HEADLINE
Patroli Dini Hari di Padang, Satpol PP Amankan 11 Orang di Khatib Sulaiman dan Batang Arau    
Sabtu, Oktober 24, 2026

On Sabtu, Oktober 24, 2026

Patroli Dini Hari di Padang, Satpol PP Amankan 11 Orang di Khatib Sulaiman dan Batang Arau
Patroli tersebut menyasar sejumlah penginapan dan kos-kosan di wilayah Kecamatan Padang Barat hingga Padang Selatan. (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Patroli ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang pada Sabtu (24/10/2026) dini hari menemukan aktivitas warga yang menjadi perhatian petugas. Sebanyak 10 perempuan yang masih berkumpul hingga dini hari dan seorang pria yang kedapatan mengonsumsi minuman beralkohol di ruang publik diamankan untuk didata dan menjalani proses lebih lanjut.

Patroli tersebut menyasar sejumlah penginapan dan kos-kosan di wilayah Kecamatan Padang Barat hingga Padang Selatan. Petugas juga menyisir kawasan Jalan Khatib Sulaiman sampai Jalan Batang Arau sebagai bagian dari upaya menjaga ketenteraman masyarakat sekaligus memastikan kepatuhan terhadap peraturan daerah yang berlaku.

Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satpol PP Kota Padang, Malizar Ade, mengatakan kegiatan pengawasan dilakukan untuk memantau aktivitas masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi. Menurutnya, patroli bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga langkah untuk menjaga lingkungan kota tetap tertib dan kondusif.

“Mal am ini, kita melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah penginapan, kos-kosan, serta kawasan Jalan Khatib Sulaiman hingga Batang Arau untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di Kota Padang, termasuk memantau aktivitas muda-mudi hingga dini hari,” ujar Malizar.

Dalam pemeriksaan di sejumlah penginapan dan kos-kosan, petugas tidak menemukan pelanggaran. Namun, ketika melanjutkan patroli di kawasan Jalan Khatib Sulaiman dan Jalan Batang Arau, personel Satpol PP mendapati 10 perempuan yang masih berkumpul hingga dini hari serta seorang pria yang mengonsumsi minuman beralkohol di ruang publik.

Sebelas orang tersebut kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Padang untuk menjalani pendataan. Penanganan selanjutnya dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP guna memeriksa lebih lanjut kondisi dan aktivitas yang ditemukan petugas di lapangan.

Malizar menjelaskan, proses penanganan tidak berhenti pada pendataan. PPNS akan melakukan pemeriksaan dan memanggil pihak keluarga yang bersangkutan. Mereka juga akan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan yang menjadi dasar penanganan tersebut.

Penindakan itu mengacu pada Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Satpol PP menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk menegakkan aturan sekaligus menjaga ruang publik agar tetap tertib, dengan proses penanganan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui patroli yang melibatkan jajaran personel Satpol PP Kota Padang, pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban semakin meningkat. Pengawasan di penginapan, kos-kosan, serta sejumlah ruas jalan akan menjadi bagian dari upaya menjaga suasana Kota Padang tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU 

Defri Mulyadi Kembali Pimpin IJTI Sumbar, Unggul Telak 38 Suara atas Wahyudi Agus    
Sabtu, Oktober 24, 2026

On Sabtu, Oktober 24, 2026

Defri Mulyadi Kembali Pimpin IJTI Sumbar, Unggul Telak 38 Suara atas Wahyudi Agus
Defri Mulyadi, yang akrab disapa Imung, kembali memimpin Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumatera Barat untuk lima tahun ke depan. (Fotdok: Novrianto). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Defri Mulyadi, yang akrab disapa Imung, kembali memimpin Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumatera Barat untuk lima tahun ke depan. Kemenangan telak dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V IJTI Sumbar menjadi bukti kepercayaan mayoritas peserta terhadap kepemimpinannya di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis.

Pemilihan yang berlangsung di Whiz Prime Hotel Padang pada 23–25 Oktober 2026 tersebut berjalan melalui mekanisme pemungutan suara. Imung berhasil mengungguli kandidat lainnya, Wahyudi Agus, dengan perolehan 38 suara, sementara Wahyudi memperoleh 23 suara.

Hasil tersebut menempatkan Imung sebagai peraih suara terbanyak dalam kontestasi kepemimpinan organisasi jurnalis televisi di Sumatera Barat. Setelah penghitungan suara selesai, pimpinan sidang, John Nedi Kambang, langsung menetapkan Defri Mulyadi sebagai ketua terpilih IJTI Sumbar.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya menjadi amanah besar untuk melanjutkan kepemimpinan sekaligus memperkuat peran IJTI sebagai wadah berhimpunnya jurnalis televisi. Imung menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan seprofesi yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan dalam Musda kali ini.

“Terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang kembali diberikan oleh rekan-rekan jurnalis televisi di Sumatera Barat. Ini bukan sekadar kemenangan dalam pemilihan, tetapi tanggung jawab besar yang harus saya jalankan bersama seluruh anggota IJTI Sumbar,” ujar Imung seusai ditetapkan sebagai ketua terpilih.

Menurut Imung, kemenangan tersebut tidak boleh hanya dimaknai sebagai keberhasilan dalam pemilihan, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas organisasi. Ia menilai tantangan industri media yang terus berubah menuntut jurnalis televisi untuk meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat.

“Amanah ini tidak bisa dijalankan sendiri. Kita membutuhkan kebersamaan, solidaritas, dan kontribusi seluruh anggota agar IJTI Sumbar semakin kuat serta mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang,” tambahnya. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh anggota dalam membangun organisasi yang solid dan profesional.

Kemenangan dengan selisih 15 suara atas Wahyudi Agus sekaligus membuka babak baru bagi konsolidasi IJTI Sumbar. Dukungan mayoritas peserta Musda diharapkan dapat menjadi modal untuk memperkuat kapasitas anggota, memperluas ruang kolaborasi, serta mendorong peningkatan kualitas karya jurnalistik yang mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan kepentingan publik.

Dengan kembali terpilihnya Defri Mulyadi atau Imung, harapan terhadap IJTI Sumbar semakin besar untuk menjaga profesionalisme dan independensi jurnalis televisi di tengah derasnya arus informasi. Tantangan kepemimpinan lima tahun mendatang bukan hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga memastikan organisasi terus hadir sebagai ruang pengembangan kompetensi dan penguatan etika jurnalistik di Sumatera Barat. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Mahyeldi Dorong Alumni UNP Perkuat Kontribusi untuk Daerah    
Sabtu, Oktober 24, 2026

On Sabtu, Oktober 24, 2026

Gubernur Mahyeldi Dorong Alumni UNP Perkuat Kontribusi untuk Daerah
Mahyeldi saat menghadiri Temu Akbar Alumni IKIP/UNP Lintas Angkatan 2026 dalam rangka Dies Natalis ke-72 UNP di Auditorium UNP, Sabtu (24/10/2026). (Fotdok: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendorong alumni Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, terutama melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Temu Akbar Alumni IKIP/UNP Lintas Angkatan 2026 dalam rangka Dies Natalis ke-72 UNP di Auditorium UNP, Sabtu (24/10/2026). Mengusung tema “Menginspirasi, Berkolaborasi, Membangun Indonesia”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi perguruan tinggi, alumni, pemerintah, dan dunia usaha untuk mendukung pembangunan Sumbar.

Mahyeldi mengatakan, alumni UNP yang telah berkiprah di berbagai daerah dan sektor memiliki potensi besar untuk mendukung kemajuan daerah. Karena itu, hubungan ranah dan rantau perlu diperkuat agar jejaring alumni tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menghasilkan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Potensi alumni ini perlu kita perkuat agar memberikan manfaat nyata bagi Sumatera Barat,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, Mahyeldi menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus menjadi perhatian bersama, dengan guru sebagai salah satu faktor kunci. Selain di sektor pendidikan, Mahyeldi juga mendorong UNP dan alumninya berperan aktif mendampingi sekitar 740 ribu UMKM di Sumbar untuk naik kelas

"Itu bisa melalui berbagai cara, seperti peningkatan kualitas produk, standardisasi, pengemasan, dan perluasan akses pasar," ucap Mahyeldi

Menurutnya, keunggulan fakultas dan program studi di perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

“Bagaimana perguruan tinggi bisa membina masyarakat, menstandarkan produknya, membantu pengemasan, dan menghubungkannya dengan pasar. Ini menjadi salah satu peluang yang bisa dikembangkan UNP bersama alumni untuk menjawab kebutuhan UMKM,” katanya.

Mahyeldi juga menekankan pentingnya menyelaraskan kurikulum dan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah akibat perkembangan teknologi dan industri. Alumni diharapkan dapat menjembatani perguruan tinggi dengan dunia usaha melalui jejaring profesional, kesempatan magang, serta masukan bagi pengembangan kurikulum. Ia turut mengapresiasi dukungan UNP terhadap program Sekolah Rakyat melalui penyediaan fasilitas kelas sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan memutus rantai kemiskinan.

Sementara itu Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli yang hadir secara daring, menyoroti tantangan ketenagakerjaan akibat perkembangan AI, robotika, platform digital, dan transisi menuju ekonomi hijau.

Rektor UNP, Krismadinata, menyebut alumni sebagai duta universitas yang turut menentukan reputasi dan kontribusi UNP di tengah masyarakat, serta mengajak mereka memperkuat hubungan dengan almamater, termasuk membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kolaborasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, daya saing tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat Sumbar. (adpsb/rmz/bud)

Eka Putra Buhari Hadiri Pelantikan POBSI Padang, Pengurus Baru 2026–2030 Siapkan Gebrakan Prestasi!    
Sabtu, Oktober 24, 2026

On Sabtu, Oktober 24, 2026

Eka Putra Buhari Hadiri Pelantikan POBSI Padang, Pengurus Baru 2026–2030 Siapkan Gebrakan Prestasi!
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, hadir dalam pelantikan yang berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Sabtu (24/10/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pelantikan pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Padang periode 2026–2030 menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi olahraga biliar. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, hadir dalam pelantikan yang berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Sabtu (24/10/2026). Dalam kepengurusan baru ini, Raden Yudo Wicaksono Prakoso resmi dilantik sebagai Ketua POBSI Kota Padang.

Kehadiran Eka Putra Buhari bersama perwakilan KONI dan Pemerintah Kota Padang menandai pentingnya sinergi dalam mendorong kemajuan olahraga daerah. Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat organisasi, memperluas pembinaan atlet, dan menyiapkan program kerja yang berorientasi pada prestasi. Dukungan lintas pihak diharapkan membantu POBSI Kota Padang menjalankan agenda secara terarah dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Raden Yudo, POBSI Kota Padang menyiapkan sejumlah program strategis untuk membawa olahraga biliar semakin berkembang. Salah satu agenda yang dirancang adalah POBSI Series sepanjang 2027 dengan target 28 pertandingan selama satu tahun. Empat pertandingan direncanakan berstatus open nasional, sementara satu event internasional juga masuk dalam rencana apabila memperoleh izin. Agenda tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas bagi atlet lokal untuk menguji kemampuan menghadapi pesaing dari berbagai daerah.

Program kompetisi itu menjadi salah satu langkah yang disiapkan kepengurusan baru untuk meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus jam terbang atlet. Dengan kompetisi yang berlangsung secara rutin, atlet diharapkan memiliki lebih banyak kesempatan mengukur kemampuan, mengevaluasi hasil latihan, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih besar. Kehadiran dukungan Dispora di bawah kepemimpinan Eka Putra Buhari bersama KONI dan Pemerintah Kota Padang menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem olahraga yang semakin kuat.

Raden Yudo Wicaksono Prakoso menyatakan, dirinya bersama seluruh jajaran pengurus berkomitmen membawa olahraga biliar, tata kelola organisasi, hingga keanggotaan POBSI Kota Padang ke arah yang lebih baik. Menurutnya, potensi atlet yang tersedia perlu dikelola melalui pembinaan yang terencana dan kesempatan berkompetisi secara konsisten. Karena itu, kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, baik dalam penguatan organisasi maupun pencapaian prestasi.

“Potensi atlet biliar di Kota Padang sangat bagus dan melimpah. Kita punya banyak bibit muda hingga atlet nasional yang sudah pernah meraih prestasi di ajang PON maupun tingkat nasional,” ungkap Raden Yudo. Potensi tersebut menjadi modal penting bagi POBSI Kota Padang untuk menyiapkan generasi atlet berikutnya. Pembinaan bibit muda, pendampingan atlet berpengalaman, serta evaluasi kemampuan secara berkala menjadi langkah yang dapat memperkuat daya saing biliar Kota Padang.

Tantangan berikutnya adalah menyiapkan atlet menghadapi sejumlah agenda besar, mulai dari babak kualifikasi PON, PON NTB 2028, hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat. Target tersebut membutuhkan persiapan sejak dini, program latihan yang terukur, serta koordinasi yang baik antara pengurus, pelatih, atlet, dan pemangku kepentingan olahraga. Kepengurusan baru diharapkan mampu menyusun prioritas agar setiap tahapan pembinaan berjalan sesuai kebutuhan dan target prestasi.

Eka Putra Buhari bersama jajaran Dispora Kota Padang diharapkan terus memperkuat sinergi dengan POBSI, KONI, dan Pemerintah Kota Padang dalam mendukung pengembangan olahraga biliar. Kolaborasi tersebut penting untuk menunjang pembinaan atlet, pelaksanaan kejuaraan, serta pengembangan potensi olahraga di daerah. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, program-program yang dirancang POBSI Kota Padang diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal dan memberi manfaat bagi atlet maupun perkembangan olahraga secara luas.

Pelantikan pengurus POBSI Kota Padang periode 2026–2030 pun menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk mengubah potensi menjadi prestasi. Kehadiran Eka Putra Buhari, kepemimpinan baru Raden Yudo, serta rencana kompetisi sepanjang 2027 menjadi bagian dari langkah pengembangan biliar Kota Padang. Keberhasilan agenda tersebut akan bergantung pada konsistensi pembinaan, kekuatan organisasi, dan sinergi seluruh pihak agar atlet biliar Padang semakin siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Pemprov Sumbar Dorong Perguruan Tinggi Menjadi Benteng Penyalahgunaan Narkoba    
Sabtu, Oktober 24, 2026

On Sabtu, Oktober 24, 2026

Pemprov Sumbar Dorong Perguruan Tinggi Menjadi Benteng Penyalahgunaan Narkoba
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat, Mursalim pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Internasional ARTIPENA Indonesia ke-IV Tahun 2026 di Kampus Universitas Fort de Kock, Kota Bukittinggi, Sabtu (24/10/2026). (Fotdok: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat, Mursalim, mewakili Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Internasional ARTIPENA Indonesia ke-IV Tahun 2026 di Kampus Universitas Fort de Kock, Kota Bukittinggi, Sabtu (24/10/2026).

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Mursalim menyampaikan pentingnya memperkuat peran perguruan tinggi sebagai benteng pencegahan penyalahgunaan narkoba, terutama di tengah tantangan era digital. Mengusung tema “Kampus Bersinar: Generasi Cerdas, Tangguh, Berintegritas, Tanpa Narkoba di Era Digital”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen perguruan tinggi dalam melindungi generasi muda.

Mursalim menyampaikan apresiasi Gubernur Mahyeldi kepada Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (ARTIPENA) atas komitmennya memperkuat gerakan pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan tinggi. “Kampus bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga benteng intelektual dan moral untuk membentuk generasi yang cerdas, tangguh, sehat, dan berintegritas,” demikian pesan Gubernur yang disampaikannya.

Ia menyampaikan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Tantangan tersebut semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital. Selain narkotika, penyalahgunaan obat-obatan tertentu tanpa indikasi medis atau tidak sesuai petunjuk tenaga kesehatan juga perlu diwaspadai karena berisiko menimbulkan ketergantungan dan gangguan kesehatan serius.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendorong sinergi antara pemerintah daerah, BNN, kepolisian, perguruan tinggi, keluarga, organisasi mahasiswa, dunia usaha, media, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut perlu diwujudkan melalui edukasi berkelanjutan, kampanye kreatif berbasis digital, penguatan layanan konseling, deteksi dini yang bertanggung jawab, serta akses rehabilitasi bagi mereka yang membutuhkan.

Mursalim juga menyampaikan pentingnya mengoptimalkan nilai adat, agama, dan kekeluargaan, termasuk falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, sebagai landasan membangun karakter dan ketahanan generasi muda. Keberhasilan Kampus Bersinar, menurutnya, tidak cukup diukur dari banyaknya sosialisasi, tetapi juga dari perubahan perilaku dan terciptanya lingkungan pendidikan yang aman serta berintegritas.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X, Dr. Afdalisama, S.H., M.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan Munas ARTIPENA ke-IV. Ia menegaskan, Kampus Bersinar tidak hanya berarti lingkungan bebas narkoba, tetapi juga pembentukan karakter, kejujuran, moralitas, dan integritas mahasiswa. LLDIKTI Wilayah X turut mendorong pembentukan konsorsium perguruan tinggi negeri dan swasta untuk memperkuat edukasi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat terkait pencegahan narkoba.

Pada kesempatan tersebut, Afdalisama menyampaikan selamat kepada Rektor Universitas Fort de Kock, Prof. Dr. Evi Hasnita, S.Pd.Ns., M.Kes., atas terpilihnya sebagai Ketua DPW ARTIPENA Sumatera Barat. Evi menyampaikan bahwa kampus harus menjadi benteng moral dalam melindungi generasi muda. Komitmen Kampus Bersinar perlu diperkuat melalui deklarasi, sosialisasi, pembentukan satuan tugas, optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta pendekatan humanis dan rehabilitatif bagi mereka yang membutuhkan pemulihan.

Ketua Umum ARTIPENA Sutarto Hadi dalam sambutannya mengapresiasi pengurus, relawan, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan yang mendukung gerakan pencegahan narkoba. Munas diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi serta menghasilkan program kerja yang konkret dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga dihadiri unsur Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala BNN Kota Payakumbuh Stevanny Valentino, S.H., jajaran Pengurus Pusat ARTIPENA, pengurus wilayah dari berbagai provinsi, pimpinan perguruan tinggi, serta sivitas akademika dan mahasiswa.

Seminar internasional menghadirkan Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, S.IP., M.Si., CRGP, CHRM, CRPP; perwakilan BNNP Sumbar Kombes Pol. Erlis, S.E., M.H.; Naib Conselor Universiti Sultan Zainal Abidin, Terengganu, Prof. Dato’ Dr. Fadzil Adam; Rektor Universitas Fort de Kock Evi Hasnita; serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Riena Sofianti, M.Kes. Melalui Munas dan seminar ini, ARTIPENA diharapkan memperkuat jejaring antarkampus dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), sehingga gerakan Kampus Bersinar menghasilkan perubahan nyata menuju lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berintegritas (adpsb/cen)

Yopi Krislova Pacu Siswa SMP/MTs Sumbar Berprestasi, Pra-OSN Jadi Gerbang Menuju Pentas Nasional    
Sabtu, Oktober 24, 2026

On Sabtu, Oktober 24, 2026

Yopi Krislova Pacu Siswa SMP/MTs Sumbar Berprestasi, Pra-OSN Jadi Gerbang Menuju Pentas Nasional
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mendorong para pelajar berani menunjukkan kemampuan terbaik melalui Pra-Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-1 tingkat SMP/MTs se-Sumatera Barat tahun 2026 yang digelar di SMP Negeri 25 Padang, Sabtu (24/10/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Peluang siswa SMP/MTs di Sumatera Barat untuk mengukir prestasi sains semakin terbuka. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mendorong para pelajar berani menunjukkan kemampuan terbaik melalui Pra-Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-1 tingkat SMP/MTs se-Sumatera Barat tahun 2026 yang digelar di SMP Negeri 25 Padang, Sabtu (24/10/2026).

Yopi menegaskan, Pra-OSN bukan sekadar ajang adu kemampuan akademik, melainkan kesempatan bagi siswa untuk mengukur kesiapan sebelum menghadapi Olimpiade Sains Nasional yang sesungguhnya. Melalui kompetisi ini, para peserta dapat mengetahui sejauh mana penguasaan materi sekaligus mengasah mental untuk bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah.

Tiga bidang menjadi arena bagi para peserta untuk memperlihatkan potensi terbaik mereka, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika. Menurut Yopi, kesempatan seperti ini penting agar siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman berkompetisi yang dapat mendorong perkembangan kemampuan dan prestasi mereka.

“Pra-OSN ini merupakan ajang uji coba bagi siswa untuk menghadapi OSN yang sebenarnya. Kita memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada murid untuk tampil dan memperlihatkan prestasinya di bidang masing-masing,” ujar Yopi. Ia menilai, keberanian mengikuti kompetisi merupakan salah satu langkah penting untuk membangun kepercayaan diri dan menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan yang lebih besar.

Lebih jauh, Yopi mengaitkan kegiatan tersebut dengan program Padang Juara yang didorong Pemerintah Kota Padang. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang memberi ruang bagi siswa untuk berkembang, berkompetisi, dan meraih pencapaian terbaik. Harapannya, potensi yang selama ini tumbuh dalam proses pembelajaran dapat muncul melalui ajang yang terukur dan kompetitif.

Yopi juga optimistis siswa Kota Padang dan Sumatera Barat memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi. “Kita yakin dan percaya, murid-murid di Kota Padang dan Sumatera Barat memiliki potensi untuk mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. Teruslah meraih prestasi setinggi-tingginya sebagai bekal menuju kesuksesan di masa depan,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 25 Padang, Herry Susanto, menyebut kompetisi sebagai salah satu cara efektif untuk memotivasi siswa agar terus meningkatkan kemampuan dan prestasi. Menurutnya, pelaksanaan Pra-OSN juga sejalan dengan semangat Padang Juara yang mengajak peserta didik untuk terus berkembang dan berani menguji kemampuan melalui persaingan yang sehat.

Herry berharap, Pra-OSN tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan semata. Siswa yang telah berpartisipasi perlu mendapatkan pembinaan berkelanjutan agar potensi mereka semakin terasah dan lebih siap menghadapi kompetisi berikutnya. Dengan pendampingan yang tepat, pengalaman mengikuti Pra-OSN dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pelajar.

Melalui Pra-OSN ke-1 tingkat SMP/MTs se-Sumatera Barat tahun 2026, Yopi Krislova berharap semakin banyak siswa berani melangkah menuju prestasi yang lebih tinggi. Tantangannya bukan hanya meraih hasil terbaik dalam satu perlombaan, tetapi membangun konsistensi belajar, mental juara, dan kemampuan bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional. Semangat inilah yang diharapkan memperkuat langkah Padang Juara dalam melahirkan generasi unggul dari Sumatera Barat. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Waspada    
Sabtu, Oktober 24, 2026

On Sabtu, Oktober 24, 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Waspada
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat (Sumbar) pada 23–25 Oktober 2026. (Fotdok: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat (Sumbar) pada 23–25 Oktober 2026. Sebanyak delapan daerah masuk kategori Siaga, sementara 11 daerah lainnya berada pada kategori Waspada.

Delapan daerah kategori Siaga meliputi Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Sementara itu, daerah kategori Waspada meliputi Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto, dan Sijunjung.

Menyikapi peringatan dini tersebut, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang tinggal di sekitar aliran sungai, kawasan perbukitan, serta wilayah lain yang rawan bencana.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kewaspadaan sangat penting karena kita tidak pernah tahu kapan bencana akan terjadi,” ujar Mahyeldi di Padang, Jumat (23/10/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi kebutuhan air bersih selama periode cuaca ekstrem. Curah hujan tinggi berpotensi mengganggu distribusi air bersih, termasuk layanan perusahaan daerah air minum (PDAM).

“Masyarakat diimbau untuk memastikan ketersediaan air bersih untuk beberapa hari ke depan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Decky Irmawan, menjelaskan bahwa peningkatan potensi hujan dipengaruhi oleh sejumlah fenomena atmosfer. Di antaranya, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, sirkulasi siklonik, daerah konvergensi atau pertemuan arus angin, serta belokan angin (shearline) yang aktif di wilayah Sumbar.

Selain itu, anomali positif suhu muka laut di perairan barat Sumatera Barat turut mendukung pertumbuhan awan hujan secara intensif.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Karena itu, masyarakat diminta mengenali titik-titik rawan bencana di lingkungan masing-masing serta memantau informasi cuaca terkini sebelum beraktivitas.

“Masyarakat juga diminta segera mencari lokasi yang aman apabila terjadi hujan berintensitas tinggi dalam durasi panjang, peningkatan debit atau tinggi muka air sungai, maupun munculnya material longsoran,” tuturnya. (adpsb/bud)