HEADLINE
Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Sarana Air Bersih    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Sarana Air Bersih
Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah menangkap buronan tindak pidana korupsi atas nama Nindyo Purnomo alias Nindyo.

BENTENGSUMBAR.COM
- Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah menangkap buronan tindak pidana korupsi atas nama Nindyo Purnomo alias Nindyo.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (7/2) sekitar pukul 09.30 WIB di Jalan Cumi-Cumi, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Nindyo diamankan setelah lebih dari satu tahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia merupakan terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi kegiatan Peningkatan Fasilitas Sarana Air Bersih (SAB) Nonstandar Perpipaan di Satuan Permukiman Transmigrasi Kahingai, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lamandau Tahun Anggaran 2021.

Akibat perbuatannya, negara ditaksir mengalami kerugian keuangan sekitar Rp800 juta. Penangkapan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum serta pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Dodik Mahendra, menjelaskan bahwa Nindyo Purnomo telah dijatuhi pidana berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 6007 K/Pid.Sus/2024 tanggal 10 September 2024.

Dalam putusan tersebut, Mahkamah Agung menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun, dikurangi masa penahanan yang telah dijalani, serta denda Rp100 juta dengan subsidair enam bulan kurungan,” ujar Dodik.

Setelah diamankan, terpidana dibawa ke Kejaksaan Negeri Palangka Raya untuk proses administrasi eksekusi. Selanjutnya, Nindyo digiring ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palangka Raya guna menjalani sisa masa hukumannya.

“Terpidana telah lebih dari satu tahun berstatus DPO. Penangkapan ini menunjukkan komitmen kejaksaan dalam menuntaskan eksekusi perkara korupsi,” tegas Dodik Mahendra. (*)

Sumber: Radarsampit

Kasus Korupsi Importasi Bea Cukai, KPK Tahan Pemilik Blueray    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Kasus Korupsi Importasi Bea Cukai, KPK Tahan Pemilik Blueray
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, penahanan dilakukan setelah lembaga antirasuah memeriksa John Field.

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap John Field (JF) selaku Pemilik PT Blueray (BR), yang menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, penahanan dilakukan setelah lembaga antirasuah memeriksa John Field.

“Usai pemeriksaan rampung, penyidik melakukan penahanan terhadap JF untuk 20 hari pertama,” tutur Budi kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026), seperti dilansir dari Antara.

Dengan demikian, enam tersangka kasus korupsi importasi Bea Cukai telah ditahan oleh KPK.

Sebelumnya, John Field (JF) selaku Pemilik PT Blueray (BR) yang sempat kabur dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 4 Februari 2026 di kasus dugaan korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sudah ditemukan.

“Dini hari tadi, tersangka JF, yang merupakan pemilik PT BR menyerahkan diri ke KPK," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Berdasarkan kecukupan alat bukti dalam dugaan tindak pidana korupsi suap  dan penerimaan lainnya di lingkungan Dirjen Bea dan Cukai  tersebut, maka KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan serta  menetapkan enam orang sebagai tersangka," jelas Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam jumpa pers, Kamis (5/2/2026).

Para tersangka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC periode 2024-Januari 2026, Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan (Kasubdit Intel P2) DJBC, dan Orlando Hamonang (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) DJBC.

Kemudian John Field (JF) selaku Pemilik PT Blueray (BR), Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray, dan Dedy Kurniawan selaku Manager Operasional PT Blueray. (*) 

Sumbar: Liputan6.com

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie mengatakan, dalam pertemuan Presiden Prabowo dan Kapolri tidak menyinggung pergantian pucuk pimpinan Polri. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Usulan pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sepertinya bukan menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie mengatakan, dalam pertemuan Presiden Prabowo dan Kapolri tidak menyinggung pergantian pucuk pimpinan Polri.

“Enggak ada kaitan dengan (reshuffle), enggak ada ya,” kata Jimly Asshiddiqie di Balai Kartini, Jakarta Selatan pada Sabtu 7 Februari 2026.

Kendati demikian, Jimly menyebut bahwa Presiden Prabowo memang kerap memanggil para menteri dan pembantunya.

Itu sebabnya, pemanggilan Kapolri beberapa waktu lalu menjadi hal yang lumrah.

Di sisi lain, Jimly menjelaskan penyerahan rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri masih menunggu jadwal Presiden Prabowo.

“Tim kita udah selesai, tinggal kita lapor,” ucap Jimly.

Sebagaimana diketahui, Mensesneg Prasetyo Hadi, membenarkan adanya pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu. (*) 

Sumber: RMOL

Reses di MasjidAl Kausar Air Camar, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tegaskan Peran Majelis Taklim Dalam Penanganan Permasalahan Sosial    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Reses di MasjidAl Kausar Air Camar, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tegaskan Peran Majelis Taklim Dalam Penanganan Permasalahan Sosial
Ketua DPRD Sumbar Muhidi saat melaksanakan reses di MasjidAl Kausar, Air Camar, Kelurahan Parak Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (7/2).

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi saat melaksanakan reses di MasjidAl Kausar, Air Camar, Kelurahan Parak Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (7/2).

Pada kesempatan itu, Muhidi menegaskan, menangani permasalahan sosial seperti kejahatan dan kemaksiatan dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama dengan semua pihak dan salah satunya dengan Majelis Taklim.

Dikatakan Muhidi, menangani permasalahan sosial  salah satunya dapat dilakukan lewat Majelis Taklim melalui pendekatan ketahanan keluarga. Diharapkan ibu ibu dalam rumah tangga berperan penting dalam mendidik anak-anaknya.

Pendidikan anak dimulai dari rumah tangga merupakan modal penting, bagaimana kepribadian anak ke depan. Bagaimana bersosialisasi dan berprilaku antar sesama dan ditengah tengah masyarakat, pendidikan dalam keluarga dinilai sangat menentukan. 

"Itu makanya kita agendakan reses dengan ibu ibu Majelis Taklim ingin membentuk ketahanan keluarga," sebut Muhidi. 

Selain itu, pertemuan tersebut juga diharapkan para ibu ibu Majelis Taklim bisa membantu ekonomi keluarga melalui kegiatan usaha atau UMKM. "Diantara mereka yang hadir ini kan ada yang aktif di UMKM dan usaha ekonomi lain," kata Muhidi. 

Kegiatan reses Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat ini juga diikuti 250 ibu ibu Majelis Taklim se Kecamatan Padang Timur. (*)

Kepala BKN: Vaksinasi HPV Bukti Konkrit BKN Peduli  Kesehatan dan Produktivitas ASN Perempuan    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Kepala BKN: Vaksinasi HPV Bukti Konkrit BKN Peduli  Kesehatan dan Produktivitas ASN Perempuan
Kepala BKN Prof. Zudan Arif bersama peserta. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan dengan menyelenggarakan vaksinasi HPV. Program ini merupakan bagian dari program nasional ‘Sejuta Vaksin Kanker Serviks’ yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus KORPRI Nasional. 

Dukungan penuh ini menegaskan peran BKN dalam mendukung agenda KORPRI untuk meningkatkan derajat kesehatan perempuan Indonesia melalui pencegahan dini kanker serviks.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala BKN Prof. Zudan Arif menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat ini. Ia menekankan bahwa pencegahan kanker serviks merupakan investasi strategis untuk melindungi Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur dan ketahanan keluarga.

“Saya sangat senang dan berharap program seperti ini dapat berkelanjutan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian KORPRI untuk menyehatkan ASN dan keluarganya. Kita tahu, kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah, sehingga langkah preventif ini sangat krusial,” tutur Zudan pada Jumat (06/02/2026) di Aula Kantor BKN Pusat, Jakarta.
Lebih lanjut, Zudan menyoroti pentingnya aksi kolektif menghadapi kanker serviks yang merupakan penyebab kematian tertinggi pada perempuan di dunia. 

“Kanker serviks adalah pembunuh kedua tertinggi di dunia. Melalui program kesehatan KORPRI, seperti vaksinasi flu, hepatitis, demam berdarah, dan kini HPV, kita melihat fokus serius untuk membangun ASN yang sehat dan produktif,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus KORPRI BKN, Neny Rochyani, menegaskan bahwa partisipasi aktif BKN merupakan kontribusi penting bagi kesuksesan program nasional ini. 

“Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks adalah wujud nyata komitmen KORPRI untuk melindungi perempuan ASN di seluruh Indonesia. Dengan aksi ini, BKN turut serta dalam upaya preventif nasional dan mendorong kesadaran bersama akan vitalnya vaksinasi HPV,” ungkap Neny.

Neny juga menekankan bahwa vaksinasi ini terbuka bagi berbagai usia dan diharapkan edukasi dari tenaga medis dapat meningkatkan partisipasi. 

“Jika masih ada keraguan, semua akan dijelaskan dokter dengan rinci. Terima kasih atas antusiasme semua peserta, semoga ikhtiar kita hari ini menjadi langkah awal perlindungan kolektif dari kanker serviks,” pungkasnya.

Dari perspektif medis, tenaga kesehatan Hariyadi Wibowo mengonfirmasi keampuhan vaksinasi HPV sebagai tameng utama pencegahan. 

“Kanker serviks termasuk penyakit mematikan yang sangat bisa dicegah. Vaksinasi HPV adalah perlindungan terbaik. Dengan program untuk ASN perempuan ini, kita tidak hanya menyelamatkan individu, tetapi juga mengamankan masa depan keluarga dari beban penyakit berat,” papar Hariyadi.

Program yang antusias diikuti oleh ASN perempuan dan keluarga ASN BKN ini tidak sekadar aktivitas kesehatan, tetapi juga mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian institusi terhadap aset terbesarnya: SDM yang sehat dan terlindungi. Langkah kolaboratif BKN dan KORPRI ini diharapkan dapat menginspirasi institusi lain untuk bersama-sama membentengi perempuan Indonesia dari ancaman kanker serviks. (*)

Braditi Moulevey Ajak Suporter Padati Laga Semen Padang FC vs Persita di Stadion Agus Salim    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Braditi Moulevey Ajak Suporter Padati Laga Semen Padang FC vs Persita di Stadion Agus Salim
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Peran penonton kembali menjadi sorotan menjelang laga kandang Semen Padang FC pada putaran kedua BRI Super League musim kompetisi 2025/2026.

Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menegaskan bahwa dukungan dari suporter dan pendukung setia Kabau Sirah dapat menjadi faktor pembeda dalam upaya tim meraih kemenangan.

Dirinya mengajak seluruh elemen pendukung Semen Padang FC untuk hadir dan memenuhi Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada pertandingan kandang pertama putaran kedua menghadapi Persita Tangerang, Minggu (8/2/2026). Menurut dia, atmosfer stadion yang hidup akan memberi dorongan besar bagi para pemain di lapangan.

"Saya meminta kepada seluruh suporter dan pendukung Tim Kabau Sirah untuk meramaikan dan memerahkan Stadion Haji Agus Salim pada pertandingan kandang pertama di putaran kedua BRI Super League musim kompetisi 2025/2026 antara dengan melawan Persita Tangerang," katanya, Sabtu (7/2/2026).

Ia menyampaikan optimisme setelah tim melakukan perombakan komposisi pemain. Perubahan tersebut diyakini membawa energi baru serta meningkatkan daya saing Kabau Sirah dalam menghadapi paruh kedua kompetisi.

Tim yang sudah dirombak ini membuat kami yakin pemain akan all out dan insya Allah kami akan optimis mendapatkan tiga poin.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan penonton bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari strategi kemenangan.

Menurutnya, semangat dari tribun mampu menular langsung ke lapangan dan memengaruhi mental bertanding para pemain.

Tentunya, harapannya dukungan dari seluruh penonton bisa menambah semangat pemain, suporter dan pendukung ini adalah pemain ke-12 dan itu merupakan salah satu kunci kemenangan dan mudah-mudahan Stadion Agus Salim akan kembali menjadi tempat yang ditakutkan oleh lawan-lawan Semen Padang FC.

Pertandingan Semen Padang FC kontra Persita Tangerang sendiri diprediksi berlangsung ketat. Berdasarkan data Aiscore, kedua tim memiliki kekuatan yang relatif seimbang jika melihat catatan pertemuan dan tren permainan terkini. Kondisi tersebut membuat duel di Padang berpotensi berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal laga.

Sejak tahun 2014, kedua tim telah bertemu sebanyak sembilan kali. Hasilnya menunjukkan keseimbangan yang mencolok, dengan masing-masing mengoleksi empat kemenangan dan satu pertandingan berakhir imbang.

Dari sisi produktivitas, Semen Padang FC mencetak total 11 gol, sedangkan Persita Tangerang membukukan 9 gol.

Keuntungan tersendiri dimiliki Kabau Sirah saat bermain di Stadion Haji Agus Salim. Dari empat pertemuan kandang melawan Persita, Semen Padang FC mampu meraih tiga kemenangan, sementara tim tamu hanya sekali mencuri poin penuh. Catatan tersebut memperkuat keyakinan bahwa faktor kandang bisa menjadi senjata penting.

Meski demikian, Persita Tangerang datang dengan kepercayaan diri setelah memenangkan pertemuan terakhir pada 4 Oktober 2025 dengan skor tipis 1-0. Hasil itu menjadi pengingat bahwa keunggulan kandang tidak otomatis menjamin kemenangan.

Dari sisi performa terkini, Semen Padang FC masih berupaya keluar dari tren kurang positif. Dalam lima laga terakhir, Kabau Sirah belum meraih kemenangan, dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.

Rata-rata gol yang dicetak berada di angka 1,2 per pertandingan, sementara kebobolan mencapai 2,4 gol. Persentase kemenangan handicap tercatat 40 persen, dengan kecenderungan total gol tinggi sekitar 60 persen.

Sebaliknya, Persita Tangerang menunjukkan konsistensi yang lebih baik. Mereka membukukan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir.

Rata-rata gol yang dihasilkan mencapai 1,4 per pertandingan, dengan kebobolan hanya 0,8 gol. Persentase kemenangan handicap berada di angka 60 persen, sementara kecenderungan total gol tinggi relatif rendah, yakni 20 persen.

Bagi Semen Padang FC, laga ini menjadi momentum penting untuk mengakhiri tren tanpa kemenangan sekaligus membuka putaran kedua dengan hasil positif. Dukungan penuh dari publik Padang diharapkan menjadi katalis kebangkitan Kabau Sirah.

Sementara itu, Persita Tangerang datang dengan ambisi mempertahankan konsistensi demi menjaga posisi di papan klasemen BRI Super League 2025/2026. Keseimbangan rekor pertemuan yang berpadu dengan perbedaan tren performa membuat pertandingan ini diprediksi berlangsung terbuka, namun tetap sarat kehati-hatian. (*)

IKWI Sumbar Harapan I Lomba Masak NasionalEnizar Kj: Menyala dengan Semangat Baru    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

IKWI Sumbar Harapan I Lomba Masak Nasional Enizar Kj: Menyala dengan Semangat Baru
Ketua PWI Sumbar Widya Navies bersama IKWI Sumbar. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Hidangan yang diproduksi pengurus Ikatan Keluarga Wartawan (IKWI) Sumbar, sempat menyita perhatian juri pada Lomba Masak IKWI se-Indonesia, sejalan Hari Pers Nasional, di Serang - Banten, Sabtu 8 Februari 2026.

Menu yang diolah Erlina dan Putri Festina, diberi nama Crispy Bubble Selimut Siti Nurbaya. Hidangan tersebut mampu bersaing dengan menu lain dari peserta seluruh Indonesia.

Menunya bernama Crispy Bubble Selimut Siti Nurbaya. Keduanya mengolah sesuai ketentuan panitia.

Lomba Masak digarap IKWI Pusat dan Fiesta. Panitia tidak memberitahukan menu  yang akan disajikan. Bahan dan bumbu disediakan tertutup, baru diketahui semua peserta setelah lomba dimulai.

"Saya memberikan apresiasi untuk semua peserta," kata Ketua Umum IKWI Pusat Indah Kirana.

Hasil lomba, hidangan dari IKWI Sumbar menempati peringat IV atau harapan I. Juara I, Lampung. Juara II IKWI Pusat. Juara III, DKI Jakarta.
Hasil lomba tersebut, sangat tidak terduga bagi duet Erlina - Putri Festina, masing-masing Ketua dan Bendahara IKWI Sumbar. Keduanya didampingi Penasehat IKWI Enizar Kj dan Sekretaris Diani Roza.

"Hasil ini sangat tidak terduga, hasil ini kami persembahan untuk pengurus IKWI yang baru dilantik dan seluruh pengurus IKWI se-Sumbar serta anggota," kata Erlina dan Putri Festina.

Enizar Kj tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.

"Kami datang dengan menyalakan semangat baru, semangat dan harapan dari pengurus IKWI se-Sumbar," kata Enizar Kj yang beberapa periode sebelumnya pernah menjadi Sekretaris IKWI Sumbar.

Perasaan bahagia juga diungkapkan Ketua PWI Sumbar Widya Navies dan Ketua Kontingen PWI Sumbar Sawir Pribadi.

Kata Widya Navies, capaian ini memberikan inspirasi tersendiri bagi PWI dan IKWI Sumbar dalam menapak langkah berikutnya.

Lomba dibuka Zulmansyah Sekedang, Sekjen IKWI Pusat. Beliau menekankan pentingnya peran IKWI Dalam kehidupan dan masa depan organisasi. *