HEADLINE
Wako Fadly Amran Sebut Mewujudkan Seluruh Progul Butuh Dukungan Semua Pihak    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026

Wako Fadly Amran Sebut Mewujudkan Seluruh Progul Butuh Dukungan Semua Pihak
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah yang digelar keluarga besar Ikatan Keluarga Salayo (IKS) Kota Padang di Warung Komar 9, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Maaf Kita Kuat, Dengan Kebersamaan Kita Hebat dalam Hati yang Fitri” ini dihadiri Ketua IKS Kota Padang, Muslim Harun Dt. Magek Bajoang beserta jajaran pengurus, serta Wali Nagari Salayo, Ronal Reagen Dt. Muaro Batuah.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal tersebut sebagai momentum mempererat silaturahmi antarwarga, khususnya perantau asal Salayo Kabupaten Solok yang ada di Kota Padang.

“Halal Bihalal ini penting digelar sebagai wadah untuk saling memaafkan, memperkuat kebersamaan, serta menjaga kekompakan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran memaparkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang memiliki sembilan Program Unggulan (Progul) untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Padang.

Diantaranya terdiri dari program Padang Amanah, Padang Juara, Smart Surau, Sinergi Nagari, Padang Melayani, serta Padang Rancak, Padang Sigap, UMKM Naik Kelas dan Jelajah Padang. Terdapat 40 aktivasi yang dirancang untuk merealisasikan seluruh Progul tersebut. “Mewujudkan seluruh program unggulan ini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk kontribusi warga asal Salayo yang berdomisili di Kota Padang. Kami berharap program-program ini dapat terealisasi dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IKS Kota Padang, Muslim Harun Dt. Magek Bajoang, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat solidaritas antaranggota serta mendukung pembangunan baik di ranah dan di rantau. "Halal Bihalal ini menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat peran perantau Salayo dalam mendukung kemajuan ranah dan rantau," ungkapnya. (*)

Wawako Maigus Nasir Ceramah di Halal Bihalal PCNU Kota Padang, Ini Pesannya    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026

Wawako Maigus Nasir Ceramah di Halal Bihalal PCNU Kota Padang, Ini Pesannya
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pembangunan di Kota Padang.

Hal ini disampaikan Maigus Nasir saat menghadiri sekaligus menjadi penceramah dalam kegiatan Halal Bihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padang di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Pentingnya Merajut Ukhuwah di Saat Dunia Tak Menentu” ini dihadiri Ketua PCNU Kota Padang, Syahrial Nadir, beserta jajaran pengurus, perwakilan lembaga dan badan otonom (Banom) NU Kota Padang, hingga pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kota Padang.

Maigus Nasir menyebutkan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan semua pihak, termasuk organisasi keagamaan.

“Untuk mewujudkan kejayaan Kota Padang, kami bersama Bapak Wali Kota Fadly Amran membutuhkan dukungan seluruh unsur, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama. Sinergi dan kebersamaan ini menjadi kunci agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Syahrial Nadir menyatakan komitmen PCNU Kota Padang untuk terus bersinergi dengan pemerintah sebagai mitra strategis dalam menyosialisasikan program pembangunan, termasuk dalam pemberdayaan ekonomi umat dan pembinaan generasi muda.

“PCNU siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan program-program positif hingga ke tingkat akar rumput,” ujarnya. (*)

Wawako: Soliditas, Kekompakan, dan Tujuan Bersama untuk Kejayaan Kota Padang    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026

Wawako: Soliditas, Kekompakan, dan Tujuan Bersama untuk Kejayaan Kota Padang
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri acara Halal Bihalal. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh keluarga besar Paguyuban Persaudaraan Keluarga Jawadwipa (PPKJ) Kota Padang di Komplek Cendana, Kelurahan Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Minggu (5/4/2026).

Kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk mempererat tali persaudaraan antar masyarakat Jawa di Kota Padang setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Maigus Nasir memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota PPKJ serta masyarakat Jawa di Kota Padang atas kontribusi mereka dalam mendukung berbagai program pembangunan yang digagas oleh Pemerintah Kota Padang.

“Salah satu program yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah Padang Melayani, yang menyediakan layanan BPJS Kesehatan Gratis dan program Dokter Warga. Kami berharap program ini dapat memastikan tidak ada warga Kota Padang yang terabaikan dalam akses pelayanan kesehatan,” ungkap Maigus Nasir.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Kota Padang ini juga menyoroti pentingnya program Padang Juara, yang bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di Kota Padang. Program ini mencakup bantuan seragam sekolah, buku, Lembar Kerja Siswa (LKS), hingga beasiswa pendidikan untuk jenjang perguruan tinggi.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan setiap anak di Kota Padang mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang unggul,” ujar Maigus.

Maigus Nasir berharap kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi antara masyarakat dan Pemerintah Kota Padang dalam upaya bersama membangun Kota Padang yang lebih baik.

“Acara Halal Bihalal ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus mempererat hubungan antar warga. Soliditas, kekompakan, dan tujuan bersama untuk kejayaan Kota Padang harus terus kita jaga,” tegas Maigus Nasir. (*)

BKMT Sumbar Gelar Dakwah Wisata di Kota Pariaman, Ribuan Peserta Penuhi Pantai Gandoriah    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026

BKMT Sumbar Gelar Dakwah Wisata di Kota Pariaman, Ribuan Peserta Penuhi Pantai Gandoriah
Wali Kota Pariaman, Yota Balad hadiri kegiatan Dakwah Wisata Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sumatera Barat (Sumbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad hadiri kegiatan Dakwah Wisata Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sumatera Barat (Sumbar) sekaligus pelantikan pengurus BKMT Kota Pariaman periode 2026-2031 di Pentas Seni Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Minggu (5/4/2026).

Dalam sambutannya, Wako Pariamam Yota Balad  mengatakan  kegiatan Dakwah Wisata sesuai dengan visi Pemerintah Kota Pariaman yakni Terwujudnya Pariaman Kota Wisata yang Maju, Mandiri, Kreatif Berbasis Agama dan Berbudaya.

“Kegiatan ini menjadi salah satu tercapainya visi Pemko Pariaman untuk menjadikan Kota Pariaman menjadi kota wisata dakwah. Hal ini sesuai dengan falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Adat Manurun, Syarak Mandaki”, ungkapnya.

Yota Balad menjelaskan kegiatan ini memiliki dua nilai penting yang saling menguatkan, yakni pembangunan spiritual dan penggerak roda ekonomi daerah.

“Kegiatan ini menghadirkan ribuan jamaah dari berbagai daerah di Sumbar. Kehadiran tamu dari luar daerah menjadi promosi tidak langsung bagi Pariaman sebagai kota tujuan wisata,” terangnya.

Menurutnya, dakwah wisata ini juga sebagai wadah membangun SDM melalui kegiatan religius. Karena sekarang ini orang banyak berilmu tetapi banyak yang tidak berakhlak.

“Orang yang mempunyai ilmu yang tinggi tetapi tidak mempunyai akhlak sama saja ilmu yang diberikan tidak  bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, BKMT ini adalah salah satu yang akan menjadikan generasi muda untuk memperdalam ilmu agama. Dengan ilmu agama, insyaallah akhlak kita akan lebih baik”, sebutnya.

Ketua dan Pengurus BKMT Kota Pariaman periode 2026-2031 dilantik langsung oleh Ketua BKMT Sumbar, Abdul Aziz.

“Kepada pengurus yang baru dilantik, kami ucapkan selamat bekerja. Amanah ini adalah tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT”, ucapnya.

Ia juga berharap kepada seluruh jamaah untuk mengikuti rangkaian acara hari ini, dengan penuh keikhlasan. (R/at)

Saat Excavator Pemerintah Beroperasi di Tambang Emas Ilegal    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026

Saat Excavator Pemerintah Beroperasi di Tambang Emas Ilegal
Sebuah Excavator. Foto hanya sebagai ilustrasi. 

DI tengah upaya pembangunan, kehadiran alat berat milik pemerintah selalu diharapkan menjadi bagian dari solusi, membuka akses, memperbaiki infrastruktur, dan membantu masyarakat bangkit. Excavator bukan sekadar mesin; ia adalah simbol hadirnya negara dalam kerja nyata.

Namun makna itu menjadi berbeda ketika alat yang sama terlihat beroperasi di kawasan tambang emas ilegal.

Dalam kerangka hukum, aktivitas pertambangan tanpa izin telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Pada regulasi ini, kegiatan penambangan tanpa izin (PETI) dapat dikenai sanksi pidana, sebagaimana tercantum dalam Pasal 158, dengan ancaman hukuman penjara dan denda yang tidak ringan.

Selain itu, penggunaan fasilitas atau aset negara di luar peruntukannya juga bukan hal sepele. Prinsip pengelolaan barang milik negara/daerah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014, yang menegaskan bahwa setiap aset publik harus digunakan sesuai fungsi dan kepentingan umum. Penyimpangan terhadap penggunaan tersebut dapat berimplikasi pada sanksi administratif, bahkan berpotensi masuk ke ranah hukum apabila menimbulkan kerugian negara.

Di titik inilah persoalan menjadi lebih dari sekadar aktivitas di lapangan. Ia menyentuh aspek tata kelola, kepercayaan, dan konsistensi antara aturan dan praktik.

Di sisi lain, realitas sosial tidak bisa diabaikan. Aktivitas tambang ilegal kerap tumbuh dari kebutuhan ekonomi dan keterbatasan pilihan. Namun justru karena kompleksitas itulah, batas antara yang diperbolehkan dan yang tidak semestinya menjadi semakin penting untuk dijaga.

Masyarakat tidak hanya melihat apa yang terjadi, tetapi juga menilai arah dari setiap kebijakan dan tindakan. Ketika alat negara hadir di ruang yang tidak semestinya, pertanyaan yang muncul bukan sekadar “apa yang terjadi”, tetapi juga “bagaimana ini bisa terjadi”.

Tulisan ini bukan untuk menunjuk pihak tertentu, melainkan sebagai pengingat bersama: bahwa setiap fasilitas publik membawa tanggung jawab. Bahwa setiap aturan dibuat bukan tanpa alasan. Dan bahwa menjaga kesesuaian antara keduanya adalah bagian penting dari menjaga kepercayaan publik.

Sebab pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan hanya soal alat berat atau aktivitas tambang, melainkan keyakinan bahwa segala sesuatu berjalan sebagaimana mestinya.

Penulis: Marjafri, wartawan Sawahlunto

Pasca Ramadan dan Idulfitri, Pemprov Sumbar Aktifkan Kembali Car Free Day untuk Dorong Kesehatan dan Ekonomi Lokal    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026

Pasca Ramadan dan Idulfitri, Pemprov Sumbar Aktifkan Kembali Car Free Day untuk Dorong Kesehatan dan Ekonomi Lokal
Pemprov Sumbar kembali mengaktifkan kegiatan Car Free Day (CFD). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pasca Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) kembali mengaktifkan kegiatan Car Free Day (CFD) untuk mendorong gaya hidup sehat masyarakat, sekaligus mempercepat perputaran ekonomi lokal. Kegiatan tersebut digelar di sepanjang kawasan Jalan Sudirman, Kota Padang, Minggu (05/04/2026).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menegaskan dibukanya kembali CFD tidak hanya sebagai ruang untuk berolahraga, tetapi juga menjadi wadah produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

“Hari ini kita kembali membuka Car Free Day untuk masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya untuk berolahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk melihat dan membeli produk-produk UMKM,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Ia mengatakan, kehadiran CFD terbukti telah memberikan dampak ganda bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Aktivitas fisik yang dilakukan masyarakat berpadu dengan meningkatnya transaksi di lapak-lapak UMKM yang berjajar di sepanjang jalur CFD. “Di sini masyarakat bisa berolahraga sambil berbelanja. Sehingga putaran ekonomi juga meningkat,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi, tidak hanya bagi warga Kota Padang, tetapi juga daerah lain. Hal itu terungkap, setelah mendengar pendapat dari salah seorang warga Kabupaten Solok, Sulaiman, yang mengaku sengaja datang untuk menikmati suasana CFD di Jalan Sudirman, Kota Padang. 

“Kami sengaja ke Padang untuk mengikuti Car Free Day. Di sini kita bisa berjalan kaki dengan nyaman, sekaligus berbelanja di UMKM yang ada di sepanjang jalur,” ungkapnya.

Kegiatan CFD perdana pasca Ramadan dan Idulfitri ini turut dihadiri Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah beserta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. Kehadiran para pejabat tersebut, menjadi cerminan dukungan pemerintah terhadap penguatan ruang publik yang sehat, inklusif, dan produktif bagi masyarakat. (adpsb/rmz/bud)