HEADLINE
Lewat Pokir Evi Yandri, 5 Kelompok Tani di Kuranji Terima Bantuan Bentor    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Lewat Pokir Evi Yandri, 5 Kelompok Tani di Kuranji Terima Bantuan Bentor
Bantuan tersebut diserahkan secara resmi oleh Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumbar pada Selasa (18/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Lima kelompok tani di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menerima bantuan becak motor (bentor) yang bersumber dari dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRD Sumatra Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman.

Bantuan tersebut diserahkan secara resmi oleh Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumbar pada Selasa (18/8/2026). 

Penyerahan yang berlangsung di ruang rapat dinas terkait ini juga dirangkaikan dengan agenda sosialisasi.

Evi Yandri Rajo Budiman menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata realisasi aspirasi masyarakat yang ia serap selama masa reses.

"Ini adalah bentuk penyerapan aspirasi warga saat reses. Dana pokir memang kami prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Evi Yandri.

Menurut Evi, program berbasis aspirasi ini dapat berjalan berkat sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif. 

Ia menilai sektor pertanian di Sumbar saat ini membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam menghadapi tantangan regenerasi petani. 

Terlebih, ketahanan pangan merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang harus diselaraskan oleh pemerintah daerah.

"Sektor pertanian butuh perhatian besar karena mayoritas petani kita sudah berumur. Jika tidak ada regenerasi dalam 10 tahun ke depan, kita bisa terancam bergantung pada impor. Pendapatan petani harus ditingkatkan agar sektor ini kembali dilirik sebagai profesi yang menjanjikan," urai Evi.

Evi juga mengingatkan agar bantuan bentor ini digunakan secara komunal untuk kepentingan seluruh anggota kelompok, bukan untuk kepentingan pribadi pengurus.

"Tolong rawat dan jaga barang bantuan ini dengan baik. Gunakan bersama-sama demi kemajuan kelompok, bukan untuk ketua saja," tegasnya.

Adapun lima kelompok tani penerima bantuan tersebut adalah Lapau Munggu, Tuah Sakato, Serba Usaha, KWT Mekar Jaya, dan Sumua Gadang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumbar, Afniwirman, mengapresiasi kolaborasi konkret ini.

Ia mengakui keterbatasan anggaran dinas dalam menyejahterakan petani tanpa adanya dukungan dari legislatif.

"Masyarakat tidak bisa sejahtera hanya lewat sosialisasi. Tanpa dukungan dana pokir dari anggota dewan, program kami tidak akan berjalan maksimal. Kolaborasi inilah yang membuat petani bisa langsung menerima asas manfaat," tutur Afniwirman.

Afniwirman menambahkan, bantuan bentor ini dirancang untuk menekan biaya operasional sekaligus memudahkan petani mengangkut hasil panen ke pasar guna meningkatkan pendapatan keluarga. 

Namun, ia mengingatkan agar kelompok tani merawat aset tersebut karena masih banyak kelompok tani lain yang mengantre untuk mendapatkan giliran bantuan.

"Kami ingin membantu, tetapi petani juga harus berkomitmen merawat bantuan ini. Jangan sampai cepat rusak karena kurang pemeliharaan," pungkasnya.(*)

Jangan Ada Lagi Rakyat yang Tidak Nyaman Hidup di Negri Ini, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye Bicara Arti Kemerdekaan    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Jangan Ada Lagi Rakyat yang Tidak Nyaman Hidup di Negri Ini, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye Bicara Arti Kemerdekaan
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., kemerdekaan itu harus di nikmati oleh semua anak bangsa. (Foto: Ist).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pada setiap tanggal 17 Agustus negara ini merayakan Hari Ulang Tahun Repulik Indonesia (HUT-RI). Tahun 2026 ini, usia NKRI sudah memasuki 81 tahun. Namun apakah rakyat sudah merasakan kemerdekaan itu?

Bagi Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., kemerdekaan itu harus di nikmati oleh semua anak bangsa.

Menurut pria yang akrab disapa Aye ini, jangan ada lagi masyarakat miskin tidak bisa berobat, jangan ada lagi anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah.

"Jangan ada lagi orang tua tinggal digubuk yang tidak layak, jangan ada lagi atlet berprestasi yg tidak dihargai dan berhenti berprestasi karena tidak ada biaya," tegas alumnus SMA Negeri 5 Padang ini melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Selasa, 18 Agustus 2026.

Ditegaskan Aye, jangan ada lagi warga yang tidak nyaman hidup di negri ini, karena dipalak ketika parkir, dipakuk katika bayar makanan, dijamret karena sedang berkendaraan.

Dikatakan politisi Partai Gerindra ini, jangan ada lagi guru tidak nyaman ketika mau kesekolah, jangan ada lagi inrimidasi kepada kepala sekolah dan guru-guru oleh kepala dinas. 

"Karena sesungguhnya kemerdekaan itu, ketenangan katika beraktifitas," kata anak buah Prabowo ini. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Dorong Penambahan Kampung Bebas Narkoba di Kota Padang, Begini Kata Ketua PWI Sumbar Widya Navies    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Dorong Penambahan Kampung Bebas Narkoba di Kota Padang, Begini Kata Ketua PWI Sumbar Widya Navies
Rakor sinergitas Polresta Padang bersama tokoh masyarakat yang membahas sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). (Foto: Guspa)

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Widya Navies, mendukung dan mendorong Pemerintah Kota Padang dan Polresta Padang untuk memperbanyak Kampung Bebas Narkoba di berbagai wilayah di Kota Padang.

Dorongan tersebut disampaikan Widya Navies dalam rapat koordinasi (rakor) sinergitas Polresta Padang bersama tokoh masyarakat yang membahas sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mulai dari peredaran narkoba, judi online, fenomena LGBT hingga kejahatan berbasis siber.

Menurut Widya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk membangun lingkungan yang mampu mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba sejak dini.

“Penambahan kampung bebas narkoba harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah dan kepolisian perlu mendapat dukungan penuh dari masyarakat agar upaya pencegahan tidak hanya dilakukan setelah terjadi persoalan,” ujarnya.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengatakan, peredaran narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi telah menjadi ancaman terhadap stabilitas dan keamanan masyarakat.

“Peredaran narkoba bukan saja masalah hukum, tetapi merupakan ancaman stabilitas dan keamanan masyarakat,” kata Apri.

Ia juga menyoroti persoalan judi online. Menurutnya, dampak judi online tidak hanya berupa kerugian ekonomi, tetapi juga dapat memicu persoalan dalam keluarga, adat, serta perubahan perilaku di tengah masyarakat.

Sementara terkait fenomena LGBT, Apri menilai tokoh adat dan tokoh agama memiliki peran strategis dalam melakukan pembinaan, khususnya di lingkungan masing-masing.

“Saya berharap peran ini tidak sekadar diskusi saja, tetapi ada penerapannya di lapangan,” tegasnya.

Dalam rakor tersebut, Kasat Reskrim Polresta Padang juga memaparkan tren kejahatan berbasis siber yang terjadi di Kota Padang.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah judi online. Saat ini terdapat 14 kasus yang sedang berjalan. Selain itu, kasus penipuan online juga menunjukkan tren peningkatan.

Dikatakan, perkembangan teknologi digital membuat pola kejahatan semakin beragam. Karena itu, pencegahan kejahatan berbasis siber membutuhkan kolaborasi antara aparat, pemerintah dan masyarakat, terutama dalam meningkatkan literasi digital serta kewaspadaan masyarakat.

Kasat Resnarkoba Polresta Padang Kompol Hilmi Manossoh memaparkan perkembangan penanganan kasus narkoba di Kota Padang.

Pada 2023 tercatat 325 kasus dengan 418 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sekitar 11.820 gram ganja, 937 gram sabu dan 98 butir ekstasi.

Data tersebut menunjukkan persoalan narkoba masih membutuhkan perhatian serius dan penanganan berkelanjutan, meskipun terdapat tren penurunan dalam pengungkapan kasus.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Mendropa menegaskan pemerintah membutuhkan dukungan dari kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan gangguan kamtibmas.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Iskandar serta Ketua MUI Kota Padang Prof. Syafruddin yang turut memberikan perhatian terhadap persoalan sosial, keamanan dan pembinaan masyarakat.

Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat.

Dengan kolaborasi yang lebih kuat, upaya memberantas narkoba, judi online, kejahatan siber serta berbagai persoalan sosial diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata di tengah masyarakat. (*)

Malam Resepsi HUT RI ke 81, Pemko Pariaman Apresiasi Petugas Upacara    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Malam Resepsi HUT RI ke 81, Pemko Pariaman Apresiasi Petugas Upacara
Wali Kota Pariaman Yota Balad turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman menggelar malam resepsi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, di Balairung rumah dinas walikota, Senin malam (17/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Pariaman Yota Balad turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, khususnya petugas upacara yang terdiri dari Pelatih, Paskibraka dan Korsik yang telah menjalankan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan sukses.

Malam resepesi ini, dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Wakil Ketua DPRD Yogi Firman dan Anggota DPRD Indra Jaya, Kapolres Pariaman AKBP Agung Pranajaya, Kepala Lapas Kelas IIB Pariaman Boy Irfan Arslan, Perwakilan Dandim 0308 Pariaman, Sekda Afrizal Azhar, Ketua TP PKK Ny. Yosneli Balad, Ketua GOW Ny. Dina Mulyadi, Ketua DWP Ny. Nelvia Afrizal, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Badan, Kabag, Kakan dan Camat yang hadir.

Yota Balad mengatakan, malam resepsi bukan sekadar penutup rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, melainkan momentum untuk memperkuat rasa syukur, nasionalisme, persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Momentum kemerdekaan ini hendaknya kita maknai sebagai semangat untuk terus membangun daerah, mempererat persatuan, serta membina generasi muda yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.

Malam resepsi ini menjadi puncak rangkaian peringatan HUT RI di Kota Pariaman yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan refleksi kemerdekaan, tetapi juga penghargaan atas kontribusi dari para petugas upacara, dari penaikan sampai penurunan bendera merah putih yang berjalan dengan tertib dan sukses, ucapnya.

“Kepada Ananda anggota Paskibraka, kami yakin ananda mampu menjadi pionir keteladanan dan ujung tombak dalam mengarustamakan Pancasila dalam berbagai sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya di Kota Pariaman, karena Ananda merupakan generasi muda  terbaik dan pilihan dari rekan lainya,” tukasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan,  dengan menjadi Paskibraka, tentunya menjadi bekal bagi ananda semua untuk bersiap dan melangkah menjadi calon pemimpin bangsa masa depan, semangat nasionalisme dan berjiwa Pancasila serta menjadi pelopor dalam pembaharuan pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045, ulasnya.

“Apalagi selama pelatihan, Ananda telah digembleng di desa bahagia, dimana ananda semua dibina dan diasuh melalui kebiasaan hidup ber-Pancasila dengan mengembangkan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari. Semua itu bertujuan agar ananda semua memiliki sikap tangguh, mandiri, berjiwa nasionalisme dan berkarakter Pancasila,” ungkapnya

Yota Balad berharap, semoga seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke 81 Kemerdekaan RI tahun 2026 ini, menjadi pengingat bagi kita bersama untuk terus melangkah dengan penuh harapan dalam mewujudkan Kota Pariaman yang berdaulat, adil, dan makmur, sejalan dengan cita-cita besar untuk masyarakat, tutupnya.

Malam resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pariaman berlangsung tertib dan penuh keakraban. Momentum tersebut menjadi refleksi bersama untuk menghargai  perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat tekad seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan melanjutkan pembangunan demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

Suasana semakin meriah, di mana Orang nomor satu di Kota Pariaman ini menyanyikan lagu “Kami Tidak Sendirian” dari Group Band Tipe EX, sehingga seluruh anggota Paskibraka turut bergoyang dan berjoged bersama. Sekda Afrizal Azhar juga tampil memainkan keyboard yang mengiringi Asisten I Elis Candra dan Camat Pariaman Tengah Raswan Azmi bernyanyi. Dilanjutkan bernyanyi dan jogged bersama dari para Paskibraka Kota Pariaman, menutup malam resepsi ini. (J/at)

Siswa SMP Negeri 2 Padang Torehkan Prestasi di Ajang Olahraga, Begini Cerita Dina Ayudia    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Siswa SMP Negeri 2 Padang Torehkan Prestasi di Ajang Olahraga, Begini Cerita Dina Ayudia
Berdasarkan catatan sekolah, sedikitnya delapan siswa berhasil meraih prestasi dalam sejumlah kompetisi. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SMP Negeri 2 Padang. Tidak hanya berprestasi di bidang akademik, sejumlah siswa sekolah tersebut mampu menunjukkan kemampuan di bidang olahraga melalui berbagai kejuaraan karate dan pencak silat.

Berdasarkan catatan sekolah, sedikitnya delapan siswa berhasil meraih prestasi dalam sejumlah kompetisi. Prestasi tersebut diraih melalui berbagai nomor pertandingan, mulai dari kata, kumite, hingga pencak silat.

Siswa kelas 7.5, Nadhifa Grimonia, berhasil meraih Juara 1 Kejuaraan Bearwong Open Kata Beregu Putri. Prestasi serupa juga diraih Lathif Farras Prihardi dari kelas 7.5 yang menjadi Juara 1 Kata Beregu Putra.

Sementara itu, Mauli Zanna Panjaitan dari kelas 7.8 meraih Juara 2 Open Komite Pemula Putri yang digelar PT Semen Padang. Eshan Raja Muda Bintang Madoan, juga dari kelas 7.5, meraih Juara 2 Kumite 35 kilogram Pemula Putra pada Bearwong Karate Open Championship 2.

Prestasi lainnya ditorehkan Latifa Khansa dari kelas 9.1. Ia berhasil meraih Juara 2 Open Cadet Putri sekaligus Juara 1 Festival Cadet Putri dalam Kejuaraan Bearwong. Rekannya, Irama Satwal, juga dari kelas 9.1, meraih Juara 2 Open Cadet Putra.

Di nomor lainnya, Ayulia Rahmadhani meraih Juara 1 Kata Pemula Putri dan Juara 3 Kumite. Sementara itu, Daffiel Kenzio Fathan dari kelas 8.8 berhasil meraih Juara 2 pada Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup.

Kepala SMP Negeri 2 Padang, Dina Ayudia, mengatakan sekolah memberikan dukungan kepada para siswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Dukungan tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk motivasi, tetapi juga berupa ruang dan fasilitas untuk menunjang kegiatan latihan.

“Kami selalu mendukung dan memberi motivasi kepada anak-anak untuk terus menggali kemampuan di bidang yang mereka minati. Kami juga memberikan izin seluas-luasnya bagi anak-anak yang memiliki keterampilan di bidang tersebut untuk berlatih dan menggunakan fasilitas, termasuk lapangan sekolah," jelasnya di SMP Negeri 2 Padang, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, pembinaan terhadap potensi siswa telah dimulai sejak mereka memasuki kelas VII. Sekolah terlebih dahulu mendata minat siswa sebelum mengarahkan mereka pada kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai.

“Setelah minat siswa terdata, kami memberikan pelatihan. Ada pelatih yang kami datangkan dari luar dan ada juga yang dibimbing oleh guru bidang studi di sekolah," terangnya.

Dina menjelaskan, SMP Negeri 2 Padang memiliki sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang diarahkan untuk mengembangkan kemampuan siswa sekaligus menjadi wadah mengikuti berbagai perlombaan. Di antaranya Pasukan Keamanan Sekolah (PKS), olimpiade, dan syahril Qur'an.

Ia menilai capaian yang diraih para siswa menjadi bukti bahwa pengembangan potensi di luar bidang akademik juga memiliki peran penting dalam pendidikan. Karena itu, sekolah akan terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan sekaligus mempertahankan prestasi yang telah diraih.

Dina berharap prestasi nonakademik tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah yang mereka cita-citakan. Ia juga mendorong para siswa agar tidak berhenti berprestasi dan terus mengembangkan kemampuan untuk masa depan.

“Harapan kami, prestasi nonakademik yang telah mereka raih dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan sekolah yang mereka inginkan dan tetap dipertahankan untuk masa depan mereka," ujarnya.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa lingkungan sekolah dapat menjadi ruang tumbuh bagi siswa untuk mengembangkan potensi secara lebih luas. Dengan dukungan sekolah, guru, dan lingkungan latihan yang memadai, bakat olahraga yang dimiliki siswa dapat terus berkembang dan melahirkan prestasi baru bagi SMP Negeri 2 Padang. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Mahyeldi Minta Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba Diperkuat dari Pintu Masuk Daerah hingga Nagari    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Gubernur Mahyeldi Minta Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba Diperkuat dari Pintu Masuk Daerah hingga Nagari
Mahyeldi saat menghadiri konferensi pers dan pemusnahan barang bukti narkotika di halaman Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026). (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
— Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta upaya pemberantasan narkotika di Sumbar diperkuat secara menyeluruh, tidak hanya melalui penangkapan dan pemusnahan barang bukti. Pengawasan perlu dilakukan sejak dari pintu masuk daerah, lingkungan sekolah hingga tingkat nagari untuk memutus mata rantai peredaran narkotika.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri konferensi pers dan pemusnahan barang bukti narkotika di halaman Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026).

Menurut Mahyeldi, pemberantasan narkotika membutuhkan gerakan bersama yang melibatkan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sekolah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat hingga generasi muda. Pemerintah nagari dan masyarakat, khususnya ninik mamak, Kerapatan Adat Nagari (KAN), pemuda dan unsur masyarakat lainnya, dinilai memiliki peran penting dalam mencegah peredaran narkotika sejak dini.

“Kita harapkan nagari-nagari, Kerapatan Adat Nagari dan pemuda bisa menjadi yang terdepan dalam melakukan pencegahan. Agar peredaran narkoba dapat kita minimalisir,” ujar Mahyeldi.

Selain lingkungan masyarakat, Mahyeldi meminta upaya pencegahan diperkuat di sekolah. Pemprov Sumbar akan memaksimalkan peran Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan dalam memberikan edukasi serta mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Nanti insyaAllah melalui Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah, ini akan kita maksimalkan lagi ke depan. Semua akan maksimal, jika kolaborasi dan sinergitas lintas sektor terjaga,” ucapnya.

Melihat besarnya potensi ancaman tersebut, Mahyeldi meminta pengawasan di seluruh titik masuk Sumbar terus diperkuat, termasuk bandara, jalur perbatasan dan jalur transportasi lainnya. Pemerintah kabupaten dan kota juga diminta mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.

“Dengan kesiapsiagaan kepolisian, BNN dan seluruh pihak, mudah-mudahan akan semakin berkurang peredaran narkoba di Sumbar,” harapnya.

Besarnya ancaman narkotika tergambar dari pengungkapan Ditresnarkoba Polda Sumbar. Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyebut, sepanjang 1 Juli hingga 10 Agustus 2026, polisi mengungkap 43 kasus dengan 51 tersangka, serta menyita 1.813,48 gram sabu, 152.288,53 gram ganja, dan ratusan butir ekstasi.

Secara keseluruhan, barang bukti yang telah mendapat penetapan untuk dimusnahkan mencapai sekitar 1,46 kilogram sabu, 124,72 kilogram ganja, serta 201 butir ekstasi dan 36,23 gram. Pengungkapan tersebut sebagian besar berawal dari informasi masyarakat dan pengembangan perkara sebelumnya. (adpsb/cen)

Didampingi Kadisdikbud Kota Padang Yopi Krislova, Wako Fadly Amran Buka PKKMB PNP Tahun Akademik 2026/2027    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Didampingi Kadisdikbud Kota Padang Yopi Krislova, Wako Fadly Amran Buka PKKMB PNP Tahun Akademik 2026/2027
 Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Padang (PNP) Tahun Akademik 2026/2027. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Padang (PNP) Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Pusat Kreativitas Mahasiswa (PKM) PNP, Selasa (18/8/2026).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova dan Kabag Kerjasama Kota Padang Otto Sarbi Damanik. Ia disambut Direktur PNP Revalin Herdianto dan Civitas akademika PNP dan tamu undangan lainnya.

Pembukaan PKKMB ditandai dengan pemukulan gendang tabuh dan pemasangan cocarde kepada mahasiswa baru.

Fadly Amran berpesan kepada mahasiswa baru agar memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya, terutama untuk belajar, membangun kedisiplinan, meraih prestasi, dan mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, masa kuliah merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

"Masa kuliah yang hanya berlangsung dua hingga empat tahun merupakan waktu yang relatif singkat. Karena itu, adik-adik harus mampu mendisiplinkan diri, mematuhi aturan kampus, serta ikut berkontribusi dalam lingkungan perguruan tinggi," kata wako.

Selain prestasi akademik, Fadly Amran juga mendorong mahasiswa agar aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, pengalaman berorganisasi merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan.

“Saya sangat senang kalau ada mahasiswa yang aktif di BEM, senat mahasiswa, maupun organisasi kemahasiswaan lainnya. Justru itu bagian dari proses belajar menjadi pemimpin," ujarnya.

Fadly Amran juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Padang, salah satunya melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara. Program tersebut antara lain memberikan beasiswa kepada generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Kami telah mengirim sebanyak 14 orang mahasiswa Arizona University, Amerika Serikat. Sekarang kita juga telah bekerja sama dengan Provinsi Guangdong, Cina, untuk mengirim sebanyak 60 siswa. Ini merupakan upaya kami untuk mendorong generasi muda mendapatkan pendidikan di tingkat internasional," cakapnya.

Sementara itu, Direktur PNP Revalin Herdianto menyampaikan bahwa pada Tahun Akademik 2026/2027 PNP menerima sebanyak 2.513 mahasiswa baru. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari lebih dari 26 ribu pendaftar.

“PKKMB akan dilaksanakan sampai 24 Agustus 2026. Selain di kampus utama ini, PKKMB juga diikuti oleh Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang ada di Riau, Tanah Datar, dan Solok Selatan," terangnya.

Revalin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memasukkan PNP dalam Progul Padang Juara, khususnya pada sektor pendidikan melalui pemberian beasiswa bagi mahasiswa PNP untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Wali karena telah memberikan diberi kesempatan kepada PNP untuk mengirim mahasiswa Teknik Elektro sebanyak 14 orang ke Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok," tegasnya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU