HEADLINE
SMKN 2 Sawahlunto Buka Penerimaan Murid Baru 2026/2027, Siapkan Generasi Siap Kerja dan Siap Bersaing    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah semakin tingginya kebutuhan dunia industri terhadap tenaga kerja terampil dan kompeten, SMK Negeri 2 (SMKN) Sawahlunto kembali membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menawarkan berbagai program keahlian yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih luas bagi generasi muda.

Sebagai sekolah berstatus SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), SMKN 2 Sawahlunto terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui pembelajaran berbasis kompetensi, praktik kerja lapangan, serta penguatan karakter peserta didik.

Plt Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi, S.Pd, mengatakan bahwa pendidikan vokasi saat ini menjadi salah satu jalur strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Kami tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis sesuai bidang keahliannya, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, etos kerja, dan kemampuan beradaptasi yang dibutuhkan dunia industri saat ini," ujarnya.

Untuk Tahun Ajaran 2026/2027, SMKN 2 Sawahlunto membuka penerimaan siswa baru pada lima program keahlian, yaitu:

- Geologi Pertambangan
- Teknik Kendaraan Ringan
- Teknik Pemesinan
- Teknik Instalasi Tenaga Listrik
- Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB)

Berdasarkan jadwal SPMB yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, registrasi akun dimulai pada 8 Juni 2026 melalui laman resmi spmb.sumbarprov.go.id.

Pendaftaran Tahap I berlangsung pada 22–26 Juni 2026, sedangkan Tahap II dibuka pada 1–8 Juli 2026.

Ponidi mengajak para lulusan SMP dan MTs di Sawahlunto maupun daerah sekitarnya untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dan memilih pendidikan vokasi sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

"Setiap anak memiliki potensi untuk sukses. Tugas kami adalah membantu mereka menemukan, mengembangkan, dan mengarahkan potensi itu menjadi kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja maupun dunia usaha. Karena itu kami mengundang para orang tua dan calon siswa untuk bergabung bersama SMKN 2 Sawahlunto dalam menyiapkan masa depan yang lebih baik," katanya.

Dengan dukungan fasilitas pembelajaran, status sebagai SMK Pusat Keunggulan, jaringan alumni, serta berbagai program penguatan kompetensi, SMKN 2 Sawahlunto optimistis dapat terus melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. (*) 

Pewarta: Marjafri

Meriahnya PORSENIDA: Ribuan Bakat Kecil Kota Solok Bersinar Penuh Percaya Diri    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Meriahnya PORSENIDA: Ribuan Bakat Kecil Kota Solok Bersinar Penuh Percaya Diri
Acara tahunan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan panggung emas tempat generasi penerus menunjukkan bakat, kreativitas, dan keberanian tampil di hadapan orang banyak. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Suasana ceria dan semangat membara memenuhi Gedung Olahraga Alimin Sinapa, Rabu (3/6/2026). Sebanyak lebih dari 500 anak usia dini dari berbagai penjuru Kota Solok berkumpul dalam satu wadah besar: Pekan Olahraga, Seni, dan Agama (PORSENIDA). 

Acara tahunan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan panggung emas tempat generasi penerus menunjukkan bakat, kreativitas, dan keberanian tampil di hadapan orang banyak.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal. Turut hadir Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Solok, perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda Olahraga, para Camat, serta barisan guru dan orang tua yang setia mendampingi. Di mata pemerintah daerah, momen ini memiliki nilai istimewa sebagai pondasi awal pembentukan karakter anak bangsa.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengungkapkan rasa bangganya melihat keceriaan yang terpancar dari setiap wajah peserta. 

Menurutnya, masa usia emas atau golden age adalah waktu paling tepat untuk menanamkan nilai luhur, melatih keberanian, serta mengembangkan potensi diri secara seimbang antara fisik, seni, dan kerohanian.

“Pendidikan di usia dini adalah fondasi utama untuk masa depan. Melalui PORSENIDA ini, kita tidak hanya mengajarkan mereka cara berlari atau berkarya, tetapi juga menanamkan nilai persaudaraan, kejujuran, dan sportivitas. Inilah bibit unggul yang akan meneruskan tonggak pembangunan Kota Solok kelak—generasi yang cerdas, terampil, dan berakhlak mulia,” tegas H. Suryadi Nurdal.

Lebih jauh ia menegaskan filosofi dibalik terselenggaranya kegiatan ini. PORSENIDA bukan ajang mencari siapa yang terbaik semata, melainkan sarana pembelajaran bahwa berani tampil adalah kemenangan itu sendiri. Setiap anak yang berani melangkahkan kaki ke tengah lapangan sudah pantas disebut juara.

“Hari ini saya nyatakan kalian semua adalah juara. Menang atau kalah hanyalah soal hasil lomba, namun keberanian tampil, keramahan dalam berteman, dan kesungguhan mengikuti kegiatan adalah kemenangan sesungguhnya yang tak ternilai harganya. Nikmati setiap detiknya dengan hati gembira,” pesan Wawako yang disambut sorak sorai riang peserta.

Rangkaian kegiatan tidak berhenti hari itu saja. Semangat kebersamaan akan terus dilanjutkan dengan penampilan tari massal hingga pawai alegoris yang direncanakan digelar pada Jumat mendatang.

Pemerintah Kota Solok juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada HIMPAUDI dan seluruh tenaga pendidik yang telah bekerja keras menyusun acara bermanfaat ini. 

Kepada para orang tua dan guru, ia mengimbau untuk terus memberikan dukungan penuh kasih sayang tanpa tekanan berlebih, agar anak-anak bebas mengeksplorasi bakat yang mereka miliki.

“Mari kita dampingi mereka dengan lembut. Biarkan momen indah ini menjadi kenangan manis dan pengalaman berharga yang tertanam kuat di ingatan mereka. Semoga persaudaraan antar lembaga PAUD di Kota Solok semakin erat demi memajukan kualitas pendidikan dasar di daerah tercinta ini,” tutup Wakil Wali Kota mengakhiri kegiatan yang penuh warna dan harapan tersebut.(80)

Lembaga Adat Diperkuat, Bupati Solok Tegaskan Adat Sebagai Pondasi Keharmonisan Hidup Bermasyarakat    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Lembaga Adat Diperkuat, Bupati Solok Tegaskan Adat Sebagai Pondasi Keharmonisan Hidup Bermasyarakat
Momen bersejarah ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Ninik Mamak, tokoh adat, serta perwakilan elemen masyarakat luas. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Nilai luhur dan aturan adat kembali ditegakkan sebagai pondasi utama menjaga kedamaian dan persatuan. Pemerintah Kabupaten Solok resmi mengukuhkan kepengurusan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) periode 2024–2029 sekaligus menggelar sosialisasi pidana adat dalam satu acara khidmat yang digelar Rabu (3/6/2026. Momen bersejarah ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Ninik Mamak, tokoh adat, serta perwakilan elemen masyarakat luas.

Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, yang hadir langsung memimpin jalannya prosesi, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis ini. 

Menurutnya, keberlangsungan adat istiadat bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan pedoman hidup yang tetap relevan untuk menjawab tantangan zaman dan menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati menegaskan falsafah hidup masyarakat Minangkabau bahwa "adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah". Keterikatan inilah yang menjadikan hukum adat memiliki kekuatan mengikat dalam menciptakan rasa keadilan dan perdamaian tanpa harus mendahulukan jalur hukum yang kaku.

“Sosialisasi pidana adat ini sangatlah krusial agar setiap warga paham batasan, hak, dan kewajiban dalam bermasyarakat. Adat menjadi benteng yang melindungi tatanan hidup kita. Ketika ada perselisihan, adat mengajarkan kita menyelesaikannya lewat musyawarah, mencapai mufakat, dan mengembalikan keharmonisan yang sempat retak. Inilah kekuatan budaya kita yang patut dijaga,” ujar Bupati Jon Firman Pandu.

Pada kesempatan itu, Drs. Reflidon, MM, Dt. Kayo resmi dikukuhkan sebagai Ketua LKAAM Kabupaten Solok untuk lima tahun ke depan. Pengukuhan dilakukan langsung di hadapan Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat, Fauzi Bahar, dan turut disaksikan Brigjen TNI (Purn) Chairul Anwar Mandailing selaku Kepala Agrinas Palma Nusantara Wilayah Sumatera Barat–Jambi.

Fauzi Bahar dalam arahannya berpesan agar kepengurusan baru ini mampu beradaptasi namun tidak kehilangan jati diri. Ia menekankan bahwa LKAAM harus hadir sebagai mitra setara pemerintah daerah dalam pembangunan karakter masyarakat, serta menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus modernisasi yang perlahan menggerus nilai tradisi.

“Tugas berat ada di pundak pengurus baru. Jagalah marwah adat, pererat persaudaraan antarsuku dan kaum, serta jadilah tempat bertanya masyarakat ketika menghadapi persoalan adat. Jadikan LKAAM sebagai wadah pemersatu yang kokoh,” tegas Fauzi Bahar.

Menanggapi amanah besar tersebut, Ketua LKAAM terpilih, Drs. Reflidon, MM, Dt. Kayo, menyatakan kesiapannya mengemban tanggung jawab. Ia berjanji akan memperkuat peran lembaga adat dalam pembinaan generasi muda, penyelesaian sengketa tanah adat maupun pertalian kekeluargaan, serta terus mengampanyekan nilai budaya Minangkabau agar tetap lestari dan dikenal hingga ke luar daerah.

Acara ditutup dengan sesi pemaparan materi pidana adat yang menjadi panduan resmi penegakan aturan dalam lingkungan adat. Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat semakin terpupuk kuat, meyakinkan bahwa identitas budaya Kabupaten Solok akan senantiasa terjaga sebagai kekayaan terbesar milik warga.(80)

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
Strategi Penguatan Tata Kelola dan Akuntabilitas Kinerja untuk meningkatkan nilai Reformasi Birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Zona Integritas (ZI) Kemnaker di Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto: Biro Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat tata kelola dan akuntabilitas kinerja agar program-programnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Ujung dari berbagai persoalan pembangunan sering kali bermuara pada isu ketenagakerjaan. Karena itu, Kemnaker harus mampu menghadirkan solusi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Yassierli.

Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat memberikan arahan mengenai Strategi Penguatan Tata Kelola dan Akuntabilitas Kinerja untuk meningkatkan nilai Reformasi Birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Zona Integritas (ZI) Kemnaker di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Yassierli mengatakan, ruang lingkup tugas Kemnaker sangat luas, mulai dari penyiapan tenaga kerja yang kompeten, perluasan kesempatan kerja, perlindungan pekerja, hingga penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

“Oleh karena itu, penguatan tata kelola dan akuntabilitas kinerja menjadi kunci untuk memastikan setiap program berjalan optimal dan memberikan dampak yang dirasakan masyarakat,” katanya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kemnaker terus memperkuat program yang berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satunya m elalui perluasan pelatihan vokasi guna meningkatkan kesiapan kerja lulusan SMA dan SMK serta menyesuaikan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.

Upaya tersebut diikuti optimalisasi layanan penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja agar lulusan pelatihan dapat terserap lebih cepat oleh pasar kerja.

Selain itu, Kemnaker terus mengevaluasi berbagai regulasi guna mendukung terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif. Berbagai ketentuan yang dinilai menghambat pelayanan ditinjau agar lebih sederhana, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menjadi bagian penting dari penguatan organisasi. Kemnaker tengah menyiapkan modul pembelajaran berbasis standar kompetensi jabatan yang dapat diikuti secara bertahap sesuai jenjang karier. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat profesionalisme sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.

Transformasi organisasi turut dilakukan melalui penguatan pengawasan internal berbasis risiko serta peningkatan fungsi investigasi untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan secara transparan dan akuntabel. Di saat yang sama, Kemnaker terus mendorong pembangunan sistem data terintegrasi guna mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Data menjadi fondasi untuk melihat persoalan secara utuh, melakukan evaluasi program, sekaligus menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran,” kata Yassierli.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan penguatan tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas kinerja merupakan fondasi utama peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang 2025 menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat efektivitas program dan kinerja organisasi.

“Berbagai hal yang kita hadapi harus menjadi pembelajaran untuk memperbaiki tata kelola organisasi, meningkatkan ef ektivitas pelaksanaan program, serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Cris. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

PTBA Turunkan Tim Survei ke Pasar Silo Sawahlunto, Tindak Lanjuti Usulan Penataan Kawasan Kuliner    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

PTBA Turunkan Tim Survei ke Pasar Silo Sawahlunto, Tindak Lanjuti Usulan Penataan Kawasan Kuliner
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menurunkan tim gabungan dari bidang Corporate Social Responsibility (CSR) dan teknik sipil untuk melakukan survei lapangan di kawasan Pasar Kuliner Silo, Rabu (3/6/2026). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menurunkan tim gabungan dari bidang Corporate Social Responsibility (CSR) dan teknik sipil untuk melakukan survei lapangan di kawasan Pasar Kuliner Silo, Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas proposal penataan kawasan yang diajukan Pemerintah Kota Sawahlunto guna meningkatkan kenyamanan para pedagang dan pengunjung di kawasan yang saat ini menjadi pusat aktivitas puluhan pelaku UMKM tersebut.

General Manager PTBA Unit Pertambangan Ombilin (UPO) Sawahlunto, Yulfaizon, mengatakan tim yang datang dari Tanjung Enim bertugas melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus mengakomodasi usulan yang telah diajukan pemerintah daerah terkait pembenahan dan penataan kawasan.

"Konsep awal adalah pembenahan dan penanganan masalah yang terjadi selama ini yaitu genangan air saat hujan yang mengakibatkan banjir dan pelataran tergenang oleh air," kata Yulfaizon.

Menurutnya, salah satu fokus utama yang akan dikaji adalah sistem drainase di sekitar kawasan Pasar Silo yang selama ini menjadi sumber masuknya limpasan air ke area pasar saat hujan deras turun.

"Kita akan cek kembali drainase yang ada di sekeliling areal seperti dari Bengkel Utama dan dari arah Kebun Jati, mitigasi dari awal sehingga tidak terjadi lagi kondisi banjir atau genangan air saat hujan seperti yang terjadi selama ini," ujarnya.

Ia menegaskan, komitmen PTBA dalam mendukung penataan kawasan tersebut sejalan dengan harapan yang disampaikan Direktur Utama PTBA saat berkunjung ke Sawahlunto beberapa waktu lalu.

"Intinya kami dari manajemen sesuai dengan kunjungan Pak Dirut tempo hari bahwa para pedagang yang ada di sini, begitu pun pengunjung, merasa nyaman sehingga apa yang sama-sama kita canangkan yaitu Silo sebagai pusat kuliner yang representatif di Kota Sawahlunto dapat terwujud," ucap Yulfaizon.

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pembenahan dan penataan kawasan memerlukan sejumlah tahapan yang harus dilalui, termasuk berkaitan dengan keberadaan aset-aset pemerintah yang sudah ada di lokasi tersebut.

"Untuk pelaksanaan pembenahan hingga penataan butuh proses dan tahapan yang dilalui. Keberadaan aset-aset Pemko yang sudah ada di sini tentu butuh kesepakatan bersama," katanya.

Yulfaizon juga berharap adanya dukungan dari para pedagang apabila nantinya proses pembangunan mengharuskan adanya penyesuaian aktivitas selama pekerjaan berlangsung.

"Kepada pedagang juga kami berharap kerja samanya karena dalam proses penataan nantinya tentu akan ada yang direlokasi sementara selama kegiatan pembangunan ini berjalan," ujarnya.

Terkait usulan penataan yang diajukan pemerintah daerah, PTBA mengakui kebutuhan anggaran yang dibutuhkan cukup besar sehingga diperlukan kajian lebih lanjut.

"Terkait permintaan dari Pemko untuk penataan ini yang biayanya cukup besar, PTBA akan menerapkan skala prioritas terlebih dahulu, namun syukur-syukur pihak manajemen bersedia mengakomodir secara keseluruhan," papar Yulfaizon.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Sawahlunto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kota Sawahlunto, Afridarman, menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan PTBA terhadap usulan pemerintah daerah.

Menurutnya, setelah pertemuan Wali Kota Sawahlunto dengan para pedagang Pasar Silo pekan lalu, pemerintah daerah langsung menggelar rapat lintas perangkat daerah guna membahas langkah-langkah penanganan kawasan tersebut.

Salah satu hasil rapat tersebut adalah membuka sejumlah opsi sementara bagi pedagang serta menginstruksikan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk menyampaikan surat kepada PTBA terkait percepatan pembenahan dan penataan kawasan.

"Alhamdulillah, dan luar biasa tanpa diagendakan Pak GM berikut tim dari PTBA sudah hadir langsung di sini. Terima kasih," kata Afridarman.

"Mewakili Pak Wali dan juga harapan dari para pedagang, kami berharap proses pembenahan dan penataan kawasan Silo ini bisa terlaksana sesegera mungkin," lanjutnya.

Afridarman menegaskan pemerintah daerah memiliki perhatian besar terhadap kondisi para pedagang yang saat ini beraktivitas di kawasan Pasar Silo.

Bahkan, menurutnya, perkembangan penataan kawasan tersebut menjadi salah satu perhatian langsung Wali Kota Sawahlunto.

"Secara pemerintahan Pemko sangat peduli kepada para pedagang yang beraktivitas di sini. Bahkan kadang tengah malam pun Pak Wali menelepon menanyakan kondisi para pedagang serta progres penataan yang telah diajukan ke PTBA. Kami juga memaklumi kenapa para pedagang sering, mohon maaf, agak nyinyir karena ini terkait kebutuhan hidup sehari-hari," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Sawahlunto siap mendukung seluruh tahapan pembenahan dan penataan kawasan, baik melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan maupun secara teknis melalui Dinas PUPR.

"Pemerintah daerah, khususnya Diskoperindag, siap membackup seluruh tahapan dalam proses pembenahan serta penataan kawasan dan secara teknis Dinas PUPR siap berkoordinasi terkait pelaksanaannya," tegas Afridarman.

Survei lapangan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sawahlunto Tatang Sumarna, Kepala Dinas PMPTSP Naker Dwi Darmawati, Kabid Aset Desismon, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Aidil, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (*) 

Pewarta: Marjafri

Dorong Kemajuan Daerah, Wali Kota Solok Bawa Sejumlah Usulan Strategis ke Tingkat Pusat    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Dorong Kemajuan Daerah, Wali Kota Solok Bawa Sejumlah Usulan Strategis ke Tingkat Pusat
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, melakukan pertemuan audiensi strategis dengan Anggota DPR RI Komisi V daerah pemilihan Sumatera Barat, Zigo Rolanda, di ruang kerja Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Solok terus bergerak aktif memperjuangkan percepatan pembangunan demi kesejahteraan warga. Langkah nyata kembali ditunjukkan Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, yang melakukan pertemuan audiensi strategis dengan Anggota DPR RI Komisi V daerah pemilihan Sumatera Barat, Zigo Rolanda, di ruang kerja Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Fokus utama pertemuan ini adalah menyampaikan dan memperjuangkan rencana pembangunan infrastruktur prioritas yang dinilai memiliki dampak luas bagi pertumbuhan ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat Solok. 

Wali Kota didampingi langsung oleh Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, anggota DPRD Rio Putra dan Irman Yefri Adang, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Dahwirman, serta jajaran pejabat terkait dalam pertemuan penuh makna ini.

Salah satu usulan unggulan yang didorong adalah pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Solok melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

Wali Kota Ramadhani menegaskan bahwa persiapan dari sisi administrasi dan teknis di tingkat daerah telah seratus persen rampung dan siap dilanjutkan ke tahap pelaksanaan.

“Seluruh dokumen persyaratan yang ditetapkan oleh Bappenas sudah kami tuntaskan dan lengkap. Saat ini langkah selanjutnya sangat membutuhkan dukungan kuat dari wakil rakyat di pusat agar usulan ini mendapatkan perhatian dan persetujuan, sehingga pembangunan bisa segera terealisasi,” papar Wali Kota Ramadhani saat memaparkan rencana kerja daerah.

Selain akses jalan yang menjadi urat nadi pergerakan ekonomi, pemkot juga mengangkat isu krusial penyediaan air bersih. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kalumpang menjadi daftar prioritas lainnya yang diajukan. 

Tak hanya itu, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan juga menjadi sorotan utama, mengingat Kota Solok bergantung besar pada pasokan air dari Sungai Batang Gawan, Sungai Batang Lembang, dan Sungai Batang Binguang.

Ketiga aliran sungai strategis tersebut saat ini pengelolaannya berada di bawah wewenang Balai Wilayah Sungai (BWS). 

Oleh karena itu, dukungan pemerintah pusat dinilai sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan, pemeliharaan, dan pengembangan potensi air tersebut agar senantiasa mencukupi kebutuhan seluruh warga Kota Solok.

Melalui audiensi yang berjalan hangat dan konstruktif ini, Pemerintah Kota Solok menaruh harapan besar agar Zigo Rolanda dapat menjadi jembatan sekaligus pengawal utama aspirasi daerah di parlemen.

Dukungan dari tingkat pusat menjadi kunci agar rencana besar ini tidak tertahan di atas kertas, melainkan segera berwujud manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami percaya dukungan dan perjuangan Bapak Zigo Rolanda di tingkat legislatif akan membuka jalan bagi kemajuan daerah. Segala usulan ini semata demi memacu pembangunan yang merata dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Solok ke arah yang lebih baik,” tutup Wali Kota mengakhiri pertemuan.(80)

Wako Yota Balad Saksikan Sertijab Camat Pariamam Selatan    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Wali Kota Pariaman, Yota Balad
Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyaksikan serah terima jabatan (Sertijab) Camat Pariaman Selatan, Kota Pariaman dari Camat yang lama, Moh. Farid Marwan kepada Camat yang baru, Hery Febrian. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyaksikan serah terima jabatan (Sertijab) Camat Pariaman Selatan, Kota Pariaman dari Camat yang lama, Moh. Farid Marwan kepada Camat yang baru, Hery Febrian sekaligus pelantikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Ketua Tim Pembina Posyandu Pariaman Selatan, Ny. Desriyanti Febrian  di halaman Kantor Camat Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Rabu (3/6).

Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyampaikan ucapan selamat dan menaruh optimisme yang tinggi terhadap kepemimpinan yang baru.

Yota Balad meyakini dengan kemampuan, pengalaman, serta semangat baru yang dimiliki oleh Herry Febrian, mampu membawa pembaharuan dalam pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Pariaman Selatan.

“Saya mengajak Camat yang baru untuk senantiasa berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, baik itu tokoh agama, tokoh adat, pelaku usaha, dan seluruh warga, demi mewujudkan Kecamatan Pariaman Selatan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing," ungkapnya.

Camat merupakan perpanjangan tangan Wali Kota di wilayah kerja masing-masing. 

Oleh karena itu, ia berpesan agar camat segera membangun komunikasi yang kuat dengan aparatur pemerintahan desa serta masyarakat luas guna mengkoordinasikan program-program pelayanan dan pembangunan berkelanjutan secara transparan dan efisien.

Ucapan terima kasih dan apresiasi yang mendalam juga disampaikan kepada M. Farid Marwan atas dedikasi dan kerja kerasnya selama menjabat sebagai Camat terdahulu.(wi/fad/at)

Wawako Maigus Nasir Hadiri Pentas Seni Galaksi Spentwosix yang Digelar SMP Negeri 26 Padang    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Pentas Seni Gelar Bakat Siswa (Galaksi) Spentwosix yang digelar SMP Negeri 26 Padang, Rabu (3/6/2026).
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Pentas Seni Gelar Bakat Siswa (Galaksi) Spentwosix yang digelar SMP Negeri 26 Padang, Rabu (3/6/2026). (Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Pentas Seni Gelar Bakat Siswa (Galaksi) Spentwosix yang digelar SMP Negeri 26 Padang, Rabu (3/6/2026). 

Kegiatan bertema "The Last Cosmic Show: Tampilkan Bakatmu, Ukir Kenanganmu" itu juga dirangkaikan dengan pelepasan siswa kelas IX serta perpisahan sejumlah guru dan tenaga kependidikan yang memasuki masa purnabakti.

Maigus Nasir mengapresiasi inisiatif SMPN 26 Padang yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan minat dan bakat mereka melalui berbagai penampilan seni dan budaya.

"Setiap anak memiliki karakter dan keterampilan yang berbeda, dan pergelaran seni seperti ini menjadi wadah penting untuk menyalurkan minat serta mengembangkan potensi bakat mereka. Ini langkah yang sangat positif dan mudah-mudahan dapat diikuti oleh sekolah-sekolah lainnya di Kota Padang," katanya. 

Maigus menambahkan, kegiatan pergelaran seni tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan berlandaskan nilai-nilai agama.

Menurutnya, berbagai pertunjukan budaya tradisional yang ditampilkan siswa menjadi bagian dari upaya melestarikan identitas budaya Minangkabau.

"Semangat pembangunan Kota Padang berlandaskan agama dan budaya sesuai dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kita berharap dari sekolah-sekolah akan lahir generasi yang kuat agamanya, kuat adat dan budayanya," ujarnya. 

Kepala SMPN 26 Padang, Riza Restu, menjelaskan bahwa Galaksi Spentwosix merupakan program yang digagas sebagai wadah pengembangan potensi siswa SMPN 26 Padang.

"Galaksi Spentwosix menjadi ajang unjuk kemampuan siswa dari berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti seni tari, musik, olahraga, dan bidang lainnya. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan sekolah sebagai sarana pembinaan karakter dan prestasi siswa," jelasnya.

Dengan jumlah siswa lebih dari 860 orang, pihak sekolah melihat banyak bakat yang perlu difasilitasi dan ditampilkan kepada publik.

Riza juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan acara dilakukan secara sederhana dan tidak membebani peserta didik.

Seluruh kegiatan didukung melalui kontribusi gotong royong yang dikumpulkan secara bertahap oleh siswa, sehingga acara dapat terlaksana tanpa biaya besar namun tetap memberikan makna yang mendalam.

"Pada kesempatan ini, SMPN 26 Padang juga melepas 289 siswa kelas IX yang lulus pada tahun pelajaran 2025/2026. Semoga seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai cita-cita, serta terus mengembangkan bakat dan meraih prestasi yang membanggakan," tutupnya. (Prokompin). 

Gubernur Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ke Kepulauan Mentawai    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Gubernur Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ke Kepulauan Mentawai
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 menuju Kabupaten Kepulauan Mentawai di Dermaga Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Rabu (3/6/2026). (Foto: adpim). 


BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 menuju Kabupaten Kepulauan Mentawai di Dermaga Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Rabu (3/6/2026). 

Program yang diinisiasi Bank Indonesia tersebut bertujuan memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar sekaligus memperkuat akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengapresiasi konsistensi Bank Indonesia dalam menghadirkan layanan kas hingga ke wilayah kepulauan. 

Menurutnya, keberadaan rupiah di seluruh penjuru negeri tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dan kedaulatan bangsa.

“Setiap lembar rupiah yang beredar hingga ke pulau-pulau terluar membawa pesan bahwa negara hadir untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, tantangan geografis Kepulauan Mentawai tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan keuangan yang setara. 

Karena itu, kolaborasi antara Bank Indonesia, TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan perbankan menjadi kunci untuk memastikan pelayanan tetap menjangkau masyarakat di daerah kepulauan.

Menurut Mahyeldi, Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga memiliki manfaat strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui penyediaan uang rupiah layak edar, penukaran uang tidak layak pakai, serta edukasi tentang pentingnya mencintai, mengenali, dan merawat rupiah.

“Kita ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh layanan, termasuk saudara-saudara kita yang berada di wilayah kepulauan dan daerah 3T seperti Mentawai,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Komando Daerah Maritim (Kodamar) II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung mengatakan pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan wujud sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam menjaga distribusi uang rupiah hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menuntut kerja sama lintas sektor agar masyarakat di wilayah terpencil tetap memperoleh akses terhadap uang rupiah layak edar.

Untuk mendukung pelaksanaan ekspedisi ini, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Kurau-856 yang akan berlayar selama tujuh hari dengan rute Padang–Siberut (Maileppet)–Muara Sikabaluan–Sipora–Pagai Utara–Pagai Selatan dan kembali ke Padang. Total jarak pelayaran yang ditempuh mencapai sekitar 505 nautical mile (NM).

Sementara itu, Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Novyanto menjelaskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Sumatera Barat merupakan ekspedisi keenam dari total 23 ekspedisi yang dilaksanakan Bank Indonesia sepanjang 2026.

Ia menyebutkan, misi utama program tersebut adalah memastikan masyarakat memperoleh uang rupiah dalam jumlah yang cukup dan kualitas yang baik, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan perbankan.

“Kebutuhan uang tunai di wilayah kepulauan dan daerah terpencil masih cukup tinggi. Karena itu, Bank Indonesia terus berupaya memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar sekaligus menarik uang yang sudah tidak layak untuk diedarkan kembali,” ujarnya.

Selain menghadirkan layanan kas keliling, Bank Indonesia juga akan melaksanakan berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat, termasuk program pemberdayaan dan pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tujuan ekspedisi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumbar, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, jajaran TNI Angkatan Laut, pimpinan perbankan, serta sejumlah pihak terkait lainnya.(adpsb/rmz/bud)

Gubernur Sumbar Dorong ASN Bangun Budaya Menulis dan Berpikir Ilmiah    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Gubernur Sumbar Dorong ASN Bangun Budaya Menulis dan Berpikir Ilmiah
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka Pelatihan Karya Tulis Ilmiah bagi Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. (Foto: adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka Pelatihan Karya Tulis Ilmiah bagi Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. Kegiatan tersebut digelar di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumbar, Rabu (3/6/2026).

Mahyeldi menegaskan aparatur sipil negara (ASN) dituntut terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya di tengah tantangan birokrasi yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik, serta tuntutan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan menjadi faktor yang mendorong ASN untuk terus beradaptasi dan berkembang.

Menurutnya, pejabat fungsional memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas-tugas teknis pemerintahan yang membutuhkan keahlian spesifik dan profesionalisme tinggi. Profesionalisme tersebut tidak hanya tercermin dari kemampuan teknis, tetapi juga dari kemampuan berpikir analitis, sistematis, dan berbasis data.

“Karya tulis ilmiah bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif dalam pengembangan karier jabatan fungsional. Lebih dari itu, karya ilmiah menjadi sarana untuk melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi terhadap berbagai persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, kemampuan menyusun karya ilmiah merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada pengetahuan (knowledge-based bureaucracy), sehingga setiap kebijakan dan program yang dihasilkan memiliki dasar analisis yang kuat dan terukur.

Mahyeldi berharap para peserta tidak hanya memahami teknik penulisan ilmiah, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang berkualitas, aplikatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja organisasi.

“Kami berharap hasil pelatihan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk karya ilmiah yang inovatif, relevan dengan kebutuhan organisasi, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Sumatera Barat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Mahyeldi mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal dengan mengikuti setiap sesi secara serius, aktif berdiskusi, dan menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat budaya belajar serta pengembangan diri secara berkelanjutan.

Sementara itu Kepala BPSDM Provinsi Sumbar, Barlius menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pejabat fungsional dalam menyusun karya tulis ilmiah sesuai standar akademik dan kebutuhan pengembangan profesi.

Pelatihan diikuti oleh 30 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah memenuhi persyaratan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode blended learning, yang terdiri atas pembelajaran klasikal tahap pertama pada 3–5 Juni 2026, pembelajaran daring pada 8–9 Juni 2026, serta klasikal tahap kedua pada 23–25 Juni 2026 di BPSDM Provinsi Sumbar.

Barlius menjelaskan, tenaga pengajar dan fasilitator berasal dari Widyaiswara BPSDM Provinsi Sumatera Barat, Widyaiswara Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, akademisi, serta pejabat struktural dari BPSDM dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Lembaga Administrasi Negara RI, Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat, Koordinator Widyaiswara, para tenaga pengajar, serta panitia pelaksana. (adpsb/rmz/bud)

KORPRI Setdaprov Sumbar Semarakkan Hari Lahir Pancasila dengan Kegiatan Jalan Pagi Bersama    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

KORPRI Setdaprov Sumbar Semarakkan Hari Lahir Pancasila dengan Kegiatan Jalan Pagi Bersama
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas kegiatan jalan pagi bersama keluarga besar Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Unit Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (3/6/2026).  (Foto: Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas kegiatan jalan pagi bersama keluarga besar Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Unit Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui penguatan semangat persatuan, kebersamaan, dan solidaritas di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, kegiatan jalan pagi bersama merupakan wujud implementasi nyata dari Sila Ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, ASN dari berbagai unit kerja dapat berinteraksi tanpa sekat jabatan maupun kedinasan, sehingga terbangun kekompakan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Tugas pelayanan di lingkungan Sekretariat Daerah sangat padat dan dinamis. Untuk menghasilkan kebijakan yang tepat dan responsif, dibutuhkan aparatur yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual yang baik, tetapi juga sehat secara jasmani dan mental,” ujar Mahyeldi.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk membudayakan pola hidup sehat secara konsisten. Menurutnya, olahraga bersama tidak hanya bermanfaat menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menyegarkan pikiran agar pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus KORPRI Unit Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para mitra strategis pembangunan daerah yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan, yakni Bank Nagari, PT Jamkrida, dan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Unit KORPRI Kantor Gubernur Sumbar.

Menurut Mahyeldi, sinergi yang terjalin antara pemerintah dan para mitra merupakan modal penting dalam mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta produktivitas ASN.

Sementara itu, Ketua KORPRI Unit Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Ahmad Zakri menyampaikan pengaktifan kembali KORPRI Setda Sumbar merupakan tindak lanjut arahan Sekretaris Daerah selaku penasehat organisasi.

Ia menjelaskan, sejumlah program telah dijalankan, antara lain pemberian bantuan bagi ASN yang terdampak bencana, pemberian cenderamata kepada ASN yang memasuki masa purna tugas sejak 2025, serta kesepakatan pemberian uang duka bagi keluarga ASN yang meninggal dunia.

“Kami berharap KORPRI dapat menjadi wadah yang semakin memperkuat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian antar-ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” kata Ahmad Zakri.

Ia menyebut, kegiatan jalan pagi bersama tersebut juga dimeriahkan dengan penyediaan sejumlah hadiah  doorprize dengan berbagai hadiah menarik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar selaku Penasehat beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan, para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Biro selaku Dewan Pengurus KORPRI Setda Provinsi Sumbar, serta pimpinan dan jajaran Bank Nagari, PT Jamkrida, dan KPN Unit KORPRI Kantor Gubernur Sumbar. (adpsb/rmz/bud)

Segarkan Kepemimpinan: Polres Solok Gelar Sertijab Wakapolres dan Kabag OPS Demi Pelayanan Lebih Prima    
Rabu, Juni 03, 2026

On Rabu, Juni 03, 2026

Segarkan Kepemimpinan: Polres Solok Gelar Sertijab Wakapolres dan Kabag OPS Demi Pelayanan Lebih Prima
Polres Solok melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) yang berlangsung khidmat di Halaman Markas Komando Polres Solok, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Polres Solok melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) yang berlangsung khidmat di Halaman Markas Komando Polres Solok, Rabu, 3 Juni 2026. 

Upacara pergeseran tugas ini dipimpin langsung oleh Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya, S.I.K, sebagai langkah strategis penyegaran organisasi demi meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam momen penting tersebut, terjadi pergantian pada dua posisi kunci. Jabatan Wakapolres Solok yang sebelumnya diemban oleh Kompol Irawan Sukma, S.H., M.H., kini resmi diserahterimakan kepada Kompol Reddy Triananto, S.H., M.H. Sementara itu, posisi Kepala Bagian Operasi (Kabag OPS) Polres Solok yang sempat dipimpin oleh Kompol Reddy Triananto, S.H., M.H., diteruskan oleh AKP Indra Kusuma, S.H.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama, para Kepala Kepolisian Sektor se-jajaran Polres Solok, personel aktif, serta perwakilan Bhayangkari Cabang Solok. 

Suasana kekeluargaan terasa kental saat peralihan tanggung jawab berlangsung, menjadi bukti persatuan di jajaran kepolisian setempat.

Dalam amanatnya, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya menegaskan bahwa rotasi, mutasi, maupun promosi merupakan dinamika yang lumrah dalam tubuh organisasi kepolisian. 

Langkah ini bukan sekadar perpindahan tugas, melainkan sarana untuk menghadirkan semangat baru, ide segar, serta memperluas pengalaman karier setiap personel demi kemajuan institusi.

“Pergeseran jabatan adalah upaya kita menyegarkan organisasi agar tetap responsif terhadap tantangan zaman. Hakikatnya, langkah ini diambil semata-mata demi kemajuan bersama dan peningkatan kualitas pengabdian kami kepada masyarakat,” ujar AKBP Agung.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pejabat lama beserta keluarga yang turut mendukung penuh pengabdian suami selama bertugas.

Menurutnya, jejak prestasi dan kerja keras yang telah ditorehkan menjadi pondasi kuat bagi kelanjutan kinerja Polres Solok.

“Telah banyak dedikasi dan hasil nyata yang saudara berikan. Atas nama seluruh keluarga besar Polres Solok, saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Selamat bertugas di tempat baru, semoga kesuksesan selalu menyertai langkah saudara sekeluarga dalam karier maupun kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Bagi pejabat baru yang baru saja melangkahkan kaki di lingkungan Polres Solok, Kapolres berharap proses penyesuaian berjalan lancar. 

Ia mengajak Kompol Reddy Triananto dan AKP Indra Kusuma untuk segera beradaptasi, menggagas inovasi, dan bekerja sama demi menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih prima, dekat, dan dirasakan manfaatnya oleh warga Solok.

“Selamat datang dan selamat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar kami. Kami menanti sumbangsih pemikiran dan kerja nyata saudara untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat Solok tercinta,” tutup AKBP Agung mengakhiri amanatnya.

Upacara sertijab ditutup dengan doa bersama dan foto bersama, menandai dimulainya lembaran baru kepemimpinan di jajaran Polres Solok dengan semangat pengabdian yang lebih kuat.(80)