Syaifullah Yusuf Bawa Bantuan Rp358 Juta ke Solok, Jon Firman Pandu Pastikan Penanganan Bencana Dipercepat

Syaifullah Yusuf Bawa Bantuan Rp358 Juta ke Solok, Jon Firman Pandu Pastikan Penanganan Bencana Dipercepat
Menteri Sosial Republik Indonesia Syaifullah Yusuf menyerahkan bantuan penanganan bencana senilai Rp358.862.860 kepada Pemerintah Kabupaten Solok, Rabu (7/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kabar bantuan untuk korban banjir bandang Kabupaten Solok kembali membawa angin segar. Menteri Sosial Republik Indonesia Syaifullah Yusuf menyerahkan bantuan penanganan bencana senilai Rp358.862.860 kepada Pemerintah Kabupaten Solok, Rabu (7/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan di Posko Utama Penanganan Bencana Kabupaten Solok dan diterima langsung oleh Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., didampingi Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I. Kehadiran pemerintah pusat menjadi dorongan penting bagi masyarakat yang tengah berjuang bangkit.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., Asisten I Setda Kabupaten Solok Drs. Zaitul Ikhlas, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul, S.Sos., unsur BNPB, BPBD Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda Kabupaten Solok, para Kepala OPD, serta perwakilan masyarakat terdampak.

Bupati Jon Firman Pandu menyambut hangat kedatangan Menteri Sosial beserta jajaran. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat menjadi penyemangat bagi masyarakat Kabupaten Solok yang sedang menghadapi dampak bencana banjir bandang.

Jon Firman Pandu mengatakan sejumlah kawasan, termasuk perkantoran, sempat lumpuh akibat bencana. Namun, semangat kebersamaan terus dikedepankan agar Kabupaten Solok dapat segera bangkit dan memulihkan kondisi.

Masa tanggap darurat juga diperpanjang selama tujuh hari untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Solok menyatakan bantuan yang diterima akan disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai pendataan dan kebutuhan.

Sementara itu, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menegaskan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pendataan korban juga harus dilakukan secara tepat dan akurat agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

Menurut Syaifullah Yusuf, dapur umum di posko juga memiliki peran penting selama masa penanganan bencana. Ia mengingatkan seluruh proses distribusi bantuan harus berjalan sesuai sasaran dan tidak disalahgunakan.

Bantuan ekonomi sebesar Rp5 juta dan bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta juga akan disalurkan sesuai hasil pendataan. Masyarakat yang belum menerima bantuan diminta bersabar karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap.

Total bantuan Rp358.862.860 tersebut terdiri dari santunan ahli waris untuk dua jiwa sebesar Rp30 juta, bantuan korban luka berat untuk dua jiwa sebesar Rp10 juta, serta bantuan korban luka ringan bagi 14 jiwa sebesar Rp35 juta.

Selain itu, terdapat bantuan logistik penanganan bencana senilai Rp203.852.860 serta bantuan sembako sebanyak 200 paket untuk 200 KK senilai Rp49,9 juta. Penyerahan bantuan turut disaksikan delapan perwakilan masyarakat terdampak.

Di tengah proses pemulihan, pemerintah juga mendapat dukungan dari berbagai unsur, termasuk BNPB, BPBD Provinsi Sumatera Barat, BPBD Kabupaten Solok, Forkopimda, OPD, dan Tagana. Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen memperkuat koordinasi agar pemulihan pascabencana berlangsung cepat, tepat, dan transparan. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »