HEADLINE
Pemko Payakumbuh Bersama DPRD Sepakati Ranperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Pemko Payakumbuh Bersama DPRD Sepakati Ranperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dalam rapat paripurna di Ruang Sidang DPRD Kota Payakumbuh. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh bersama DPRD menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 setelah tujuh fraksi DPRD menyatakan menerima dan menyetujuinya dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan persetujuan bersama tersebut menjadi bagian penting dalam menyesuaikan program dan kegiatan pemerintah daerah hingga akhir 2026, sekaligus memastikan kebijakan anggaran tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Proses yang telah kita lalui bukan semata-mata merupakan pemenuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, namun juga merupakan perwujudan dari komitmen bersama untuk menghadirkan kebijakan anggaran yang lebih responsif, realistis, terukur dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” kata Zulmaeta dalam rapat paripurna di Ruang Sidang DPRD Kota Payakumbuh.

Dalam perubahan APBD 2026, pendapatan daerah meningkat Rp138,83 miliar, dari Rp650,30 miliar menjadi Rp789,13 miliar. Sementara itu, belanja daerah bertambah Rp138,99 miliar, dari Rp752,34 miliar menjadi Rp891,33 miliar.

Dengan perubahan tersebut, defisit anggaran mencapai Rp102,20 miliar. Defisit itu ditutup melalui penerimaan pembiayaan sebesar Rp105,20 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp3 miliar, sehingga pembiayaan netto mencapai Rp102,20 miliar.

Zulmaeta mengatakan persetujuan bersama terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026 merupakan hasil pembahasan antara eksekutif dan legislatif yang dilandasi komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan pembangunan daerah.

“Persetujuan bersama terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun anggaran 2026 ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilandasi komitmen kebersamaan dan tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan pembangunan daerah,” ujarnya.

Sebelum persetujuan diberikan, DPRD telah mencermati jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi serta laporan Badan Anggaran. Selanjutnya, tujuh fraksi menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku.

Zulmaeta meminta seluruh perangkat daerah memastikan program dan kegiatan dalam perubahan APBD dilaksanakan sesuai target. Ia juga meminta persiapan penganggaran 2027 dilakukan lebih cermat dengan mengacu pada prioritas pembangunan dan kebutuhan riil masyarakat.

“Setiap program dan kegiatan harus disusun berdasarkan prioritas pembangunan, kebutuhan riil masyarakat, kemampuan keuangan daerah dan target kinerja yang jelas,” katanya.

Ia menegaskan setiap anggaran yang dikelola pemerintah daerah harus menghasilkan manfaat nyata, terutama melalui peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, dan pembangunan yang berkelanjutan.

“Semoga keputusan yang kita ambil pada hari ini menjadi keputusan yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kota Payakumbuh yang semakin maju, sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya. (HM)

Sri Darni Nahkodai FJPI Sumbar Periode 2026–2029, Musda Berlangsung Hybrid    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Sri Darni Nahkodai FJPI Sumbar Periode 2026–2029, Musda Berlangsung Hybrid
Berdasarkan kesepakatan peserta dan hasil sidang, Sri Darni dinyatakan sah sebagai Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Musyawarah Daerah (Musda) Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Barat akhirnya terlaksana dan menetapkan Sri Darni, wartawan RRI Padang, sebagai Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029.

Musda yang berlangsung di Padang, Jumat (4/9/2026), diikuti 18 peserta secara hybrid. Kegiatan tersebut menjadi Musda periode ketiga dalam perjalanan kepengurusan FJPI Sumatera Barat.

Pelaksanaan Musda sebelumnya sempat beberapa kali tertunda akibat musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

Namun, setelah situasi memungkinkan, kegiatan organisasi tersebut akhirnya dapat dilaksanakan.

Ketua Panitia Pelaksana Musda FJPI Sumbar, Ka'bati, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Musda.

“Meski telah beberapa kali tertunda akibat musibah banjir beberapa waktu lalu, alhamdulillah Musda ini akhirnya bisa terlaksana,” ujar Ka'bati.

Sementara itu, Ketua FJPI Pusat, Khairiah Lubis, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus FJPI Sumatera Barat yang telah menyelenggarakan Musda periode ketiga.

Ia berharap Musda tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas jurnalis perempuan di Sumatera Barat.

“Semoga ini menjadi momentum kita para jurnalis perempuan untuk solid dan kuat secara profesi, sekaligus menjadikan FJPI sebagai wadah kita bersama untuk saling merangkul dalam silaturahmi,” kata Khairina.

Dua Nama Diusulkan


Sidang Musda kemudian memasuki agenda pemilihan Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029. Sidang dipimpin oleh Mona Sisca selaku pimpinan sidang.

Dalam proses pencalonan, peserta Musda mengusulkan dua nama sebagai calon Ketua FJPI Sumbar, yakni Harmalia Ocha, wartawan Zona Publis yang juga pernah menjadi wartawan TVRI Sumbar, dan Sri Darni, wartawan RRI Padang.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap persyaratan calon berdasarkan tata tertib (tatib) Musda, Harmalia Ocha dinyatakan belum memenuhi salah satu persyaratan pencalonan.

Dalam tatib FJPI, calon Ketua FJPI cabang diwajibkan telah bergabung dengan FJPI sekurang-kurangnya tiga tahun.

Setelah persyaratan tersebut dibahas dalam sidang, peserta Musda kemudian mencapai kesepakatan untuk melanjutkan proses pemilihan dengan satu calon yang memenuhi persyaratan.

Berdasarkan kesepakatan peserta dan hasil sidang, Sri Darni dinyatakan sah sebagai Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029.

Penetapan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru FJPI Sumatera Barat untuk periode tiga tahun ke depan.

Ketua FJPI Sumbar periode 2023-2026 Nita Indrawati juga menyampaikan laporan kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan sebelumnya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, FJPI Sumatera Barat diharapkan semakin mampu menjadi ruang bersama bagi jurnalis perempuan untuk memperkuat profesionalisme, solidaritas, jejaring, serta peran perempuan dalam dunia jurnalistik.

Musda juga menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen FJPI Sumatera Barat dalam membangun ekosistem pers yang profesional, berintegritas, dan inklusif.(*)

Reses 2026, Delma Putra Serahkan Baju dan Kelengkapan Posyandu se-Pasie Nan Tigo    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Reses 2026, Delma Putra Serahkan Baju dan Kelengkapan Posyandu se-Pasie Nan Tigo
Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Delma Putra, melaksanakan kegiatan reses I tahun 2026 di wilayah Kecamatan Koto Tangah, khususnya Kelurahan Pasie Nan Tigo. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Delma Putra, melaksanakan kegiatan reses I tahun 2026 di wilayah Kecamatan Koto Tangah, khususnya Kelurahan Pasie Nan Tigo, Jumat, 4 September 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Delma Putra untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melihat secara langsung berbagai kebutuhan warga di daerah pemilihannya.

Dalam kegiatan reses tersebut, Delma Putra turut menyerahkan bantuan berupa baju dan sejumlah kelengkapan bagi kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) se-Pasie Nan Tigo. 

"Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap para kader yang selama ini aktif membantu masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak," katanya.

Delma Putra mengatakan, keberadaan kader Posyandu memiliki peran penting di tengah masyarakat. 

"Para kader menjadi ujung tombak dalam mendukung berbagai program kesehatan, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan bagi ibu hamil, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat kepada masyarakat," cakapnya. 

Menurutnya, dukungan terhadap kader Posyandu tidak hanya sebatas memberikan apresiasi, tetapi juga memastikan mereka memiliki perlengkapan yang memadai dalam menjalankan tugas. 

"Karena itu, penyerahan baju dan kelengkapan Posyandu kami harapkan dapat meningkatkan semangat serta rasa percaya diri para kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tukuknya. 

Selain menyerahkan bantuan, kegiatan reses juga dimanfaatkan Delma Putra untuk berdialog langsung dengan masyarakat dan kader Posyandu. 

Berbagai masukan dan aspirasi disampaikan warga, khususnya terkait kebutuhan pelayanan kesehatan, fasilitas lingkungan, serta program-program yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui lembaga DPRD Kota Padang.

Delma Putra menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi bahan evaluasi dan perjuangan dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat. 

Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan anggota DPRD dapat terus terjalin sehingga berbagai persoalan di tingkat kelurahan dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.

Kegiatan reses I tahun 2026 tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Delma Putra untuk terus hadir di tengah masyarakat. 

Ia berharap bantuan yang diberikan kepada kader Posyandu se-Pasie Nan Tigo dapat memberikan manfaat dan mendukung kelancaran pelayanan Posyandu, serta mendorong terciptanya masyarakat yang semakin sehat dan sejahtera. (IA)

Editor: Zamri Yahya, WU

Wako Pariaman Buka Kejuaraan Tenis Internasional BAVETI Piala Wako Pariaman 2026    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Wako Pariaman Buka Kejuaraan Tenis Internasional BAVETI Piala Wako Pariaman 2026
Pembukaan turnamen yang dihadiri Ketua Umum BAVETI Pusat Theo L. Sambuaga, Ketua BAVETI Sumatera Barat Prof. Ganefri, memperebutkan total hadiah sebesar Rp 85 juta. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi membuka Kejuaraan Tenis Internasional Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (BAVETI).

Kejuaraan tersebut memperebutkan Piala Wali Kota Pariaman tahun 2026 di lapangan tenis Karan Aur, Kota Pariaman, Jum’at (4/9).

Pembukaan turnamen yang dihadiri Ketua Umum BAVETI Pusat Theo L. Sambuaga, Ketua BAVETI Sumatera Barat Prof. Ganefri, memperebutkan total hadiah sebesar Rp 85 juta.

Dalam sambutannya, Ketua Umum BAVETI Pusat, Theo L. Sambuaga menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan olahraga tenis di Sumatera Barat dan antusiasme Kota Pariaman sebagai tuan rumah.

"Atas nama Pengurus Pusat BAVETI, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Pariaman atas komitmen luar biasa dalam menyelenggarakan Kejuaraan Tenis Internasional BAVETI Piala Wali Kota Pariaman 2026 ini. 

Kehadiran para atlet dari berbagai daerah di Indonesia, hingga mancanegara seperti Malaysia, membuktikan bahwa Pariaman memiliki daya tarik besar dan fasilitas yang sangat memadai sebagai tuan rumah event olahraga berskala internasional. 

BAVETI sangat mendukung semangat Kota Pariaman yang terus menggalakkan sport tourism,” ujarnya.(wi/fad/at)

Gubernur Mahyeldi Dorong Unand Jadi Pusat Inovasi Energi Masa Depan    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Gubernur Mahyeldi Dorong Unand Jadi Pusat Inovasi Energi Masa Depan
Mahyeldi saat menghadiri Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 Regional Sumbar di Auditorium Universitas Andalas (Unand), Jumat (4/9/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan masa depan energi Sumbar tidak cukup hanya mengandalkan potensi sumber daya alam, perlu alternatif lain seperti pemanfaatan energi terbarukan. Penguasaan pengetahuan, teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi kunci untuk mengolah potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 Regional Sumbar di Auditorium Universitas Andalas (Unand), Jumat (4/9/2026). Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal kolaborasi konkret antara Pertamina, Unand, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan dunia usaha dalam mengembangkan inovasi energi.

“Kami ingin setelah hari ini lahir banyak kolaborasi antara Pertamina, Universitas Andalas, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan dunia usaha. Mahasiswa harus diberikan ruang melakukan riset, dosen berinovasi, industri membuka ruang pengembangan teknologi, dan pemerintah memastikan inovasi tersebut diterapkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, Sumbar memiliki potensi energi terbarukan, termasuk energi angin. Namun, potensi tersebut tidak akan menjadi kekuatan tanpa dukungan riset, investasi, teknologi, dan SDM yang mampu mengelolanya. Karena itu, Unand diharapkan menjadi salah satu pusat lahirnya gagasan, teknologi dan ahli di bidang pengembangan energi terbarukan masa depan.

“Saya ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi pencipta teknologi. Tidak hanya menjadi konsumen energi, tetapi generasi yang mampu merancang sistem energi yang lebih bersih, efisien, mandiri, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Mahyeldi juga menekankan pentingnya membangun sistem energi yang tangguh menghadapi risiko bencana sekaligus memastikan pemerataan akses energi hingga wilayah terpencil dan kepulauan. Menurutnya, ketersediaan energi merupakan salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita akan mempersiapkan tenaga surya di Mentawai. Tidak mungkin industri bergerak dan ekonomi lebih cepat kalau ketersediaan energi masih belum terjamin,” ujarnya.

Ia menambahkan, transisi energi harus diwujudkan melalui aksi nyata, mulai dari pengembangan energi terbarukan, teknologi penyimpanan, sistem kelistrikan cerdas, hingga inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Untuk itu, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan generasi muda perlu terus diperkuat.

Rektor Unand, Efa Yonnedi mengapresiasi Pertamina yang menjadikan kampus sebagai ruang kolaborasi akademisi dan industri. Menurutnya, PGTC penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi berbagai perubahan, termasuk di bidang energi, iklim, demografi, geopolitik, dan disrupsi teknologi.

“Bagaimana kita ikut menjadi bagian, menjadi inovator, menjadi peneliti, menjadi mahasiswa penggerak untuk menemukan solusi-solusi baru mengatasi perubahan iklim,” kata Efa.

Sementara itu, Vice President Stakeholders Relation & Management PT Pertamina (Persero), Rifky Rahman Yusuf menegaskan PGTC bukan sekadar agenda Pertamina hadir di kampus, melainkan ruang interaksi sekaligus jembatan kolaborasi antara industri dan akademisi.

“Karena kami percaya masa depan Indonesia tidak dapat dibangun hanya oleh pemerintah, industri, ataupun perguruan tinggi sendiri. Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan seluruh generasi muda,” ujar Rifky.

Mengusung tema “Energizing Acceleration for Future Impact”, PGTC 2026 menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan industri, kapasitas akademik, dan gagasan generasi muda guna mempercepat transformasi energi Indonesia serta melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. (adpsb/cen/bud)

Wako Zulmaeta Hadiri Pembukaan Wirakarya Jambore Kader PKK XXII    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Wako Zulmaeta Hadiri Pembukaan Wirakarya Jambore Kader PKK XXII
Zulmaeta saat menghadiri pembukaan Wirakarya Jambore Kader PKK XXII sekaligus Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengapresiasi dedikasi kader Tim Penggerak (TP) PKK Kota Payakumbuh yang terus berkontribusi dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Apresiasi tersebut disampaikan Zulmaeta saat menghadiri pembukaan Wirakarya Jambore Kader PKK XXII sekaligus Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).

“Kami mengapresiasi seluruh kader TP PKK Kota Payakumbuh yang terus menunjukkan semangat dan dedikasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Pemerintah Kota Payakumbuh berharap peran dan kontribusi ini terus diperkuat sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas,” ujar Zulmaeta.

Jambore yang berlangsung 1–3 September 2026 tersebut diikuti kader PKK dari 18 kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Kegiatan mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi dan Menginspirasi Melalui 10 Program Pokok PKK, Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat membuka kegiatan mengatakan PKK memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung pembangunan daerah. Karena itu, 10 Program Pokok PKK diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan rutin, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kesuksesan dan keberhasilan akan sulit kita hadirkan tanpa kolaborasi dan sinergitas seluruh pihak. Semua pihak mesti berperan,” ujar Mahyeldi.

Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi menegaskan gerakan PKK perlu terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” ungkap Harneli.

Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta juga menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap penampilan devile kader TP PKK Kota Payakumbuh dalam rangkaian Jambore XXII.

Ketua TP PKK Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, mengatakan Jambore XXII diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat semangat, kebersamaan, dan motivasi kader dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

“Semoga Jambore ini menjadi ajang untuk meningkatkan semangat, kebersamaan, dan motivasi para kader agar semakin aktif berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Eni.

Prestasi juga ditorehkan TP PKK Kota Payakumbuh melalui kader sekaligus Sekretaris TP PKK Kota Payakumbuh, Erma Yunita, yang menerima Piagam Penghargaan Adhi Bhakti Utama dari Ketua Umum TP PKK atas karya bakti dan pengabdiannya selama 25 tahun atau lebih secara terus-menerus sebagai kader atau pengurus TP PKK.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas pengabdian Erma Yunita sekaligus motivasi bagi jajaran TP PKK Kota Payakumbuh untuk terus berkarya dan menghadirkan manfaat bagi keluarga serta masyarakat.

Keikutsertaan TP PKK Kota Payakumbuh dalam Jambore XXII HKG PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK menuju keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berkualitas. (HM)

Wawako Maigus Nasir Dampingi Ketua Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sejumlah Sekolah Terdampak Bencana Hidrometeorologi    
Jumat, September 04, 2026

On Jumat, September 04, 2026

Wawako Maigus Nasir Dampingi Ketua Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sejumlah Sekolah Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro meninjau rehabilitasi sejumlah sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro meninjau rehabilitasi sejumlah sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu, Jumat 4 September 2026.

Lokasi pertama yang dikunjungi yakni SDN 04 Baringin di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Selanjutnya, rombongan meninjau SDN 32 Kuranji di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.

Maigus Nasir menyampaikan terimakasih kepada Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia atas perhatian serta dukungan terhadap rehabilitasi sekolah-sekolah yang terdampak bencana di Kota Padang.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena cukup banyak sekolah-sekolah di Kota Padang yang terdampak bencana hidrometeorologi dan membutuhkan dukungan pemerintah pusat. Kami juga berharap rehabilitasi sekolah yang terdampak bencana dapat segera diselesaikan sehingga proses belajar berjalan efektif," katanya. 

Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sekolah-sekolah yang terdampak bencana serta memastikan proses rehabilitasi berjalan dengan baik.

“Komisi X DPR RI akan terus mendorong pemerintah pusat, khususnya Kemendikdasmen, untuk memberikan perhatian terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana. Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena bencana. Anak-anak harus tetap mendapatkan haknya untuk belajar dengan aman dan nyaman," cakapnya. 

Kepala SDN 04 Baringin, Hessy Maibetri menyampaikan, bahwa dana rehabilitasi sekolah tersebut bersumber dari Kemendikdasmen RI sebesar sekitar Rp 1,3 Miliar. Pembangunan ditargetkan selesai pada akhir September 2026.

Hessy Maibetri menyebutkan bantuan ini mencakup pembangunan enam ruang kelas, dua ruang administrasi, ruang UKS, perpustakaan, tiga unit toilet, penataan lingkungan sekolah agar lebih tinggi dan tidak mudah terendam banjir, serta pengadaan mobiler.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Komisi X DPR RI yang telah memberikan dukungan kepada sekolah kami sehingga rehabilitasi ini dapat dilaksanakan. Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar dialihkan sementara ke SDN 30 Air Dingin," ujarnya. 

Kepala SDN 32 Kuranji Ade Yulianto menyampaikan bahwa rehabilitasi sekolah tersebut memperoleh anggaran dari Kemendikdasmen RI sebesar Rp 1,7 miliar, yang terdiri atas 15 paket rehabilitasi dan 11 paket mobiler.

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama dan Camat Kuranji Rozaldi Rosman, (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU