PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Rektor Universitas Ibnu Chaldun ke Luhut Pandjaitan: Bos Banyak Sekali Jabatannya

          Rektor Universitas Ibnu Chaldun ke Luhut Pandjaitan: Bos Banyak Sekali Jabatannya
BENTENGSUMBAR.COM - Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar mengucapkan sindiran kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Panjaitan yang memiliki jabatan baru, yakni memimpin atau menjadi Ketua Komite Kereta Cepat Antara Jakarta-Bandung.

“Bos banyak sekali jabatannya,” cuit Musni Umar melalui akun Twitter pribadinya @musniumar pada Minggu, 10 Oktober 2021.

Cuitan Musni Umar terkait Luhut tersebut kemudian dikomentari oleh mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand Hutahaean mengatakan wajar bila Luhut diberikan amanah lebih merangkap jabatan, karena terbukti berprestasi dan cerdas.

“Hanya orang cerdas, orang berprestasi, orang yang tangguh yang diberi beban kerja dan amanah lebih banyak. Itulah Pak Luhut..!!” katanya melalui akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3.
Ferdinand Hutahaean mulai menyindir balik Musni Umar.

“Yg tak cerdas, ya ngga bisa jd apa2, paling jd pembela Wan Abas Got..!!” cuit Ferdinand Hutahaean.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Panjaitan menjadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.

"Dengan Peraturan Presiden ini dibentuk Komite Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan beranggotakan Menteri Keuangan, Menteri Badan Usaha Milik Negara, dan Menteri Perhubungan, yang selanjutnya disebut dengan Komite," tulis ayat 3 Perpres tersebut.

Lebih lanjut, pada pasal 15 turut menekankan perubahan Ketua Komite yang sebelumnya dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga menjadi Menkomarves Luhut.

Luhut memiliki tugas untuk mengkoordinasikan prasarana dan sarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Reqnews)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...