebut menjadi bagian penting dalam menilai apakah pengelolaan anggaran telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan mendukung tujuan penyelenggaraan pendidikan.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Solok, para asisten, Inspektur, Kepala Dinas Pendidikan, serta pejabat terkait lainnya. Kehadiran jajaran tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan pengelolaan biaya operasional pendidikan membutuhkan koordinasi lintas perangkat daerah, terutama dalam memastikan data, dokumen, dan informasi yang diperlukan dapat disampaikan secara tepat.
Bagi Pemerintah Kota Solok, hasil pemeriksaan BPK diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat transparansi, meningkatkan akuntabilitas keuangan, dan memperbaiki kualitas pengelolaan anggaran pendidikan. Pada akhirnya, ukuran keberhasilan bukan hanya terletak pada tertibnya administrasi, melainkan juga pada sejauh mana anggaran dikelola secara bertanggung jawab dan mampu mendukung pembelajaran yang lebih berkualitas bagi generasi penerus. (80)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »