HEADLINE
Cepat Tanggap Camat Luki Pasca Hujan Lebat, Bersama Masyarakat Lakukan Upayakan Normalisasi Sungai    
Sabtu, Agustus 29, 2026

On Sabtu, Agustus 29, 2026

Cepat Tanggap Camat Luki Pasca Hujan Lebat, Bersama Masyarakat Lakukan Upayakan Normalisasi Sungai
PSDA Provinsi Sumatera Barat menurunkan dua unit alat berat, sementara Dinas PU Kota Padang mengerahkan satu unit alat berat. (Foto: Hanza Riko).

BENTENGSUMBAR.COM
- Hujan dengan intensitas lebat yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kecamatan Lubuk Kilangan mengakibatkan sejumlah dampak kerusakan infrastruktur dan sarana pendukung masyarakat. 

Salah satunya adalah robohnya bangunan lokal bekas SDN 19 Baringin, serta terjadinya pendangkalan dan jebolnya jaringan irigasi yang mengairi areal persawahan dan perikanan di kawasan Batu Gadang, Lubuk Sarik Padang Besi, Baringin, dan Tarantang.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Kelurahan bersama Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang untuk melakukan normalisasi aliran sungai yang terdampak.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan tersebut, PSDA Provinsi Sumatera Barat menurunkan dua unit alat berat, sementara Dinas PU Kota Padang mengerahkan satu unit alat berat untuk mempercepat proses pengerukan sedimentasi dan pemulihan fungsi aliran sungai serta jaringan irigasi yang rusak.

Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widya Siska Usman, mengatakan bahwa penanganan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan warga.

"Kami bersama RT, RW, LPM serta tokoh masyarakat terus berkoordinasi dan bergotong royong dalam mengawal upaya penanganan dampak hujan lebat ini. Sinergi antara masyarakat, Pemerintah Kota Padang, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat penting agar normalisasi sungai dapat segera terlaksana dan fungsi irigasi untuk sawah maupun perikanan masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik," ujar Nurul Widya Siska Usman.

Ia menambahkan, normalisasi sungai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir, mencegah kerusakan yang lebih besar, serta menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian dan perikanan yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat di wilayah tersebut.

Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan berharap pekerjaan normalisasi dapat segera diselesaikan sehingga aliran sungai kembali lancar, jaringan irigasi berfungsi optimal, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (*)

Samba Itam, Balota Palapah Pisang dan Randai Ilau: Tiga Warisan Asli Solok Kini Resmi Milik Bangsa - Gelar WBTb Nasional    
Sabtu, Agustus 29, 2026

On Sabtu, Agustus 29, 2026

Penjabat Sekretaris Daerah Masheri Yanda Boy
Penjabat Sekretaris Daerah Masheri Yanda Boy serta Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Marcos Sophan; diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM - Kabar membanggakan datang dari dunia kebudayaan Kabupaten Solok: tiga tradisi unggulan daerah—Samba Itam, Balota Palapah Pisang, dan Randai Ilau—resmi menerima sertifikat pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTb) dari Kementerian Kebudayaan RI. Penyerahan berlangsung khidmat Jumat (28/8/2026) di Auditorium Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang.

Diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Masheri Yanda Boy serta Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Marcos Sophan; diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah; atas nama seluruh pemangku adat dan masyarakat Kabupaten Solok.

Penyerahan sertifikat penetapan tiga budaya daerah masuk daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia tingkat nasional.

Mengukuhkan jati diri sekaligus melindungi agar nilai‑nilai luhur ini tetap terjaga, dikenal luas, terus diwariskan—bukan sekadar dicatat—serta menjadi modal pengembangan pariwisata dan identitas daerah.

Sertifikat resmi ini adalah tanda negara mengakui bahwa ketiga tradisi itu kaya makna, unik, dan milik bersama seluruh bangsa Indonesia. Kini tercatat:
🔹 Samba Itam — kesenian/tradisi khas yang hidup di tengah masyarakat
🔹 Balota Palapah Pisang — kekayaan budaya berupa pengetahuan & tradisi pangan/kearifan lokal
🔹 Randai Ilau — seni pertunjukan yang sarat pesan dan kebersamaan

Pengakuan ini bukan garis akhir, melainkan “titik awal yang lebih tinggi”: pemerintah daerah dan masyarakat wajib terus mengaktifkannya—mengajarkan anak‑anak, mementaskan, mempraktikkan—supaya tidak mati suri.

Selain menjaga warisan leluhur, gelar ini juga membuka peluang mempromosikan budaya ke luar daerah, menggerakkan kunjungan wisata, serta memberi manfaat ekonomi yang sehat bagi warga.

“Warisan ini harus tetap hidup, berdenyut, dan menjadi kebanggaan setiap hari, bukan sekadar tersimpan rapi di lemari,” demikian pesan tersirat dari keberhasilan ini.(80)

Wako Pariaman dan Danrem 032/Wirabraja Pererat Silaturahmi Melalui Olahraga    
Sabtu, Agustus 29, 2026

On Sabtu, Agustus 29, 2026

Wako Pariaman dan Danrem 032/Wirabraja Pererat Silaturahmi Melalui Olahraga
Acara diawali dengan ramah tamah untuk membahas berbagai program strategis terkait ketahanan wilayah dan pembangunan daerah. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi menerima kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigadir Jenderal (Brigjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Aji Mimbarno di Pendopo Walikota Pariaman, Sabtu (29/8).

Acara diawali dengan ramah tamah untuk membahas berbagai program strategis terkait ketahanan wilayah dan pembangunan daerah. 

Usai perbincangan, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama yang berlokasi di GOR Rajo Bujang. 

Yota Balad usai menerima kunjungan mengatakan  kunjungan Danrem 032/Wirabraja beserta jajaran merupakan sebuah kehormatan besar bagi Kota Pariaman. 

“Sinergitas antara pemerintah daerah dan TNI selama ini telah terbangun sangat baik, terutama dalam menjaga kondusivitas, keamanan, serta mendukung pembangunan daerah. Melalui olahraga bersama ini, kita tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan tali silaturahmi yang makin solid,” ujarnya.

Sinergisitas antara Pemerintah Kota Pariaman, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat selama ini telah terjalin sangat harmonis.

Berbagai program kemanunggalan TNI dengan rakyat, seperti kegiatan bakti sosial, karya bakti, pemeliharaan ketahanan pangan, hingga penanganan bencana alam, telah dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Pariaman.(wi/fad/at).

Pawai Alegoris SDN 06 Tanah Garam: Kreativitas Merdeka dan Dua Program Unggulan Bikin Wali Kota Solok Bangga    
Sabtu, Agustus 29, 2026

On Sabtu, Agustus 29, 2026

Pawai Alegoris SDN 06 Tanah Garam: Kreativitas Merdeka dan Dua Program Unggulan Bikin Wali Kota Solok Bangga
Suasana penuh warna dan semangat nasionalisme menyelimuti Pawai Alegoris ke‑5 peringatan HUT ke‑81 Kemerdekaan RI di SDN 06 Kelurahan Tanah Garam, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Suasana penuh warna dan semangat nasionalisme menyelimuti Pawai Alegoris ke‑5 peringatan HUT ke‑81 Kemerdekaan RI di SDN 06 Kelurahan Tanah Garam, Sabtu (29/8/2026). 

Wali Kota Solok hadir langsung membuka kegiatan sekaligus memuji kreativitas peserta serta dua program sekolah yang luar biasa: SONATA 06 dan SEJUTA.

Wali Kota Solok; kepala sekolah, guru dan murid‑murid SDN 06 Tanah Garam; komite sekolah, RT/RW, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat serta orang tua wali murid.

Pawai Alegoris edisi ke‑5 merayakan kemerdekaan, sekaligus peninjauan & apresiasi program kolaborasi SONATA 06 serta gerakan sosial SEJUTA.

Memupuk rasa cinta tanah air lewat kreasi pawai; memperkuat jalinan sekolah‑masyarakat; menanamkan nilai gotong‑royong, kepedulian dan tanggung jawab bersama sejak usia dini.

Pawai berlangsung sangat meriah—murid‑murid tampil mengenakan busana adat, kostum pejuang, hingga beragam kreasi buatan sendiri yang menggambarkan keberagaman dan semangat bangsa.

Wali Kota sangat terkesan dengan Program SONATA 06 (SDN 06 Berkarya Tanah Garam)—sekolah tak berjalan sendiri, melainkan bersatu erat bersama tokoh masyarakat, komite, RT/RW dan perangkat kelurahan. 

“Ini bukti nyata pendidikan adalah urusan kita semua, bukan hanya guru,” ujarnya.

Tak kalah dipuji adalah Program SEJUTA (Sedekah Jumat Takwa). Setiap bulan murid dan guru menyisihkan sedikit rezeki, lalu dana disalurkan membantu warga sekitar yang membutuhkan. 

“Anak‑anak belajar berbagi sejak dini—ini pendidikan karakter yang paling berharga,” tegas Wali Kota.

Ia berharap semangat ini terus dijaga: selain prestasi akademik, menguatnya akhlak, kepedulian dan kerjasama antarwarga justru yang akan membentuk generasi Solok yang tangguh dan berhati mulia.

Acara ini pun makin mempererat ikatan kekeluargaan antara warga, sekolah dan pemerintah.(80)

Dari PPLP Sumbar ke Asian Games, Gilang Ilhaza Jadi Andalan Indonesia di Jepang    
Sabtu, Agustus 29, 2026

On Sabtu, Agustus 29, 2026

Dari PPLP Sumbar ke Asian Games, Gilang Ilhaza Jadi Andalan Indonesia di Jepang
Gilang dilepas langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumbar, Jumat (28/8/2026). (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Atlet gulat asal Sumatera Barat (Sumbar), Letda Inf. Gilang Ilhaza, kembali membawa nama daerah ke panggung olahraga internasional. Atlet binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumbar tersebut dipercaya memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Gilang dilepas langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumbar, Jumat (28/8/2026). Ia akan berlaga pada nomor gulat gaya bebas kelas 74 kilogram dalam Asian Games yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Gilang menjadi satu-satunya atlet asal Sumbar pada cabang olahraga gulat yang memperkuat kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Bagi Mahyeldi, keberangkatan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi daerah, tetapi juga membuktikan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan Sumbar mampu melahirkan atlet yang bersaing hingga level internasional.

“Alhamdulillah, Gilang pernah kita didik di PPLP. Berkat prestasi olahraganya, sekarang dia juga bertugas di TNI Angkatan Darat dan dipercaya mewakili Indonesia di ajang internasional,” kata Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, Gilang telah menunjukkan konsistensi prestasi melalui berbagai kompetisi yang diikutinya, termasuk SEA Games. Capaian tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi Gilang untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di level Asia.

“Gilang sebelumnya juga telah mendapatkan medali di SEA Games. Sekarang dia diutus mewakili Indonesia di Asian Games di Jepang. Mudah-mudahan bisa memberikan prestasi terbaik, bahkan meraih medali emas,” ujarnya.

Mahyeldi menegaskan, perjuangan Gilang juga menjadi bagian dari kebanggaan Sumbar karena atlet tersebut merupakan salah satu hasil pembinaan olahraga daerah. Ia berharap keberhasilan Gilang dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda Sumbar lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani memasang target hingga tingkat internasional.

“Semoga Gilang bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional dan tentu saja membawa nama Sumatera Barat di tingkat Asia,” tegas Mahyeldi.

Lebih jauh, Mahyeldi mengatakan keberhasilan pembinaan PPLP tidak hanya terlihat pada cabang olahraga gulat. Sejumlah cabang olahraga lainnya, seperti sepak bola dan sepak takraw, juga telah melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena itu, Pemprov Sumbar berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pembinaan agar potensi atlet daerah dapat dikembangkan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Mahyeldi juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar mengkaji pengembangan kawasan Main Stadium yang memiliki lahan sekitar 40 hektare sebagai pusat pembinaan olahraga terpadu. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ekosistem olahraga yang mengintegrasikan pendidikan, latihan, fasilitas olahraga, dan pembinaan prestasi.

“Mudah-mudahan Main Stadium dan kawasannya bisa kita jadikan pusat pembinaan olahraga melalui PPLP. Konsepnya bisa kita kembangkan seperti Sekolah Garuda ataupun Sekolah Rakyat yang menjadi perhatian Presiden,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus mengatakan keberangkatan Gilang ke Asian Games menunjukkan bahwa prestasi atlet Sumbar terus mengalami peningkatan. Gilang sebelumnya telah mencatatkan prestasi di tingkat nasional dan Asia Tenggara sebelum akhirnya dipercaya tampil di ajang olahraga terbesar di kawasan Asia tersebut.

“Alhamdulillah, Gilang berangkat ke Asian Games di Nagoya, Jepang. Ini atlet binaan KONI Sumatera Barat. Sebelumnya dia meraih prestasi di PON Aceh-Sumut, kemudian juga tampil di SEA Games,” kata Hamdanus.

Menurut Hamdanus, perjalanan Gilang menunjukkan bahwa proses pembinaan atlet Sumbar memiliki jenjang yang jelas, dari tingkat nasional, Asia Tenggara, hingga Asia. Ia berharap kesempatan tampil di Asian Games dapat dimanfaatkan Gilang untuk kembali mencatatkan prestasi terbaik.

“Mudah-mudahan sekarang juga bisa meraih medali di Asian Games. Artinya, prestasi atlet kita terus menyala dan tingkatannya semakin bagus,” ujarnya.

Keberangkatan Gilang sekaligus menjadi momentum bagi Sumbar untuk terus memperkuat pembinaan olahraga berbasis talenta daerah. Dari PPLP, atlet-atlet muda diharapkan memiliki jalur pembinaan yang jelas hingga mampu bersaing di level nasional dan internasional serta membawa nama daerah dan Indonesia di panggung dunia. (adpsb/cen/bud)

Wawako Maigus Nasir: Rasulullah SAW adalah Suri Teladan Terbaik dalam Seluruh Aspek Kehidupan    
Sabtu, Agustus 29, 2026

On Sabtu, Agustus 29, 2026

Wawako Maigus Nasir: Rasulullah SAW adalah Suri Teladan Terbaik dalam Seluruh Aspek Kehidupan
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Baiturrahim Komplek Villaku Indah IV. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Baiturrahim Komplek Villaku Indah IV, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (29/8/2026).

Pada kesempatan itu hadir Camat Nanggalo, David Ferdinand, Kepala KUA Kecamatan Nanggalo, Welhendri dan elemen masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat iman, meneladani akhlak Rasulullah, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik dalam seluruh aspek kehidupan. Melalui peringatan Maulid ini, kita diingatkan kembali untuk mencontoh akhlak beliau, terutama dalam hal kepedulian, persaudaraan, dan kepemimpinan yang penuh kasih sayang," cakapnya.

Maigus menambahkan, semangat kebersamaan dan kekompakan yang tercermin dalam peringatan Maulid Nabi sejalan dengan visi pembangunan Kota Padang, yakni menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Pintar dan Kota Sehat yang berlandaskan agama dan budaya menuju kota maju dan sejahtera.

“Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, insya Allah visi kejayaan Kota Padang dapat kita raih bersama," pungkasnya.

Lebih lanjut, Maigus Nasir juga memaparkan Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang terus diperkuat Pemerintah Kota Padang untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, dan keteladanan.

“Program Smart Surau meliputi Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, pendidikan MDTA/MDTW, serta penyediaan ruang belajar digital dan akses WiFi gratis. Kami berharap para guru, orang tua dan semua pihak mendukung kesuksesan program ini," urainya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU