HEADLINE
SMSI Gelar Latihan Bola Voli, Elida Nasution: Menghindari dari Hal-hal yang Negatif    
Senin, Agustus 24, 2026

On Senin, Agustus 24, 2026

SMSI Gelar Latihan Bola Voli, Elida Nasution: Menghindari dari Hal-hal yang Negatif
Tak hanya warga masyarakat Kota Binjai turut memeriahkan latihan bola voli tersebut, sejumlah Warga Medan, Deli Serdang, Langkat, Pekan Baru, Jambi, Sumbar, Bengkulu, serta daerah lainnya ikut serta mendaftarkan diri untuk larihan voli. (Foto: SI).

BENTENGSUMBAR.COM
- Hari jadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke-81 Tahun, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI, gelar latihan bola voli bersama elemen Masyarakat, bertempat di lapangan merdeka, Jalan Vetran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Minggu (23/08/2026).

"Walaupun Hari Jadi NKRI ke-81 tahun jatuh pada tanggal 17 agustus, bulan agustus ini adalah Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia, Dengan diadakan latihan bola voli oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Saya termasuk hobby nonton bola voli,"tambah Elida Nasution.

Masih katanya, Elida mengatakan jika dirinya sangat hobi dengan olahraga bola voli yang di gelar SMSI.

"Bola voli berpotensi buat anak-anak muda, orang dewasa untuk mengalihkan hobby nya, dengan olahraga supaya sehat juga, dan menghindari dari hal-hal yang negatif,"terang Elida Nasution didampingi suaminya salah satu ASN Dinas Sosial Kabupaten Langkat saat menonton bola voli yang diselenggarakan SMSI, (23/08/26).

Tak hanya warga masyarakat Kota Binjai turut memeriahkan latihan bola voli tersebut, sejumlah Warga Medan, Deli Serdang, Langkat, Pekan Baru, Jambi, Sumbar, Bengkulu, serta daerah lainnya ikut serta mendaftarkan diri untuk larihan voli.

"Kebetulan kami melintasi Kota Binjai berolahraga sepeda tergabung dari sejumlah daerah, melihat banyak yang antri latihan voli. Kami tertarik singgah meriahkan suasana, terima kasih kepada SMSI yang sudah menggelar latihan bola voli bersama Masyarakat luas, bukan aja dari Binjai, tetapi menerima kami walau mengenakan seragam olahraga sepeda dayung dari Provinsi luar dengan sangat baik, SMSI JAYA..JAYA...JAYA,"papar sejumlah pesepeda tersebut kepada awak media.

SMSI Pusat, SMSI Sumut melalui Siswanto Ihsan SE selaku Ketua SMSI Kota Binjai berterima kasih kepada elemen Masyarakat pecinta bola voli yang sudah singgah di Kota Binjai.

"Selamat merayakan Hari Jadi NKRI ke-81 Tahun. Apapun olahraganya harus saling merangkul antara satu sama lainnya, sehingga terjalin sifat positif. Semoga rekan-rekan senantiasa diberikan kesehatan serta keselamatan didalam perjalanan dalam lindungan Allah SWT/Tuhan yang maha esa,"tutup Siswanto Ihsan SE. (*)

Hilangkan Buta Sinyal: Bupati Solok & Andre Rosiade Resmikan Dua BTS di Sariak Alahan Tigo    
Senin, Agustus 24, 2026

On Senin, Agustus 24, 2026

Hilangkan Buta Sinyal: Bupati Solok & Andre Rosiade Resmikan Dua BTS di Sariak Alahan Tigo
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade, S.E., dan Telkomsel meresmikan dua menara Base Transceiver Station (BTS) yang akan menghapus keterbatasan akses komunikasi warga di wilayah tersebut. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Konektivitas digital kini hadir di Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok. 

Minggu (23/8/2026), Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, S.H., bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade, S.E., dan Telkomsel meresmikan dua menara Base Transceiver Station (BTS) yang akan menghapus keterbatasan akses komunikasi warga di wilayah tersebut.

Dua BTS resmi beroperasi masing-masing di Jorong Talaok dan Jorong Taratak Teleng.

Infrastruktur ini menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses sinyal telekomunikasi. 

Kehadiran jaringan baru diharapkan memperlancar komunikasi, memperluas akses informasi, serta mendukung pendidikan, pelayanan pemerintahan, dan aktivitas ekonomi warga. 

Peresmian ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, DPR RI, dan Telkomsel.

Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, S.H., Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade, S.E., jajaran Telkomsel, para kepala OPD, Camat Hiliran Gumanti, Walinagari Sariak Alahan Tigo, serta tokoh dan masyarakat setempat.

Minggu, 23 Agustus 2026, di Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok.

Walinagari Sariak Alahan Tigo menyampaikan apresiasi yang mendalam, mengingat akses komunikasi dan informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. 

Bupati Jon Firman Pandu pun menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Telkomsel.

"Terima kasih Telkomsel atas perjuangannya yang selama ini ditunggu-tunggu dan dibutuhkan oleh masyarakat kita," ujar Bupati.

Ia menegaskan keterbatasan anggaran daerah tidak menyurutkan komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat. 

Masih ada wilayah lain yang sinyalnya belum kuat dan akan terus dibenahi. 

"Masih terdapat daerah yang sinyalnya kurang kuat akan kita benahi dan mungkin dalam waktu dekat bersama Pak Haji Andre Rosiade akan bertemu dengan Pak Dirut kembali," janjinya.

Andre Rosiade menjelaskan pembangunan dua BTS ini bermula dari aspirasi masyarakat yang disampaikan Pemkab Solok.

Pihaknya kemudian memfasilitasi komunikasi dengan Telkomsel hingga terealisasi.

"Alhamdulillah kita berhasil mewujudkan aspirasi masyarakat. Ini bisa terwujud berkat komitmen dari kita semua, masyarakat, Pak Bupati yang menyampaikan, dan kami sebagai anggota DPR RI yang berhasil meyakinkan Telkomsel," ungkap Andre Rosiade.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini juga menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel yang bersedia membangun jaringan hingga ke wilayah terluar. 

"Kami sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra berhasil meyakinkan Telkomsel untuk mengeksekusi di ujung-ujung daerah," tambahnya.

Andre membuka peluang untuk kembali memperjuangkan kebutuhan jaringan di wilayah lain yang belum terlayani optimal. 

Bagi masyarakat Sariak Alahan Tigo, kehadiran dua BTS ini bukan sekadar menara sinyal—melainkan jembatan menuju informasi, peluang ekonomi, dan kemajuan yang setara dengan daerah lain.(80)

Bupati Solok & Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Resmikan Bebek Sapan Huler Mama, Andre Rosiade: Bupati Jon Bukan ke Jakarta Berwisata, Tapi Jemput Anggaran    
Senin, Agustus 24, 2026

On Senin, Agustus 24, 2026

Bupati Solok & Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Resmikan Bebek Sapan Huler Mama, Andre Rosiade: Bupati Jon Bukan ke Jakarta Berwisata, Tapi Jemput Anggaran
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Solok dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI didampingi pemilik restoran. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
– Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, kini memiliki daya tarik kuliner baru. Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, S.H., bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade, S.E., meresmikan Restoran Bebek Sapan Huler Mama, Minggu (23/8/2026). Hadirnya usaha kuliner ini diharapkan memperkuat geliat ekonomi lokal sekaligus mendorong pariwisata kuliner Kabupaten Solok.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Solok dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI didampingi pemilik restoran. 

Dalam kesempatan itu, Andre Rosiade memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Bupati Jon Firman Pandu yang dinilai sungguh-sungguh memperjuangkan pembangunan daerah meski dengan keterbatasan anggaran. 

Sejumlah proyek infrastruktur besar mulai mendapat dukungan anggaran pusat dan akan direalisasikan bertahap. 

Kehadiran Bebek Sapan Huler Mama juga menjadi bukti tumbuhnya semangat kewirausahaan masyarakat.

Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, S.H., Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade, S.E., Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Solok, para Kepala OPD, Camat Gunung Talang, unsur Forkopimcam, Walinagari Cupak, serta pemilik Bebek Sapan Huler Mama.

Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Andre Rosiade menegaskan bahwa kesungguhan Bupati Solok dalam membangun daerah terlihat dari upayanya menjemput dukungan anggaran ke pemerintah pusat.

"Pak Bupati sudah bekerja keras dengan keterbatasan anggaran. Beliau ke Jakarta bukan untuk berwisata, tetapi menjemput anggaran," ujar Andre Rosiade.

Salah satu rencana pembangunan yang akan direalisasikan adalah jalan Kapujan–Rimbo Data sepanjang sekitar 15 kilometer dengan anggaran sekitar Rp22 miliar melalui program Instruksi Presiden (Inpres) serta dukungan pemerintah daerah. Selain itu, juga direncanakan perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten dengan dukungan anggaran sekitar Rp60 miliar.

"Alhamdulillah, satu per satu anggaran mulai turun dan beliau akan buktikan bersama. Kita berharap pembangunan Kabupaten Solok semakin maju," tambahnya.

Sementara itu, kehadiran Bebek Sapan Huler Mama diharapkan menjadi bagian dari pertumbuhan usaha masyarakat. 

Restoran ini diproyeksikan mendukung aktivitas ekonomi warga sekitar serta memperkuat sektor pariwisata kuliner yang sedang berkembang di Kabupaten Solok. 

Semangat membangun bukan hanya tugas pemerintah, melainkan juga peran serta masyarakat melalui usaha-usaha produktif seperti ini.(80)

Pawai HUT ke-81 RI di Nagari Talang: Bupati Jon Firman Pandu Ajak Generasi Muda Jemput Masa Depan Gemilang    
Senin, Agustus 24, 2026

On Senin, Agustus 24, 2026

Pawai HUT ke-81 RI di Nagari Talang: Bupati Jon Firman Pandu Ajak Generasi Muda Jemput Masa Depan Gemilang
Ribuan warga memadati jalan menyaksikan Pawai Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Minggu (23/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
– Semangat kemerdekaan dan kebersamaan membara di Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. 

Ribuan warga memadati jalan menyaksikan Pawai Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Minggu (23/8/2026).

Suasana penuh kehangatan dan kecintaan terhadap bangsa terasa di setiap jengkal jalan yang dilintasi peserta pawai.

Pawai kemerdekaan digelar sebagai wujud syukur dan kebanggaan atas kemerdekaan Republik Indonesia. 

Kegiatan tidak hanya memeriahkan perayaan, tetapi juga menjadi ajang persatuan warga Nagari Talang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Solok menyampaikan apresiasi sekaligus pesan-pesan penting kepada masyarakat, terutama generasi muda, untuk mempersiapkan diri menyambut masa depan yang lebih cerah.

Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, S.H., hadir langsung memimpin perayaan. 

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Agus Syahdeman, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Solok, Camat Gunung Talang, unsur Forkopimcam, Walinagari Talang, para tokoh masyarakat, serta warga Nagari Talang.

Minggu, 23 Agustus 2026, di wilayah Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Antusiasme masyarakat Nagari Talang dalam memeriahkan HUT ke-81 RI mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Solok. 

Semangat warga mengikuti rangkaian perayaan kemerdekaan dinilainya sebagai bukti nyata kecintaan terhadap Indonesia sekaligus momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan.

"Terima kasih kepada masyarakat Nagari Talang yang bersama-sama kita merayakan Hari Kemerdekaan. Apa yang kita lihat dan rasakan hari ini adalah bagian dari semangat kemerdekaan kita," ujar Bupati Jon Firman Pandu.

Kepada generasi muda, Bupati menyampaikan pesan mendalam agar mempersiapkan diri sebaik mungkin. 

Pemuda dinilai sebagai kunci kemajuan Nagari Talang dan Kabupaten Solok di masa depan.

"Kepada anak-anak semuanya, kepada generasi muda, siapkan diri dengan sebaik-baiknya. Jemput masa depan yang gemilang, jemput masa depan yang lebih baik," ajaknya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan memperkuat kepedulian antarsesama. 

"Sayangi orang tua kita, sayangi saudara kita, saling menjaga dan saling menghargai di antara sesama kita," pesannya.

Semangat kebersamaan yang terpancar dalam perayaan ini diharapkan tidak berhenti saat pawai usang, melainkan terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat dan menjadi kekuatan bersama membangun Nagari Talang, Kabupaten Solok, hingga Indonesia.

"Mari bersama-sama dengan seluruh tokoh kita menjaga Nagari Talang tetap menjadi prioritas bagi kita semuanya. Kabupaten Solok dan Indonesia akan terus jaya, Indonesia berdaulat," pungkas Bupati.(80)

Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
Peresmian Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu (23/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi untuk memastikan tenaga kerja di bidang permanent makeup memiliki kompetensi yang terukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, peningkatan kompetensi perlu berjalan seiring dengan penerapan standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

"Semakin berkembang sebuah profesi, semakin besar pula tuntutan terhadap kompetensi, standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Afriansyah saat memberikan sambutan pada peresmian Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Menurut Afriansyah, kehadiran LSP Permanent Makeup Indonesia menjadi langkah penting untuk memastikan tenaga kerja di bidang permanent makeup memiliki kompetensi yang terukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.

Afriansyah juga mengapresiasi terbentuknya Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia. Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran dalam membangun jejaring, meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat pembinaan profesi, serta menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman.

“Ke depan, saya berharap perkumpulan ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku profesi, tetapi juga m enjadi rumah bersama untuk meningkatkan kualitas SDM permanent makeup Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak pekerja di bidang permanent makeup memperoleh pelatihan dan mengikuti sertifikasi kompetensi. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Afriansyah menambahkan, bidang kecantikan tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesempatan kerja, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Di balik setiap profesi permanent makeup, ada keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan keberanian untuk membangun usaha,” katanya. (*)

Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan di Kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan di Kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol
Penertiban dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Satpol PP dengan melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, TNI, dan Polri. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh menertibkan bangunan yang tidak sesuai ketentuan di kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol, Kamis (20/8/2026), sebagai bagian dari penataan ruang kota dan upaya mengembalikan fungsi ruang publik.

Penertiban dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Satpol PP dengan melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, TNI, dan Polri.

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim mengatakan penertiban dilakukan setelah pemerintah menempuh tahapan sosialisasi, pendataan, pemberian peringatan hingga penerbitan Surat Perintah Bongkar (SPB) kepada pemilik atau pihak yang menguasai bangunan.

“Penertiban ini merupakan bagian dari penataan kawasan dan upaya menjaga fungsi ruang publik serta fasilitas umum. Sebelum tindakan dilakukan, pemerintah sudah melalui tahapan sosialisasi, pendataan, peringatan hingga penerbitan Surat Perintah Bongkar,” kata Muslim.

Di Jalan Imam Bonjol, tujuh bangunan yang sebelumnya menerima SPB seluruhnya telah dibongkar. Sementara di kawasan Taman Wisata Batang Agam, dari 16 bangunan yang menerima SPB, sebanyak 13 telah dibongkar.

Adapun tiga bangunan lainnya masih dalam proses karena pemiliknya mengajukan tambahan waktu untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

“Untuk bangunan yang meminta tambahan waktu, kami memberikan kesempatan agar pembongkaran dapat dilakukan sendiri oleh pemilik. Pemerintah tetap memastikan prosesnya berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Pada penertiban kali ini, tim juga menyerahkan tujuh SPB baru kepada pemilik atau pihak yang menguasai bangunan di kawasan Taman Wisata Batang Agam.

Muslim mengatakan saat tim melakukan pendataan pada 11 Agustus 2026, bangunan-bangunan tersebut dalam kondisi tidak beroperasi dan pemilik atau pihak yang menguasainya tidak berada di lokasi. Setelah dilakukan pendataan lanjutan, pihak terkait berhasil ditemukan sehingga SPB dapat disampaikan secara langsung.

SPB tersebut memberikan waktu 7 x 24 jam kepada pemilik untuk membongkar sebagian atau seluruh bangunan yang dimaksud.

Muslim menegaskan penertiban tidak berhenti pada kawasan Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol. Pemerintah daerah akan melanjutkan penataan terhadap bangunan yang melanggar ketentuan tata ruang atau memanfaatkan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya.

“Pesan Bapak Wali Kota, penertiban ini tidak hanya dilakukan sekarang dan tidak hanya di kawasan ini. Pemerintah berkomitmen melakukan penertiban secara berkelanjutan di berbagai kawasan yang ditemukan melanggar tata ruang maupun menyalahgunakan fasilitas umum,” katanya.

Menurut Muslim, penertiban bukan berarti pemerintah membatasi kegiatan ekonomi masyarakat maupun investasi. Pemko Payakumbuh tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk berusaha dan investor untuk berinvestasi sepanjang kegiatan tersebut mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Pemko Payakumbuh tidak melarang masyarakat untuk berusaha maupun investor untuk berinvestasi. Yang harus dipastikan, seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan, tidak menggunakan fasilitas umum secara tidak semestinya dan tidak melanggar ketentuan tata ruang,” ujarnya.

Penataan kawasan akan dilanjutkan secara bertahap dengan mengacu pada peraturan yang berlaku. Pemerintah menargetkan ruang publik dapat kembali berfungsi secara tertib, aman, nyaman, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Kami berharap seluruh pihak memahami dan mendukung kebijakan ini. Penataan dilakukan bukan semata-mata untuk membongkar bangunan, tetapi untuk memastikan ruang kota tertata dan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat,” kata Muslim. (HM)

Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Investasi Panas Bumi dari Kementerian ESDM    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Investasi Panas Bumi dari Kementerian ESDM
The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026). (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) meraih penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai Pemerintah Provinsi Pendukung Investasi Panas Bumi, atas komitmen dan dukungan dalam mendorong pengembangan investasi energi panas bumi di Sumbar.

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, yang hadir mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, dalam rangkaian The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan penghargaan tersebut menjadi penguatan atas kebijakan Pemprov Sumbar dalam mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Menurutnya, energi bersih tidak hanya berkaitan dengan ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang investasi dan penciptaan nilai ekonomi bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, pengembangan potensi energi terbarukan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga lingkungan dan kepentingan masyarakat.

“Pengembangan energi bersih harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat dukungan terhadap investasi panas bumi.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kita untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan investasi panas bumi di Sumatera Barat,” ujarnya.

Menurut Arry, Pemprov Sumbar akan terus memperkuat koordinasi dan fasilitasi sesuai kewenangan daerah, sehingga potensi panas bumi dapat dikembangkan dan memberikan manfaat bagi perekonomian serta masyarakat, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto mengatakan Sumbar memiliki potensi panas bumi yang tersebar di sejumlah wilayah. Data Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat terdapat 22 titik sumber daya panas bumi di Sumbar.

Salah satu peluang pengembangan yang kini memasuki tahapan lebih lanjut adalah wilayah panas bumi Cubadak Panti di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mendapat Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE)  dengan estimasi awal possible reserve sebesar 77 MWe.

“Survei dan eksplorasi merupakan tahapan penting untuk memperoleh kepastian mengenai potensi sumber daya dan kelayakan pengembangannya. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung koordinasi dan fasilitasi agar proses pengembangan dapat berjalan dengan baik,” jelas Helmi.

Pemprov Sumbar memandang penghargaan tersebut bukan sebagai tujuan akhir, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas dukungan terhadap investasi energi bersih. Ke depan, sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar potensi panas bumi dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat, sekaligus mendukung transisi energi nasional.(adpsb/bud)