HEADLINE
Wirakarya Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Simak Penjelasan Dian Puspita    
Kamis, September 03, 2026

On Kamis, September 03, 2026

Wirakarya Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Simak Penjelasan Dian Puspita
Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita, menyampaikan rasa optimisnya terhadap seluruh cabang lomba yang diikuti. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kontingen terbaik Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang siap mengukir prestasi pada ajang Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatra Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, pada 1–3 September 2026.

Sebanyak 40 orang rombongan—terdiri dari 30 kader peserta lomba dan pendamping—dilepas untuk berlaga setelah menjalani persiapan matang dan latihan intensif selama tiga bulan terakhir.

Pada ajang ini, Kota Padang turun bertanding di lima kategori lomba utama yang mewakili Sekretariat hingga Pokja 1 sampai Pokja 4.

Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita, menyampaikan rasa optimisnya terhadap seluruh cabang lomba yang diikuti.

Dian merincikan, Kota Padang siap tampil memukau pada kategori Defile. Pada Pokja 1, tiga kader diutus mengikuti lomba Cerdas Cermat. Pokja 2 berfokus pada penyuluhan Kampung Mandiri dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), sedangkan Pokja 3 mengusung edukasi pengelolaan sampah rumah tangga berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

"Lomba Solo Song tahun ini mengusung lagu 'Pasan Buruang' yang diinisiasi oleh Ketua TP-PKK Sumbar, Ummi Harneli Mahyeldi. Dinyanyikan oleh kader berbakat kami, kami yakin penampilannya mampu menyentuh hati para juri di Aula Utama Istana Bung Hatta," ujarnya, Rabu, 2 Agustus 2026, di Istana Bung Hatta Bukittinggi. 

Sementara pada Pokja 4, lima kader tampil dalam drama edukasi mengenai 5 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk pencegahan penyakit serta percepatan penurunan stunting.

"Untuk Pokja 4, kader tidak hanya lihai menyampaikan penyuluhan, tetapi juga menunjukkan kebolehan seni peran. Sebanyak lima kader tampil dalam drama edukasi mengenai 5 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk pencegahan penyakit, diare, serta percepatan penurunan stunting pada anak," cakapnya. 

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris TP-PKK Kota Padang, Fanny Sri Rizki, menegaskan bahwa seluruh kontingen merupakan kader pilihan yang telah melewati pembinaan. Selain kategori utama seperti Cerdas Cermat, Kampanye Pengelolaan Sampah, Lomba Cakap Gelari Pelangi, Paduan Suara, Defile, dan Drama PAREDi, Kota Padang juga menaruh harapan besar pada kategori Solo Song. 

Fanny menambahkan, target utama kontingen Kota Padang adalah menjadi Juara Umum Jambore Kader Berprestasi Tingkat Sumbar 2026, seraya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Padang. 

Sementara itu, perwakilan lomba solo song, Wiki Wido Warisman, menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Ketua TP-PKK Kota Padang serta fasilitasi dari Dinas Kominfo Kota Padang melalui Bidang IKP yang menyokong kelancaran persiapannya.

"Seni adalah bahasa hati, dan lewat nada saya menemukan cara terbaik untuk mengekspresikan keberanian serta karya. Mewakili semangat kebersamaan keluarga besar TP-PKK Kota Padang, saya siap memberikan penampilan terbaik. Semoga lantunan lagu 'Pasan Buruang' nanti tidak hanya menghibur tetapi juga menyentuh hati para juri dan penonton," urainya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Riyanda Putra Pimpin HKTI Sawahlunto Periode 2026–2031    
Kamis, September 03, 2026

On Kamis, September 03, 2026

Riyanda Putra Pimpin HKTI Sawahlunto Periode 2026–2031
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (1/9/2026). Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Prof. Dr. Andi Muhammad Syakir. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mendapat amanah memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Sawahlunto periode 2026–2031.

Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (1/9/2026). Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Prof. Dr. Andi Muhammad Syakir.

Dalam kepengurusan DPC HKTI Kota Sawahlunto, Riyanda Putra didampingi Aulia Pramadihka sebagai sekretaris dan Panji Rangga Warman sebagai bendahara.

Pelantikan pengurus HKTI Sawahlunto tersebut menjadi bagian dari agenda pelantikan secara serentak 18 DPC HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Sejumlah unsur pemerintah dan organisasi HKTI turut hadir dalam kegiatan itu. 

Di antaranya Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPN HKTI Sonny Soerojo Junior, Kepala Dinas Pertanian Sumatera Barat, pimpinan Pemuda Tani Indonesia Sumbar, pimpinan Wanita Tani Indonesia Sumbar, serta Kepala Dinas Pertanian kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

HKTI merupakan organisasi tani nasional yang memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung kebijakan pembangunan pertanian.

Kepemimpinan Riyanda Putra di DPC HKTI Kota Sawahlunto diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan hubungan antara pemerintah daerah dan pelaku pertanian di daerah tersebut.

Dengan terbentuknya kepengurusan untuk periode 2026–2031, HKTI Sawahlunto selanjutnya memiliki ruang untuk menjalankan peran organisasi dalam mendukung kepentingan petani serta pembangunan sektor pertanian di Kota Sawahlunto. (*)

Pewarta: marjafri

HUT ke-58 SMPN 7 Padang, PROMIS ke-10 Digelar, Ini Kata Ikhwansyah dan Fitria Yenira    
Kamis, September 03, 2026

On Kamis, September 03, 2026

HUT ke-58 SMPN 7 Padang, PROMIS ke-10 Digelar, Ini Kata Ikhwansyah dan Fitria Yenira
Peringatan HUT ke-58 tahun ini tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sekolah, tetapi juga ruang untuk menampilkan berbagai potensi yang dimiliki peserta didik. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- SMP Negeri 7 Padang memperingati hari ulang tahun ke-58 dengan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan pengembangan prestasi, kreativitas, dan penguatan karakter siswa. Peringatan tersebut dimulai dengan pelaksanaan PROMIS (Pra-Olimpiade) ke-10 di SMP Negeri 7 Padang, Rabu (2/9/2026).

Mengusung tema “Dengan semangat PROMIS ke-10 dan Wisuda Tahfizh ke-5 SMP Negeri 7 Padang, bersama mewujudkan generasi Indonesia Emas yang berakhlak Qurani, cerdas, kreatif, dan berwawasan global”, peringatan HUT ke-58 tahun ini tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sekolah, tetapi juga ruang untuk menampilkan berbagai potensi yang dimiliki peserta didik.

Berbagai penampilan turut memeriahkan rangkaian acara, mulai dari seni tari, musik tradisional, solo song, hingga peragaan busana. Pertunjukan tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di hadapan warga sekolah dan tamu undangan.

Selain pertunjukan seni, rangkaian HUT ke-58 SMP Negeri 7 Padang juga diisi dengan PROMIS ke-10. Kegiatan yang telah berlangsung selama satu dekade tersebut merupakan seleksi pra-olimpiade sebagai salah satu upaya sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi berbagai kompetisi akademik, termasuk olimpiade tingkat nasional.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Ikhwansyah, mengapresiasi konsistensi SMP Negeri 7 Padang dalam melaksanakan berbagai kegiatan positif bagi siswa. Menurutnya, perjalanan 58 tahun menunjukkan bahwa sekolah tersebut telah memiliki pengalaman dan kematangan dalam mengembangkan pendidikan serta prestasi peserta didik.

“SMP Negeri 7 Padang sudah memasuki usia yang sangat matang. Kami berharap sekolah ini terus meningkatkan inovasi sehingga dapat terus berprestasi dan melahirkan anak-anak yang mampu berkontribusi, baik di tingkat daerah, kota, provinsi, maupun nasional," katanya. 

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 7 Padang, Fitria Yenira, mengatakan peringatan HUT ke-58 tahun ini dikemas melalui beberapa rangkaian kegiatan. Setelah PROMIS ke-10, kegiatan akan dilanjutkan dengan Wisuda Tahfizh ke-5 yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat.

“Melalui rangkaian HUT ke-58 ini, kami berharap lahir generasi penerus bangsa yang unggul secara akademik dan spiritual. Kami ingin melahirkan generasi emas dari SMP Negeri 7 Padang yang menjadi cikal bakal Indonesia Emas 2045," cakapnya. 

Wisuda tersebut akan diikuti sebanyak 24 hafiz dan hafizah. Kehadiran kegiatan tahfiz menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk membangun keseimbangan antara pencapaian akademik dan penguatan spiritual siswa.

Momentum HUT ke-58 juga dimanfaatkan sekolah untuk memberikan penghargaan terhadap perjalanan PROMIS yang telah memasuki tahun ke-10. Dalam kegiatan tersebut, sekolah turut menghadirkan para guru yang menjadi perintis atau pelopor ketika PROMIS pertama kali didirikan.

Dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan kompetisi akademik, seni, kreativitas, dan tahfiz, peringatan HUT ke-58 SMP Negeri 7 Padang menjadi momentum untuk memperkuat identitas sekolah sebagai ruang tumbuh bagi siswa. Tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter, kreativitas, serta bekal spiritual untuk menghadapi masa depan. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Pemko Sawahlunto dan Kodim 0310/SS Tandatangani MoU Pelaksanaan TMMD ke-130    
Kamis, September 03, 2026

On Kamis, September 03, 2026

Pemko Sawahlunto dan Kodim 0310/SS Tandatangani MoU Pelaksanaan TMMD ke-130
Penandatanganan tersebut dilakukan di Ruang Rapat Balai Kota Sawahlunto, Kamis (3/9/2026), sekaligus dirangkaikan dengan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan program. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kodim 0310/SS menandatangani nota kesepahaman (MoU) pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026.

Penandatanganan tersebut dilakukan di Ruang Rapat Balai Kota Sawahlunto, Kamis (3/9/2026), sekaligus dirangkaikan dengan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan program.

MoU ditandatangani Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana. 

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari persiapan bersama dalam pelaksanaan TMMD yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober hingga 6 November 2026.

Pelaksanaan TMMD ke-130 di Sawahlunto akan dipusatkan di tiga desa, yakni Desa Batu Tanjung, Desa Datar Mansiang, dan Desa Tumpuk Tangah. 

Pemerintah Kota Sawahlunto menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp1,4 miliar untuk mendukung sasaran fisik dan nonfisik program tersebut.

TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah sasaran.

Melalui program tersebut, pembangunan tidak hanya diarahkan pada sasaran fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik. 

Sasaran fisik antara lain mencakup pembangunan infrastruktur jalan, sarana umum, dan fasilitas desa, sedangkan kegiatan nonfisik diarahkan pada peningkatan wawasan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, serta penguatan semangat gotong royong masyarakat.

Pelaksanaan TMMD juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.

Sebelumnya, Kodim 0310/SS telah melakukan peninjauan terhadap lokasi yang direncanakan menjadi sasaran TMMD di Sawahlunto.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan sasaran pembangunan fisik dan nonfisik sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus membangun koordinasi awal antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. 

Melalui rapat koordinasi dan penandatanganan MoU tersebut, seluruh pihak mulai mematangkan persiapan pelaksanaan TMMD ke-130 agar kegiatan yang berlangsung di Desa Batu Tanjung, Desa Datar Mansiang, dan Desa Tumpuk Tangah dapat berjalan sesuai rencana.

Pemerintah Kota Sawahlunto dan Kodim 0310/SS berharap dukungan pemerintah desa serta partisipasi masyarakat dapat memperkuat pelaksanaan program, sehingga sasaran pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di tiga desa tersebut.(*) 

Pewarta: Marjafri

Ekspose Penilaian Lomba Sekolah Sehat Berstratifikasi UKS/M Strata Standar Tingkat Kota Padang Tahun 2026    
Kamis, September 03, 2026

On Kamis, September 03, 2026

Ekspose Penilaian Lomba Sekolah Sehat Berstratifikasi UKS/M Strata Standar Tingkat Kota Padang Tahun 2026
Rangkaian pemaparan (ekspose) peserta berlangsung selama tiga hari, dimulai dari jenjang TK pada Selasa (1/9/2026), dilanjutkan jenjang SD pada Rabu (2/9/2026), dan jenjang SMP pada Kamis (3/9/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) melaksanakan Penilaian Lomba Sekolah Sehat Berstratifikasi UKS/M Strata Standar Tingkat Kota Padang Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, mulai 1 hingga 3 September 2026.

Rangkaian pemaparan (ekspose) peserta berlangsung selama tiga hari, dimulai dari jenjang TK pada Selasa (1/9/2026), dilanjutkan jenjang SD pada Rabu (2/9/2026), dan jenjang SMP pada Kamis (3/9/2026).

Pada hari pertama, Selasa (1/9/2026) lima perwakilan TK terbaik yang tampil memaparkan program kesehatan sekolahnya adalah TK Negeri Pembina, TK Kemala Bhayangkari IV, RA Ikhlas, TK Mariana, dan TK Semen Padang. 

Pada hari kedua, Rabu (2/9/2026) untuk jenjang Sekolah Dasar, perwakilan terdiri dari SDN 20 Indarung, SDN 03 Alai, SDN 15 Padang Sarai, SDN 27 Anak Air, dan SD Islam Al Azhar 32. Sementara jenjang SMP dilaksanakan pada hari ketiga, Kamis (3/9/2026). 

Plt Kabag Kesra Setdako Padang, Zul Asfi Lubis menjelaskan bahwa tahap ekspose ini merupakan bagian terintegrasi dari serangkaian proses penilaian.

“Kita melakukan lomba UKS melalui beberapa kategori, dari mulai dokumen yang kita kumpulkan, lalu kemudian ekspos sekolah-sekolah terbaik. Sebelum kita menentukan mana yang terbaik, kita akan pastikan dulu seluruh eksposnya ini selesai dari sekolah-sekolah terbaik di Kota Padang, baru nanti ada waktunya tim akan turun untuk monitoring ke lapangan, check and balance apakah sesuai dengan yang disampaikan, apakah faktanya seperti itu adanya," katanya.

Penilaian dimulai dari pengumpulan dokumen, ekspose program sekolah terbaik, hingga verifikasi langsung (monitoring) ke tiap unit pendidikan oleh tim juri untuk check and balance data. Pemko Padang berharap melalui ajang ini kualitas pelayanan kesehatan sekolah semakin meningkat.

“Mudah-mudahan UKS pada tahun ini lebih baik dan juga anak-anak kita lebih bersemangat untuk bisa hidup sehat di lingkungan sekolah masing-masing," jelasnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Hari Kedua Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar, Wako Pariaman Berikan Motivasi    
Kamis, September 03, 2026

On Kamis, September 03, 2026

Hari Kedua Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar, Wako Pariaman Berikan Motivasi
Kehadiran Wako Pariaman bersama rombongan TP PKK Kota Pariaman tersebut berlangsung disela-sela pembukaan dan rangkaian kegiatan jambore yang dipusatkan di Balai Sidang Bung Hatta, Kota Bukittinggi. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Memasuki hari kedua pelaksanaan Wirakarya Jambore Kader PKK Berprestasi ke-XXII tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026, Wali Kota Pariaman, Yota Balad bersama Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad dan Staf Ahli PKK Kota Pariaman Ny. Dina Mulyadi memberikan motivasi dan dukungan langsung kepada kontingen Kota Pariaman di Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).

Kehadiran Wako Pariaman bersama rombongan TP PKK Kota Pariaman tersebut berlangsung disela-sela pembukaan dan rangkaian kegiatan jambore yang dipusatkan di Balai Sidang Bung Hatta, Kota Bukittinggi. 

Kegiatan dibuka Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti kontingen TP PKK kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Di hadapan kontingen Kota Pariaman, Wali Kota Pariaman, Yota Balad  berpesan agar seluruh kader untuk menyatukan visi, tampil percaya diri, dan menjaga kekompakan selama berkompetisi.

"Jambore PKK adalah momentum yang tepat untuk menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan inovasi kader PKK Kota Pariaman. Tampilkan yang terbaik, jaga nama baik daerah, dan buktikan bahwa kader kita memiliki kualitas unggul," ujarnya.

Ia juga berharap semangat dan kerja keras seluruh kontingen dapat membuahkan hasil terbaik sekaligus meraih prestasi gemilang dan membawa pulang piala serta penghargaan dari berbagai cabang lomba yang dipertandingkan di Kota Bukittinggi.

Senada dengan itu, Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan seluruh kader yang telah tampil maksimal dalam mengikuti rangkaian jambore.

Menurutnya, seluruh kader yang turun dalam jambore telah mempersiapkan diri dengan baik. Karena itu, ia berharap kerja keras dan kekompakan tersebut dapat membuahkan hasil terbaik. (R/at)

Wako Zulmaeta Buka Orientasi Klasikal PPPK Kota Payakumbuh Tahun 2026    
Kamis, September 03, 2026

On Kamis, September 03, 2026

Wako Zulmaeta Buka Orientasi Klasikal PPPK Kota Payakumbuh Tahun 2026
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta meminta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak menjadikan rutinitas sebagai ukuran keberhasilan. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta meminta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak menjadikan rutinitas sebagai ukuran keberhasilan, tetapi memastikan setiap tugas menghasilkan kinerja yang berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat.

“Ketika menjadi ASN, kita tidak cukup hanya hadir dan bekerja sesuai rutinitas. Setiap pekerjaan harus memberikan hasil dan manfaat bagi masyarakat,” kata Zulmaeta saat membuka Orientasi Klasikal PPPK Kota Payakumbuh Tahun 2026 Angkatan II di Aula SKB, Padang Alai Bodi, Rabu (2/9/2026).

Ia mengatakan orientasi tersebut menjadi bagian dari pembekalan PPPK agar memahami nilai, tugas, fungsi, dan etika sebagai aparatur sipil negara (ASN), sekaligus membantu peserta beradaptasi dengan lingkungan birokrasi dan memahami tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Orientasi berlangsung selama dua hari dan diikuti 124 PPPK dari berbagai bidang, termasuk guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Menurut Zulmaeta, nilai dan etika ASN harus menjadi dasar dalam menjalankan tugas. PPPK, kata dia, harus menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai orientasi utama, bukan kepentingan pribadi.

“Nilai dan etika ASN harus menjadi dasar dalam menjalankan tugas. Kita ingin PPPK memahami sejak awal bahwa orientasi mereka adalah memberikan pelayanan, bukan mengejar kepentingan pribadi,” ujarnya.

Ia menekankan pelayanan publik membutuhkan kesiapsiagaan aparatur dalam berbagai kondisi. ASN harus mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan, termasuk dalam situasi darurat, serta menjalankan tugas dengan tanggung jawab tanpa mengeluh.

Zulmaeta juga mengingatkan PPPK mengenai pentingnya disiplin sebagai bagian dari akuntabilitas aparatur. Jam kerja standar di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh dimulai pukul 07.30 hingga 16.00, dengan waktu istirahat pukul 12.00-13.00. Khusus Jumat, waktu kerja berakhir pukul 13.30.

“Disiplin terhadap waktu kerja merupakan bentuk tanggung jawab kita. Delapan jam kerja harus kita isi dengan pekerjaan yang produktif sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan tanggung jawab kita,” katanya.

Lebih lanjut, Zulmaeta membedakan kerja dengan kinerja. Kerja merupakan aktivitas yang dilakukan, sedangkan kinerja menunjukkan hasil yang dicapai dari aktivitas tersebut.

“Jangan merasa sudah berkinerja hanya karena sudah bekerja. Yang kita lihat adalah hasil akhirnya,” ujarnya.

Selain berorientasi pada pelayanan dan hasil kerja, Zulmaeta mendorong PPPK membangun kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah sesuai kemampuan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Ia juga meminta PPPK menjaga loyalitas kepada negara dan instansi serta terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan sistem manajemen talenta.

“Jadilah ASN yang loyal, disiplin, terus belajar dan selalu siap melayani. Ukuran keberhasilan kita bukan sekadar sudah bekerja, tetapi seberapa besar hasil kerja itu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Dalam orientasi tersebut, peserta juga memperoleh materi pengenalan fungsi dan tugas ASN melalui sistem pembelajaran daring Massive Open Online Course (MOOC), serta materi mengenai nilai dan etika di lingkungan instansi pemerintah.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap pembekalan tersebut dapat memperkuat kapasitas PPPK sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil pelayanan publik. (HM)