Advertorial

Daerah

Buya Maigus Nasir Bagikan Ayam Petelur ke KWT Pandan Wangi Piai Tangah Pauh

          Buya Maigus Nasir Bagikan Ayam Petelur ke KWT Pandan Wangi Piai Tangah Pauh
Buya Maigus Nasir Bagikan Ayam Petelur ke KWT Pandan Wangi Piai Tangah Pauh.

Buya Maigus Nasir Bagikan Ayam Petelur ke KWT Pandan Wangi Piai Tangah Pauh
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat membagikan ratusan ayam petelur atau ayam arab kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan Wangi RT 001/RW 001 Kelurahan Piai Tangah Kecamatan Pauh Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa, 1 November 2022.


Jumlah bantuan ayam petelur yang diserahkan oleh Buya Maigus Nasir sebanyak 400 ekor. Disamping menyerahkan bantuan ayam petelur, juga diserahkan bantuan pakan ternak (makanan ayam) lebih kurang 1,2 ton. 


"Alhamdulillah pada sore ini kita menyerahkan bantuan program pokok-pokok pikiran sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dapil I Kota Padang. Pada kesempatan ini kita menyerahkan bantuan kepada Kelompok Wanita Tani Pandan Wangi. Jumlahnya sebanyak 400 ekor dan kemudian juga diberikan manakan untuk tiga bulan lebih kurang 1,2 ton," ujar anggota Fraksi PAN DPRD Provinsi Sumatera Barat ini. 


Buya Maigus Nasir berharap, bantuan tersebut dapat menunjang perekonomian keluarga. "Tentu dengan harapan, KWT sebagai penunjang ekonomi keluarga, melalui bantuan ayam ini, bisa menambah dan meningkatkan penghasilan keluarganya."


Dikatakannya, bantuan tersebut secara teknis terletak di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Barat melalui dana pokok-pokok pikiran anggota DPRD. 


Meski demikian, kata Buya Maigus Nasir, pengawasan akan berada di Dinas Pertanian Kota Padang. Sebab, KWT Pandan Wangi mendapat bantuan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pertanian Kota Padang.


"Bantuan ini, OPD-nya Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Barat melalui dana pokok-pokok pikiran anggota DPRD. Sebagai penyelenggara teknisnya adalah Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Barat. Tetapi nanti di bawahnya akan diawasi langsung oleh Dinas Pertanian. Karena, baru bisa kita bantu KWT ini setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Pertanian Kota Padang. Jadi, Pemda Provinsi melalui Pokir yang diberikan ini, tapi tetap menjadi pengawasan dan binaan Dinas Pertanian Kota Padang bersama PPL-nya," jelas mantan calon Wali Kota Padang ini. 


Soal berlanjut atau tidak bantuan tersebut, Buya Maigus Nasir menekankan pada motivasi dan semangat pengurus dan anggota kelompok. Bahkan, jika KWT Pandan Wangi mampu memperlihatkan hasil yang bagus, pada masa yang akan datang juga dapat diberikan bantuan teknologi beternak ayam, seperti mesin penetas telur.


"Tergantung kepada anggota kelompok. Kalau nanti pengurus dan anggota kelompoknya memiliki motivasi yang tinggi, semangat yang bagus, sehingga bisa merawat, yang hari ini 400 ekor, nanti bisa dikembangkan melalui bantuan Dinas Peternakan. Kalau sekarang Dinas Ketahanan Pangan stimulus sifatnya, kalau hari ini 400 ekor, besok bisa 1000 ekor," ujarnya. 


"Dengan catatan, kelompok ini mampu mengelola dan memperlihatkan hasilnya. Maka itu nanti yang akan diawasi oleh PPL dan Dinas Pertanian. Tidak hanya bantuan ayam yang bisa dikucurkan, tetapi juga teknologinya. Seperti mesin penetas telur umpamanya, itu nanti bisa diberikan dan disalurkan kepada kelompok ini. Jadi artinya tidak hanya sampai di sini, tetapi berlanjut atau tidaknya tergantung juga kepada KWT," cakap mantan Ketua DPRD Kota Padang ini. 


Ketua KWT Pandan Wangi Piai Tangah Dewi Susanti menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Pokir Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Buya Maigus Nasir. "Kami sangat berterimakasih kepada Buya Maigus Nasir yang telah memperhatikan KWT Pandan Wangi," cakapnya.


Penyerahan bantuan disaksikan langsung oleh Lurah Piai Tangah Syamsuardi, Ketua RT, Ketua RW dan tokoh masyarakat. Lurah Piai Tangah Syamsuardi mengapresiasi pemberian bantuan ayam petelur kepada KWT Pandan Wangi. 


"Tentu kami mengapresiasi bantuan ini. Kami berharap, bantuan-bantuan lainnya terus mengalir kepada KWT dan kelompok tani yang ada di Piai Tangah," harapnnya.


Laporan: Melizawati

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »