HEADLINE
Wawako Maigus Nasir dari Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas    
Senin, Maret 30, 2026

On Senin, Maret 30, 2026

Piagam penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dari Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas
Piagam penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dari Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas. 

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Fadly Amran menerima penghargaan dari Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas atas dukungan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Kota Padang.

Piagam penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dari Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas dalam acara Peresmian Posbankum Nagari/Desa/Kelurahan di Wilayah Sumatera Barat (Sumbar), di Auditorium Gubernur Sumbar, Senin (30/3/2026).

Maigus Nasir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang akan terus berkomitmen memperkuat layanan bantuan hukum bagi masyarakat Kota Padang.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, khususnya dalam memberikan akses keadilan yang merata bagi seluruh warga Kota Padang,” ujarnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian Posbankum merupakan langkah penting dalam memperkuat akses keadilan bagi masyarakat hingga ke tingkat desa, kelurahan, dan nagari di Sumbar. “Hari ini kita berkumpul untuk mewujudkan salah satu tujuan penting hukum, yaitu memperkuat akses terhadap keadilan bagi seluruh masyarakat, khususnya di desa, kelurahan, dan nagari di Provinsi Sumbar, melalui peresmian 1.265 Posbankum,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa secara nasional telah terbentuk 83.930 Posbankum di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa keberadaan Posbankum menjadi bagian penting dalam reformasi hukum dan pelayanan publik. “Posbankum adalah wujud nyata reformasi hukum, keadilan sosial, dan pelayanan publik modern. Posbankum juga menjadi forum konsultasi hukum, mediasi, serta rujukan hukum bagi masyarakat, termasuk untuk berperkara di pengadilan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penyelenggaraan Posbankum nagari/desa/kelurahan antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dengan kepala daerah serta perguruan tinggi se-Sumatera Barat. (*)

Wawako Maigus Nasir Hadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Kantor Perumda AM Kota Padang    
Senin, Maret 30, 2026

On Senin, Maret 30, 2026

Wawako Maigus Nasir Hadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Kantor Perumda AM Kota Padang
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, Senin (30/3/2026).

Kegiatan berlangsung di Kantor Perumda AM Kota Padang dan diisi dengan tausiyah oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, sekaligus diakhiri dengan santap bersama seluruh jajaran.

Maigus Nasir menegaskan bahwa Ramadan yang baru saja berlalu bukan sekadar ibadah ritual, melainkan momentum pembinaan sekaligus meningkatkan kualitas diri dalam beribadah kepada Allah SWT. “Ramadan melatih kita untuk menahan diri, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan setelah Ramadan ini kita menjadi insan yang bertakwa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Maigus Nasir menjelaskan beberapa ciri pribadi yang mencapai predikat takwa di akhir Ramadan. Di antaranya memiliki kepedulian sosial, seperti semangat berbagi, menolong, dan membantu sesama, baik dalam kondisi lapang maupun sempit. “Dalam konteks organisasi, hal ini tercermin melalui kolaborasi, sinergi, dan semangat kolektivitas. Mari kita tingkatkan kualitas kerja agar pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat semakin meningkat,” jelasnya.

Maigus Nasir juga mengimbau Perumda AM untuk terus menjadi garda terdepan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap Perumda AM tidak hanya menjadi yang terbaik di Sumatera saja tadi juga di Nasional bahkan Internasional.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk saling memaafkan. “Melalui kegiatan ini, mari kita jadikan sebagai titik awal untuk semakin mempererat persaudaraan dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Hendra menambahkan, menjelang bulan Ramadan, pihaknya telah memperoleh sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Republik Indonesia. Selain itu, selama masa libur Lebaran, Perumda Air Minum Kota Padang tetap menurunkan sekitar 227 personel guna memastikan distribusi air kepada masyarakat berjalan lancar. (*)

Gubernur Mahyeldi Dukung Kebijakan Pembatasan Akses Medsos Bagi Anak, Tekankan Peran Keluarga dan Literasi Digital    
Senin, Maret 30, 2026

On Senin, Maret 30, 2026

Gubernur Mahyeldi Dukung Kebijakan Pembatasan Akses Medsos Bagi Anak, Tekankan Peran Keluarga dan Literasi Digital
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. 

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif penggunaan teknologi digital yang tidak terkontrol.

Menurut Gubernur, kemajuan teknologi informasi harus diimbangi dengan kesiapan mental dan kedewasaan pengguna, terutama bagi anak-anak yang masih dalam tahap tumbuh kembang. 

“Kita menyambut baik kebijakan ini sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif dunia digital. Anak-anak perlu dilindungi agar dapat tumbuh secara sehat, baik secara mental maupun sosial,” ujar Mahyeldi di Padang, Minggu (29/3/2026).

Gubernur Mahyeldi menegaskan, pembatasan akses media sosial bukan semata-mata bentuk pelarangan, tetapi upaya untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman dan edukatif bagi anak. “Ini bukan soal membatasi, tetapi bagaimana kita mengarahkan pemanfaatan teknologi agar lebih bijak dan sesuai dengan usia. Anak-anak harus didampingi, bukan dibiarkan,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi dan membimbing penggunaan gawai oleh anak-anak. Selain itu, pendidikan literasi digital perlu diperkuat di lingkungan sekolah. “Keluarga adalah benteng utama. Orang tua harus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak, termasuk dalam penggunaan teknologi. Di sisi lain, sekolah juga perlu memperkuat literasi digital agar anak-anak mampu memahami risiko dan manfaat dunia digital,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Sumbar, lanjut Gubernur, siap mendukung implementasi kebijakan tersebut melalui penguatan edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah dan komunitas. “Kita ingin generasi muda Sumatera Barat tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan teknologi. Ini bagian dari upaya kita menyiapkan generasi unggul yang berkarakter,” tutupnya. (Adpsb/bud)

Abdurrahman Ad Dakhil Lubis Peraih Juara 1 Hafiz Indonesia 2026 Mendapat Apresiasi Khusus dari Gubernur Sumbar    
Senin, Maret 30, 2026

On Senin, Maret 30, 2026

Abdurrahman Ad Dakhil Lubis Peraih Juara 1 Hafiz Indonesia 2026 Mendapat Apresiasi Khusus dari Gubernur Sumbar
Abdurrahman Ad Dakhil Lubis (9), putra daerah Sumbar yang berhasil meraih Juara 1 Hafiz Indonesia 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mendorong terwujudnya berbagai program unggulan daerah yang salah satunya digaungkan melalui tagline "Sumbar Unggul". Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dan sinergitas program dengan berbagai pihak khususnya yang bergerak disektor pendidikan untuk penguatan sumber daya manusia yang berkarakter dan religius.

Hasilnya cukup mengembirakan, itu tampak dari prestasi yang diraih Abdurrahman Ad Dakhil Lubis (9), putra daerah Sumbar yang berhasil meraih Juara 1 Hafiz Indonesia 2026. Ia merupakan siswa lembaga pendidikan SD Qur’an Ar Risalah Padang.

Merespon raihan tersebut, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi dan memberikan penghargaan kepada Rahman sapaan akrab dari Abdurrahman Ad Dakhil Lubis. “Masya Allah, ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga bagian dari upaya kita bersama salam mewujudkan Sumatera Barat yang unggul melalui generasi yang berilmu dan berakhlak Al-Qur’an,” ujar Mahyeldi saat menyerahkan penghargaan kepada Rahman di Gedung Dinas Kebudayaan Sumbar, Minggu (29/3/2026).

Menurut Gubernur, keberhasilan Rahman menjadi bukti bahwa penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing. “Sumbar Unggul tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kualitas akhlak dan spiritual generasinya. Rahman adalah contoh nyata generasi Qurani yang kita harapkan,” tambahnya.

Gubernur juga mengapresiasi peran orang tua Rahman, Zuhri Lubis dan Hajjah Maslian, serta lembaga pendidikan SD Qur’an Ar Risalah Padang yang telah membina dan mendampingi hingga meraih prestasi tingkat nasional. “Terima kasih kepada orang tua dan para guru yang telah menghadirkan generasi Qurani. Ini adalah investasi besar bagi masa depan Sumatera Barat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala SD Qur’an Ar Risalah Padang, Ustazah Wiwi Marwati, S.Pd menjelaskan capaian Rahman merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari perbaikan bacaan melalui metode talaqqi hingga penguatan hafalan dan irama.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumbar lainnya untuk terus mencintai Al-Qur’an serta berprestasi di berbagai bidang, sejalan dengan upaya bersama dalam mewujudkan Sumbar yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Adpsb/nov/bud)

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Ajak OPD Olahraga Bersama, Perkuat Kebersamaan dan Kedekatan dengan Masyarakat    
Senin, Maret 30, 2026

On Senin, Maret 30, 2026

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Ajak OPD Olahraga Bersama, Perkuat Kebersamaan dan Kedekatan dengan Masyarakat
kegiatan olahraga jalan santai bersama. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar melaksanakan kegiatan olahraga jalan santai bersama. Kegiatan tersebut dimulai dari Komplek Istana Gubernuran dan berakhir di kawasan Taman Budaya, dengan rute melintasi kawasan Pantai Padang pada Minggu pagi (29/3/2026).

Sepanjang perjalanan, Gubernur dan Wakil Gubernur tampak menyapa masyarakat yang beraktivitas di sepanjang rute. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat warga turut berinteraksi langsung dengan jajaran pimpinan daerah.

Gubernur menyampaikan kegiatan olahraga bersama ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar jajaran pemerintah sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun kebersamaan, tidak hanya di internal pemerintahan, tetapi juga dengan masyarakat. Ini menjadi ruang silaturahmi yang sederhana namun bermakna,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, kesehatan dan kekompakan aparatur pemerintah merupakan modal penting dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara optimal. “Dengan tubuh yang sehat dan kebersamaan yang terjaga, insyaAllah kita bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy menilai kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih cair antara pemerintah dan masyarakat di ruang-ruang publik. “Kita ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi cara sederhana namun efektif untuk membangun kedekatan dan mendengar langsung aspirasi warga,” ujarnya.

Kegiatan jalan santai ini diikuti oleh seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, serta mendapat antusiasme dari masyarakat yang berpapasan di sepanjang rute.

Setibanya di Taman Budaya, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana yang semakin memperkuat suasana kebersamaan antara jajaran pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumbar dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat sinergi dan kedekatan dengan masyarakat. (adpsb/nov/bud)

Piaman Barayo 2026 Resmi Berakhir, 56 Ribu Pengunjung Datang ke Obyek Wisata  Pariaman    
Senin, Maret 30, 2026

On Senin, Maret 30, 2026

Piaman Barayo 2026 Resmi Berakhir, 56 Ribu Pengunjung Datang ke Obyek Wisata  Pariaman
Kota Pariaman bertransformasi menjadi pusat kemeriahan lebaran yang menyedot perhatian ribuan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Perhelatan akbar tahunan Piaman Barayo 2026 berakhir, Minggu (29/3/2026). 

Selama sepekan penuh, Kota Pariaman bertransformasi menjadi pusat kemeriahan lebaran yang menyedot perhatian ribuan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. 

Tercatat lebih dari 56 ribu pengunjung telah menikmati objek wisata di Kota Pariaman dengan perkiraan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 420 juta.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas suksesnya acara ini. 

Suasana kota yang hidup dan perputaran ekonomi yang meningkat menjadi bukti bahwa Pariaman tetap menjadi destinasi unggulan di Sumatera Barat. 

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan bahwa kehadiran para perantau dan wisatawan adalah nyawa dari kesuksesan Piaman Barayo tahun ini.

"Kami sangat terharu melihat antusiasme pengunjung yang luar biasa. Terima kasih telah memilih Kota Pariaman sebagai tempat merayakan momen Idul Fitri bersama keluarga. Keramaian yang tertib ini adalah energi bagi kami untuk terus berbenah," ujar Yota Balad.

Kesuksesan acara berskala besar ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. 

Pemko Pariaman secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada para sponsor yang telah berkontribusi memberikan dukungan, sehingga setiap rangkaian acara dapat dinikmati masyarakat secara maksimal.

“Sisi hiburan menjadi magnet utama Piaman Barayo 2026. Pemerintah Kota memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para penggiat seni musik yang telah membakar semangat penonton di panggung utama. Dengan berakhirnya Piaman Barayo 2026, Pemerintah Kota berkomitmen untuk mengevaluasi dan menyiapkan konsep yang lebih inovatif untuk tahun mendatang, “ tutupnya.(wi/at)

RW IV dan RW IX Kurao Pagang Datangi Dinas Perkim Kota Padang, Pertanyakan Validitas Data Korban Banjir Bandang    
Senin, Maret 30, 2026

On Senin, Maret 30, 2026

RW IV dan RW IX Kurao Pagang Datangi Dinas Perkim Kota Padang, Pertanyakan Validitas Data Korban Banjir Bandang
Ketua RW IV dan RW IX Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, mendatangi Dinas  Perkim Kota Padang. 

BENTENGSUMBAR.COM – Ketua RW IV dan RW IX Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, didampingi 11 Ketua RT, mendatangi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang untuk mempertanyakan validitas data rumah rusak ringan pascabanjir bandang 28 Oktober 2025.

Kedatangan tersebut merupakan bentuk keberatan masyarakat terhadap hasil verifikasi data penerima bantuan yang dinilai belum sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Wilayah terdampak yang disorot meliputi Kampung Baru Berok dan Tanjung Berok. Warga menilai masih banyak rumah yang mengalami kerusakan ringan, namun belum masuk dalam daftar penerima bantuan.

Ketua RW IV Kampung Baru Berok, Zulkifli, menyampaikan bahwa pihaknya bersama para Ketua RT datang langsung untuk meminta kejelasan terkait pendataan tersebut.

“Kami mendatangi Dinas Perkim Kota Padang untuk mempertanyakan validitas data. Banyak warga kami yang terdampak, namun tidak terdata,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tuntutan masyarakat memiliki dasar hukum yang jelas, di antaranya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008, serta Peraturan Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2013 sebagai pedoman teknis penentuan kategori kerusakan rumah.

Dalam aturan tersebut, kategori rusak ringan mencakup kerusakan non-struktural seperti dinding lembab, cat terkelupas, gangguan sanitasi, hingga endapan lumpur akibat banjir.

Menurutnya, sebagian besar rumah warga di RW IV dan RW IX memenuhi kriteria tersebut dan layak mendapatkan bantuan stimulan. Namun, berdasarkan hasil verifikasi Dinas Perkim Kota Padang, hanya sebagian kecil warga yang terakomodasi sebagai penerima bantuan.

“Kami melihat ada ketidaksesuaian data. Rumah yang terdampak justru tidak masuk, sementara yang tidak terlalu terdampak malah terdata,” jelasnya.

Kondisi ini dinilai telah menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat dan berpotensi mengganggu keharmonisan lingkungan.

Atas hal tersebut, masyarakat mendesak Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perkim untuk melakukan pendataan ulang secara transparan, akuntabel, serta melibatkan perangkat RT dan RW.

Zulkifli juga menegaskan, apabila tidak ada tindak lanjut dari pihak terkait, masyarakat siap mengambil langkah lanjutan.

“Jika tidak ada respon, kami bersama sekitar 600 warga siap turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi,” tegasnya.

Sementara itu, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui para Ketua RT diterima oleh Kepala Bidang Perumahan, Virgista Abizar, karena Kepala Dinas Perkim sedang tidak berada di tempat.

Pihaknya menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pimpinan serta mengapresiasi masukan dari masyarakat.

“Pada prinsipnya, Dinas Perkim Kota Padang setuju untuk melakukan validasi ulang terhadap data masyarakat korban banjir bandang 2025, dan pendataan ulang tersebut akan dilakukan secepatnya, paling lama minggu depan,” ujarnya.

Masyarakat berharap pemerintah dapat segera memperbaiki data agar bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat benar-benar tepat sasaran serta tidak menimbulkan konflik sosial di tengah warga. (*)