HEADLINE
Pemprov Sumbar Lepas 108 ASN Calon Jemaah Haji, Sekda Tekankan Jaga Integritas dan Nama Baik Daerah    
Senin, April 20, 2026

On Senin, April 20, 2026

Pemprov Sumbar Lepas 108 ASN Calon Jemaah Haji, Sekda Tekankan Jaga Integritas dan Nama Baik Daerah
Pemprov Sumbar) secara resmi melepas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. (Foto: Arie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) secara resmi melepas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan pelepasan tersebut dilakukan di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan cenderamata oleh Gubernur Sumbar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Arry Yuswandi kepada perwakilan ASN calon jemaah haji.

Sekda Arry Yuswandi menyampaikan, total ASN Pemprov Sumbar yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini berjumlah 108 orang. Ia menegaskan, keberangkatan ASN tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga membawa nama baik institusi dan daerah.

Ia menambahkan, kegiatan pelepasan ASN calon jemaah haji telah menjadi agenda rutin Pemprov Sumbar dalam tiga tahun terakhir, yang difasilitasi oleh KORPRI Sumbar.

“Pemprov Sumbar melalui KORPRI memberikan cenderamata sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada ASN yang akan menunaikan ibadah haji. Ini juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian institusi,” ujar Arry.

Lebih lanjut, Arry mengingatkan para ASN untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan dan integritas selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Sebagai ASN, Bapak/Ibu membawa identitas daerah. Jaga sikap, patuhi aturan, dan manfaatkan kesempatan ini untuk beribadah secara maksimal,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Sekda juga mendoakan seluruh ASN yang berangkat agar diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. Terhadap ASN yah belum berangkat, ia mendo'akan agar dimampukan Allah SWT untuk segera bisa menyusul pada masa penyelenggaraan Ibadah haji berikutnya. (adpsb/rmz/bud)

Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja    
Senin, April 20, 2026

On Senin, April 20, 2026

Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Menteri Ketenagakerjaan, Yassier berselfi bersama peserta pelatihan. (Foto: Aditya) 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 dirancang agar lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri serta siap memasuki dunia kerja.

“Program ini dirancang link and match dengan kebutuhan industri. Fokus kami adalah meningkatkan keterampilan agar lulusan dapat terserap di dunia kerja,” kata Yassierli saat meninjau pelaksanaan PVN Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/4/2026).

Ia menjelaskan, program ini dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh 10.405 peserta yang tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD.

Khusus di BBPVP Bandung, pelaksanaan PVN Batch I Tahun 2026 diikuti oleh 512 peserta yang mengikuti berbagai pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

Berbagai pelatihan yang diikuti peserta di BBPVP Bandung meliputi pengoperasian forklift, barista, pembuatan roti dan pastry, serta desain tiga dimensi berbasis computer-aided design (CAD). Pelatihan juga dilaksanakan melalui skema project-based learning pada program pemasangan sistem integrasi bangunan cerdas (smart building).

Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, BBPVP Bandung telah menyiapkan seluruh fasilitas, sarana prasarana, dan instruktur secara optimal guna menunjang pelatihan berbasis industri.

Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai manfaat, mulai dari pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, hingga sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk skema tertentu, peserta juga mendapatkan fasilitas asrama.

Yassierli menambahkan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, Kemnaker menargetkan 70.000 peserta mengikuti pelatihan vokasi yang dibiayai melalui APBN dan diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat tanpa dipungut biaya.

“Harapannya, peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga siap berkontribusi di dunia industri,” ujarnya. (Adtya) 

Jelang Mubes Ikasmanli 2026, Defri Nasli Makin Percaya Diri    
Senin, April 20, 2026

On Senin, April 20, 2026

Jelang Mubes Ikasmanli 2026, Defri Nasli Makin Percaya Diri
Defri Nasli, salah satu kandidat ketua Ikatan Alumni SMAN 5 (Ikasmanli) Padang periode 2026-2030. (Foto Noa) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Genderang perang sudah ditabuh kubu Defri Nasli, salah satu kandidat ketua Ikatan Alumni SMAN 5 (Ikasmanli) Padang periode 2026-2030.

Hal itu terlihat saat ia mendeklarasikan diri untuk maju dan siap bersaing sebagai salah satu kontestan pada Mubes Ikasmanli Padang, 3 Mei mendatang.

"Insya Allah, kalau nanti saya terpilih saya akan rangkul semua alumni yang berpotensi dan memiliki kepedulian terhadap almamater SMAN 5 Padang," ungkap alumni angkatan 2000 itu saat berpidato dihadapan sejumlah alumni di Cafe Uje BP Kuranji Padang, Minggu (19/4/2026) malam.

Tampak hadir saat itu di antaranya, Onzu Krisno (ketua angkatan 1984), Dasman Boy (1988), Zul Azmi (ketua angkatan 1989), Hidayatul Irwan II, Yeni Putri (1990), Eko Muhardi (1991), Amrizal Rengganis (ketua angkatan 1992), Syafrizal Cecep (1993), Zulhendri Rajo Intan (1995), Nani Susanti (1997), Alfroki Martha (2003) dan lainnya.

Dihadapan para alumni itu, Defri dengan jujur menceritakan awal mulanya ia menyatakan siap maju jadi kandidat ketua Ikasmanli setelah berkonsultasi dan mendapatkan motivasi dari salah seorang senior alumni Mastilizal Aye  (1989).

"Bang Aye ini tidak hanya sebagai senior alumni tapi sekaligus sebagai mentor dan motivator saya untuk maju jadi calon ketua Ikasmanli. Jadi saya mengucapkan terimakasih atas dukungan yang beliau berikan," kata Defri sembari memuji Mastilizal Aye yang kebetulan duduk di sampingnya.

Lebih lanjut, mantan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Sumbar periode 2017-2022 itu menyebutkan, salah satu program unggulan yang akan diterapkannya jika terpilih sebagai ketua adalah membentuk yayasan Ikasmanli.

Dengan adanya sebuah yayasan tersebut tentu langkah pengurus untuk pengembangan organisasi Ikasmanli ke depan akan jauh lebih baik.

"Ya, dengan adanya yayasan Ikasmanli maka kita akan lebih leluasa bergerak seperti organisasi alumni di SMA lain. Saya yakin itu," ucapnya optimis.

Usai penyampaian visi dan misinya, sejumlah senior alumni diminta memberikan saran dan pendapat. Seperti Onzu Krisno (1984), Mastilizal Aye (1989), Hidayatul Irwan (1990), Eko Muhardi (1991), Amrizal Rengganis (1992), Nofrianto Noa (1994) dan Firmansyah (1997).

Setelah mendengarkan semua saran/pendapat dari para senior, notaris terkemuka di Kota Padang itu berjanji akan menjaga amanah dan bekerja maksimal jika terpilih sebagai ketua Ikasmanli Padang. (BY/Noa)

Retret Nasional di Akmil, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Siap Tajamkan Kinerja.    
Senin, April 20, 2026

On Senin, April 20, 2026

Retret Nasional di Akmil, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Siap Tajamkan Kinerja.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Muhidi di Akademi Militer (Akmil) Magelang, pada 15 hingga 19 April 2026. (Foto Idris). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menjadi salah satu dari 557 ketua DPRD se-Indonesia yang mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) dalam format retret nasional di Akademi Militer (Akmil) Magelang, pada 15 hingga 19 April 2026.

Muhidi, siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan guna memperkuat kapasitas kepemimpinan serta mempertajam kinerja DPRD dalam mengawal pembangunan dan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah. Ia berharap kegiatan tersebut berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kita siap mengikuti retret ini, baik secara fisik maupun mental. Karena digembleng secara militer, jika berlari kita berlari. Jika ada pembekalan nilai-nilai kebangsaan, kita siap aktif dalam forum itu. Ke depan bisa lebih mengoptimalkan kinerja,” ujar Muhidi saat ditemui sebelum keberangkatan.

Program tersebut menitikberatkan pada pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah agar pelaksanaan pembangunan di tingkat lokal berjalan lebih efektif serta selaras dengan agenda nasional.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta dibekali materi kepemimpinan strategis, wawasan kebangsaan, serta latihan kedisiplinan yang mengadopsi pola pembinaan militer. Kegiatan KPPD 2026 dibuka langsung oleh Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kapasitas pimpinan daerah.

Untuk diketahui, program tersebut diikuti 557 ketua DPRD se Indonesia, dan hasil kerjasama dengan Lemhannas RI serta berbagai asosiasi DPRD, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia. Tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk para pimpinan DPRD menjadi negarawan yang memiliki karakter kepemimpinan kuat, berintegritas, serta mampu menjalankan peran strategis dalam sistem pemerintahan nasional.

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Ace Hasan Syadzily, mengatakan tujuan utama retret KPPD bagi ketua DPRD seluruh Indonesia adalah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, DPRD sebagai bagian dari sistem pemerintahan nasional memiliki peran strategis dalam fungsi penganggaran, pembentukan regulasi daerah, serta pengawasan jalannya pemerintahan. Karena itu, para pimpinan DPRD perlu memiliki pemahaman utuh terkait tujuan nasional dan wawasan kebangsaan. Ia berharap kegiatan tersebut mampu membentuk pimpinan legislatif daerah yang berkarakter negarawan, berintegritas, serta memiliki perspektif kebangsaan yang kuat. (BY)

Harlah ke-66 PMII, Wako Pariaman Minta Jadi Garda Terdepan Jaga Moralitas Mahasiswa    
Senin, April 20, 2026

On Senin, April 20, 2026

Harlah ke-66 PMII, Wako Pariaman Minta Jadi Garda Terdepan Jaga Moralitas Mahasiswa
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi, S.Pi, M.Si., foto bersama usai kegiatan. (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kota Pariaman saat ini fokus pada pembangunan pariwisata dan peningkatan sumber daya manusia. Sehingga Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga moralitas  mahasiswa dan berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan ekonomi kreatif yang akan menunjang pembangunan pariwisata dan peningkatan sumber daya manusia. 

Demikian disampaikan Wali Kota Pariaman Yota Balad yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi, S.Pi, M.Si., pada pembukaan Harlah ke-66 PMII sekaligus Halal bi Halal PMII Kota Pariaman, Minggu (19/2026) di pentas seni Pantai Kata Kota Pariaman. Peringatan Harlah dihadiri pendiri PMII Kota Pariaman Armaidi Tanjung, mantan Ketua PMII Kota Pariaman antara lain Ory Sativa Sakban, Afrinaldi, Khairul Rianda, Ketua PMII Pariaman aktif Annisa Pitri. 

Dikatakan Ferialdi, momentum Hari Lahir (Harlah) yang dibarengi dengan halal bi halal terasa sangat spesial. Setelah berpuasa dan kembali suci, kini kita memacu kembali semangat pergerakan. “Saya ingin menitipkan beberapa pesan kepada kader PMII Kota Pariaman. Jadilah agen perubahan yang konstruktif. Berharap PMII Kota Pariaman terus melahirkan pemikiran progresif untuk pembangunan Kota Pariaman. Jadilah intelektual movement yan memberikan solusi, bukan sekedar  kritikan tanpa dasar,” kata Ferialdi.

Ferialdi  juga minta PMII Kota Pariaman untuk memperkuat sinergi dengan Pemko Pariaman. Sehingga banyak program pembangunan yang bisa dilaksanakan. 

Dikatakan, tema Harlah tahun ini, adalah Silaturrahmi Tanpa Batas, Pergerakan Tanpa Henti, PMII 66 Tahun Mengabdi. Mari jadikan semangat tersebut sebagai bahan bakar untuk terus  berbakti kepada umat dan bangsa.   

“Selamat Hari Lahir ke-66 PMII (17 April 1960-17 April 2026). Usia 66 tahun, bukanlah usia yang muda. Ini adalah bukti kedewasaan dan konsisten PMII dalam mengawal nilai-nilai keislaman (Ahlussunnah waljamaah) dan keindonesiaan. Sejarah mencatat betapa besarnya kontribusi kader-kader PMII baik di tingkat nasional, maupun di Kota Pariaman, dalam mendampingi masyarakat dan menjadi mitra kritis pemerintah,” kata Ferialdi.

Pendiri PMII Kota Pariaman Armaidi Tanjung menyebutkan, pada momentum Harlah PMII ini bagaimana kader menyambungkan spirit pergerakan dengan para pendahulu dan pendiri PMII. Karena tanpa para pendiri dan pendahulu PMII, mustahil hari ini menjadi kader PMII di Kota Pariaman. Salah satu cara menyambungkan spirit tersebut adalah dengan membaca Alfatihah dan menziarahi makam para pendiri atau pendahulu PMII tersebut. 

“PMII Kota Pariaman berdiri tahun 2007. Berarti sudah 19 tahun PMII di Kota Pariaman hadir sebagai organisasi mahasiswa  di luar kampus. Dalam rentang waktu tersebut, sudah melahirkan alumni yang bertebaran di tengah kehidupan masyarakat. Mereka ada yang sudah menjadi ASN, pimpinan pondok pesantren, guru, dosen, komisioner, wiraswasta, dan sebagainya,” kata Armaidi Tanjung.

Mantan Ketua PC PMII Kota Pariaman Ory Sativa Sakban menambahkan, selama berstatus sebagai mahasiswa manfaatkanlah waktu untuk berproses di PMII. Dengan berproses dan aktif di organisasi PMII, diharapkan kadernya terbiasa memimpin dan dipimpin. Selain itu, yang lebih penting lagi adalah membangun jejaring. Di mana  jejaring tersebut dapat memudahkan dalam berbagai urusan di kemudian hari.
Acara ditutup dengan pemotongan kue yang diberikan Ketua PC PMII Kota Pariaman Annisa Pitri  kepada Armaidi Tanjung, Ory Sativa Sakban dan senior PMII Kota Pariaman lain yang hadir.   (at)

Pemko Padang Laksanakan Pengerjaan Bantuan Rehabilitasi Lahan Persawahan Terdampak Banjir di  Gunung Sarik    
Senin, April 20, 2026

On Senin, April 20, 2026

Pemko Padang Laksanakan Pengerjaan Bantuan Rehabilitasi Lahan Persawahan Terdampak Banjir di  Gunung Sarik
Wali Kota Fadly Amran dan rombongan tinjau pengerjaan bantuan rehabilitasi lahan persawahan yang terdampak bencana banjir di kawasan Gunung Sarik. (Foto; Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang melaksanakan pengerjaan bantuan rehabilitasi lahan persawahan yang terdampak bencana banjir di kawasan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. 

Pekerjaan tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Fadly Amran Senin (20/4/2026). Fadly Amran melihat progres pekerjaan yang telah mulai dilaksanakan oleh masyarakat setempat dengan dukungan alat berat serta gotong royong (goro) warga.

“Rehabilitasi lahan persawahan masyarakat ini merupakan bantuan dari kementerian yang sampai ke Kota Padang sekitar satu minggu yang lalu. Dan ini sudah langsung digotong royongkan oleh masyarakat dan ditambah beberapa alat berat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah kota akan mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan agar lahan bisa segera kembali produktif dan dimanfaatkan oleh petani. “Mudah-mudahan ini secepatnya bisa diselesaikan, kemudian lahannya bisa kembali subur. Baik melalui pengolahan tanah, maupun perbaikan irigasi dan hal lainnya agar hasilnya maksimal,” tambahnya.

Fadly Amran juga menyoroti kondisi para petani yang terdampak cukup berat pascabencana, di mana sebagian lahan tertimbun material dan sebagian lainnya mengalami kerusakan yang signifikan.

Ia meminta jajaran terkait, mulai dari dinas hingga kecamatan, untuk memberikan perhatian penuh serta membantu meringankan beban para petani yang terdampak. “Kita minta kepada dinas terkait dan camat agar benar-benar memperhatikan kondisi para petani ini. Selama beberapa bulan pascabencana, mereka tentu mengalami kesulitan dan harus mencari alternatif penghidupan. Maka percepatan rehabilitasi ini sangat penting,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yulian, menyebutkan bahwa program rehabilitasi ini menyasar lima kelompok tani dengan luas lahan mencapai 102 hektare. “Penerima manfaat rehab ini sebanyak lima kelompok tani dengan luas 102 hektare, dengan total anggaran sebesar Rp1.377.000.000,” jelasnya. (BY)

Wawako Maigus Nasir Ikuti Raker Komwil I APEKSI 2026 di Kota Banda Aceh    
Senin, April 20, 2026

On Senin, April 20, 2026

Wawako Maigus Nasir Ikuti Raker Komwil I APEKSI 2026 di Kota Banda Aceh
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengikuti Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026. (Foto: Faisal) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengikuti Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang berlangsung di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, pada 19-22 April 2026.

Kehadiran delegasi Kota Padang diawali dengan mengikuti agenda Welcome Dinner di Balee Meuseuraya Aceh (BMA), Minggu (19/4/2026), sebagai rangkaian pembuka forum strategis yang diikuti 21 pemerintah kota anggota Komwil I APEKSI itu.

Hadir Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, Ketua Komwil I APEKSI yang juga Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, serta Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Komwil I APEKSI. “Alhamdulillah, delegasi Kota Padang hadir di Banda Aceh untuk mengikuti Raker Komwil I APEKSI 2026. Mengusung tema Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat, forum ini menjadi ruang strategis untuk bertukar inovasi dan memperkuat kerja sama antarkota,” ujar Maigus Nasir kepada awak media di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa forum ini juga momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan perkotaan, penguatan fiskal, hingga upaya penanganan dan mitigasi bencana. “Mewakili Bapak Wali Kota Fadly Amran dan Pemerintah Kota Padang, kami mengapresiasi penyelenggaraan Raker ini. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menggali potensi kerja sama, bertukar inovasi, serta memperkuat kolaborasi dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di sejumlah daerah di Sumatera,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyambut hangat kedatangan seluruh delegasi seraya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Banda Aceh sebagai tuan rumah. “Banda Aceh memiliki sejarah panjang tentang ketangguhan, mulai dari era Kesultanan Aceh, masa kolonial, hingga bangkit dari tragedi tsunami 2004. Kami berharap momentum Raker Komwil I APEKSI ini semakin memperkuat kolaborasi antarkota dalam memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat,” imbuhnya.

Dalam Raker Komwil I APEKSI 2026 ini, para delegasi akan mengikuti sejumlah agenda utama, diantaranya seminar nasional menghadirkan pembicara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, serta membahas program kerja dan penentuan tuan rumah Raker Komwil I APEKSI 2027.

Selain itu, juga ada Seminar Best Practice Kepemimpinan dengan narasumber Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf, dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, serta City Expo, penanaman pohon bersama, Collaboration Tour, hingga Puncak Peringatan HUT ke-821 Kota Banda Aceh.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang hadir bersama Ketua GOW Kota Padang, Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, turut menyerahkan cendera mata kepada Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, sebagai simbol persahabatan, penghormatan, dan penguatan hubungan antar daerah. (*)