HEADLINE
Keluhan Air Bersih Meningkat, Muharlion Minta PDAM Padang Percepat Penanganan    
Senin, September 21, 2026

On Senin, September 21, 2026

Keluhan Air Bersih Meningkat, Muharlion Minta PDAM Padang Percepat Penanganan
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion mendorong Perumda Air Minum Kota Padang atau PDAM Padang agar mempercepat penanganan gangguan layanan yang dirasakan masyarakat. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Keluhan masyarakat terkait layanan air bersih mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, Senin, 21 September 2026. Ia mendorong Perumda Air Minum Kota Padang atau PDAM Padang agar mempercepat penanganan gangguan layanan yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah.

Muharlion menegaskan, persoalan air bersih tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, Perumda Air Minum perlu segera melakukan langkah konkret untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi warga yang terdampak cukup besar akibat terganggunya distribusi air.

Untuk mempercepat penanganan, DPRD Kota Padang mendorong Perumda Air Minum melakukan pemetaan wilayah terdampak. Pemetaan tersebut penting agar penanganan keluhan air bersih dapat dilakukan secara tepat sasaran, sekaligus membantu menentukan kawasan yang membutuhkan suplai air bersih lebih cepat.

Selain perbaikan jaringan dan sistem distribusi, Muharlion juga meminta armada suplai air bersih yang dimiliki Perumda Air Minum dioptimalkan. Armada tersebut diharapkan dapat bergerak lebih cepat mendistribusikan air kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami gangguan layanan.

Menurut Muharlion, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan pokok yang sangat mendesak. Karena itu, pelayanan air minum kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama dan tidak bisa dihindarkan dari upaya percepatan penanganan ketika terjadi gangguan distribusi.

DPRD Kota Padang, lanjutnya, mendorong adanya koordinasi yang intensif antara Perumda Air Minum dengan pihak terkait sehingga setiap laporan masyarakat mengenai air PDAM mati, air tidak mengalir, maupun gangguan distribusi air bersih dapat segera ditindaklanjuti. Respons cepat dinilai penting untuk menjaga pelayanan publik tetap berjalan.

Muharlion berharap langkah percepatan, pemetaan wilayah terdampak, serta optimalisasi armada suplai air bersih dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Padang. DPRD Kota Padang akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan Perumda Air Minum agar kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi secara lebih cepat dan optimal. (*)

Pewarta: Zamri Yahya, WU

Usai Razia Tempat Hiburan Malam, Pemko Padang Bentuk Tim Gabungan Evaluasi Izin Usaha    
Senin, September 21, 2026

On Senin, September 21, 2026

Usai Razia Tempat Hiburan Malam, Pemko Padang Bentuk Tim Gabungan Evaluasi Izin Usaha
Wali Kota Padang menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap temuan tersebut. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang bergerak cepat menyikapi hasil razia tempat hiburan malam yang dilakukan aparat gabungan. Pemerintah kota membentuk tim gabungan untuk mengevaluasi secara menyeluruh izin usaha, operasional tempat hiburan malam hingga pengawasan peredaran minuman keras (miras) di Kota Padang.

Langkah tersebut diambil setelah razia tempat hiburan malam di Kota Padang menemukan sejumlah pengunjung yang hasil tes urinenya positif narkoba. Dalam operasi yang digelar aparat gabungan pada 20 September 2026, sebanyak 10 pengunjung dilaporkan positif menggunakan narkotika.

Wali Kota Padang menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap temuan tersebut. Tim gabungan kini melakukan pengumpulan fakta dan evaluasi terhadap aktivitas tempat hiburan malam, termasuk memastikan setiap usaha menjalankan kegiatan sesuai ketentuan perizinan dan aturan yang berlaku.

Evaluasi dilakukan secara berjenjang karena kewenangan terkait perizinan usaha melibatkan Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Pemeriksaan diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai kepatuhan pengelola tempat hiburan malam terhadap izin, jam operasional serta ketentuan lainnya.

“Kami sedang menggali seluruh fakta yang terjadi. Jika terbukti ada pelanggaran, sanksi tegas hingga pencabutan izin usaha akan kita lakukan,” tegas Wali Kota, Senin, 21 September 2026.

Sikap tersebut sejalan dengan ketentuan daerah yang memungkinkan pemberian sanksi administratif terhadap usaha hiburan yang melanggar aturan, termasuk penghentian kegiatan dan pencabutan perizinan berusaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain persoalan izin usaha, evaluasi juga diarahkan pada pengawasan aktivitas tempat hiburan malam agar tidak menjadi ruang bagi penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran ketertiban umum. Sebelumnya, operasi gabungan melibatkan unsur kepolisian, BNN, Polisi Militer, Dokpol dan Satpol PP dalam melakukan pengawasan serta pemeriksaan di sejumlah lokasi hiburan malam di Kota Padang.

Pemko Padang menegaskan penataan tempat hiburan malam dilakukan untuk menjaga ketenteraman, ketertiban dan keamanan masyarakat. Dengan evaluasi izin dan pengawasan yang lebih menyeluruh, pemerintah berharap seluruh pelaku usaha hiburan di Kota Padang mematuhi aturan sehingga kegiatan usaha tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan masyarakat maupun ketertiban kota. (*) 

Pewarta: Zamri Yahya, WU

Dukung Program Pendidikan Gratis Prabowo, Wakil Ketua DPRD Padang Mastiliza Aye Tegaskan Pentingnya Regulasi dan Data Akurat    
Senin, September 21, 2026

On Senin, September 21, 2026

Dukung Program Pendidikan Gratis Prabowo, Wakil Ketua DPRD Padang Mastiliza Aye Tegaskan Pentingnya Regulasi dan Data Akurat
Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra, Mastilizal Aye bersama Syafrizal Koto, tokoh masyarakat dan jurnalis di Kota Padang. (Foto: By). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra, Mastilizal Aye, menegaskan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto mengenai program pendidikan gratis dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN). 

Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan regulasi teknis dan pembenahan data di tingkat daerah.

Wawancara yang berlangsung pada Senin (21/9/2026) tersebut menyoroti berbagai langkah strategis yang perlu dipersiapkan oleh kementerian terkait maupun pemerintah daerah.

Menunggu Aturan Teknis dan Pembenahan Data

Mastilizal Aye mengingatkan masyarakat agar memahami bahwa pelaksanaan program berskala nasional membutuhkan proses legalitas dan perumusan aturan yang matang.

"Ketika Pak Prabowo menyampaikan pendidikan gratis dari SD hingga PTN, tentu regulasinya harus disiapkan terlebih dahulu. Jangan sampai masyarakat mengira setelah diumumkan, besok langsung selesai. Semua ada prosesnya," tegas Mastilizal Aye.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi dan pembenahan data penerima bantuan, seperti pendataan desil kemiskinan yang selama ini kerap bermasalah di lapangan. 

Menurutnya, data yang akurat dari Dinas Pendidikan serta dinas terkait di kabupaten/kota menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran, terutama bagi siswa berprestasi dan masyarakat kurang mampu.

Sumber Pendanaan dan Pengawasan Program

Terkait dengan pendanaan, Mastilizal Aye menyambut baik wacana pemanfaatan anggaran dari hasil penyelamatan keuangan negara serta pemberantasan korupsi untuk membiayai sektor pendidikan.

Selain program pendidikan, ia juga menilai berbagai program strategis pemerintah pusat lainnya—seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan penguatan Koperasi Merah Putih—memiliki dampak domino yang positif bagi perekonomian masyarakat jika dikelola dengan pengawasan yang ketat dan regulasi yang jelas.

Sikap DPRD dan Pemko Padang
Menanggapi implementasi di tingkat daerah, Mastilizal Aye memastikan DPRD Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang siap menyelaraskan kebijakan daerah begitu aturan teknis dari kementerian terkait resmi diturunkan.

"DPRD Padang dan Pemerintah Kota Padang pasti menunggu aturan resmi dari kementerian. Kita tidak bisa langsung mengeksekusi tanpa adanya petunjuk teknis dan regulasi yang sah. Media dan masyarakat diharapkan bisa lebih cerdas dan bijak dalam menyikapi setiap proses pembangunan ini," pungkasnya. (*) 

Laporan: Zamri Yahya, WU

1.200 Karyawan JNE Diberangkatkan Umrah, Apresiasi 12 Tahun Pengabdian Berbuah Panggilan ke Tanah Suci    
Senin, September 21, 2026

On Senin, September 21, 2026

1.200 Karyawan JNE Diberangkatkan Umrah, Apresiasi 12 Tahun Pengabdian Berbuah Panggilan ke Tanah Suci
Momen pelepasan kloter pertama berlangsung di Anara Hotel, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (16/9/2026). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kabar bahagia datang dari JNE. Perusahaan jasa pengiriman ini kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan dengan memberangkatkan lebih dari 1.200 Ksatria dan Srikandi JNE beserta keluarga untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

Program umrah JNE tersebut menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan yang telah menunjukkan loyalitas dan pengabdian selama lebih dari 12 tahun. Sebanyak 1.200 karyawan diberangkatkan dalam 20 kloter secara bertahap mulai 16 September hingga 16 Desember 2026.

Momen pelepasan kloter pertama berlangsung di Anara Hotel, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (16/9/2026). Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto hadir langsung untuk melepas para jamaah sekaligus berbagi kebahagiaan bersama karyawan yang mendapat kesempatan beribadah ke Tanah Suci.

Menurut Feriadi, program umrah ini merupakan wujud nyata nilai-nilai luhur yang ditanamkan almarhum pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno. Kesempatan menunaikan ibadah umrah diberikan sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan pengabdian para Ksatria dan Srikandi JNE selama bertahun-tahun.

Feriadi mengatakan, perjalanan spiritual ke Tanah Suci diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi, tetapi juga menjadi momentum untuk membawa semangat dan energi baru setelah para karyawan kembali ke Indonesia.

“Umrah adalah momentum menapaki jejak Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima,” ungkap Feriadi.

Program tersebut juga sejalan dengan semangat “Connecting Happiness” yang menjadi tagline JNE. Perusahaan tidak hanya ingin menghadirkan layanan pengiriman, tetapi juga membangun kebahagiaan bagi keluarga besar JNE dan masyarakat luas.

Program umrah JNE tahun ini semakin istimewa karena bertepatan dengan usia JNE yang memasuki 36 tahun. Mengusung tema “Melesat Hebat”, perjalanan spiritual tersebut diharapkan menjadi sumber motivasi bagi para karyawan untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam pekerjaan.

Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, menjelaskan bahwa program Umrah dan Perjalanan Spiritual dirancang bukan sekadar sebagai penghargaan atau reward. Program tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan internal bagi para Ksatria dan Srikandi JNE.

Fikri menjelaskan, ibadah umrah diharapkan membantu peserta memperkuat visi dan misi hidup, yakni meraih kebahagiaan dunia dan akhirat dengan ridha Allah SWT. Nilai-nilai spiritual tersebut kemudian diharapkan diterapkan dalam kehidupan keluarga, masyarakat maupun lingkungan kerja.

Peserta program umrah JNE berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka antara lain berasal dari Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, Yogyakarta dan sejumlah kota lainnya. Seluruh rangkaian ibadah dipandu Ustadz Jajang Al-Hajj.

Menariknya, kesempatan berangkat ke Tanah Suci juga dirasakan para pemenang JNE Content Competition 2026. Idris Prasetyawan, pemenang Best of The Best Kategori Foto Jurnalis Media asal Makassar, dijadwalkan berangkat pada awal Desember 2026.

Rasa syukur juga disampaikan Utomo Priyambodo, pemenang Best of The Best Kategori Writing Jurnalis Media asal Depok. Ia menyebut kesempatan menunaikan ibadah umrah dari JNE sebagai anugerah yang memberikan pengalaman spiritual mendalam. Hal serupa dirasakan Golbi Tranado, anggota JNE Loyalty Card (JLC) yang meraih transaksi tertinggi dalam JLC Race 2025.

Sementara itu, haru dan bahagia turut dirasakan Dasef Kurniawan, Kurir JNE Jakarta Inbound Departemen yang telah mengabdi lebih dari 12 tahun. Bagi Dasef, kesempatan berangkat umrah menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya sekaligus bentuk apresiasi atas perjalanan panjangnya bersama JNE.

Melalui program Umrah dan Perjalanan Spiritual ini, JNE kembali memperlihatkan perhatian terhadap aspek kesejahteraan dan pengembangan spiritual keluarga besarnya. Ribuan Ksatria dan Srikandi JNE mendapat kesempatan memperkuat ibadah di Tanah Suci, sekaligus membawa pulang semangat baru untuk terus bekerja dengan jujur, disiplin, bertanggung jawab dan visioner dalam mewujudkan semangat “Melesat Hebat” serta menghadirkan kebahagiaan melalui “Connecting Happiness”. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Sawahlunto Makin Terang! Lampu LED Jembatan Silo Diganti, Penataan Penerangan Kota Terus Dikebut    
Senin, September 21, 2026

On Senin, September 21, 2026

Sawahlunto Makin Terang! Lampu LED Jembatan Silo Diganti, Penataan Penerangan Kota Terus Dikebut
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sawahlunto, Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) melakukan penggantian lampu LED street light di kawasan Jembatan Silo, Senin (21/9/2026). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto terus melakukan pembenahan fasilitas publik guna memperkuat kenyamanan masyarakat sekaligus mempercantik wajah kota. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah kawasan strategis.

Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sawahlunto, Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) melakukan penggantian lampu LED street light di kawasan Jembatan Silo, Senin (21/9/2026).

Langkah tersebut dilakukan setelah tim PJU menemukan satu dari lima unit lampu yang berada di kawasan Jembatan Silo dalam kondisi mati. Kondisi itu langsung ditindaklanjuti agar penerangan di kawasan tersebut kembali optimal.

Tim PJU kemudian melakukan pengecekan terhadap instalasi dan titik lampu sebelum mengganti unit yang mengalami gangguan. Setelah dilakukan penggantian, seluruh titik penerangan di Jembatan Silo kembali berfungsi.

Pembenahan lampu jalan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek penerangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sawahlunto menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.

Terlebih, sejumlah kawasan di Kota Sawahlunto memiliki nilai sejarah dan daya tarik wisata yang menjadi bagian penting dari identitas kota. Karena itu, penataan fasilitas publik menjadi salah satu unsur yang ikut menentukan kenyamanan pengunjung maupun masyarakat.

Pembenahan penerangan jalan juga dilakukan secara bertahap di sejumlah titik strategis lainnya. Pemerintah Kota Sawahlunto terus memantau kondisi lampu jalan dan melakukan perbaikan apabila ditemukan fasilitas penerangan yang tidak berfungsi.

Salah satu kawasan yang mendapat perhatian adalah Jembatan Muaro Kalaban. Kawasan tersebut menjadi salah satu bagian dari wajah Kota Sawahlunto yang terus ditata agar tampil lebih menarik dan nyaman.

Dengan penerangan yang memadai, kawasan strategis kota diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih hidup, khususnya pada malam hari. Kehadiran lampu LED street light juga mendukung penataan visual kawasan perkotaan.

Pembenahan PJU menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto dalam membangun kota wisata yang tidak hanya memiliki kekayaan sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki tampilan kota yang estetik dan mengikuti perkembangan zaman.

Konsep kota wisata yang estetik, futuristik, hidup dan menghidupi menjadi arah yang terus didorong melalui berbagai pembenahan fasilitas. Penerangan jalan menjadi salah satu elemen penting karena berhubungan langsung dengan ruang publik yang digunakan masyarakat dan wisatawan.

Selain mempercantik kawasan, penerangan jalan yang berfungsi dengan baik juga memberikan manfaat bagi pengguna jalan. Jalan dan kawasan publik yang terang dapat menunjang aktivitas masyarakat serta memberikan rasa nyaman ketika melintas pada malam hari.

Upaya penataan tersebut sekaligus memperkuat daya tarik wisata Sawahlunto. Kota yang dikenal sebagai kawasan bersejarah ini terus berupaya menghadirkan ruang publik yang nyaman, tertata dan menarik bagi wisatawan.

Pemerintah Kota Sawahlunto akan terus melakukan pembenahan fasilitas kota secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Dengan sinergi berbagai pihak, penataan penerangan dan fasilitas publik diharapkan mampu membuat wajah Sawahlunto semakin terang, nyaman dan menarik, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat serta perkembangan pariwisata daerah. (*) 

Pewarta: Marjafri
Editor: Zamri Yahya, WU

Nyawa Anak Padang Ditaruhkan? Ketua DPRD Muharlion Tegaskan SPPG Jangan Main-Main Soal Keracunan Makanan!    
Senin, September 21, 2026

On Senin, September 21, 2026

Nyawa Anak Padang Ditaruhkan? Ketua DPRD Muharlion Tegaskan SPPG Jangan Main-Main Soal Keracunan Makanan!
Ketua DPRD Padang Muharlion minta pengelola SPPG dan tenaga gizi ketat awasi makanan anak sekolah. Lalai sedikit, ancaman keracunan dan izin dicabut!. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Padang, Senin, 21 September 2026.

Ia menegaskan agar pengelola tidak lalai dalam menjaga kualitas, kebersihan, dan ketepatan waktu penyajian makanan. Ceroboh sedikit, nyawa anak-anak bisa melayang dan investasi jutaan rupiah terancam amblas! 

"Lewat Jam Sedikit, Makanan Bisa Jadi Racun!"

Muharlion menekankan bahwa pengelolaan SPPG tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Timing penyajian dari dapur hingga sampai ke tangan siswa adalah krusial.

"Berhati-hati menyajikan makanan atau timing waktu dari memasak sampai pengantaran. Karena di situ ada jamnya. Kalau sudah lewat jam, bisa keracunan anak-anak. Ini yang penting!" tegas Muharlion.

Tak hanya soal waktu, ia juga menuntut ketersediaan bahan baku yang steril dan sesuai standar ketat. Pengawasan melekat dari Kepala SPPG dan tenaga gizi hukumnya wajib.

Ancaman Izin Dicabut: Investor Rugi, Anak-Anak Trauma

Muharlion mengingatkan para investor SPPG di Padang untuk tidak mengabaikan prosedur ketat demi mengejar keuntungan semata. 

Jika ditemukan pelanggaran fatal hingga menyebabkan kasus keracunan, kelalaian tersebut berujung pada sanksi suspen hingga pencabutan izin resmi.

Yaitu:

Aset Terancam: Modal belum kembali, bisnis sudah gulung tikar akibat izin dicabut.

Dampak Mental Anak: Anak-anak yang menjadi korban tidak hanya menderita secara fisik, tetapi juga mengalami trauma psikologis jangka panjang.

"Ujung-ujungnya yang rugi adalah para investor. Kalau disuspen atau dicabut izinnya, belum balik modal sudah ditutup. Tapi yang paling kasihan adalah anak-anak kita yang jadi korban. Trauma itu dampaknya besar," tambah Muharlion. (*) 

Pewarta: Zamri Yahya, WU

Dukung Penuh Program Presiden Prabowo, Mastilizal Aye Tegaskan MBG dan Koperasi Merah Putih Dongkrak Ekonomi Padang!    
Senin, September 21, 2026

On Senin, September 21, 2026

Dukung Penuh Program Presiden Prabowo, Mastilizal Aye Tegaskan MBG dan Koperasi Merah Putih Dongkrak Ekonomi Padang!
Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Mastilizal Aye, secara tegas menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh tiga program unggulan pemerintah pusat. (Foto: By).

BENTENGSUMBAR.COM
-  Dukungan terhadap program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto terus mengalir deras dari wilayah daerah, khususnya Kota Padang. 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Mastilizal Aye, secara tegas menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh tiga program unggulan pemerintah pusat: Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Langkah ini dinilai sebagai angin segar yang akan membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.

Dalam keterangannya pada Senin (21/9/2026), Mastilizal Aye menekankan bahwa ketiga program prioritas ini bukan sekadar janji politik atau kebijakan biasa.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat dirancang secara sistematis untuk mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. 

Menurutnya, investasi pada kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini merupakan kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan membawa Indonesia menuju era keemasan.

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra ini menyoroti potensi besar dari penguatan Koperasi Desa Merah Putih di tingkat lokal. 

Kehadiran Kopdes Merah Putih diyakini mampu menjadi benteng ekonomi rakyat, memperkuat rantai pasok pangan lokal, serta membangkitkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Dengan melibatkan para petani, peternak, dan pedagang lokal sebagai penyedia bahan baku program makan gratis, roda perekonomian di tingkat akar rumput akan berputar lebih cepat dan merata.

"Program unggulan Pak Prabowo, mulai dari Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, hingga Sekolah Rakyat adalah program yang sangat luar biasa sekali. Ini adalah momentum emas bagi daerah, dan mari kita dukung bersama-sama agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Mastilizal Aye dengan penuh optimisme.

Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan program-program besar ini membawa domino effect atau dampak berantai yang sangat positif bagi perekonomian masyarakat Padang. 

"Mulai dari pembukaan lapangan kerja baru, peningkatkan pendapatan keluarga, hingga terciptanya ketahanan pangan daerah," katanya. 

Efek berganda inilah yang menjadikan integrasi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan sebagai strategi pembangunan yang paling komprehensif saat ini.

Kendati demikian, Mastilizal Aye mengingatkan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel agar implementasi di lapangan berjalan mulus. 

Pihaknya menekankan bahwa program sebesar ini harus dikelola dengan pengawasan yang ketat dan regulasi yang jelas dari pemerintah daerah maupun pusat.

Pengawasan yang matang akan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan mencegah timbulnya potensi penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran.

Sebagai penutup, DPRD Kota Padang berkomitmen untuk siap bersinergi dengan Pemko Padang dan pemerintah pusat guna mengawal regulasi serta anggaran pendukung di daerah. 

Mastilizal Aye mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan stakeholder terkait di Kota Padang untuk bersatu padu mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih demi terwujudnya Kota Padang yang lebih sejahtera dan berdaya saing tinggi. (*) 

Pewarta: Zamri Yahya, WU