HEADLINE
Wawako Maigus Nasir: Hijrah Mengajarkan kepada Kita tentang Semangat Perubahan Menuju Kondisi yang Lebih Baik    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

Wawako Maigus Nasir: Hijrah Mengajarkan kepada Kita tentang Semangat Perubahan Menuju Kondisi yang Lebih Baik
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Ustadz Hafiz Salim, dan lainnya. (Foto: Prokompin/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Masjid Nurul Agung Nurul Iman, Jumat 19 Juni 2026.

Kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Ustadz Hafiz Salim, Unsur Forkopimda Kota Padang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan beserta Staf di lingkungan Pemerintah Kota Padang dan Pimpinan Ormas Islam dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan yang mengusung tema "Mari Berhijrah Menuju Padang Religius, Berkarakter, Maju dan Sejahtera”. Tabligh Akbar menghadirkan penceramah nasional Ustadz Hafiz Salim atau yang lebih dikenal dengan Bang Salim, dai asal Jakarta yang juga dikenal sebagai pemeran sinetron Si Entong. Kegiatan Tabligh Akbar berlangsung khidmat dan diikuti ratusan jamaah.

Maigus Nasir menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan hijrah menuju perubahan kehidupan yang lebih baik.

“Hijrah mengajarkan kepada kita tentang semangat perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Oleh karena itu, peringatan Tahun Baru Islam hendaknya menjadi sarana evaluasi diri, sejauh mana kita telah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT," katanya. 

Menurut Maigus hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai upaya memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT.

Maigus juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan elemen masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Kota Padang.

Maigus Nasir menegaskan bahwa sebagai ibu kota provinsi, Kota Padang terus bergerak mewujudkan visi pembangunan Kota Padang. Namun demikian, tantangan sosial seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan narkoba memerlukan perhatian serta peran bersama seluruh elemen masyarakat.

"Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya. Karena itu, mari kita bersama-sama memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari," cakapnya. 

Ustadz Hafiz Salim menyampaikan tiga hal yang perlu dilakukan umat Islam dalam menyambut dan memaknai Tahun Baru Islam. Pertama hijrah, kedua muhasabah atau introspeksi diri, dan ketiga istiqamah dalam menjalankan kebaikan.

Ustadz Hafiz Salim menjelaskan bahwa hijrah merupakan proses berpindah dari kebiasaan yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik. Sementara muhasabah menjadi sarana untuk mengevaluasi diri atas segala perbuatan yang telah dilakukan, dan istiqamah adalah komitmen untuk terus berada di jalan yang benar. 

"Mari jadikan 1 Muharram 1448 H sebagai titik awal perubahan. Berhijrah dari keburukan menuju kebaikan, dari kelalaian menuju ketaatan, serta terus istiqomah dalam menjalankan perintah Allah SWT," ujarnya. (Prokompin/Diskominfo Kota Padang)

BAZNAS Kota Padang Buka Pendaftaran Program Beasiswa Binaan    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

BAZNAS Kota Padang Buka Pendaftaran Program Beasiswa Binaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang resmi membuka pendaftaran program Beasiswa Binaan. (Foto Ilustrasi: Kominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan bagi keluarga mustahik, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang resmi membuka pendaftaran program Beasiswa Binaan.

Menurut Ketua BAZNAS Kota Padang, Yuspardi, Program ini ditujukan khusus bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Kota Padang agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi mereka tanpa terkendala biaya.

Program ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Padang dalam mengintervensi kemiskinan melalui sektor pendidikan, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat secara berkelanjutan.

“Beasiswa ini bukan hanya bantuan pendidikan semata, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan,” katanya. 

Dikatakannya, Program Beasiswa Binaan ini diselaraskan dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yaitu "Padang Juara". 

Uniknya, program ini tidak hanya fokus pada bantuan finansial, melainkan juga menekankan pada aspek pembangunan karakter.

Seluruh calon penerima Beasiswa Binaan wajib melalui proses seleksi administrasi dan verifikasi faktual yang ketat sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

"Bagi calon mahasiswa yang lolos seleksi akan ditanggung biaya semester hingga semester delapan dengan catatan nilai IPK tetap stabil," ujarnya. 

Ia mengatakan, program ini diprioritaskan bagi mahasiswa yang saat ini berada di semester 3, terutama yang berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Selain menerima bantuan biaya pendidikan, para mahasiswa yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan pendampingan berkala yang komprehensif.

BAZNAS Kota Padang telah menyiapkan rangkaian program pembinaan, mulai dari pelatihan motivasi, penguatan nilai-nilai keislaman, hingga pengembangan keterampilan (skill development) guna meningkatkan kapasitas dan kualitas diri peserta.

Ia berharap, melalui peluncuran program ini, BAZNAS Kota Padang berharap dapat memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan, sehingga semakin banyak generasi muda berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Padang yang mampu meraih cita-citanya. (Diskominfo Kota Padang)

Pemko Padang Gelar Pendampingan Pengisian Tools Kabupaten/Kota Pangan Aman    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

Pemko Padang Gelar Pendampingan Pengisian Tools Kabupaten/Kota Pangan Aman
Langkah strategis ini diwujudkan dengan menggelar pertemuan pendampingan pengisian tools Kabupaten/Kota Pangan Aman di Kantor Bappeda, Kamis, 18 Juni 2026, di Kantor Bappeda Padang. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang bergerak cepat dalam memastikan dan menjamin keamanan konsumsi pangan bagi masyarakat luas. Langkah strategis ini diwujudkan dengan menggelar pertemuan pendampingan pengisian tools Kabupaten/Kota Pangan Aman di Kantor Bappeda, Kamis, 18 Juni 2026, di Kantor Bappeda Padang. 

Kegiatan itu dihadiri Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni, Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli dari BBPOM Padang, Asfrianti, PFM Ahli BBPOM Padang, Reni Septrianti, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati, dan Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward. 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut konkret dari audiensi Kepala BBPOM Padang bersama Sekretaris Daerah Kota Padang beberapa waktu lalu. Pertemuan berfokus pada evaluasi evidence (bukti) dari indikator keberhasilan kinerja setiap perangkat daerah. 

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni mengatakan, Evaluasi dinilai krusial untuk menjaga agar ritme dan arah kerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap selaras demi mewujudkan target kota pangan aman.

"Hari ini kita memastikan kesamaan gerak perangkat daerah dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kita bergerak bersama menciptakan harmonisasi untuk memastikan seluruh pangan di Kota Padang aman dikonsumsi masyarakat," katanya. 

Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli dari BBPOM Padang, Asfrianti, menyatakan bahwa kehadiran timnya bertujuan untuk memberikan asistensi teknis dalam pengisian instrumen penilaian.

"Besar harapan kami, melalui kegiatan ini seluruh OPD dapat melengkapi data yang dibutuhkan secara maksimal, sehingga mampu mengantarkan Kota Padang meraih predikat juara Kabupaten/Kota Pangan Aman tahun 2026," cakapnya. 

Reni Septrianti yang juga PFM Ahli BBPOM Padang, menekankan betapa pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam proses self-assessment (penilaian mandiri). 

"Keterlibatan aktif seluruh OPD sangat berdampak pada maksimalnya pengisian tools. Dengan pendampingan intensif ini, kita optimis Kota Padang mampu mencapai level tertinggi tersebut dan menjaga keberlanjutannya di tahun-tahun mendatang," imbuhnya. (Diskominfo Kota Padang)

Wawako Maigus Nasir Tutup Kompetisi Liga Sang Juara Tingkat SMP se-Kota Padang Tahun 2026    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

Wawako Maigus Nasir Tutup Kompetisi Liga Sang Juara Tingkat SMP se-Kota Padang Tahun 2026
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menutup secara resmi kompetisi Liga Sang Juara Tingkat SMP se-Kota Padang Tahun 2026. (Foto: Prokompin/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menutup secara resmi kompetisi Liga Sang Juara Tingkat SMP se-Kota Padang Tahun 2026, di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kamis (18/6/2026).

Kompetisi cerdas cermat berbasis digital ini merupakan kolaborasi Telkomsel dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Maigus Nasir mengapresiasi penyelenggaraan Liga Sang Juara yang sejalan dengan Program Padang Balomba, aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

“Liga Sang Juara ini sejalan dengan semangat Progul Padang Juara. Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin, minimal satu kali dalam setahun sebagai wadah memperkuat kualitas pendidikan di Kota Padang,” katanya. 

Maigus menegaskan bahwa pembangunan generasi muda tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai moral di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi pelajar saat ini.

“Saya bersama Bapak Wali Kota Fadly Amran menginginkan generasi Kota Padang yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia. Untuk mewujudkan upaya ini, kami menghadirkan Progul Padang Juara dan Smart Surau,” ujarnya. 

Sementara itu, General Manager Mobile Consumer Business Region Sumbagteng Telkomsel, Dedfriady Masta, menjelaskan bahwa Liga Sang Juara merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Kami berterima kasih kepada Disdikbud Kota Padang yang telah berkolaborasi menghadirkan Liga Sang Juara. Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi sarana bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta meningkatkan semangat belajar dan berprestasi di era digital," tukuknya. 

Senada, Manager Mobile Consumer Branch Padang Telkomsel, Muhammad Farhan, mengatakan Liga Sang Juara di Kota Padang diikuti sekitar 15.000 siswa dari 62 SMP negeri dan swasta. 

"Dalam kompetisi ini, peserta mengikuti cerdas cermat digital menggunakan telepon pintar masing-masing dengan materi yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah. Penilaian dilakukan secara real time, sehingga nilai dan peringkat peserta dapat langsung diketahui usai pengerjaan soal," cakapnya. 

Kompetisi diawali dengan roadshow dan babak kualifikasi di masing-masing sekolah untuk menjaring lima siswa terbaik sebelum melaju ke grand final yang diikuti lebih dari 300 peserta.

Pada grand final, terpilih 10 peserta terbaik. Juara pertama diraih Mac dari SMP Maria Padang, disusul Ashton dari SMP Maria Padang sebagai juara kedua, dan Malika dari SMP Negeri 22 Padang sebagai juara ketiga. Para pemenang menerima piala, sertifikat, dan hadiah uang tunai. (Prokompin/Diskominfo Kota Padang) 

Sistem Merit Jadi Fondasi Pengelolaan 6,7 Juta ASN    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

Sistem Merit Jadi Fondasi Pengelolaan 6,7 Juta ASN
Prof. Zudan sebut penguatan sistem merit menjadi salah satu kunci utama agar birokrasi berjalan adaptif dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. (Foto: Biro Humas BKN). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Di tengah Rapat Kerja bersama Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) di Jakarta, beberapa waktu lalu, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Prof. Zudan, sampaikan dengan jumlah ASN yang kini mencapai sekitar 6,7 juta, perlu diimbangi dengan sistem pengelolaan manajemen ASN yang semakin modern, akuntabel, dan berbasis data. 

Karena itu, Prof. Zudan sebut penguatan sistem merit menjadi salah satu kunci utama agar birokrasi berjalan adaptif dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. 

Dengan kebutuhan birokrasi yang dinamis itu pula, Prof. Zudan berkomitmen membawa BKN untuk terus mendorong transformasi manajemen ASN melalui digitalisasi layanan, penguatan manajemen talenta, serta penyempurnaan kebijakan bagi PPPK di seluruh Indonesia.

"BKN memiliki peran strategis untuk memastikan seluruh proses manajemen ASN berjalan sesuai prinsip merit, mulai dari rekrutmen, pengembangan karier, hingga pengisian jabatan," tegas Prof. Zudan, dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (19/6/2026).

Sebagai instansi pembina manajemen ASN, BKN sendiri dalam satu tahun terakhir telah menghadirkan sejumlah terobosan untuk meningkatkan kualitas layanan melalui kebijakan pro-karier ASN. 

Di antaranya, yakni kemudahan pencantuman gelar akademik dan profesi, percepatan layanan administrasi melalui Service Level Agreement (SLA) lima hari kerja, pelaksanaan uji kompetensi jabatan fungsional hingga 12 kali dalam setahun, hingga pengajuan kenaikan pangkat yang dibuka setiap bulan. 

“BKN terus melakukan berbagai pembenahan agar proses rekrutmen, pengembangan karier, hingga pengisian jabatan dapat berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai prinsip meritokrasi. Dinamika manajemen ASN masih sangat tinggi sehingga membutuhkan tata kelola yang semakin kuat dan profesional,” ujar Prof. Zudan.

Transformasi tersebut juga diperkuat melalui implementasi e-Kinerja harian yang memungkinkan pengelolaan kinerja ASN dilakukan secara lebih transparan dan terukur.

Selain itu, BKN terus memperkuat penerapan sistem merit melalui pengembangan manajemen talenta ASN. Melalui Sistem Manajemen Talenta (SIMATA), BKN membantu instansi pemerintah memetakan potensi dan kinerja pegawai sehingga pengisian jabatan dapat dilakukan secara lebih objektif dan berbasis kompetensi. 

Terhitung hingga saat ini, sebanyak 643 instansi pemerintah telah menerapkan manajemen talenta sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada kinerja.

“Manajemen talenta harus menjadi fondasi dalam menyiapkan pemimpin birokrasi masa depan. Setiap jabatan harus diisi oleh ASN yang memiliki kapasitas dan kompetensi terbaik,” ungkap Prof. Zudan dengan optimistis.

Selain fokus pada penguatan tata kelola, BKN juga terus mengawal netralitas dan profesionalisme ASN. Menurut Prof. Zudan, pengawasan terhadap pelaksanaan manajemen ASN di daerah akan terus diperkuat, termasuk pemberian sanksi kepada instansi yang tidak menjalankan ketentuan sesuai norma, standar, prosedur, dan kriteria yang berlaku. 

“Penguatan sistem merit harus berjalan beriringan dengan upaya mencegah politisasi jabatan yang dapat mengganggu profesionalisme ASN dan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan kembali mengangkat pentingnya pemerataan kesejahteraan ASN melalui penerapan sistem single salary.

Menurutnya, masih terdapat kesenjangan penghasilan ASN antar daerah meskipun beban dan tanggung jawab pekerjaan relatif sama. Karena itu, BKN terus mendorong lahirnya sistem kesejahteraan yang lebih adil dan merata bagi seluruh ASN.

Dalam rapat kerja terkait pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN tersebut, BKN bersama Komite I DPD RI juga membahas seputar kebijakan manajemen PPPK termasuk PPPK Paruh Waktu. 

Mulai dari kontrak kerja, pembayaran gaji, hingga pelaksanaan tugas. Terkait itu, Prof. Zudan menegaskan bahwa BKN terus melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan terkait PPPK agar mampu memberikan kepastian kerja, sekaligus mencegah munculnya persoalan ketenagakerjaan di masa depan. (*) 

Wawako Maigus Nasir Apresiasi MAN 1 Kota Padang Lakukan Aksi Peduli di Kawasan Lubuk Minturun    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

Wawako Maigus Nasir Apresiasi MAN 1 Kota Padang Lakukan Aksi Peduli di Kawasan Lubuk Minturun
Aksi peduli tersebut diapresiasi Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat hadir dalam kegiatan Kemah Bakti Penanaman 1000 Pohon. (Foto: Prokompin/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang melakukan aksi peduli di kawasan Lubuk Minturun, Kamis, 18 Juni 2026, di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun. Sebanyak 1000 pohon ditanam di bekas terjadinya banjir bandang yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu. 

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua Tim Kerja Kurikulum dan Kesiswaan pada Bidang Pendidikan Madrasah di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, Afrizal, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang, Afrizal, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan Fitra Masta, Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani, dan Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama.

Aksi peduli tersebut diapresiasi Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat hadir dalam kegiatan Kemah Bakti Penanaman 1000 Pohon. Menurutnya aksi sosial yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dari MAN 1 Padang.

"Kami Pemerintah Kota Padang merasa bangga dan haru atas kepedulian MAN 1 Padang," katanya. 

Wawako berharap, 1000 pohon yang ditanam di kawasan terkena dampak bencana banjir lalu tidak saja dapat dinikmati siapa saja. Akan tetapi diharapkan pohon tersebut menjadi bahagian kekuatan untuk menyelamatkan bumi. 

"Menyelamatkan bumi sesungguhnya menyelamatkan seluruh makhluk yang ada di bumi," ujarnya. 

Wawako berpesan, pohon yang ditanam hari ini tidak dibiarkan begitu saja. Tetapi terus dipelihara dan dirawat. Penyuluh pertanian maupun masyarakat agar ikut merawat pohon yang ditanam. Diharapkan, lima tahun ke depan seluruh pohon tersebut menjadi rahmat dan berkah bagi siapa saja. 

"Seribu pohon yang kita tanam tetap menjadi perhatian kita yang menanam," cakapnya. "Kita harapkan kegiatan ini memberi dampak dan manfaat untuk alam dan kita semua, apa yang dilakukan pada hari ini semoga membawa kebaikan," ujarnya. 

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat turut mengapresasi langkah yang dilakukan MAN 1 Padang. Setelah Padang dihantam banjir besar, MAN 1 Padang langsung menunjukkan kepedulian dengan menanam seribuan pohon di lokasi sekitar banjir. 

Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang mengatakan kegiatan kemah bakti dan penanaman seribu pohon merupakan pertama kali yang dilakukan. 

"Kami anggota Pramuka terpanggil untuk kembali melakukan penghijauan di daerah terdampak banjir. Semua itu terinspirasi dari kurikulum berbasis cinta, yakni mencintai lingkungan," ujarnya. 

MAN 1 memang telah bertekad untuk membangun masyarakat. Terutama bagi daerah yang terdampak bencana banjir lalu.

"Semoga Kota Padang kembali hijau dan jauh dari bencana," tukuknya. 

MAN 1 berterimakasih kepada Pemko Padang yang telah membantu dan memfasilitasi kegiatan sosial yang dilakukan. Seribu pohon merupakan bantuan dari Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. (Prokompin/Diskominfo Kota Padang)

Pererat Sinergi, Polres Solok Gelar Olahraga Bersama dan Car Free Day Sambut HUT Bhayangkara ke-80    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

Pererat Sinergi, Polres Solok Gelar Olahraga Bersama dan Car Free Day Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Kegiatan olahraga bersama dan Car Free Day di halaman Markas Besar Polres Solok, Kamis pagi (19/6) mulai pukul 07.30 WIB. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Solok menggelar kegiatan olahraga bersama dan Car Free Day di halaman Markas Besar Polres Solok, Kamis pagi (19/6) mulai pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung meriah, sehat, dan penuh keakraban.

Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K. Turut hadir Wakil Bupati Solok H. Chandra, S.HI., Kajari Solok Nurwendah Arumsari, S.H., M.H., unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Jasa Raharja, Kepala UPTD Samsat Kabupaten Solok, Ketua serta pengurus Bhayangkari Cabang Solok, para pejabat utama, Kapolsek se-wilayah hukum, dan seluruh personel Polres Solok.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti antusias oleh seluruh peserta, dilanjutkan dengan senam bersama yang menyegarkan pikiran dan tubuh. 

Suasana kekeluargaan terasa kental sepanjang acara berlangsung.

Kapolres Solok menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar ajang menjaga kebugaran jasmani, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen pemangku kepentingan di wilayah.

“Di momentum HUT Bhayangkara ini, kami ingin membuktikan bahwa Polri senantiasa terbuka dan bersinergi sebaik mungkin dengan instansi lain. Semangat kebersamaan ini akan kami bawa dalam melayani dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Situasi lingkungan tetap kondusif dan terkendali sepenuhnya.(80)

Keterlibatan Serikat Pekerja Penting dalam Penyempurnaan Regulasi Ketenagakerjaan    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

Keterlibatan Serikat Pekerja Penting dalam Penyempurnaan Regulasi Ketenagakerjaan
Afriansyah Noor saat menerima audiensi Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) di Jakarta, Kamis (18/6/2026). (Foto: Biro Humas Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menilai penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan perlu melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk serikat pekerja dan konfederasi. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar kebijakan yang disusun mampu menjawab kebutuhan pekerja sekaligus mendukung keberlangsungan dunia usaha.

Afriansyah menyampaikan bahwa pemerintah membuka ruang dialog dan partisipasi bagi organisasi pekerja untuk memberikan masukan terhadap berbagai regulasi yang sedang disempurnakan.

“Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi serikat pekerja, konfederasi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan. Regulasi yang baik harus lahir dari dialog yang konstruktif dan mampu menjawab kebutuhan pekerja maupun dunia usaha,” kata Afriansyah Noor saat menerima audiensi Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Selain membahas penyempurnaan regulasi, Afriansyah juga menyoroti mengenai pentingnya penguatan pengawasan ketenagakerjaan.

Pengawasan yang efektif diperlukan untuk memastikan ketentuan yang berlaku dijalankan secara konsisten, sekaligus memberikan pelindungan bagi pekerja dan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Ia juga menilai penataan organisasi serikat pekerja dan konfederasi melalui mekanisme verifikasi yang lebih akurat perlu dilaku kan. 

Langkah tersebut penting agar representasi pekerja dalam berbagai forum dialog sosial didasarkan pada data keanggotaan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Validitas data organisasi menjadi penting agar setiap proses perundingan dan pengambilan keputusan benar-benar mencerminkan aspirasi anggota yang diwakili,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Afriansyah turut menyinggung sistem alih daya atau outsourcing yang masih digunakan pada sejumlah sektor. 

Ia mengatakan pemerintah terus melakukan pembaruan regulasi guna memperkuat perlindungan pekerja, termasuk dalam pemenuhan hak atas upah dan jaminan sosial.

“Kita harus memastikan bahwa kebutuhan dunia usaha tetap dapat berjalan, tetapi pada saat yang sama hak-hak pekerja juga terlindungi secara maksimal. Keseimbangan inilah yang terus kita upayakan dalam setiap penyempurnaan kebijakan,” katanya.

Lebih lanjut, Afriansyah mengajak seluruh pihak mengedepankan dialog dalam menyelesaikan berbagai pers oalan hubungan industrial.

Komunikasi yang baik antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk menjaga iklim ketenagakerjaan yang kondusif di tengah tantangan ekonomi.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus membuka ruang partisipasi dalam proses penyusunan kebijakan ketenagakerjaan. 

Sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat upaya mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan.

“Kami ingin setiap kebijakan ketenagakerjaan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi pekerja, dunia usaha, dan perekonomian nasional,” tutur Afriansyah. (*)

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Yovan Rilis Single Perdana “Maaf Cinta”, Kolaborasi Bareng Eks Drummer Jamrud Herman Husin    
Jumat, Juni 19, 2026

On Jumat, Juni 19, 2026

Yovan Rilis Single Perdana “Maaf Cinta”, Kolaborasi Bareng Eks Drummer Jamrud Herman Husin
Yovan rilis single perdana “Maaf Cinta”, kolaborasi bareng eks Drummer Jamrud Herman Husin. (Dok. Istimewa). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Industri musik Tanah Air kembali menghadirkan talenta baru yang siap meramaikan persaingan di ranah musik pop. Penyanyi solo pendatang baru, Yovan, resmi memperkenalkan karya lagu perdananya berjudul “Maaf Cinta” melalui konferensi pers pada Jumat (19/6/2026) di Jakarta.

Perjalanan debut Yovan semakin menarik perhatian karena melibatkan nama besar Herman Husin, eks Drummer Jamrud yang dikenal luas sebagai salah satu musisi rock berpengalaman di Tanah Air. Kolaborasi tersebut mempertemukan semangat generasi baru dengan pengalaman panjang seorang musisi yang telah membangun karier selama bertahun-tahun di industri musik Indonesia. Lagu “Maaf Cinta” telah tersedia di berbagai digital music stores sejak 15 Juni 2026.

Lagu “Maaf Cinta” lahir dari tangan Yovan sebagai penulis lagu sekaligus penyanyi utama. Proses penggarapan musik dipercayakan kepada Herman Husin yang menghadirkan aransemen pop melankolis dengan sentuhan rock, sehingga menghasilkan karakter musik yang emosional sekaligus memiliki energi kuat.

Di balik kemunculan nama Yovan sebagai penyanyi solo, tersimpan perjalanan hidup yang cukup menarik. Pria kelahiran Bogor tersebut saat ini berprofesi sebagai pegawai di Pelabuhan Perikanan sebelum memutuskan menyalurkan kecintaannya terhadap dunia musik secara lebih serius.

“Yang menciptakan lagu ‘Maaf Cinta’ adalah saya sendiri, lalu Kang Herman membantu dalam proses aransemen hingga lagu tersebut bisa dirilis ke platform-platform musik digital,” ungkap Yovan. Pernyataan tersebut menunjukkan keterlibatan penuh sang penyanyi dalam setiap tahap kreatif yang membentuk karya debutnya.

Melalui “Maaf Cinta”, Yovan berusaha menyampaikan pesan yang dekat dengan realitas kehidupan banyak orang. Menurutnya, seseorang sebaiknya meninggalkan hubungan yang tidak lagi sehat apabila perasaan dan komitmen tidak lagi diberikan kepada satu pasangan, sehingga tidak menyakiti diri sendiri maupun orang lain.

Pesan tersebut diterjemahkan melalui lirik yang berbicara tentang keikhlasan, perpisahan, dan keberanian mengambil keputusan. Yovan berharap pendengar dapat menangkap makna mendalam dari setiap bait yang dinyanyikan sepanjang lagu.

Untuk memperkenalkan karya perdana kepada masyarakat luas, Yovan memilih memanfaatkan kekuatan media sosial dan jaringan media nasional. “Strategi promosi dilakukan melalui WhatsApp dan berbagai media yang tersebar di seluruh Indonesia agar pesan ‘Maaf Cinta’ dapat tersampaikan kepada seluruh pendengar musik,” ujarnya.

Kehadiran Herman Husin dalam proyek tersebut juga bukan sekadar upaya menghadirkan nama besar demi kebutuhan promosi. Yovan mengaku telah lama mengagumi sosok musisi yang pernah menjadi bagian penting dari perjalanan Jamrud tersebut.

“Kang Herman adalah sosok idola dalam bermusik. Walaupun hentakannya identik dengan rock, soul dalam penyampaian lirik sangat mengena,” kata Yovan. Kekaguman tersebut akhirnya berkembang menjadi kolaborasi yang melahirkan karya perdana dengan nuansa pop yang kaya emosi.

Apabila “Maaf Cinta” mendapat sambutan positif dari penikmat musik Indonesia, Yovan berharap pesan yang terkandung di dalam lagu tersebut dapat menjadi pengingat bagi banyak orang. “Jagalah selalu orang yang membuat bahagia, dan relakan apabila dia telah menemukan kebahagiaan bersama orang lain,” tuturnya.

Melalui debut tersebut, Yovan tidak hanya ingin memperkenalkan identitas musikalnya, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan pendengar. 

Ia berharap karya yang lahir dari pengalaman dan perasaan pribadi dapat meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang mendengarkannya.

“Harapan saya, karya yang masih belum sempurna dapat memberikan kesan tertentu bagi pasangan yang tidak puas dengan satu pasangan,” ujar Yovan. Penyanyi asal Bogor tersebut juga mengungkapkan target berikutnya untuk terus merilis lagu-lagu bertema cinta yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dengan dukungan Herman Husin dan semangat besar untuk berkarya, Yovan membuka langkah awal menuju perjalanan panjang di industri musik nasional. 

“Maaf Cinta” menjadi penanda lahirnya sebuah nama baru yang siap menyuarakan kisah-kisah cinta melalui karya yang jujur, emosional, dan mudah diterima berbagai kalangan pendengar. (*)

Pewarta: Muhammad Fadhli