HEADLINE
Dewas BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD dr Rasidin: Kami Mendapatkan Gambaran yang Lebih Realistis...    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

Dewas BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD dr Rasidin: Kami Mendapatkan Gambaran yang Lebih Realistis...
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Kota Padang menerima kunjungan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Pusat yang didampingi Rombongan Tim Deputi dan BPJS Kesehatan Kota Padang, Sabtu, 4 Juli 2026, di RSUD dr Rasidin. (Fotdok: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Kota Padang menerima kunjungan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Pusat yang didampingi Rombongan Tim Deputi dan BPJS Kesehatan Kota Padang, Sabtu, 4 Juli 2026, di RSUD dr Rasidin. 

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka evaluasi layanan kesehatan, khususnya pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) yang menjadi salah satu program strategis dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kedatangan rombongan BPJS Kesehatan disambut oleh jajaran tenaga kesehatan dan manajemen RSUD dr. Rasidin Kota Padang. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas berbagai tantangan yang dihadapi rumah sakit dalam implementasi layanan bagi peserta JKN, mulai dari mekanisme rujuk balik, kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama, hingga ketersediaan obat bagi pasien.

Direktur RSUD dr. Rasidin Kota Padang, dr. Lismawati, mengatakan kunjungan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Pusat menjadi momentum penting bagi rumah sakit untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan secara langsung kepada para pengambil kebijakan.

"Pada hari ini kita dikunjungi oleh Dewan Pengawas BPJS dari pusat dalam rangka evaluasi layanan di rumah sakit kita ini. Salah satunya adalah program rujuk balik," katanya. 

Program rujuk balik memerlukan tata kelola yang baik agar pasien yang telah mendapatkan penanganan di rumah sakit dapat kembali memperoleh pelayanan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama secara optimal.

"Salah satunya adalah program rujuk balik, pasien yang telah dirujuk ke rumah sakit kemudian dirujuk kembali ke puskesmas. Dari Dewas BPJS Kesehatan juga menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam pelaksanaan rujuk balik tersebut," ujarnya. 

Dialog bersama Dewan Pengawas BPJS Kesehatan juga menjadi ruang bagi tenaga kesehatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang terjadi dalam pelayanan sehari-hari, baik di poliklinik maupun unit gawat darurat, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan di tingkat pusat.

"Harapannya dengan kunjungan Dewas ini, kita bisa menyampaikan berbagai permasalahan yang selama ini kami alami di lapangan, baik di poli maupun di IGD. Hal tersebut menjadi catatan bagi Dewas untuk pengembangan program-program BPJS ke depan, salah satunya terkait program rujuk balik," cakapnya. 

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Drs. Paulus Agung Pambudhi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Rujuk Balik memiliki tantangan yang cukup kompleks, terutama berkaitan dengan kondisi klinis pasien dan tingkat kepercayaan antara dokter dan pasien.

"Kami mendapatkan gambaran yang lebih realistis setelah berdialog langsung dengan dokter spesialis yang menjadi penanggung jawab pelayanan. Ternyata kompleksitas penyakit dan adanya komorbid membuat tidak semua pasien dapat dengan mudah masuk ke dalam skema Program Rujuk Balik," ungkapnya. 

Menurutnya, kepercayaan atau trust menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan PRB, karena pasien harus merasa yakin bahwa pelayanan yang diberikan di fasilitas kesehatan tingkat pertama tetap mampu memenuhi kebutuhan medis mereka setelah kembali dari rumah sakit rujukan.

Selain itu, ia menilai banyak kasus penyakit yang tidak dapat dipandang secara sederhana karena pasien sering kali memiliki penyakit penyerta atau komorbid yang membutuhkan penanganan berkelanjutan di rumah sakit.

Paulus juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas fasilitas kesehatan tingkat pertama agar mampu menerima dan menangani pasien PRB secara optimal. Menurutnya, dukungan sumber daya manusia, sistem pelayanan, hingga sarana penunjang menjadi kebutuhan mendasar yang harus terus diperkuat.

Di samping itu, persoalan ketersediaan obat juga menjadi perhatian utama dalam diskusi tersebut. 

Ia menilai keberhasilan Program Rujuk Balik sangat bergantung pada kemampuan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam menyediakan obat yang sesuai dengan kebutuhan pasien.

"Ketika pasien dirujuk balik tetapi ada obat yang seharusnya diterima namun tidak tersedia, maka hal itu akan kembali memengaruhi kepercayaan pasien terhadap layanan yang diberikan," tegasnya. 

Dewan Pengawas bersama Direksi BPJS Kesehatan saat ini tengah membahas arah strategis baru terkait tata kelola obat yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026. 

Langkah tersebut diharapkan mampu menjadi perubahan besar dalam menjamin ketersediaan obat yang lebih sesuai dengan kebutuhan peserta JKN di lapangan.

Menutup kunjungannya, Paulus menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan RSUD dr. Rasidin Kota Padang atas keterbukaan dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kegiatan yang berlangsung sekitar satu setengah jam ini memberikan manfaat yang besar bagi kami untuk memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai kondisi pelayanan kesehatan di lapangan," tukuknya. 

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan sinergi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan semakin kuat sehingga kualitas layanan bagi masyarakat, khususnya peserta JKN di Kota Padang, dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. (*)

Ini Kata Wako Fadly Amran pada Peresmian Revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

Ini Kata Wako Fadly Amran pada Peresmian Revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai
Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berada di Jalan Tanjung Indah No. 25, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (4/7/2026). (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berada di Jalan Tanjung Indah No. 25, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (4/7/2026).

Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat, Ganefri, Tokoh masyarakat Sumatera Barat, Duski Samad, Para donatur pembangunan Masjid Muttaqin Kampung Lapai, Pengurus Masjid Muttaqin Kampung Lapai dan elemen masyarakat Kampung Lapai.

Peresmian pembangunan ulang masjid yang kini tampil dengan wajah baru dan lebih megah itu ditandai dengan pengguntingan pita, penekanan sirine dan penandatanganan prasasti masjid. 

Turut hadir di kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat, Ganefri, tokoh masyarakat Sumatera Barat, Duski Samad, serta para donatur pembangunan masjid, dan elemen masyarakat Kampung Lapai.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas selesainya revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang menjadi bukti kuat semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam membangun sarana ibadah. 

"Masjid memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan beragama sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Semoga Masjid Muttaqin yang telah direvitalisasi ini dapat menjadi pusat syiar Islam dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat," katanya. 

Ia menekankan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan keagamaan sekaligus penguat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat fungsi masjid melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau agar masjid tidak hanya dimanfaatkan untuk tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan umat, dan pengembangan karakter generasi muda berbasis teknologi.

"Melalui Smart Surau, kami mendorong masjid tidak hanya aktif sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pembinaan umat, dan penguatan karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Kami berharap Masjid Muttaqin Kampung Lapai dapat mengimplementasikan berbagai program Smart Surau, seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, pendidikan MDTA/MDTW, serta penyediaan ruang belajar digital dan akses WiFi gratis," ujarnya. 

Lebih dari itu, Wali Kota turut mengapresiasi dedikasi pengurus, jamaah, dan para donatur yang telah mewujudkan pembangunan kembali Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berarsitektur megah tersebut. 

Ia meyakini keberadaan masjid ini akan semakin memperkuat syiar Islam serta menjadi pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan, sekaligus mendukung implementasi program Smart Surau.

"Mari kita ramaikan masjid dengan kegiatan ibadah, pendidikan, dan berbagai aktivitas positif lainnya, sehingga benar-benar menjadi pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat," katanya. 

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Muttaqin Kampung Lapai, Asril Kalis, menjelaskan bahwa Masjid Muttaqin bermula dari Surau Lubuk Sirabaah yang telah berdiri sejak era 1960-an dan berkembang menjadi masjid pada sekitar 1980-an.

 "Seiring bertambahnya jumlah penduduk, masjid ini direkonstruksi secara total sejak 2020 dan rampung pada 2025 tanpa mengganggu aktivitas ibadah jamaah. Seluruh proses pembangunan menghabiskan anggaran sekitar Rp4,5 miliar yang berasal dari swadaya masyarakat dan para donatur, dengan penyumbang terbesar Ibu Misna Nazar yang berkontribusi sekitar Rp3,3 miliar," cakapnya. (*) 

Hadiri Rakernas APEKSI XVIII, Kominfo Sawahlunto Borong Tiga Penghargaan Nasional    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

Hadiri Rakernas APEKSI XVIII, Kominfo Sawahlunto Borong Tiga Penghargaan Nasional
Kontingen Kota Sawahlunto dipimpin langsung Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, didampingi Ketua TP-PKK Ny. Yori Riyanda Putra, bersama jajaran pemerintah daerah. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Sawahlunto menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Kontingen Kota Sawahlunto dipimpin langsung Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, didampingi Ketua TP-PKK Ny. Yori Riyanda Putra, bersama jajaran pemerintah daerah.

Rakernas APEKSI XVIII mengusung tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat", sebagai forum strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, berbagi inovasi, serta merumuskan langkah bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

Di sela rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto juga menorehkan prestasi pada Forum Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) 2026.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sawahlunto berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus di antara perwakilan Dinas Kominfo dari 98 pemerintah kota di Indonesia.

Delegasi Kominfo Sawahlunto yang dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan e-Government, Infrastruktur dan Persandian, Egi Delvita, S.T., M.CIO, meraih penghargaan Penanya Terbaik, Penyelesaian Kertas Kerja Tercepat, serta Peserta Terbaik Forum KOMDIGI 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan dalam forum diskusi, kemampuan menyelesaikan tugas secara cepat dan tepat, serta kontribusi menyeluruh selama pelaksanaan kegiatan.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan keikutsertaan Pemerintah Kota Sawahlunto dalam Rakernas APEKSI merupakan bagian dari komitmen memperkuat kolaborasi antardaerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, capaian Kominfo Sawahlunto pada Forum KOMDIGI menjadi motivasi untuk terus memperkuat transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto melalui pengembangan pelayanan publik yang semakin efektif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan serta meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi di bidang komunikasi, informasi, dan teknologi. (*) 

Pewarta: Marjafri

Pertemuan Wako Fadly Amran dengan Bekas Timbalan Menteri Kesihatan I Malaysia    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

Pertemuan Wako Fadly Amran dengan Bekas Timbalan Menteri Kesihatan I Malaysia
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan Bekas Timbalan Menteri Kesihatan I Malaysia, Datuk Dr. Noor Azmi di Lapak Warung Cokro, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Sabtu, 4 Juli 2026. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan Bekas Timbalan Menteri Kesihatan I Malaysia, Datuk Dr. Noor Azmi di Lapak Warung Cokro, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Sabtu, 4 Juli 2026.

Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr. Srikurania Yati, Bekas Timbalan Menteri Kesehatan Malaysia, Datuk Dr. Noor Azmi dan Executive Diamond Amway Yenni Gunawan.

Datuk Dr. Noor Azmi dikenal sebagai salah satu dokter yang berperan aktif dalam penanganan pandemi COVID-19 di Malaysia saat menjabat sebagai Timbalan Menteri Kesihatan. 

Pertemuan tersebut membahas pentingnya penguatan edukasi kesehatan masyarakat sebagai upaya mendorong pola hidup sehat dan pencegahan penyakit sejak dini.

Dalam pertemuan ini, Wali Kota Padang turut meninjau kegiatan edukasi serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang diadakan oleh Amway. 

Layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat meliputi pemeriksaan kadar kolesterol, gula darah, asam urat, serta Indeks Massa Tubuh (IMT).

"Ini salah bukti komitmen Pemko terhadap Progul Padang Melayani, khususnya melalui aktivasi Dokter Warga yang bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar semakin mudah diakses dan merata," ujar Fadly Amran.

Executive Diamond Amway Yenni Gunawan mengatakan, Indonesia saat ini berada di peringkat keempat dunia dalam jumlah kasus kanker usus dan berpotensi naik ke peringkat ketiga. 

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

Ia menjelaskan, Nutrilite telah berdiri selama sekitar 90 tahun dengan seluruh produknya menggunakan bahan-bahan alami yang ditanam di lahan bersertifikasi milik perusahaan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membangun lingkungan masyarakat yang peduli terhadap kesehatan usus. Kami mengadakan kegiatan ini selama dua hari dengan menghadirkan Datuk Dr. Noor Azmi untuk berbagi edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan," ckapnya. 

Produk tersebut juga telah memperoleh sertifikasi halal dari MUI serta berbagai sertifikasi internasional, dan didukung garansi produk selama 100 hari.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi terselenggaranya kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. 

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. (*)

Dinas PUPR Kota Padang Lakukan Patching Jalan Berlubang, Ini Kata Malvi Hendri    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

Dinas PUPR Kota Padang Lakukan Patching Jalan Berlubang, Ini Kata Malvi Hendri
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang terus melakukan pengerjaan patching (penambalan) jalan berlubang. Hal ini dilakukan agar pengendara nyaman saat berkendara. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang terus melakukan pengerjaan patching (penambalan) jalan berlubang. Hal ini dilakukan agar pengendara nyaman saat berkendara.

“Kita melakukan penambalan di sejumlah ruas jalan yang berlubang,” Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, Jumat, 3 Juli 2026, di Padang. 

Pengerjaan penambalan jalan berlubang ditindaklanjuti oleh Tim Sigap OP Jalan Dinas PUPR. Begitu mendapatkan laporan dari masyarakat terkait jalan berlubang, Tim Sigap langsung bergerak menambal jalan.

“Tim Sigap OP selalu memantau dan menyikapi setiap pengaduan warga, terutama laporan yang masuk ke PCC 112,” ujarnya. 

Jalan yang telah dilakukan perbaikan seperti di jalan Samudera. Rute ini nantinya akan dilalui oleh peserta BOMRun 2026 saat memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK Padang nanti.

“Kita berupaya seoptimal dan semaksimal mungkin melakukan perbaikan jalan rusak sesuai Progul Padang Rancak,” katanya. 

Selain itu, Tim Sigap OP melakukan penambalan di simpang lampu merah Alai. Termasuk beberapa jalan berlubang di sejumlah jalan lainnya. (*)

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye Bersama  Wali Kota Padang Resmikan  Revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye Bersama  Wali Kota Padang Resmikan  Revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye bersama Wali Kota Padang Fadly Amran,  resmikan revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berada di Jalan Tanjung Indah No. 25, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (4/7). (Foto: Amak). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye bersama Wali Kota Padang Fadly Amran,  resmikan revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berada di Jalan Tanjung Indah No. 25, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (4/7).

Peresmian pembangunan ulang masjid yang kini tampil dengan wajah baru dan lebih megah itu ditandai dengan pengguntingan pita, penekanan sirine dan penandatanganan prasasti masjid. 

Turut hadir di kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat, Ganefri, tokoh masyarakat Sumatera Barat, Duski Samad.

Serta para donatur pembangunan masjid, dan elemen masyarakat Kampung Lapai.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye mengatakan,  revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang menjadi bukti kuat semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam membangun sarana ibadah.

Ia  turut mengapresiasi, dedikasi pengurus, jamaah, dan para donatur yang telah mewujudkan pembangunan kembali Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berarsitektur megah tersebut.

Ia meyakini, keberadaan masjid ini akan semakin memperkuat syiar Islam serta menjadi pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan, sekaligus mendukung implementasi program Smart Surau. (*)

BKN Pastikan Akun Palsu di FB Catut Nama Prof. Zudan Sebar Informasi Hoaks PPPK    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

BKN Pastikan Akun Palsu di FB Catut Nama Prof. Zudan Sebar Informasi Hoaks PPPK
BKN memastikan bahwa unggahan yang beredar di media sosial, khususnya Facebook tersebut, adalah informasi HOAKS dengan akun palsu yang mencatut nama Kepala BKN. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Terkait beredarnya unggahan mengatasnamakan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan di media sosial, yang menyebut adanya pengusulan langsung Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar pembiayaannya beralih dari APBD menjadi APBN, BKN memastikan bahwa unggahan yang beredar di media sosial, khususnya Facebook tersebut, adalah informasi HOAKS dengan akun palsu yang mencatut nama Kepala BKN. 

Tercatat bahwa unggahan tersebut berasal dari akun media sosial palsu yang memuat narasi sesat bahwa masyarakat dapat mengusulkan secara perorangan kepada BKN, maupun Kementerian PANRB untuk memperoleh Surat Keputusan (SK) PPPK dengan pembiayaan APBN. 

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan, program, maupun mekanisme resmi yang membuka pengusulan langsung oleh individu untuk mengubah skema pembiayaan PPPK dari APBD menjadi APBN. 

"Informasi yang beredar di Facebook tersebut adalah hoaks. Akun yang mengatasnamakan Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh merupakan akun palsu. BKN sendiri tidak pernah menyampaikan informasi sebagaimana narasi yang beredar, apalagi membuka mekanisme pengusulan langsung perorangan untuk perubahan pembiayaan PPPK dari APBD menjadi APBN," tegas Wisudo, dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis  (2/7/202).

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses manajemen ASN, termasuk pengadaan PPPK, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan melalui mekanisme resmi yang melibatkan instansi pemerintah sesuai kewenangannya. 

Tidak ada layanan BKN yang diproses melalui komunikasi pribadi maupun akun media sosial yang tidak resmi.

Untuk terhindar dari penyebaran informasi menyesatkan semacam itu, Wisudo mengimbau masyarakat agar semakin waspada dan kritis terhadap sumber informasi yang tidak jelas, terutama yang mencatut nama pejabat pemerintah, termasuk Kepala BKN. 

"Kami meminta masyarakat agar selalu cek dan ricek setiap informasi sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya. Pastikan informasi berasal dari kanal resmi BKN, baik website maupun akun media sosial resmi BKN yang telah terverifikasi. Jangan mudah percaya pada unggahan dari akun yang tidak jelas identitas dan keasliannya," ujarnya.

BKN juga mengingatkan bahwa penyebaran hoaks yang mengatasnamakan pejabat pemerintah berpotensi menimbulkan keresahan yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan maupun penyalahgunaan informasi. 

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memperoleh informasi kepegawaian melalui kanal resmi BKN, dan segera melaporkan apabila menemukan akun atau unggahan yang diduga mencatut nama BKN maupun pejabat BKN. (*)

Pelaksanaan Fasilitasi RKPD Tahun 2027 Dilakukan Berbasis SIPD, Simak Penjelasan Iwan Kurniawan    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

Pelaksanaan Fasilitasi RKPD Tahun 2027 Dilakukan Berbasis SIPD, Simak Penjelasan Iwan Kurniawan
Direktur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan mengatakan bahwa pelaksanaan fasilitasi RKPD Tahun 2027 dilakukan berbasis Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2027 secara hybrid, Jumat (3/7).

Pertemuan tersebut dibuka oleh Direktur PEIPD, Iwan Kurniawan, serta dihadiri oleh Kementerian/Lembaga teknis, Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) lingkup Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kepala Bappeda Provinsi Papua Pegunungan, Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan, perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Papua Pegunungan, serta perwakilan Bappeda Provinsi Papua Pegunungan.

Pada kesempatan itu, Direktur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan mengatakan bahwa pelaksanaan fasilitasi RKPD Tahun 2027 dilakukan berbasis Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), dengan penekanan pada aspek konsistensi perencanaan, sinkronisasi kebijakan pembangunan, serta pemanfaatan SIPD sebagai instrumen utama dalam proses fasilitasi.

Lebih lanjut, Iwan menyampaikan hasil pengendalian dan evaluasi RKPD Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2025 menunjukkan capaian realisasi kinerja subkegiatan sebesar 71,70 persen. 

"Capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan pembangunan daerah yang cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran serta penguatan evaluasi berbasis outcome agar program pembangunan memberikan dampak yang lebih nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkap Iwan. 

Pada forum tersebut juga ditegaskan bahwa RKPD memiliki peran strategis sebagai dokumen pembangunan tahunan daerah, mulai dari penjabaran RPJMD, pedoman pembangunan daerah selama satu tahun, acuan penyusunan program dan kegiatan perangkat daerah, hingga menjadi dasar dalam penyusunan dokumen penganggaran daerah. 

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan diharapkan dapat mempercepat penetapan dokumen RKPD Tahun 2027 agar proses penganggaran dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah pusat berkaitan subsidi Pemda untuk penerbangan rute Jayapura-Wamena. Selain itu, disampaikan juga bahwa arah pembangunan tahun 2027 yang mengusung tema “Akselerasi Konektivitas dan Produktivitas Wilayah Menuju Papua Pegunungan Bersinar yang Berdaya Saing dan Berkeadilan.” 

Tema tersebut akan diwujudkan melalui tujuh prioritas pembangunan daerah yang mendukung kebijakan nasional, penguatan kebijakan keuangan daerah, program kerja prioritas, serta aspirasi masyarakat.

Pada akhir pertemuan, berbagai masukan substantif dari komponen Kemendagri, Kementerian/Lembaga, serta Direktorat SUPD I sampai dengan SUPD IV berkaitan dengan kebijakan sektoral dan urusan pemerintahan disampaikan untuk penyempurnaan Ranperkada RKPD Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2027. 

Hasil fasilitasi tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam Surat Hasil Fasilitasi oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah sebagai bahan penyempurnaan sebelum penetapan dokumen final. (*)

Kemendagri Dorong Penguatan Koordinasi dalam Penyempurnaan Perpres Percepatan Reforma Agraria    
Sabtu, Juli 04, 2026

On Sabtu, Juli 04, 2026

Kemendagri Dorong Penguatan Koordinasi dalam Penyempurnaan Perpres Percepatan Reforma Agraria
Ditjen Bina Pembangunan Daerah menghadiri Konsultasi Publik Rancangan Perubahan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah menghadiri Konsultasi Publik Rancangan Perubahan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kamis (2/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyempurnaan substansi regulasi serta memastikan proses penyusunan kebijakan berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Konsultasi publik tersebut dihadiri oleh kementerian/lembaga, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menghimpun masukan terhadap rancangan perubahan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023.

Fokus pembahasan meliputi penguatan kelembagaan Reforma Agraria, penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), penyempurnaan mekanisme redistribusi tanah, penataan akses, penyelesaian konflik agraria, hingga penguatan peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di daerah.

Pada kesempatan itu, Analis Kebijakan Ahli Muda, Achmad Gestiadi Pasaribu, mengatakan Kemendagri berpandangan bahwa penyempurnaan Peraturan Presiden perlu memberikan kejelasan mengenai pembagian peran dan tanggung jawab antar kementerian/lembaga serta pemerintah daerah agar implementasi Reforma Agraria dapat berjalan lebih terintegrasi, efektif, dan akuntabel. 

"Penguatan koordinasi tersebut juga diharapkan mampu mendukung percepatan penyelesaian konflik agraria sekaligus meningkatkan kepastian hukum dalam pemanfaatan tanah untuk kepentingan masyarakat," katanya. 

Lebih lanjut, Gestiadi mengatakan konsultasi publik ini merupakan wadah bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap berbagai substansi strategis, antara lain penguatan tujuan dan arah kebijakan Reforma Agraria, penyempurnaan pengaturan sumber TORA, penguatan penataan akses dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, mekanisme pemantauan dan evaluasi, serta sinkronisasi dengan peraturan perundang-undangan terkait.

Melalui partisipasi aktif dalam proses penyusunan regulasi ini, Kementerian Dalam Negeri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi pembinaan kepada pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan Reforma Agraria yang berkeadilan, berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Konsultasi Publik Rancangan Perubahan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 dilaksanakan sebagai tindak lanjut pembahasan Panitia Antar Kementerian (PAK) guna memperoleh masukan substantif terhadap penyempurnaan regulasi. 

Hasil konsultasi publik akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan sebelum memasuki tahapan pembahasan lanjutan, dengan sasaran memperkuat implementasi Reforma Agraria yang partisipatif, akuntabel, dan selaras dengan arah pembangunan nasional. (*)