LIPSUS
Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Sosialisasi Mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berbasis sistem digital. 

Melalui Sosialisasi Mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026), seluruh anggota DPRD bersama operator masing-masing dibekali pemahaman teknis terkait penginputan usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Sosialisasi dibuka langsung oleh Ketua DPRD Padang, Muharlion, didampingi oleh Wakil Ketua Mastilizal Aye, Jupri, Sekretaris Dewan (Sekwan) Hendrizal.

Dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang dipimpin oleh Yenni Yuliza dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, serta undangan lainnya. 

Muharlion, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Daerah Kota Padang Nomor 000.7/64/BAPPEDA-PDG/2026 yang mengatur penyelarasan mekanisme pengusulan, verifikasi, hingga integrasi Pokir ke dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD).

Adapun digitalisasi melalui SIPD-RI menjadi langkah strategis untuk memastikan transparansi perencanaan dan penganggaran berbasis data.

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Penjelasan Pemko Padang. 

Selain itu, Muharlion mengungkapkan bahwa Pokir bukan sekadar daftar aspirasi, melainkan representasi resmi suara masyarakat yang harus diproses sesuai regulasi dan mekanisme perencanaan daerah.

“Pokir DPRD adalah amanah rakyat. Setiap usulan wajib diinput melalui SIPD-RI, mengikuti kamus usulan yang tersedia, dan harus selaras dengan dokumen perencanaan daerah agar tidak menyalahi aturan,” tegas Muharlion.

Tak hanya Pokir katanya, pada tahun ini, mekanisme hibah dan bantuan sosial (bansos) juga diperketat melalui sejumlah mekanisme. 

Dalam pemaparannya, Yenni Yuliza mengatakan bahwa Pemerintah Kota Padang mewajibkan setiap calon penerima hibah dan bansos mengajukan usulan secara mandiri melalui akun masing-masing di SIPD-RI. 

"Khusus bansos individu, data penerima harus mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) guna menjamin ketepatan sasaran," katanya.

Kebijakan ini berpedoman pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Wali Kota Padang Nomor 34 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan, Penatausahaan, dan Pelaporan Hibah dan Bantuan Sosial.

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Kepala OPD Pemko Padang juga dilibatkan. 

Dalam regulasi tersebut ditegaskan pada Pasal 3 dan Pasal 4 bahwa hibah dapat diberikan dalam bentuk uang, barang, dan/atau jasa dengan ketentuan memiliki peruntukan yang jelas, tidak mengikat, tidak diberikan terus-menerus setiap tahun anggaran kecuali diatur khusus, serta memberi manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Selanjutnya, Pasal 5 ayat (8) dan (9) mengatur bahwa hibah kepada badan atau lembaga hanya dapat diberikan kepada organisasi nirlaba, sukarela, dan sosial yang dibentuk sesuai peraturan perundang-undangan, memiliki kepengurusan sah, berdomisili di Kota Padang, serta berbadan hukum Indonesia dan terdaftar pada kementerian terkait.

Sementara bantuan sosial diberikan secara selektif kepada individu atau kelompok yang mengalami risiko sosial akibat krisis ekonomi, bencana, maupun kondisi darurat lainnya. Penerima wajib memiliki identitas jelas dan berdomisili di Kota Padang.

Selain itu, pada Pasal 31 dan Pasal 33 ditegaskan bahwa permohonan hibah harus diajukan secara tertulis kepada Wali Kota sebelum penetapan KUA-PPAS, dilengkapi proposal yang memuat identitas pengusul, latar belakang, maksud dan tujuan, serta rincian penggunaan anggaran.

Adapun dokumen pendukung seperti akta pendirian, izin operasional, surat domisili, rekening bank aktif, dan surat pernyataan tanggung jawab bermaterai menjadi syarat wajib dalam pengajuan tersebut.

"Dalam mekanisme Pokir DPRD, tahapan pengusulan dimulai dari input oleh anggota DPRD melalui akun SIPD-RI, verifikasi Sekretariat DPRD, verifikasi Mitra Bappeda, verifikasi Perangkat Daerah, hingga verifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pada tahap verifikasi perangkat daerah dilakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi riil. Usulan yang tidak memenuhi syarat akan dikembalikan untuk diperbaiki selama masa pengajuan masih terbuka," terangnya.

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Anggota DPRD Kota Padang mengikuti sosialisasi. 

Yenni menegaskan bahwa penguatan sistem ini merupakan langkah konkret untuk meminimalkan potensi penyimpangan anggaran serta memastikan setiap rupiah APBD Kota Padang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan anggaran daerah dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem berbasis regulasi dan digitalisasi seperti SIPD-RI, pembangunan akan lebih tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan penguatan regulasi, digitalisasi sistem melalui SIPD-RI, serta komitmen bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Padang, diharapkan seluruh proses pengusulan Pokir, hibah, dan bantuan sosial ke depan semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran. 

Langkah ini tidak hanya memperkuat akuntabilitas pengelolaan APBD, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Padang. (ADV)

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital
Raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Awal tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi Bank Nagari. Bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini kembali menorehkan prestasi gemilang, baik di tingkat nasional maupun regional, melalui raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner, serta transformasi berkelanjutan di bidang perbankan syariah dan pengelolaan sumber daya manusia.

Pada ajang 6th Anniversary Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026 dan 6th Anniversary 20 Best CEO Syariah Awards 2026, Bank Nagari berhasil meraih dua penghargaan sekaligus. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, pada Kamis (22/1) di Auditorium Lantai 3 Gedung A, Kementerian Pendidikan Dasar Menengah RI, Jakarta.

Dua penghargaan prestisius yang diraih yakni Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026 untuk Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari, serta 20 Best CEO Syariah Awards 2026 yang dianugerahkan kepada Gusti Candra sebagai Direktur Utama Bank Nagari.

Usai menerima penghargaan, Gusti Candra menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.
“Terima kasih atas dukungan pemegang saham, Bank Indonesia, OJK, KNEKS, KDEKS Sumbar, Dewan Pengawas Syariah, mitra, nasabah, serta seluruh pegawai Bank Nagari. Prestasi ini menjadi bukti bahwa Bank Nagari Syariah terus berjaya dengan segudang capaian dan prestasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Unit Usaha Syariah Bank Nagari kembali mencatatkan kinerja terbaik di antara UUS Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia. Berdasarkan data kinerja terbaru, UUS Bank Nagari mencatat pangsa aset tertinggi terhadap induk usaha sebesar 19,31 persen, sekaligus membukukan laba tertinggi dibandingkan UUS BPD lainnya.

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital
Raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner. 

Sepanjang periode pelaporan, UUS Bank Nagari berhasil meraih laba (unaudited) sebesar Rp224,6 miliar, mencerminkan pertumbuhan usaha yang solid dan berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan syariah nasional. Kontribusi signifikan ini semakin memperkuat posisi Bank Nagari sebagai motor penggerak ekonomi syariah daerah.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari strategi pengembangan bisnis syariah yang dijalankan secara konsisten, mulai dari fokus pembiayaan sektor produktif, penguatan dana pihak ketiga berbasis syariah, hingga optimalisasi layanan perbankan syariah yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pencapaian ini menjadi pertanda bahwa Allah SWT meridhai konsep syariah yang kami jalankan di Bank Nagari,” tambah Gusti Candra.

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital
Raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner. 

Penghargaan ini diberikan oleh The Iconomics, didukung kajian The Iconomics Research, sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan dan pimpinan yang berkontribusi nyata dalam industri syariah. Acara ini juga dirangkaikan dengan Marketing & Halal Summit 2026, yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah dan industri nasional.

Tidak hanya bersinar di sektor bisnis dan kepemimpinan syariah, Bank Nagari juga kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang transformasi Human Capital. Bank Nagari dianugerahi penghargaan “The Most Brilliant Human Capital Digitalization of The Year 2025 – Regional Champion” dengan Predikat Diamond, sebagai pengakuan atas inovasi dan digitalisasi pengelolaan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Prestasi tersebut semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan The Most Brilliant Chief Human Capital Officer of The Year 2025 – Regional Champion oleh Zilfa Efrizon, yang dinilai berhasil mendorong penguatan SDM Bank Nagari agar semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital
Raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner. 

Dengan rangkaian pencapaian ini, Bank Nagari menegaskan posisinya sebagai pionir perbankan syariah daerah yang berdaya saing nasional, sekaligus institusi keuangan yang serius membangun kualitas SDM melalui transformasi digital dan tata kelola modern.

Bank Nagari terus berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang amanah, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Bank Nagari — Tumbuh Bersama Daerah, Berjaya Secara Nasional.
#BankNagari #BankNagariSyariah #Indonesia20TopSyariahAwards #HumanCapitalExcellence #OllinByNagari

Reses Pimpinan DPRD Kota Padang Masa Sidang II Tahun 2026: Jemput Beragam Aspirasi Warga    
Rabu, Januari 07, 2026

On Rabu, Januari 07, 2026

Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd
Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., menggelar reses di Masjid Almanar Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah, 5 Januari 2026.

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang kembali melaksanakan reses pada masa sidang II tahun 2026. Tak hanya anggota, reses itu juga dilaksanakan pimpinan DPRD Kota Padang. 

Reses dilaksanakan mulai dari 4 Januari sampai 9 Januari 2026. Rases itu tidak hanya dihadiri pejabat terkait, tetapi oleh berbagai elemen masyarak. 

Berikut rangkuman reses 4 orang pimpinan DRD Kota Padang:


1. Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S. Pd

Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd
Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd. 

Sebagai Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., menggelar reses di Masjid Almanar Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah, 5 Januari 2026.

Reses dihadiri Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Lurah Dadok tgl Hitam, dan Wakil Ketua LPM.

Sedangkan peserta reses terdiri dari Ketua RW, RT se Dadok, dan tokoh Lainya.

Beragam usulan disampaikan warga dan ketua RT/RW pada kesempatan yang bermanfaat itu. 

Apalagi, mereka berhadapan dengan Ketua DPRD Kota Padang yang kerap dikenal responsif terhadap usulan warga. 

Pada kesempatan itu warga mengusulkan persoalan banjir. Diantaranya, normaliasasi sungai, drainase, bantuan KWT dan betoniasi jalan.

Menanggapi itu, mantan Ketua DPD PKS Kota Padang itu berjanji menampung setiap usulan warga. 

"Usulan itu kita data dan tentunya kita pilah. Mana yang bisa cepat ditangani, kita koordinasikan dengan Pemko Padang," katanya.

Sedangkan untuk jangka panjang, jelas dia, disesuaikan dengan regulasi. 

"Dimana proposal warga kita butuhkan. Nanti setiap usulan kita perjuangkan di lembaga dewan," cakapnya.

2. Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH.,
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH.

Beragam usulan disampaikan warga pada reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (4/1/2026) siang.

Reses tersebut dihadiri Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, Lurah Lapai Ardianus Y, LPM, Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, RT/RW se Kampung Lapai dan Ketua PMI Kota Zulhardi Z Latif beserta para relawan dan KSR PMI.

Camat Nanggalo Amrizal Rengganis mengatakan, reses ini momen warga untuk menyampaikan unek-uneknya. Sampaikan apa yang terasa, selagi ada Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., disini. 

"Jika ada persoalan administrasi baik di kantor Camat, kantor Lurah segera laporkan ke saya. Bagi yang sakit dalam keadaan darurat tidak ada kata untuk tidak dapat berobat. Jika ada halangan dan kendala, segera laporkan ke kami," tegas Rengga.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Padang Buya Zulhardi Z Latif mengusulkan agar Aye menitipkan sedikit dana pokirnya untuk PMI sebagai kesiapsiagaan dalam bencana ini. 

"Kami di PMI ini pak Aye, tidak ada anggaran. Nah, ketika ada bencana kami hanya bisa melihat, daya kami tidak ada, PMI hanya menyediakan tenaga relawan. Jadi, jika tidak bisa untuk kota Padang, cukup Kecamatan Naggalo saja," pinta Buya Zulhardi.

Salah seorang warga Lapai Nanggalo, Dewi mengusulkan untuk pengerukan sungai, perbaikan Drainase/riol, perbaikan toilet/wc rumah warga yang hampir rata-rata tertimbun material tanah banjir.

Selanjutnya, jalan di Komplek menuju Pulau Talena sampai saat ini belum pernah diperbaikai atau di aspal. Kemudian, perbaikan aula serba guna mulai dari platform, jendela maupun lantainya, ujarnya dengan mata sedikit berkaca. 

"Terakhir, perbiakan jalan di Mushalla yang masih berlumpur. Sementra, Ramadhan sudah mendekati. Jadi, kami memohon sangat kepada pak Aye agar bisa segera memperbaiki sebelum Ramadhan," pinta Dewi.

Menanggapi usulan tersebut, Mastilizal Aye, SH., langsung merespon usulan warga. Untuk yang berat dan jangka panjang melalui mekanismenya.

"Namun, untuk Mushalla insyaAllah dalam waktu dekat akan kami realisasikan, pungkas Aye sembari diamini warga," katanya.

Ia juga menyampaikan duka yang mendalam atas musibah bencana banjir bandang dan longsor melanda kota Padang, khususnya Naggalo-Kampung Lapai. 

"Namun, kita tidak bisa terlena dan larut dalam lamunan. Saatnya tahun 2026 ini kita bangkit bersama, kita lalui secara bersama, bersama kita bangkit, bersatu kita kuat," ujarnya sembari memberi semangat.

Dikatakan Aye, reses ini salah satu tujuannya untuk bertemu dan menjemput langsung usulan, masukan dari warga untuk kelanjutan pembangunan. 

"Apalagi saat ini situasi dalam bencana, inilah saatnya bapak/ibu bisa mengusulkan langsung ke kami. Bagi usulannya yang bisa terjangkau atau sifatnya urgent dan darurat bisa langsung kami eksekusi. Namun, jika anggarannya besar melalui proposal," jelas Aye.

3. Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub. 

Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub menggelar reses masa sidang II tahun 2026 di Banang Cafe Siteba Kecamatan Nanggalo, Rabu, 7 Januari 2026.

Hadir pada kesempatan itu, pejabat terkait, ninik mamak, bundo kanduang, pemuda, remaja, dan peserta reses. 

Dalam kesempatan tersebut, Osman Ayub menekankan warga yang terdampak bencana pada saat ini meminta bantuan atas rumah yang hanyut akibat banjir bandang yang terjadi sejak November 2025.

"Pada saat ini kita berupaya untuk merelokasi warga yang berada di daerah rawan bencana. Oleh karena itu, Pemko Padang berupaya menghadirkan rumah layak huni bagi korban bencana," ungkapnya.

Lebih lanjut lagi, Osman Ayub meminta kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur akibat banjir bandang yang telah terjadi.

Pada saat ini, sedimen pasir dan lumpur yang ada di sungai mempunyai ketinggian 2 sampai 3 meter. 

"Oleh karena itu, kami DPRD Padang meminta BWS Sumatera V melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur tersebut. Hal ini bertujuan agar mencegah banjir ketika hujan terjadi," tutupnya.

4. Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, SAP  

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, SAP
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, SAP. 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, SAP., melakukan kegiatan reses di Masjid AlKaffah Kelurahan Kampung Jua Kecamatan Lubeg, Ahad, 4 Januari 2026.

Hadir pada reses itu, RT  01 M.Ali Nofiah, RW 01 Naswir, Lurah Hendri Os, S.kep., LPM Kampung Jua Nan XX Hermansyah, dan peserta reses.

Beragam usulan disampaikan warga pada kegiatan reses itu. Diantaranya, warga memohon bantuan fasum seperti jalan, drainase, UMKM dan  kelengkapan rebana Masjid AlKaffah.

Pengurus masjid mengharapkan bantuan dana Pokok-pokok Pikiran Dewan (Pokir) untuk masjid tersebut.

Menjawab aspirasi warga Jupri mengatakan, pada tahun 2025 dirinya sudah melakukan betonisasi didepan masjid tersebut.

"Insya Allah tahun  2026 ini kami juga akan melakukan betonisasi disekitar masjid ini, " janji politisi PAN ini. 

Jupri menyebut reses ini luar biasa dan membuatnya terharu. Selain usulan warga, peserta reses pun membludak dan banyak tokoh yang hadir. 

"Luar biasa reses ini. Kami sampai terharu dengan sambutan warga," ujar anggota dewan 2 periode ini. (ADV) 

DPRD Kota Padang Sahkan Ranperda Penyelenggaraan Pangan    
Rabu, Desember 31, 2025

On Rabu, Desember 31, 2025

DPRD Kota Padang Sahkan Ranperda Penyelenggaraan Pangan
Rapat paripurna digelar di ruang sidang utama lantai II gedung baru DPRD Kota Padang di pusat Pemerintahan Kota Padang jalan Bagindo Aziz Chan No. 1 Bypass Aia Pacah Kecamatan Kuranji Kota Padang.

BENTENGSUMBAR.COM
– DPRD Kota Padang secara resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pangan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna yang digelar Rabu sore.

Rapat paripurna digelar di ruang sidang utama lantai II gedung baru DPRD Kota Padang di pusat Pemerintahan Kota Padang jalan Bagindo Aziz Chan No. 1 Bypass Aia Pacah Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, SH., Osman Ayub, Jupri, SAP., dan Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar, SH., MM.

Rapat paripurna itu dihadiri langsung Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir dan Sekretaris Kota Tuanku Rajo Kacik Andre H Algamar Datuk Sangguno Dirajo. 

Segenap anggota DPRD Kota Padang mengikuti rapat paripurna tersebut dan para undangan diantaranya unsur Kepala SKPD, Camat, dan Forkopimda.

DPRD Kota Padang Sahkan Ranperda Penyelenggaraan Pangan
Wali Kota Padang dan Pimpinan DPRD Kota Padang. 

Selain itu, Dirut RSUD Rasyidin Padang, Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Dirut PSM Kota Padang, Baznas atau yang mewakili dan lainnya ikut menyaksikan jalannya rapat paripurna.

Pengesahan tersebut menjadi tonggak penting bagi Pemerintah Kota Padang dalam memastikan ketersediaan pangan yang aman, bergizi, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa Perda ini memiliki peran strategis bagi masa depan pangan daerah.

“Kehadiran Perda Penyelenggaraan Pangan ini diharapkan mampu menjaga kemandirian dan ketahanan pangan lokal, sekaligus melindungi kepentingan masyarakat,” ujar Muharlion saat memimpin rapat paripurna.

Ranperda Penyelenggaraan Pangan sebelumnya dibahas secara intensif oleh Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Padang yang diketuai Faisal Nasir, dengan Indra Guswadi sebagai wakil ketua dan M Fautiaz Fauzi sebagai sekretaris. Pansus ini beranggotakan 11 orang yang merupakan perwakilan dari seluruh fraksi di DPRD Padang.

Dalam laporan hasil pembahasan, Faisal Nasir menjelaskan bahwa substansi Ranperda telah dirancang agar selaras dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

DPRD Kota Padang Sahkan Ranperda Penyelenggaraan Pangan
Segenap anggota DPRD Kota Padang mengikuti rapat paripurna. 

“Pansus III berharap Perda ini mampu mengakomodir asas kedaulatan, kemandirian, ketahanan, keamanan, manfaat, pemerataan berkelanjutan, serta keadilan pangan di daerah,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pembahasan Ranperda dilakukan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada 15–18 April 2025, serta dilengkapi dengan konsultasi ke berbagai lembaga terkait. Dari proses tersebut, Pansus III menekankan pentingnya kejelasan pada setiap pasal.

“Setiap pasal diharapkan mampu menjelaskan persoalan sekaligus solusi dari permasalahan pangan yang diatur,” jelas Faisal.

Meski masih terdapat sejumlah catatan dan masukan, Pansus III menilai Ranperda Penyelenggaraan Pangan sudah layak ditetapkan menjadi Perda.

“Tentu masih diperlukan sedikit penyempurnaan agar pasal-pasal dan bab yang ada benar-benar sesuai dengan kondisi Kota Padang serta kemampuan APBD,” tambahnya.

DPRD Kota Padang Sahkan Ranperda Penyelenggaraan Pangan
Penyerahan dokumen ke Wali Kota. 

Pansus III juga merekomendasikan agar setelah disepakati DPRD, Perda ini segera ditindaklanjuti dengan kepastian hukum serta penyusunan Peraturan Wali Kota sebagai aturan pelaksana.

“Kami berharap Perda ini dapat meningkatkan marwah Kota Padang sebagai kota yang sehat, bergizi, dan mandiri dalam penyediaan pangan,” pungkas Faisal.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa Perda Penyelenggaraan Pangan menjadi landasan hukum penting bagi pemerintah daerah dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat secara adil, merata, dan berkelanjutan.

“Saat ini Kota Padang telah memiliki Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Keamanan Pangan. Dengan ditetapkannya Perda Penyelenggaraan Pangan ini, diharapkan penyelenggaraan pangan oleh Pemerintah Kota Padang dapat berjalan lebih optimal dan terintegrasi,” tutup Fadly Amran. (ADV)

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Tutup Masa Sidang I Tahun 2025 dan Buka Masa Sidang II Tahun 2026 Masa Jabatan 2024-2029    
Rabu, Desember 31, 2025

On Rabu, Desember 31, 2025

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Tutup Masa Sidang I Tahun 2025 dan Buka Masa Sidang II Tahun 2026 Masa Jabatan 2024-2029
Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar, SH., MM., menyerahkan dokumen laporan kegiatan DPRD Kota Padang selama tahun anggaran 2025 M. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat paripurna tutup masa sidang I tahun 2025 dan buka masa sidang II tahun 2026, Rabu, 31 Desember 2025.

Rapat paripurna digelar di ruang sidang utama lantai II gedung baru DPRD Kota Padang di pusat Pemerintahan Kota Padang jalan Bagindo Aziz Chan No. 1 Bypass Aia Pacah Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, SH., Osman Ayub, Jupri, SAP., dan Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar, SH., MM.

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Tutup Masa Sidang I Tahun 2025 dan Buka Masa Sidang II Tahun 2026 Masa Jabatan 2024-2029
Mulyadi Muslim menyerahkan dokumen laporan. 

Segenap anggota DPRD Kota Padang mengikuti rapat paripurna tersebut dan para undangan diantaranya unsur Kepala SKPD, Camat, dan Forkopimda.

Selain itu, Dirut RSUD Rasyidin Padang, Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Dirut PSM Kota Padang, Baznas atau yang mewakili dan lainnya ikut menyaksikan jalannya rapat paripurna.

DPRD Kota Padang
Argi Putra Finalo menyerahkan dokumen laporan. 
 

"Alhamdulillah, setelah kita cek absesnsi, rapat paripurna ini sudah memenuhi korum dan bisa dilanjutkan sesuai dengan tata tertib DPRD," kata Muharlion. 


Muharlion mempersilahkan masing-masing ketua Komisi menyerahkan dokumen laporan kegiatan komisi kepada pimpinam DPRD Kota Padang untuk selanjutnya diserahkan kepada Walikota Padang.

DPRD Kota Padang
Buya Iskandar menyerahkan dokumen laporan. 

Yaitu, Dokumen laporan Komisi I, Komisi II, Komisi III, dan Komisi IV DPRD Kota Padang. 

Setelah itu, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mempersilahkan Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar, SH., MM., membacakan rangkuman laporan kegiatan DPRD Kota Padang pada masa sidang I tahun 2025.

DPRD Kota Padang
Erianto menyerahkan dokumen laporan. 

Dari laporan yang dibacakan, terungkap beberapa kegiatan dewan yang dilaksanakan secara tuntas, diantaranya pembahasan Perda, Pembahasan Anggaran, Kunjungan Kerja Pansus, Kunjungan Kerja Komisi-komisi dan hearing di DPRD Kota Padang.

Sekwan juga membacakan laporan surat masuk dan surat keluar, baik dari Kementerian Dalam Negeri, Gubernur dan Walikota Padang.

DPRD Kota Padang
Zalmadi menyerahkan dokumen laporan. 

Setelah laporan diserahkan Sekwan, maka Ketua DPRD Kota Padang Muharlion didampingi oleh para Wakil Ketua menyerahkan dokumen tersebut kepada Wakil Walikota Padang Fadly Amran. (ADV)

Program Bedah Rumah Anggota DPRD Kota Padang Erismiarti Berhasil Renovasi 8 Unit Rumah Warga Kurang Mampu     
Selasa, Desember 30, 2025

On Selasa, Desember 30, 2025

Program Bedah Rumah Anggota DPRD Kota Padang Erismiarti Berhasil Renovasi 8 Unit Rumah Warga Kurang Mampu
Program bedah rumah yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (Pokir) Erismiarti.SH., anggota DPRD Kota Padang kembali memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Program bedah rumah yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (Pokir) Erismiarti.SH., anggota DPRD Kota Padang kembali memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

Tahun ini, sebanyak 8 unit rumah warga kurang mampu berhasil direnovasi hingga menjadi hunian yang layak, sehat, dan aman untuk ditinggali.

Program ini menyasar warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak — atap bocor, lantai tanah, dinding rapuh, serta sanitasi minim — yang berpotensi membahayakan keselamatan dan kesehatan keluarga.

Rumah bu Vina di Bukit Gado-Gado.

Anggota DPRD Kota Padang, Erismiarti.SH., menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya memulihkan martabat hidup warga.

“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tapi fondasi kehidupan keluarga. Ketika rumah layak, anak-anak bisa belajar dengan nyaman, orang tua bisa hidup lebih sehat, dan keluarga bisa menjalani hidup dengan lebih bermartabat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pokir seharusnya hadir menjawab kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar formalitas anggaran. 

Rumah bu RT Dona

Karena itu, bedah rumah dipilih sebagai salah satu prioritas aspirasi warga yang paling mendesak.

Salah seorang penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. 

Rumah yang sebelumnya bocor dan nyaris roboh kini sudah kokoh dan layak huni. 

Rumah Marwati

“Kami sekeluarga merasa seperti mendapatkan hidup baru,” ungkapnya haru.

Pemerintah daerah bersama DPRD berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga, sehingga tidak ada lagi keluarga yang harus tinggal di rumah yang tidak layak dan membahayakan keselamatan mereka. (*)

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Memiliki Harapan Besar Terhadap PSP  .    
Minggu, Desember 28, 2025

On Minggu, Desember 28, 2025

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Memiliki Harapan Besar Terhadap PSP  .
Pepasan Tim Persatuan Sepakbola Padang (PSP) yang akan melakoni laga uji coba (matchday) melawan Josal FC Piaman, di Lapangan Akademi Josal FC, Kota Pariaman, Sabtu sore (27/12/2025).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub memiliki harapan terhadap tim kebanggaan orang Padang, yaitu Tim Persatuan Sepakbola Padang (PSP). 


Hal itu disampaikannya pada acara pepasan Tim Persatuan Sepakbola Padang (PSP) yang akan melakoni laga uji coba (matchday) melawan Josal FC Piaman, di Lapangan Akademi Josal FC, Kota Pariaman, Sabtu sore (27/12/2025).


"Tentu kita akan terus suport PSP, karena kita memiliki harapan besar, yaitu selalu juara dalam pertandingan," katanya. 


Pelepasan tim berlangsung di Halaman Kantor Balai Kota Lama dan dihadiri seluruh pemain serta jajaran pelatih.


Laga uji coba ini digelar sebagai bagian dari persiapan PSP Padang menghadapi kompetisi Liga IV yang dijadwalkan bergulir pada Januari 2026 mendatang.


Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi perkembangan tim yang dinilainya sangat positif. 


Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Memiliki Harapan Besar Terhadap PSP  .
Pepasan Tim Persatuan Sepakbola Padang (PSP). 

Ia menyebutkan bahwa dari enam laga uji coba yang telah dijalani, PSP Padang berhasil meraih hasil membanggakan.


“Alhamdulillah, perjalanan tim sejauh ini sangat luar biasa. Saya dengar dari enam pertandingan yang sudah kita ikuti , kita berhasil memenangi semuanya. Ini tentu menjadi modal penting menghadapi laga hari ini,” ujar Fadly Amran.


Ia juga menegaskan agar para pemain tidak gentar menghadapi lawan dengan kualitas dan jam terbang tinggi.


Menurutnya, pertandingan melawan tim kuat justru menjadi ajang pembelajaran untuk meningkatkan kualitas permainan dan mental bertanding.


“Kalau kita tidak berani menghadapi lawan-lawan kuat, maka perkembangan tim akan terhambat. Dari pertandingan seperti inilah mental juara ditempa,” tegasnya.


Lebih lanjut, Fadly Amran mengingatkan seluruh pemain untuk menjaga disiplin, kondisi fisik, serta kekompakan tim, sekaligus menjalankan instruksi pelatih dan ofisial dengan penuh tanggung jawab.


Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Memiliki Harapan Besar Terhadap PSP  .
Pepasan Tim Persatuan Sepakbola Padang (PSP). 

“Target kita jelas, bertanding dengan semangat juara, tampil maksimal, membawa nama baik Kota Padang, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Padang,” pungkasnya.


Sementara itu, Ketua PSP Padang Amril Amin menyampaikan bahwa tim dalam kondisi siap menghadapi laga eksibisi tersebut. 


Ia menyebutkan persiapan telah dilakukan secara intensif selama tiga bulan terakhir.


“Alhamdulillah, persiapan PSP Padang selama tiga bulan terakhir sudah cukup membaik, termasuk dari sisi pemain. Saat ini skuat telah lengkap dengan 24 pemain,” ujar Amril Amin. (*)

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Tidak Iingin Ada Pesta Kembang Api pada Malam Pergantian Tahun    
Kamis, Desember 25, 2025

On Kamis, Desember 25, 2025

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Tidak Iingin Ada Pesta Kembang Api pada Malam Pergantian Tahun
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion bersama mantan Ketua KPID Sumbar. Ia tidak menginginkan, adanya penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian tahun.

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRD Kota Padang Muharlion tidak menginginkan, adanya penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian tahun.

Sehingga menjadi momentum bagi masyarakat untuk berempati terhadap bencana alam di Sumatera.

"Harus menunjukkan sikap peduli dan tidak berlebihan ketika wilayah kita  sedang berduka," katanya, Kamis (25/12).

Ia menilai, kebijakan tersebut sebagai langkah tepat yang mencerminkan solidaritas nasional di tengah duka akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Menurut dia, larangan tersebut bukan semata pembatasan perayaan, melainkan mengandung pesan moral tentang pentingnya empati terhadap saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang masih dalam masa pemulihan setelah bencana.

melainkan
ia  juga menyoroti sisi efisiensi anggaran serta dampak positif terhadap ketertiban umum.

Selain aspek empati, ia  juga menyoroti sisi efisiensi anggaran serta dampak positif terhadap ketertiban umum.

Dengan memusatkan kegiatan perayaan di satu atau dua titik, potensi kerumunan yang tidak terkendali serta sampah sisa perayaan dapat diminimalkan.

Ia berharap, masyarakat dapat memaknai malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih substantif dan bermanfaat.

"Kami sepakat bahwa doa bersama di rumah atau lingkungan masing-masing jauh lebih bermakna untuk menyongsong tahun baru," ujarnya.

Ia menegaskan,  tidak ada pesta kembang api saat malam Tahun Baru 2026 di Kota Padang. (*) 

Terinspirasi Langkah Suku Tanjung, Ketua DPRD Padang Muharlion Puji Pendekatan Budaya Selesaikan Lahan Huntap    
Kamis, Desember 25, 2025

On Kamis, Desember 25, 2025

Terinspirasi Langkah Suku Tanjung, Ketua DPRD Padang Muharlion Puji Pendekatan Budaya Selesaikan Lahan Huntap
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif yang diambil oleh Kaum Suku Tanjung Talang Pauh V dalam mengatasi ketersediaan lahan bagi warga terdampak bencana. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif yang diambil oleh Kaum Suku Tanjung Talang Pauh V dalam mengatasi ketersediaan lahan bagi warga terdampak bencana. 


Melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal, kaum ini berhasil menyediakan solusi konkret bagi anak kemenakan mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang di Pangka Jambatan Batu Busuk, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh.


Saat meninjau langsung lokasi hunian sementara (Huntara) di RT 03 RW 04 Kelurahan Kapalo Koto, Muharlion menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan contoh nyata bagaimana nilai-nilai adat dapat menjadi kunci penyelesaian masalah sosial yang kompleks. 


Menurutnya, langkah yang diambil oleh para tokoh adat Suku Tanjung adalah teladan yang patut dicontoh oleh daerah lain di Kota Padang dalam menghadapi situasi darurat pascabencana. 


"Ini adalah contoh yang sangat baik dari penerapan kebudayaan dalam mengatasi kesulitan lahan yang selama ini menjadi kendala utama pemerintah dalam relokasi korban bencana. Kami di DPRD sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif mandiri ini," ujar Muharlion di sela-sela kunjungannya melihat kondisi 11 Kepala Keluarga (KK) yang kini menempati hunian tersebut, Kamis (25/12/2025).


Muharlion menjelaskan bahwa keberadaan "Huntara Mandiri" ini terwujud berkat kolaborasi antara inisiatif warga yang dipelopori oleh Dasrul, bantuan donatur, serta dukungan dari struktur adat. 


Hal yang paling krusial, menurut Ketua DPRD, adalah kesediaan Mamak (pemimpin adat) Suku Tanjung yang telah menyiapkan lahan khusus untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi anak kemenakannya.


Lebih lanjut, Muharlion mengungkapkan bahwa lahan yang telah disiapkan oleh kaum tersebut siap dihibahkan kepada Pemerintah Kota Padang. 


Melalui mekanisme hibah ini, pemerintah daerah nantinya akan memiliki payung hukum yang kuat untuk membangunkan bangunan permanen sehingga 11 KK warga Suku Tanjung dapat memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan legal secara administrasi negara.


Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion
300 warga di Kecamatan Pauh yang terdampak musibah banjir bandang. 

Ketua DPRD Padang ini juga menekankan bahwa pola pendekatan melalui ninik mamak dan pemuka adat merupakan solusi inspiratif di tengah sulitnya mencari lahan relokasi.


Mengingat terdapat lebih dari 300 warga di Kecamatan Pauh yang terdampak musibah banjir bandang, langkah Suku Tanjung ini dianggap sebagai terobosan yang mampu memangkas birokrasi pengadaan lahan yang biasanya memakan waktu lama. 


"Ini adalah inspirasi yang bisa dicontoh, terutama bagaimana pendekatan para Mamak bisa memberikan kepastian lahan untuk pembangunan hunian tetap. Kita butuh solusi cepat karena masih ada ratusan warga lainnya yang menunggu kejelasan tempat tinggal pascabencana ini," tambah Muharlion dengan nada optimis.


Senada dengan hal tersebut, Usar Rajo Kacik selaku Mamak Kapalo Warih Kaum Suku Tanjung menyatakan bahwa keputusan menyediakan tanah kaum adalah bentuk tanggung jawab moral. 


Pihaknya tidak ingin anak kemenakan terus menderita karena ketidakpastian lahan, sehingga pendekatan kebudayaan diambil demi menjamin keberlangsungan hidup generasi suku mereka di tanah yang aman.


Pembangunan hunian di atas tanah kaum ini dilakukan secara gotong royong, melibatkan anak kemenakan serta para relawan. 


Proses ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan tatanan adat di Pauh V masih sangat kuat dan efektif dalam merespons musibah, sekaligus meringankan beban pemerintah daerah dalam hal penyediaan infrastruktur dasar bagi pengungsi.


Muharlion berharap dalam waktu satu bulan ke depan, model pendekatan kebudayaan seperti yang dilakukan Suku Tanjung ini dapat segera diterapkan untuk warga terdampak lainnya.


Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan kerelaan tokoh adat, target penyelesaian masalah hunian bagi 300 lebih korban banjir di Kecamatan Pauh diharapkan dapat segera terealisasi. (*)

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Ingatkan Pemko soal Lonjakan Sampah saat Nataru    
Kamis, Desember 25, 2025

On Kamis, Desember 25, 2025

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Ingatkan Pemko soal Lonjakan Sampah saat Nataru
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengingatkan Pemerintah Kota Padang, agar mengantisipasi secara maksimal potensi lonjakan sampah saat  malam pergantian tahun meksipun tidak merayakan tahun baru.

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengingatkan Pemerintah Kota Padang, agar mengantisipasi secara maksimal potensi lonjakan sampah saat  malam pergantian tahun meksipun tidak merayakan tahun baru.


Aktivitas masyarakat yang meningkat tajam pada momen tersebut,  dinilai berisiko menimbulkan volume sampah dalam jumlah besar di berbagai titik.


Menurutnya,  malam Tahun Baru hampir selalu diiringi dengan meningkatnya konsumsi makanan, minuman, dan aktivitas luar ruang.


Kondisi itu,  kerap berujung pada menumpuknya sampah jika tidak ditangani secara cepat dan terkoordinasi oleh jajaran terkait.


Ia meminta,  seluruh perangkat daerah yang menangani kebersihan untuk bekerja optimal sejak sebelum hingga setelah malam pergantian tahun. 


Mulai dari petugas lapangan, koordinator wilayah, hingga Kepala Satuan Pelaksana diminta siaga penuh agar sampah tidak menumpuk terlalu lama.


"Lonjakan aktivitas masyarakat ini pasti berdampak pada peningkatan volume sampah. Maka harus diantisipasi secara serius agar tidak mengganggu kenyamanan warga," ujarnya Rabu (24/12).


Pembersihan sampah tidak boleh dilakukan setengah-setengah. Sampah yang tercecer di jalan protokol, kawasan hiburan, ruang publik, hingga permukiman harus dibersihkan secara tuntas.


Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Ingatkan Pemko soal Lonjakan Sampah saat Nataru
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau posko Nataru. 

Lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa nyaman dan aman bagi warga yang beraktivitas.


Selain menyoroti peran pemerintah, ia  juga mengajak masyarakat untuk ikut bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan.


Ia menilai persoalan sampah bukan semata tugas pemerintah, melainkan kewajiban bersama seluruh warga.


Ia mengingatkan,  kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat memperparah kondisi lingkungan, terutama di tengah tingginya aktivitas. 


Kesadaran masyarakat menjadi kunci agar upaya pemerintah tidak sia-sia.


"Persoalan sampah ini bukan hal sepele. Ini tanggung jawab  bersama," katanya.


Ia pun mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan. 


"Jangan mencemari lingkungan yang sudah bersih. Buang sampah pada tempatnya," ujarnya.


"Sekali lagi kepada seluruh masyarakat,  persoalan sampah adalah tugas dan kewajiban  bersama," pungkasnya.(*)

Kota Padang Berduka Jelang Nataru, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye: Cukup Sederhana Saja Bersama dengan Keluarga    
Kamis, Desember 25, 2025

On Kamis, Desember 25, 2025

Kota Padang Berduka Jelang Nataru, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye: Cukup Sederhana Saja Bersama dengan Keluarga
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye menyampaikan, Kota Padang saat ini masih berduka, untuk itu perayaan Nataru tidak usah di besar-besaran. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye menyampaikan, Kota Padang saat ini masih berduka, untuk itu perayaan Nataru tidak usah di besar-besaran.


"Cukup sederhana saja bersama dengan keluarga. Tak perlu bepergian keluar kota, karena kondisi saat ini cuaca ekstrem," ujarnya. 


Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra Mastizal Aye ketika diwawancarai media ini, Rabu, 24 Desember 2025.


"Kemudian tidak ada izin menggelar acara orgen tunggal. Pemerintah Kota Padang tidak mengizinkan acara orgen tunggal di malam Nataru," kata putra daerah Kuranji ini. 


Ia mengajak semua pihak untuk mendoakan korban banjir bandang agar ekonomi mereka segera pulih. 


"Sebaiknya, mari sama - sama kita mendoakan bagi para korban banjir bandang yang meninggal, kemudian kita juga doakan semoga secepatnya ekonomi mereka pulih kembali," ungkapnya. 


Minta Pemko Membangun Rumah Permanen 


Kota Padang Berduka Jelang Nataru, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye: Cukup Sederhana Saja Bersama dengan Keluarga
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye Lokasi Bersama Tokoh Masyarakat. 

Sebelumnya, Mastilizal Aye meminta Pemerintah Kota Padang untuk membangun rumah permanen bagi warga yang rumahnya terdampak banjir dan longsor. 


"Jangan hanya hunian sementara (Huntara), tetapi membagun rumah permanen bagi mereka," ujarnya Ahad, 14 Desember 2025. 


Apalagi, kata pria yang akrab disapa Aye ini, Presiden Prabowo telah berjanji akan mengganti rumah warga terdampak banjir. 


"Ada rumah asal mereka yang berada di bibir sungai, ada yang sudah di tengah sungai. Tentu mereka tak mungkin tinggal di sana, harus direlokasi  ke tempat yang aman. Apalagi potensi bencana masih mengancam," cakap politisi Partai Gerindra ini. 


Senarnya, jelas Aye, ada dua langkah yang bisa dilakukan Pemko Padang. Pertama, normalisasi sungai dan membangun kanal. 


Kedua, mensiasati aturan agar mereka bersedia tanah asal mereka dijadikan fasilitas umum dan mereka ditempatkan di tempat aman.


Selain itu Aye mengingatkan Pemko Padang soal bantuan. Pemko harus berpikir jangka panjang soal bantuan. Jangan sampai bantuan habis, sedangkan kita masih butuh.


"Sekarang bantuan bertumpuk-tumpuk di posko. Ada pula donatur yang membagikan langsung. Tapi saya ingatkan, bantuan harus sampai ke warga, jangan ditumpuk-tumpuk, tetapi Pemko berfikir juga soal waktu tanggap darurat dan pasca tanggap darurat," ujarnya. 


Desak Percepatan Normalisasi Sungai dan Penyaluran Bantuan Korban Bencana


Kota Padang Berduka Jelang Nataru, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye: Cukup Sederhana Saja Bersama dengan Keluarga
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye Bersma Korban Banjir. 

Mastilizal Aye, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) untuk mempercepat upaya normalisasi sungai dan memastikan seluruh warga terdampak menerima bantuan dasar secara merata.


Mastilizal menegaskan perpanjangan masa tanggap darurat adalah langkah krusial untuk memastikan seluruh masyarakat, terutama yang masih sangat rentan, mendapatkan perhatian penuh dari Pemko.


Mastilizal secara tegas meminta Pemko Padang menjamin tidak ada satu pun warga terdampak yang luput dari makanan atau pelayanan dasar yang disediakan pemerintah selama masa kritis ini.


Anggota Dewan Tetap Hadir di Tengah Masyarakat


Kota Padang Berduka Jelang Nataru, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye: Cukup Sederhana Saja Bersama dengan Keluarga
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye Bersama Masyarakat. 

Mastilizal memastikan bahwa seluruh anggota DPRD Padang tetap berada di tengah masyarakat untuk mengawasi dan memastikan kerusakan segera ditangani.


Mereka tidak memiliki kebutuhan khusus selain memastikan masyarakat terdampak tertangani dengan baik, serta mendorong penyelesaian masalah hunian dan relokasi yang layak. (BY)

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri Imbau Warga Jaga Toleransi Antar Umat Beragama, Faisal Nasir Ajak Pemko Bersama Masyarakat Berdoa dan Evaluasi Diri    
Rabu, Desember 24, 2025

On Rabu, Desember 24, 2025

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri Imbau Warga Jaga Toleransi Antar Umat Beragama, Faisal Nazir Ajak Pemko Bersama Masyarakat Berdoa dan Evaluasi Diri
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, S.A.P., yang akrab disapa Makdang, mengimbau seluruh masyarakat agar menyambut Natal dan Tahun Baru 2026 dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan toleransi antarumat beragama. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Natal dan tahun baru 2025 sudah mengampiri kita. Besok umat Kristen dan Katolik sudah merayakan Natal. Setelah Natal, kita pergantian tahun. 


Namun, suasana Natal dan tahun baru atau yang dikenal Nataru, Kota Padang tercinta yang ku jaga dan ku bela sedang tak baik-baik saja. 


Ranah Bingkuang, sebutan lain Kota Padang, dilanda musibah akibat tangan - tangan jahil munusia. Kota ini disapu banjir bandang. 


Rumah - rumah warga rusak, ada pula yang hanyut. Jembatan putus, jalan tak bisa dilalui. Warga diungsikan. Dibangunkan hunian sementara dan hunian tetap.


Meski demikian, imbauan tetap datang dari Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, S. A. P., dan anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir. Keduanya dari Partai Amanat Nasional (PAN).


Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, S.A.P., yang akrab disapa Makdang, mengimbau seluruh masyarakat agar menyambut Natal dan Tahun Baru 2026 dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan toleransi antarumat beragama.


"Momentum Nataru adalah saat yang tepat untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan nilai kebangsaan, demi Kota Padang yang aman, damai, dan berkemajuan. Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," katanya, Rabu, 24 Desember 2025.


Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri Imbau Warga Jaga Toleransi Antar Umat Beragama, Faisal Nazir Ajak Pemko Bersama Masyarakat Berdoa dan Evaluasi Diri
Faisal Nasir mengimbau untuk melakukan kegiatan positif dan bermanfaat, apalagi Kota Padang dilanda bencana banjir bandang. 

Sementara itu, Faisal Nasir mengimbau untuk melakukan kegiatan positif dan bermanfaat, apalagi Kota Padang dilanda bencana banjir bandang. 


"Cuma saya belum tahu persis perkembangan keputusan pemerintah terkait Nataru dan Tahun Baru, apalagi kita lagi menghadapi bencana," katanya. 


Tentu, kata Faisal Nasir lagi, masyarakat mengisi perayaan Nataru dengan melaksanakan kegiatan positif dan bermanfaat. 


"Melaksanakan ini dengan mengisi kegiatan yang tidak menimbulkan hal-hal yang negatif. Tentu harus ada keputusan dari pemerintah untuk menegaskan ini terhadap generasi muda," harapnya.


Misalnya, dilaksanakan dalam bentuk kegiatan keagamaan karena dalam situasi bencana. 


"Bencana itu selain faktor alam, tetapi tidak terlepas dari kehendak Yang Maha Kuasa. Artinya berdoa, jauhkan dari bencana," katanya. 


"Kalau kini baru bersifat ujian, belum dalam bentuk hukuman. Kalau hukuman lebih parah dampaknya. Hukuman itu kan sudah selesai. Kalau kita berdoa, akan dapat menjauhkan kita dari bencana," ujarnya.


Dengan doa tadi, harap dia, Pemerintah kalau dapat mengadakan doa bersama dengan generasi muda dan masyarakat.


"Kalau bisa tidak ada hiburan. Namun harus ada imbauan pemerintah. Kalau ada hiburan, ditindak tegas," harapnya. 


Faisal Nasir menyarakan Pemerintah Kota Padang mengadakan doa bersama masyarakat dan mengevaluasi diri terhadap bencana yang terjadi. 


"Muhasabah kah namanya. Kan bencana kini bukan hanya karena hujan, tetapi juga lumpur. Mengingatkan diri kita kembali ke masyarakat," ujarnya. (BY)