| Rudy Repenaldi Rilis, S.STp., M.Si., dilantik langsung oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu, dalam upacara pengambilan sumpah jabatan di Aula Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Senin (2/11/2026). (Fotdok: Oktryoni). |
Jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar posisi administratif tertinggi dalam birokrasi pemerintah kabupaten. Sekda merupakan motor penggerak organisasi pemerintahan yang bertanggung jawab mengoordinasikan perangkat daerah, membantu perumusan kebijakan, sekaligus memastikan seluruh program pemerintah berjalan sesuai sasaran. Karena itu, kehadiran Rudy di posisi strategis tersebut diharapkan mampu membawa kinerja birokrasi Kabupaten Solok semakin efektif dan terarah.
Bupati Solok menegaskan, Sekretaris Daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan roda pemerintahan berjalan optimal. Peran tersebut mencakup koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, perumusan kebijakan, hingga pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh fungsi itu harus dijalankan secara terintegrasi agar kebijakan pemerintah tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ada sejumlah pekerjaan prioritas yang langsung ditekankan kepada Sekda yang baru. Di antaranya memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), meningkatkan disiplin dan kinerja aparatur, serta memastikan seluruh program pembangunan terlaksana sesuai rencana dan target. Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa tantangan birokrasi bukan hanya menjalankan rutinitas pemerintahan, melainkan menghasilkan kinerja yang terukur dan berdampak nyata.
Penguatan koordinasi antar-OPD menjadi salah satu kunci keberhasilan kepemimpinan Sekda. Setiap perangkat daerah dituntut bekerja dalam satu arah, menghindari ego sektoral, serta membangun kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan pembangunan. Dengan koordinasi yang kuat, berbagai program pemerintah diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tidak terhambat persoalan komunikasi maupun lemahnya sinkronisasi.
Pelantikan Rudy juga diharapkan menjadi awal penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional, disiplin, transparan, dan akuntabel. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dr. Mukhlis, mengingatkan agar amanah jabatan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas. Ia menegaskan, setiap kebijakan dan program pembangunan harus berpedoman pada ketentuan yang berlaku agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, turut hadir Wakil Bupati Solok Candra, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, Sekda kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, serta berbagai unsur masyarakat. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Masheri Yanda Boy atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok.
Kini, tanggung jawab besar berada di pundak Rudy Repenaldi Rilis. Selain menjaga kesinambungan administrasi pemerintahan, ia dituntut mampu membangun soliditas ASN, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, dan memastikan setiap kebijakan diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang semakin baik. Keberhasilan Sekda akan sangat ditentukan oleh kemampuannya menggerakkan seluruh mesin birokrasi agar bekerja secara kompak dan berorientasi pada hasil.
Dengan resmi dilantiknya Rudy Repenaldi Rilis sebagai Sekda, masyarakat tentu berharap pemerintahan Kabupaten Solok semakin solid, responsif, dan produktif. Tantangan berikutnya bukan sekadar menjalankan roda birokrasi, tetapi membuktikan bahwa koordinasi yang kuat, aparatur yang disiplin, serta program pembangunan yang tepat sasaran mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok. (80)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »