Advertorial

Daerah

IPW Singgung Soal Permintaan Maaf Ismail Bolong, Bukti Setoran Rp 6 Miliar ke Kabareskrim Itu Fakta

          IPW Singgung Soal Permintaan Maaf Ismail Bolong, Bukti Setoran Rp 6 Miliar ke Kabareskrim Itu Fakta
IPW Singgung Soal Permintaan Maaf Ismail Bolong, Bukti Setoran Rp 6 Miliar ke Kabareskrim Itu Fakta
BENTENGSUMBAR.COM- Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso menduga permintaan maaf Ismail Bolong terkait videonya yang menyebut dirinya telah menyetor uang 6 miliar ke  Kabareskrim Polri merupakan tekanan dari petinggi Polri.

Pasalnya pengakuan Ismail Bolong yang menyebut telah menyetor uang 6 miliar ke Kabareskrim Polri itu adalah benar adanya alias fakta.

“Tayangan Ismail Bolong meminta maaf dan tidak pernah bertemu Kabareskrim Polri diduga keras muncul adanya tekanan pihak tertentu,” kata Sugeng Teguh kepada pojoksatu.id, Senin (7/11/2022).

Sugeng mendesak Polri, agar Ismail Bolong dihadirkan di persidangan etik, serta melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat tanpa terkecuali Kabareskrim Polri.

Hal ini tujuannya tak lain, agar kasus dugaan setoran uang 6 miliar dari tambang ilegal tersebut menjadi terang benderang.

“Harusnya Ismail Bolong diajukan ke sidang komisi kode etik Polri. Dengan melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat tidak terkecuali Kabareskrim Polri,” ujar Sugeng.

Apalagi, kata Sugeng, kasus uang setoran 6 miliar ke Kabareskrim Polri sudah mulai diusut semenjak Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Bahkan eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo kala itu telah mengirim surat ke Kapolri dengan nomor: R/1253/IV/WAS.2.4./2022/DIVPROPAM tanggal 7 April 2022.

“Padahal secara nyata kasus itu sudah ditangani oleh Propam Polri sesuai dengan surat yang dikirim ke Kapolri dengan nomor: R/1253/IV/WAS.2.4./2022/DIVPROPAM tanggal 7 April 2022,” ujarnya.

“Jadi penyidik meminta keterangan semua pihak di antaranya mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo, mantan Karopaminal Hendra Kurniawan, Aiptu ( purn) Ismail Bolong dan embuka kembali dokumen pemeriksaan Propam era Ferdy Sambo,” tambahnya lagi.

Sebelumnya, Aiptu Ismail Bolong yang baru pensiun dini dari Polri pada Juli 2022 lalu akhirnya minta maaf ke Kabareskrim Komjen Agus Andrianto soal setoran uang Rp6 M dari tambang.

Namun dalan perminta maafan Ismail Bolong seperti diarahkan perekam dalam berbicara di depan kamera karena ada suara-suara lain saat Ismail berbicara.

“Perkenankan saya mohon maaf kepada Kabareskrim atas berita viral saat ini yang beredar. Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar,” jelasnya.

“Dan saya pastikan berita itu, saya tidak pernah komunikasi sama Pak Kabareskrim apalagi memberikan uang. Saya tidak kenal,” kata Ismail Bolong dalam video berdurasi 1 menit 45 detik itu. 

Sumber: Pojoksatu
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »