HEADLINE
Perkuat Karakter dan Ukhuwah, Kemenag Solok Gelar "Titian Muhibbah    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026

BENTENGSUMBAR.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Solok menggelar kegiatan bertajuk “Titian Muhibbah” dalam rangka pembinaan karakter dan penguatan kebersamaan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Acara berlangsung di Aula Kemenag setempat, Senin (30/03/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran ASN, pejabat struktural, kepala madrasah, penyuluh agama, serta Ketua STAI Solok Nan Indah, Dr. Muhammad Hidayat Ediz, M.A.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum tepat untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. 

Ia mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan bulan penuh berkah ini sebagai waktu penyucian diri, mulai dari fase rahmat, maghfirah, hingga pembebasan dari api neraka.

“Kemenangan di bulan Ramadhan bukan hanya soal berhasil menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kemenangan dalam mengendalikan hawa nafsu dan memperbanyak amal ibadah. Mari perbanyak dzikir dan doa sebagai wujud syukur kita,” ujar Zulkifli.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. 

Menurutnya, esensi dari Titian Muhibbah adalah mempererat tali persaudaraan dan saling memaafkan demi terciptanya lingkungan kerja yang harmonis.

“Apapun namanya, baik Titian Muhibbah maupun Halal Bihalal, intinya adalah memperkuat ukhuwah. Hubungan yang baik antar sesama akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kita kepada masyarakat,” tegas Wabup.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Candra juga menyoroti keberhasilan program Pesantren Ramadhan yang berjalan sinergis antara Kemenag dan Dinas Pendidikan. 

Laporan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran ibadah yang signifikan di kalangan siswa.

Lebih jauh, Wabup mengajak seluruh tokoh masyarakat, termasuk ASN Kemenag, untuk aktif dalam gerakan amar ma’ruf nahi munkar. 

Ia juga mendorong pentingnya penerapan Peraturan Nagari (Perna) sebagai payung hukum dalam menjaga ketertiban dan mencegah penyakit masyarakat.

“Saat ini baru dua nagari, yaitu Paninggahan dan Paninjauan, yang memiliki Perna terkait hal ini. Kami berharap nagari lainnya segera menyusul dengan dukungan semua pihak,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun ASN yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan senantiasa menjaga nilai-nilai luhur kebersamaan.(BO)

Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Pemkab Solok Sabet Predikat Terbaik Tindak Lanjut Rekomendasi    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026

BENTENGSUMBAR.COM – Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 versi unaudited kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Barat. Acara berlangsung di Aula Gedung BPK, Padang, Selasa (31/03/2026).

Penyerahan ini menandai dimulainya proses audit tahunan. Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Solok mendapatkan apresiasi khusus karena dinobatkan sebagai daerah dengan capaian terbaik dalam hal tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK Semester II Tahun 2025, dengan persentase mencapai 81,87 persen di antara enam daerah yang hadir.

Bupati Jon Firman Pandu didampingi langsung oleh Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala BKD, serta jajaran terkait lainnya. Penandatanganan Berita Acara dilakukan sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa laporan keuangan ini adalah wujud pertanggungjawaban publik. Komitmen kami adalah memastikan setiap rupiah yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Sementara itu, perwakilan BPK Sumbar yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pemeriksaan I menegaskan bahwa proses pemeriksaan akan dilaksanakan secara independen, objektif, dan profesional sesuai standar yang berlaku. Hasil audit nantinya akan disampaikan kepada DPRD paling lambat dua bulan setelah dokumen diterima.

Pihak BPK juga mengingatkan pentingnya percepatan tindak lanjut terhadap temuan pemeriksaan. Seluruh rekomendasi wajib ditindaklanjuti dalam waktu maksimal 60 hari guna memastikan perbaikan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap dapat kembali mempertahankan predikat baik, serta terus memperkuat sistem manajemen keuangan yang sehat, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.(BO)

Musrenbang RKPD 2027: Pemkab Solok Tetapkan Prioritas Pembangunan dan Transformasi Daerah    
Minggu, April 05, 2026

On Minggu, April 05, 2026



BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kabupaten Solok resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan berlangsung di Gedung C Sekretariat Daerah, Selasa (31/03/2026), menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan tahun mendatang.

Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah, serta perwakilan pemerintah provinsi. Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat yang telah diserap secara berjenjang dari tingkat nagari dengan kemampuan fiskal daerah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, menyampaikan bahwa Musrenbang tahun ini mengusung tema “Penguatan Landasan Transformasi Daerah yang Berintegritas dan Berdaya Saing”. 

Tahun 2027 menjadi momentum penting karena merupakan tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“RKPD adalah instrumen vital untuk memastikan konsistensi pembangunan sesuai visi misi kita, yaitu ‘Terwujudnya Pemerintahan yang Melayani Menuju Masyarakat Madani Nan Sejahtera’,” ujar Wabup Candra.

Sejumlah Program Prioritas Ditetapkan

Pemerintah daerah memaparkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi fokus pada tahun 2027, antara lain:

- Pengembangan kawasan Gunung Talang sebagai destinasi wisata berkelas dunia.
- Pembangunan Nagari Creative Hub sebagai pusat inovasi dan ekonomi kreatif.
- Pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan serta rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu di kawasan TKHW.
- Penguatan sektor kesehatan, percepatan penanganan stunting, dan pencapaian Universal Health Coverage (UHC).
- Peningkatan produktivitas pertanian melalui program Sawah Pokok Murah untuk ketahanan pangan.
- Penguatan nilai-nilai agama dan budaya berbasis prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Tantangan Regulasi Keuangan

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Candra juga menyoroti tantangan baru terkait implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. Mulai tahun 2027, pemerintah daerah diwajibkan mengalokasikan belanja pegawai maksimal 30 persen dan belanja infrastruktur minimal 40 persen dari total anggaran.

“Kita harus mampu menata struktur anggaran agar tetap seimbang dan efektif dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Agus Syahdeman, menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan usulan-usulan prioritas yang memiliki dampak besar namun belum dapat terakomodasi sepenuhnya dalam APBD Kabupaten Solok.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Syefdinon, yang menekankan pentingnya sinergi antar tingkat pemerintahan demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Solok.( BO)

30 Pejabat Perebutkan Kursi Empat OPD, Seleksi Dinas Perdagangan Diperpanjang    
Sabtu, April 04, 2026

On Sabtu, April 04, 2026

Pemko Padang
Sebanyak 30 pejabat setingkat eselon III memperebutkan empat kursi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Padang.

BENTENGSUMBAT.COM
- Sebanyak 30 pejabat setingkat eselon III memperebutkan empat kursi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Padang. Sementara satu OPD lainnya diperpanjang masa seleksi administrasinya. 


Kepala BKPSDM Kota Padang melalui Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, Diane Mary menyebut 30 pejabat sudah melalui tahapan seleksi administrasi. Selanjutnya, seluruh peserta melewati tahapan lanjutan.


"Setelah ini seluruhnya melewati tes penulisan makalah pada 9 April mendatang," ungkap Diane kepada Diskominfo, Sabtu (4/4/2026).


Empat kursi kepala OPD yang diperebutkan yakni Dinas Komunikasi dan Informatika sebanyak tujuh pelamar. Kemudian Dinas Pemuda dan Olahraga sebanyak sepuluh pelamar. Selanjutnya Dinas PUPR sebanyak sembilan pelamar, dan Bapenda sebanyak empat pelamar. 


Adapun pejabat yang "bersitungkin" menyiapkan diri untuk merebut kursi kepala OPD itu yakni, jabatan Kepala Diskominfo dilamar oleh Burdevira (Kabid di Disdukcapil), Dasmiral (Kabid di Dinas Sosial). Kemudian, Ice Eryora (Kepala UPTD di BKPSDM), Nur Hakim (Kabid di Diskominfo), Pagara (Camat Padang Barat), Tomy TRD (Kabag Prokopim), serta Yuli Irawati (Kabid di BPKAD).


Kemudian pejabat yang memperebutkan kursi kepala Dispora yakni, Diko Riva Utama (Kabid di Dinas Pariwisata), Eka Putra Buhari (Kabag Tapem), Junie Nursyamza (Sekretaris Disdag), M Harry Khrisna Mulia (Kabag Umum). Selanjutnya Rasydi Sumetri (Kabid di Dispora), Rido Satria (Camat Kuranji), Riky Falantino, Rizaldi, Syafrida, serta Wahendra W.


Jabatan kepala Dinas PUPR diperebutkan, Eldon Maron, Harry Fitriadi, Ihsanul Rizki, Malvi Hendri, Marzuki, Nico Lesmana, Novianti, Syahriwan, serta Well Of Sanora. Sedangkan jabatan Kepala Bapenda diperebutkan Atos, Hendra Efendi, Indra Noferi, serta Syuhadi.


"Sementara untuk Dinas Perdagangan diperpanjang tahapan pendaftarannya karena belum memenuhi jumlah minimal calon yang memenuhi syarat," ungkap Diane. 


Penerimaan berkas administrasi pelamar jabatan Kepala Dinas Perdagangan hingga 9 April nanti. Mereka yang lolos administrasi akan diumumkan sehari setelah penerimaan berkas ditutup. (Charlie)

Wawako Maigus Nasir Tegaskan Pentingnya Menjadikan Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat dan Pendidikan Karakter    
Sabtu, April 04, 2026

On Sabtu, April 04, 2026

Wawako Maigus Nasir Tegaskan Pentingnya Menjadikan Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat dan Pendidikan Karakter
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan pengurus masjid. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat dan pendidikan karakter generasi muda, saat meresmikan Musala Baitul Jalal menjadi masjid, di Komplek Jala Utama RW 03, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (4/4/2026)

Dalam sambutannya, Maigus Nasir mengungkapkan betapa pentingnya peran masjid atau surau dalam sejarah bangsa Indonesia. Meski tanpa adanya teknologi pada masa lalu, surau mampu mencetak generasi cerdas yang melahirkan tokoh-tokoh besar seperti Agus Salim, Mohammad Hatta,  Buya Hamka, dan Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi.

"Tentu ini sebuah motivasi. Dulu, tanpa listrik dan teknologi, surau berhasil melahirkan generasi yang smart. Sekarang, untuk melahirkan generasi smart, kita siapkan masjid yang smart, yang dibangun dengan slogan 'Smart Surau'," ujar Buya Maigus Nasir.

Wakil Wali Kota Padang ini juga memberikan apresiasi terhadap program Subuh Mubarakah yang telah sukses menarik sekitar 67 ribu anak-anak untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid dan musala. Program ini juga melibatkan orang tua mereka yang kini semakin rutin mengunjungi masjid. "Kami berharap Masjid Baitul Jalal akan menjadi percontohan dalam mensukseskan program Smart Surau di Kota Padang. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan Kota Padang yang lebih maju, agamis dan sejahtera," harap Maigus Nasir.

Lebih lanjut, Maigus Nasir juga memberikan pesan kepada pengurus masjid untuk terus memaksimalkan fungsi masjid dengan kegiatan yang bermanfaat, serta menjadikan masjid sebagai pusat peradaban bagi umat dan masyarakat. "Saya minta pengurus masjid untuk memaksimalkan fungsi masjid, baik dalam aspek idarah (pengelolaan), imarah (kemakmuran), serta riayah (pemeliharaan)," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Baitul Jalal, Syafrial Nadir, menjelaskan bahwa musala yang kini berstatus masjid tersebut pertama kali dibangun pada tahun 2008. Seiring berjalannya waktu, jumlah jamaah semakin meningkat, sehingga masjid ini kini telah berkembang menjadi lebih besar dan representatif. "Jamaah kami sudah tidak muat lagi, dan alhamdulillah sekarang musala ini telah berkembang menjadi masjid yang lebih besar dan lebih representatif," ujar Syafrial Nadir dengan penuh rasa syukur.

Pada kesempatan yang sama, juga diserahkan dana pokir dari anggota DPRD Kota Padang Defi Febrida sebesar 50 juta untuk mendukung pengembangan Masjid Baitul Jalal. (*)

Kepala Keluarga Penyintas Banjir Batu Busuk Terima Hunsela dari Donatur dan Inisiator    
Sabtu, April 04, 2026

On Sabtu, April 04, 2026

Kepala Keluarga Penyintas Banjir Batu Busuk Terima Hunsela dari Donatur dan Inisiator
Dua kepala keluarga penyintas banjir Batu Busuk, Masni dan Reni Efriza, menerima HunseLa (Hunian Sementara dan Lanjutan) dari donatur dan inisiator, Dr. Ir. Arlan Septia AR, pada Sabtu (4/3/2026) pagi. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dua kepala keluarga penyintas banjir Batu Busuk, Masni dan Reni Efriza, menerima HunseLa (Hunian Sementara dan Lanjutan) dari donatur dan inisiator, Dr. Ir. Arlan Septia AR, pada Sabtu (4/3/2026) pagi. 

Acara serah terima HunseLa ini dilaksanakan di Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat setempat dan warga masyarakat.

Masni dan Reni Efriza adalah dua di antara korban banjir Batu Busuk yang rumahnya hancur pada tahun 2025. 

Mereka merupakan warga RT 01 RW 3, Kelurahan Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang. 

Dengan bantuan dari donatur dan inisiator, dua HunseLa ini dibangun di lahan kaum penyintas banjir yang berada di Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan dari donatur dan inisiator. HunseLa ini sangat membantu kami, karena rumah kami hancur akibat banjir," kata Masni, salah satu penerima HunseLa.

Reni Efriza juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. 

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga donatur dan inisiator diberikan pahala yang berlipat ganda," katanya.

Dr. Ir. Arlan Septia AR, donatur yang disampaikan melalui ketua MWA Unand Prof Dr Febrin Anas Ismail mengatakan bahwa pembangunan HunseLa ini merupakan bagian dari upaya membantu korban banjir Batu Busuk. 

"Kami berharap, HunseLa ini dapat membantu korban banjir dan menjadi tempat yang nyaman bagi mereka," katanya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Ika Unand melalui wakil ketua bidang 1 Dr Munzier program ini merupakan kolaborasi 4 lembaga yaitu IKA UNAND, PSB UNAND, KARANG TARUNA KEL KAPALO KOTO dan ASOSIASI PEREMPUAN PEDULI BENCANA. 

Untuk saat ini kami membantu 2 kepala keluarga batu busuk yang di bangun di atas lahan kaum milik mereka dickawasan kubang limau manis. 

Tentu dengan harapan dapat mengurangi beban penyintas banjir. 

Dengan adanya bantuan rumah sederhana ini penyintas banjir dapat kembali menata kehidupan mereka lebih baik. Ungkap waka 1 ika unand.

Sementara itu koordinator pembangunan Hunsela  Prof Heniherwina mengatakan proses pembangunan hunsela kubang ini memakan waktu 1 minggu dengan ukuran banguman 3,6 meter x 7,2 meter di atas lahan seluas 60 meter persegi. 

Untuk satu hunsela disediakan 1 kamar dan juga bantuan set rumah berupa lemari dan kasur.

Untuk bantuan lemarim dan kasur di donasi oleh Buk Je pemilik rumah Sakit baiturahmah dan kampus Baiturahmah.  

Selain itu, kami juga lagi memproses sebanyak 7 Hunsela di daerah kawasan kampung koto lubuk gajah termasuk ke dalam kelurahan piai kec pauh. 

7 kepala keluarga yang di bangunkan rumah tersebut merupakan korban banjir bandang pangka jembatan batu busuk rt 03 rw 04 kel kapalo koto.

Acara serah terima HunseLa ini juga dihadiri oleh pejabat setempat, termasuk Camat Pauh, Lurah Limau Manis, dan Lurah Lambuang Bukik, serta warga masyarakat. 

Mereka semua memberikan dukungan dan doa kepada penerima HunseLa. (*)