HEADLINE
Wardah Raih Cannes Lion Pertama Lewat Hear in Hijab, Alat Bantu Dengar Inklusif untuk Perempuan Berhijab    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Wardah Raih Cannes Lion Pertama Lewat Hear in Hijab, Alat Bantu Dengar Inklusif untuk Perempuan Berhijab
Wardah meraih Cannes Lion pertamanya melalui inovasi Hear in Hijab pada Cannes Lions International Festival of Creativity 2026, festival kreativitas paling bergengsi di dunia yang berlangsung di French Riviera, Prancis, pada 22–26 Juni 2026. (Foto: Eko). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wardah meraih Cannes Lion pertamanya melalui inovasi Hear in Hijab pada Cannes Lions International Festival of Creativity 2026, festival kreativitas paling bergengsi di dunia yang berlangsung di French Riviera, Prancis, pada 22–26 Juni 2026. 

Bronze Lion pada kategori Brand Experience & Activation (Cultural Engagement) diraih melalui kolaborasi Wardah bersama Dentsu Creative Jakarta dan Digital Nativ, menghadirkan inovasi yang lahir dari kebutuhan perempuan Muslim berhijab Indonesia ke panggung kreativitas global.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan inovasi Wardah sekaligus menunjukkan bahwa solusi yang berangkat dari pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat dan konteks budaya Indonesia mampu memperoleh apresiasi di tingkat internasional. 

Selama lebih dari tujuh dekade, Cannes Lions menjadi tolok ukur tertinggi bagi karya-karya terbaik di bidang periklanan, pemasaran, dan komunikasi yang setiap tahunnya mempertemukan para kreator, pemasar, dan pemimpin industri dari berbagai negara untuk merayakan kreativitas yang memberikan dampak nyata.

Hear in Hijab merupakan alat bantu dengar yang dirancang khusus bagi perempuan Muslim berhijab, khususnya lansia yang mengalami gangguan pendengaran. 

Berangkat dari pemahaman terhadap tantangan yang dihadapi pengguna alat bantu dengar konvensional saat mengenakan hijab, inovasi ini menghadirkan mikrofon berbentuk bros yang dikenakan di bagian luar hijab untuk menangkap suara secara lebih optimal. 

Suara kemudian diteruskan secara nirkabel ke perangkat penerima di telinga sehingga pengguna dapat mendengar dengan lebih nyaman tanpa mengganggu penggunaan hijab.

Hear in Hijab dikembangkan melalui kolaborasi antara Wardah, Dentsu Creative Jakarta, Digital Nativ, serta para perempuan berhijab lansia yang terlibat langsung dalam proses riset dan uji pengalaman pengguna. 

Pendekatan berbasis empati tersebut menghasilkan solusi yang tidak hanya inovatif dari sisi teknologi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dan pengalaman hidup para penggunanya.

Sebelum memperoleh pengakuan di Cannes Lions 2026, Hear in Hijab terlebih dahulu meraih Grand Prix of Medium, penghargaan tertinggi pada Citra Pariwara 2025. 

Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana sebuah inovasi yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat Indonesia mampu memperoleh apresiasi mulai dari panggung industri kreatif nasional hingga festival kreativitas paling bergengsi di dunia.

Khikin Indahsari, Group Head of New Brand Innovation ParagonCorp, mengaitkan inovasi ini dengan posisi Wardah dalam mendampingi perempuan di setiap tahap kehidupannya.

"Wardah selalu percaya bahwa kecantikan adalah milik setiap perempuan, di setiap tahap kehidupannya. Kecantikan tidak dapat dipisahkan dari cara mereka menjalani kehidupan. Hijab merupakan ekspresi iman dan identitas yang erat kaitannya dengan rasa percaya diri, kemampuan untuk mendengar dengan jelas orang-orang yang mereka cintai, serta rasa hadir dan berdaya," ujar Khikin.

Ia menambahkan bahwa misi Wardah tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada dampak yang lebih luas bagi kehidupan perempuan Indonesia.

"Hear in Hijab merupakan wujud paling langsung dari misi tersebut." tambahnya.

Defri Dwipaputra, Chief Creative & Experience Officer Dentsu Creative Indonesia, mengatakan bahwa karya ini lahir dari pemahaman terhadap kompleksitas pasar Indonesia yang sering kali tidak dapat disederhanakan.

“Indonesia adalah pasar dengan cara hidup yang sangat berlapis, dengan nilai spiritual yang kuat dan kebutuhan yang tidak bisa disederhanakan. Perempuan di Indonesia, khususnya, layak mendapatkan brand yang berani menghadapi kompleksitas tersebut secara jujur,” ujar Defri.

Ia menambahkan bahwa inovasi dan teknologi merupakan alat perubahan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang dijangkau.

"Inovasi dan teknologi bagi kami adalah alat perubahan yang dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang dijangkau."

Sebagai Purposeful Beauty Tech Company, ParagonCorp terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kreativitas untuk menciptakan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Melalui Wardah, perusahaan mendorong lahirnya inovasi yang berangkat dari pemahaman mendalam terhadap kebutuhan konsumen sehingga kecantikan tidak hanya dimaknai sebagai penampilan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup dan menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan.

Penghargaan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan Wardah untuk terus menghadirkan inovasi yang inklusif, relevan, dan berdampak. 

Ke depan, Wardah bersama ParagonCorp akan terus berkolaborasi dengan berbagai mitra untuk mengembangkan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi inovasi Indonesia di tingkat global.(*) 

Wako Zulmaeta Hadiri Dialog Kota Tangguh Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Wako Zulmaeta Hadiri Dialog Kota Tangguh Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menghadiri Dialog Kota Tangguh yang menjadi salah satu agenda strategis dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Medan, Rabu (1/7/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menghadiri Dialog Kota Tangguh yang menjadi salah satu agenda strategis dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Medan, Rabu (1/7/2026).

Forum tersebut mempertemukan para kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia untuk bertukar pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam membangun kota yang tangguh menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, kebencanaan, ketahanan pangan, hingga transformasi pelayanan publik.

Keikutsertaan Wali Kota Zulmaeta dalam Dialog Kota Tangguh menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Payakumbuh memperluas kolaborasi antardaerah sekaligus menyerap berbagai praktik baik yang dapat diadaptasi untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di sela kegiatan, Zulmaeta mengatakan Rakernas APEKSI bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi antarkepala daerah, tetapi juga forum strategis untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks.

"Melalui Dialog Kota Tangguh ini, kami memperoleh banyak perspektif dan pengalaman dari berbagai daerah dalam membangun kota yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan. Berbagai gagasan dan inovasi yang berkembang menjadi referensi berharga untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kota Payakumbuh," ujarnya.

Menurut Zulmaeta, setiap daerah memiliki tantangan yang relatif sama sehingga kolaborasi menjadi kunci untuk menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

"Semangat yang dibangun dalam Rakernas APEKSI adalah semangat kebersamaan. Tidak ada kota yang berjalan sendiri. Dengan saling berbagi pengalaman, kita dapat menghadirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 mengangkat berbagai isu strategis yang menjadi perhatian pemerintah kota di Indonesia, di antaranya ketahanan pangan, pembangunan berkelanjutan, digitalisasi pemerintahan, penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan ketahanan kota menghadapi berbagai tantangan global.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh juga memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah kota lain untuk mendukung percepatan pembangunan daerah, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan inovasi, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan publik.

Bagi masyarakat, keikutsertaan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam Rakernas APEKSI diharapkan membawa manfaat berupa lahirnya kebijakan yang lebih adaptif, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ketahanan kota terhadap bencana dan perubahan iklim, serta percepatan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Payakumbuh untuk terus memperkuat sinergi antardaerah, memperkaya inovasi pembangunan, dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin responsif, efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan. (HM)

Pemko Payakumbuh Terima Kunjungan Silaturahmi Sekaligus Pamitan Komandan Pos TNI AU Piobang    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Pemko Payakumbuh Terima Kunjungan Silaturahmi Sekaligus Pamitan Komandan Pos TNI AU Piobang
Pemko Payakumbuh menerima kunjungan silaturahmi sekaligus pamitan Komandan Pos TNI AU (Danposau) Piobang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Lettu Sus Al Herdiman. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat sinergi dengan TNI Angkatan Udara (TNI AU) sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas wilayah, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan saat Pemko Payakumbuh menerima kunjungan silaturahmi sekaligus pamitan Komandan Pos TNI AU (Danposau) Piobang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Lettu Sus Al Herdiman, yang akan melanjutkan tugas di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sutan Sjahrir Padang. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Payakumbuh, Lantai II Balai Kota Payakumbuh, Rabu (2/7/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas dedikasi Lettu Sus Al Herdiman selama memimpin Pos TNI AU Piobang sejak 2023. Menurutnya, kehadiran TNI AU telah menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung berbagai program pemerintah daerah.

"Atas nama Bapak Wali Kota Zulmaeta dan Pemko Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Kami juga mengucapkan selamat atas promosi jabatan dan amanah baru di Lanud Sutan Sjahrir. Semoga semakin sukses dalam menjalankan tugas," kata Elzadaswarman.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AU merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan, mulai dari menjaga stabilitas keamanan, memperkuat ketahanan pangan, penanggulangan bencana, hingga berbagai program kemasyarakatan yang berdampak langsung bagi warga.

Menanggapi masukan mengenai berkurangnya intensitas pelibatan Pos TNI AU Piobang dalam sejumlah kegiatan pemerintah daerah sepanjang 2026, Elzadaswarman menyatakan hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pemko Payakumbuh.

"Kami berterima kasih atas masukan yang disampaikan. Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi. Kami ingin hubungan baik yang telah terbangun selama ini semakin erat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.

Elzadaswarman juga menyambut baik kehadiran komandan baru Pos TNI AU Piobang nantinya. Ia memastikan Pemko Payakumbuh siap melanjutkan kolaborasi melalui berbagai program yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Lettu Sus Al Herdiman menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemko Payakumbuh selama dirinya bertugas di wilayah Luak Limopuluah.

Ia mengungkapkan bahwa hubungan antara Pos TNI AU Piobang dan pemerintah daerah selama ini berjalan dengan baik, khususnya pada 2024 hingga 2025 ketika berbagai kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif.

Namun, ia juga berharap koordinasi yang sempat berkurang pada 2026 dapat kembali ditingkatkan bersama pejabat Danposau yang baru.

"Harapan kami, ke depan sinergi antara Pemko Payakumbuh dan TNI AU semakin kuat sehingga dapat bersama-sama mendukung pembangunan daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Lettu Sus Al Herdiman juga menyampaikan optimismenya bahwa hubungan baik yang telah terjalin akan terus berlanjut seiring pergantian kepemimpinan di Pos TNI AU Piobang.

Melalui kolaborasi yang semakin erat, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap berbagai program pembangunan, penguatan ketahanan wilayah, mitigasi bencana, serta pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana secara lebih efektif, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Payakumbuh dan wilayah Luak Limopuluah. (HM)

Pemko Payakumbuh Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Pemko Payakumbuh Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana
Pelatihan tersebut dibuka Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman di Aula Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Rabu (1/7/2026). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dalam membangun masyarakat yang tangguh, siap, dan responsif menghadapi berbagai ancaman bencana.

Pelatihan tersebut dibuka Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman di Aula Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Rabu (1/7/2026).

Pelatihan dilaksanakan dalam tiga angkatan dan diikuti 150 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari kader Posyandu, relawan kemanusiaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi pencinta alam, hingga Kelompok Siaga Bencana (KSB).

Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Elzadaswarman mengatakan peningkatan kapasitas masyarakat merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana, baik bencana alam maupun nonalam.

"Kita semua menyadari bahwa wilayah Indonesia, termasuk Kota Payakumbuh, memiliki potensi risiko bencana yang cukup tinggi, baik alam maupun nonalam. Oleh karena itu, upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat ini tidak dapat ditunda," katanya.

Menurut dia, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong penguatan kesiapsiagaan masyarakat karena penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Ia menilai pelatihan tersebut menjadi investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh sekaligus menumbuhkan budaya sadar bencana.

"Pelatihan ini merupakan langkah yang sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, sigap, dan mampu berperan aktif dalam upaya pencegahan serta mitigasi bencana," ujarnya.

Elzadaswarman berharap seluruh peserta tidak hanya memahami materi yang disampaikan narasumber, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan tersebut di lingkungan masing-masing sehingga risiko dan dampak bencana dapat diminimalkan.

"Kita berharap melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Devitra mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan bencana.

Ia menjelaskan pelatihan dilaksanakan dalam tiga angkatan. Angkatan pertama pada 1–2 Juli 2026 diikuti kader Posyandu se-Kota Payakumbuh, angkatan kedua pada 6–7 Juli 2026 diikuti unsur PMI, ORARI, RAPI, TAGANA, Pemuda Pancasila, serta organisasi pencinta alam.

Adapun angkatan ketiga pada 8–9 Juli 2026 diikuti Kelompok Siaga Bencana se-Kota Payakumbuh. Masing-masing angkatan diikuti 50 peserta sehingga total peserta mencapai 150 orang.

"Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, sekaligus mampu menjadi garda terdepan di lingkungan masing-masing dalam upaya pengurangan risiko bencana," ujar Devitra.

Selain pembekalan mengenai manajemen posko dan kesiapsiagaan penanganan darurat bencana, peserta juga memperoleh materi pertolongan pertama gawat darurat, trauma healing bagi korban bencana, serta berbagai materi pendukung lain yang relevan dengan upaya mitigasi bencana.

Menurut Devitra, pelatihan tersebut diharapkan mampu membentuk masyarakat yang lebih tangguh, memiliki kemampuan melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini, serta mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengurangi risiko bencana.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di Kota Payakumbuh," pungkasnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap semakin banyak warga memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali potensi bencana, melakukan langkah-langkah mitigasi sejak dini, serta membantu penanganan keadaan darurat di lingkungan masing-masing. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan risiko korban jiwa dan kerugian akibat bencana sekaligus mewujudkan masyarakat Kota Payakumbuh yang semakin tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. (HM)

Pemko Payakumbuh Sambut Kepulangan Jemaah Haji 1447 Hijriah/2026    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Pemko Payakumbuh Sambut Kepulangan Jemaah Haji 1447 Hijriah/2026
Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah seraya mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalankan diterima Allah SWT dan membawa predikat haji yang mabrur. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh menyambut kepulangan jemaah haji musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Penyambutan berlangsung di halaman SDS IT IPHI Kota Payakumbuh, Rabu (1/7/2026), sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas kembalinya para tamu Allah ke kampung halaman.

Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, Wali Kota Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah seraya mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalankan diterima Allah SWT dan membawa predikat haji yang mabrur.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Zulmaeta yang berhalangan hadir secara langsung karena disaat yang sama tengah mengikuti Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan. Meski demikian, menurutnya, hal tersebut tidak mengurangi perhatian dan penghormatan Pemerintah Kota Payakumbuh kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke tanah air.

"Atas nama Bapak Wali Kota Zulmaeta dan Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan selamat datang kembali di kampung halaman. Semoga seluruh bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur serta senantiasa memperoleh rida Allah SWT," ujar Elzadaswarman.

Ia berharap para jemaah dapat menjaga kemabruran haji dengan menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat melalui akhlak yang baik, kepedulian sosial, serta semangat mempererat persatuan.

Pada kesempatan itu, Elzadaswarman juga berbagi pengalaman pribadinya. Ia mengaku selama ini selalu mengajak rekan-rekan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk menyegerakan menunaikan ibadah haji apabila telah memiliki kemampuan.

Ia juga mengungkapkan hingga kini masih menantikan panggilan Allah SWT untuk dapat menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

"Insyaallah tahun depan saya dapat menikmati ibadah yang telah bapak dan ibu jalani di Tanah Suci kemarin," katanya.

Ia mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga nilai-nilai ibadah setelah kembali ke tengah masyarakat.

"Selamat kembali di kampung halaman. Terima kasih telah menjaga nama baik Kota Payakumbuh selama menjalankan ibadah haji. Kini tugas bapak dan ibu adalah menjaga kemabruran itu dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Hendri Yazid bersama Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Payakumbuh yang juga Ketua Kloter, Endra Rinaldi, menyampaikan laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Sebanyak 175 jemaah haji asal Kota Payakumbuh diberangkatkan ke Tanah Suci pada 7 Mei 2026 dan tergabung dalam Kloter 13 sebanyak 161 orang serta Kloter 14 sebanyak 14 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 173 jemaah kembali ke Kota Payakumbuh.

Dalam laporannya disampaikan satu jemaah, Hj. Nurjasmi Tamar Hamzah, wafat di Tanah Suci. Sementara itu, seorang jemaah lainnya, Andriana Jayusman Jama, dipulangkan lebih awal bersama Kloter 9 asal Kota Solok karena alasan kesehatan.

Endra Rinaldi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh serta seluruh petugas yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

Ia mengatakan para petugas mengusung moto Tulus, Ikhlas, dan Sabar sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah, termasuk saat menghadapi berbagai dinamika selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

"Kami berharap seluruh jemaah yang kembali dari Tanah Suci dapat menjadi pribadi yang lebih baik, membawa manfaat bagi masyarakat, serta menjadi teladan di lingkungan keluarga dan sekitarnya," katanya.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi serah terima jemaah haji kepada keluarga masing-masing. Suasana haru mewarnai pertemuan kembali para jemaah dengan keluarga yang telah menanti sejak pagi.

Melalui penyambutan tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap para haji yang telah kembali dari Tanah Suci dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta berkontribusi dalam membangun lingkungan yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian sosial. (HM)

Wawako Elzadaswarman Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Wawako Elzadaswarman Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80
Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di halaman Balai Kota Payakumbuh, Rabu (1/7/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di halaman Balai Kota Payakumbuh, Rabu (1/7/2026).

Upacara dipimpin Kapolres Payakumbuh AKBP Ricardo, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Inspektur Upacara, dengan Kasat Reskrim Polres Payakumbuh IPTU Andrio Surya Putra Siregar, S.H., M.H. sebagai Komandan Upacara. Bertindak sebagai Perwira Upacara, Kasat Binmas Polres Payakumbuh Aditia Lidarman, S.H. Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Polres Payakumbuh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas pengabdian Polri yang selama ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendukung kelancaran berbagai program pembangunan di Kota Payakumbuh.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan Polri menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang serta roda perekonomian dapat terus bergerak.

"Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kita mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri, khususnya Polres Payakumbuh. Semoga Polri terus menjadi institusi yang profesional, humanis, dan semakin dicintai masyarakat," kata Elzadaswarman.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta akan terus memperkuat sinergi dengan Polri dalam berbagai bidang, mulai dari menjaga keamanan, penegakan hukum, penanggulangan bencana, hingga pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", yang menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian melalui pelayanan yang profesional, perlindungan kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang berkeadilan. Rangkaian upacara diawali dengan menyanyikan Mars Polri dan pembacaan Tribrata sebagai pedoman pengabdian anggota Polri.

Usai upacara, Kapolres Payakumbuh menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi. Penghargaan diberikan kepada personel yang berhasil meraih nilai sempurna Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025, personel Satuan Intelkam atas keberhasilan penyelidikan kasus kebakaran Pasar Payakumbuh, serta personel Satreskrim atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut.

Rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 ditutup dengan penampilan Polisi Cilik binaan Satuan Lalu Lintas Polres Payakumbuh yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, sinergi antara Pemerintah Kota Payakumbuh dan Polri diharapkan semakin kuat sehingga mampu menghadirkan keamanan yang kondusif, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta memberikan rasa aman dan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kota Payakumbuh. (HM)

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak seluruh lulusan pemagangan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut guna memperkuat kompetensi dan meningkatkan peluang karier. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2025 Batch 3. Program sertifikasi ini diselenggarakan melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bentuk pengakuan ter hadap kompetensi peserta untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak seluruh lulusan pemagangan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut guna memperkuat kompetensi dan meningkatkan peluang karier.

"Pendaftaran sertifikasi kompetensi secara gratis sudah dibuka. Saatnya alumni pemagangan membuktikan kemampuan dan menambah nilai sebagai bekal karier ke depan," ujar Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (1/7/2026).

Darmawansyah menjelaskan, melalui sertifikasi kompetensi, lulusan pemagangan akan memperoleh pengakuan kompetensi secara nasional, meningkatkan daya saing di dunia kerja, memperkuat portofolio, melengkapi pengalaman magang, serta membuktikan kemampuan melalui uji kompetensi.

"Manfaat lain dengan mengantongi sertifikasi kompetensi yakni dapat mendorong pengembangan karier, meningkatkan kepercayaan perusahaan, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia," katanya.

Peserta dapat memilih 15 skema sertifikasi kompetensi yang sesuai dengan bidang masing-masing, yaitu Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Asisten Pengembang Web (Assistant Web Developer), Menyusun Laporan Keuangan Entitas Tunggal, Penyusunan Laporan Keuangan untuk Pemula, Supervisor Sumber Daya Manusia, dan Analis Data (Data Analyst).

Skema lainnya yaitu Digital Filing, Junior Secretary, Operator Komputer (Computer Operator), Memproduksi Karya Audio Visual, Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Menyediakan Layanan Front Office, Pembuatan Desain Grafis, Pelayanan Pelanggan, serta Digital Marketing.

Darmawansyah menambahkan, pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi lulusan MagangHub 2025 Batch 3 dilaksanakan secara daring pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026. Untuk lokasi asesmen, peserta dapat memilih Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terdekat dengan domisilinya, sedangkan pelaksanaan sertifikasi kom petensi secara luring dilaksanakan pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026.

"Setelah proses asesmen selesai, peserta akan dinyatakan kompeten atau belum kompeten," ujarnya.

Pendaftaran sertifikasi kompetensi dapat dilakukan melalui laman maganghub.kemnaker.go.id.

Adapun tata cara pendaftaran sertifikasi kompetensi sebagai berikut:

1. Akses laman resmi Kemnaker melalui https://account.kemnaker.go.id/auth/login.

2. Login menggunakan akun Kemnaker yang telah terdaftar. Jika belum memiliki ak un, lakukan registrasi terlebih dahulu.

3. Masuk ke menu Sertifikasi Kompetensi atau layanan yang tersedia pada akun.

4. Pilih bidang sertifikasi kompetensi yang sesuai dengan latar belakang atau keahlian yang dimiliki.

5. Lengkapi data diri dan unggah dokumen yang diperlukan.

6. Periksa kembali data yang telah diisi, kemudian klik Submit/Kirim untuk menyelesaikan pendaftaran.

7. Tunggu proses verifikasi dari Kemnaker dan pantau informasi jadwal pelaksanaan sertifikasi.

8. Peserta yang lolos verifikasi wajib mengikuti uji sertifikasi secara luring sesuai jadwal dan lokasi yang ditentukan.

9. Setelah asesmen selesai, peserta dapat melihat hasil sertifikasi dengan status Kompeten atau Belum Kompeten. (*)

Putusan MK Berikan Kepastian Hukum Sekaligus Pertegas Pelindungan Terhadap Hak-hak Normatif Pekerja    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Putusan MK Berikan Kepastian Hukum Sekaligus Pertegas Pelindungan Terhadap Hak-hak Normatif Pekerja
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan putusan MK tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat pelindungan hak-hak normatif pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan ketentuan mengenai dana pensiun. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperkuat pelindungan hak-hak normatif pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum terkait pengaturan manfaat dana pensiun.

Putusan MK tersebut merupakan hasil pengujian materiil Pasal 161 ayat (2) serta Pasal 164 ayat (1) huruf d dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) dalam Perkara Nomor 139/PUU-XXIII/2025 dan Nomor 164/PUU-XXIII/2025 terkait pengaturan manfaat dana pensiun dan hak pekerja atas uang pesangon, uang penghargaan masa kerja (UPMK), serta uang penggantian hak.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan putusan MK tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat pelindungan hak-hak normatif pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan ketentuan mengenai dana pensiun.

"Kemnaker mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi yang memberikan kepastian hukum sekaligus mempertegas pelindungan terhadap hak-hak normatif pekerja. Putusan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pelindungan hak pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak," kata Cris melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (1/7/2026).

Dalam pertimbangannya, Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja (UPMK), dan uang penggantian hak merupakan hak normatif pekerja yang wajib dibayarkan oleh pengusaha apabila terjadi pemutusan hubungan kerja, termasuk karena pekerja memasuki masa pensiun.

Mahkamah juga menegaskan bahwa manfaat dana pensiun tidak dapat menggantikan hak pekerja atas pesangon, UPMK, dan uang penggantian hak. Program dana pensiun bersifat sukarela dan memberikan manfaat tambahan bagi pekerja, sedangkan hak-hak normatif tersebut tetap wajib dipenuhi sesuai ketentuan hukum ketenagakerjaan.

Selain itu, Mahkamah mengabulkan sebagian permohonan pengujian materiil terhadap keten tuan dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). 

Dalam amar putusannya, Mahkamah menyatakan bahwa pembayaran manfaat pensiun yang kepesertaannya bersifat sukarela dan terbentuk dari uang pesangon, UPMK, dan uang penggantian hak dapat dilakukan secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta, janda/duda, atau anak, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai dana pensiun.

Menurut Cris, putusan tersebut menjadi rujukan penting dalam memperkuat pelindungan pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan ketentuan mengenai dana pensiun.

"Pada prinsipnya, Kemnaker mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi. Kami memandang putusan ini semakin memperkuat komitmen Kemnaker dalam melindungi hak pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan ketentuan mengenai dana pensiun," ujarnya.

Cris menambahkan, Kemnaker akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan kete nagakerjaan agar selaras dengan amanat konstitusi dan putusan Mahkamah Konstitusi, sehingga pelindungan terhadap pekerja semakin kuat serta hubungan industrial di Indonesia semakin harmonis, produktif, dan berkeadilan. (*)

Ini Daftar Pejabat yang Dilantik Menaker: Berikan yang Terbaik bagi Kementerian, Negara, dan Masyarakat    
Kamis, Juli 02, 2026

On Kamis, Juli 02, 2026

Ini Daftar Pejabat yang Dilantik Menaker: Berikan yang Terbaik bagi Kementerian, Negara, dan Masyarakat
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Tinggi Madya, Direktur Politeknik Ketenagakerjaan, serta Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Tinggi Madya, Direktur Politeknik Ketenagakerjaan, serta Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Yassierli mengatakan, pejabat yang dilantik telah melalui tahapan seleksi dan asesmen secara menyeluruh. Rangkaian tersebut dilakukan untuk memastikan setiap individu memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi sekaligus mampu menjalankan amanah dengan baik.

Ia menyebut pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui dedikasi dan kontribusi nyata.

"Saudara telah mengucapkan sumpah jabatan. Itu bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata untuk memberikan yang terbaik bagi kementerian, negara, dan masyarakat," ujar Yassierli.

Selaras dengan upaya meningkatkan pelayanan ketenagakerjaan, Yassierli menekankan kepada Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) agar mempercepat penyempurnaan tata kelola layanan. 

Langkah tersebut mencakup peningkatan efektivitas layanan ketenagakerjaan, penguatan fungsi pengantar kerja, serta perluasan akses kerja yang lebih inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Ia juga mendorong balai perluasan kesempatan kerja agar menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja dan karakter generasi muda. 

Menurutnya, fungsi balai tidak lagi sebatas tempat pelatihan, tetapi juga perlu dikembangkan menjadi ruang kolaborasi, inkubasi usaha, dan pusat lahirnya inovasi.

"Dibutuhkan jejaring yang lebih luas dan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis agar semakin banyak peluang kerja yang dapat tercipta," katanya.

Selain penguatan layanan ketenagakerjaan, Yassierli juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan vokasi.

Kepada Direktur Politeknik Ketenagakerjaan, ia menekankan pentingnya memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri melalui evaluasi kurikulum secara berka la agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan mampu bersaing di tingkat global.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Yassierli menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja juga harus menjadi perhatian utama.

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi landasan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program ketenagakerjaan.

"K3 harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya kita menciptakan dunia kerja yang aman dan produktif," ucap Yassierli.

Yassierli mengajak seluruh jajaran Kemnaker untuk mengesampingkan sekat antarsatuan kerja dan memperkuat kerja sama lintas unit.

Ia menilai masyarakat memandang hasil kerja kementerian secara menyeluruh, bukan berdasarkan capaian masing-masing bagian.

Berikut daftar pejabat yang dilantik:

1. Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, S.Pi, M.Si. sebagai Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja.

2. Dr. Agus Triyono, S.Si., M.Kes. sebagai Staf Ahli Bidang Sosial, Politik, dan Kebijakan Publik.

3. Prof. Dede Rahmat Hidayat, M.Psi, Ph.D. sebagai Direktur Politeknik Ketenagakerjaan.

4. Rahmat Parhimpunan Siregar, S.T, M.M. sebagai Kepala Bagian Umum Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan Ditjen Binalavotas.

5. Taufik Hidayat Sitompul, S.H. sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Pusat Pengembangan Kebijakan Ketenagakerjaan Barenbang. (*)