HEADLINE
Reses, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Bercerita soal Efisiensi Anggaran, Masyarakat Harap Maklum    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

BENTENGSUMBAR.COM - Saat untuk efisiensi, pemerintah memangkas anggaran karena digunakan untuk yang lebih dibutuhkan dan diutamakan. 

Namun untuk Provinsi Sumbar, Sumut dan Aceh tidak dipangkas namun dialihkan ke bencana banjir.

Demikian terungkap saat Reses Perseorangan Masa Sidang Kedua Tahun 2025/2026 anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman yang juga anggota Komisi III di Kantor DPC PDI Perjuangan Ulak karang Kota Padang Minggu (8/2/2026).

"Saat ini Sumatera Barat dalam kondisi berduka karena banyak rumah dan warga menjadi korban banjir bandang," katanya.

"Saat ini anggaran lebih diprioritaskan untuk penanganan banjir, sehingga saya minta bapak-ibu memberitahukan dan melaporkan apa kebutuhan jika terdampak bencana, " ungkap Albert saat Reses. 

Akibat bencana tersebut anggaran untuk pokok-pokok pikiran (pokir) untuk bedah rumah sempat terhenti. 

Albert menjelaskan melalui anggota DPRD RI dari PDI , Alex Indra Lukman. (*)

Tampung Aspirasi Warga Payakumbuh Utara, Minta Dibangun Jalan Lingkungan, Ini Tanggapan Anggota DPRD Sumbar Irsyad Safar     
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Tampung Aspirasi Warga Payakumbuh Utara, Minta Dibangun Jalan Lingkungan, Ini Tanggapan Anggota DPRD Sumbar Irsyad Safar
Reses anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Safar, Minggu pagi (08/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sejumlah aspirasi strategis disampaikan oleh warga. Di antaranya permintaan pembangunan jalan lingkungan Padang Samuik, Nagari Sungai Beringin, yang dinilai sangat penting untuk menunjang akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat. 

Hal itu terungkap saat Reses anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Safar, Minggu pagi (08/2/2026) bertempat di Hotel Mangkuto, Jalan Sudirman Nan Kodok, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh. 

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan aliran irigasi di Kelurahan Talang guna mendukung sektor pertanian agar lebih produktif dan berkelanjutan. Tak hanya infrastruktur, masyarakat juga berharap adanya pelatihan pemasaran, khususnya bagi pelaku UMKM, agar mampu meningkatkan daya saing produk lokal. Warga juga mengusulkan bantuan bibit agro berupa kopi arabika sebagai upaya pengembangan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi di wilayah tersebut.

Menanggapi berbagai masukan itu, Irsyad Safar menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dan memperjuangkannya melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran di tingkat provinsi. 

Ia menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. “Kami akan mengawal aspirasi ini agar bisa masuk dalam program pembangunan pemerintah daerah dan provinsi, sesuai dengan kewenangan yang ada,” ujar Irsyad Safar.

Reses tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, S.H, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Muhammad Fadhlil, Lc, Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Prof. Erman Mawardi, Ketua dan Sekretaris DPD PKS Kabupaten Lima Puluh Kota, serta berbagai unsur masyarakat, di antaranya kelompok tani, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, ninik mamak, dan bundo kanduang.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat provinsi. Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban, mencerminkan sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*) 

Musrenbang Kecamatan Harus Selaras dengan Visi Misi Pemko Padang    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Musrenbang Kecamatan Harus Selaras dengan Visi Misi Pemko Padang
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan harus selaras dengan Visi Pemerintah Kota (Pemko) Padang, yaitu mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar dan sehat berlandaskan agama dan budaya. 

Hal itu ditegaskan Maigus Nasir pada saat membuka pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Kuranji di Gedung Serbaguna Serumpun Kelurahan Kuranji, Kamis (5/2/2026). 

"Mulailah Musrenbang ini dari visi Pemko Padang yang dijabarkan ke dalam 8 misi dan 9 Progul," kata Maigus Nasir.

Ditegaskannya, Musrenbang  ini harus dirancang sebagai landasan untuk pembangunan tahun 2027.

"Seluruh usulan masyarakat yang dihimpun harus memiliki kesinambungan dengan capaian tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Musrenbang sebagau proses penjaringan aspirasi ini melibatkan seluruh elemen masyarakat di tingkat bawah, mulai lurah, ketua LPM, ketua PKK, Perwakilan RW, ketua KAN Pauh IX Kuranji, Kepala Sekolah, Bundo Kandunag, PKk, tokoh masyarakat, alim ulama, sampai cadiak pandai

"Dalam Musrenbang ini akan dibahas dan disepakati rencana pembangunan masing-masing kelurahan di Kecamatan Kuranji yang menjadi prioritas pada 2027 nanti," kata Camat Kuranji,  Rido Satria. (Taufik/Defri/Nanda/Abel)

Wako Fadly Amran Ambil Bagian dalam Ajang AMR Warrior Fun Run 5K 2026 yang Diikuti Ratusan Peserta    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Wako Fadly Amran Ambil Bagian dalam Ajang AMR Warrior Fun Run 5K 2026 yang Diikuti Ratusan Peserta
Wali Kota Padang, Fadly Amran, turut ambil bagian dalam ajang AMR Warrior Fun Run 5K 2026 yang diikuti ratusan peserta di kawasan Pantai Purus, Minggu (8/2/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, turut ambil bagian dalam ajang AMR Warrior Fun Run 5K 2026 yang diikuti ratusan peserta di kawasan Pantai Purus, Minggu (8/2/2026).

Event lari ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar. Hadir di kesempatan itu Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, Kepala Dispora Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mahdianur Musa, dan Kepala Balai Besar POM (BBPOM) di Padang, Martin Suhendri, beserta jajaran.

Fadly Amran menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat strategis karena mampu mengintegrasikan upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan promosi pariwisata daerah. Menurutnya, konsep sport tourism yang memanfaatkan keindahan Pantai Padang tentu menjadi daya tarik tersendiri. “Ajang AMR Warrior Fun Run 5K ini patut diapresiasi. Selain mendorong gaya hidup sehat bagi masyarakat, juga turut mempromosikan potensi wisata Kota Padang,” ujarnya.

Fadly pun berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan citra Kota Padang sebagai destinasi wisata berbasis olahraga dan kesehatan. “Melalui Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang, penataan kawasan pesisir pantai akan terus dilakukan untuk memperkuat daya tarik wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan itu, Padang diharapkan semakin mantap menjadi kota tujuan event nasional dan internasional,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menekankan bahwa ajang AMR Warrior Fun Run 5K 2026 menjadi langkah strategis untuk mengedukasi publik tentang bahaya resistensi antimikroba yang kini menjadi ancaman serius kesehatan global.

Ia menyebutkan, penyebab utama resistensi antimikroba adalah kebiasaan masyarakat mengonsumsi obat secara sembarangan, tanpa resep, atau tidak sesuai aturan. “AMR adalah ancaman nyata, dan jika tidak kita lawan bersama justru kuman yang akan mengalahkan kita. Karena itu, BPOM mengajak masyarakat menjadi AMR Warrior dengan menggunakan obat secara benar, tepat dosis dan indikasi, serta sesuai anjuran tenaga medis," ujarnya.

Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri, menyebutkan bahwa para peserta berlari menempuh rute sejauh 5 kilometer menyusuri Jalan Samudera Pantai Padang. Kegiatan ini sebutnya, mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemerintah Kota Padang, serta sejumlah mitra lainnya. “Melalui kampanye AMR Warrior 2026, Kota Padang diharapkan menjadi pelopor penggunaan obat yang rasional serta berkontribusi dalam mencegah krisis kesehatan global akibat resistensi antimikroba,” harapnya. (*)

Ratusan Wartawan Hadiri Konvensi Nasional Media Massa di HPN 2026 Banten, Termasuk dari Sumbar    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Ratusan Wartawan Hadiri Konvensi Nasional Media Massa di HPN 2026 Banten, Termasuk dari Sumbar
Ratusan Wartawan hadiri Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Ahad, 8 Februari 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
- Ratusan Wartawan hadiri Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Ahad, 8 Februari 2026.

Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. PWI Sumatera Barat (Sumbar) sendiri juga terlibat dengan kegiatan ini. 

Utusan Sumbar langsung dipimpin oleh Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Ketua DKP PWI Sumbar Zul Effendi, dan Bendahara Reviandi yang didampingi oleh Romi Delfiano, Sawir Pribadi, DR. H. Amiruddin,  Eriyanto Leo, Zamri Yahya, Syaiful Husein, Andri Besman, dan Yunaidi Jarat. 

"Acara ini sangat penting diikuti  kawan-kawan. Selain narasumber berkompeten, tema yang diangkat adalah kecerdasan buatan atau IA," kata Ketua PWI Sumbar, Widya Navies. 

Isu kecerdasan buatan AI kembali menjadi sorotan utama dalam Konvensi Nasional Media  Massa kali ini. Tahun ini, panitia mengangkat tema “Pers, AI dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik”.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menegaskan bahwa perkembangan artificial intelligence membawa tantangan besar bagi masa depan jurnalisme.

Ia menyebut AI memunculkan berbagai isu dan kekhawatiran, terutama terkait keberlangsungan industri pers dan perlindungan karya jurnalistik.

“Konvensi nasional dalam hari pers nasional 2026 ini seperti biasa setiap tahunnya, yang dibahas kekinian, kontekstual, termasuk kecerdasan buatan, karya karya jurnalistik yg manual,” kata Meutya.

Menurutnya, dunia pers tidak memiliki pilihan selain beradaptasi dengan perubahan teknologi. Pemerintah, lanjut Meutya, menyadari bahwa disrupsi digital memaksa industri media untuk bertahan dan menyesuaikan diri agar tetap relevan di tengah derasnya arus informasi berbasis teknologi.

Ia menekankan bahwa negara hadir untuk mendampingi industri pers melalui kebijakan dan regulasi. Pemerintah berkomitmen menyiapkan aturan yang mampu melindungi karya jurnalistik dari pemanfaatan teknologi AI yang tidak bertanggung jawab. 

“Regulasi AI dari pemerintah terkait keberlangsungan, kita ada beberapa aturan, syaratnya publisher right yang mewajibkan digital platform ketika mengambil karya-karya jurnalistik untuk semacam pembayaran hak pakai dari karya-karya jurnalistik tersebut kepada media, tidak boleh mencaplok begitu Saja,” ujarnya.

Meutya menjelaskan, salah satu regulasi penting yang tengah didorong adalah penerapan publisher right. Aturan ini mewajibkan platform digital memberikan kompensasi kepada perusahaan media ketika menggunakan karya jurnalistik sebagai sumber konten.

“Mengenai kecerdasan buatan, kita sudah membuat Perpres mengenai AI, sekarang sudah di Kemenkum untuk segera ditanda tangani, dan ada aturan yang membuat lebih spesifik mengenai AI,” tuturnya.

Selain publisher right, pemerintah juga telah menerbitkan surat edaran terkait kecerdasan buatan. Saat ini, peraturan presiden tentang AI tengah diproses di Kementerian Hukum dan HAM untuk segera ditandatangani. (*)

Gubernur Banten, Andra Soni: Saya Tak Pernah Menutup-nutupi Diri sebagai Putra Asli Minang    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni: Saya Tak Pernah Menutup-nutupi Diri sebagai Putra Asli Minang
Gubernur Banten Andra Soni bertemu Ketua PWI Sumbar Widya Navies beserta jajaran pengurus PWI Sumatera Barat, Ahad, 8 Februari 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Banten Andra Soni mengaku dirinya tidak pernah menutup-nutupi jati dirinya sebagai orang Minang asli, walau dirinya menjabat sebagai Gubernur Banten. 

Hal itu terungkap saat Gubernur Banten Andra Soni bertemu Ketua PWI Sumbar Widya Navies beserta jajaran pengurus PWI Sumatera Barat, Ahad, 8 Februari 2026.

"Saya tak pernah menutup-nutupi diri sebagai putra asli Minang," kata mantan buruh Sawit ini. 

Ia menceritakan, dirinya memiliki kedua orang tua orang Minang. 

"Ibu saya berasal dari Lima Puluh Kota bersuku Piliang. Bapak saya berasal dari Kota Payakumbuh, bersuku Chaniago," kata mantan Ketua DPRD Banten ini. 

Pada umur 4 tahun, katanya, dirinya dibawa merantau ke Malaysia olehnya bekerja.

"Namun, setelah kelas lima terpaksa pindah, katanya sih kami pendatang haram. Dibawa kakak saya ke Lebak ini," jelas politisi Gerindra ini.

Sementara itu, istrinya sendiri adalah teman semasa sekolahnya, keturunan Jawa-Sunda. (*)

Pewarta: Zamri Yahya, SH., WU

Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Tinjau Jalan Usaha Tani Kampung Simaroken saat Reses di Rao Pasaman, Ini Katanya    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Tinjau Jalan Usaha Tani Kampung Simaroken saat Reses di Rao Pasaman, Ini Katanya
Anggota DPRD Sumbar, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan reses dengan meninjau langsung pekerjaan Jalan Usaha Tani, Minggu (08/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Alangkah senangnya masyarakat Kampung Simaroken, Jorong Sembilan, Nagari Taruang Taruang Selatan, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman. Pasalnya mereka kedatangan Anggota DPRD Sumbar, Ali Muda, SH., Minggu (08/2/2026).

Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan reses dengan meninjau langsung pekerjaan Jalan Usaha Tani. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Ali Muda dalam memastikan program pembangunan yang telah diusulkan masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Jalan usaha tani tersebut merupakan akses penting bagi petani setempat untuk memperlancar mobilitas hasil pertanian.

Dalam kesempatan itu, Ali Muda menyampaikan bahwa pembangunan jalan usaha tani bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, menekan biaya angkut hasil panen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nagari.

“Mudah-mudahan jalan usaha tani ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani, sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih lancar,” ujar Ali Muda.

Masyarakat Kampung Simaroken menyambut baik kehadiran Ali Muda dan menyampaikan ucapan terima kasih atas dikabulkannya aspirasi mereka terkait pembangunan jalan usaha tani tersebut. Warga menilai pembangunan ini sangat membantu dan telah lama dinantikan. 

Salah seorang tokoh masyarakat setempat menyebutkan bahwa sebelum dibangun, akses menuju lahan pertanian cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Dengan adanya jalan usaha tani, diharapkan produktivitas pertanian warga semakin meningkat.

Kegiatan reses ini sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan lainnya secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.(*)