Headline

Opini

PADANG

Sports

Ruhut Sitompul Sebut Refly Buzzer ‘BSH’ Kadrun: Nyinyir Saja Terus Sampai Congor Kau Bau Seperti Rachland Najijik!

          Ruhut Sitompul Sebut Refly Buzzer ‘BSH’ Kadrun: Nyinyir Saja Terus Sampai Congor Kau Bau Seperti Rachland Najijik!

Ruhut Sitompul Sebut Refly Buzzer ‘BSH’ Kadrun: Nyinyir Saja Terus Sampai Congor Kau Bau Seperti Rachland Najijik!
BENTENGSUMBAR.COM - Politikus PDIP, Ruhut Sitompul, menyentil pedas sang ahli tata negara yang kerap mengkritik Pemerintah, yakni Refly Harun.


Menurut Ruhut, Refly kini menjadi buzzer oposisi yang disebutnya sebagai ‘Buzzer BSH’.


Usut punya usut, istilah BSH yang dimaksud oleh Ruhut Sitompul terhadap Refly adalah ‘Barisan Sakit Hati’.


Ia lantas menyinggung bahwasanya Refly pernah menjabat sebagai Komisarie Utama BUMN, tetapi dipecat karena gagal.


“Refly Harun cepat kali kau lupa pernah beberapa kali menikmati menjadi Komisaris Utama BUMN eh karena gagal dan dipecat. Sekarang kau menjadi Buzzer BSH (Barisan Sakit Hati), Kadrun ha ha ha,” tulis Ruhut Sitompul, seperti dikutip terkini.id pada Selasa, 10 Agustus 2021, via Twitter.


Ruhut kemudian menilai bahwasanya Refly Harun yang sebagai ahli hukum tata negara justru tak ada bedanya dengan politisi Partai Demokrat (PD), Rachland Nashidik.


“Nyinyir, ngebacot saja kau terus sampai congor kau bau seperti Rahland Najijik kader PD,” tandas Ruhut Sitompul.


Sebagai informasi, belum lama ini, Refly Harun menyebut pemerintahan Presiden Jokowi seolah berniat membungkam setiap aksi unjuk rasa.


Adapun pernyataan itu disampaikan menyusul hilangnya Ketua PB HMI, Abdul Muis, sejak Jumat lalu.


“Seharusnya aparat keamanan, pendekatannya pendekatan keamanan. Sekarang ini pemerintahan Presiden Jokowi sepertinya ya, pengamatan saya menutup, ingin membungkam semua aksi unjuk rasa (demo),” ujar Refly dalam tayangan di kanal YouTube-nya pada hari Minggu, 8 Agustus 2021, dikutip terkini.id dari Jitunews.


“Ini soal psikologi kekuasaan saja. Kemungkinan besar ya pemerintahan Presiden Jokowi mulai merasa terancam,” lanjutanya.


“Akan banyaknya tuntutan orang yang meminta, misalnya, Presiden Jokowi mundur,” pungkas Refly Harun.


(*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...