PILIHAN REDAKSI

Aneh! Lin Che Wei Bukan Pejabat Kemendag tapi Jadi ‘Penentu’ Rekomendasi Ekspor CPO

BENTENGSUMBAR.COM - Peran Lin Che Wei dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO (Crude Palm Oil) lagi-lagi bikin publik tercengang....

Advertorial

Catatan Selvi Dwi Julianti: Pariwisata Pantai Sunua di Pariaman

          Catatan Selvi Dwi Julianti: Pariwisata Pantai Sunua di Pariaman
Catatan Selvi Dwi Julianti: Pariwisata Pantai Sunua di Pariaman
PARIWISATA merupakan suatu perjalanan  yang direncanakan seseorang untuk berlibur kesuatu tempat dengan tujuan untuk mendapatkan suatu kesenangan sementara. Sumatra Barat merupakan tempat dimana banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya di kota Pariaman.

Banyak tempat wisata seperti pantai, air terjun, dan kuliner di kota ini. Salah satu destinasi wisata  yang lagi hits di Pariaman adalah pantai. Di Pariaman terdapat banyak pantai salah satunya pantai Sunua. 

Pantai Sunua terletak di Pariaman Selatan, Desa Sunur kota Pariaman. Pantai Sunua belum begitu diketahui oleh masyarakat domestik maupun mancanegara padahal pantai ini tak kalah indahnya dengan pantai Gandoriah, pantai Cermin dan pantai Kata. Sunua terkenal dengan ilmu bela dirinya yang disebut Silek Sunua. 

Pantai Sunua menjadi tempat terfavorit bagi kalangan anak remaja untuk bersantai, bukan anak remaja saja tetapi wisatawan lainnya juga betah di pantai Sunua ini karena pantai Sunua tidak terlalu ramai dan tidak seterkenal di Gandoriah sehingga pantai ini sangat tepat untuk dikunjungi. 

Lokasi ke pantai Sunua cukup mudah diketahui, sekitar 45 km atau 1 jam jika bergerak dari padang ke arah bandara Ulakan. Pantai Sunua Ialah objek wisata pertama yang dilintasi, setelah melewati jembatan Sunur, kemudian belok kiri. Disepanjang jalan kita bisa melihat para pemancing muara dan penjual kaki lima. 

Di pantai ini sudah tersedia MCK umum dan mushola bagi wisatawan, serta caffe yang aesthetic dan juga kekinian. Kuliner yang ada di pantai Sunua ini sangat banyak dan harganya sangat terjangkau.  

Pengunjung tidak perlu cemas karena di pantai Sunua banyak warung-warung yang menjual nasi dengan berbagai macam masakan, seperti gulai kepala ikan, gulai kuning dan masih banyak lagi. 

Selain itu juga ada kursi ceper dan payung yang dimiliki pedagang di sana, dengan banyak aneka makanan dan minuman seperti mie rebus dan kelapa muda.

Dahulu pantai ini belum banyak diketahui wisatawan karena masih pantai biasa, jadi masyarakat sekitar merombak dan menjadikan pantai ini sebagai objek wisata baru. 

Di pantai ini wisatawan bisa bersantai, bermain bola pantai, bermain ayunan, serta ber olahraga seperti joging dan bersepeda, kemudian wisatawan juga bisa bersantai menikmati suasana pantai dengan nyaman karena terdapat tempat duduk permanen yang terbuat dari coran. 

Di pantai Sunua ini jika dilihat masih terlihat asri, seperti pasir pantai yang masih bersih, pohon pinus dan rumput yang masih rimbun dan hijau. 

Pohon pinus yang masih berjejer rapi sehingga pantai ini menjadi sejuk dan nyaman untuk bersantai sambil menunggu sunset di sore hari. 

Tak jarang di pantai sunua ini banyak pasangan yang akan menikah akan melakukan pemotretan prewedding di antara barisan pohon pinus dan suasana sunset sore menjelang malam di pantai Sunua ini. 

Untuk tarif tidak ada biaya tiket masuk bagi pengunjung, alias gratis. Sedangkan tarif untuk pengendara motor hanya 2 ribu dan untuk pengendara mobil hanya 5 ribu. 

Selain pantainya yang indah, pantai sunua terdapat area terapi pasir besi. Yang dimana pasirnya mengandung besi, menurut masyarakat disana terapi dengan pasir besi bisa menghilangkan rasa capek, pegal-pegal,  dan stroke.

Pantai sunua juga memiliki tagline tersendiri, yaitu "The Sunset Of Sunua" Karena keindahan sunset sore lah yang membuat ikon ini melekat. Tagline itu terpampang jelas di pentas terbuka yang baru dibangun pemerintah dan warga setempat.

The Sunset Of Sunua merupakan sebuah tagline yang memiliki multifungsi. Salah satu cara untuk menarik para wisatawan ini memiliki perencanaan yaitu dijadikan sebagai salah satu panggung pementasan seni.

Pantai Sunua sudah banyak fasilitas-fasilitas yang telah diperbaharui oleh pemerintah sejak tahun 2020. Demi meningkatkan kenyamanan pengunjung yang datang pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk membangun segala fasilitas pendukung untuk pantai ini agar pantai ini menjadi ikon yang paling dikenal oleh masyarakat Pariaman.

Pantai Sunur saat ini mulai diperbaiki lampu-lampu penerang jalannnya agar tidak ada kendala saat mereka pergi ataupun pulang dari pantai tersebut. Ini merupakan salah satu cara juga agar pantai Sunua memiliki banyak pengunjung, peningkatan ini terus dilakukan sebagai salah satu cara mempromosikan pantai Sunua kepada masyarakat luas. 

Selain keindahan alamnya saja, pantai Sunua juga digunakan warga sekitar untuk menambak udang. Tambak udang di Sunua merupakan salah satu yang terluas dan terbanyak karena menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat di sana, terutama yang berprofesi sebagai nelayan. Udang sudah menjadi salah satu asset bagi masyarakat sekitar pantai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. 

Adapun yang terkenal dari pantai Sunua ini ialah penghasilan garamnya. Garam di pantai Sunua ini sudah dihasilkan sejak zaman VOC masih Berjaya. Dulu VOC rela membakar beberapa ladang garam di sana agar harga garam menjadi naik, karena daerah tersebut sangatlah terkenal dengan penghasilan garamnya, sehingga garamnya menjadi langka dan sulit untuk didapatkan yang membuat para masyarakat sekitar menjadi kesulitan mendapatkan penyedap masakan yang penting itu.

Tempat ini menjadi salah satu pilihan yang harus dikunjungi karena banyak pemandangan alam yang dapat kita nikmati dengan mata, tempat yang sangat sejuk ini memberikan bayak pengalaman-pengalaman indah yang dapat kita kenang dalam pikiran kita. Tempat ini akan selalu ada di dalam hati dan pikiran masyarakat Pariaman karena memang memiliki tempat yang indah dan juga cocok untuk melepas rasa lelah.

"Penulis: Selvi Dwi Julianti, Mahasiswa Satra Daerah Ilmu Budaya Unand.
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »