HEADLINE
Gubernur Mahyeldi Dorong Unand Jadi Pusat Inovasi Energi Masa Depan    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Gubernur Mahyeldi Dorong Unand Jadi Pusat Inovasi Energi Masa Depan
Mahyeldi saat menghadiri Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 Regional Sumbar di Auditorium Universitas Andalas (Unand), Jumat (4/9/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan masa depan energi Sumbar tidak cukup hanya mengandalkan potensi sumber daya alam, perlu alternatif lain seperti pemanfaatan energi terbarukan. Penguasaan pengetahuan, teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi kunci untuk mengolah potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 Regional Sumbar di Auditorium Universitas Andalas (Unand), Jumat (4/9/2026). Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal kolaborasi konkret antara Pertamina, Unand, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan dunia usaha dalam mengembangkan inovasi energi.

“Kami ingin setelah hari ini lahir banyak kolaborasi antara Pertamina, Universitas Andalas, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan dunia usaha. Mahasiswa harus diberikan ruang melakukan riset, dosen berinovasi, industri membuka ruang pengembangan teknologi, dan pemerintah memastikan inovasi tersebut diterapkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, Sumbar memiliki potensi energi terbarukan, termasuk energi angin. Namun, potensi tersebut tidak akan menjadi kekuatan tanpa dukungan riset, investasi, teknologi, dan SDM yang mampu mengelolanya. Karena itu, Unand diharapkan menjadi salah satu pusat lahirnya gagasan, teknologi dan ahli di bidang pengembangan energi terbarukan masa depan.

“Saya ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi pencipta teknologi. Tidak hanya menjadi konsumen energi, tetapi generasi yang mampu merancang sistem energi yang lebih bersih, efisien, mandiri, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Mahyeldi juga menekankan pentingnya membangun sistem energi yang tangguh menghadapi risiko bencana sekaligus memastikan pemerataan akses energi hingga wilayah terpencil dan kepulauan. Menurutnya, ketersediaan energi merupakan salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita akan mempersiapkan tenaga surya di Mentawai. Tidak mungkin industri bergerak dan ekonomi lebih cepat kalau ketersediaan energi masih belum terjamin,” ujarnya.

Ia menambahkan, transisi energi harus diwujudkan melalui aksi nyata, mulai dari pengembangan energi terbarukan, teknologi penyimpanan, sistem kelistrikan cerdas, hingga inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Untuk itu, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan generasi muda perlu terus diperkuat.

Rektor Unand, Efa Yonnedi mengapresiasi Pertamina yang menjadikan kampus sebagai ruang kolaborasi akademisi dan industri. Menurutnya, PGTC penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi berbagai perubahan, termasuk di bidang energi, iklim, demografi, geopolitik, dan disrupsi teknologi.

“Bagaimana kita ikut menjadi bagian, menjadi inovator, menjadi peneliti, menjadi mahasiswa penggerak untuk menemukan solusi-solusi baru mengatasi perubahan iklim,” kata Efa.

Sementara itu, Vice President Stakeholders Relation & Management PT Pertamina (Persero), Rifky Rahman Yusuf menegaskan PGTC bukan sekadar agenda Pertamina hadir di kampus, melainkan ruang interaksi sekaligus jembatan kolaborasi antara industri dan akademisi.

“Karena kami percaya masa depan Indonesia tidak dapat dibangun hanya oleh pemerintah, industri, ataupun perguruan tinggi sendiri. Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan seluruh generasi muda,” ujar Rifky.

Mengusung tema “Energizing Acceleration for Future Impact”, PGTC 2026 menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan industri, kapasitas akademik, dan gagasan generasi muda guna mempercepat transformasi energi Indonesia serta melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. (adpsb/cen/bud)

Wawako Maigus Nasir Dampingi Ketua Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sejumlah Sekolah Terdampak Bencana Hidrometeorologi    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Wawako Maigus Nasir Dampingi Ketua Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sejumlah Sekolah Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro meninjau rehabilitasi sejumlah sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro meninjau rehabilitasi sejumlah sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu, Jumat 4 September 2026.

Lokasi pertama yang dikunjungi yakni SDN 04 Baringin di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Selanjutnya, rombongan meninjau SDN 32 Kuranji di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.

Maigus Nasir menyampaikan terimakasih kepada Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia atas perhatian serta dukungan terhadap rehabilitasi sekolah-sekolah yang terdampak bencana di Kota Padang.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena cukup banyak sekolah-sekolah di Kota Padang yang terdampak bencana hidrometeorologi dan membutuhkan dukungan pemerintah pusat. Kami juga berharap rehabilitasi sekolah yang terdampak bencana dapat segera diselesaikan sehingga proses belajar berjalan efektif," katanya. 

Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sekolah-sekolah yang terdampak bencana serta memastikan proses rehabilitasi berjalan dengan baik.

“Komisi X DPR RI akan terus mendorong pemerintah pusat, khususnya Kemendikdasmen, untuk memberikan perhatian terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana. Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena bencana. Anak-anak harus tetap mendapatkan haknya untuk belajar dengan aman dan nyaman," cakapnya. 

Kepala SDN 04 Baringin, Hessy Maibetri menyampaikan, bahwa dana rehabilitasi sekolah tersebut bersumber dari Kemendikdasmen RI sebesar sekitar Rp 1,3 Miliar. Pembangunan ditargetkan selesai pada akhir September 2026.

Hessy Maibetri menyebutkan bantuan ini mencakup pembangunan enam ruang kelas, dua ruang administrasi, ruang UKS, perpustakaan, tiga unit toilet, penataan lingkungan sekolah agar lebih tinggi dan tidak mudah terendam banjir, serta pengadaan mobiler.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Komisi X DPR RI yang telah memberikan dukungan kepada sekolah kami sehingga rehabilitasi ini dapat dilaksanakan. Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar dialihkan sementara ke SDN 30 Air Dingin," ujarnya. 

Kepala SDN 32 Kuranji Ade Yulianto menyampaikan bahwa rehabilitasi sekolah tersebut memperoleh anggaran dari Kemendikdasmen RI sebesar Rp 1,7 miliar, yang terdiri atas 15 paket rehabilitasi dan 11 paket mobiler.

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama dan Camat Kuranji Rozaldi Rosman, (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

TP-PKK Sawahlunto Raih Juara Umum Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Sumbar    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

TP-PKK Sawahlunto Raih Juara Umum Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Sumbar
Wirakarya Jambore Kader PKK Berprestasi ke-22 Tingkat Sumatera Barat yang berlangsung pada 1–3 September 2026 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sawahlunto meraih juara umum pada Wirakarya Jambore Kader PKK Berprestasi ke-22 Tingkat Sumatera Barat yang berlangsung pada 1–3 September 2026 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi.

Prestasi tersebut diraih melalui sejumlah kategori perlombaan yang diikuti kontingen TP-PKK Kota Sawahlunto. Keberhasilan ini sekaligus menjadi capaian bagi kader PKK Sawahlunto dalam menunjukkan kekompakan dan kreativitas pada ajang tingkat provinsi.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan kontingen Sawahlunto untuk memperkenalkan tradisi dan budaya daerah melalui perlombaan bermain peran.

Dalam penampilan tersebut, kontingen Sawahlunto membawakan kisah dengan dialog menggunakan bahasa Minang, Tangsi, dan Batak. Penampilan diperkuat dengan penggunaan busana batik dan songket khas daerah.

Keberagaman bahasa dan busana yang ditampilkan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Sawahlunto dalam rangkaian kegiatan jambore.

Capaian sebagai juara umum tersebut tidak diperoleh secara instan. Persiapan dilakukan selama lebih dari dua bulan dan dilanjutkan dengan latihan intensif selama dua minggu terakhir di bawah arahan langsung Ketua TP-PKK Sawahlunto, Ny. Yori Riyanda.

Pada ajang yang mempertandingkan tujuh kategori lomba tersebut, kontingen Sawahlunto berhasil meraih Juara 1 Defile, Juara 1 Bermain Peran, Juara 2 Solo Song, Juara 3 Paduan Suara, Juara 3 Cerdas Cermat, serta Harapan 1 Kampanye Pengelolaan Sampah.

Hasil tersebut mengantarkan TP-PKK Kota Sawahlunto meraih gelar Juara Umum sekaligus memperoleh piala bergilir yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy.

Jambore Kader PKK Berprestasi ke-22 tersebut turut mendapat dukungan langsung dari Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, Ketua TP-PKK Ny. Yori Riyanda, Ketua GOW Ny. Kemala Jeffry, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kebersamaan berbagai elemen dalam memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen Kota Sawahlunto pada ajang tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut. (*) 

Pewarta: Marjafri

Pendaftaran Perlinsos Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Ini Penjelasan Kadis Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Pendaftaran Perlinsos Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Ini Penjelasan Kadis Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya
Dinas Sosial Kota Padang terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) hingga 31 Desember 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dinas Sosial Kota Padang terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) hingga 31 Desember 2026. 

Perpanjangan tersebut merupakan tindak lanjut atas kebijakan pemerintah pusat dalam memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat di daerah untuk melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, mengatakan perpanjangan waktu tersebut menjadi kesempatan untuk melengkapi data masyarakat yang belum terdata. Hingga 31 Agustus 2026, tercatat sekitar 123.571 kepala keluarga (KK) atau 40,69 persen dari sasaran yang terdata di Portal Perlinsos telah melakukan pendaftaran.

“Dengan adanya perpanjangan waktu ini, kami berharap masyarakat yang belum melakukan pendaftaran dapat memanfaatkan kesempatan tersebut, sehingga data yang terkumpul semakin lengkap dan akurat sebagai bahan untuk mendukung penyaluran bansos 2027," katanya, Jumat (4/9/2026).

Menurut Eri, pendataan Perlinsos tidak hanya bertujuan memperluas cakupan data, tetapi juga meningkatkan akurasi dan ketepatan sasaran bantuan sosial. Karena itu, masyarakat yang belum terdata diharapkan memanfaatkan kesempatan perpanjangan yang diberikan.

“Data Portal Perlinsos ini nantinya menjadi bahan acuan pemerintah pusat untuk bansos 2027, sehingga kita ingin memastikan data masyarakat yang masuk benar-benar lengkap dan akurat," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Padang, Syaiful Andri, mengatakan perpanjangan waktu tersebut juga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan digital.

“Melalui perpanjangan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat melakukan pendaftaran maupun pemutakhiran data, sehingga kondisi masyarakat dapat tergambarkan dengan lebih baik dalam data Perlinsos," urainya. 

Dinas Sosial Kota Padang mengimbau masyarakat yang belum melakukan pendaftaran maupun pemutakhiran data untuk memanfaatkan kesempatan tersebut hingga 31 Desember 2026. Dengan data yang semakin lengkap dan akurat, proses penentuan penerima bansos 2027 diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Mahyeldi Dorong Penanganan Karhutla Terpadu,     Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Gubernur Mahyeldi Dorong Penanganan Karhutla Terpadu,     Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak pemerintah provinsi tetangga untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak pemerintah provinsi tetangga untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul kondisi kabut asap yang turut memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah di Sumbar.

Mahyeldi mengatakan, penanganan karhutla secara bersama dan terpadu perlu terus diperkuat untuk mengantisipasi dampak yang lebih serius terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Terlebih, dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Padang yang dilaporkan mencapai sekitar 600 kasus.

“Kita berharap koordinasi dan sinergi antar seluruh pihak terkait terus diperkuat dalam penanganan karhutla. Ini penting agar dampaknya terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat dapat kita minimalisir,” ujar Mahyeldi di Padang, Jum'at (4/9/2026).

Menurutnya, kondisi kualitas udara ini perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika kondisi udara sedang dipengaruhi kabut asap.

“Untuk masyarakat, kita imbau mengurangi aktivitas di luar ruangan. Kalau memang harus beraktivitas di luar, gunakan masker sebagai perlindungan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan,” katanya.

Mahyeldi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan. Upaya tersebut penting untuk mencegah munculnya sumber asap baru yang dapat memperburuk kondisi kualitas udara.

“Kita mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah dan tidak melakukan pembakaran lahan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan kualitas udara Sumatera Barat agar tetap sehat dan nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar, Kuartini Deti Putri menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan periode 1–3 September 2026 hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 19 titik hotspot di wilayah Sumbar.

Hotspot tersebut tersebar di Kabupaten Dharmasraya sebanyak lima titik, Lima Puluh Kota satu titik, Pasaman tiga titik, Pesisir Selatan lima titik, dan Sijunjung lima titik.

“Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat 19 titik hotspot yang tersebar di lima kabupaten, yaitu Dharmasraya, Lima Puluh Kota, Pasaman, Pesisir Selatan, dan Sijunjung,” jelas Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Kuartini Deti Putri.

Selain hotspot yang terpantau di wilayah Sumbar, juga terdapat titik hotspot dalam jumlah cukup signifikan di sejumlah provinsi tetangga yang berpotensi menjadi sumber asap dan turut memengaruhi kualitas udara di Sumbar. Berdasarkan data SIPONGI yang dihimpun untuk periode 1–3 September 2026 hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 301 titik hotspot di Provinsi Jambi, 229 titik di Riau, 13 titik di Bengkulu, 46 titik di Sumatera Utara, serta 2.422 titik di Sumatera Selatan.

Keberadaan hotspot di wilayah sekitar tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai karena asap dari kebakaran hutan dan lahan dapat terbawa oleh kondisi angin dan atmosfer menuju wilayah lain, termasuk Sumatera Barat. Namun, pengaruhnya terhadap kualitas udara sangat bergantung pada dinamika cuaca, arah dan kecepatan angin, serta kondisi atmosfer pada saat kejadian.

Sementara itu, hasil pemantauan kualitas udara melalui Stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) Padang Pasir di kawasan Kantor Gubernur Sumbar menunjukkan PM2,5 sebagai parameter dominan, dengan konsentrasi rata-rata 19,88 µg/m³ dan maksimum 21,71 µg/m³.

“Untuk indikatif ISPU PM2,5 berada pada rentang 55,9–58,4 atau masih dalam kategori sedang,” terang Deti.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan informasi kualitas udara dari kanal resmi pemerintah serta meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi perubahan kondisi udara. Masyarakat juga diharapkan turut berperan dalam menjaga kualitas udara dengan menghindari aktivitas pembakaran terbuka, baik pembakaran sampah maupun lahan. (adpsb/bud)

Reses, Anggota DPRD Kota Padang Dewi Susanti Serap Aspirasi Warga di Kelurahan Bungus Timur    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Reses, Anggota DPRD Kota Padang Dewi Susanti Serap Aspirasi Warga di Kelurahan Bungus Timur
Sebagai anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Dewi Susanti kembali menggelar reses pada masa sidang I tahun 2026.(foto: bim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Dewi Susanti kembali menggelar reses pada masa sidang I tahun 2026 di Dapil 4, yaitu Kecamatan Lubuk Begalung, Bungus Teluk Kabung. 

Pada reses I tahun 2026 ini, ia melaksanakan kegiatan reses dengan menjaring aspirasi warga di di RT 001/RW 006 Kelurahan Bungus Timur Kecamatan Bungus Teluk Kabung bertempat di Mushalla Raudathul Jannah jalan Sarasah RT.001 RW.006 Kelurahan Bungus Timur Kecamatan Bungus Teluk. Kabung, Kamis (3/9/2026). 

Hadir pada kegiatan reses itu, Camat Bungus, Lurah Bungus Timur, Ketua LPM Kecamatan Bungus ,Ketua RT 001,Ketua RW 006, Sekretaris KSB PAC Kecamatan Bungus, Ketua pemuda, dan tokoh masyarakat setempat serta warga.

Pada kesempatan itu, Dewi Susanti menegaskan, kegiatan reses bukan sekadar agenda formal legislatif, tetapi menjadi ruang penting untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat. 

Ia menyebut, setiap aspirasi yang disampaikan warga akan dicatat dan diperjuangkan, baik di tingkat DPRD Kota Padang, pemerintah kota hingga ke pemerintah pusat.

“Reses ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga, lalu memperjuangkannya dalam kebijakan dan program pembangunan,” ujar Dewi Susanti.

Berbagai aspirasi yang mencuat dalam reses tersebut di antaranya terkait pembangunan infrastruktur lingkungan, betonisasi jalan Sarasah di RT 001 RW 006 sepanjang lebih kurang 400 meter, bantuan dana untuk sarana dan prasarana kegiatan KSB PAC Kecamatan Bungus, pemberdayaan masyarakat, hingga dukungan terhadap program sosial dan ketahanan pangan di Bungus Teluk Kabung.

Dewi Susanti memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan prioritas dalam pembahasan program pembangunan ke depan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kolaborasi demi kemajuan Kota Padang, khususnya Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, aspirasi warga akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan bersama,” pungkas Dewi Susanti srikandi dari partai Gerindra, anggota DPRD Kota Padang tiga periode ini.

Lurah Bungus Timur, Zainal .S.Pd,. menyampaikan ucapan terimakasih banyak dengan kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 dan atas kedatangan anggota DPRD Kota Padang, Dewi Susanti di Kelurahan Bungus Timur. 

"Ini menjadi penyejuk bagi kami serta membawa kemajuan serta kebaikan bagi pembangunan disini. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak, semoga melalui kegiatan reses ini, apa - apa yang telah disampaikan warga atau aspirasi dari warga dapat diperjuangkan dan terealisasikan dengan baik melalui buk Dewi Susanti di legislatif maupun melalui pemerintah Kota Padang, " pungkasnya. (bim)

Editor: Zamri Yahya, WU

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk 1.373 KPM di Pariaman Utara    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk 1.373 KPM di Pariaman Utara
Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Jum’at (4/9). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman kembali mendistribusikan bantuan pangan beras kepada 1.373 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. 

Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Jum’at (4/9).

Wali Kota Pariaman menyampaikan bahwa bantuan beras ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi keluarga.

“Kami sengaja mendekatkan titik penyaluran di Kantor Desa Sikapak Timur ini agar Bapak dan Ibu penerima tidak perlu jauh-jauh mengambil bantuan. Harapan kita prosesnya cepat, tertib, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh keluarga di rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Pariaman, Marlina Sepa menambahkan bahwa pendistribusian hari ini menyasar delapan desa di wilayah Pariaman Utara dengan total penerima mencapai 1.373 KPM.

“Seluruh data penerima telah diverifikasi agar tepat sasaran. Dengan pembagian per kelompok desa di titik sentral ini, alur penyerahan menjadi lebih efisien dan teratur,” jelasnya.

Adapun rincian data penerima bantuan pangan hari ini, yaitu Desa Tungkal Selatan sebanyak 297 KPM, Cubadak Air Utara 251 KPM, Cubadak Air 246 KPM, Balai Naras 203 KPM, Tungkal Utara 178 KPM, Sikapak Timur 176 KPM, Cubadak Air Selatan 140 KPM dan Tanjung Saba 82 KPM.

Penyaluran bantuan beras berlangsung lancar dengan pendampingan dari perangkat desa dan dinas terkait hingga seluruh kuota terdistribusikan kepada warga yang berhak.(wi/at)