DPRD PADANG
Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya Dorong Percepatan Penanganan Banjir Rawang, Rp100 Miliar Siap Digelontorkan Pemerintah Pusat    
Sabtu, Februari 21, 2026

On Sabtu, Februari 21, 2026

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya Dorong Percepatan Penanganan Banjir Rawang, Rp100 Miliar Siap Digelontorkan Pemerintah Pusat
Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Upaya penanganan banjir di kawasan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, akhirnya memasuki babak baru setelah puluhan tahun dikeluhkan warga. Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan pembenahan kawasan tersebut kini menjadi prioritas nyata, menyusul tersedianya anggaran Rp100 miliar dari pemerintah pusat.

Kepastian anggaran itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, saat bersilaturahmi dengan warga Rawang, Jumat (20/2/2026). Dana tersebut telah dialokasikan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan akan segera memasuki proses tender, dengan target pekerjaan fisik dimulai pada Oktober 2026.

Namun di balik kepastian anggaran tersebut, Rachmad Wijaya disebut menjadi salah satu figur yang konsisten menyuarakan persoalan banjir Rawang hingga mendapat perhatian serius di tingkat pusat. Masalah drainase dan genangan air di Rawang bukan isu baru. 

Warga setempat telah lama mengeluhkan kondisi tersebut, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Namun menurut Rachmad, baru dalam beberapa waktu terakhir persoalan ini benar-benar masuk dalam skala prioritas pembangunan. “Ini bukan persoalan satu atau dua tahun. Sudah puluhan tahun warga mengeluhkan banjir di Rawang. Alhamdulillah, sekarang ada kerja nyata dan kepastian anggaran,” ujar Rachmad Wijaya.

Ia menegaskan, koordinasi antara DPRD Kota Padang dan DPR RI menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program tersebut. Anggaran Rp100 miliar itu akan difokuskan untuk: • Normalisasi dan perbaikan sistem drainase • Pembangunan trotoar • Pemasangan serta peningkatan penerangan jalan umum.

Menurut Rachmad, pembenahan tidak hanya bertujuan mengurangi risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kota dan kenyamanan lingkungan warga. “Kita ingin Rawang tidak lagi dikenal sebagai kawasan langganan banjir, tetapi menjadi kawasan yang tertata dan aman,” katanya.

Andre Rosiade menyebut pembenahan Rawang merupakan bagian dari komitmennya kepada masyarakat. Ia memastikan anggaran sudah tersedia dan tinggal menunggu proses administrasi serta tender. Selain proyek infrastruktur, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan 1.000 paket sembako senilai sekitar Rp137 juta, serta bantuan lebih dari Rp17 juta untuk balai pemuda, UMKM, RT, anak yatim, dan kegiatan sosial lainnya.

Rachmad Wijaya mengapresiasi perhatian yang diberikan Andre terhadap warga Padang Selatan. Menurutnya, kolaborasi legislatif daerah dan pusat menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat diwujudkan jika diperjuangkan secara konsisten. Tak hanya fokus pada Rawang, Andre juga tengah memperjuangkan anggaran lebih dari Rp18 triliun untuk pembenahan infrastruktur pascabanjir bandang di Kota Padang dan Sumatera Barat pada tahun anggaran 2026. Selain itu, untuk sektor air bersih, tersedia alokasi dana pusat sebesar Rp708 miliar guna memperbaiki sarana dan prasarana PDAM yang terdampak bencana.

Bagi Rachmad Wijaya, langkah ini menjadi momentum penting bahwa persoalan banjir dan infrastruktur di Kota Padang tidak lagi sekadar wacana. “Yang dibutuhkan masyarakat adalah hasil nyata. Hari ini kita melihat ada progres yang jelas dan anggaran yang konkret,” tegasnya.

Dengan masuknya proyek pembenahan Rawang ke tahap tender, masyarakat kini berharap realisasi berjalan sesuai jadwal dan mampu menjawab persoalan banjir yang telah berlangsung selama puluhan tahun. (*)

Hadiri Refleksi Satu Tahun, Fadly–Maigus, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Doakan Kebaikan Kota    
Sabtu, Februari 21, 2026

On Sabtu, Februari 21, 2026

Hadiri Refleksi Satu Tahun, Fadly–Maigus, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Doakan Kebaikan Kota
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion berdoa dengan diapit Wako Fadly Amran dan Wawako Maigus Nasir.

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mendoakan kebaikan Kota Padang agar menjadi kota sesuai harapan warganya.

Hal itu terkuak pada Refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang digelar di Gedung Youth Center, Jumat (20/2/2026) sore. 

Muharlion hadir sebagai Ketua DPRD Kota Padang, wakil rakyat, yang bertugas sebagai pembuat aturan berupa Perda (Legislasi), penganggaran (Budgeting) dan evaluasi terhadap pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kota. 

"Kami mendoakan kota ini agar visi misi kepemimpinan kota tercapai sesuai target, sehingga kesejahteraan rakyat terwujud," katanya.

Dikatakannya, DPRD berharap, pembangunan dapat berjalan sebagaimana mestinya, anggaran pembangunan terealisasi maksimal, dan kinerja dari Fadly-Maigus menjadi tarusahannya. 

"Kata kuncinya, Fadly-Maigus bekerja sesuai target, turun ke masyarakat, dan menunjukan kinerja bagus mereka," harapnya.

Menurutnya, momentum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penegasan komitmen membangun Kota Padang melalui sembilan program unggulan yang dirangkum dalam semangat Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang. (BY) 

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Hadiri Ground Breaking Pembangunan Kembali SD Negeri 49 Batang Kabung    
Sabtu, Februari 21, 2026

On Sabtu, Februari 21, 2026

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Hadiri Ground Breaking Pembangunan Kembali SD Negeri 49 Batang Kabung
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menghadiri ground breaking pembangunan kembali Sekolah Dasar Negeri (SDN) 49 Batang Kabung. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menghadiri peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan kembali Sekolah Dasar Negeri (SDN) 49 Batang Kabung Koto Tangah Padang dilaksanakan di Pulai, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (20/2/2026).

"Kita hadir di sini, menyaksikan peristiwa bersejarah, pembungunan kembali SD Negeri 49 Batang Kabung pasca bencana banjir bandang beberapa waktu silam," katanya. 

Ia berharap, pembangunan dapat berjalan dengan lancar sesuai target waktu yang telah direncanakan. 

"Harapan kita, sekolah ini dapat digunakan sesuai target, sehingga anak-anak kita kembali bersekolah," ujarnya.

Harapan untuk kembali bersekolah di gedung permanen, akhirnya terwujud, setelah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) secara resmi memulai pembangunan kembali sekolah tersebut.

Pembangunan sekolah ini direncanakan selesai pada tahun 2026. Setelah selesai diharapkan dapat digunakan pada tahun ajaran baru. Proyek ini mencakup, enam ruang kelas dengan konsep dua lantai. Kemudian empat ruang fungsional untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas pendukung dibangun dengan standar kualitas konstruksi tinggi dan aman.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Inalum sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang untuk memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana di Sumatera Barat. (BY)

Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Antisipasi Tawuran Selama Ramadhan    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Antisipasi Tawuran Selama Ramadhan
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, menyampaikan seruan kepada seluruh lapisan masyarakat dan aparat keamanan untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan selama bulan suci Ramadan. Ada beberapa poin krusial yang menjadi sorotan, salah satunya adalah potensi peningkatan aksi tawuran remaja. 

Mastilizal menekankan pentingnya langkah preventif dari pihak kepolisian, Satpol PP, hingga tokoh masyarakat (Hulu Balang) untuk memantau titik-titik rawan tawuran.

Mengingat anak sekolah akan menjalani masa libur hingga 24 Maret mendatang, ia mengkhawatirkan adanya kekosongan aktivitas yang justru memicu aksi negatif di jalanan. "Kita tidak ingin Kota Padang tercoreng oleh aksi tawuran yang tidak jelas tujuannya. Antisipasi sejak dini sangat diperlukan agar kita tidak kecolongan saat fokus pada kegiatan ibadah lainnya," tegas Mastilizal. 

Selain masalah keamanan, politisi ini juga mengimbau para pemilik usaha kuliner dan hiburan malam untuk mematuhi aturan yang telah dikeluarkan Pemerintah Kota Padang. Ia meminta agar: 

- Warung makan tidak beroperasi secara terbuka pada siang hari. 

- Hiburan malam ditiadakan untuk sementara demi menjaga kekhusyukan ibadah. 

Di akhir pernyataannya, Mastilizal mengajak seluruh warga Kota Padang, baik muslim maupun non-muslim, untuk memperkuat rasa saling menghargai. Menurutnya, menjaga kondusivitas kota adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya selama Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya. "Mari kita jalankan ibadah puasa ini dengan sebaik-baiknya. Semoga amal ibadah kita bertambah dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Padang tetap terjaga dengan baik," pungkasnya.(*)

Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya Ketika Hearing dengan PKL Pasar Raya     
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rahmat Wijaya Ketika Hearing dengan PKL Pasar Raya
Ketua Komisi II, Rahmat Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sepihak. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Komisi II, Rahmat Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Hal itu disampaikannya ketika hearing dengan puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Raya Padang mendatangi Gedung DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026).

“Hari ini kita menerima aspirasi kawan-kawan PKL, baik dari basement maupun pedagang selasar. Permintaan mereka ingin tetap berjualan satu bulan penuh selama Ramadan hingga Lebaran. Namun kita tidak bisa memutuskan sendiri,” ujarnya usai pertemuan, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan, hasil rapat internal Komisi II akan disampaikan kepada pimpinan dewan untuk selanjutnya dibahas bersama Wali Kota, Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan guna mencari solusi terbaik. “Kita akan konsultasi dan rapat lanjutan dalam waktu dekat, kemungkinan besok atau lusa sudah ada tindak lanjut. Prinsipnya kita ingin keputusan yang adil, tidak merugikan pedagang dan tetap menjaga ketertiban kota,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut juga mengemuka perlunya pendataan ulang jumlah PKL terdampak serta evaluasi ketersediaan dan kelayakan lahan di lokasi relokasi. Rahmat menyebut, berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan, jumlah lapak yang tersedia mencapai lebih dari 600 unit. Namun pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah secara teknis masih tersedia ruang gerak yang memadai bagi pedagang dan pembeli. “Secara aturan minimal luas lapak 1 meter persegi. Tapi kita juga harus cek, apakah masih ada ruang gerak yang cukup untuk pembeli agar tetap aman dan nyaman saat berbelanja,” jelasnya.

Ia menegaskan, kenyamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penataan kawasan pasar.

Sementara itu, kuasa hukum pedagang, Budi, menilai relokasi yang dilakukan Pemko belum sepenuhnya memenuhi standar yang diatur dalam ketentuan teknis terkait penataan pasar rakyat.

Menurutnya, terdapat standar nasional yang mengatur besaran dan kelayakan tempat relokasi pedagang. Ia menyebut perlu kajian ulang agar kebijakan relokasi tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. “Kami melihat perlu evaluasi menyeluruh agar relokasi benar-benar layak dan sesuai standar, sehingga tidak memicu polemik seperti sekarang,” katanya.

Sebagai pimpinan legislatif daerah, Rahmat menegaskan bahwa DPRD berkomitmen menjembatani kepentingan pedagang dan pemerintah. “Kita ingin solusi yang bijak dan berkeadilan. Penataan kota penting, tapi keberlangsungan usaha masyarakat kecil juga harus menjadi perhatian. Karena itu, kita akan duduk bersama dengan Pemko untuk mengambil kebijakan terbaik dalam waktu secepatnya,” tegasnya.

Hasil final dari konsultasi dan rapat lanjutan tersebut rencananya akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan, setelah DPRD dan Pemko mencapai kesepakatan bersama. (*)

PMI Gelar Kegiatan Donor Darah, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye Berikan Dukung Penuh    
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

PMI Gelar Kegiatan Donor Darah, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye Berikan Dukung Penuh
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, S.H menghadiri pembukaan kegiatan donor darah yang digelar PMI Kota Padang di Lantai I SJS Plaza. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, S.H menghadiri pembukaan kegiatan donor darah yang digelar PMI Kota Padang di Lantai I SJS Plaza, Rabu (18/2/2026) malam bada'a sholat tarwih. 

Dalam sambutannya, Mastilizal Aye mengapresiasi PMI Kota Padang  dan SJS Plaza yang secara konsisten dan rutin menggelar kegiatan donor darah di setiap Bulan Ramadan di SJS Plaza. 

Mastilizar Aye mendukung penuh kegiatan donor darah PMI Kota Padang, karena menurutnya, kegiatan ini sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga memberikan apresiasi atas peran aktif PMI Kota Padang dalam penanganan bencana alam yang melanda Kota Padang dalam beberapa waktu terakhir.

“PMI Kota Padang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang mengalami bencana banjir bandang dan longsor, baik dalam mendistribusikan bantuan maupun membersihkan lumpur yang menutupi jalan serta rumah warga,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, hingga saat ini, kata Mastilizar Aye, PMI Kota Padang juga terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir bandang yang menerjang saluran irigasi Gunung Nago. Akibat bencana tersebut, sejumlah sumber air warga seperti sumur mengalami kekeringan.

Di akhir sambutannya, Mastilizal Aye mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk “Donor Darah Keren di Bulan Ramadan” yang digelar di Lantai I SJS Plaza mulai 17 Februari hingga 18 Maret 2026.

Kegiatan ini berlangsung setiap malam pukul 19.15 WIB hingga 23.00 WIB. Ia berharap, melalui partisipasi aktif masyarakat, kebutuhan darah selama bulan Ramadan dapat terpenuhi sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Padang.(*)

PKL Pasar Raya Hearing dengan Komisi II DPRD Padang    
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

PKL Pasar Raya Hearing dengan Komisi II DPRD Padang
Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Raya Padang mendatangi Gedung DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Raya Padang mendatangi Gedung DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026), untuk melakukan hearing atau dengar pendapat dengan Komisi II DPRD setempat.

Pertemuan tersebut merupakan buntut dari penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Padang di kawasan pasar.

Rombongan PKL dipimpin Budi Syahrial dan diterima langsung Ketua Komisi II Rahmat Wijaya bersama sejumlah anggota dewan.

Turut hadir perwakilan dari Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dalam pertemuan itu, para PKL meminta kebijakan khusus kepada Pemko Padang agar diizinkan kembali berjualan di lokasi semula, seperti selasar pertokoan dan beberapa titik yang telah ditertibkan, selama satu bulan penuh hingga Lebaran 2026.

Menurut perwakilan pedagang, permintaan tersebut bersifat sementara. Setelah masa Ramadan dan Idulfitri berakhir, mereka menyatakan kesediaan untuk kembali menempati lokasi relokasi yang telah disediakan pemerintah di kawasan yang dikenal sebagai Fase VII (Vase VII).

Namun hingga akhir hearing, belum ada keputusan final. Para pedagang diminta tetap berjualan sesuai kebijakan Pemko saat ini, yakni di lokasi relokasi yang telah ditentukan dan tidak lagi menggunakan bahu jalan maupun selasar pertokoan. (*)

Memasuki Ramadan, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Minta Tempat Hiburan Dilarang, Singgung Satpol PP dan Dubalang Kota    
Selasa, Februari 17, 2026

On Selasa, Februari 17, 2026

Memasuki Ramadan, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Minta Tempat Hiburan Dilarang, Singgung Satpol PP dan Dubalang Kota
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub di Masjid Nurul Jannah, Gaung pada Senin (16/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Usaha Karaoke, Pub, Bar, Diskotik, Klub Malam dan sejenisnya (termasuk fasilitas yang disediakan hotel) dilarang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan operasional pada satu hari sebelum bulan Ramadhan sampai dengan hari ketiga setelah bulan Ramadhan 1447 H.

Demikin ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub di Masjid Nurul Jannah, Gaung pada Senin (16/2/2026) malam bada'a sholat Isya pada kegiatan zikir dan do'a bersama menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. 

Hadir pada kesempatan itu, Walikota Padang Fadli Amran, Camat Lubeg, Lurah,  tokoh masyarakat dan masyarakat setempat. 

Ini berdasarkan surat edaran Pemko Padang, selain Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 5 Tahun 2012 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata. "Pelayanan makan di tempat (dine in sebelum pukul 1600 WIB diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa dengan tetap meryaga norma kesopanan dan ketertiban umum," katanya.   

DPRD Kota Padang, katanya, tentu sangat mendukung, karena Sumatera Barat adalah Ranahnya Minangkabau, dimana ke islamannya berbeda dengan yang lain.  "Untuk di lapangan sendiri ini kita akan menegaskan kepada petugas-petugas kita seperti Pol PP, Dubalang. Kita mendorong pengawasan mereka dalam menjalankan," tugasnya.

Ia juga meminta kinerja Dubalang ini yang ada di seluruh kecamatan di Kota Padang. Artinya ini perlu sebuah rutinitas, sebuah rutin untuk menjaga suasana yang aman dan kondusif ditengah masyarakat. "Contohnya daerah yang termasuk rawan itu termasuk di Kecamatan Padang Barat dan Padang Selatan .Kita minta memang ini perlu juga diawasi oleh camat-camatnya," ungkapnya.

Jadi memang dari apa yang disaksikan pada hari ini, katanya, sebetulnya ini adalah momentum yang berkaitan dengan masuknya bulan suci Ramadhan. Ia pun menanggapi pidato Wali Kota Padang. "Apa yang dikatakan Bapak Walikota Fadly Amran tadi, kegiatan ini akan menjadi contoh. Tentunya kita patut berikan apresiasi kepada pemuda Gates, khususnya ketua panitia pelaksana serta semua yang ikut andil mendukung dan menyukseskan kegiatan zikir dan do'a bersama ini," ucap Osman Ayub. (*)

Ini Kata Anggota DPRD Kota Padang pada Kegiatan Tahrib Ramadan di Masjid Darul Ishlah    
Senin, Februari 16, 2026

On Senin, Februari 16, 2026

Ini Kata Anggota DPRD Kota Padang pada Kegiatan Tahrib Ramadan di Masjid Darul Ishlah
Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi menghadiri kegiatan Tahrib Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Darul Ishlah Kubang. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi menghadiri kegiatan Tahrib Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Darul Ishlah Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan itu ditutup Wali Kota Padang, Fadly Amran. Selain Rafdi, juga hadir Camat Pauh Titin Masfetrin, para jamaah dan tokoh masyarakat.

Rafdi menyebutkan bahwa kegiatan Tahrib Ramadan yang berlangsung pada 13-15 Februari 2026 ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang edukasi, pemberdayaan, dan penguatan solidaritas sosial.

“Kegiatan ini diisi beragam agenda, mulai dari Tabligh Akbar, edukasi kesehatan dan keluarga, bazar UMKM, hingga pasar murah dengan 600 paket sembako bersubsidi," sebut Ketua Fraksi PKS ini.

Ia menambahkan, selain itu juga digelar penggalangan donasi dari jemaah dan anak-anak untuk membantu penyintas bencana hidrometeorologi di Kecamatan Pauh.

"Sebagai bentuk motivasi bagi generasi muda, panitia memberikan tas sekolah kepada tiga anak paling rajin salat subuh berjemaah di Masjid Darul Ishlah. Ini bagian dari aktivasi Program Smart Surau Pemko Padang,” tuka Rafdi, Sekretaris Masjid Darul Ishlah Kubang. 

Sementara itu, Walikota Padang Fadly Amran mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahrib Ramadan sebagai sarana mempersiapkan diri secara spiritual, mental, dan sosial dalam menyambut bulan suci. (*)

DPRD Padang Dukung Penuh Pelaksanaan Ibadah Ramadhan yang Aman dan Khusyuk, Ini Pesan Ustad Muharlion    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

DPRD Padang Dukung Penuh Pelaksanaan Ibadah Ramadhan yang Aman dan Khusyuk, Ini Pesan Ustad Muharlion
Ketua DPRD Kota Padang, Ustad H. Muharlion, S.Pd.

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, S.Pd, bersama Wali Kota Padang, H. Fadly Amran, serta para pimpinan organisasi kemasyarakatan, organisasi sosial, organisasi keagamaan, dan organisasi kepemudaan se-Kota Padang, melaksanakan penandatanganan Pernyataan Sikap Bersama dalam rangka menyambut dan mendukung pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang Jumat (13/02/2026), menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, unsur legislatif, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadhan yang khusyuk, aman, tertib dan penuh keberkahan.

Dalam pernyataan sikap tersebut ditegaskan komitmen bersama untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas iman, ibadah, dan akhlak masyarakat. Selain itu juga mengajak umat Islam menjalankan ibadah dengan khusyuk, tertib, dan penuh rasa syukur serta memperkuat silaturahmi, menjaga toleransi, serta mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Kota Padang.

Muharlion berharap di Ramadan kali ini warga Padang bisa mengedepankan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa dan kelompok rentan. Menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama bulan Ramadhan, serta menolak segala bentuk provokasi dan perpecahan serta mendorong peran aktif generasi muda dalam kegiatan positif dan pembinaan karakter. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama bahwa pelaksanaan ibadah Ramadhan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. 

Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, S.Pd menyampaikan bahwa DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan suasana Ramadhan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh nilai kebersamaan. “Ramadhan adalah bulan pendidikan spiritual dan sosial. Momentum ini harus kita jadikan sebagai penguat iman, pengokoh persatuan, serta penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat," kata Muharlion.

Dilanjutkan, DPRD Kota Padang mendukung penuh langkah Pemerintah Kota dalam menciptakan suasana yang kondusif agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Muharlion juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang pembinaan diri dan penguatan karakter. “Mari kita jaga Kota Padang dengan semangat kebersamaan. Hindari segala bentuk tindakan yang dapat merusak ketertiban, persatuan, dan nilai-nilai keagamaan. Ramadhan adalah bulan rahmat dan ampunan, saat yang tepat untuk memperbaiki diri serta mempererat silaturahmi.” harapnya.

Di akhir pernyataannya, Ketua DPRD Kota Padang menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam. “Atas nama pribadi dan pimpinan DPRD Kota Padang, saya mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan keberkahan kepada kita semua. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.” (*)

DPRD Padang  dan Wali Kota Apresiasi Kolaborasi Yayasan Mycare dan Yayasan Berkah Amal Salih, Ini Kata Rusdi    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

DPRD Padang  dan Wali Kota Apresiasi Kolaborasi Yayasan Mycare dan Yayasan Berkah Amal Salih, Ini Kata Rusdi
Penyerahan beras yatim dari Yayasan Mubarokah Yatama Peduli (Mycare) di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Walikota Padang mengaku bangga dengan kolaborasi dua yayasan yang peduli dengan anak yatim.

Hal sama juga disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, H. Rusdi, ST MT saat penyerahan beras yatim dari Yayasan Mubarokah Yatama Peduli (Mycare) di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS), Perum Mitra Utama 2 Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (13/2/2026).

Wali Kota Padang yang diwakili Kepala Dinas Sosial Eri Sendjaya menegaskan kegiatan seperti harus didukung oleh semua pihak. Malahan, dia siap berkontribusi untuk mendukung program yang ada di yayasan ini.

"Kita akan ikut memberi dukungan. Karena, kegiatan yang dilaksanakan yayasan ini juga membantu program Pemko Padang," ujarnya.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Eri Sendjaya untuk menjelaskan persoalan pemutusan  PBI BPJS yang lagi viral. Dia tegaskan, jika ada pemutusan urus selagi masih sehat.

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Padang, H. Rusdi berharap kolaborasi antara Yayasan Mycare dan yBAS terus berlanjut. Karena, para anak yatim sangat menanti program ini setiap saat.

"Seperti halnya, Jumat Berkah Berbagi yBAS yang selalu ditunggu para anak yatim. Kita berharap ini juga dilakukan secara rutin. Kita di DPRD Padang akan memberi dukungan pada lembaga masyarakat yang memberikan  kontribusi pada warga. Ini akan kita sampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan mitra kerja komisi IV," ujar H. Rusdi, yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang ini. (*)

DPRD Kota Padang Kawal Hasil Musrembang Koto Tangah untuk Perkuat Infrastruktur dan Target PAD 2026, Ini Pesan Ustad Muharlion    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

DPRD Kota Padang Kawal Hasil Musrembang Koto Tangah untuk Perkuat Infrastruktur dan Target PAD 2026, Ini Pesan Ustad Muharlion
Ketua DPRD Kota Padang, Ustad H. Muharlion. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang menegaskan komitmennya dalam mengawal seluruh hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Koto Tangah yang digelar di Ruang Baghindo Aziz Chan, Balai Kota Padang. Musrembang tersebut menjadi forum strategis dalam menyusun prioritas pembangunan tahun anggaran 2027, dengan fokus pada penguatan infrastruktur, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta percepatan pemulihan pascabanjir di wilayah Kota Padang. Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan bahwa Kecamatan Koto Tangah sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Padang memiliki tantangan pembangunan yang kompleks dan membutuhkan perhatian serius dalam perencanaan anggaran daerah.

Dalam forum Musrembang tersebut, berbagai usulan masyarakat mengemuka, khususnya terkait perbaikan jalan lingkungan, drainase, serta fasilitas publik yang belum terjangkau pembangunan secara optimal.
Ketua DPRD menegaskan bahwa lembaga legislatif akan memastikan setiap usulan prioritas dikaji secara objektif dan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. “Koto Tangah adalah kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Padang. Tentu kebutuhan infrastrukturnya juga sangat besar. DPRD akan mengawal agar pembangunan dilakukan secara merata, berkeadilan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Muharlion.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan capaian PAD tahun 2025 yang telah melampaui target. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan signifikan pada 2026 hingga mendekati Rp1 triliun. DPRD Kota Padang mendukung langkah optimalisasi potensi pajak daerah, seperti: • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) • BPHTB • Pajak hotel dan restoran • Pajak rumah makan dan sektor jasa

Muharlion menekankan bahwa peningkatan PAD harus dibarengi dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. “Peningkatan pendapatan daerah bukan sekadar mengejar angka, tetapi bagaimana kita memperkuat kemandirian fiskal demi membiayai pembangunan yang berkelanjutan. DPRD akan memastikan setiap kebijakan anggaran tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.

DPRD juga menyoroti tantangan penyesuaian belanja pegawai sesuai regulasi nasional yang mengharuskan proporsi belanja pegawai berada di kisaran 30 persen pada 2027. Saat ini komposisi belanja pegawai masih berada di atas angka tersebut, sehingga diperlukan langkah strategis dan perencanaan yang matang agar struktur APBD tetap sehat tanpa mengganggu pelayanan publik. “Penataan belanja daerah harus dilakukan secara bijak dan bertahap. Kita tidak boleh tergesa-gesa, namun tetap harus disiplin dalam menjaga keseimbangan fiskal daerah,” jelas Muharlion.

Salah satu agenda penting yang turut dibahas adalah percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak banjir bandang. Program tersebut direncanakan menelan anggaran sekitar Rp600 miliar dan diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. DPRD memastikan akan mengawal proses perencanaan hingga penganggaran agar berjalan transparan dan tepat sasaran. “Pemulihan pascabencana adalah tanggung jawab bersama. DPRD akan mengawal setiap tahapannya agar masyarakat terdampak segera mendapatkan kepastian dan perlindungan yang layak,” ujarnya.

Mengakhiri pernyataannya, Ketua DPRD Kota Padang mengajak seluruh unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta warga untuk menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah. “Musrembang adalah wujud partisipasi publik dalam pembangunan. Mari kita jadikan forum ini sebagai ruang musyawarah yang produktif dan bermartabat. Dengan sinergi yang kuat antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, insya Allah Kota Padang akan semakin maju, tangguh, dan sejahtera.” (*)