HEADLINE
26 Anak Muda Pariaman Dilepas Yota Balad ke UI, Siap Tembus Pasar Kerja Internasional    
Jumat, Oktober 02, 2026

On Jumat, Oktober 02, 2026

26 Anak Muda Pariaman Dilepas Yota Balad ke UI, Siap Tembus Pasar Kerja Internasional
Sebanyak 26 anak muda terbaik Kota Pariaman resmi dilepas Wali Kota Pariaman Yota Balad. (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 26 anak muda terbaik Kota Pariaman resmi dilepas Wali Kota Pariaman Yota Balad untuk mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI)/Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Lembaga Vokasi Universitas Indonesia (UI), Jumat (2/10/2026).

Pelepasan yang berlangsung di lobi Balaikota Pariaman ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Program tersebut sekaligus membuka peluang generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi pasar kerja internasional.

Yota Balad mengatakan program pelatihan CPMI/PMI tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman, khususnya dalam menciptakan peluang kerja bagi masyarakat. Peningkatan kompetensi dinilai penting untuk menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja.

“26 orang anak hebat Kota Pariaman yang lulus mengikuti pelatihan di UI. Orang hebat tidak hanya pintar, tetapi mempunyai kemauan, menghormati orang lain dan mampu mengoreksi diri sendiri untuk menjadi lebih baik,” ujar Yota Balad.

Wali Kota Pariaman itu juga berpesan agar para peserta menjaga sikap, kesehatan dan diri selama mengikuti pelatihan di Universitas Indonesia. Ia meminta peserta terus memotivasi diri karena perjalanan menuju keberhasilan membutuhkan kerja keras dan menghadapi berbagai tantangan.

Yota berharap pelatihan tersebut benar-benar menjadi bekal bagi peserta untuk mendapatkan pekerjaan yang baik dan layak. Menurutnya, keberhasilan para peserta nantinya diharapkan dapat membantu keluarga sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kota Pariaman.

Program pelatihan CPMI/PMI di UI ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja sebelum memasuki dunia kerja. Dengan keterampilan yang lebih baik, peserta diharapkan semakin siap bersaing dan memiliki peluang lebih luas dalam memperoleh pekerjaan.

Sekretaris Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja Kota Pariaman, Eva Yulia Delwita, didampingi Kabid Tenaga Kerja Yati Syerlina, menjelaskan bahwa 26 anak muda tersebut merupakan peserta yang dinyatakan lulus mengikuti program peningkatan kapasitas CPMI/PMI di Lembaga Vokasi Universitas Indonesia.

Pelepasan 26 peserta tersebut turut melibatkan Pemerintah Kota Pariaman, Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja Kota Pariaman, Lembaga Vokasi Universitas Indonesia, serta para peserta pelatihan. Program ini diharapkan menjadi pintu bagi lahirnya tenaga kerja muda Kota Pariaman yang kompeten, berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi persaingan dunia kerja global. (R/at) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Erianto Buka Panahan Porprov XVI Sumbar 2026, Bonus Atlet Kota Padang Disiapkan    
Jumat, Oktober 02, 2026

On Jumat, Oktober 02, 2026

Erianto Buka Panahan Porprov XVI Sumbar 2026, Bonus Atlet Kota Padang Disiapkan
Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, membuka langsung pertandingan yang mempertemukan atlet panahan dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pertandingan cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Panahan Semen Padang, Kompleks PT Semen Padang, Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Jumat (2/10/2026).

Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, membuka langsung pertandingan yang mempertemukan atlet panahan dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Ajang ini menjadi bagian penting dari rangkaian Porprov XVI Sumbar 2026 yang berlangsung di sejumlah venue pertandingan di Kota Padang.

Dalam kesempatan tersebut, Erianto menyampaikan apresiasi kepada KONI Provinsi Sumatera Barat dan PERPANI Sumatera Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Padang sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar 2026.

Menurut Erianto, penyelenggaraan pertandingan panahan di Kota Padang menunjukkan kesiapan daerah dalam menyediakan venue dan fasilitas olahraga bagi para atlet. Ia berharap seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, lancar, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Erianto juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Padang bersama KONI Kota Padang apabila kembali dipercaya menjadi tuan rumah Porprov pada masa mendatang. Ia bahkan menyebut kesiapan Kota Padang untuk mendukung penyelenggaraan Porprov tahun 2028 apabila mendapat kepercayaan.

Tak hanya soal penyelenggaraan, perhatian terhadap atlet Kota Padang juga menjadi sorotan. Erianto menegaskan KONI Kota Padang telah menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi pada Porprov XVI Sumbar 2026.

Bonus tersebut akan diberikan setelah pelaksanaan Porprov selesai. Penghargaan itu diharapkan menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan atlet sekaligus pemacu semangat untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya.

Erianto juga berpesan kepada seluruh atlet Kota Padang agar menjaga nama baik daerah selama bertanding. Disiplin, sportivitas, kerja keras, dan semangat memberikan yang terbaik harus menjadi pegangan selama mengikuti Porprov Sumatera Barat 2026.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Prestasi PERPANI Sumatera Barat, Firdaus, yang mewakili Ketua PERPANI Sumbar Nanda Satria, menyambut para atlet, pelatih, official, wasit, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan panahan.

Firdaus menegaskan pertandingan panahan Porprov XVI Sumbar 2026 digelar dengan standar nasional. Ia mengajak seluruh peserta mematuhi ketentuan pertandingan dan mengedepankan sportivitas demi melahirkan kompetisi yang berkualitas.

Lapangan Panahan Semen Padang juga disebut memiliki nilai historis dalam perjalanan olahraga panahan Sumatera Barat. Firdaus menyebut venue tersebut pernah menjadi tempat pembinaan atlet yang kemudian mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Karena itu, Firdaus berharap Porprov XVI Sumbar 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali. Kompetisi ini diharapkan mampu menjadi pintu lahirnya bibit atlet panahan Sumatera Barat yang dapat dikembangkan menuju kejuaraan nasional bahkan internasional.

Firdaus juga meminta dukungan KONI Sumbar, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder olahraga terhadap pembinaan panahan. Menurutnya, pembinaan harus dilakukan berkelanjutan, mulai dari pencarian bibit, pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih hingga pengiriman atlet ke kompetisi yang lebih tinggi.

Dukungan terhadap olahraga panahan juga disampaikan Ketua PERPANI Kota Padang, Alfi Beben One. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah dan berbagai pihak terhadap pengembangan olahraga panahan di Kota Padang serta berharap sinergi antara pemerintah, KONI, PERPANI dan stakeholder olahraga terus diperkuat.

Pembukaan pertandingan turut dihadiri unsur KONI Kota Padang, KONI Sumatera Barat, PERPANI Sumatera Barat, PERPANI Kota Padang, pelatih, official, wasit serta atlet dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Setelah pembukaan, para atlet langsung bersiap menunjukkan kemampuan terbaik dalam pertandingan panahan Porprov XVI Sumbar 2026.

Porprov XVI Sumatera Barat 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga daerah. Dari Lapangan Panahan Semen Padang, persaingan para atlet bukan hanya menentukan perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian dari proses menemukan dan mengembangkan talenta panahan Sumatera Barat menuju level nasional dan internasional. (*) 

Penulisan: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo
Editor: Zamri Yahya, WU

Pokir Yusri Latif Salurkan Bibit Ikan, 10 Titik di Pauh Dapat Dukungan APBD    
Jumat, Oktober 02, 2026

On Jumat, Oktober 02, 2026

Pokir Yusri Latif Salurkan Bibit Ikan, 10 Titik di Pauh Dapat Dukungan APBD
Yusri Latif, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Padang dari Dapil Pauh-Lubuk Kilangan, menyalurkan kegiatan Pokir berupa bantuan bibit ikan. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Penyaluran dana pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif, SH.I., menyasar kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Pauh. Program tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Kota Padang.

Yusri Latif, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Padang dari Dapil Pauh-Lubuk Kilangan, menyalurkan kegiatan Pokir berupa bantuan bibit ikan. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan budidaya ikan dan aktivitas produktif masyarakat.

Selain bantuan bibit ikan, anggaran tersebut juga diarahkan untuk pemberdayaan pemuda. Program ini memberikan dukungan terhadap kegiatan generasi muda agar dapat mengembangkan potensi, keterampilan, kreativitas, dan aktivitas positif di lingkungan masing-masing.

Penyaluran kegiatan dilakukan di 10 titik di Kecamatan Pauh. Penyebaran tersebut menjadi bagian dari upaya agar program berbasis anggaran kecamatan dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat dan pemuda.

Sumber dana berasal dari APBD Kota Padang, yang dialokasikan melalui program kegiatan sesuai perencanaan dan ketentuan penganggaran daerah. Pelaksanaan program diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada penerima.

Bantuan bibit ikan sekaligus program pemberdayaan pemuda menjadi bagian dari upaya mendorong kegiatan produktif masyarakat. Pemanfaatan bantuan secara tepat dan berkelanjutan menjadi faktor penting agar program tidak berhenti pada penyaluran.

Penyaluran Pokir Yusri Latif di 10 titik Kecamatan Pauh menjadi bagian dari perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di Dapil Pauh-Lubuk Kilangan. Dukungan APBD melalui program pemberdayaan tersebut diharapkan dapat memperkuat kegiatan masyarakat dan membuka ruang produktif bagi pemuda. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Hari Jadi ke-81 Sumbar Makin Bermakna    
Jumat, Oktober 02, 2026

On Jumat, Oktober 02, 2026

Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Hari Jadi ke-81 Sumbar Makin Bermakna
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., mendapat tugas membacakan naskah Ikrar pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat, Kamis (1/10/2026). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., mendapat tugas membacakan naskah Ikrar pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat, Kamis (1/10/2026).

Pembacaan ikrar berlangsung dalam suasana khidmat. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga Pancasila, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah dinamika zaman. 

Bersamaan dengan itu, peringatan Hari Jadi Sumbar ke-81 menjadi momentum refleksi perjalanan daerah sekaligus memperkuat semangat membangun Sumatera Barat. Tema “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh” turut mengemuka dalam rangkaian peringatan tahun ini. 

Muhidi bersama jajaran pemerintahan dan unsur terkait menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan. Peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi juga ruang untuk mengenang perjuangan pendahulu dan menatap masa depan Sumbar.

Upacara tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, para kepala OPD, unsur Forkopimda Sumbar, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan kuatnya kebersamaan dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Jadi Sumbar.

Pesan kebangsaan juga menjadi bagian penting dari peringatan tersebut. Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Jadi Sumbar menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Dengan usia 81 tahun, Sumatera Barat memasuki fase penting untuk terus memperkuat pembangunan manusia, ekonomi, kebudayaan, pelayanan publik dan ketangguhan masyarakat. Semangat menjaga Pancasila dan membangun daerah pun menjadi pesan kuat dari peringatan yang berlangsung khidmat tersebut. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Kompol Zulham Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Berlangsung Khidmat dan Kondusif    
Jumat, Oktober 02, 2026

On Jumat, Oktober 02, 2026

Kompol Zulham Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Berlangsung Khidmat dan Kondusif
Kabag Ops Polres Batu Bara Kompol Zulham, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara. (Foto: Herman Manurung). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Polres Batu Bara menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Batu Bara, Kamis (1/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat, tertib, aman, dan kondusif sejak dimulai pukul 08.00 WIB.

Kabag Ops Polres Batu Bara Kompol Zulham, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Plt. Kasubagwatpres SDM Iptu Wahidin, S.H. dipercaya sebagai Perwira Upacara dan Kanit PPA Satreskrim Ipda Robi Harahap, S.H. sebagai Komandan Upacara.

Rangkaian Upacara Hari Kesaktian Pancasila diawali dengan masuknya Komandan Upacara, laporan Perwira Upacara, penghormatan peserta serta laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti prosesi mengheningkan cipta.

Momentum peringatan tersebut dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila yang diikuti seluruh peserta upacara, Pembukaan UUD 1945, Naskah Ikrar, doa serta Andhika Bhayangkari. Seluruh rangkaian menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kesempatan itu, Kasat Tahti Polres Batu Bara Ipda Deni Syahputra membacakan Naskah Proklamasi. Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu Bara Ipda Junaidi, S.H. membacakan Naskah Ikrar pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Polres Batu Bara, dengan keterlibatan unsur pimpinan dan personel yang menjalankan tugas masing-masing dalam upacara. Kehadiran para pejabat dan personel Polres Batu Bara menunjukkan komitmen institusi kepolisian dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila secara khidmat.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Polres Batu Bara selesai sekitar pukul 08.25 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. (*)

Laporan: Herman Manurung
Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Resmikan SPKLU Center Pertama di Sumbar, Perkuat Komitmen Green Province    
Jumat, Oktober 02, 2026

On Jumat, Oktober 02, 2026

Gubernur Resmikan SPKLU Center Pertama di Sumbar, Perkuat Komitmen Green Province
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah resmikan SPKLU Center di Kantor Pelayanan PLN SBU Regional Sumatera Bagian Tengah, Kamis (1/10/2026). (Foto: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Sumbar. Peresmian ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan transisi menuju energi bersih di daerah.

Peresmian SPKLU Center tersebut berlangsung di Kantor Pelayanan PLN SBU Regional Sumatera Bagian Tengah, Kamis (1/10/2026).

Kehadiran fasilitas tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik sekaligus mendukung komitmen Sumatera Barat menuju "Green Province".

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah menghadirkan percepatan-percepatan dalam urusan kelistrikan. Di antaranya dengan hadirnya SPKLU Center yang pertama di Sumatera Barat,” ujar Gubernur, Mahyeldi

Menurutnya, pengembangan energi bersih merupakan salah satu perhatian utama Pemprov Sumbar. Selain kendaraan listrik, pemerintah daerah juga terus mendorong pemanfaatan berbagai sumber energi terbarukan, seperti energi surya, panas bumi, dan energi air.

Gubernur mengatakan, komitmen tersebut juga telah mendapat dukungan dari dunia internasional. Sumatera Barat, sebutnya, dalam beberapa tahun terakhir menerima dukungan dari Norwegia sebesar 3,5 juta dolar AS untuk pengembangan program terkait lingkungan dan energi bersih. Selain itu, terdapat informasi mengenai dukungan Jerman melalui KfW.

“Semua ini mudah-mudahan menjadi bagian dari percepatan *Green Province*. Karena itu, dukungan dari PLN dan Kementerian ESDM sangat kita harapkan,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumbar telah menetapkan kebijakan agar setiap penggantian kendaraan dinas pemerintah diarahkan menggunakan kendaraan listrik. Kebijakan tersebut diharapkan secara bertahap dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat.

Gubernur berharap keberadaan SPKLU Center dan berbagai kemudahan yang diberikan PLN dapat mempercepat penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Barat. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mendukung pengurangan emisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan dengan SPKLU Center dan gebyar pemotongan tambahan daya ini akan memberikan semangat dan kemudahan kepada kita di Sumatera Barat, sehingga energi hijau kemudian Sumbar hijau bisa kita implementasikan lebih cepat lagi yang akan memberikan kebaikan kepada kita semua,” ujar Gubernur.

Peresmian SPKLU Center kemudian dilakukan Gubernur bersama jajaran PLN dan Kementerian ESDM dengan pembacaan basmalah. Gubernur berharap fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Sumatera Barat dalam mendukung transisi energi nasional.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, mengatakan peningkatan penggunaan kendaraan listrik harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur pengisian daya. Menurutnya, kendaraan listrik berbasis baterai merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mencapai target "Net Zero Emission" 2060.

Switching ke listrik menjadi salah satu strategi kita untuk mencapai "Net Zero Emission" tahun 2060, tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga rumah tangga dan sektor lainnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Sumatera Barat telah memiliki 102 SPKLU, dengan sekitar 90 unit di antaranya didominasi oleh PLN. Dari sisi rasio, jumlah SPKLU tersebut masih memberikan ruang bagi pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Barat.

“Di Sumbar itu satu SPKLU melayani sekitar enam kendaraan. Sementara dalam ketentuan, rasionya satu SPKLU melayani 17 kendaraan. Artinya, peluang untuk memperbanyak kendaraan listrik masih cukup luas,” jelasnya.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, mengatakan SPKLU Center yang diresmikan tersebut dilengkapi lima unit *ultra fast charging* dengan kapasitas masing-masing 120 kW atau total 600 kW.

Selain menghadirkan SPKLU Center, PLN juga memberikan program diskon 50 persen untuk pemasangan baru dan tambah daya listrik khusus di Sumatera Barat selama dua minggu. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian dukungan PLN dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat.

Arsyadany menyebutkan, hingga Agustus 2026 terdapat lebih dari 580 kendaraan listrik di Sumatera Barat. Secara nasional, PLN telah memiliki lebih dari 3.200 lokasi SPKLU dengan transaksi yang mencapai sekitar 700.000 per bulan.

“Yang paling penting bukan seberapa banyak "charger" yang dibangun, tetapi seberapa banyak fasilitas ini memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumatera Barat,” katanya.(adpsb/rmz)

Tangis Haru di Pauh Timur! Pemko Pariaman dan BAZNAS Salurkan Bantuan Darurat Korban Kebakaran    
Jumat, Oktober 02, 2026

On Jumat, Oktober 02, 2026

Tangis Haru di Pauh Timur! Pemko Pariaman dan BAZNAS Salurkan Bantuan Darurat Korban Kebakaran
Momen kepedulian mendalam ini pecah saat Wali Kota Pariaman, Yota Balad, turun langsung memberikan bantuan darurat di Kantor Desa Pauh Timur pada Kamis (1/10/2026). (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Musibah kebakaran hebat yang menghanguskan usaha kuliner milik warga di Desa Pauh Timur, Kecamatan Pariaman Tengah, langsung memantik respons cepat pemerintah daerah.

Momen kepedulian mendalam ini pecah saat Wali Kota Pariaman, Yota Balad, turun langsung memberikan bantuan darurat di Kantor Desa Pauh Timur pada Kamis (1/10/2026).

Aksi tanggap darurat ini diwujudkan melalui kolaborasi erat Pemerintah Kota Pariaman bersama Badan Amil Zakat Nasional Kota Pariaman lewat program unggulan Pariaman Peduli.

Kehadiran sosok kunci Pemko Pariaman dan jajaran BAZNAS Kota Pariaman di lokasi menjadi bukti nyata komitmen pemerintah yang selalu hadir mendampingi warga di saat kritis.

Bantuan stimulan dana zakat tersebut diserahkan langsung kepada Mimi Rahmadhani, pemilik usaha bakso yang menjadi korban dalam bencana kebakaran memilukan tersebut.

Wali Kota Yota Balad menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi korban untuk segera bangkit dan memulihkan kembali roda ekonominya.

Sinergi nyata Pemko Pariaman dan BAZNAS Kota Pariaman ini menuai simpati publik sebagai langkah konkret penanganan bencana yang transparan, tepat sasaran, dan menenangkan warga. (Wi/fad/at) 

Editor: Zamri Yahya, WU