HEADLINE
Ini Sejumlah kebaruan pada Pedoman RKPD Tahun 2027, Tolong Dicatat!    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Ini Sejumlah kebaruan pada Pedoman RKPD Tahun 2027, Tolong Dicatat!
Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menggelar rapat harmonisasi guna membahas penajaman substansi Rancangan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). (Foto: Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menggelar rapat harmonisasi guna membahas penajaman substansi Rancangan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, beberapa waktu lalu di Hotel Swiss-Belresidences Jakarta.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Jum'at (22)5/2026), pembahasan difokuskan pada penguatan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah serta percepatan penetapan pedoman RKPD agar pemerintah daerah tidak perlu menunggu penetapan penuh Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 dalam proses penyusunan dokumen perencanaan daerah.

Pada kesempatan itu, Direktur PEIPD Iwan Kurniawan menyampaikan sejumlah kebaruan pada Pedoman RKPD Tahun 2027. 

Pertama, penyusunan pedoman yang dilakukan lebih awal sebagai langkah antisipasi terhadap potensi keterlambatan penetapan RKP. 

Kedua, penguatan sinkronisasi program prioritas nasional dan daerah. Ketiga, penguatan aspek pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

Selain itu, harmonisasi juga menghasilkan sejumlah masukan strategis, di antaranya penyesuaian dasar hukum dan substansi kewenangan dalam regulasi, penyelarasan definisi dan nomenklatur dengan regulasi perencanaan pembangunan daerah, serta penguatan pengaturan terkait pengacuan RKP Tahun 2027 dengan mempertimbangkan waktu penetapan kebijakan nasional.

Rapat juga membahas penguatan pengendalian dan evaluasi Renstra perangkat daerah, penegasan Musrenbang RKPD sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembahasan Otonomi Khusus Papua, serta sinkronisasi jadwal tahapan penyusunan RKPD Tahun 2027.

Selain itu, terdapat usulan pelibatan Kementerian PPN/Bappenas dalam proses fasilitasi RKPD dan penegasan mekanisme perubahan RKPD melalui regulasi kepala daerah.

Tidak hanya batang tubuh regulasi, pembahasan juga mencakup penyempurnaan lampiran, antara lain penyesuaian tabel, sistematika penulisan, daftar isi tabel, penambahan substansi kawasan prioritas nasional, serta sinkronisasi format lampiran dengan batang tubuh regulasi.

Sebagai tindak lanjut, hasil harmonisasi akan disempurnakan lebih lanjut dari sisi redaksi dan substansi sebelum memasuki tahapan finalisasi Rancangan Permendagri. (Husnie)

Meski Keputusan KONI Sepihak, PB PORDI Tetap Solid    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Meski Keputusan KONI Sepihak, PB PORDI Tetap Solid
Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) menyatakan kekecewaan mendalam dan menolak keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). (Foto: Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) menyatakan kekecewaan mendalam dan menolak keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) serta Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Langkah tegas ini diambil setelah permohonan keanggotaan resmi PB PORDI diabaikan oleh pimpinan KONI, yang justru merekomendasikan organisasi cabang olahraga domino lain yang baru berproses selama empat bulan.

Merespon ketidakadilan tersebut, organisasi yang dipimpin oleh Ketua Umum DR. H. Andi Jamaro Dulung, M.S., dan Sekretaris Jenderal Prof. Dr. H. Mansyur Achmad KM, M.Si., ini menegaskan siap menempuh jalur hukum karena keputusan tersebut dianggap melanggar peraturan keolahragaan nasional.

“Kami anggap KONI loloskan Cabor Instan cacat prosedur. Insha Allah, kami siap tempuh jaur hukum,” tegas Andi Jamaro Dulung.

Protes keras PB PORDI dipicu oleh pernyataan pimpinan KONI dalam forum Rakernas yang mengklaim bahwa dokumen pengajuan keanggotaan PORDI baru diterima pada 20 Mei 2026. Klaim tersebut dijadikan dasar oleh KONI untuk mengabaikan permohonan PORDI sepanjang sidang Rakernas berlangsung.

PB PORDI secara terbuka menyatakan bahwa pernyataan pimpinan KONI tersebut merupakan pemutarbalikan fakta yang menyesatkan. 

Faktanya, PB PORDI telah berproses mengajukan keanggotaan sejak tahun 2019 melalui dokumen resmi, termasuk melakukan audiensi langsung di Kantor KONI Pusat dengan Bidang Organisasi dan Bidang Hukum pada 9 Maret 2022 guna mendapatkan arahan legalitas sesuai AD-ART KONI.

PB PORDI menegaskan bahwa mereka telah memiliki legalitas hukum yang kuat, diawali dengan surat rekomendasi resmi dari Sekjen KONI yang menjadi landasan terbitnya SK Kemenkumham Nomor AHU-0006864.AH.01.07.TAHUN 2022 serta Akta Notaris tertanggal 8 Juli 2022.

Berdasarkan legalitas tersebut, PORDI telah bekerja keras memenuhi seluruh prasyarat ketat keanggotaan KONI selama hampir empat tahun hingga Februari 2026. 

Persyaratan yang dipenuhi mencakup pembentukan kepengurusan sebesar 50% + 1 di tingkat Provinsi serta Kabupaten/Kota, penyusunan AD-ART, pedoman, kode etik, hingga sukses menyelenggarakan minimal empat kali Kejuaraan Nasional (Kejurnas). 

Seluruh dokumen final tersebut juga telah diserahkan secara keseluruhan dan diterima oleh Sekretariat melalui Ketua Bidang Hukum KONI pada 4 Mei 2026.

Kendati seluruh persyaratan telah dipenuhi secara prosedural, KONI justru dinilai melakukan pengkondisian politik yang mencederai iklim olahraga prestasi. 

PB PORDI mengungkapkan bahwa dalam Komisi 1 Rakernas, terdapat pengaturan sepihak untuk mengusulkan dan memberikan kesempatan pemaparan bagi organisasi domino saingan yang baru berproses empat bulan. 

Padahal, agenda pembahasan dan pengesahan cabang olahraga baru sama sekali tidak tercantum dalam rundown resmi Rakernas KONI. 

Pemaksaan untuk meloloskan organisasi instan yang belum melengkapi prasyarat AD-ART KONI ini dinilai sebagai tindakan tidak berperadaban dan penuh siasat culas demi kepentingan kekuasaan semata.

Atas dasar penyelewengan ini, PB PORDI secara resmi menolak hasil keputusan Rakernas KONI dan menganggap klaim keabsahan organisasi domino lain tersebut sangat prematur serta tidak dapat diterima. 

Selain bersiap menempuh jalur hukum formal, Pengurus Besar PORDI menyerukan kepada seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov), Pengurus Daerah (Pengda), Pengurus Kecamatan (Pengcam), gardu, serta seluruh atlet dan anggota di Indonesia untuk tetap tenang. 

Seluruh anggota diimbau tetap beraktivitas normal seperti biasa sembari menjaga komitmen pada iklim olahraga nasional yang sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas. (Husnie)

Pentingnya Membangun Karakter yang Jujur, Disiplin, Rajin, dan Rendah Hati    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Pentingnya Membangun Karakter yang Jujur, Disiplin, Rajin, dan Rendah Hati
Para peserta program pemerintah melalui MagangHub yang ditempatkan di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang telah memulai masa praktik kerja atau magang sejak November 2025 lalu, telah resmi berakhir. (Foto: Humas BKN). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Para peserta program pemerintah melalui MagangHub yang ditempatkan di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang telah memulai masa praktik kerja atau magang sejak November 2025 lalu, telah resmi berakhir. 

Untuk melepas secara resmi para peserta, Kepala BKN, Prof. Zudan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan program magang terhitung selama enam bulan di BKN. 

Dengan berakhirnya program magang ini, Prof. Zudan berpesan agar para peserta diminta tetap menjaga silaturahmi, dan menjadikan BKN sebagai almamater kedua setelah kampus. 

Dalam sambutannya, Prof. Zudan juga memberikan motivasi mengenai proses meraih kesuksesan. 

Menurutnya, kesuksesan merupakan perjalanan panjang yang tidak dapat diukur hanya dari satu kegagalan. 

“Kita tidak tahu keberhasilan itu datang di huruf mana. Bisa jadi keberhasilan justru datang di tahap akhir setelah berkali-kali gagal,” ungkapnya pada kegiatan Pelepasan Peserta MagangHub yang berlangsung di Aula Kantor BKN Pusat, Kamis (21/05/2026).

Prof. Zudan juga berkesempatan membagikan pengalaman pribadinya yang pernah berkali-kali gagal dalam seleksi pekerjaan, sebelum akhirnya memperoleh kesempatan yang tepat. 

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran penting agar generasi muda tidak mudah menyerah. 

Selain membahas makna kesuksesan, Kepala BKN juga menyampaikan tiga kunci utama keberhasilan dalam dunia kerja dan kehidupan, yakni komunikasi, inisiatif, dan karakter.

Pada aspek komunikasi, Ia menekankan bahwa komunikasi tidak hanya berbentuk kata-kata, tetapi juga tercermin dari sikap, gestur, dan karya yang dihasilkan seseorang. 

Sikap ramah, sopan, serta kemampuan menghargai orang lain dinilai sebagai bentuk komunikasi yang baik. 

Sementara itu, inisiatif disebut sebagai kemampuan penting dalam membangun lingkungan kerja yang positif. 

Menurutnya, kepedulian terhadap hal-hal kecil, seperti menjaga kebersihan dan membantu tanpa menunggu perintah, menjadi cerminan pribadi yang bertanggung jawab.

Adapun pada aspek karakter, menurut Prof. Zudan, merupakan faktor yang lebih penting dibandingkan kecerdasan semata. 

Ia menekankan pentingnya membangun karakter yang jujur, disiplin, rajin, serta rendah hati.

Menutup sambutannya, Prof. Zudan mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur, menghormati orang tua, dan memperbanyak doa. 

Ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan tiga kata sederhana dalam kehidupan sehari-hari, yakni “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”.

Menurutnya, kebiasaan menghargai orang lain dan bersikap penuh syukur akan membawa dampak positif dalam kehidupan sosial maupun perjalanan karier seseorang.

Kegiatan pelepasan peserta MagangHub tersebut ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh peserta dapat terus melangkah menuju kesuksesan serta membawa nama baik BKN di masa mendatang. (Husnie).

Kemendagri dan Dekranas Gelar Pelatihan Pewarna Alami di Alor    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Kemendagri dan Dekranas Gelar Pelatihan Pewarna Alami di Alor
Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Pewarna Alami selama dua hari, sejak Senin (18/5) hingga Selasa (19/5), di Rumah Sentra Tenun Gunung Mako, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Pewarna Alami selama dua hari, sejak Senin (18/5) hingga Selasa (19/5), di Rumah Sentra Tenun Gunung Mako, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Tri Tito Karnavian didampingi Direktur SUPD III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Fauzan Hasan dan turut dihadiri Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTT Vera Asadoma, Ketua Dekranasda Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, Sekretaris Umum TP PKK Pusat Lusye, Direktur Nautika Foundation Hansen OI, instruktur pelatihan Siti Mardiastuti Rinawati, serta peserta yang terdiri atas pengrajin tenun dan kriya tekstil, pelaku UMKM sektor kerajinan,mahasiswa, hingga siswa-siswi SMA sederajat.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (21/5/2026), pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai jenis dan potensi pewarna alami, meningkatkan keterampilan teknis dalam proses pembuatan dan pemanfaatannya, mengembangkan inovasi produk kriya berbasis pewarna alami, serta mendorong praktik produksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pada kegiatan tersebut disampaikan bahwa Kabupaten Alor memiliki potensi sumber daya alam yang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami bagi produk tenun dan kriya tekstil lokal. Pemanfaatan pewarna alami dinilai mampu memberikan nilai tambah karena selain ramah lingkungan, juga memiliki nilai estetika dan daya saing tinggi di pasar kriya dan ekonomi kreatif.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep dasar pewarna alami, jenis bahan pewarna, pemanfaatan sumber daya lokal, hingga tren produk ramah lingkungan. Peserta juga mempelajari proses produksi pewarna alami mulai dari persiapan bahan baku, teknik ekstraksi, penyaringan, pemekatan warna, hingga faktor-faktor yang memengaruhi kualitas warna seperti tingkat keasaman (pH), suhu, dan waktu proses.

Selain itu, peserta memperoleh praktik teknik aplikasi pewarna alami pada produk kriya tekstil dan kain tenun, termasuk eksplorasi variasi warna dari bahan alami. Materi pengendalian mutu atau quality control juga diberikan untuk menjaga konsistensi kualitas produk melalui pengujian ketahanan warna dan tingkat kelunturan.

Pelatihan turut membahas teknik penyimpanan, pengemasan, branding, dan pengembangan nilai tambah produk kriya berbasis pewarna alami. Peserta juga didorong untuk mengembangkan usaha berbasis pewarna alami melalui identifikasi peluang pasar, peningkatan nilai tambah produk, dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi sarana penguatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi para pengrajin dan pelaku UMKM, agar mampu menghasilkan produk kriya yang lebih inovatif, berkualitas, dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Keterlibatan generasi muda dalam pelatihan juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan, kreativitas, serta kecintaan terhadap produk budaya lokal sehingga mampu mendukung keberlanjutan sektor kriya dan ekonomi kreatif di Kabupaten Alor.

Pada sesi akhir kegiatan, dilakukan peninjauan hasil praktik peserta serta diskusi bersama instruktur terkait pengembangan produk kriya berbasis pewarna alami sebagai upaya memperkuat daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. (*).

PWI Sumbar Seleksi Atlet Porwanas, Payakumbuh Jadi Arena Perebutan Tiket ke Lampung    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

PWI Sumbar Seleksi Atlet Porwanas, Payakumbuh Jadi Arena Perebutan Tiket ke Lampung
Rapat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumatera Barat yang dipimpin Waidya Navies. Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat mulai memanaskan persiapan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional XV.  (Foto: Zamri Yahya). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat mulai memanaskan persiapan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional XV. 

Organisasi wartawan terbesar di Sumbar itu memastikan akan menggelar seleksi atlet Porwanas pada 13 Juni 2026 di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Seleksi tersebut menjadi pintu awal bagi wartawan olahraga terbaik Sumbar untuk memperkuat kontingen daerah pada ajang nasional yang bakal berlangsung di Provinsi Lampung tahun 2027 mendatang. 

PWI Sumbar menggandeng PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota sebagai tuan rumah pelaksanaan seleksi.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies mengatakan, persiapan terus dimatangkan agar proses seleksi berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Jika tidak ada halangan, seleksi atlet Porwanas kita laksanakan pada 13 Juni 2026 di Payakumbuh. Surat pemberitahuan juga sudah kita kirimkan ke seluruh PWI kabupaten dan kota di Sumbar,” ujar Widya Navies saat rapat persiapan di Kantor PWI Sumbar, Kamis (21/5/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua SIWO PWI Sumbar Syaiful Husein, Ketua DKP Zul Effendi, Ketua IKWI Nina Firdaus Abie, Sekretaris PWI Firdaus Abie, Waka Organisasi Sawir Pribadi, serta jajaran pengurus inti lainnya.

Sebelumnya, pengurus PWI Sumbar bersama SIWO juga telah melakukan rapat teknis dengan Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Aspon Dedi beserta jajaran guna memastikan kesiapan venue dan teknis pertandingan.

Dalam seleksi nanti, sedikitnya tujuh cabang olahraga akan dipertandingkan, yakni fun run (atletik), biliar, catur, tenis meja, e-sport, karaoke PWI, dan mini soccer. 

Sementara cabang domino, fotografi, serta karya jurnalistik tidak melalui tahapan seleksi karena diprioritaskan bagi peraih medali Porwanas sebelumnya dan juara Porwaprov Sumbar 2025.

Widya menyebutkan, Sumbar menargetkan peningkatan prestasi pada Porwanas XV mendatang. 

Pada Porwanas XIV di Banjarmasin, kontingen Sumbar berhasil membawa pulang satu medali emas dari cabang domino serta dua medali perunggu dari lomba foto dan karya jurnalistik.

“Kalau belum bisa menambah medali, minimal kita harus mampu mempertahankan prestasi yang sudah pernah diraih,” katanya optimistis.

Menurutnya, Sumbar direncanakan mengikuti sekitar 10 cabang olahraga dan lomba pada Porwanas Lampung nanti.

Karena itu, proses seleksi dilakukan secara serius agar atlet yang terpilih benar-benar siap bertanding membawa nama daerah.

Ketua SIWO PWI Sumbar, Syaiful Husein, menegaskan bahwa seluruh peserta seleksi wajib memenuhi syarat administrasi yang telah ditetapkan PWI Pusat.

Salah satu syarat utama adalah sudah mengikuti dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta memiliki kartu biru anggota biasa PWI.

“Ini syarat mutlak yang tidak bisa ditawar lagi. Semua peserta atlet Porwanas harus wartawan yang sudah UKW dan berstatus anggota biasa PWI,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran seleksi, PWI Sumbar juga telah menunjuk koordinator penanggung jawab masing-masing cabang olahraga. 

Mereka nantinya akan berkoordinasi langsung dengan panitia pelaksana dari PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota sebagai tuan rumah.

Ajang Porwanas XV sendiri dipastikan bakal berlangsung meriah karena bersamaan dengan pelaksanaan Hari Pers Nasional 2027 di Provinsi Lampung. 

Ribuan wartawan dari seluruh Indonesia diperkirakan hadir dalam dua agenda besar tersebut.

PWI Sumbar berharap seluruh anggota PWI kabupaten dan kota dapat berpartisipasi aktif mengikuti seleksi di Payakumbuh. 

Selain menjadi ajang pencarian atlet terbaik, seleksi ini juga diharapkan mempererat silaturahmi antarsesama wartawan di Sumatera Barat.(Ab)

Binjai City SC Binaan SMSI Menyatakan Kesiapan Penuh Menjelang Turnamen Piala Presiden    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Binjai City SC Binaan SMSI Menyatakan Kesiapan Penuh Menjelang Turnamen Piala Presiden
Tim dijadwalkan bertolak menuju Yogyakarta pada Sabtu, (23/05/2026), dengan target tinggi menembus kompetisi Liga 3 Nasional. (Foto: Siswanto Ihsan). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Klub sepak bola binaan SMSI asal Sumatra Utara, Binjai City SC, menyatakan kesiapan penuh menjelang bergulirnya turnamen Piala Presiden. 

Tim dijadwalkan bertolak menuju Yogyakarta pada Sabtu, (23/05/2026), dengan target tinggi menembus kompetisi Liga 3 Nasional.

Manajer Binjai City SC, Ferdy Yupa yang juga sebagai penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Binjai-Sumut, menegaskan bahwa skuadnya mengusung misi besar dan enggan hanya menjadi pelengkap turnamen.

Kepercayaan diri tim didasarkan pada rekor impresif yang belum terkalahkan dalam 15 pertandingan terakhir.

“Mohon Doanya Pak Ketum SMSI Pak Firdaus, Mohon Doanya Buk Ketua SMSI Provinsi Sumatra Utara Eris J Napitupulu, Mohon Doanya Ketua SMSI Kota Binjai Siswanto SE, Mohon Doanya seluruh SMSI se-Tanah Air, kami datang bukan sebagai tim pelengkap. Kami membawa nama SMSI dan kota kelahiran kami. Skuad siap berjuang habis-habisan,” ujar Ferdy saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026).

Disinggung kesiapan Tim Binjai SC dilaga Presiden, tentang menaklukan lawan main di laga mendatang penasehat SMSI Kota Binjai, Provinsi Sumatra Utara, tetap optimis akan mempertahankan.

“Optimisme kami terbentuk bukan tanpa alasan. Kami memegang catatan tidak pernah kalah dalam 15 laga berturut-turut, baik resmi maupun persahabatan, dalam waktu normal 2×45 menit. Catatan positif itu yang akan terus kami pertahankan,” tambahnya.

Sejak berdiri pada tahun 2021, Binjai City SC terus mencuri perhatian publik sepak bola tanah air. 

Klub ini bahkan mendapat dukungan moral dari sejumlah legenda sepak bola nasional, seperti Bima Sakti, Evan Dimas, hingga Andik Vermansyah, dll.

Kolektivitas dan pengelolaan klub yang solid ini tidak lepas dari peran Ferdy Yupa. Selain memimpin tim, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Binjai tersebut dinilai sukses menyinergikan potensi pengusaha lokal dan nasional untuk membangun stabilitas finansial dan manajemen sepak bola yang ideal.

Berdasarkan hasil official drawing yang dilakukan PSSI, berikut adalah empat tim yang tergabung di Grup G:

Unaaha FC (Sulawesi Tenggara)
Persipegaf (Pegunungan Arfak, Papua Barat)
Persimaju Mamuju (Sulawesi Barat)
Binjai City SC (Sumatera Utara).

Jadwal Tahapan Liga 4 Nasional 2026 Kompetisi ini akan berlangsung secara maraton dari babak penyisihan hingga partai puncak:

Babak 64 Besar (Fase Grup): 30 Mei – 6 Juni 2026
Babak 32 Besar: 9 – 16 Juni 2026
Babak 16 Besar: 19 – 26 Juni 2026

Babak 8 Besar (Perempat Final): 

29 Juni – 5 Juli 2026
Semifinal: 8 Juli 2026
Final: 11 Juli 2026. (*)

Dukung Ketahanan Pangan, Polda Sumbar Salurkan Bantuan KUR Bagi Petani Binaan    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Polda Sumbar Salurkan Bantuan KUR Bagi Petani Binaan
Penyerahan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para petani binaan digelar pada Jumat (22/05/2026) pukul 09.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Langkah nyata mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah Sumatera Barat. 

Melalui konferensi video, penyerahan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para petani binaan digelar pada Jumat (22/05/2026) pukul 09.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA.

Kegiatan strategis ini dipusatkan di Aula Polres Solok, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan hingga petugas lapangan. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., Waka Polres Solok Kompol Irwan Sukma, S.H., M.H, Kabag Ops Kompol Reddy Triananto S.H, M.H, Kabag SDM AKP Defrianto S.H.M.H, Kasat Binmas AKP Edwin, S.H., Kasat Samapta AKP Edy Elison S.H., M.H, serta Kasat Res Narkoba AKP Repaldi S.H., M.M.

Selain unsur pimpinan kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran anggota, Bhabinkantibmas, pimpinan Unit Talang Bapak Wanda, pimpinan Unit Arosuka Bapak Hoki Rinaldi, serta para penerima manfaat bantuan dari kalangan masyarakat.

Dalam arahannya melalui sambungan video, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa penyaluran bantuan KUR ini merupakan wujud dukungan konkret dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah sekaligus mengangkat taraf hidup para petani. 

Program ini dihadirkan untuk memudahkan akses permodalan dengan persyaratan yang ringan dan terjangkau, guna mendukung seluruh rangkaian kegiatan pertanian, mulai dari tahap penanaman, pemeliharaan, hingga menuju masa panen.

“Bantuan ini diharapkan dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran untuk pengembangan usaha serta peningkatan hasil produksi pertanian. Kami berkomitmen mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Kapolda juga berharap ke depannya para petani dapat meningkatkan produktivitas, terutama pada komoditas strategis seperti jagung dan tanaman pangan lain yang bernilai ekonomi tinggi. 

Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi erat antara petani, pemerintah daerah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan agar program ini berjalan berkelanjutan. 

Tak hanya berhenti pada penyaluran dana, pembinaan berupa pendampingan, pemantauan, dan edukasi akan terus dilakukan agar bantuan yang diberikan memberikan manfaat jangka panjang.

Setelah sesi arahan dan penyampaian materi secara daring, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan KUR secara langsung di lokasi, dipimpin oleh Kapolres Solok. 

Bantuan diserahkan kepada lima perwakilan penerima, yaitu Kasril, Kisal Januardi, Reni Susanti, Mardebis, dan Tesmi.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana terpantau aman, tertib, dan kondusif. Program ini menjadi bukti nyata kehadiran kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendorong kemajuan ekonomi dan pertanian masyarakat di wilayah Sumatera Barat.(80)

Ngopi Bareng Humas Polda Sumbar, Wartawan Diajak Perkuat Kolaborasi dan Informasi Positif    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Ngopi Bareng Humas Polda Sumbar, Wartawan Diajak Perkuat Kolaborasi dan Informasi Positif
Silaturahmi dan ngopi bareng yang digelar Humas Polda Sumbar bersama awak media di Posko Teh Talua, Padang, Jumat (22/5/2026). (Foto: Ucok). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Hubungan antara kepolisian dan insan pers dinilai penting dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan silaturahmi dan ngopi bareng yang digelar Humas Polda Sumbar bersama awak media di Posko Teh Talua, Padang, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kasubbid Humas Polda Sumbar, Kompol Adhi Jais, bersama sejumlah wartawan dari berbagai media di Sumbar. Suasana berlangsung santai dan penuh keakraban sambil membahas sinergi pemberitaan kegiatan kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Kompol Adhi Jais menyampaikan dirinya memiliki hubungan yang cukup dekat dengan insan pers sejak lama. Ia mengaku pernah bertugas selama tujuh tahun di jajaran Polresta Padang dan juga pernah menjabat Kapolsek Pauh, Kota Padang.

“Kini saya dipercaya sebagai Kasubbid Humas Polda Sumbar yang baru. Karena itu, saya ingin terus menjalin silaturahmi dengan awak media, terutama dalam mendukung kegiatan pemberitaan kepolisian yang kami lakukan langsung di lapangan,” ujar Adhi Jais.

Menurutnya, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi kegiatan kepolisian kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan berimbang. Ia berharap hubungan baik antara Humas Polda Sumbar dan wartawan dapat terus terjalin dengan harmonis.

Sementara itu, wartawan senior Novrianto Ucok menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menilai komunikasi yang terbangun antara kepolisian dan media menjadi langkah positif untuk memperkuat keterbukaan informasi publik.

“Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga hubungan baik antara kepolisian dan awak media. Dengan komunikasi yang baik, tentu informasi kepada masyarakat juga akan lebih maksimal,” katanya.

Melalui kegiatan ngopi bareng ini, diharapkan sinergitas antara Humas Polda Sumbar dan insan pers semakin kuat dalam mendukung penyebaran informasi yang edukatif, transparan, dan terpercaya kepada masyarakat. (Ucok)

Pengamat Hukum UIR Tegaskan Polemik F-SPTI Bengkalis Cukup Ikuti Putusan PN Jakarta Timur    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Pengamat Hukum UIR Tegaskan Polemik F-SPTI Bengkalis Cukup Ikuti Putusan PN Jakarta Timur
Prof. Husnu saat diwawancarai media terkait konflik dualisme kepengurusan F-SPTI-K.SPSI di Bengkalis yang kini bahkan telah sampai ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis. (Foto: Anha Rosail). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Polemik dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F-SPTI-K.SPSI) Kabupaten Bengkalis kembali menjadi sorotan. 

Kali ini, pengamat hukum tata negara sekaligus Lektor Kepala Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR), Prof. Madya M. Husnu Abadi, SH, M.Hum., Ph.D., menegaskan bahwa penyelesaian sengketa legalitas organisasi harus mengacu pada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Hal itu disampaikan Prof. Husnu saat diwawancarai media terkait konflik dualisme kepengurusan F-SPTI-K.SPSI di Bengkalis yang kini bahkan telah sampai ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis.

Menurutnya, apabila organisasi tingkat nasional telah digugat dan diputuskan sah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur serta putusan tersebut telah inkrah dan tercatat di Kementerian Hukum dan HAM, maka putusan itu seharusnya menjadi dasar hukum yang cukup untuk diikuti di daerah.

“Cukup mengikuti putusan PN Jakarta Timur,” ujar Prof. Husnu singkat.

Ia menilai, dalam konteks hukum organisasi, legal standing atau kedudukan hukum menjadi aspek penting yang harus dijadikan acuan utama oleh semua pihak, termasuk aparat penegak hukum.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan polemik yang terjadi antara kepengurusan DPC F-SPTI-K.SPSI Bengkalis di bawah kepemimpinan Muhammad Kamil Ikhsan dengan kelompok F-SPTI Khusus Kabupaten Bengkalis yang disebut masih beroperasi meski legalitasnya dipersoalkan.

Sebelumnya, DPC F-SPTI-K.SPSI Bengkalis resmi mengajukan surat permohonan mediasi kepada Kejari Bengkalis terkait sengketa legalitas organisasi.

Surat bernomor 001/SPM/ORG/PC-BKS/F.SPTI-K.SPSI/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026 itu ditandatangani Ketua Muhammad Kamil Ikhsan dan Sekretaris Defri Hidayat.

Dalam surat tersebut, pihak F-SPTI-K.SPSI Bengkalis meminta Kejari Bengkalis memfasilitasi mediasi sekaligus memverifikasi legalitas resmi masing-masing pihak berdasarkan dokumen organisasi yang dimiliki.

Mereka juga meminta aparat penegak hukum bersikap objektif dan tidak hanya menentukan pihak yang dapat beroperasi tanpa mempertimbangkan legal standing kedua kubu.

Menanggapi hal itu, Prof. Husnu menegaskan aparat penegak hukum semestinya menjadikan dokumen hukum dan putusan pengadilan sebagai dasar utama dalam mengambil sikap.

Apalagi, kata dia, apabila kepengurusan organisasi telah memiliki pengesahan Kementerian Hukum dan HAM serta diperkuat putusan pengadilan yang inkrah, maka tidak perlu lagi meminta putusan baru di tingkat kabupaten.

Sebelumnya, Ketua DPC F-SPTI-K.SPSI Bengkalis Muhammad Kamil Ikhsan menyebut kepengurusan yang dipimpinnya memiliki legal standing resmi yang dapat diverifikasi langsung melalui sistem Kementerian Hukum dan HAM.

Ia juga menegaskan organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP CP Nainggolan memiliki dasar hukum kuat, termasuk SK Kemenkumham Nomor AHU-0001382.AH.01.08 Tahun 2022 dan putusan pengadilan terkait legalitas organisasi.

Kamil berharap polemik dualisme kepengurusan di Bengkalis dapat segera diselesaikan secara objektif berdasarkan dokumen hukum yang sah agar tidak memicu konflik berkepanjangan di kalangan pekerja. (Anhar Rosal)

Bagian PBJ dan Dalbang Setdako Payakumbuh Gelar Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Bagian PBJ dan Dalbang Setdako Payakumbuh Gelar Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025
Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat transformasi digital pengadaan barang dan jasa dengan mendorong seluruh transaksi belanja pemerintah melalui e-Katalog Versi 6. (Foto: Kominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat transformasi digital pengadaan barang dan jasa dengan mendorong seluruh transaksi belanja pemerintah melalui e-Katalog Versi 6.

Langkah itu ditekankan dalam Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 dan Implementasi e-Purchasing yang digelar Bagian PBJ dan Dalbang Setdako Payakumbuh di Aula Joserizal Zain Balai Kota Payakumbuh, Kamis (21/05/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan Perpres Nomor 46 Tahun 2025 menjadi landasan untuk memperkuat penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, kecil, serta koperasi dalam belanja pemerintah daerah.

“Perubahan regulasi ini menitikberatkan pada peningkatan penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk UMKK. Pemerintah juga mengatur reward dan punishment bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah berdasarkan capaian realisasi penggunaan produk tersebut,” kata Elzadaswarman.

Ia menyebut pemerintah kini memperkuat digitalisasi pengadaan melalui Sistem Informasi Pengadaan, salah satunya lewat e-Purchasing menggunakan e-Katalog Versi 6.

Menurut dia, seluruh perangkat daerah wajib menjalankan transaksi pengadaan melalui katalog elektronik apabila barang dan jasa yang dibutuhkan sudah tersedia di dalam sistem.

“Pelaksanaan e-Purchasing wajib dilakukan apabila kebutuhan barang dan jasa tersedia dalam katalog elektronik. Ini menjadi langkah untuk menciptakan pengadaan yang lebih transparan, terbuka, dan kompetitif,” ujarnya.

Elzadaswarman juga mengingatkan Surat Edaran KPK Nomor 14 Tahun 2022 telah mendorong pemerintah daerah memaksimalkan pembelian kebutuhan rutin melalui e-Katalog, termasuk konsumsi rapat, alat tulis kantor, material bangunan, jasa keamanan, dan jasa kebersihan.

Ia mengatakan kebijakan tersebut sekaligus membuka ruang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai belanja pemerintah daerah.

“Perangkat daerah harus aktif mendorong pelaku usaha lokal memiliki akun INAPROC agar produknya tayang di e-Katalog Versi 6. Jika tidak memiliki akun dan tidak menayangkan produk, otomatis mereka tidak akan terundang dalam mini kompetisi,” katanya.

Dalam sektor konstruksi, Pemko Payakumbuh juga menerapkan metode mini kompetisi pada sejumlah kategori pekerjaan seperti bidang cipta karya, bina marga, sumber daya air, perumahan, bidang umum, dan SMKK.

Kebijakan itu bertujuan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh penyedia jasa konstruksi sekaligus menjaga persaingan usaha tetap sehat.

Selain memperkuat digitalisasi transaksi, Pemko Payakumbuh juga memanfaatkan menu e-audit untuk memperketat pengawasan pengadaan barang dan jasa.

Inspektorat Kota Payakumbuh menjalankan pengawasan langsung terhadap proses pengadaan yang berlangsung melalui e-Katalog maupun SPSE.

“Pemanfaatan data terintegrasi dalam sistem pengadaan tidak hanya memetakan praktik pengadaan, tetapi juga mampu mengidentifikasi pola dan perilaku pelaku pengadaan sehingga dapat mencegah penyimpangan dan kecurangan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bagian PBJ dan Dalbang Setdako Payakumbuh Rajman Sunardi mengatakan pemerintah pusat bersama LKPP dan PT Telkom Indonesia telah mengembangkan Platform Pengadaan Nasional atau INAPROC sebagai pusat sistem pengadaan elektronik nasional. Salah satu layanan yang kini digunakan pemerintah daerah ialah e-Katalog Versi 6.

Menurut dia, sektor konstruksi dalam e-Katalog Versi 6 telah disesuaikan dengan dinamika kebutuhan di lapangan. 

Beberapa kategori wajib menggunakan metode mini kompetisi, sementara kategori tertentu masih dapat menggunakan negosiasi sesuai karakteristik pekerjaan.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin menyamakan persepsi seluruh pelaku pengadaan agar tidak terjadi perbedaan penafsiran aturan dan meminimalkan potensi penyimpangan,” katanya.

Sosialisasi tersebut diikuti 150 peserta yang terdiri atas Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat pengadaan, dan Pokja Pemilihan di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Kegiatan itu juga menghadirkan narasumber untuk memperkuat pemahaman peserta terkait implementasi Perpres Nomor 46 Tahun 2025 dan penggunaan e-Katalog Versi 6 sektor konstruksi melalui metode mini kompetisi. (HM)

Jelang Idul Adha, Stok Sapi Kurban di Solok Aman Terjaga, Harga Dipastikan Tak Melonjak    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Jelang Idul Adha, Stok Sapi Kurban di Solok Aman Terjaga, Harga Dipastikan Tak Melonjak
Jaminan ini disampaikan setelah tim gabungan melakukan pemantauan langsung ke lokasi pusat perdagangan dan peternakan hewan di dua kecamatan utama, Kamis (21/05/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Solok memastikan ketersediaan sapi kurban dalam jumlah cukup dan harga jual yang tetap stabil. 

Jaminan ini disampaikan setelah tim gabungan melakukan pemantauan langsung ke lokasi pusat perdagangan dan peternakan hewan di dua kecamatan utama, Kamis (21/05/2026).

Pemantauan yang digelar Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyasar wilayah Kecamatan Kubung dan Kecamatan Bukit Sundi. 

Dua kawasan ini menjadi lokasi strategis karena menjadi pusat pasokan ternak bagi masyarakat di Kabupaten Solok. 

Kegiatan ini bertujuan memastikan kebutuhan hewan kurban masyarakat terpenuhi, sekaligus mencegah terjadinya kenaikan harga yang tidak wajar menjelang hari raya.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kondisi yang menggembirakan. 

Harga sapi kurban terpantau bergerak stabil dan tidak ada indikasi lonjakan harga yang signifikan. 

Di sisi lain, jumlah stok yang ada dinilai masih sangat memadai untuk memenuhi permintaan masyarakat hingga pelaksanaan ibadah kurban tiba.

Kegiatan pemantauan ini dihadiri langsung oleh Kabag Perekonomian Kabupaten Solok Yossi Agusta, S.P., M.Si., didampingi oleh perwakilan Dinas Perikanan dan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Bapelitbang, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Yossi Agusta menjelaskan, langkah pemantauan rutin ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan pasar dan melindungi daya beli masyarakat. 

Pemerintah akan terus melakukan pengawasan ketat agar mekanisme pasar berjalan sehat.

“Berdasarkan hasil pemantauan yang kami lakukan, ketersediaan sapi kurban masih aman dan harga relatif stabil. Pemerintah Kabupaten Solok akan terus mengawasi pergerakan harga dan pasokan, agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang memberatkan masyarakat,” tegasnya.

Selain mencatat harga dan jumlah stok, tim juga memeriksa kondisi kesehatan hewan yang diperjualbelikan. 

Pemerintah memastikan setiap sapi yang ditawarkan memenuhi standar kesehatan, layak dikurbankan, dan aman bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, tim pemantauan dijadwalkan kembali turun ke lapangan pada Senin mendatang, dengan sasaran utama Pasar Muara Panas.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga merata di seluruh wilayah kabupaten.

Pemerintah Kabupaten Solok berharap kondisi yang kondusif ini dapat membuat masyarakat merasa tenang dan nyaman dalam mempersiapkan ibadah kurban, sehingga suasana menyambut Idul Adha berjalan lancar, khidmat, dan penuh keberkahan.(80)

Pemko Padang melakukan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama dengan BSrE, Ini Kata Tommy TRD    
Jumat, Mei 22, 2026

On Jumat, Mei 22, 2026

Pemko Padang
Penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama Pemko Padang dengan BSrE dilakukan pada Kamis 21 Mei 2026, Kantor BSrE, Jakarta Selatan. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama Pemko Padang dengan BSrE dilakukan pada Kamis 21 Mei 2026, Kantor BSrE, Jakarta Selatan.

Hadir dari pihak BSrE Jonathan Gerhard Tarigan, Kepala BSrE beserta Tim BSrE. Sedangkan dari Pemko Padang hadir Hadir dari pihak BSrE Jonathan Gerhard Tarigan, Kepala BSrE beserta Tim BSrE. Sedangkan dari Pemko Padang hadir Kepala Diskominfo Kota Padang Tommy TRD, Devi Razif (Kabid Statistik dan Persandian), Faza (Chief Information Officer).

Pemerintah Kota Padang melakukan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama dengan Balai Sertifikat Elektronik (BSrE), ditandai dengan penandatanganan secara digital antara Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Tommy TRD, dengan Kepala BSrE Jonathan. 

Pemko Padang melakukan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sebelum kerja sama berakhir di Juni 2026. Selanjutnya diperpanjang ke Juni 2030.

Tommy TRD menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BSrE yang sudah sangat membantu Pemerintah Kota Padang dalam proses transformasi menuju pemerintahan digital. 

“Selama ini BSrE memberikan support yang luar biasa. Namun dari hasil pembicaraan dengan Bapak Kepala BSrE, masih ada banyak layanan dan support dari BSrE yang bisa kita follow up berikutnya,” katanya. 

Sementara itu, Kepala BSrE Jonathan menyampaikan Pemko Padang bisa menjadi percontohan karena melakukan perpanjangan kerja sama dengan BSrE sebelum masa PKS habis waktu. 

“Kerja Sama dengan Pemko Padang baru akan berakhir bulan Juni depan, namun sebelum habis masanya, sudah diperpanjang. Ini menunjukkan komitmen Pemko Padang kepada layanan BSrE,” ungkap Jonathan.

“Pemko Padang juga menjadi salah satu pemerintah daerah yang sudah memenuhi 7 Kewajiban dalam PKS berupa Laporan Pemanfaatan SrE tahun 2025, yang juga sangat berguna bagi insight BSrE ke depannya," tutupnya. (*)