HEADLINE
Jenazah Tak Dikenal Ditemukan di Sungai Bangek, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Jenazah Tak Dikenal Ditemukan di Sungai Bangek, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi
Informasi yang dihimpun dari Pusdalops PB BPBD Kota Padang menyebutkan, penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada pukul 14.30 WIB. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
– Sesosok jenazah tanpa identitas ditemukan warga di kawasan Sungai Bangek, tepatnya di dekat Lubuk Ngalauan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (30/8/2026).

Informasi yang dihimpun dari Pusdalops PB BPBD Kota Padang menyebutkan, penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada pukul 14.30 WIB. 

Warga yang menemukan jenazah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan. Selanjutnya, laporan diteruskan kepada Pusdalops PB BPBD Kota Padang untuk meminta bantuan proses evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Rescue BPBD Kota Padang di bawah komando Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik bersama Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, mengatakan bahwa BPBD Kota Padang mengerahkan delapan personel dalam operasi tersebut.

“Sebanyak delapan personel BPBD Kota Padang turut melakukan proses evakuasi bersama Tim SAR Gabungan. Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan,” ujar Ricky.

Proses evakuasi berlangsung hingga sore hari. Sekitar pukul 18.00 WIB, jenazah yang belum diketahui identitasnya berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang guna dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Operasi evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kota Padang, Basarnas Padang, TNI, Polri, Kecamatan Koto Tangah, Kelurahan Balai Gadang, PMI, Relawan Rumah Zakat, serta relawan dan masyarakat setempat.

Hingga saat ini identitas jenazah masih belum diketahui. BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat untuk segera mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Padang guna membantu proses identifikasi.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas dan penyebab kematian korban. (*)

Laporan: Hanza Riko

Gebyar Senam di Lapangan Kompleks Perumahan Villa Mega Mata Air Digelar Amril Amin, Ini Pesan Wako    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Gebyar Senam di Lapangan Kompleks Perumahan Villa Mega Mata Air Digelar Amril Amin, Ini Pesan Wako
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri Gebyar Senam di Lapangan Kompleks Perumahan Villa Mega, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Minggu (30/8/2026) pagi. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
-  Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri Gebyar Senam di Lapangan Kompleks Perumahan Villa Mega, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Minggu (30/8/2026) pagi.

Kegiatan yang diikuti ribuan warga tersebut digagas Anggota DPRD Kota Padang, Amril Amin, dengan mengusung tema "Sehat Bersama, Bugar Bersama, Bahagia Bersama".

Fadly Amran menyampaikan apresiasi tinggi kepada Anggota DPRD Kota Padang, Amril Amin, yang telah menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi.

"Olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas masyarakat untuk bersenang-senang dan bergembira. Ini penting untuk mewujudkan Kota Padang yang sehat melalui kesadaran masyarakat menjaga kesehatan secara mandiri," katanya.

Menurutnya, olahraga masyarakat seperti senam dan fun walk perlu diperbanyak karena kesehatan kota tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga kesadaran masyarakat menjaga kesehatan secara mandiri.

Fadly Amran juga menilai kegiatan olahraga masyarakat perlu menyasar lebih banyak kelompok, termasuk generasi muda, dengan menghadirkan berbagai aktivitas yang sesuai minat mereka.
Karena itu, dukungan terhadap kegiatan olahraga dinilai perlu diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, DPRD, komunitas, dan masyarakat.

"Semoga dukungan terhadap olahraga masyarakat dapat terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah dan wakil rakyat. Sehingga semakin banyak masyarakat yang aktif berolahraga dan menjaga kesehatan," cakapnya.

Sementara itu, Amril Amin mengatakan Gebyar Senam menjadi wadah silaturahmi bagi sejumlah kelompok senam di Kota Padang sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga. Ia menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan aktivitas positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Ini merupakan kegiatan silaturahmi yang mempertemukan sejumlah kelompok senam di Kota Padang. Kita dapat bersatu dan saling mempererat tali silaturahmi di kesempatan ini," ukunya.

Amril Amin berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin setiap tahun dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang.

"Insya Allah, setiap tahun kita akan menggelar kegiatan gebyar senam ini," tegasnya.

Selain senam bersama, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan pembagian berbagai doorprize bagi peserta, serta layanan pemeriksaan kesehatan dari puskesmas. Turut hadir Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, serta sejumlah elemen masyarakat setempat.

Tampak pada kesempatan itu, Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar dan sejumlah elemen masyarakat setempat. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

ASN Diajak Membumikan Nilai Al-Qur'an di Birokrasi    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

ASN Diajak Membumikan Nilai Al-Qur'an di Birokrasi
Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Sabtu Malam (29/08/2026). (Foto: Ist).

BENTENGSUMBAR.COM
- Dengan berakhirnya rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Sabtu Malam (29/08/2026), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Prof. Zudan, mengajak seluruh ASN agar menjadikan semangat MTQ sebagai dorongan untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. 

Atas penyelenggaraan MTQ tahun ini, Prof. Zudan menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dewan hakim, dewan pengawas, panitia, dan kontingen yang mendukung penyelenggaraan MTQ KORPRI. 

Menurutnya di tengah efisiensi anggaran, partisipasi pada MTQ VIII Korpri Nasional justru meningkat. 

Hal tersebut dinilainya sebagai bukti kuatnya semangat anggota KORPRI dalam mendukung kegiatan yang membawa misi penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zudan juga menyampaikan bahwa masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional akan segera berakhir. 

Ia mendorong regenerasi kepemimpinan agar generasi muda dapat melanjutkan perjalanan Korpri dan menjaga semangat MTQ. 

Ia berpesan agar momentum MTQ tidak berhenti setelah perlombaan berakhir tetapi dapat terus dibawa dan diwujudkan setiap ASN dalam karakter, pelayanan serta kinerja kepada negara dan masyarakat. 

Saat menutup secara resmi rangkaian MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Prof. Zudan selama 12 tahun memimpin Korpri. 

Ia berharap kepemimpinan berikutnya dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan berbagai capaian yang telah dibangun.

Selain memperkuat karakter ASN, MTQ Korpri juga dinilai memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah melalui aktivitas hotel, transportasi, perdagangan, dan usaha masyarakat selama penyelenggaraan.

Penyelenggaraan MTQ Korpri Nasional selanjutnya akan berlangsung di Provinsi Maluku Utara pada 2028. (*)

Wawako Maigus Nasir Hadiri Pesta Rakyat Kurao Raya, Ingatkan Masyarakat Perkuat Peran Generasi Muda    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Wawako Maigus Nasir Hadiri Pesta Rakyat Kurao Raya, Ingatkan Masyarakat Perkuat Peran Generasi Muda
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Pesta Rakyat Kurao Raya di Jalan Jalur Dua Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Pesta Rakyat Kurao Raya di Jalan Jalur Dua Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir mendorong masyarakat Kurao Pagang memperkuat peran generasi muda melalui karya, prestasi, inovasi, dan penguatan karakter.

Ia menilai tantangan generasi saat ini bukan lagi dalam bentuk penjajahan, namun melainkan ancaman terhadap karakter dan masa depan generasi muda, seperti narkoba, serta berbagai bentuk kejahatan dan kemaksiatan.

"Momentum peringatan kemerdekaan harus diisi dengan upaya nyata untuk menyiapkan generasi yang berintegritas dan berprestasi," ujarnya.

Maigus menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mengoptimalkan Program Unggulan (Progul) Padang Juara untuk memperkuat kualitas dan daya saing generasi muda.
Program tersebut juga memberikan dukungan pendidikan hingga perguruan tinggi, termasuk kesempatan memperoleh beasiswa melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

"Upaya ini bertujuan melahirkan generasi-generasi yang hebat di masa yang akan datang," katanya.

Selain pendidikan formal, kata Maigus, Pemko Padang juga mengandalkan Progul Smart Surau untuk membangun karakter generasi muda melalui penguatan kembali fungsi surau sebagai ruang pendidikan dan pembinaan.
Menurutnya, kecerdasan harus berjalan beriringan dengan karakter dan akhlak yang baik.

"Otak saja tidak cukup, kecuali kalau memiliki karakter yang baik," ujarnya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Prof. Didik J. Rachbini: Pergantian Kepemimpinan BI Belum Cukup untuk Memperkuat Rupiah dalam Lima Tahun    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Prof. Didik J. Rachbini: Pergantian Kepemimpinan BI Belum Cukup untuk Memperkuat Rupiah dalam Lima Tahun
Ekonom Senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Prof. DR. H. Didik J. Rachbini, Ph.D. (Foto: Arief Tito).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pergantian kepemimpinan Bank Indonesia (BI) diperkirakan belum akan mengubah fundamental nilai tukar rupiah dalam lima tahun mendatang. Ekonom Senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menilai rupiah masih akan menghadapi tekanan karena persoalan struktural ekonomi Indonesia, baik dari sisi moneter, sektor riil, ekonomi domestik, maupun sektor luar negeri.
“Sampai 5 tahun mendatang rupiah tetap tidak akan menguat, akan tetap lemah dan bahkan terus melemah.” ujar Didik.

Menurut Didik, kepemimpinan baru BI tidak mudah mengubah berbagai kendala struktural yang selama ini membebani rupiah. Indonesia memang telah menjadi ekonomi besar dengan pasar domestik dan populasi yang besar, tetapi ukuran pasar tersebut tidak otomatis membuat mata uang kuat. Ekonomi yang terlalu bertumpu pada aktivitas domestik menghasilkan pertumbuhan PDB, lapangan kerja, dan keuntungan perusahaan, tetapi sebagian besar hanya menciptakan perputaran rupiah di dalam negeri.

“Pasar domestik yang besar tidak menjamin ekonomi menjadi kuat setidaknya dilihat dari nilai tukar mata uangnya.” katanya.

Di sisi moneter, Didik menilai BI masih akan mengandalkan instrumen suku bunga. Ketika rupiah tertekan, suku bunga dapat dinaikkan untuk menarik modal asing, tetapi kebijakan tersebut juga meningkatkan biaya transaksi, pembiayaan dunia usaha, KPR, dan investasi domestik. Sebaliknya, penurunan suku bunga yang terlalu cepat dapat mendorong investor beralih ke aset dalam dolar AS.

“Kebijakan konservatif yang sederhana hanya dengan instrumen suku bunga tidak akan menjadikan nilai tukar lebih kuat.” tegasnya.

Menurutnya, persoalan rupiah juga berkaitan dengan lemahnya kepercayaan terhadap kepastian hukum, korupsi, biaya transaksi yang tinggi, serta daya saing sektor luar negeri yang belum kuat. Kondisi tersebut membuat rupiah sangat rentan bahkan tanpa harus menunggu terjadinya krisis.

“Jadi dengan kondisi seperti ini, nilai tukar rupiah sangat rentan dan tidak perlu krisis untuk menjadikan rupiah lemah dengan sendirinya.” ujar Didik.

Didik menilai Indonesia juga perlu mengubah orientasi ekonomi yang saat ini cenderung inward looking. Dengan populasi sekitar 293 juta jiwa dan pasar domestik yang besar, pelaku usaha nasional memiliki ruang pertumbuhan yang luas tanpa harus agresif memasuki pasar global. Namun, apabila produksi domestik masih banyak menggunakan bahan baku dan barang modal impor, pertumbuhan pasar dalam negeri justru dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar.

“Praktek seperti ini bisa menguntungkan tetapi tidak memberi efek positif memperkuat nilai tukar rupiah. Bahkan bisa negatif menjadikan nilai tukar melemah karena dalam proses produksinya rakus impor.” katanya.

Karena itu, Didik mendorong perubahan menuju ekonomi yang lebih outward looking, terutama melalui peningkatan ekspor, investasi asing, pariwisata, dan kegiatan ekonomi lain yang menghasilkan devisa.

“Untuk menjadikan nilai tukar stabil dan kuat, maka orientasi kebijakan harus diubah menjadi berorientasi keluar (outward looking). Indonesia memerlukan lebih banyak transaksi bisnis yang memperoleh pendapatan signifikan dari luar negeri, bukan hanya dari konsumen domestik.” tegasnya.

Ia menilai lemahnya sektor luar negeri tercermin dari kapasitas cadangan devisa Indonesia. Didik menyebut cadangan devisa Indonesia sekitar US$145,3 miliar pada akhir Juli 2026, jauh di bawah Singapura sekitar US$426,2 miliar dan Thailand sekitar US$279,2 miliar, meskipun Malaysia yang berpenduduk jauh lebih kecil memiliki sekitar US$132,6 miliar.

“Bagi negara sebesar Indonesia, cadangan devisa sebesar ini tidak cukup dan bahkan terlalu kecil untuk menjadi penyangga eksternal.” ujarnya.

Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar menghasilkan devisa melalui ekspor batu bara, minyak kelapa sawit, dan nikel. Namun, ketergantungan pada komoditas membuat penerimaan devisa sangat dipengaruhi fluktuasi harga global. Ketika harga turun, penerimaan ekspor ikut tertekan, sementara kebutuhan devisa untuk impor barang modal dan bahan baku tetap tinggi.

Di sisi lain, investasi asing yang seharusnya menjadi sumber devisa juga menghadapi berbagai hambatan. Persoalan korupsi, kepastian hukum, mahalnya biaya transaksi, dan persepsi risiko membuat investor memiliki alasan untuk memilih negara berkembang lain yang menawarkan lingkungan bisnis lebih baik.

“Investor memiliki banyak pilihan pasar berkembang lainnya. Persepsi risiko berinvestasi di Indonesia tidak dijaga dengan baik sehingga investasi berpikir dua tiga kali untuk masuk ke Indonesia.” jelas Didik.

Dengan demikian, menurut Didik, persoalan rupiah tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan BI. Diperlukan penguatan sektor ekspor, peningkatan daya saing, penciptaan iklim investasi yang lebih baik, perbaikan kepastian hukum, serta peningkatan kemampuan ekonomi menghasilkan devisa.

“Jadi berdasarkan analisis menyeluruh terhadap kondisi sektor moneter, sektor riil, sektor domestik dan sektor luar negeri di atas, maka BI lima tahun diperkirakan menghadapi kesulitan dan tidak akan bisa memperbaiki nilai tukar rupiah yang lebih stabil dan lebih kuat.” pungkasnya. (*)

Editor: Arief Tito

Gelar Padang Gastronomi Fest 2026, Wako Fadly Amran Apresiasi Komitmen Anggota DPR Kota Padang Erianto Mahmuda    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Gelar Padang Gastronomi Fest 2026, Wako Fadly Amran Apresiasi Komitmen Anggota DPR Kota Padang Erianto Mahmuda
Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi Padang Gastronomi Fest yang digelar Anggota DPRD Kota Padang Erianto Mahmuda. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi Padang Gastronomi Fest yang digelar Anggota DPRD Kota Padang Erianto Mahmuda di Komplek Perumnas Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Sabtu (29/8/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang tabuh oleh Fadly Amran bersama Erianto Mahmuda serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, dan unsur Forkopimca Kuranji.

Fadly Amran mengapresiasi komitmen Erianto Mahmuda yang telah menyalurkan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dalam bentuk kegiatan Malamang dan Food Festival yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026.

"Kami berharap tradisi Malamang yang menjadi salah satu kearifan lokal masyarakat Kuranji ini dapat terus dikembangkan. Tradisi ini merupakan bagian dari kekayaan budaya yang harus kita jaga bersama," katanya.

Fadly Amran menambahkan, Pemerintah Kota Padang tengah mengupayakan Kota Padang menjadi bagian dari jejaring kota kreatif UNESCO di bidang gastronomi. Ia menilai, setiap wilayah di Kota Padang memiliki kekhasan yang dapat dikembangkan menjadi identitas gastronomi.

"Kita akan memetakan potensi-potensi gastronomi yang ada di setiap kecamatan. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk mewujudkan Padang sebagai Kota Gastronomi," ujarnya.

Menutup sambutannya, Fadly Amran juga berharap kegiatan Padang Gastronomi Fest dapat memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Padang untuk naik kelas.

"Kami mendorong kegiatan serupa seperti ini diadakan setiap tahun. Di samping menggerakkan perekonomian masyarakat, juga mendukung para pelaku UMKM Kota Padang untuk naik kelas dan mengembangkan usaha yang dimilikinya," tukasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Padang Erianto Mahmuda menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Padang menjadikan Padang sebagai Kota Gastronomi.

“Kita berkomitmen menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun untuk merawat tradisi, adat dan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Kuranji. Kegiatan akan berlangsung sampai besok, yang diakhiri dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang," ungkapnya. 

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Syamdani dan unsur Forkopimca Kuranji dan tamu undangan. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Meriahkan HUT RI ke-81, Ratusan Pelari Ramaikan Nan Caredek Marathon 10K Chapter 2    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Meriahkan HUT RI ke-81, Ratusan Pelari Ramaikan Nan Caredek Marathon 10K Chapter 2
Ratusan pelari ikut ramaikan event Nan Caredek Marathon 10K Chapter 2 yang berlangsung di Desa Balai Naras, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Minggu (30/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Ratusan pelari ikut ramaikan event Nan Caredek Marathon 10K Chapter 2 yang berlangsung di Desa Balai Naras, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Minggu (30/8/2026).

Ajang lari tahunan yang digagas oleh Pengurus Karang Taruna Nan Caredek Desa Balai Naras ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad didampingi Anggota DPRD Kota Pariaman, Dicky Samardi, Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, Ketua KONI Kota Pariaman, Edison TRD, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Pariaman, Kepala Desa Balai Naras, Ridwan, beserta pengurus Karang Taruna Nan Caredek hadir sekaligus melepas peserta lari yang ditandai dengan pengibaran bendera start pada pukul 07.30 WIB di jalur dua Bypass Desa Balai Naras.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan kegiatan pada hari ini merupakan salah satu untuk mendukung visi misi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman yaitu menjadikan Kota Pariaman sebagai kota sport tourism.

“Kami apresiasi kepada panitia, karena kegiatan ini luar biasa  diselenggarakan Karang Taruna Nan Caredek yang merupakan kopnya Desa tetapi bisa membuat event olahraga yang luar biasa dengan menghadirkan ratusan pelari dari berbagai daerah”, ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kepada para peserta untuk menunjukan sportivitas dan menjaga keamanan diri sendiri dalam mengikuti event olahraga tersebut.

“Selamat mengikuti Nan Caredek Marathon 10k Chapter 2 ini, semoga tahun depan pesertanya lebih banyak lagi dan hadiahnya juga lebih banyak dari tahun ini”, tutupnya.

Ketua Karang Taruna Nan Caredek Balai Naras, Alhamdi menyatakan  event Nan Caredek Marathon 10K Chapter 2 merupakan kali kedua diselenggerakan oleh Pengurus Karang Taruna Nan Caredek Balai Naras. (R/at)