HEADLINE
Gubernur Mahyeldi Dorong UMKM Sumbar Manfaatkan Konten Digital untuk Perluas Pasar    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Gubernur Mahyeldi Dorong UMKM Sumbar Manfaatkan Konten Digital untuk Perluas Pasar
Pelatihan content creator bertema “Satu Langkah, Lebih Banyak Peluang” yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar bersama Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia di Aula UIN Imam Bonjol Padang, Senin (12/10/2026). (Foto: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran, meningkatkan penjualan, dan mengembangkan usaha.

Salah satu upaya Pemprov Sumbar untuk mendukung tujuan tersebut diwujudkan melalui pelatihan content creator bertema “Satu Langkah, Lebih Banyak Peluang” yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar bersama Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia di Aula UIN Imam Bonjol Padang, Senin (12/10/2026).

Mahyeldi mengatakan, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas produk, tetapi juga harus diiringi kemampuan memasarkan produk dan menjangkau konsumen melalui platform digital. Hal ini penting mengingat jumlah UMKM di Sumbar mencapai sekitar 740.000 unit. Namun dari segi pola usaha, secara umum masih dijalankan secara tradisional atau belum memanfaatkan teknologi secara optimal.

Menurutnya, media sosial dan perdagangan elektronik membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Karena itu, keterampilan membuat konten kreatif perlu dikembangkan menjadi strategi pemasaran yang produktif dan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kita berharap pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memahami cara memasarkannya secara efektif. Dengan begitu, teknologi digital dapat membantu meningkatkan pendapatan dan membuka peluang usaha yang lebih luas,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, kolaborasi pemerintah dengan berbagai mitra, termasuk Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia, diharapkan dapat memperkuat kapasitas UMKM dalam pemasaran digital. Pemberdayaan tersebut juga penting bagi perempuan yang memiliki peran besar dalam menggerakkan usaha dan perekonomian keluarga di Sumbar.

Komisaris PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) sekaligus inisiator kegiatan Folago Academy, Hana Fadel mengatakan program tersebut bertujuan mempercepat digitalisasi UMKM serta mendorong masyarakat, termasuk mahasiswa, memanfaatkan teknologi untuk kegiatan produktif.

Ia menekankan bahwa keberhasilan membangun usaha melalui konten digital membutuhkan fokus, konsistensi, komitmen, dan kemauan untuk terus belajar. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan program FOLA+ yang direncanakan diluncurkan pada 1 November mendatang untuk mendukung aktivitas pemasaran dan belanja digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Endrizal menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperluas pembinaan UMKM sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan nilai ekonomi usaha.

Dari sekitar 300 peserta yang mendaftar, sebanyak 150 orang terpilih mengikuti pelatihan lanjutan mengenai pemanfaatan TikTok dan strategi pemasaran digital. Peserta diharapkan mampu memasarkan produk sendiri maupun membantu promosi produk UMKM lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Mahyeldi juga menerima piagam penghargaan dari PT Folago Karya Indonesia atas dukungan terhadap peningkatan literasi digital, pengembangan kapasitas pelaku usaha, dan pemberdayaan UMKM melalui program pelatihan tersebut.

Melalui kolaborasi pemerintah dan mitra digital, Pemprov Sumbar berharap semakin banyak UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan daya saing sehingga berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. (adpsb/rmz/bud)

Bikin Merinding! Ratusan Jamaah Terpukau Dengar Lantunan Ayat Suci Anak-Anak di MTQ Padang Ke-42​​    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Bikin Merinding! Ratusan Jamaah Terpukau Dengar Lantunan Ayat Suci Anak-Anak di MTQ Padang Ke-42 ​ ​
Gema lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an terdengar begitu merdu dan menggetarkan hati saat Pelaksanaan MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kota Padang resmi mempertandingkan Cabang Tilawah Golongan Anak-anak. (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Kota Padang. Gema lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an terdengar begitu merdu dan menggetarkan hati saat Pelaksanaan MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kota Padang resmi mempertandingkan Cabang Tilawah Golongan Anak-anak.

Kegiatan religius bernilai syiar ini menjadi pusat perhatian masyarakat luas, termasuk mendapat perhatian hangat dari tokoh masyarakat Erianto. Dukungan penuh terhadap syiar Islam dan pengembangan potensi generasi muda Qur'ani di Kota Padang terus mengalir seiring dibukanya rangkaian perlombaan megah tingkat kota ini.

Sejak Minggu pagi (11/10/2026), Masjid Baiturrahmah yang megah di Aie Pacah telah dipadati oleh para peserta, pendamping, hingga masyarakat umum. Momen penampilah para qari dan qariah cilik ini sukses menyedot perhatian warga yang ingin menyaksikan secara langsung lantunan indah ayat-ayat ilahi dari generasi penerus bangsa.

Panitia MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kota Padang, Agusrianto, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan lomba berjalan dengan sangat lancar dan penuh ketertiban. Antusiasme peserta dari seluruh penjuru daerah terpancar jelas sejak awal dimulainya acara pembukaan.

"Alhamdulillah, peserta dari seluruh kecamatan sudah hadir dan perlombaan saat ini sedang berlangsung. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar sampai selesai," ujar Agusrianto di sela-sela kesibukan memantau jalannya perlombaan di Masjid Baiturrahmah.

Agusrianto menjelaskan bahwa pada cabang tilawah golongan anak-anak ini diikuti oleh sebanyak 22 peserta berbakat. Seluruh peserta tersebut merupakan perwakilan terbaik yang diutus dari 11 kecamatan yang ada di Kota Padang, dengan komposisi adil 11 peserta laki-laki dan 11 peserta perempuan.

Persaingan sehat dan penuh semangat sportivitas syiar tampak dari setiap penampilan peserta. Masing-masing kecamatan mengirimkan satu qari terbaik dan satu qariah terbaiknya untuk berjuang membawa harum nama daerah di panggung kehormatan MTQ tingkat kota ini.

Perhelatan mulia ini dirancang secara sistematis dan bertahap guna memastikan kualitas penilaian yang maksimal dari para dewan hakim. Rangkaian perlombaan dibuka dengan golongan anak-anak pada hari Minggu, kemudian diteruskan untuk persaingan sengit golongan remaja pada hari Senin.

Selanjutnya, babak final yang mendebarkan akan diselenggarakan pada hari Selasa. Puncak kemeriahan perhelatan syiar Al-Qur'an ini dijadwalkan pada Rabu malam, yang diisi dengan pengumuman pemenang, pembagian hadiah bagi para juara, sekaligus penutupan resmi MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kota Padang. (*) 

Laporan: Tommi
Editor: Zamri Yahya, WU

Erianto Apresiasi Atlet Aerosport Padang, 22 Medali Porprov 2026 Jadi Bukti Perjuangan!    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Erianto Apresiasi Atlet Aerosport Padang, 22 Medali Porprov 2026 Jadi Bukti Perjuangan!
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Padang yang telah berjuang maksimal selama pertandingan Porprov XVI Sumbar 2026. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Prestasi membanggakan ditorehkan atlet cabang olahraga (cabor) aerosport Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Hingga Minggu (11/10/2026), para atlet berhasil menyumbangkan total 22 medali, terdiri atas sembilan emas, sembilan perak, dan empat perunggu.

Capaian tersebut menjadi kontribusi penting bagi kontingen Kota Padang dalam persaingan memperebutkan prestasi pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat. Perolehan medali itu berasal dari tiga nomor olahraga dirgantara, yakni gantolle, paralayang, dan paramotor.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Padang yang telah berjuang maksimal selama pertandingan Porprov XVI Sumbar 2026.

Menurut Erianto, keberhasilan meraih medali merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, semangat berlatih, serta dukungan banyak pihak. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih, pendamping, dan orang tua yang turut mendukung perjalanan atlet sejak masa persiapan hingga pertandingan.

Erianto berharap capaian 22 medali tersebut menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi prestasi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Terima kasih kepada seluruh atlet aerosport Kota Padang, para pelatih, dan orang tua yang telah memberikan dukungan. Prestasi ini merupakan hasil perjuangan bersama. Terus jaga semangat, junjung tinggi sportivitas, dan berikan yang terbaik untuk Kota Padang,” demikian pesan apresiasi yang disampaikan kepada para atlet.

Dukungan terhadap perjuangan atlet juga ditunjukkan melalui monitoring langsung oleh Erianto bersama jajaran pengurus KONI Kota Padang. Pada Senin (5/10/2026) pagi, mereka mengunjungi lokasi pertandingan FASI Kota Padang di kawasan Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian KONI Kota Padang terhadap atlet yang bertanding di luar daerah. Selain memantau pelaksanaan pertandingan, kehadiran pengurus diharapkan dapat memberikan motivasi agar para atlet tetap fokus dan mengerahkan kemampuan terbaik.

Pada Porprov XVI Sumbar 2026, FASI Kota Padang menurunkan 17 atlet untuk bertanding dalam tiga nomor olahraga dirgantara. Rinciannya terdiri atas tiga atlet gantolle, dua atlet paramotor, dan 12 atlet paralayang.

Perolehan sembilan medali emas, sembilan perak, dan empat perunggu memperlihatkan kontribusi nyata cabang aerosport terhadap perjuangan kontingen Kota Padang. Total 22 medali tersebut menjadi salah satu capaian yang diharapkan memperkuat posisi Kota Padang dalam persaingan olahraga tingkat provinsi.

Bonus Atlet Dijadwalkan 16 Oktober 2026

Di sisi lain, Pemerintah Kota Padang telah menjadwalkan penyaluran bonus bagi atlet berprestasi Porprov XVI Sumbar 2026 pada Jumat (16/10/2026). Informasi yang disampaikan menyebutkan bahwa bonus akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet sesuai instruksi Wali Kota Padang, Fadly Amran.

Pemberian bonus tersebut diharapkan menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet yang telah membawa nama Kota Padang dalam kompetisi tingkat provinsi. Selain sebagai apresiasi, bonus juga diharapkan menambah motivasi atlet untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.

Program penghargaan tersebut sejalan dengan semangat “Padang Berlomba, Padang Juara” yang diusung Pemerintah Kota Padang untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah. Dukungan terhadap atlet diharapkan berjalan beriringan dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

Prestasi aerosport ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara atlet, pelatih, keluarga, organisasi olahraga, dan pemerintah daerah. Dukungan yang konsisten menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang mampu mendorong perkembangan kemampuan atlet.

KONI Kota Padang diharapkan terus memperkuat pembinaan di berbagai cabang olahraga agar capaian Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Dengan semangat “Padang Berlomba, Padang Juara”, perjuangan atlet diharapkan terus berlanjut untuk mengharumkan nama Kota Padang melalui prestasi dan sportivitas. (*) 

Laporan: Dedi
Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Mahyeldi: Keamanan Pangan Harus Menjadi Prioritas Dalam Pelaksanaan MBG    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Gubernur Mahyeldi: Keamanan Pangan Harus Menjadi Prioritas Dalam Pelaksanaan MBG
Mahyeldi saat menghadiri Pertemuan Koordinasi Keamanan Pangan bersama Satgas Percepatan Pelaksanaan MBG Provinsi Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Senin (12/10/2026). (Foto: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta Satgas MBG di tingkat provinsi dan kabupaten/kota memperkuat pengawasan serta menindak tegas setiap pelanggaran yang membahayakan keselamatan penerima manfaat. Penegasan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Pertemuan Koordinasi Keamanan Pangan bersama Satgas Percepatan Pelaksanaan MBG Provinsi Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Senin (12/10/2026).

“Keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Kita tidak boleh berkompromi terhadap hal-hal yang dapat mengancam keselamatan anak-anak penerima manfaat program ini,” tegas Mahyeldi.

Menurutnya, MBG merupakan program strategis nasional yang tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah. Namun, manfaat tersebut harus diiringi jaminan bahwa makanan yang disajikan aman, berkualitas, dan memenuhi standar kesehatan.

Karena itu, Mahyeldi meminta pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian makanan. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memastikan penerapan standar higiene dan sanitasi serta memperhatikan waktu antara proses memasak dan penyajian.

“Pengawasan ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada koordinasi yang kuat, pembagian tanggung jawab yang jelas, dan tindak lanjut yang terukur. Kita ingin mencegah terulangnya kasus keracunan dalam pelaksanaan MBG di Sumbar,” ujarnya.

Mahyeldi juga menegaskan, apabila ditemukan kasus keracunan yang berkaitan dengan penyediaan makanan MBG, operasional dapur harus dihentikan sementara untuk penanganan dan evaluasi. Pemerintah kabupaten/kota bersama Satgas terkait diminta memastikan setiap kasus ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, ia mendorong agar pelaksanaan MBG turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya petani, produsen pangan, dan pelaku usaha lokal. Penggunaan bahan pangan dari daerah sekitar diharapkan dapat memperluas pasar produk masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian nagari.

Upaya tersebut, lanjutnya, dapat disinergikan dengan program Pemprov Sumbar, seperti Nagari Creatif Hub dan Klinik UMKM, untuk memperkuat kapasitas usaha, memperluas pemasaran, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“Program ini harus memberikan manfaat dari sisi kesehatan sekaligus ekonomi. Bahan pangan yang digunakan diharapkan berasal dari daerah sekitar dapur MBG, sehingga usaha masyarakat ikut bergerak dan kesejahteraan mereka meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Iqbal Ramadi Payana menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengawasan keamanan pangan program MBG.

Kegiatan itu diikuti sekitar 100 peserta, terdiri atas Satgas MBG Provinsi Sumbar, Satgas MBG dari 19 kabupaten/kota, koordinator wilayah SPPG, perangkat daerah, serta instansi teknis terkait.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman mengenai standar keamanan pangan, teridentifikasi kendala di lapangan, serta diperkuat mekanisme komunikasi, pelaporan, dan penanganan masalah secara cepat dan tepat.

Penguatan koordinasi ini diharapkan memastikan pelaksanaan MBG di Sumbar berjalan aman dan berkualitas, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. (adpsb/rmz/bud)

BBM di Padang Jadi Sorotan! DPRD Panggil Pertamina, Ini yang Akan Dibahas Muharlion    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

BBM di Padang Jadi Sorotan! DPRD Panggil Pertamina, Ini yang Akan Dibahas Muharlion
Berdasarkan surat undangan DPRD Kota Padang Nomor 000.1.5/130/DPRD-Pdg/X-2026 tertanggal 13 Oktober 2026, rapat kerja tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. (Foto: Suzi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Padang menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang. Melalui Komisi II, DPRD menjadwalkan rapat kerja bersama PT Pertamina (Persero) dan Dinas Perdagangan Pemerintah Kota Padang untuk membahas berbagai persoalan terkait BBM.

Langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap ketersediaan, distribusi, serta permasalahan BBM yang terjadi di Kota Padang. Persoalan ini menjadi penting karena BBM merupakan kebutuhan strategis yang menunjang aktivitas masyarakat, transportasi, perdagangan, dan berbagai kegiatan ekonomi.

Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, S.Pd., menegaskan melalui agenda kelembagaan tersebut bahwa persoalan BBM perlu mendapat perhatian serius melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Rapat kerja diharapkan menjadi ruang untuk membahas persoalan yang ada sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelayanan kebutuhan energi masyarakat.

Berdasarkan surat undangan DPRD Kota Padang Nomor 000.1.5/130/DPRD-Pdg/X-2026 tertanggal 13 Oktober 2026, rapat kerja tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Rapat akan dilaksanakan di Ruang Rapat Kerja Komisi II DPRD Kota Padang. Agenda utamanya adalah pembahasan permasalahan BBM dengan melibatkan pihak Pertamina dan Dinas Perdagangan Pemerintah Kota Padang.

Pelibatan PT Pertamina (Persero) menjadi bagian penting dalam agenda tersebut karena perusahaan ini merupakan salah satu pihak utama dalam rantai penyediaan dan distribusi BBM. Melalui rapat kerja, DPRD dapat meminta penjelasan serta mendiskusikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pasokan dan penyaluran BBM di wilayah Kota Padang.

Sementara itu, Dinas Perdagangan Pemerintah Kota Padang diharapkan dapat menyampaikan informasi sesuai kewenangan dan tugasnya, terutama terkait aspek perdagangan serta kondisi yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam persoalan BBM.

Pembahasan mengenai ketersediaan BBM tidak hanya berkaitan dengan ada atau tidaknya pasokan, tetapi juga menyangkut kelancaran distribusi dan berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, koordinasi antarpihak menjadi salah satu aspek penting dalam mencari solusi.

Bagi masyarakat, kelancaran pasokan dan distribusi BBM memiliki dampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari. Kebutuhan transportasi, kegiatan usaha, distribusi barang, hingga mobilitas pekerja bergantung pada ketersediaan energi yang memadai.

Melalui fungsi pengawasannya, DPRD Kota Padang memiliki peran untuk mendorong agar persoalan yang menjadi kepentingan publik dibahas secara terbuka bersama pihak-pihak terkait. Rapat kerja tersebut menjadi salah satu jalur kelembagaan untuk memperoleh penjelasan dan mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Dalam agenda yang sama, Komisi II DPRD Kota Padang juga merencanakan kunjungan lapangan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat melengkapi pembahasan dalam rapat melalui peninjauan langsung terhadap kondisi yang berkaitan dengan persoalan BBM.

Kunjungan lapangan juga berpotensi membantu anggota dewan memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai kondisi di lapangan. Dengan demikian, pembahasan tidak hanya bertumpu pada laporan, tetapi dapat mempertimbangkan informasi yang diperoleh melalui peninjauan langsung.

DPRD Kota Padang meminta Wali Kota Padang menugaskan mitra kerja Komisi II, Dinas Perdagangan Pemerintah Kota Padang, serta pihak-pihak terkait untuk menghadiri rapat kerja dan kunjungan lapangan tersebut. Kehadiran para pemangku kepentingan diperlukan agar pembahasan dapat berlangsung terarah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Melalui agenda ini, masyarakat menantikan pembahasan yang mampu memberikan kejelasan mengenai persoalan BBM di Kota Padang. Hasil rapat dan kunjungan lapangan diharapkan dapat menjadi dasar bagi tindak lanjut yang tepat, sehingga ketersediaan dan distribusi BBM tetap menjadi perhatian bersama demi mendukung aktivitas serta kepentingan masyarakat. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Husnal Petra Pimpin PWI Sijunjung 2026–2029, Bupati Sampaikan Kabar Penting soal Investasi dan Infrastruktur    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Husna Petra Pimpin PWI Sijunjung 2026–2029, Bupati Sampaikan Kabar Penting soal Investasi dan Infrastruktur
Husnal Petra dipercaya memimpin organisasi wartawan tersebut, membawa harapan baru bagi penguatan profesionalisme pers dan kemitraan dengan berbagai pihak. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepengurusan baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sijunjung periode 2026–2029 resmi dilantik pada Senin (12/10/2026) di Balairung Lansek Manih. Husnal Petra dipercaya memimpin organisasi wartawan tersebut, membawa harapan baru bagi penguatan profesionalisme pers dan kemitraan dengan berbagai pihak.

Pelantikan ini sekaligus dilakukan terhadap pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Sijunjung. Momentum tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan peran organisasi, serta mendukung perkembangan dunia jurnalistik di tengah perubahan arus informasi digital.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat Widya Navies, serta sejumlah undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Ketua PWI Kabupaten Sijunjung yang baru dilantik, Husnal Petra, menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses organisasi. Sebaliknya, momen tersebut menjadi awal perjuangan bersama untuk menjawab tantangan pers sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk jurnalistik.

"Tantangan dunia pers saat ini kian kompleks. Arus digitalisasi yang begitu cepat dan maraknya informasi yang tidak bertanggung jawab menuntut insan pers untuk bekerja lebih cepat, namun tetap menjaga akurasi, kebenaran, dan kode etik jurnalistik," ujar Husnal.

Ia berharap PWI Kabupaten Sijunjung dapat menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh anggota untuk bertukar pikiran, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kapasitas wartawan. Dukungan, masukan, dan bimbingan dari para senior juga dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi.

Husnal turut menegaskan komitmen PWI untuk menjadi mitra kritis dan strategis Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Menurutnya, kemitraan tersebut harus diwujudkan melalui pemberitaan yang edukatif, konstruktif, berimbang, dan berlandaskan fakta tanpa mengabaikan independensi pers.

Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies, menyampaikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan baru tersebut. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat memperkuat organisasi dan membangkitkan semangat anggota setelah melewati berbagai dinamika yang menantang.

"Pelantikan ini bukan sekadar prosesi seremonial. Di balik itu ada tugas berat: menjaga marwah organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta menghadirkan pers yang berkualitas, bertanggung jawab, dan independen di tengah masyarakat," tegas Widya Navies.

Ia mengingatkan bahwa kecepatan menyampaikan informasi tidak boleh mengorbankan akurasi, popularitas tidak boleh mengalahkan profesionalitas, dan kepentingan sesaat tidak boleh merusak independensi pers. Kemitraan dengan pemerintah daerah, katanya, perlu dibangun dengan saling menghormati sekaligus tetap terbuka terhadap kritik dan evaluasi.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyambut baik pelantikan pengurus PWI dan IKWI. Ia menilai pers memiliki peran penting sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat, terutama dalam menyampaikan informasi pembangunan serta menyerap aspirasi warga.

"Media adalah jembatan utama yang menghubungkan kebijakan di pemerintahan dengan aspirasi warga di lapangan. Kita tidak perlu lagi ada perangkat daerah yang alergi terhadap media," ujar Benny.

Bupati juga menyebut berbagai program dan capaian pemerintah daerah perlu disampaikan kepada masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan berimbang. Ia menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan, seraya berharap komunikasi yang baik tetap terjaga, termasuk dalam pemberitaan mengenai rencana investasi yang masih dalam proses.

Dalam kesempatan tersebut, Benny menyampaikan sejumlah informasi mengenai agenda pembangunan daerah. Di antaranya, pengumuman hasil penilaian UNESCO Global Geopark Sijunjung yang disebut segera diketahui, serta rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diharapkan dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan akan segera ditangani.

Pelantikan PWI dan IKWI Kabupaten Sijunjung periode 2026–2029 diharapkan menjadi momentum memperkuat profesionalisme wartawan, menjaga independensi pemberitaan, dan membangun komunikasi yang sehat antara pers, pemerintah, serta masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab jurnalistik, kepengurusan baru diharapkan mampu berkontribusi bagi kemajuan Sijunjung. Pers profesional, Sijunjung maju! (80) 

Laporan: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Padang Raih Juara Umum Berkuda Memanah Porprov Sumbar XVI 2026, Borong 11 Emas!    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Padang Raih Juara Umum Berkuda Memanah Porprov Sumbar XVI 2026, Borong 11 Emas!
Dari total 16 medali emas yang diperebutkan, atlet-atlet Kota Padang berhasil membawa pulang 11 medali emas dan satu medali perunggu. (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kontingen Kota Padang menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI tahun 2026. Tampil dalam cabang olahraga Pordasi Berkuda Memanah, kontingen tuan rumah sukses keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 11 medali emas dan satu medali perunggu.

Prestasi tersebut diraih dalam pertandingan yang berlangsung di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, Minggu (11/10/2026). Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi kontingen Kota Padang sekaligus menunjukkan potensi besar olahraga berkuda memanah di Sumatera Barat.

Ketua Pelaksana Cabor Pordasi Berkuda Memanah, Taufik Hidayat, mengumumkan Kota Padang sebagai juara umum setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai dilaksanakan. Dari total 16 medali emas yang diperebutkan, atlet-atlet Kota Padang berhasil membawa pulang 11 medali emas dan satu medali perunggu.

"Dari hasil pelaksanaan Porprov cabang Pordasi Berkuda Memanah, dari 16 medali emas yang diperebutkan, kami umumkan juara umum untuk cabor ini jatuh kepada kontingen Kota Padang. Selamat kami sampaikan kepada kontingen Kota Padang dengan perolehan 11 medali emas dan satu medali perunggu," ujar Taufik.

Kompetisi ini diikuti 13 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat dengan melibatkan total 97 atlet. Seluruh peserta beradu keterampilan, ketepatan, konsentrasi, serta kemampuan mengendalikan kuda sekaligus membidik sasaran dalam olahraga yang memadukan unsur ketangkasan dan keberanian tersebut.

Keberhasilan Kota Padang tidak diraih secara instan. Para atlet menjalani persiapan intensif selama kurang lebih enam bulan. Mereka rutin meluangkan waktu untuk berlatih, bahkan pada hari libur, mulai pagi hingga sore demi meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi pertandingan.

Kerja keras selama masa persiapan itu akhirnya membuahkan hasil. Perolehan 11 medali emas menjadi bukti bahwa kedisiplinan, konsistensi latihan, dan semangat bertanding dapat menjadi modal penting untuk mencapai prestasi di tingkat provinsi.

Atlet berkuda memanah Kota Padang, Cantika, mengaku bersyukur dapat meraih medali emas dalam ajang tersebut. Ia mengatakan keberhasilan itu menghadirkan kebahagiaan sekaligus ketegangan selama mengikuti pertandingan yang menuntut fokus dan ketepatan.

"Alhamdulillah, kami berhasil mendapatkan medali emas. Perasaan kami tentu senang, tetapi juga sempat deg-degan. Persiapannya kurang lebih enam bulan, dan kami selalu meluangkan waktu latihan dari pagi sampai sore," ungkap Cantika.

Bagi para atlet, kemenangan tersebut bukan hanya tentang medali, tetapi juga hasil dari proses panjang yang dijalani bersama. Perjuangan selama berbulan-bulan menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan menghadapi kompetisi yang lebih menantang pada masa mendatang.

Bendahara KONI Padang, Zulhardi Z. Latif, turut menyoroti pentingnya pengembangan olahraga berkuda memanah. Menurutnya, olahraga ini memiliki nilai yang sejalan dengan tradisi dan falsafah kehidupan masyarakat Minangkabau.

"Salah satu sunnah adalah berkuda dan memanah. Karena kita di Sumatera Barat berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, tentu cabor Pordasi Berkuda Memanah ini harus kita naungi dan tingkatkan lagi agar peminatnya semakin banyak," kata Zulhardi.

Ia berharap keberhasilan Kota Padang dapat menjadi dorongan bagi pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dukungan terhadap fasilitas latihan, pendampingan pelatih, dan kesempatan mengikuti kompetisi dinilai penting untuk memperluas partisipasi sekaligus meningkatkan kualitas atlet berkuda memanah.

Selain menjadi ajang perebutan medali, Porprov Sumbar XVI 2026 juga membuka ruang bagi perkembangan olahraga yang memiliki keterkaitan dengan nilai sejarah dan budaya. Berkuda memanah diharapkan semakin dikenal masyarakat, terutama generasi muda yang ingin menekuni olahraga dengan tuntutan keseimbangan, konsentrasi, disiplin, dan ketangkasan.

Atlet Cantika, Zizi, Haura, serta rekan-rekan satu kontingen diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi calon atlet muda untuk mulai berlatih dan berani mengikuti kompetisi. Prestasi yang diraih Kota Padang sekaligus menjadi modal untuk memperkuat pembinaan dan mempertahankan kualitas atlet pada ajang berikutnya.

Keberhasilan merebut 11 medali emas dan satu perunggu menempatkan Kota Padang sebagai juara umum cabor Pordasi Berkuda Memanah Porprov Sumbar XVI 2026. Capaian ini diharapkan tidak berhenti sebagai kebanggaan sesaat, tetapi menjadi pijakan untuk melahirkan lebih banyak atlet berprestasi serta mengembangkan olahraga berkuda memanah di Sumatera Barat. (*) 

Laporan: Tommi
Editor: Zamri Yahya, WU