PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Dianggap Pasangan Tepat dan Ideal, Sekelompok Pemuda Deklarasikan Jokowi-Cak Imin

Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam suatu kesempatan.

Dianggap Pasangan Tepat dan Ideal, Sekelompok Pemuda Deklarasikan Jokowi-Cak Imin
BENTENGSUMBAR. COM - Sekelompok pemuda dari Kota Surakarta, Jawa Tengah, jauh-jauh hari bersepakat memasangkan figur pemimpin yang mampu membangun toleransi di Indonesia pada Pemilu 2019. Keduanya adalah petahana Presiden Joko Widodo dan figur Nahdlatul Ulama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

“Keduanya jawaban tepat, ideal, dan menjadi kebutuhan masyarakat,” kata Koordinator KoCak (Jokowi-Cak Imin), Prijo, dalam keterangan tertulis, Minggu, 26 November 2017.

Menurut Prijo, Jokowi-Cak Imin merupakan representasi dari kekuatan nasionalis dan Islam nusantara. Jokowi mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dan Cak Imin mewakili Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Nahdlatul Ulama (NU). “Dua arus besar tersebut saat ini menjadi mainstream dalam peta politik nasional," kata dia. 

Prijo yakin duet pasangan ini mampu mengatasi 'perang' kebencian yang menjurus pada fitnah dan produksi berita hoaks. Hal ini tentu sangat memprihatinkan kalangan muda, khususnya sebagai generasi penerus bangsa. “Karena banyak kalangan muda yang terpengaruh berita-berita hoaks,” katanya.

Prijo mengatakan berita hoaks membuat generasi muda apatis terhadap politik. "Mereka melihat politik sebagai sesuatu yang 'kotor' dan tidak baik. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan dan berbahaya bagi kelangsungan NKRI,” tuturnya.

Dia berharap deklarasi ini bisa mendorong tumbuhnya demokrasi yang sehat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, politik yang benar justru mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Dengan politik masyarakat menjadi cerdas dan sadar akan hak-haknya. Pemuda menjadi tahu ke mana arah perjalanan bangsa ini. Dan yang tidak kalah penting adalah perlunya sikap toleran untuk saling menghormati dan menghargai antarkelompok," kata dia.

(by/MTN)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *