HEADLINE
Tantangan Industri Modern Menuntut Transformasi Pengelolaan K3 yang Tidak Lagi Sekadar Administratif    
Rabu, Agustus 05, 2026

On Rabu, Agustus 05, 2026

Tantangan Industri Modern Menuntut Transformasi Pengelolaan K3 yang Tidak Lagi Sekadar Administratif
Salah satu langkah konkretnya adalah mentransformasi Balai K3 agar berperan lebih besar dalam memperkuat ekosistem K3 nasional. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
— Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat ekosistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional sebagai upaya meningkatkan pelindungan bagi pekerja. 

Salah satu langkah konkretnya adalah mentransformasi Balai K3 agar berperan lebih besar dalam memperkuat ekosistem K3 nasional.

"Tantangan industri modern menuntut transformasi pengelolaan K3 yang tidak lagi sekadar administratif, melainkan menyentuh esensi pelindungan nyawa pekerja," tegas Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat memberikan arahan kepada pegawai Balai K3 Makassar di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (4/8/2026).

Menurut Menaker, penguatan ekosistem K3 menjadi penting karena masih besarnya tantangan dalam melindungi pekerja.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, sepanjang 2025 tercatat 319.224 klaim kecelakaan kerja, 158 klaim penyakit akibat kerja (PAK), 9.834 kasus meninggal dunia, serta 4.133 kasus cacat fungsi maupun cacat total.

Selain tingginya angka kecelakaan kerja, penguatan sistem K3 juga diperlukan karena rasio pengawas ketenagakerjaan dengan jumlah perusahaan saat ini mencapai sekitar 1 banding 3.800. Dari 1.366 pengawas aktif, hanya 268 yang merupakan spesialis K3. 

Di sisi lain, metode pengawasan masih didominasi pendekatan konvensional dan belum sepenuhnya berbasis risiko maupun didukung pemanfaatan teknologi digital.

Menaker juga menyoroti belum optimalnya sistem data K3 nasional. Data kecelakaan kerja masih tersebar di berbagai sistem sehingga belum tersedia satu data nasional sebagai dasar penyusun an kebijakan. Selain itu, pencatatan penyakit akibat kerja di Indonesia juga masih rendah.

"Rendahnya angka penyakit akibat kerja di Indonesia bukan karena kasusnya sedikit, melainkan karena sistem pencatatan yang belum optimal mendeteksinya," kata Yassierli.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Kemnaker memperkuat peran Balai K3 sebagai titik intervensi melalui empat langkah utama, yaitu memperkuat pemetaan risiko industri berbasis data, memperluas edukasi penerapan Sistem Manajemen K3 kepada pekerja dan perusahaan, meningkatkan pengawasan serta standar teknis pengujian K3, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, perusahaan jasa K3, kawasan industri, dan perguruan tinggi.

Melalui langkah tersebut, Balai K3 diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengujian teknis, tetapi juga menjadi pusat pengelolaan K3 yang mampu mendorong terwujudnya budaya kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif. (*)

Berkat Jaminan Lahan Bersih, Proyek Rp170 Miliar Batang Lembang-Gawan Masuk Prioritas Utama Pemulihan    
Rabu, Agustus 05, 2026

On Rabu, Agustus 05, 2026

Berkat Jaminan Lahan Bersih, Proyek Rp170 Miliar Batang Lembang-Gawan Masuk Prioritas Utama Pemulihan
Proyek rehabilitasi dan rekonstruksi Batang Lembang serta Batang Gawan di kawasan Tanah Garam senilai sekitar Rp170 miliar dipastikan segera memasuki tahap pelaksanaan. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
– Kabar gembira bagi warga Kota Solok. Proyek rehabilitasi dan rekonstruksi Batang Lembang serta Batang Gawan di kawasan Tanah Garam senilai sekitar Rp170 miliar dipastikan segera memasuki tahap pelaksanaan. 

Anggota Komisi V DPR RI H. Zigo Rolanda menyampaikan hal ini, menegaskan proyek yang semula direncanakan masuk tahap kedua, kini dipindahkan ke prioritas paling awal berkat kesiapan lahan yang dijamin oleh pemerintah daerah.

“Sebelumnya proyek ini masuk tahap kedua. Karena pemerintah daerah menjamin lahannya bersih dan siap, akhirnya dapat dimasukkan ke tahap pertama. Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada Kota Solok,” ujar Zigo Rolanda.

Ia menjelaskan, pekerjaan ini akan dikerjakan melalui skema kontrak bertahun-tahun atau Multi Years Contract selama dua tahun anggaran, dan saat ini sudah memasuki proses tender. 

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pusat mempercepat pemulihan daerah pascabencana di Sumatera Barat, di mana Komisi V DPR RI bersama Kementerian PUPR telah menyepakati total anggaran pemulihan sebesar Rp17 triliun yang disalurkan bertahap hingga tahun 2029.

Awalnya, pemerintah pusat hanya menetapkan tiga lokasi prioritas utama, yaitu Batang Kuranji dan Batang Maransi di Kota Padang, serta satu titik di Kabupaten Agam.

Namun, dukungan penuh Pemerintah Kota Solok, DPRD, dan Forkopimda yang menjamin penyelesaian pembebasan lahan membuat proyek di Solok mendapatkan perhatian khusus.

Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan Zigo Rolanda yang telah mengawal aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pusat. 

Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata perjuangan wakil rakyat mempercepat pembangunan yang tidak hanya berdampak untuk Kota Solok, tetapi juga meluas ke Kabupaten Solok dan Solok Selatan.

“Ini bentuk perjuangan beliau. Harapan kita, pembangunan ini didukung dan diawasi bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu menggerakkan perekonomian daerah,” tegas Fauzi Rusli. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pemilik lahan yang telah memberikan izin penggunaan tanah ulayat demi kelancaran proyek pengendalian banjir ini, sekaligus berharap ada tambahan alokasi anggaran pusat lainnya untuk daerah.

Sementara itu, Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra mengapresiasi perhatian yang terus diberikan Zigo Rolanda. 

“Atas nama Pemerintah Kota Solok dan seluruh masyarakat, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak H. Zigo Rolanda yang terus memberikan perhatian dan memperjuangkan berbagai program strategis pemerintah pusat untuk Kota Solok. Secara khusus, kami sangat mengapresiasi dukungan terhadap bantuan pembangunan pascabencana yang melanda Kota Solok pada akhir tahun 2025. Bantuan ini menjadi penyemangat sekaligus harapan bagi percepatan pemulihan dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Zigo Rolanda pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung proses pembangunan, terutama membantu menyelesaikan sisa kendala di lapangan jika ada.

Kelancaran pelaksanaan, katanya, sangat bergantung pada dukungan bersama agar pekerjaan yang telah dikontrakkan dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.(80)

Pusdiklat Calon Paskibraka Kota Pariaman, Wako Pariaman Tekankan Kedisiplinan    
Rabu, Agustus 05, 2026

On Rabu, Agustus 05, 2026

Pusdiklat Calon Paskibraka Kota Pariaman, Wako Pariaman Tekankan Kedisiplinan
Kegiatan “Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Pariaman tahun 2026” yang dibuka Wali Kota Pariaman Yota Balad,  di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Selasa (4/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Pariaman melalui Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pariaman Afdilla menggelar kegiatan “Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Pariaman tahun 2026” yang dibuka Wali Kota Pariaman Yota Balad,  di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Selasa (4/8/2026).

Hal paling utama ditekankan  Yota Balad dalam arahannya adalah masalah kedisiplinan, yang disampaikannya  kepada 36 orang calon Paskibraka Kota Pariaman yang terdiri dari 20 orang putra dan 16 orang putri berasal dari 11 (sebelas)  SMA atau sederajat di Kota Pariaman.

“Disiplin adalah kunci dari suatu keberhasilan. Disiplin merupakan sikap yang harus tertanam dalam diri pribadi kita masing-masing yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan ketertiban,” ujar Yota Balad.

Menurutnya untuk membentuk calon Paskibraka yang berdisiplin tinggi dan mempunyai jiwa patriotisme dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila serta berjiwa patriotisme dan cinta tanah air, calon Paskibraka itu harus patuh dengan setiap arahan yang diberikan oleh pelatih dan pembina, menjaga kesehatan, kekompakan, serta semangat pantang menyerah.

“Saya bangga, karena anak-anak semua adalah orang-orang yang terpilih. Terpilih sebagai calon Paskibraka bukan karena intervensi akan tetapi terpilih berdasarkan kemampuan, kerja keras, serta usaha yang anak-anak lakukan,” ungkapnya.

“Selamat saya ucapkan, ikuti seluruh rangkaian latihan dengan baik agar pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada 17 Agustus 2026 nanti bisa berjalan lancar dan baik. Ingat, Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan bendera saja, tetapi dipersiapkan untuk menjadi teladan, duta Pancasila, dan agen perubahan di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Yota Balad.

Afdila menjelaskan Pusdiklat tersebut dilaksanakan selama 20 hari (30 Juli s/d 18 Agustus 2026), dengan memakai dua sistim tahapan pelaksanaan yaitu sistim pertama adalah sistim latihan pulang pergi selama sembilan hari,  30 Juli s/d 07 Agustus 2026 bertempat di lapangan Balaikota Pariaman.

Kedua, sistem pelaksanaan pemusatan diklat diinapkan dikarantina di asrama Desa Bahagia selama sebelas hari mulai dari tanggal 08 s/d 18 Agustus 2026 bertempat di hotel Nantongga dan latihan berpusat di Balaikota Pariaman.

Untuk Pelaksana Pusdiklat terdiri dari Tim Pelatih dan kelengkapan Paskibraka dari Kodim 0308 Pariaman, Pendamping atau Pamong dari Kantor Kesbangpol, Purna Paskibraka Duta Pancasila Kota Pariaman, dan Tim Medis dari Dinas Kesehatan Kota Pariaman. (si/at)

Wali Kota Ramadhani Hadiri Reses H. Zigo Rolanda: Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Demi Pemulihan dan Kemajuan Solok    
Rabu, Agustus 05, 2026

On Rabu, Agustus 05, 2026

Wali Kota Ramadhani Hadiri Reses H. Zigo Rolanda: Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Demi Pemulihan dan Kemajuan Solok
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., hadir langsung dalam kegiatan Reses Perseorangan Anggota DPR RI Komisi IV H. Zigo Rolanda.  (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Memperkokoh jembatan aspirasi dan kerja sama antar tingkat pemerintahan, Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., hadir langsung dalam kegiatan Reses Perseorangan Anggota DPR RI Komisi IV H. Zigo Rolanda. 

Kegiatan yang berlangsung di Gawan, Selasa (4/8/2026), menjadi momen strategis untuk menyerap harapan warga sekaligus mempercepat langkah pembangunan daerah.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, dihadiri perwakilan Balai Wilayah Sungai, Ketua DPRD Kota Solok, kepala Organisasi Perangkat Daerah, tokoh masyarakat, hingga warga yang antusias menyampaikan berbagai kebutuhan. 

Mulai dari sektor pertanian, perbaikan infrastruktur, hingga upaya peningkatan kesejahteraan menjadi bahasan utama yang disampaikan langsung kepada wakil rakyat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ramadhani menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih atas perhatian nyata H. Zigo Rolanda terhadap Kota Solok. 

Secara khusus, ia menyoroti dukungan yang diberikan terkait penanganan pascabencana yang melanda daerah pada akhir tahun 2025.

"Atas nama Pemerintah Kota Solok dan seluruh masyarakat, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak H. Zigo Rolanda yang terus memperjuangkan program-program strategis pusat untuk daerah kami. Dukungan terhadap pemulihan pascabencana sangat berarti, menjadi penyemangat sekaligus harapan besar bagi percepatan bangkitnya Kota Solok," ujarnya.

Wali Kota berharap, kebersamaan dan sinergi yang terjalin saat ini dapat terus diperkuat ke depannya.

Dengan begitu, semakin banyak program pembangunan dari pemerintah pusat yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.(80)

KORPRI Siap Gelar MTQ ke-8, 103 Kafilah Siap Ramaikan Sulawesi Selatan    
Rabu, Agustus 05, 2026

On Rabu, Agustus 05, 2026

KORPRI Siap Gelar MTQ ke-8, 103 Kafilah Siap Ramaikan Sulawesi Selatan
Semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 semakin terasa. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 semakin terasa.

Tinggal menghitung hari, ajang nasional yang akan berlangsung pada 23–30 Agustus 2026 di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan ini siap mempertemukan ribuan ASN dari seluruh Indonesia dalam semangat syiar Al-Qur’an, prestasi, dan persaudaraan.

Hingga 4 Agustus 2026, sebanyak 103 kafilah yang terdiri atas 38 provinsi dan 65 kementerian/lembaga telah mendaftarkan diri. Dari jumlah tersebut, tercatat 1.024 peserta dan 413 official. 

Jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring proses finalisasi dan verifikasi administrasi yang terus dilakukan panitia.

Ketua Panitia Pusat MTQ VIII KORPRI Tahun 2026, Dr. Rahman Hadi, M.Si., mengatakan panitia terus memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Antusiasme peserta terus meningkat. Setelah proses verifikasi selesai, daftar peserta akan ditetapkan pada 11 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan technical meeting sebagai pembekalan bagi seluruh kontingen,” ujar Rahman, dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

MTQ VIII KORPRI akan mempertandingkan 12 cabang dan 36 golongan. Selain perlombaan, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan Seminar Nasional Al-Qur’an, Malam Ta’aruf, Pawai Ta’aruf, serta kegiatan silaturahmi antarkafilah.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kabupaten Pangkep terus mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari venue perlombaan, akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga pelayanan peserta. 

Sebanyak 199 Liaison Officer (LO) disiapkan untuk mendampingi dan membantu kebutuhan seluruh kontingen selama berada di Sulawesi Selatan.

MTQ VIII KORPRI tidak hanya menjadi ajang syiar dan prestasi, tetapi juga momentum bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya, wisata, dan kuliner Sulawesi Selatan.

Di Kota Makassar, para kafilah dapat menikmati sejumlah destinasi unggulan seperti Pantai Losari dan Benteng Rotterdam, sekaligus mencicipi kuliner khas seperti Coto Makassar, Konro, Pallubasa, Mie Titi, dan Pisang Epe.

Sementara di Kabupaten Pangkep, peserta dapat menikmati pesona Geopark Maros-Pangkep, kawasan karst, serta kepulauan Spermonde. Kekayaan kulinernya juga dapat menjadi pengalaman tersendiri, antara lain Sop Saudara, olahan ikan bandeng, dan Kue Dange.

Kehadiran ribuan peserta dan official dari berbagai daerah diharapkan turut memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya melalui pergerakan sektor UMKM, perhotelan, transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., mengajak seluruh KORPRI kementerian/lembaga, KORPRI daerah, dan KORPRI perguruan tinggi yang belum menyelesaikan pendaftaran untuk segera memfinalisasi kafilah masing-masing.

“Kami mengajak seluruh KORPRI kementerian/lembaga, KORPRI daerah, dan KORPRI perguruan tinggi untuk segera mendaftarkan dan memfinalisasi kafilahnya. Mari kita ramaikan dan sukseskan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Sulawesi Selatan. Ini bukan hanya ajang prestasi, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi, ukhuwah, dan kebersamaan ASN dari seluruh Indonesia.”

Prof. Zudan berharap MTQ VIII KORPRI dapat sukses tidak hanya dari sisi penyelenggaraan dan prestasi, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah tuan rumah.

“Datang untuk berlomba, bersilaturahmi, mengenal budaya dan menikmati kekayaan Sulawesi Selatan, serta pulang membawa prestasi dan kenangan yang baik,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh pihak, MTQ VIII KORPRI diharapkan menjadi momentum yang tidak hanya melahirkan prestasi dan memperkuat kecintaan ASN terhadap Al-Qur’an, tetapi juga mempererat persaudaraan KORPRI serta memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Dari Makassar hingga Pangkep, MTQ VIII KORPRI diharapkan meninggalkan jejak kebaikan, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan kenangan terbaik bagi seluruh kafilah yang datang dari berbagai penjuru Indonesia. (*) 

Lepas 7 Utusan ke Jamnas Cibubur, Kepala SMPN 1 Kota Solok:  Pegang Teguh Dasa Darma    
Rabu, Agustus 05, 2026

On Rabu, Agustus 05, 2026

Lepas 7 Utusan ke Jamnas Cibubur, Kepala SMPN 1 Kota Solok:  Pegang Teguh Dasa Darma
Dalam momen penuh haru ini, perwakilan orang tua murid menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kebanggaan membuncah di hati seluruh warga SMP Negeri 1 Kota Solok. 

Tujuh siswa terbaik dari gugus depan sekolah ini resmi dilepas untuk mewakili Kota Solok mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) yang akan berlangsung di Cibubur. Acara pelepasan berlangsung khidmat di lokasi Halaman sekolah, Rabu (5/8/2026).

Dalam momen penuh haru ini, perwakilan orang tua murid menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam.

Dijelaskan bahwa dari empat ( Pinru ) Pimpinan Regu yang berangkat ke ajang bergengsi itu, tiga di antaranya adalah putra-putri terbaik dari SMP Negeri 1 Kota Solok.

"Atas nama seluruh orang tua, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas didikan dan kontribusi sekolah, sehingga anak-anak kami mampu lulus seleksi ketat hingga tahap ini. Kami juga sangat menghargai kesabaran para pembina saat pelatihan berlangsung, di mana anak-anak mampu membagi waktu dengan baik ," ungkap perwakilan wali murid.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kota Solok, Nurpini, S.Pd., dalam amanatnya menyampaikan bahwa hari ini adalah momen bersejarah yang patut dibanggakan bersama.

Ia menegaskan kepada ketujuh siswa terpilih untuk senantiasa menjadikan Dasa Darma Pramuka sebagai kompas kehidupan selama berada di lokasi kegiatan.

"Pegang teguh dan amalkanlah Dasa Darma dalam setiap langkah kalian. Jangan pernah melenceng darinya, karena itulah fondasi utama seorang Pramuka. Jika kalian lupa nilai ini, sesungguhnya kalian telah gagal, apalagi kalian adalah orang-orang terpilih yang diharapkan menjadi teladan," tegasnya.

Nurpini mengingatkan bahwa kepergian mereka memikul tanggung jawab besar: kepada diri sendiri, kepada sekolah, dan kepada Kota Solok. Ia meminta mereka menjaga karakter, bergaul dengan sopan santun, serta taat pada arahan pendamping.

"Disiplin dan tanggung jawab harus menjadi yang utama. Lakukan kegiatan dengan ceria, namun tetap perhatikan kesehatan. Jika merasa kurang fit, segera laporkan kepada pendamping, jangan dipaksakan," pesannya.

Terakhir, Kepala Sekolah mengingatkan ketujuh utusan untuk menjaga nama baik diri, sekolah, dan daerah. 

Sementara siswa yang ditinggal, diajak mendoakan agar kakak-kakak mereka berangkat dengan selamat, pulang dengan selamat, dan membawa pulang semangat serta prestasi yang membanggakan.(80)

Malvi Hendri Jelaskan Penggalian Sedimen dan Penanganan Pasca-Banjir 3 Agustus oleh Tim TRC    
Rabu, Agustus 05, 2026

On Rabu, Agustus 05, 2026

Malvi Hendri Jelaskan Penggalian Sedimen dan Penanganan Pasca-Banjir 3 Agustus oleh Tim TRC
Hujan berintensitas tinggi yang melanda wilayah Kota Padang pada Senin (3/8/2026) memicu timbulnya genangan air serta endapan lumpur di sejumlah titik pemukiman dan ruas jalan. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Hujan berintensitas tinggi yang melanda wilayah Kota Padang pada Senin (3/8/2026) memicu timbulnya genangan air serta endapan lumpur di sejumlah titik pemukiman dan ruas jalan.

Menurut Sekda Raju Minropa, penanganan pasca-banjir langsung difokuskan pada penggalian sedimen, pengerukan material lumpur, serta pembersihan saluran drainase yang tersumbat agar aliran air kembali lancar dan meminimalkan risiko banjir susulan.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, semua jajaran Pemko diterjunkan mempercepat pembersihan. Dibagi per titik lokasi,” katanya, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri mengatakan, Dinas PUPR Kota Padang menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke beberapa titik lokasi terdampak guna melakukan tindakan pembersihan material serta pengurasan drainase secara intensif.

"Pembersihan dan pengondisian wilayah terdampak juga mencakup fasilitas umum serta pemukiman warga agar dapat kembali difungsikan dan dilalui dengan aman," ungkainya. 

Dikatakannya, Dinas PUPR Kota Padang terus menyiagakan personel dan peralatan pendukung untuk merespons cepat penanganan infrastruktur drainase di wilayah rawan genangan.

“Tim TRC PUPR mendapat tugas di Perumahan Gunung sarik, Muaro lasak, SMPN 41, Lapau munggu, Rimbo panjang batu busuk. Beberapa alat berat juga dikerahkan,” jelasnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU