HEADLINE
Iqra Chissa Putra Ajak Warga Belanja Produk UMKM, Dorong Usaha Lokal Naik Kelas    
Minggu, November 08, 2026

On Minggu, November 08, 2026

Iqra Chissa Putra Ajak Warga Belanja Produk UMKM, Dorong Usaha Lokal Naik Kelas
Sebagai inisiator Expo UMKM Syariah, Iqra menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan pameran produk lokal. (Fotdok: Eko Muhardi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Puluhan stan produk lokal dipadati pengunjung. Ribuan masyarakat tumpah ruah menikmati kemeriahan pembukaan Expo UMKM Syariah di halaman Kantor DPRD Kota Padang, Sabtu malam (7/11/2026). Di balik kemeriahan itu, ada pesan kuat yang ingin disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, M. Iqra Chissa Putra: UMKM harus tumbuh, berkembang, dan naik kelas.

Sebagai inisiator Expo UMKM Syariah, Iqra menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan pameran produk lokal. Lebih dari itu, expo ini menjadi salah satu upaya nyata membuka peluang pasar, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulannya.

Menurut Iqra, UMKM memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian. Sektor ini bukan hanya menjadi sumber penghasilan masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan membuka kesempatan bagi banyak keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan.

"UMKM bukan sekadar usaha kecil dan menengah, tetapi merupakan salah satu roda penggerak ekonomi kita. Dari sektor ini, banyak lapangan pekerjaan yang bisa tercipta," tegasnya.

Karena itu, Iqra mengajak masyarakat agar tidak hanya datang melihat-lihat produk yang dipamerkan, tetapi juga ikut mendukung dengan berbelanja. Baginya, setiap transaksi pembelian produk UMKM merupakan bentuk dukungan langsung terhadap perjuangan pelaku usaha lokal dalam mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya.

"Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Mari kita ramaikan dan berbelanja produk UMKM. Dengan begitu, kita ikut membantu pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan naik kelas," ajaknya.

Pembukaan expo ditandai dengan prosesi penancapan logo oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten II Sekdaprov Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, bersama Iqra, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Endrizal, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, serta unsur Forkopimda. Ribuan pengunjung turut menyaksikan prosesi tersebut. Kehadiran Opick dan Khairat KDI semakin menyemarakkan suasana.

Tak hanya menghadirkan sekitar 30 stan UMKM, kegiatan ini juga diisi fashion show antarsiswa sekolah dasar se-Sumatera Barat dan talkshow bertema UMKM Syariah. Sementara itu, Yozarwardi Usama Putra menyampaikan pentingnya sertifikasi halal, menjaga kualitas produk, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran.

Melalui Expo UMKM Syariah, Iqra berharap pelaku usaha mendapatkan kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan produk, membangun jaringan pemasaran, dan meningkatkan daya saing. Sebab, UMKM yang berkembang bukan hanya menguntungkan pemilik usaha, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat luas. Pesan Iqra jelas: jika ingin UMKM lokal naik kelas, masyarakat harus ikut menjadi bagian dari perjuangannya, salah satunya dengan bangga membeli produk sendiri. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

264 Santri Unjuk Prestasi, Maigus Nasir Dorong Smart Surau Lahirkan Generasi Qurani    
Minggu, November 08, 2026

On Minggu, November 08, 2026

264 Santri Unjuk Prestasi, Maigus Nasir Dorong Smart Surau Lahirkan Generasi Qurani
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Porsadin XI di halaman Masjid Baitul Haadi, Jalan Aur Duri Indah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Minggu (8/11/2026) pagi.  (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sebanyak 264 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) unjuk kemampuan dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) XI tingkat Kota Padang. Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi panggung untuk melahirkan generasi muda yang religius, berkarakter, dan berprestasi.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Porsadin XI di halaman Masjid Baitul Haadi, Jalan Aur Duri Indah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Minggu (8/11/2026) pagi. Kegiatan diawali dengan defile kontingen santri dari berbagai DPAC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se-Kota Padang.

Mengusung tema "Sinergi Porsadin dan Program Unggulan (Progul) Smart Surau dalam Mewujudkan Generasi Emas Kota Padang yang Religius, Berkarakter, dan Berprestasi", kegiatan ini mendapat apresiasi Maigus Nasir. Menurutnya, Porsadin sejalan dengan upaya Pemko Padang memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus membangun karakter generasi penerus bangsa.

Maigus menegaskan, pendidikan Alquran tidak boleh berhenti pada kemampuan membaca dan menghafal ayat-ayat suci. Lebih dari itu, nilai-nilai Alquran harus tercermin dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari. Karena itu, orang tua, pendidik, dan masyarakat harus berjalan bersama dalam membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia.

Keseriusan Pemko Padang memperkuat pendidikan keagamaan juga terlihat dari rencana pengembangan fasilitas ibadah. Maigus menyebutkan, pemerintah menargetkan 104 kelurahan memiliki masing-masing satu masjid jami' dengan fasilitas representatif sebagai pusat pembinaan umat. Selain itu, disiapkan 11 masjid besar tingkat kecamatan, sementara Masjid Agung Nurul Iman direncanakan menjadi Qur'an Center Kota Padang.

"Kami berharap Porsadin menjadi wadah untuk menjaring dan mengembangkan potensi santri agar mampu meraih prestasi. Kegiatan ini sejalan dengan Progul Smart Surau dalam membentuk generasi muda yang Qurani dan berakhlak mulia," ujar Maigus. Ia juga mengingatkan bahwa keluarga merupakan tempat pertama pembentukan karakter anak melalui keteladanan dan perhatian orang tua.

Tak hanya memperkuat pembinaan keagamaan, Maigus juga mengungkapkan program beasiswa kuliah gratis di Universitas Kuala Lumpur, Malaysia, bagi 10 penghafal Alquran pada tahun ini. Program tersebut diharapkan berlanjut sebagai motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai, mendalami, dan menghafal Alquran.

Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kota Padang, Syaifuddin Zuhri, mengapresiasi DPAC FKDT Kecamatan Padang Timur sebagai tuan rumah. Ketua Panitia, Erman, menjelaskan bahwa 264 santri mengikuti 12 cabang perlombaan, mulai dari murottal wal imla', cerdas cermat, olimpiade tajwid, pidato Bahasa Indonesia dan Arab, MTQ, shalawat solo, puisi Islami, azan, tahfiz, lari sprint, hingga bulu tangkis. Berbagai perlombaan tersebut digelar di sejumlah lokasi.

Pembukaan Porsadin XI turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kabag Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Ketua PD Perti Sumatera Barat Afrizal Moetwa, para ketua DPAC FKDT, kepala KUA se-Kota Padang, serta unsur terkait lainnya. Melalui ajang ini, Porsadin diharapkan menjadi ruang lahirnya santri berprestasi sekaligus memperkuat Smart Surau sebagai gerakan membangun masa depan generasi muda Kota Padang. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Sandiaga Uno Bongkar Tantangan Dunia Kerja, Wisudawan Diminta Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja    
Minggu, November 08, 2026

On Minggu, November 08, 2026

Sandiaga Uno Bongkar Tantangan Dunia Kerja, Wisudawan Diminta Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja
Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi orator ilmiah dalam Wisuda ke-45 Universitas Paramadina, Sabtu (7/11/2026). (Fotdok: Arief Tito). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dunia kerja semakin kompetitif, sementara peluang tidak selalu datang dengan mudah. Di tengah tantangan pengangguran dan ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, Sandiaga Salahuddin Uno membawa pesan khusus kepada para wisudawan Universitas Paramadina: jangan hanya bercita-cita mendapatkan pekerjaan, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang.

Pesan tersebut disampaikan Sandiaga saat menjadi orator ilmiah dalam Wisuda ke-45 Universitas Paramadina, Sabtu (7/11/2026). Ia mengajak para lulusan memandang dunia kerja secara realistis sekaligus mempersiapkan diri dengan integritas, inovasi, kemampuan beradaptasi, dan semangat kewirausahaan.

Mengawali orasinya, Sandiaga melontarkan pertanyaan yang menggambarkan kondisi ketenagakerjaan saat ini. "Apakah mencari kerja sekarang gampang atau susah? Susah atau susah banget?" katanya. Ia menyoroti sejumlah tantangan, mulai dari pengangguran, risiko jebakan pendapatan kelas menengah, pengangguran anak muda, hingga kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan dunia usaha.

Sandiaga juga mengangkat fenomena missing potential, yakni potensi generasi muda yang belum terserap secara produktif. Ia menyebut hampir 20 persen anak muda berada dalam kategori NEET, yaitu tidak bekerja, tidak bersekolah, dan tidak mengikuti pelatihan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui peningkatan keterampilan dan penciptaan kesempatan kerja.

Di hadapan para wisudawan, ia mengingatkan bahwa gelar akademik bukanlah tujuan akhir. "Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat," ujarnya. Ia berharap para alumni tidak hanya mengejar jabatan, penghasilan, atau keberhasilan pribadi, tetapi juga mampu menerapkan ilmu pengetahuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah pentingnya integritas dalam membangun karier dan kepemimpinan. "Integritas adalah landasan dari kepemimpinan. Tidak ada pemimpin yang mumpuni kalau integritas tidak diperbaiki," tegasnya. Melalui pesan Character Over Competence, Sandiaga mengingatkan bahwa kemampuan dan kecerdasan perlu disertai kejujuran, tanggung jawab, serta konsistensi dalam memegang prinsip.

Tak kalah penting, Sandiaga mendorong lulusan memiliki entrepreneurial mindset atau pola pikir kewirausahaan. Menurutnya, kewirausahaan bukan semata-mata profesi bagi orang yang mendirikan perusahaan, melainkan pola pikir yang dapat diterapkan di berbagai bidang pekerjaan. "Entrepreneurship is not a profession, tapi entrepreneurship is a mindset," ungkapnya. Dengan pola pikir tersebut, lulusan diharapkan mampu membaca peluang, menghadirkan solusi, dan bahkan menciptakan lapangan pekerjaan.

Menutup orasinya, Sandiaga menitipkan semangat 4AS, yakni kerja keras yang terus dilakukan, serta nilai 3SI berupa inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Ketiganya dinilai menjadi bekal penting menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Ia mengajak para lulusan tidak mudah menyerah, terus belajar, dan menjadikan tantangan sebagai kesempatan untuk menghasilkan terobosan.

Melalui Wisuda ke-45, Universitas Paramadina menegaskan komitmennya melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki bekal akademik dan profesional, tetapi juga integritas, kepedulian sosial, serta jiwa kepemimpinan. Pesan Sandiaga menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang sarjana bukan hanya diukur dari pekerjaan atau posisi yang diraih, melainkan juga dari kemampuan menghadirkan manfaat dan memberikan kontribusi bagi Indonesia. (*) 

Laporan: Arief Tito
Editor: Zamri Yahya, WU

Fadly Amran Buka Musda XI MUI Padang, Sinergi Ulama dan Umara Jadi Sorotan    
Minggu, November 08, 2026

On Minggu, November 08, 2026

Fadly Amran Buka Musda XI MUI Padang, Sinergi Ulama dan Umara Jadi Sorotan
Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Minggu (8/11/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Masa depan pembangunan Kota Padang tidak cukup hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Penguatan iman, ketakwaan, karakter, serta moral masyarakat menjadi fondasi penting agar kemajuan kota berjalan seiring dengan nilai-nilai keagamaan.

Pesan tersebut ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Minggu (8/11/2026).

Di hadapan para ulama dan tokoh masyarakat yang hadir, Fadly menekankan pentingnya peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, berkarakter, dan harmonis. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk ulama sebagai pembimbing umat.

Ia juga mengajak MUI Kota Padang terlibat aktif menyukseskan berbagai Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, di antaranya Sinergi Nagari, Padang Juara, dan Smart Surau. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga gerakan bersama yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Kami berharap pengurus MUI Kota Padang dan seluruh pihak terkait dapat memberikan masukan serta terlibat aktif dalam memperkuat pelaksanaan berbagai program tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat," ujar Fadly.

Lebih jauh, Fadly menegaskan Pemko Padang terbuka untuk terus memperkuat kolaborasi dengan MUI. Ia berharap hubungan baik antara ulama dan pemerintah semakin kokoh demi kemaslahatan umat sekaligus mendukung kemajuan Kota Padang. "Pada prinsipnya, Pemerintah Kota Padang siap bersinergi dan berkolaborasi dengan MUI," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Dakwah dan Infokom MUI Sumatera Barat, Ahmad Kosasih, mengingatkan bahwa Musda bukan sekadar agenda pemilihan ketua dan kepengurusan baru. Forum tersebut harus menjadi momentum memperkuat organisasi, mengevaluasi perjalanan pengabdian, serta merumuskan arah perjuangan MUI ke depan. Ia juga mengajak peserta mengedepankan tata kelola organisasi dan etika bermusyawarah sesuai tuntunan Islam agar melahirkan pemimpin yang peduli terhadap umat.

Ketua MUI Kota Padang, Syafruddin, menjelaskan Musda XI memiliki sejumlah agenda penting, mulai dari pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus hingga penyusunan program kerja lima tahun mendatang. Forum ini juga akan memilih pengurus MUI Kota Padang periode 2026–2031. Syafruddin turut menyampaikan apresiasi kepada Pemko Padang atas dukungan selama ini, termasuk bantuan dana hibah untuk menunjang kegiatan dan program MUI.

Pembukaan Musda XI tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Kaban Kesbangpol Syahendri Barkah, Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, unsur Forkopimda, camat se-Kota Padang, pengurus MUI Sumatera Barat, jajaran MUI kota dan kecamatan, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, serta pimpinan pondok pesantren. Musda ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang amanah dan program kerja yang mampu memperkuat peran ulama dalam membimbing umat serta mengawal pembangunan Kota Padang. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Muhammad Yasin Ingatkan Pentingnya Perlindungan Konsumen    
Minggu, November 08, 2026

On Minggu, November 08, 2026

Muhammad Yasin Ingatkan Pentingnya Perlindungan Konsumen
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Yasin, STP, saat menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen. (Fotdok: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Hak konsumen tidak boleh diabaikan. Di tengah maraknya peredaran berbagai produk dan aktivitas perdagangan, masyarakat perlu memahami haknya agar tidak dirugikan oleh pelaku usaha. Pesan inilah yang disampaikan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Yasin, STP, saat menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen.

Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) tersebut berlangsung di SMPIT Madinah Al Fatih, Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (7/11/2026). Sebanyak 100 peserta dari berbagai nagari di Padang Pariaman mengikuti kegiatan yang menjadi ruang edukasi sekaligus dialog antara wakil rakyat dan masyarakat.

Perda yang disosialisasikan adalah Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen. Muhammad Yasin yang juga menjabat Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Sumbar menegaskan bahwa regulasi tersebut memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan perdagangan yang adil antara konsumen dan pelaku usaha.

Menurut Muhammad Yasin, lahirnya Perda Nomor 21 Tahun 2018 dilatarbelakangi kebutuhan untuk memberikan perlindungan kepada konsumen. Sebab, dalam aktivitas jual beli, konsumen memiliki hak yang wajib dihormati dan diperhatikan oleh setiap pelaku usaha.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Risdianto, ST, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat membuat sosialisasi tidak sekadar menjadi penyampaian materi regulasi, tetapi juga kesempatan untuk membicarakan persoalan nyata yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Muhammad Yasin menjelaskan bahwa Perda Nomor 21 Tahun 2018 terdiri atas 14 bab dan 48 pasal. Aturannya mencakup kewenangan pemerintah daerah, hak dan kewajiban konsumen, tanggung jawab pelaku usaha, pengawasan, larangan, informasi, hingga pengaduan dan penyelesaian sengketa.

Suasana semakin hidup ketika memasuki sesi diskusi. Peserta mempertanyakan bagaimana penyelesaian persoalan apabila konsumen justru tidak peduli dan melanggar hak produsen atau pelaku usaha. Selain itu, muncul pula kekhawatiran mengenai peredaran makanan dan minuman yang belum jelas kesesuaian kehalalannya di pasaran.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Muhammad Yasin menjelaskan bahwa mekanisme penyelesaian sengketa antara konsumen dan produsen telah diatur dalam Perda Nomor 21 Tahun 2018. Ia juga mengungkapkan bahwa Fraksi PKS DPRD Sumbar sedang menginisiasi penyusunan Perda yang berkaitan dengan kehalalan produk yang beredar di Sumatera Barat.

Melalui sosialisasi ini, Muhammad Yasin berharap masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya dalam aktivitas perdagangan. Perlindungan konsumen, menurutnya, bukan hanya soal keberanian menyampaikan pengaduan ketika dirugikan, tetapi juga membangun kesadaran bersama agar konsumen dan pelaku usaha sama-sama mendapatkan perlakuan yang adil dan kepastian hukum. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Malvi Hendri Pastikan Jalan Lolong Belanti dan Bungo Pasang Diperbaiki    
Minggu, November 08, 2026

On Minggu, November 08, 2026

pekerjaan pemeliharaan jalan berupa patching di kawasan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, serta Jalan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah.
Pekerjaan pemeliharaan jalan berupa patching di kawasan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, serta Jalan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah. (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kondisi jalan yang rusak dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengguna jalan. Menjaga kualitas infrastruktur tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang terus mengoptimalkan pemeliharaan jalan di sejumlah kawasan.

Pada Minggu (8/11/2026), melalui Bidang Penyelenggaraan Jalan, Dinas PUPR Kota Padang melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jalan berupa patching di kawasan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, serta Jalan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah.

Pekerjaan ini menjadi bagian dari pemeliharaan rutin untuk memperbaiki permukaan jalan yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dilakukan agar jalan tetap layak dilalui dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menegaskan bahwa pemeliharaan jalan terus dioptimalkan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur perkotaan.

Menurut Malvi, kondisi jalan yang baik memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran mobilitas masyarakat. Karena itu, pemeliharaan secara rutin menjadi salah satu perhatian Dinas PUPR agar kerusakan jalan dapat ditangani.

“Pemeliharaan rutin ini terus kami optimalkan demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Malvi Hendri.

Ia berharap, perbaikan di kawasan Lolong Belanti dan Jalan Bungo Pasang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar perjalanan serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Malvi juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati ketika melintasi lokasi pekerjaan maupun saat berkendara di jalan raya. Keselamatan, menurutnya, harus menjadi perhatian bersama demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar serta kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tetap terjaga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati di jalan dan mengutamakan keselamatan,” tutupnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Sumbar Buka Olahraga Hari Bakti PU ke-81, Perkuat Sinergi dan Semangat Pengabdian    
Minggu, November 08, 2026

On Minggu, November 08, 2026

Gubernur Sumbar Buka Olahraga Hari Bakti PU ke-81, Perkuat Sinergi dan Semangat Pengabdian
Kegiatan olahraga dalam rangka memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-81 di Lapangan Mini Soccer Masita, Kota Padang, Sabtu (7/11/2026). (Fotdok: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
-Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka kegiatan olahraga dalam rangka memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-81 di Lapangan Mini Soccer Masita, Kota Padang, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta meningkatkan semangat pengabdian insan PU dalam membangun negeri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari Bakti PU ke-81 kepada seluruh jajaran insan PU di Sumatera Barat. Ia juga mengapresiasi partisipasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten/kota, termasuk balai-balai Kementerian PU yang turut berpartisipasi dalam berbagai cabang olahraga.

Menurut Gubernur, kegiatan olahraga ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga sebagai wadah memperkuat keakraban, membangun kolaborasi, dan meningkatkan soliditas ant jajaran pemerintah daerah serta instansi terkait.

“Dengan kegiatan olahraga ini, mudah-mudahan akan menambah keakraban di antara Dinas Perkimtan dan PUPR kabupaten/kota di Sumatera Barat, termasuk balai-balai PU yang ada di Sumatera Barat. Selain itu, melalui olahraga kita harapkan semuanya menjadi lebih sehat sehingga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Mahyeldi.

Gubernur juga mengajak seluruh jajaran PU untuk menghayati tema Hari Bakti PU ke-81, yakni *“Sigap Membangun Negeri untuk Rakyat”*. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat pengabdian dan tanggung jawab dalam menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Gubernur menegaskan, insan PU memiliki peran penting dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya melalui pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur yang mendukung aktivitas serta kesejahteraan masyarakat.

“Semangat untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat harus ada pada diri kita semua. Kita harus mampu menjawab permasalahan-permasalahan rakyat dan memfasilitasi kepentingan masyarakat dalam kaitannya dengan bidang ke-PU-an,” tegasnya.

Gubernur turut mengingatkan bahwa Sumatera Barat memiliki sejarah panjang dalam memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Semangat perjuangan, pendirian bangsa, hingga peran dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran pemerintah untuk terus memberikan pengabdian terbaik.

Gubernur berharap, meskipun terdapat penyesuaian anggaran pada tahun mendatang, jajaran PU tetap menjaga semangat, memperkuat sinergi, serta mengoptimalkan potensi yang ada untuk mendukung pembangunan, rehabilitasi, dan rekonstruksi infrastruktur di Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua Panitia, Elfyendi Ibrahim, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga Hari Bakti PU ke-81 diikuti sekitar 390 atlet yang berkompetisi dalam lima cabang olahraga, yakni mini soccer, badminton, gateball, tenis, dan pickleball.

Pada cabang mini soccer, sebanyak 11 tim akan bertanding untuk memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Barat yang akan menjadi piala bergilir. Pertandingan badminton diikuti sekitar 15 tim dari 12 organisasi perangkat daerah (OPD) di Sumatera Barat serta balai-balai di bawah Kementerian PU.

Selain itu, pertandingan gateball diikuti sekitar 12 tim kategori triple mix dan delapan tim kategori triple putra. Sementara itu, pertandingan tenis dilaksanakan dalam kategori tenis eksekutif, dan pickleball diikuti khusus oleh jajaran Dinas BMKTR Provinsi Sumatera Barat.

Rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke-81 tersebut nantinya akan ditutup dengan kegiatan gerak jalan santai yang dijadwalkan pada Rabu, 2 Desember 2026. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan dan semangat kolaborasi seluruh insan PU dalam mendukung pembangunan di Sumatera Barat. (adpsb)