HEADLINE
Bupati Jon Firman Pandu  Lantik Jefrizal sebagai Jabat Penjabat Sekda Solok    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Bupati Jon Firman Pandu  Lantik Jefrizal sebagai Jabat Penjabat Sekda Solok
Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Jefrizal, S.Pt, M.T sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Langkah strategis memperkuat roda pemerintahan Kabupaten Solok kembali diwujudkan. Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Jefrizal, S.Pt, M.T sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok. Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Senin (18/05/2026).

Hadir menyaksikan momen penting ini Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, M.Si, para Asisten, Staf Ahli Bupati, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, serta seluruh Camat se-Kabupaten Solok. Pelantikan ini menjadi tonggak baru dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dalam amanatnya, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang sarat tanggung jawab.

Menurutnya, posisi ini memegang peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh elemen pemerintahan, membangun sinergi antarinstansi, serta memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.

“Jabatan ini menuntut integritas tinggi, loyalitas tanpa batas, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab yang besar. Saya berharap Penjabat Sekda yang baru dapat bekerja secara efisien dan profesional, serta terus menjaga kekompakan agar koordinasi antarperangkat daerah semakin solid,” tegas Bupati.

Lebih jauh, Bupati mengingatkan kembali bahwa seluruh jajaran aparatur negara sejatinya adalah pelayan masyarakat. 

Oleh karena itu, birokrasi tidak boleh berjalan lambat atau kaku, melainkan harus tanggap, inovatif, dan bergerak cepat memenuhi kebutuhan warga. 

Ia berharap pemimpin baru di sekretariat daerah ini mampu menjadi motor penggerak perubahan menuju tata kelola yang lebih baik.

“Kita ada di sini untuk melayani rakyat. Semangat kerja yang tulus, pelayanan yang prima, dan sikap responsif adalah kunci utama. Jadilah penggerak birokrasi yang bersih dan berintegritas, sehingga visi mewujudkan pemerintahan yang melayani benar-benar terwujud nyata,” tambahnya.

Di akhir arahan, Bupati meminta seluruh kepala dinas, badan, dan kantor serta seluruh jajaran pemerintahan untuk memberikan dukungan penuh kepada Penjabat Sekretaris Daerah dalam menjalankan tugasnya.

Kerja sama dan keharmonisan antarunsur dinilai sangat diperlukan agar roda pemerintahan berjalan efektif, dinamis, dan selaras dengan program pembangunan daerah.

Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda kesepakatan dan persatuan, dengan harapan kehadiran pemimpin baru ini mampu membawa semangat baru dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Solok. (BO)

Kantor PWI Solok Selatan Dirusak OTK, Tokoh Pers Sumbar Desak Polisi Usut Tuntas    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Kantor PWI Solok Selatan Dirusak OTK, Tokoh Pers Sumbar Desak Polisi Usut Tuntas
Sejumlah tokoh pers mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku maupun aktor intelektual di balik aksi tersebut. (Foto: Ope). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Aksi perusakan terhadap kantor Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Solok Selatan memantik reaksi keras dari kalangan insan pers Sumatera Barat. 

Sejumlah tokoh pers mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku maupun aktor intelektual di balik aksi tersebut.

Informasi yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan, kantor PWI Solok Selatan mengalami perusakan oleh orang tak dikenal (OTK), dengan kondisi kaca kantor pecah dan menimbulkan keresahan di tengah insan pers daerah itu.

Tokoh pers Sumbar, Khairul Jasmi menegaskan, tindakan perusakan terhadap kantor organisasi wartawan tidak bisa dianggap persoalan biasa.

Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk intimidasi terhadap kebebasan pers dan harus diusut hingga ke akar-akarnya.

“Ini bukan sekadar perusakan fasilitas. Ini simbol serangan terhadap marwah pers. Aparat harus bergerak cepat, cari pelaku dan dalangnya,” tegas Khairul Jasmi.

Nada serupa disampaikan Adrian Tuswandi. Ia meminta solidaritas insan pers di Sumbar diperkuat agar kasus tersebut tidak berlalu tanpa penyelesaian hukum yang jelas.

“Kalau peristiwa seperti ini dibiarkan, maka intimidasi terhadap wartawan akan terus berulang. PWI dan seluruh organisasi pers harus bersatu mengawal kasus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Revdi Iwan Syahputra menilai tindakan perusakan kantor wartawan merupakan ancaman nyata terhadap demokrasi dan kebebasan berekspresi.

“Jangan hanya cari pelaku lapangan. Aparat juga harus mengusut siapa yang menjadi dalang di belakang aksi ini. Pers tidak boleh takut,” katanya.

Desakan keras juga datang dari Emil Mahmudsyah. Ia meminta aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Insan pers menunggu keseriusan aparat. Jangan sampai kasus ini menguap begitu saja,” ujar Emil.

Di tengah reaksi keras tersebut, sejumlah wartawan di Sumbar juga mulai mendorong adanya aksi solidaritas apabila proses hukum berjalan lamban. 

Seruan untuk menyatukan langkah insan pers Sumbar pun mulai menguat sebagai bentuk perlawanan terhadap segala bentuk intimidasi kepada wartawan dan organisasi pers.(toad)

Wako Pariaman: FLS3N Panggung Terbaik Bagi Generasi Muda  Mengekspresikan Bakat Seni Mereka    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Wako Pariaman: FLS3N Panggung Terbaik Bagi Generasi Muda  Mengekspresikan Bakat Seni Mereka
Acara dibuka Wali Kota Pariaman Yota Balad, dilaksanakan di aula Balaikota Pariaman, Senin (18/5/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Untuk menumbuhkan karakter bangsa pada murid-murid serta mencintai seni dan budaya melalui kreativitas dan apresiasi seni, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman melaksanakan kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD dan SMP tingkat Kota Pariaman tahun 2026.

Acara dibuka Wali Kota Pariaman Yota Balad, dilaksanakan di aula Balaikota Pariaman, Senin (18/5/2026), yang dihadiri  Kepala Dinas Dikpora Kota Pariaman dan jajaran,  Dewan Juri dan Panitia Pelaksana, pengawas sekolah, Kepala Sekolah dan 

Guru Pendamping SD dan SMP se Kota Pariaman, serta pelajar peserta FLS3N jenjang SD dan SMP tingkat Kota Pariaman.

Dalam arahannya Yota Balad sampaikan, FLS3N ini bukan sekadar ajang perlombaan biasa.

Festival ini adalah panggung terbaik bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat, imajinasi, dan karakter seni secara positif.

“Pemerintah Kota Pariaman terus berkomitmen penuh untuk terus mendukung manajemen talenta nasional di bidang seni dan sastra. 

Kami ingin memastikan bahwa bakat-bakat luar biasa yang dimiliki anak-anak kita, mendapatkan ruang apresiasi yang tepat agar terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya. (R/at)

Bawaslu RI Lantik CPNS 61  Orang untuk Sumbar    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Bawaslu RI Lantik CPNS 61  Orang untuk Sumbar
Diantara CPNS Bawaslu yang dilantik, termasuk 61 orang untuk penugasan Sumbar, 11 berada di Provinsi, selebihnya ditempatkan pada kabupaten dan kota se-Sunatera Barat. (Foto: Ucok). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Setelah menlantik P3K bebrapa bukan lalu, kembali Sekretaris Jendral (Sekjend) Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) melantik Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) di lingkungan lembaganya. 

Diantara CPNS Bawaslu yang dilantik, termasuk 61 orang untuk penugasan Sumbar, 11 berada di Provinsi, selebihnya ditempatkan pada kabupaten dan kota se-Sunatera Barat. 

Pelantikan CPNS oleh Sekjend Bawaslu RI melalui zoom meeting, untuk Sumatera Barat, juga disaksikan Kabag Hukum, Humas, Datin, Roza Maulina, Kabag Administrasi Mafral, Kabag Penanganan Penyelesaian Sengketa Eriayanti, di ruang Rapat Bawaslu Sumbar, Selasa (19/5/2026). 

Pada kesempatan tersebut Sekjend Bawaslu RI, Drs. Ferdinan Eskol Tiar Sirait, M.H, M.E, M.Si, menyampaikan amanah kepada ASN yang baru dilantik, untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu melalui peningkatan kapasitas kerja, dedikasi, serta memperkuat budaya kerja dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.

Amanah tersebut mencakup beberapa poin penting yakni, Peningkatan Kapasitas dan Profesionalisme, dimana seluruh pegawai didorong untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi diri, serta berinovasi untuk mendukung kemajuan lembaga.

Selanjutnya implementasi Nilai BerAKHLAK,dimana CPNS diminta untuk menjadikan nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman kerja sejak awal pengabdian.

"Pegawai juga harus memiliki dedikasi dan mental kerja, diharapkan memiliki kesiapan dalam menerima penugasan, berdedikasi tinggi, serta mampu menjaga komunikasi dan kesehatan mental yang baik di lingkungan kerja," tegas Ferdinan. 

Dia juga menambahkan, dengan kesipan tersebut maka akan meningkatnya etos kerja, serta mengangkat harkat dan martabat lembaga, dan bisa meminimalisir sekaligus dapat menghilangkan kesalahan atau kelalaian dalam bekerja. 

"CPNS harus siap bekerja sama untuk meningkatkan etos kerja, agar tidak terjadi kesalahan dan kelalaian dalam bekerja, dengan demikian marwah serta kehormat lembaga tetap terjaga," tambahnya. 

Pelantikan CPNS berjalan lancar, sesuai dengan tahapan, semua mengikuti dan melaksanakan dengan serius, sehingga tidak ada kendala dalam pelaksanaan, meskipun melalui zoom meeting.(*)

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dan Tim Selamat Usai Mengalami Kecelakaan Saat Perjalanan Pulang dari Solok Selatan    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dan Tim Selamat Usai Mengalami Kecelakaan Saat Perjalanan Pulang dari Solok Selatan
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, bersama rombongan dilaporkan mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan pulang melakukan perjalanan dinas dari Kabupaten Solok Selatan. (Foto: Adpim).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, bersama rombongan dilaporkan mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan pulang melakukan perjalanan dinas dari Kabupaten Solok Selatan menuju Kota Padang, Minggu dini hari (17/5) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kabar tersebut pertama kali diketahui publik melalui unggahan media sosial pribadi Vasko. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi saat dirinya bersama tim tengah menjalankan agenda keliling daerah untuk bertemu langsung dengan masyarakat.

Salah seorang tim pendamping Wakil Gubernur, Fikri Haldi mengatakan peristiwa itu menjadi pengalaman yang sangat menegangkan bagi seluruh rombongan. Menurutnya, situasi di lokasi kejadian berlangsung begitu cepat dan penuh kepanikan.

“Dalam beberapa saat suasana sangat panik. Kami langsung menggotong Uda Vasko keluar dari mobil di tengah kepulan asap mesin yang begitu tebal. Saat itu kami hanya fokus menyelamatkan semua orang di dalam mobil. Alhamdulillah, Allah masih memberikan keselamatan kepada Uda Vasko dan seluruh tim,” ujar Fikri di Padang, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, sesaat setelah berhasil dievakuasi dari kendaraan, Vasko langsung mendapat pertolongan dari masyarakat sekitar yang datang membantu ke lokasi kejadian. Vasko dievakuasi ke salah satu rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian untuk mendapatkan pertolongan darurat.

“Uda Vasko langsung digotong warga dan dibawa ke rumah masyarakat terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Saat itu kondisi benar-benar menegangkan, tapi Alhamdulillah masyarakat sekitar banyak yang keluar dan langsung membantu,” katanya.

Setelah proses evakuasi, Vasko kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi Wakil Gubernur dipastikan dalam keadaan baik dan tidak mengalami cedera yang membahayakan.

“Pak Wagub langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Alhamdulillah hasil pemeriksaan tidak ada luka serius yang mencemaskan,” tambah Fikri.

Meski mengalami cedera pada bagian kaki akibat kecelakaan tersebut, Vasko disebutkannya tetap memilih melanjutkan aktivitas pemerintahan sebagaimana biasa. Bahkan, pada siang harinya ia langsung kembali bekerja tanpa mengambil waktu istirahat panjang.

Fikri menyebut semangat pengabdian kepada masyarakat menjadi alasan Vasko tetap menjalankan agenda pemerintahan meski dalam kondisi cedera.

“Meski kondisi kaki beliau cedera, Uda Vasko tetap memilih langsung bekerja. Tidak ada waktu untuk beristirahat karena beliau ingin memastikan berbagai program untuk masyarakat Sumbar tetap berjalan,” ujarnya.

Menurut Fikri, selama ini Vasko memang dikenal aktif turun langsung ke berbagai daerah di Sumbar untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

“Perjalanan jauh hingga dini hari, medan yang berat, dan kondisi jalan yang tidak mudah memang menjadi tantangan dalam agenda keliling daerah. Tapi bagi Uda Vasko, hadir langsung di tengah masyarakat adalah bentuk tanggung jawab dan pengabdian,” katanya lagi.

Usai menjalani pemeriksaan medis, Vasko dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada Senin sore (18/5) untuk menghadiri agenda bersama Menteri PPN/Bappenas. Dalam agenda tersebut, ia akan membawa sejumlah kepala daerah dari Sumbar guna membahas berbagai program strategis nasional yang diharapkan memberi dampak besar bagi masyarakat Sumbar.

Beberapa program yang akan diperjuangkannya tersebut antara lain realisasi Sekolah Rakyat, pembangunan Kampung Nelayan, serta sejumlah program prioritas nasional lainnya untuk tahun 2027 mendatang.

Sementara itu, dalam unggahannya, Vasko juga menyampaikan rasa syukur atas keselamatan yang diberikan Allah SWT kepada dirinya dan seluruh rombongan. Ia menyebut musibah tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan merupakan nikmat terbesar dalam setiap perjalanan pengabdian kepada masyarakat.

Unggahan itu pun langsung dipenuhi doa dan dukungan dari masyarakat. Banyak warga berharap Vasko beserta rombongan selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjalankan tugas pelayanan hingga ke pelosok Sumatera Barat. (adpsb/fkr/bud)

Hadirkan Cahaya Harapan: Bupati Solok Resmikan Program Listrik Gratis, Dorong Pendidikan dan Ekonomi Masyarakat    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Hadirkan Cahaya Harapan: Bupati Solok Resmikan Program Listrik Gratis, Dorong Pendidikan dan Ekonomi Masyarakat
Peresmian sekaligus menyalakan listrik secara simbolis Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2026 di Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, Senin (18/5/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Cahaya penerang kini semakin merata menjangkau pelosok Kabupaten Solok. Bupati Solok, DR (HC) Jon Firman Pandu, SH, secara resmi meresmikan sekaligus menyalakan listrik secara simbolis Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2026 di Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, Senin (18/5/2026). 

Momen istimewa ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk pelayanan yang menyentuh langsung masyarakat.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Manajer PT PLN (Persero) UP3 Solok, Hariani, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Jefrizal, S.Pt, MT, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah, camat, wali nagari, serta tokoh masyarakat setempat.

Wali Nagari Kacang, Adrian, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya program tersebut. 

Ia menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian nyata yang sangat mendukung kemajuan wilayahnya. 

"Kami sangat mendukung program pemerintah yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Ini adalah langkah luar biasa untuk kemajuan nagari kami," ujarnya.

Sementara itu, Manajer PT PLN (Persero) UP3 Solok, Hariani, mengungkapkan rasa bangganya atas sinergi yang terjalin erat dengan Pemkab Solok.

Menurutnya, Kabupaten Solok merupakan salah satu daerah dengan respons dan koordinasi tercepat dalam menjalankan program pemerataan listrik. 

Ia menegaskan, kehadiran aliran listrik bukan sekadar penerangan, melainkan kunci pembuka peluang kemajuan.

"Program ini adalah pendorong utama bagi pendidikan dan perekonomian warga. Tahun 2025 lalu saja, sebanyak 1.395 rumah di sini telah kami layani. Senyum bahagia warga adalah kebahagiaan bagi kami juga. Semoga fasilitas ini dimanfaatkan sebaik-baiknya," jelas Hariani.

Sebagai bentuk kepedulian tambahan, YBM PLN Solok turut menyerahkan paket sembako dan voucher listrik kepada 25 penerima manfaat.

Dalam arahannya, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata keberpihakan pemerintah pada rakyat. 

"Pemerintah hadir agar masyarakat bisa menikmati akses listrik yang layak. Ini demi menunjang kehidupan, pendidikan anak-anak kita, hingga menggerakkan roda ekonomi keluarga," tegasnya seraya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi gemilang bersama PLN.

Lebih jauh, Bupati juga mengingatkan seluruh warga untuk senantiasa bersatu dan berhati-hati terhadap informasi palsu atau hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan. 

Ia turut bersyukur atas perubahan besar yang terjadi di Nagari Kacang, yang dulunya kerap mengalami kendala kelistrikan, namun kini telah menikmati layanan yang semakin baik dan lancar.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan bantuan secara langsung dan kunjungan ke salah satu rumah warga untuk melakukan penyalaan listrik secara simbolis. 

Momen ini menjadi harapan baru, di mana cahaya listrik yang masuk diharapkan turut membawa cahaya kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Solok.(80)

PWI Sumbar Sesalkan Aksi Perusakan Kantor PWI Solsel    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

PWI Sumbar Sesalkan Aksi Perusakan Kantor PWI Solsel
Rapat di PWI Cabang Sumatera Barat. Ketua PWI Sumbar Widya Navies dalam siaran pers resmi PWI Sumbar pada Selasa (19/5) mengatakan segala aksi dan tindakan perusakan tak bisa dibiarkan. (Foto Ilustrasi: BY). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solok Selatan dirusak orang tak dikenal, Senin (18/5) malam. Ketua PWI Sumatera Barat mengecam aksi tersebut.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies dalam siaran pers resmi PWI Sumbar pada Selasa (19/5) mengatakan segala aksi dan tindakan perusakan tak bisa dibiarkan. 

"Mengingat Ketua PWI Solok Selatan telah melaporkan kejadian perusakan Sekretariat nya tersebut ke pihak kepolisian resor setempat (Polres Solsel-red), maka kita serahkan penanganannya ke pihak berwajib tersebut, " ujar Widya Navies di Padang, Selasa pagi.

Pihaknya mengimbau kepada segenap insan pers khusuusnya anggota PWI Sumbar tetap tenang dan jangan terpancing dalam suasana yang terus berkembang.

"Utamakan prinsip yang benar dalam menjalankan tugas secara profesional serta menjunjung kode etik, " pesannya. 

Wakil Ketua Bidang Organisasi, Sawir Pribadi menegaskan apapun alasannya  merusak fasilitas PWI adalah kriminal.

"Kita berharap Polres Solok Selatan bergerak cepat sebelum pelaku melarikan diri. Sebab potensi melarikan diri itu ada, lantaran kasus ini juga viral di media sosial, " ujar Sawir. 

Telah Lapor ke Polisi
Terpisah, Ketua PWI Solok Selatan Hendrivon seusai melapor ke Polres Solok Selatan, Senin (18/5/2026) kemarin berharap dapat menindaklanjuti laporan kali ini. 

Menurut Hendrivon, terduga para pelakunya menurut informasi sementara, remaja yang sedang nyabu.

Belakangan ini, imbuhnya keberadaan Kantor Sekretariat PWI Solok Selatan relatif sepi menyusul Kantor Dinas Kominfo kabupaten kini pindah lokasi.

Hingga kini kondisi Kantor Sekretariat sekaligus Kantor PWI Solsel yang mengalami perusakan pada Senin (18/5) kemarin kondisi kaca jendela kantor pecah, kursi plastik warna biru juga di rusak. 

Sementara kondisi yang relatif sepi kini jadi tempat bagi kawanan ⁠remaja yang diduga nyabu. Mengingar jauh Hari sebelumnya para remaja ini juga disinyalir melempar batu ke arah Kantor PWI Solsel. 

Sampai sejauh ⁠tidak ada unsur sabotase atas kerja dan tugas jurnalistik insan pers di daerah tersebut. 

Hal itu juga dikemukakan oleh Asisten I Pemkab Solok Selatan Taufik Effendi. 

Dikatakan, ada dugaan remaja nyabu sehingga merusak, sedangkan barang dalam kantor tidak ada yang hilang akibat pencurian. 

Sedangkan, pihak kepolisian resor Solok Selatan seusai menerima laporan lalu segera melakukan olah tempat kejadian perkara kemudian mengumpulkan keterangan serta melakukan olah tempat kejadian perkara. (SP)

Cepat Tangkap, Polsek Pantai Cermin Amankan Pelaku Pencurian Motor yang Sembunyikan Barang Bukti di Dapur    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Cepat Tangkap, Polsek Pantai Cermin Amankan Pelaku Pencurian Motor yang Sembunyikan Barang Bukti di Dapur
Berdasarkan laporan masyarakat terkait tindak pidana pencurian, Kapolsek Pantai Cermin AKP Afrizal, SH., beserta anggota langsung bergerak turun ke lapangan dan berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor curian, Senin (18/05/2026) sore. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kinerja cepat dan tanggap kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor Pantai Cermin. Berdasarkan laporan masyarakat terkait tindak pidana pencurian, Kapolsek Pantai Cermin AKP Afrizal, SH., beserta anggota langsung bergerak turun ke lapangan dan berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor curian, Senin (18/05/2026) sore.

Kejadian bermula saat pihak kepolisian menerima informasi dari warga mengenai hilangnya satu unit sepeda motor merek Honda Supra di wilayah Jorong Kayu Manang, Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin.

Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek segera bergerak bersama Aipda Air Mata Nike, Bripka Amegi Yunanda, dan Bripda Surya P untuk melakukan penyelidikan langsung ke lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan dan petunjuk yang diperoleh di lapangan, tim penyidik menaruh kecurigaan pada satu rumah warga setempat yang dihuni oleh seorang pria bernama Mulhendri Sonata atau akrab disapa Mul (43 tahun), berpekerjaan swasta dan beralamat di lokasi kejadian.

Saat tiba di rumah yang dicurigai tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan fakta mengejutkan. 

Sepeda motor yang dilaporkan hilang ternyata ada di lokasi dan disembunyikan oleh pemilik rumah di bagian dapur. 

Barang bukti pun langsung diamankan ke dalam pengawasan polisi.

Namun saat itu, pemilik rumah yang merupakan terduga pelaku diketahui sedang tidak berada di tempat. 

Polisi pun melakukan pencarian di sekitar lokasi, dan tak berapa lama kemudian, Mul berhasil diamankan saat baru saja tiba kembali di kediamannya.

Hingga saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Polsek Pantai Cermin guna menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Sementara itu, situasi di lokasi kejadian maupun di sekitar wilayah hukum Polsek Pantai Cermin dipastikan tetap aman dan kondusif.(80)

Sahroni Ungkap Alasan Prabowo Masih Pertahankan Listyo Sigit Sebagai Kapolri    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Sahroni Ungkap Alasan Prabowo Masih Pertahankan Listyo Sigit Sebagai Kapolri
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengungkapkan ada pertimbangan khusus yang membuat Presiden Prabowo Subianto masih mempertahankan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri hingga saat ini. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengungkapkan ada pertimbangan khusus yang membuat Presiden Prabowo Subianto masih mempertahankan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri hingga saat ini. 

Salah satunya karena dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan sejak proses pemilihan presiden (pilpres) hingga pemerintahan berjalan.

Menurut Sahroni, kinerja Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit dinilai mampu menciptakan rasa aman dan kondusif di tengah dinamika politik nasional.

“Sekarang misalnya Pak Listyo Sigit, itu ada kebutuhan khusus dari proses pemilihan Presiden sampai proses sekarang. Dinilai Polri itu mumpuni secara baik, kenyamanan dan keamanan yang dilakukan oleh Pak Sigit sendiri,” kata Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Meski demikian, Sahroni menilai ke depan perlu ada pengaturan yang lebih tegas terkait masa jabatan Kapolri. 

Dia menyebut pembatasan jabatan penting untuk menjaga proses kaderisasi dan promosi di internal kepolisian.

“Itulah langkah di mana tim reformasi ini dibuat agar tidak ya kayak misalnya jabatan Kapolri yang akan datang, setaranya jangan terlalu lama, maksimal 3 tahun,” ujarnya.

Dia menambahkan, mekanisme pembatasan masa jabatan tersebut nantinya perlu diperjelas dalam revisi Undang-Undang Kepolisian (RUU Polri) agar regenerasi di tubuh Polri tetap berjalan optimal.

“Ada hal khusus yang diberikan oleh Pak Sigit. Maka itu masih bertahan sampai hari ini, dan ke depan nanti akan dirubah menjadi maksimal 3 tahun,” kata Sahroni.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Jenderal Pol (Purn) Ahmad Dofiri, menilai masa jabatan Kapolri idealnya dibatasi dua hingga tiga tahun untuk mendukung regenerasi.

“Nah jadi, di Kapolri itu kira-kira 2 sampai dengan 3 tahun idealnya seperti itu. Ini supaya regenerasinya juga bagus,” ujarnya. (*) 

Sumber: Liputan6.com

Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Usai Ijab Kabul    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Usai Ijab Kabul
Pelaku curanmor Hendra (24) dibekuk polisi usai melaksanakan ijab kabul dengan sang istri yang disaksikan kedua belah pihak keluarga serta tamu undangan. (Foto: RMOL). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pelaku curanmor Hendra (24) hanya bisa pasrah saat disergap petugas Unit Reskrim Polsek Ibun di Kampung Babakan Panyingkuran, Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu 16 Mei 2026.

Hendra dibekuk polisi usai melaksanakan ijab kabul dengan sang istri yang disaksikan kedua belah pihak keluarga serta tamu undangan. 

Kapolsek Ibun, Iptu Deny Fourtjahjanto menjelaskan, Hendra menggasak sepeda motor korbannya yang terparkir di halaman rumahnya pada Rabu 13 Mei 2026.

"Ketika hendak beraktivitas, korban mendapati motornya hilang," kata Deny melalui keterangan yang diterima pada Senin 18 Mei 2026.

Korban lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi. Petugas langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi serta memeriksa CCTV.

Alhasil, dari informasi yang dihimpun, polisi mendapatkan kabar bahwa pelaku kabur ke Kabupaten Garut.

"Melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV yang mengarah kepada wajah tersangka," kata Deny.

Polisi pun datang ke Garut dan menangkap Hendra saat melangsungkan resepsi pernikahan.

"Melakukan penangkapan setelah melaksanakan akad nikah atau sedang melakukan resepsi pernikahannya," kata Deny.

Hendra pun langsung dibawa ke Polsek Ibun untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (*) 

Sumber: RMOL

DPR Sindir Bos BI soal Rupiah Ambrol: Kalau Rp17.845 Indonesia Merdeka    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

DPR Sindir Bos BI soal Rupiah Ambrol: Kalau Rp17.845 Indonesia Merdeka
Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menyinggung pelemahan nilai tukar rupiah yang sudah menyentuh Rp17.600 per dolar AS dalam rapat bersama Bank Indonesia (BI). (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menyinggung pelemahan nilai tukar rupiah yang sudah menyentuh Rp17.600 per dolar AS dalam rapat bersama Bank Indonesia (BI).

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan kondisi tersebut memunculkan ejekan di masyarakat terkait angka kurs rupiah terhadap dolar AS.

"Kita tahu kurs sudah Rp17.600, bahkan muncul ejekan kalau Rp17.845 maka Indonesia merdeka katanya," ujar Harris dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).

Harris mengakui BI memang telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas rupiah. 

Namun, ia mempertanyakan efektivitas seluruh langkah tersebut lantaran rupiah tetap terdepresiasi.

"Maka pertanyaan kritisnya adalah semua instrumen yang dimiliki BI sudah dilakukan, tetapi kenapa rupiah tetap berlanjut mengalami depresiasi?" tanya Harris.

Ia menilai tekanan global memang menjadi salah satu faktor utama pelemahan rupiah.

Namun, ia meminta pemerintah dan BI juga jujur mengakui adanya persoalan domestik.

"Penyebabnya bapak katakan adalah tekanan global sangat besar ini diakui, tetapi harus diakui juga bahwa ada masalah serius di domestik," ujar Harris.

Menurut dia, persoalan domestik tersebut terlihat dari kondisi fiskal Indonesia, yaitu defisit dalam transaksi berjalan, arus modal asing yang keluar dalam jumlah besar, dan masalah di kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

Ia berharap BI bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus mencari langkah tepat untuk menjaga rupiah agar tidak melemah lebih dalam.

Dalam rapat ini, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkap tujuh langkah yang dilakukan bank sentral untuk penguatan nilai tukar rupiah yang sedang melemah terhadap dolar AS.

Langkah penguatan pertama, BI meningkatkan intervensi di pasar valas, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Kami tingkatkan dosis untuk intervensi. Dosisnya kami tingkatkan," ujar Perry.

Intervensi valas BI dilakukan dalam jumlah besar di pasar domestik (spot dan Domestic Non-Deliverable Forward/ DNDF) dan luar negeri (Non-Deliverable Forward/ NDF).

Perry mengungkapkan cadangan devisa Indonesia turun sekitar US$10 miliar akibat intervensi tersebut. Namun, sebagian besar intervensi dilakukan melalui instrumen swap dan hedging agar tidak terlalu menguras devisa.

"Penurunan cadangan devisa yang sekitar US$10 miliar itu baru sebagian saja intervensi yang tunai ini karena yang sebagian besar lebih dari dua per tiga itu adalah untuk secara swap sama hedging," ujar Perry.

Walaupun turun, Perry memastikan posisi cadangan devisa Indonesia masih aman menurut standar Dana Moneter Internasional (IMF).

Kedua, BI menaikkan suku bunga instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

"Kami sudah mulai menaikkan suku bunga instrumen moneter SRBI hampir 100 basis poin," ujar Perry.

Sejak Januari 2025, BI-Rate tetap 4,75 persen, sedangkan SRBI naik menjadi 6,41 persen untuk tenor 12 bulan. Ini agar mampu menarik aliran portofolio asing dan memperkuat stabilisasi Rupiah.

Menurut dia, kebijakan tersebut mulai membuahkan hasil karena arus modal asing yang sebelumnya keluar mulai kembali masuk ke pasar domestik.

"Yang tempo hari banyak outflow, sekarang jadi inflow," ucapnya.

Ketiga, BI membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder guna menjaga likuiditas rupiah.

Menurut data yang dipaparkan Perry, hingga Mei 2026, BI telah membeli SBN sebesar Rp133,39 triliun. Pada 2025, pembelian SBN mencapai Rp332,14 triliun.

Perry mengatakan kebijakan itu dilakukan agar intervensi rupiah tidak menyebabkan kekeringan likuiditas di pasar.

Selain itu, BI juga melakukan operasi moneter dengan menjual SBN jangka pendek dan membeli SBN jangka panjang untuk menjaga stabilitas yield.

"Kami jual yang jangka pendek karena inflownya jangka pendek dan kami beli jangka panjang supaya yield SBN-nya tidak naik terlalu tinggi," ujarnya.

Keempat, BI menjaga kecukupan likuiditas pasar uang dan perbankan dengan pertumbuhan uang primer (M0) double digit sesuai koordinasi fiskal-moneter.

Pertumbuhan M0 tercatat naik dari 11,8 persen pada Maret 2026 ke 14,1 persen pada akhir April 2026.

Kelima, BI memperketat pembelian dolar AS tanpa underlying transaksi.

Ia menjelaskan batas pembelian dolar tanpa underlying yang sebelumnya US$100 ribu telah diturunkan menjadi US$50 ribu sejak April 2026 dan akan kembali diturunkan menjadi US$25 ribu mulai Juni 2026.

Keenam, BI memperluas penggunaan transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT), khususnya dengan yuan China.

"Kami sudah ada transaksi rupiah-yuan di dalam negeri yang nyambung dengan Hongkong, dengan China," kata Perry.

BI juga telah menunjuk sejumlah bank domestik untuk menjual instrumen offshore NDF di luar negeri.

Ketujuh, BI memperketat pengawasan terhadap transaksi pembelian dolar dalam jumlah besar oleh bank maupun korporasi.

"Pengawasan kepada bank-bank dan korporasi yang melakukan transaksi pembelian dolar dalam jumlah besar," ujar Perry. (*) 

Noel Ebenezer Berharap Dituntut Ringan: Capek juga Kita di Dalam Tahanan    
Selasa, Mei 19, 2026

On Selasa, Mei 19, 2026

Noel Ebenezer Berharap Dituntut Ringan: Capek juga Kita di Dalam Tahanan
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (Noel) berharap jaksa penuntut umum (JPU) menjatuhkan tuntutan serendah-rendahnya terhadap dirinya. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (Noel) berharap jaksa penuntut umum (JPU) menjatuhkan tuntutan serendah-rendahnya terhadap dirinya dalam kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Harapan itu disampaikan Noel saat menghadiri sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026). 

Ia mengaku telah menyiapkan mental menghadapi proses persidangan tersebut. 

"Pertama, kita ngadepin, mental kita kuatlah ya. Kita berharap nanti JPU ya menuntut kita serendah-rendahnyalah," kata Noel kepada wartawan.  

Noel juga berharap proses hukum yang menjerat dirinya dapat segera selesai. 

Ia mengaku lelah menjalani masa penahanan meski pelayanan di rumah tahanan KPK dinilainya baik. 

"Saya juga berharap agar proses ini cepat selesailah. Jangan berlarut-larut, capek juga kita di dalam tahanan karena kita tahu yang namanya tahanan itu nggak enak ya. Walaupun di tahanan KPK itu ya semua pelayanannya itu bagus sekali," imbuhnya.

Selain itu, Noel menegaskan dirinya tetap mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan pemerintah. 

Menurut dia, komitmen tersebut telah dipegang sejak sebelum dirinya menjadi terdakwa.

"Tetap kita mendukung pemberantasan korupsi. Itu menjadi komitmen dasar saya ketika belum menjadi terdakwa," tandas dia. 

Dalam perkara ini, Noel didakwa melakukan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 dengan total mencapai Rp6,5 miliar atau tepatnya Rp6.522.360.000 bersama 10 terdakwa lainnya.  

Para terdakwa lain yakni Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, dan Supriadi selaku ASN di Kementerian Ketenagakerjaan, serta Miki Mahfud dan Temurila masing-masing selaku Direktur dan Komisaris PT Kreasi Edukasi Mandiri (KEM) Indonesia. 

Selain dugaan pemerasan, Noel juga didakwa menerima gratifikasi senilai Rp3,365 miliar dan satu unit sepeda motor Ducati Scrambler warna biru dongker. 

Jaksa menjerat Noel dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). (*)