HEADLINE
Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif Minta Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pasca Banjir    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPRD Kota Padang dari daerah pemilihan Pauh–Lubuk Kilangan, Yusri Latif, menyatakan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam upaya sosialisasi dan penanganan pasca bencana di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar masyarakat lebih siap dan proses pemulihan berjalan optimal.

Yusri Latif menegaskan bahwa daerah Pauh dan Lubuk Kilangan merupakan kawasan yang cukup rentan terhadap bencana alam, terutama banjir dan longsor. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang terencana, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga setelahnya. “Penanganan pasca bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, harus melibatkan semua pihak,” ujarnya di sela - sela kesibukan di DPRD Padang. Senin (26/1)

Dalam kesempatan tersebut, Yusri juga mendorong Pemko Padang agar lebih intens menjalin komunikasi dengan Balai terkait serta Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia (Kemen PU RI). Ia menilai percepatan pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. “Kita meminta kepada Pemko Padang untuk terus berkoordinasi dengan Balai dan Kemen PU RI agar pembangunan yang rusak akibat bencana bisa segera dipercepat,” tegasnya.

Ia menambahkan, lambatnya perbaikan infrastruktur dapat berdampak pada aktivitas ekonomi dan keselamatan warga. Jalan rusak, jembatan terdampak, serta saluran air yang belum tertangani dengan baik berpotensi menimbulkan bencana susulan. “Ini tidak hanya soal pembangunan fisik, tapi juga soal rasa aman masyarakat,” kata Yusri.

Selain fokus pada pemerintah, Yusri Latif juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para relawan serta donatur yang telah membantu penanganan pasca banjir beberapa waktu lalu. Menurutnya, peran relawan sangat nyata dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada relawan dan para donatur yang telah hadir membantu warga,” ungkapnya.

Ia menilai kehadiran relawan di tengah masyarakat menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial di Kota Padang. Bantuan logistik, tenaga, hingga dukungan moral yang diberikan sangat meringankan beban warga. “Mereka sangat membantu Pemko Padang dalam penanganan pasca banjir, terutama di saat-saat darurat,” lanjutnya.

Yusri berharap, ke depan sinergi antara DPRD, Pemko, pemerintah pusat, relawan, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, ia optimistis penanganan bencana di Kota Padang akan semakin cepat, tepat, dan berkelanjutan. “Bencana memang tidak bisa kita hindari, tetapi dampaknya bisa kita minimalkan jika semua pihak bergerak bersama. Inilah semangat kolaborasi yang ingin terus kita bangun untuk Padang yang lebih tangguh,” tutup Yusri Latif. (*)

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Usmardi Thareb Angkat Suara, Sorot Aset Eks Rumah Potong    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Usmardi Thareb Angkat Suara, Sorot Aset Eks Rumah Potong
Komisi I DPRD Kota Padang menggelar hearing dengan Dinas Pertanahan Kota Padang serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi I DPRD Kota Padang menggelar hearing dengan Dinas Pertanahan Kota Padang serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Senin (26/1). Rapat tersebut membahas status aset Pemerintah Kota Padang berupa lahan bekas rumah potong hewan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Usmardi Thareb, mempertanyakan perubahan status lahan dari Hak Pakai (HP) Nomor 37 menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 758. Ia menilai, lahan seluas 6.245 meter persegi tersebut telah lebih dari 40 tahun tidak digunakan oleh penerima HGB dan tidak terdapat bangunan di atasnya.

Menurut Usmardi, kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat kebutuhan Pemerintah Kota Padang terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Pemko Padang harus mengelola dan memanfaatkan seluruh aset daerah yang ada agar dapat memberikan kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, apabila lahan tersebut saat ini merupakan aset Pemko Padang, pihaknya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Padang untuk pemanfaatan lahan tersebut. Namun jika masih dikuasai pihak lain, DPRD akan mempertanyakan alasan tidak dimanfaatkannya lahan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang, Desmon Danus, menjelaskan bahwa HP 37 diterbitkan pada tahun 1973 dan telah mengalami beberapa kali peralihan penguasaan kepada perorangan maupun badan usaha. “Untuk saat ini kami belum dapat mengambil keputusan. Kami akan melakukan pendalaman dengan menemui pihak-pihak yang berkepentingan,” katanya.

Desmon menyebutkan, lahan tersebut sebelumnya dikuasai oleh PT Pembangunan Sumbar, kemudian beralih ke PT Graha Sarana Duta, Bank Danamon, dan terakhir oleh PT Cometan Roven.

Ia menambahkan, masa berlaku HGB atas lahan tersebut akan berakhir pada 1 November 2025 dan saat ini pihak pemegang hak tengah mengajukan pembaruan. “Kami akan meminta arahan dan petunjuk dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta pimpinan terkait sebelum mengambil keputusan,” tutupnya. (*)

Bahas Program Makan Bergizi, DPRD Kota Padang Terima Kunjungan Komisi D DPRD Serdang Bedagai    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Bahas Program Makan Bergizi, DPRD Kota Padang Terima Kunjungan Komisi D DPRD Serdang Bedagai
Kepala Sub Bagian Humas DPRD Kota Padang, Suzi Helda, mewakili Sekretariat DPRD Kota Padang menerima kunjungan Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serdang Bedagai melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, dalam rangka sharing dan koordinasi terkait sinergitas DPRD dengan Dinas Kesehatan pada Program Makan Bergizi dalam percepatan penurunan stunting pada anak sekolah.

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2025, dan diterima oleh Kepala Sub Bagian Humas DPRD Kota Padang, Suzi Helda, mewakili Sekretariat DPRD Kota Padang. 

Rombongan Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai disambut dengan baik dan dilanjutkan dengan pertemuan serta diskusi terkait pelaksanaan program dan kebijakan di bidang kesehatan.

Rombongan Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai dipimpin oleh Ketua Komisi D, Zuhri Ahyar, didampingi Sekretaris Komisi D, Sadarita Purba, SP, serta anggota Komisi D lainnya, yaitu Yusnani, Syamsuddin, Aulis Sofian, Hj. Yanti Handayani Siregar, SH, M.Pd, Suryadi, dan Siti Aisah.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai strategi dan peran DPRD dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya sinergi dengan Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting pada anak usia sekolah.

Diskusi ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan perbandingan bagi DPRD Kabupaten Serdang Bedagai dalam penyusunan kebijakan dan pengawasan program kesehatan di daerah.

Kunjungan kerja Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai ke Kota Padang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, mulai 25 hingga 28 Januari 2025, dengan agenda utama kunjungan ke DPRD Kota Padang dan Dinas Kesehatan Kota Padang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama dan koordinasi yang lebih baik antar DPRD lintas daerah, khususnya dalam mendukung program-program strategis pemerintah di bidang kesehatan dan peningkatan kualitas gizi anak. (*)

Wako Fadly Amran Hadiri Peresmian dan Penyerahan Kunci HUNSELA bagi Warga Terdampak Banjir Bandang di Kampung Talang    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Wako Fadly Amran Hadiri Peresmian dan Penyerahan Kunci HUNSELA bagi Warga Terdampak Banjir Bandang di Kampung Talang
Wako Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan kunci HUNSELA bagi warga terdampak banjir bandang di Kampung Talang. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) bagi warga terdampak banjir bandang di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Senin (26/1/2026).

Sebanyak 11 unit rumah HUNSELA dibangun di atas lahan seluas 1.800 meter persegi untuk korban banjir bandang Pangka Jembatan Batu Busuk RT 03 RW 04 Kaum Suku Tanjuang. Pembangunan hunian ini didukung oleh para donatur, yakni Ibu Vita Gamawan Fauzi, Ibu Hj. Maizarnis, Ibu Desnita Alexandra, Ibu Edha Hatnusein, Ibu Dr. Nurtati, SE, MM, serta Bapak dr. Harmen, SP.M(K) bersama Ibu Meri.

Wali Kota Padang menyampaikan apresiasi kepada Kaum Suku Tanjuang Kampung Talang, panitia pelaksana, Universitas Andalas, serta seluruh pihak yang telah bergotong royong membangun hunian sementara yang sehat dan layak bagi masyarakat terdampak.

“Tentu kita apresiasi Kaum Suku Tanjuang di Kampung Talang ini bersama seluruh panitia, baik dari Unand, Niniak Mamak, maupun para donatur yang telah mempersiapkan hunian sementara sehat dan layak untuk anak kemenakan,” ujar Fadly Amran.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan HUNSELA tidak terlepas dari komunikasi dan kolaborasi yang baik, termasuk peran TNI dan Polri sejak masa tanggap darurat hingga pembangunan hunian sementara pascabencana.

Wali kota berharap hunian sementara ini dapat ditingkatkan menjadi hunian tetap. Menurutnya, pembangunan hunian tidak hanya berbicara soal infrastruktur rumah, tetapi juga harus menjamin keberlangsungan hidup masyarakat ke depan.

“Membangun hunian bukan hanya membangun rumah, tetapi bagaimana kehidupan masyarakat betul-betul terjamin. Pemerintah pusat, provinsi, dan Kota Padang sangat serius dalam hal ini,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, SE, MPPM, Akt, CA, CRGP, menyampaikan bahwa keterlibatan Unand dalam pembangunan HUNSELA merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami di Universitas Andalas berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam masa darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan agar warga bisa kembali hidup dengan layak dan aman,” ungkapnya.

Kegiatan peresmian ini turut dihadiri Sekretaris Universitas Andalas Dr. Aidinil Zetra, MA, Dekan FMIPA Unand Prof. Dr. Mai Efdi, M.Si, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Padang Raf Indria, Camat Pauh Titin Masfetrin, serta Husar Rajo Kacik selaku Mamak Kapalo Waris Suku Tanjuang Talang. (*)

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital
Raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Awal tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi Bank Nagari. Bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini kembali menorehkan prestasi gemilang, baik di tingkat nasional maupun regional, melalui raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner, serta transformasi berkelanjutan di bidang perbankan syariah dan pengelolaan sumber daya manusia.

Pada ajang 6th Anniversary Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026 dan 6th Anniversary 20 Best CEO Syariah Awards 2026, Bank Nagari berhasil meraih dua penghargaan sekaligus. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, pada Kamis (22/1) di Auditorium Lantai 3 Gedung A, Kementerian Pendidikan Dasar Menengah RI, Jakarta.

Dua penghargaan prestisius yang diraih yakni Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026 untuk Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari, serta 20 Best CEO Syariah Awards 2026 yang dianugerahkan kepada Gusti Candra sebagai Direktur Utama Bank Nagari.

Usai menerima penghargaan, Gusti Candra menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.
“Terima kasih atas dukungan pemegang saham, Bank Indonesia, OJK, KNEKS, KDEKS Sumbar, Dewan Pengawas Syariah, mitra, nasabah, serta seluruh pegawai Bank Nagari. Prestasi ini menjadi bukti bahwa Bank Nagari Syariah terus berjaya dengan segudang capaian dan prestasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Unit Usaha Syariah Bank Nagari kembali mencatatkan kinerja terbaik di antara UUS Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia. Berdasarkan data kinerja terbaru, UUS Bank Nagari mencatat pangsa aset tertinggi terhadap induk usaha sebesar 19,31 persen, sekaligus membukukan laba tertinggi dibandingkan UUS BPD lainnya.

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital
Raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner. 

Sepanjang periode pelaporan, UUS Bank Nagari berhasil meraih laba (unaudited) sebesar Rp224,6 miliar, mencerminkan pertumbuhan usaha yang solid dan berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan syariah nasional. Kontribusi signifikan ini semakin memperkuat posisi Bank Nagari sebagai motor penggerak ekonomi syariah daerah.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari strategi pengembangan bisnis syariah yang dijalankan secara konsisten, mulai dari fokus pembiayaan sektor produktif, penguatan dana pihak ketiga berbasis syariah, hingga optimalisasi layanan perbankan syariah yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pencapaian ini menjadi pertanda bahwa Allah SWT meridhai konsep syariah yang kami jalankan di Bank Nagari,” tambah Gusti Candra.

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital
Raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner. 

Penghargaan ini diberikan oleh The Iconomics, didukung kajian The Iconomics Research, sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan dan pimpinan yang berkontribusi nyata dalam industri syariah. Acara ini juga dirangkaikan dengan Marketing & Halal Summit 2026, yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah dan industri nasional.

Tidak hanya bersinar di sektor bisnis dan kepemimpinan syariah, Bank Nagari juga kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang transformasi Human Capital. Bank Nagari dianugerahi penghargaan “The Most Brilliant Human Capital Digitalization of The Year 2025 – Regional Champion” dengan Predikat Diamond, sebagai pengakuan atas inovasi dan digitalisasi pengelolaan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Prestasi tersebut semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan The Most Brilliant Chief Human Capital Officer of The Year 2025 – Regional Champion oleh Zilfa Efrizon, yang dinilai berhasil mendorong penguatan SDM Bank Nagari agar semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bank Nagari Ukir Sejarah Awal 2026, Borong Penghargaan Syariah dan Human Capital
Raihan sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi kinerja, kepemimpinan visioner. 

Dengan rangkaian pencapaian ini, Bank Nagari menegaskan posisinya sebagai pionir perbankan syariah daerah yang berdaya saing nasional, sekaligus institusi keuangan yang serius membangun kualitas SDM melalui transformasi digital dan tata kelola modern.

Bank Nagari terus berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang amanah, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Bank Nagari — Tumbuh Bersama Daerah, Berjaya Secara Nasional.
#BankNagari #BankNagariSyariah #Indonesia20TopSyariahAwards #HumanCapitalExcellence #OllinByNagari

Plt. Bupati Pati: Pendampingan BKN Jadi Faktor Kesuksesan Penerapan Manajemen Talenta    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Plt. Bupati Pati: Pendampingan BKN Jadi Faktor Kesuksesan Penerapan Manajemen Talenta
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan akan menerapkan manajemen talenta ASN secara konsisten sebagai bagian dari transformasi birokrasi daerah.

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam pernyataan komitmennya untuk menerapkan manajemen talenta ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Pati, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan akan menerapkan manajemen talenta ASN secara konsisten sebagai bagian dari transformasi birokrasi daerah.

Ia mengakui pendampingan langsung dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi faktor kunci dalam memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif.

Kehadiran BKN yang turun langsung ke daerah, jelas Risma, memberikan kejelasan arah sekaligus penguatan teknis bagi pemerintah daerah dalam menata pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

“Pendampingan dari BKN sangat krusial bagi kami. Ini bukan hanya soal memenuhi regulasi, tetapi memastikan manajemen talenta benar-benar menjadi alat strategis untuk membangun birokrasi yang profesional dan melayani,” ujar Risma saat Launching Penerapan Manajemen Talenta Pemerintah Kabupaten Pati, Sabtu (24/01/2026). 

Sesuai arahan Kepala BKN Prof. Zudan, Risma menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta akan dijadikan bagian integral dari kebijakan pembangunan daerah. 

Pemerintah Kabupaten Pati telah berkomitmen untuk mengintegrasikan manajemen talenta ke dalam RPJMD Kabupaten Pati 2025–2029, khususnya dalam agenda penguatan kualitas ASN.

“Manajemen talenta akan kami jadikan prioritas dalam menyiapkan aparatur yang kompeten, adaptif, dan berintegritas, sehingga birokrasi Pati mampu bergerak lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai instrumen penting untuk mewujudkan prinsip keadilan dan profesionalisme dalam pengisian jabatan, Risma optimis dengan manajemen talenta, penempatan ASN diharapkan benar-benar berbasis kompetensi dan kinerja. 

“Dengan pendampingan BKN, kami ingin memastikan bahwa setiap jabatan diisi oleh ASN yang tepat, sehingga pelayanan publik di Kabupaten Pati semakin berkualitas,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKN, Prof. Zudan, menegaskan bahwa pendampingan daerah merupakan bagian dari strategi nasional BKN dalam mempercepat reformasi birokrasi. 

Tahun 2026, BKN menargetkan pendampingan terhadap 643 instansi pemerintah di seluruh Indonesia. (*)

Aldino Moreno Rilis Lagu Ramadhan 2026 “Mahkota Cahaya”, Bakal Bikin Banyak Orang Nangis    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Aldino Moreno Rilis Lagu Ramadhan 2026 “Mahkota Cahaya”, Bakal Bikin Banyak Orang Nangis
Aldino Moreno, Penyanyi lagu Ramadhan 2026 Mahkota Cahaya. (Dok. Istimewa). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Berpulangnya sosok ayah menjadi luka mendalam yang tak mudah dihadapi, terlebih bagi seorang anak yang masih berusia 12 tahun. Dari pengalaman hidup tersebut, Aldino Moreno, penyanyi lagu religi Islam asal Kota Padang, meluncurkan lagu perdananya berjudul “Mahkota Cahaya”, sebuah lagu penuh makna tentang kehilangan, doa, dan harapan. Video klipnya resmi tayang perdana pada Senin, 26 Januari 2026, di kanal YouTube Aci Cahaya, sekaligus menandai langkah awal Aldino di industri musik religi Tanah Air.

Lagu “Mahkota Cahaya” merupakan karya lagu Muhammad Fadhli yang terinspirasi langsung dari kisah nyata Aldino Moreno, sebagai lagu religi Ramadhan terbaru 2026. Balutan aransemen musik digarap dengan penuh kepekaan oleh Heru Erlangga di Sanadatune Studio, sementara proses perekaman vokal dilakukan di Soni Audeo Record. Kolaborasi tersebut menghadirkan nuansa emosional yang lembut, namun tetap kuat, sehingga pesan spiritual dalam lagu tersampaikan dengan mendalam kepada pendengar.

“Mahkota Cahaya” juga menjadi bagian dari realisasi Ladofadoredo Islamic Project tahap ketiga, sebuah program dari label musik Ladofadoredo yang berfokus pada pengembangan dan penyaluran bakat generasi muda dalam melantunkan sholawat serta lagu religi Islami. Dalam proyek tersebut, Aldino Moreno telah menjalani perekaman vokal untuk tiga sholawat dan satu lagu religi Islami. Adapun tiga sholawat yang telah diproduksi untuk Aldino Moreno berjudul Sholawat Jibril, Ya Nabi Ya Min Qidam, dan Khotmil Qur’an.

Aldino Moreno lahir di Padang pada 10 Juli 2010 dari pasangan Jufry Rahmad dan Liza Heryanti Thaher. Saat ini, Aldino menempuh pendidikan di kelas X Pondok Pesantren Tahfizh Mu’allimin Muhammadiyah, Sawah Dangka, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sejak dini, Aldino telah menunjukkan prestasi gemilang di bidang tahfizh dan tilawah Al-Qur’an, di antaranya Juara I Tahfidh MDT Baiturrahman Padang (2019), Juara III Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Putra MTQ Kota Padang ke-39 (2020), Juara II Tahfidz Tingkat MDA Kota Padang (2022), hingga Wisuda 1 Juz Tahfidz Tingkat SMP se-Kota Padang (2025).

Dalam wawancara, Aldino mengungkapkan bahwa momen terberat dalam hidupnya adalah kepergian sang ayah, tepat setelah ia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SDN 033 Sawahan Tan Malaka. Sebelum wafat, sang ayah berpesan dan berharap agar Aldino kelak dapat melanjutkan pendidikan hingga ke Kairo, Mesir. Pesan tersebut yang kini menjadi motivasi terbesar Aldino untuk menempuh pendidikan di pondok pesantren dan terus berjuang mewujudkan cita-cita sang ayah.

Pertemuan Aldino dengan Muhammad Fadhli menjadi titik balik penting dalam perjalanan emosional dan musikalnya. Aldino merasa Allah SWT mempertemukannya dengan sosok yang mampu memahami isi hati, perasaan, dan harapannya, hingga lahirlah lagu “Mahkota Cahaya” sebagai ungkapan batin terdalamnya. Lagu tersebut menjadi simbol keikhlasan, doa seorang anak, serta persembahan cinta yang tak terputus kepada ayahnya.

Dari sisi musikal, Heru Erlangga menjelaskan bahwa aransemen “Mahkota Cahaya” dibangun dengan pendekatan pop balada yang dipadukan sentuhan klasik dan modern. Referensi musikal diambil dari karya-karya musisi dunia dan dalam negeri, dengan fokus pada sinkronisasi emosi, dinamika yang tenang, serta klimaks yang kuat namun tetap ringan dan mudah dicerna. Tantangan terbesar adalah menjaga alur emosi lagu sejak intro hingga akhir, agar pesan spiritualnya tersampaikan secara utuh.

Sementara itu, sang ibu, Liza Heryanti Thaher, mengungkapkan bahwa dirinya senantiasa mendampingi Aldino dengan penuh kesabaran, menjaga kebiasaan baik yang telah ditanamkan almarhum ayahnya. Lagu “Mahkota Cahaya” baginya terasa sangat personal dan menyentuh, karena seolah menjadi perwujudan amanah dan harapan sang ayah. Doa terbesarnya adalah agar Aldino tumbuh menjadi anak yang saleh, berilmu, dan kelak mampu menghadiahkan “mahkota cahaya” bagi ayahnya di akhirat, sebagaimana makna yang tersirat dalam lagu tersebut.

Dengan hadirnya “Mahkota Cahaya”, Aldino Moreno tak hanya memperkenalkan diri sebagai penyanyi religi berbakat, tetapi juga sebagai simbol keteguhan iman dan cinta seorang anak kepada orang tuanya. Lagu tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan penguat hati bagi banyak pendengar, sekaligus membuka perjalanan panjang Aldino di dunia musik religi Indonesia.

Link videoklip lagu Mahkota Cahaya dari Aldino Moreno: https://youtu.be/r_vNL1p1-eE

Pewarta: Muhammad Fadhli