| ini menjadi pesta rakyat yang memadukan kekayaan seni, tradisi, dan cita rasa khas Ranah Minang. (Foto: Oktriyoni). |
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, didampingi Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Sekretaris Daerah, serta jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, wali nagari, hingga perwakilan BUMN/BUMD dan tamu undangan lainnya.
Acara dibuka secara resmi dengan pelepasan kontingen pawai budaya. Ratusan peserta yang terdiri dari perwakilan kecamatan, nagari, dan instansi terkait memadati jalanan dengan kostum adat yang berwarna-warni. Mereka menampilkan beragam atraksi seni yang memukau, menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai tradisi masih sangat terjaga dan hidup di tengah masyarakat.
Wujud Syukur dan Persatuan
Dalam sambutannya, Bupati Solok menegaskan bahwa peringatan ulang tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk mempererat tali persatuan sekaligus upaya pelestarian budaya.
"Kemeriahan hari jadi ini adalah wujud syukur kita. Mari kita jadikan momen ini untuk terus menjaga warisan leluhur dan bekerja sama membangun daerah yang lebih maju," ujar Jon Firman Pandu.
Sementara itu, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan dan antusiasme masyarakat Solok. Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis, tidak hanya untuk pelestarian budaya, tetapi juga sebagai penggerak roda ekonomi dan pariwisata daerah.
"Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang mampu menarik minat wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Vasko.
Kuliner Khas dan Makan Bajamba
Usai pawai, suasana beralih ke area Festival Kuliner. Puluhan stan berdiri megah menampilkan berbagai jenis masakan tradisional yang menggugah selera. Beragam hidangan khas nagari disajikan, menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu undangan dan pengunjung.
Acara pun mencapai puncaknya dengan tradisi Makan Bajamba. Suasana keakraban dan kekeluargaan terasa sangat kental, memperkuat filosofi hidup masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kebersamaan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat cinta budaya dan persatuan terus tumbuh, seiring dengan langkah memajukan Kabupaten Solok yang lebih berdaya saing di masa depan.(BO)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »