Tarmizi Ismail Buka Sosialisasi KAN Nanggalo, Pemko Padang Perkuat Pelestarian Adat Minangkabau

Tarmizi Ismail Buka Sosialisasi KAN Nanggalo, Pemko Padang Perkuat Pelestarian Adat Minangkabau
Sosialisasi Adat Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nanggalo di Kantor KAN Nanggalo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (25/10/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Padang, Tarmizi Ismail, menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga nilai-nilai budaya Minangkabau. Pesan tersebut mengemuka saat dirinya membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Adat Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nanggalo di Kantor KAN Nanggalo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (25/10/2026).

Kehadiran Tarmizi Ismail mewakili Pemerintah Kota Padang sekaligus menandai komitmen pemerintah dalam mendukung keberlangsungan lembaga adat di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman tentang peran KAN serta menjaga agar nilai-nilai adat tetap hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tarmizi menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif KAN Nanggalo yang konsisten menjaga dan melestarikan adat istiadat Minangkabau. Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kota Padang yang lebih baik, maju, dan bermarwah.

Menurutnya, sosialisasi adat ini merupakan bagian dari program strategis lima tahunan Pemerintah Kota Padang untuk mengawal visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari Program Unggulan (Progul) Sinergi Nagari yang mendorong keterlibatan pemerintah dan lembaga adat dalam pembangunan daerah.

Dukungan terhadap lembaga adat turut diperkuat melalui pengesahan revisi peraturan daerah yang menjadi pedoman sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat. Langkah ini diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih kuat agar pelestarian budaya berjalan seiring dengan program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Ketua KAN Nanggalo, H. Rustam R. Malin Sutan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, atas perhatian dan pendampingan terhadap lembaga adat. “Kami dari Kerapatan Adat Nagari mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang, khususnya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sangat aktif memberikan panduan,” ujarnya.

Apresiasi tersebut mencerminkan pentingnya dukungan pemerintah dalam membantu ninik mamak dan pengurus KAN menjalankan peran adat di tengah masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan semakin menyemangati ninik mamak, alim ulama, dan cerdik pandai untuk menjaga filosofi “adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah” sebagai landasan kehidupan masyarakat Minangkabau.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri jajaran pengurus KAN Nanggalo, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, serta unsur ninik mamak, alim ulama, dan cerdik pandai. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian adat membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya tanggung jawab lembaga adat, melainkan juga pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Tarmizi Ismail bersama KAN Nanggalo mendorong agar hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat terus terpelihara secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, nilai-nilai adat Minangkabau diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kota Padang yang maju, berbudaya, dan bermarwah. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »