PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Muncul Desakan Fadli Zon Melawan untuk Teguran dari Gerindra, Berani?

          Muncul Desakan Fadli Zon Melawan untuk Teguran dari Gerindra, Berani?
Muncul Desakan Fadli Zon Melawan untuk Teguran dari Gerindra, Berani?
BENTENGSUMBAR.COM - Kritikan yang diungkap Fadli Zon melalui cuitan di media sosial semakin meruncing, Partai Gerindra yang menjadi naungannya berpolitik, justru balik badan dan menegur terkait kritikan kepada Presiden Jokowi.

Teguran yang diterima Fadli Zon justru bukan berasal dari Sekjen saja namun dari Ketua Umum Prabowo Subianto. Hal tersebut tentu membuat Fadli Zon harus menanggung perbuatannya tersebut.

Fadli Zon mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang lebih memilih mengunjungi Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) dibanding melihat masyarakat terdampak banjir di Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) patut disesalkan. Bahkan, Fadli disarankam untuk melawan.

“Partai Gerindra sudah mengintervensi Fadli Zon sebagai Anggota DPR RI terlalu jauh. Fadli Zon yang mempunyai hak fungsi pengawasan jadi dikebiri,” ujar Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jakarta M Jamiluddin Ritonga.

Menurut Jamil dilansir Sindonews, teguran DPP Gerindra membuat fungsi pengawasan Anggota DPR RI semakin lemah. Anggota DPR RI dari partai pendukung pemerintah, khususnya dari Partai Gerindra akan semakin khawatir dalam menggunakan hak fungsi pengawasannya.

“Kalau mayoritas anggota takut menggunakan hak fungsi pengawasan maka yang bersangkutan sudah tak pantas lagi meyandang Anggota DPR RI. Karena yang bersangkutan tidak lagi utuh melaksnakan fungsinya sebagai Anggota DPR RI,” paparnya.

Dijelaskannya DPR RI dengan sendirinya akan semakin mandul. Hal itu akan berbahaya karena pengawasan terhadap eksekutif akan semakin tidak berjalan. Eksekutif atau pemerintah juga dihawatirkan akan semakin semena-semena bila pengawasan Anggota DPR RI melemah.

“Eksekutif akan semakin mendikte Parlemen dan menjadikannya sebagai lembaga stempel semata,” tandas mantan Dekan FIKOM IISIP ini.

Kalau itu yang terjadi, menurut Jamil, DPR RI di era Reformasi akan kembali fungsinya seperti di era Orde Baru (Orba). DPR RI hanya dijadikan lembaga untuk menyetujui semua kehendak eksekutif.

Menurutnya, hal itu akan membahayakan kelangsungan demokrasi di Tanah Air. Perbedaan pendapat dan kritik sudah dianggap sebagai membahayakan kelanggengan kekuasaan. Baca juga: Kritik Jokowi Saat Resmikan Sirkuit Mandalika, Fadli Zon Ditegur Gerindra

“Fadli Zon harus berani melawan kesemenaan partainya demi tegaknya hak fungsi pengawasan. Fadli Zon harus berani menjadi martil demi menjaga marwah DPR RI dan kelangsungan demokrasi di Tanah Air,” saran Jamil. (Hops)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...