| Dua siswi kelas IX.1, Rindu Asmara dan Filzah Fakhira Nalfi, sukses meraih medali perak dalam ajang Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) tingkat nasional. (Fotdok: Tommi). |
Keberhasilan tersebut bukan sekadar menambah deretan prestasi madrasah, tetapi juga menunjukkan keberanian siswa mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan remaja. Melalui penelitian berjudul “Sex Before Marriage: Dampak Media Sosial terhadap Perubahan Norma Seksualitas di Kalangan Remaja dalam Perspektif Q.S. An-Nur Ayat 30–31”, Rindu dan Filzah menghadirkan kajian yang memadukan fenomena era digital dengan perspektif nilai-nilai Islam.
Penelitian itu menyoroti bagaimana media sosial menjadi salah satu ruang yang dapat memengaruhi cara remaja memperoleh informasi, membentuk pandangan, serta memahami norma dalam pergaulan. Di tengah derasnya arus informasi digital, kajian tersebut mengangkat pentingnya sikap kritis dalam menyaring konten, menjaga kehormatan diri, dan menjadikan nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan mengacu pada Q.S. An-Nur ayat 30–31, penelitian kedua siswi ini turut menekankan pentingnya menjaga pandangan, kehormatan, dan batasan dalam pergaulan. Tema tersebut membuat karya mereka relevan dengan tantangan pendidikan masa kini, ketika literasi digital dan penguatan karakter perlu berjalan beriringan dalam membentuk generasi muda yang cerdas sekaligus bertanggung jawab.
Kepala MTsN 3 Kota Padang, Nurhidayati, S.T., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Rindu Asmara serta Filzah Fakhira Nalfi atas keberhasilan meraih medali perak di tingkat nasional. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi kedua siswi untuk terus belajar, mengasah kemampuan, dan menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat.
Nurhidayati juga berharap pencapaian ini mampu menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya agar tidak ragu mencoba hal baru, mengembangkan potensi, dan mengikuti berbagai kompetisi akademik. Ia menegaskan bahwa madrasah akan terus mendukung tumbuhnya budaya riset sehingga semakin banyak siswa berani melahirkan gagasan, menguji pemikiran, dan menghasilkan inovasi yang membanggakan.
Prestasi di ajang KREASI nasional ini sekaligus memperkuat pengembangan program Madrasah Riset di MTsN 3 Kota Padang. Melalui pembinaan penelitian, siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, sistematis, dan inovatif. Pengalaman mengikuti kompetisi tingkat nasional juga menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan serta menguji kualitas karya di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai daerah.
Capaian Rindu dan Filzah turut membawa semangat Padang Juara, yakni mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Medali perak yang diraih keduanya menjadi pengingat bahwa potensi besar siswa dapat berkembang ketika didukung pembinaan yang konsisten, keberanian meneliti, dan lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi kreativitas serta prestasi.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Rindu Asmara dan Filzah Fakhira Nalfi untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi pada masa mendatang. Bagi MTsN 3 Kota Padang, medali perak KREASI 2026 bukan hanya simbol keberhasilan dua siswi, melainkan juga dorongan untuk terus memperkuat tradisi riset, membangun karakter, dan melahirkan lebih banyak generasi peneliti muda yang membawa nama baik madrasah di kancah nasional. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »