HEADLINE
Lompatan Maut Fakhri Ramadan! Atletik Kota Padang Ngamuk di UNP, Rebut Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026!    
Kamis, Oktober 08, 2026

On Kamis, Oktober 08, 2026

Lompatan Maut Fakhri Ramadan! Atletik Kota Padang Ngamuk di UNP, Rebut Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026!
Muhammad Fakhri Ramadan, tampil membantai persaingan dan sukses menyabet medali emas bergengsi pada ajang Porprov Sumatera Barat 2026, Kamis (8/10/2026). (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Lapangan Atletik Kampus UNP Air Tawar membara! Atlet lompat tinggi kebanggaan Kota Padang, Muhammad Fakhri Ramadan, tampil membantai persaingan dan sukses menyabet medali emas bergengsi pada ajang Porprov Sumatera Barat 2026, Kamis (8/10/2026).

Lompatan demi lompatan Fakhri di atas mistar berhasil menyihir ratusan pasang mata penonton yang memadati arena. Pertarungan sengit melawan deretan atlet terbaik dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Barat pun berakhir dengan kemenangan mutlak sang murni bakat Kota Padang.

Sejak awal kompetisi, Fakhri sudah menunjukkan dominasi yang sangat mengerikan. Tampil tenang dengan teknik yang presisi, ia berhasil melompati garis mistar krusial yang gagal dilewati oleh rival-rival terberatnya.

Keberhasilan Fakhri merebut podium tertinggi ini bukanlah hasil keberuntungan instan. Prestasi murni ini lahir dari tempaan latihan keras, pola hidup disiplin, serta mental baja yang ia bangun secara konsisten selama beberapa bulan terakhir.

Venue atletik di UNP Air Tawar sendiri mendadak menjadi pusat perhatian utama dalam gelaran Porprov Sumbar 2026. Arena ini menjadi kawah candradimuka paling panas untuk menjaring bibit-bibit potensial daerah yang siap menggetarkan panggung nasional.

"Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan juara satu pada nomor lompat tinggi. Ini berkat persiapan yang saya lakukan belakangan ini tentunya latihan dengan rajin, menjaga pola makan yang teratur, serta istirahat yang cukup," ungkap Muhammad Fakhri Ramadan dengan nada bangga usai laga.

Tak cepat berpuas diri usai mengamankan medali emas untuk kontingen Kota Padang, Fakhri melayangkan pesan pembakar semangat untuk kemajuan dunia olahraga Sumatera Barat secara keseluruhan.

"Harapan saya untuk atlet-atlet di Sumatera Barat, mudah-mudahan ke depannya bisa lebih maju lagi. Semoga para atlet Sumatera Barat semakin berkembang dan terus berprestasi di ajang nasional maupun internasional," tegas Fakhri penuh optimisme.

Sumbangan medali emas dari Fakhri di nomor lompat tinggi ini menjadi pemicu ledakan semangat bagi seluruh kontingen Kota Padang dalam perburuan mahkota Juara Umum Porprov Sumbar 2026.

Langkah mulus Fakhri di lapangan UNP Air Tawar kian mempertegas bahwa Kota Padang merupakan pabrik utama lahirnya atlet-atlet elit bermental juara.

Perjuangan gigih dan gaya hidup teratur Fakhri kini menjadi cetak biru inspiratif bagi generasi muda olahraga di Ranah Minang untuk terus mendobrak batas kemampuan diri.

Sinar terang Fakhri Ramadan di kancah lompat tinggi menjadi sinyal bahaya bagi para pesaing nasional, membuktikan bahwa Sumatera Barat siap melahirkan raja baru di kancah olahraga atletik Indonesia. (*) 

Laporan: Tommy
Editor: Zamri Yahya, WU

DPRD Kota Padang Siap Panggil Pertamina! Rachmad Wijaya Buka Suara Soal Puluhan Mobil Warga Rusak Usai Isi Pertalite    
Kamis, Oktober 08, 2026

On Kamis, Oktober 08, 2026

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya
Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan siap memanggil manajemen Pertamina untuk meminta pertanggungjawaban serta kejelasan atas kerugian yang dialami masyarakat. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Isu kerusakan massal mesin kendaraan milik warga Kota Padang usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax menuai perhatian serius dari pihak legislatif. 

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan siap memanggil manajemen Pertamina untuk meminta pertanggungjawaban serta kejelasan atas kerugian yang dialami masyarakat.

"Iya, ada rencana (memanggil Pertamina). Setelah bimtek nanti sesuai dengan arahan pimpinan," ungkap Rachmad Wijaya saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Jakarta, Rabu (8/10/2026).

Rachmad menjelaskan bahwa saat ini dirinya beserta jajaran DPRD Kota Padang sedang berada di Jakarta untuk mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek). 

Kendati demikian, keluhan masif masyarakat terkait kendaraan yang mogok dan rusak usai mengisi BBM di sejumlah SPBU tetap menjadi perhatian utamanya.

Menanggapi dugaan penyebab kerusakan mesin kendaraan warga, Rachmad menilai ada kemungkinan persoalan terletak pada indikasi penurunan kualitas BBM yang beredar di pasaran.

Menurut Rachmad, dugaan adanya pencemaran air pada tangki SPBU sangat kecil kemungkinannya. Pasalnya, pemeriksaan menggunakan pasta air telah dilakukan di seluruh SPBU dan tidak ditemukan kandungan air.

"Kalau pandangan saya terhadap itu, bisa jadi terkait kualitas BBM-nya. Kalau masuk air kan tidak mungkin lagi, karena sudah dicek pakai pasta air di seluruh SPBU dan hasilnya tidak ada air," ujar Rachmad.

Situasi ini dinilai membingungkan karena temuan di lapangan tidak sejalan dengan hasil pemeriksaan awal Pertamina. Meskipun hasil tes tidak menunjukkan adanya campuran air, kenyataannya banyak kendaraan warga yang tetap mengalami kerusakan mesin setelah mengisi BBM di SPBU setempat.

Guna menuntaskan masalah tersebut, DPRD Kota Padang berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga mendapatkan penjelasan yang transparan. Rincian resmi terkait langkah tindak lanjut dari Komisi II juga akan segera disampaikan secara tertulis.

Masyarakat Kota Padang kini menanti ketegasan dan kepastian dari DPRD serta pihak Pertamina. Publik berharap ada solusi konkret dan bentuk ganti rugi atas kerusakan kendaraan yang merugikan para konsumen. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Pantai Gandoriah Meledak! Festival Malingka Carano Se-Sumbar & Lomba Lagu Minang Guncang Pariaman, Tradisi Minang Bangkit Kembali!    
Kamis, Oktober 08, 2026

On Kamis, Oktober 08, 2026

Pantai Gandoriah Meledak! Festival Malingka Carano Se-Sumbar & Lomba Lagu Minang Guncang Pariaman, Tradisi Minang Bangkit Kembali!
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) resmi menyengat publik lewat gelaran inovasi budaya paling membara tingkat se-Sumatera Barat, Kamis (8/10/2026). (Foto: Armaidi Tanjung). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Panggung utama Pantai Gandoriah mendadak banjir ribuan pengunjung dan gempar! Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) resmi menyengat publik lewat gelaran inovasi budaya paling membara tingkat se-Sumatera Barat, Kamis (8/10/2026).

Ajang megah yang memadukan Festival Malingka Carano jo Arai Pinang tingkat se-Sumbar serta Lomba Lagu Minang tingkat Kota Pariaman ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Walikota Pariaman yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pariaman, Elfis Chandra.

Turut hadir menyaksikan kemeriahan ini jajaran pejabat penting dari Disdikpora Kota Pariaman, jajaran Camat Pariaman Timur, para pimpinan instansi terkait, hingga puluhan tokoh adat serta ninik mamak se-Kota Pariaman yang melebur bersama masyarakat.

Langkah berani ini lahir dari mandat inovasi ketat Pemko Pariaman yang mewajibkan seluruh dari empat kecamatan di Pariaman untuk melahirkan minimal satu inovasi gebrakan bernilai tinggi setiap tahunnya.

Kecamatan Pariaman Timur tampil paling meledak tahun ini dengan mengeksekusi tradisi malingka carano jo arai pinang menjadi kompetisi bergengsi antardaerah demi menyedot antusiasme generasi muda.

Asisten I Setdako Pariaman, Elfis Chandra, dalam arahannya yang membakar semangat menegaskan bahwa langkah ini adalah benteng pertahanan terakhir dalam merawat marwah dan warisan luhur adat Minangkabau.

"Tujuan kita adalah untuk melestarikan dan merawat budaya serta adat istiadat kita di ranah Minang. Carano merupakan hal yang sangat bernilai penting karena setiap acara adat selalu dikemukakan," tegas Elfis Chandra di hadapan ratusan peserta.

Elfis juga melayangkan peringatan keras terkait ancaman erosi budaya di era gempuran teknologi modern jika generasi muda sampai kehilangan akar tradisinya.

"Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan zaman modern saat ini, nilai-nilai budaya dikhawatirkan tergerus dan terputusnya regenerasi. Kegiatan ini harus terus dirawat agar anak didik tetap melestarikan tradisi ini," lanjutnya penuh penekanan.

Aroma persaingan di Pantai Gandoriah makin mendidih saat puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Sumbar adu ketangkasan merangkai carano dan menyanyikan lagu-lagu Minang pilihan.

Sorak-sorai penonton dan pengunjung wisata Pantai Gandoriah makin menghidupkan panggung kompetisi, membuktikan bahwa tradisi lokal sanggup menjadi daya tarik pariwisata yang sangat menjual.

Gebrakan inovatif Disdikpora bersama Kecamatan Pariaman Timur ini sukses membuktikan bahwa warisan leluhur Minangkabau tak akan pernah padam, melainkan makin bersinar dan siap menguasai panggung kebudayaan nasional. (*) 

Laporan: Armaidi Tanjung
Editor: Zamri Yahya, WU

SMK SMTI Padang Meledak di HUT ke-60! Buka CSC Lustrum XII, Sekolah Pencetak Tenaga Kerja Kelas Dunia Siap Guncang Indonesia Emas 2045!    
Kamis, Oktober 08, 2026

On Kamis, Oktober 08, 2026

SMK SMTI Padang Meledak di HUT ke-60! Buka CSC Lustrum XII, Sekolah Pencetak Tenaga Kerja Kelas Dunia Siap Guncang Indonesia Emas 2045!
Chatalist Scout Competition (CSC) dalam rangka Lustrum XII di Jalan Juanda, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kamis (8/10/2026). (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Panggung pendidikan Kota Padang mendadak gempar! Sekolah Menengah Kejuruan-Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMK SMTI) Padang resmi menghentak lewat pembukaan ajang bergengsi Chatalist Scout Competition (CSC) dalam rangka Lustrum XII di Jalan Juanda, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kamis (8/10/2026).

Ajang yang berlangsung membara selama tiga hari hingga 10 Oktober 2026 ini berhasil menyedot perhatian ratusan siswa-siswi tingkat SMP sederajat se-Kota Padang serta melibat aktifkan seluruh elemen internal sekolah.

Perayaan spektakuler memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 SMK SMTI Padang ini mengusung tema membakar semangat: "Berkarya Bersama, Mandiri Berdaya, Berjaya di Kancah Global".

Acara dibuka langsung secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) 09 Gerakan Pramuka Kota Padang.

Turut hadir Camat Padang Barat Diko Riva Utama, Kepala SMK SMTI Padang Sylvi, Ketua Harian Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Yulius, serta Ketua Pelaksana Masna Ainul.

Tak hanya Lomba Pramuka Tingkat Penggalang (CSC) yang membuat suasana memanas, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan Sarasehan Alumni, Lomba Tarik Tambang Otak (Tarik Tambang Digital), Lomba Sains, hingga Lomba Dekor Kelas dan Tata Ruang 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melemparkan pujian setinggi langit atas peran vital SMK SMTI Padang dalam mencetak generasi muda siap pakai yang langsung diserap pasar kerja.

Maigus membocorkan fakta mengejutkan bahwa sekolah di bawah naungan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia ini berhasil menyalurkan sekitar 70 hingga 90 persen lulusannya langsung ke dunia usaha dan industri skala nasional hingga internasional.

"Dunia industri dan perusahaan saat ini tidak hanya mencari orang pintar, tetapi sangat membutuhkan individu dengan karakter yang baik, beretika, dan dapat dipercaya," tegas Maigus Nasir di hadapan ratusan peserta.

Maigus juga mendorong penuh penguatan pendidikan karakter di SMK SMTI Padang sebagai modal utama pembentukan generasi unggul demi menyongsong era Indonesia Emas 2045.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, serta kemampuan bekerja sama demi menyongsong Indonesia Emas 2045," tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMK SMTI Padang, Sylvi, menekankan bahwa kompetisi ini dirancang khusus untuk menggembleng mentalitas dan kualitas diri para generasi muda sejak dini.

"Melalui perlombaan ini, kami berharap peserta menunjukkan penguasaan ilmu, kedisiplinan, kemandirian, kekompakan, serta komunikasi yang baik," ujar Sylvi penuh harap.

Ketua Pelaksana Masna Ainul menambahkan, ajang ini menjadi strategi tajam untuk memperkenalkan keunggulan SMK SMTI Padang ke sekolah-sekolah tingkat SMP agar dapat menyaring bibit-bibit unggul terbaik di masa depan. (*) 

Laporan: Tommy
Editor: Zamri Yahya, WU

Pariaman Jadi Pusat Dunia! Peralatan Mewah Diimpor dari Hungaria, Kejuaraan Teqball Porprov Sumbar XVI Resmi Meledak!    
Kamis, Oktober 08, 2026

On Kamis, Oktober 08, 2026

Pariaman Jadi Pusat Dunia! Peralatan Mewah Diimpor dari Hungaria, Kejuaraan Teqball Porprov Sumbar XVI Resmi Meledak!
Yota Balad juga membakar mental para petarung agar tampil habis-habisan tanpa mengesampingkan rasa hormat di atas lapangan. (Foto: Armaidi Tanjung). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Panggung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat mendadak jadi sorotan nasional! Kejuaraan cabang olahraga Teqball resmi dibuka secara spektakuler di GOR Rajo Bujang, Kota Pariaman, Kamis (8/10/2026).

Ajang bergengsi ini makin berkelas karena seluruh fasilitas dan perlengkapan pertandingan diterbangkan langsung dari Hungaria. Langkah berani ini membuktikan komitmen totalitas Kota Pariaman sebagai sentra utama pencetak atlet Teqball berkelas dunia.

Sebanyak 10 kabupaten/kota, termasuk Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Pasaman Barat, siap bertarung sengit memperebutkan tahta tertinggi hingga 12 Oktober mendatang. Tensi persaingan di atas meja cembung dipastikan memanas sejak hari pertama.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa hadirnya ajang ini menjadi bukti nyata kesiapan Sumatera Barat dalam mengadopsi olahraga internasional yang tengah naik daun tersebut.

"Kota Pariaman kini dijadikan sebagai sentra dalam mencetak atlet-atlet Teqball Sumatera Barat sekaligus atlet nasional. Berkat dukungan dari pusat, fasilitas perlengkapan akhirnya berhasil didatangkan langsung dari Hungaria," ujar Yota Balad dalam sambutannya yang membakar semangat.

Yota Balad juga membakar mental para petarung agar tampil habis-habisan tanpa mengesampingkan rasa hormat di atas lapangan.

"Bertandinglah dengan penuh semangat dan junjung tinggi sportivitas. Kemenangan terbesar adalah saat kita mampu mengalahkan ego dan menunjukkan respek tinggi," tegasnya penuh penekanan.

Momen ini terasa makin sakral karena menjadi ajang kebangkitan usai Porprov sempat vakum selama 8 tahun. Kembalinya pesta olahraga ini disambut antusias luar biasa oleh ratusan atlet dan pimpinan kontingen.

Sekretaris Umum KONI Sumatera Barat, Anandya Dipo Pratama, menyebut momentum ini sebagai batu loncatan emas bagi para atlet daerah untuk melesat ke level dunia.

"Porprov XVI Sumbar ini menjadi momentum kebangkitan setelah 8 tahun vakum. Kita berharap seluruh atlet dapat bertanding secara sportif dan menjadikan ajang ini batu loncatan menuju prestasi internasional," tutur Anandya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov POTSI Sumbar, Syafrizal Bakhtiar, mengungkapkan bahwa Pariaman bukan sekadar tuan rumah, melainkan kawah candradimuka lahirnya atlet-atlet papan atas Indonesia.

"Kota Pariaman sudah terbukti melahirkan atlet-atlet berprestasi yang pernah mewakili Indonesia pada ajang SEA Games di Thailand. Kejuaraan ini akan melahirkan penerus-penerus baru yang lebih mengerikan," pungkas Syafrizal mengakhiri. (*) 

Pewarta: Armaidi Tanjung, WU
Editor: Zamri Yahya, WU

Kota Padang Mengamuk di Payakumbuh! Skuad IPSI Sapu Bersih 8 Emas, Sah Jadi Raja Pencak Silat Porprov Sumbar XVI 2026!    
Kamis, Oktober 08, 2026

On Kamis, Oktober 08, 2026

Kota Padang Mengamuk di Payakumbuh! Skuad IPSI Sapu Bersih 8 Emas, Sah Jadi Raja Pencak Silat Porprov Sumbar XVI 2026!
Azizul Hakim (Kelas B), Rheydo Shabililah (Kelas D), M. Tri Bintang Syanu (Kelas F), Muhammad Safrizal (Kelas G), serta Muliyono (Kelas J) tampil sangat perkasa merontokkan pertahanan lawan demi emas. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- GELANGGANG Politani Payakumbuh mendadak bergetar hebat! Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang tampil ganas dan membantai habis rival-rivalnya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, Kamis (8/10/2026).

Tanpa memberi ampun sedikit pun, para pendekar Kota Padang menyabet total 13 medali yang terdiri dari 8 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Hasil fantastis ini otomatis mengunci status Kota Padang sebagai Raja Utama alias Juara Umum cabor Pencak Silat.

Ledakan keemasan diawali oleh aksi beringas lima pesilat putra. Azizul Hakim (Kelas B), Rheydo Shabililah (Kelas D), M. Tri Bintang Syanu (Kelas F), Muhammad Safrizal (Kelas G), serta Muliyono (Kelas J) tampil sangat perkasa merontokkan pertahanan lawan demi emas.

Dominasi Padang makin tak tertandingi saat dua srikandi hebat, Zahra Fadli (Kelas D Putri) dan Winda Novi Yalni (Kelas C Putri), mengamuk di gelanggang.

Keduanya sukses mempersembahkan medali emas tambahan usai menundukkan lawan lewat jurus-jurus mematikan.

Pesta kemenangan Kota Padang makin sempurna di nomor seni. Pasangan saudara Shaadiq Firaas Yulson dan Shiddiq Firaas Yulson tampil sangat kompak dan memukau juri hingga berhasil merebut medali emas ke-8 dari nomor Ganda Putra.

Tak hanya emas, pundi medali Padang dipertegas oleh Wahdi Ahda yang merebut perak di Kelas I. Sementara Muhammad Waahid (Kelas C), Farid Mardatillah (Kelas H), serta tim nomor Tunggal dan Beregu Putra sukses melengkapi penderitaan lawan dengan raihan 4 perunggu.

Ketua Umum IPSI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, tak mampu menyembunyikan rasa bangga atas ledakan prestasi anak-anak asuhnya di ajang bergengsi tingkat provinsi ini.

"Alhamdulillah, perjuangan atlet membuahkan hasil. Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan semua pihak. Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi Kota Padang," tegas Zulhardi dengan nada penuh semangat.

Meski berhasil merajai ajang Porprov, Zulhardi menegaskan agar seluruh pesilat tidak cepat berpuas diri. Kemenangan mutlak ini baru awal dari batu loncatan menuju panggung yang jauh lebih panas di tingkat nasional.

"Prestasi ini jangan membuat kita cepat berpuas diri. Justru menjadi motivasi untuk terus berlatih. Kita berharap para atlet terus berkembang dan mampu membawa nama Sumatera Barat di kancah nasional," tambahnya.

Keberhasilan dahsyat ini tak lepas dari kawalan ketat jajaran KONI Kota Padang. Kehadiran Zulhardi Z. Latif bersama Wasekum III Dedi Prima Maha Rajo Dirajo dan Wasekum VI Yuherdi di lokasi pertandingan menjadi suntikan mental paling ampuh bagi para atlet.

Melalui evaluasi mendalam dan sistem pembinaan yang makin solid, dominasi IPSI Kota Padang terbukti bukan cuma gertak sambal. Pesilat Padang kini menjelma menjadi monster menakutkan yang siap menguasai arena pertarungan nasional di masa depan. (*) 

Laporan: Dedi Prima
Editor: Zamri Yahya, WU

Solok Kota Hujan Emas! Cabor Atletik Ngamuk di Porprov Sumbar XVI 2026, Borong 9 Medali Sekaligus!    
Kamis, Oktober 08, 2026

On Kamis, Oktober 08, 2026

Solok Kota Hujan Emas! Cabor Atletik Ngamuk di Porprov Sumbar XVI 2026, Borong 9 Medali Sekaligus!
Kontingen cabor Atletik Kota Solok tampil gila-gilaan dan sukses mengoyak dominasi lawan setelah membabat habis total 9 medali emas, perak, dan perunggu dalam sehari, Kamis (8/10/2026). (Foto: Okryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Panggung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 mendadak panas! Kontingen cabor Atletik Kota Solok tampil gila-gilaan dan sukses mengoyak dominasi lawan setelah membabat habis total 9 medali emas, perak, dan perunggu dalam sehari, Kamis (8/10/2026).

Pencapaian spektakuler ini makin mempertegas posisi Kota Solok sebagai markas utama penyuplai medali andalan. Tanpa beri ampun, para atlet tampil meledak di setiap nomor pertandingan hingga menguasai panggung kehormatan. Nomor Jalan Cepat 5.000 Meter Putri menjadi laga paling menyengat dan menguras emosi.

Dua srikandi hebat Kota Solok, Nindy Febrianti dan Jenita Adinda Putri, tampil dominan hingga berhasil mengunci posisi finish terdepan serta menyabet medali emas dan perak sekaligus.
Keperkasaan Solok makin tak tertahankan di kategori putra.

Raditya Putra tampil perkasa dan melesat cepat tanpa tanding di nomor Jalan Cepat 5.000 Meter Putra hingga berhasil mengamankan medali emas berharga untuk daerahnya.
Ledakan prestasi berlanjut di lintasan lari lewat aksi memukau Aqsa Guntala. Lari secepat kilat, Aqsa sukses merebut medali emas di nomor Lari 400 Meter Putra serta menambah perolehan medali perunggu pada nomor Lari 100 Meter Putra.

Tak mau kalah, dua pelari putri lainnya turut menyumbangkan peluru medali. Hariken Martha sukses mengamankan perunggu di nomor Lari 400 Meter Putri, disulut aksi impresif Suci Arafi yang mengunci perunggu di nomor Lari 1.000 Meter Putri.

Pencapaian luar biasa ini disambut sukacita oleh Wakil Wali Kota Solok sekaligus Ketua Cabor Atletik, H. Suryadi Nurdal, S.H. Ia menegaskan bahwa dominasi atletik Kota Solok bukanlah keberuntungan semata, melainkan buah dari pembinaan yang matang.

"Atletik memang selalu menjadi kebanggaan Kota Solok. Tradisi emas ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Hasil hari ini membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil," tegas Suryadi penuh apresiasi.

Suryadi juga menyampaikan rasa bangga mendalam atas perjuangan seluruh kontingen yang telah mengharumkan nama daerah di ajang olahraga terbesar se-Sumatera Barat ini.

"Terima kasih kepada seluruh atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama daerah. Ini bukti nyata dedikasi dan komitmen kita bersama," lanjutnya dengan nada optimistis.

Tangan dingin tim pelatih menjadi kunci utama di balik rentetan prestasi manis ini. Kolaborasi solid trio pelatih Anwar, M.MPd., Hari Gusfernando, S.Pd., dan Frengki Mulyade, S.Pd. terbukti ampuh membentuk mental juara para atlet.

Lewat metode latihan terukur dan dedikasi tanpa henti, skuad Atletik Kota Solok kini menjelma menjadi ancaman paling mengerikan di Porprov Sumbar XVI 2026 dan siap menambah pundi-pundi kemenangan berikutnya. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU