HEADLINE
Fadly Amran dan Adib Alfikri Lepas Gowes Siti Nurbaya dan Pembagian Bendera Merah Putih    
Sabtu, Agustus 08, 2026

On Sabtu, Agustus 08, 2026

Fadly Amran dan Adib Alfikri Lepas Gowes Siti Nurbaya dan Pembagian Bendera Merah Putih
Pelepasan dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ribuan pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Gowes Siti Nurbaya Adventure-X yang digelar Pemerintah Kota Padang dalam rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Kegiatan ini mengambil Start di Simpang Jamria dan Finish di Pantai Cimpago, Sabtu 8 Agustus 2026.

Hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat Mahdianur, Sekdako Padang Raju Minropa, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Ketua TP PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, unsur Forkopimda Kota Padang dan Sumatera Barat dan 3000 persepeda dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan luar provinsi.

Gowes Siti Nurbaya Adventure-X tahun ini menjadi momentum satu dekade pelaksanaan Gowes Siti Nurbaya di Kota Padang. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 3.000 peserta yang terdiri dari 2.226 pesepeda dari klub sepeda se-Indonesia serta 774 peserta dari OPD, pelajar, dan unsur lainnya.

Para peserta yang tergabung dalam 165 komunitas goweser ini, tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat, tetapi juga dari luar provinsi seperti Jakarta, Jambi, Riau, dan Medan. Pelepasan dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri.

Kegiatan berlangsung semarak dengan diawali pembagian Bendera Merah Putih kepada peserta dalam rangka menyukseskan gerakan pembagian 1 Juta Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gowes Siti Nurbaya Adventure-X menyediakan dua pilihan rute, yakni jalur pendek dan jalur panjang. Kedua rute tersebut membawa peserta menyusuri sejumlah kawasan ikonik Kota Padang dan berakhir di kawasan Pantai Padang.

Selain bersepeda menikmati berbagai kawasan Kota Padang, para peserta juga berkesempatan mendapatkan beragam doorprize dan hadiah menarik yang telah disiapkan panitia. Hadiah tersebut di antaranya berupa sepeda motor, Sepeda, kulkas, televisi, serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas antusiasme ribuan peserta yang ikut meramaikan kegiatan tersebut. Menurutnya, Gowes Siti Nurbaya bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi dan keindahan Kota Padang.

"Sebanyak 3.000 peserta yang ikut pada kegiatan ini. Maknanya adalah kita berbicara rasa. Tentu rasa ini yang akan kita sampaikan kepada para tamu kita. Seperti kuliner, keramahan masyarakatnya dan keindahan alamnya," ujarnya. 

Fadly Amran menyebut kegiatan Gowes Siti Nurbaya juga sejalan dengan visi Kota Padang sebagai Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan bersepeda ini, para peserta diajak untuk menikmati secara langsung berbagai kawasan dan keindahan alam yang dimiliki Kota Padang. Semoga kegiatan ini semakin memperkenalkan potensi wisata Kota Padang kepada masyarakat dan mendorong minat wisatawan berkunjung,” katanya. 

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri mengapresiasi pelaksanaan Gowes Siti Nurbaya Adventure-X. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk menunjukkan Kota Padang sebagai wajah ibu kota Provinsi Sumatera Barat.

"Kami mengimbau para peserta agar tetap menjaga keselamatan selama mengikuti kegiatan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati berbagai kuliner khas yang ada di Kota Padang. Untuk para peserta hati-hati di jalan, nikmati kuliner yang ada di Kota Padang," ucapnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Pemko Payakumbuh Dukung Vaksinasi Human Papillomavirus bagi ASN dan Masyarakat    
Sabtu, Agustus 08, 2026

On Sabtu, Agustus 08, 2026


Pemko Payakumbuh Dukung Vaksinasi Human Papillomavirus bagi ASN dan Masyarakat
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. (Foto: Diskominfo). 

BEBTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh mendukung pelaksanaan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat sebagai salah satu upaya mencegah kanker serviks.

Sebanyak 130 peserta mengikuti vaksinasi HPV dosis pertama yang digelar di Aula Pertemuan Josrizal Zain lantai III Balai Kota Payakumbuh, Rabu (5/8/2026) pagi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Satu Juta Vaksin HPV Dewan Pengurus KORPRI Nasional.

Pelaksanaan vaksinasi merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Payakumbuh, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Payakumbuh, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, serta sejumlah pihak terkait.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurut dia, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperluas akses terhadap upaya pencegahan penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada KORPRI, Balai POM di Payakumbuh, Dinas Kesehatan, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja sama menghadirkan program ini. Kolaborasi seperti ini penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Payakumbuh,” ujar Elzadaswarman.

Ia mengatakan pembangunan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan penanganan penyakit, tetapi juga perlu dilakukan melalui upaya pencegahan dan edukasi agar masyarakat semakin sadar menjaga kesehatan sejak dini.

“Vaksinasi HPV merupakan salah satu bentuk upaya pencegahan. Karena itu, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sebelum munculnya penyakit perlu terus dibangun,” katanya.

Menurut Elzadaswarman, vaksinasi HPV bagi ASN dan masyarakat menjadi salah satu langkah untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi HPV yang dapat menyebabkan sejumlah penyakit, termasuk kanker serviks.

Pemerintah Kota Payakumbuh, kata dia, akan terus mendukung program kesehatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama kegiatan promotif dan preventif.

“Vaksinasi bukan hanya tentang melindungi diri sendiri, tetapi juga bagian dari investasi kesehatan keluarga. Semakin baik kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit, semakin besar pula peluang kita membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Elzadaswarman juga mengajak peserta vaksinasi turut menyampaikan informasi yang benar mengenai vaksinasi HPV kepada keluarga dan lingkungan masing-masing.

“Saya berharap peserta tidak hanya menerima manfaat vaksinasi, tetapi juga dapat menjadi penyampai informasi di keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat. Edukasi yang benar akan membantu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas kesehatan masyarakat.

“Ketika masyarakat sehat, produktivitas meningkat dan keluarga menjadi lebih kuat. Karena itu, Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus mendukung program kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai POM di Payakumbuh Dio Ramondrana mengatakan vaksinasi yang dilaksanakan merupakan pemberian dosis pertama bagi peserta yang telah terdaftar.

“Vaksinasi HPV dosis pertama dilaksanakan pada 5 Agustus 2026. Selanjutnya peserta akan mengikuti rangkaian vaksinasi sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku, dengan pelaksanaannya diakomodasi oleh Balai POM di Payakumbuh,” kata Dio.

Ia mengingatkan peserta untuk mengikuti rangkaian vaksinasi sesuai jadwal dan ketentuan program.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemerintah Kota Payakumbuh bersama instansi terkait dalam memperluas edukasi kesehatan dan mendorong masyarakat mengambil langkah pencegahan penyakit sejak dini. (HM)

Wako Fadly Amran Lakukan Penanaman Pohon dan Aksi Bersih-bersih di Sungai Batang Arau    
Sabtu, Agustus 08, 2026

On Sabtu, Agustus 08, 2026

Wako Fadly Amran Lakukan Penanaman Pohon dan Aksi Bersih-bersih di Sungai Batang Arau
Menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan kegiatan penanaman pohon dan aksi bersih-bersih Sungai Batang Arau. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan kegiatan penanaman pohon dan aksi bersih-bersih Sungai Batang Arau.

Diantaranya, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Denny Abdi, Wali Kota Hildesheim, Ingo Meyer, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, Unsur Forkopimda, Ketua TP PKK, Ny. Dian Puspita Fadly Amran dan The Resident Representative Of The United Nations Development Program In Indonesia, Sarah Ferrer Olivella. 

Kegiatan berlangsung meriah yang dihadiri oleh berbagai tamu undangan dan disambut antusias oleh warga sekitar Taman Jembatan Hildesheim. 

Jenis pohon yang ditanam adalah Pohon Tanjung. Terdapat 2 pohon yang ditanam pada kegiatan tersebut yang ditanam oleh Wali Kota Padang dan Wali Kota Hildesheim.

Pohon ini ditanam sebagai simbol persahabatan dan kerja sama antara Pemerintah Kota Padang dan Kota Hildesheim yang telah terjalin sejak lama.

Wali Kota Padang, Fadly Amran menyebut penanaman pohon ini sebagai bentuk persahabatan dan kerja sama antara Kota Padang dan Kota Hildesheim.

"Penanaman pohon ini menjadi tanda bentuk persahabatan Kota Padang dan Kota Hildesheim yang telah berlangsung sejak tahun 1988," katanya. 

Selain itu, Fadly menyebut bahwa Kota Padang siap bekerja sama dengan siapa saja dan siap menjadi Kota Global.

"Kota Padang siap bersahabat dengan siapapun. Kota Padang siap menjadi Kota Global dan kita pastikan ini betul-betul tampak dalam gerakan kita," cakapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Denny Abdi mengatakan bahwa sungai ini memiliki potensi dan bisa menjadi objek wisata seperti yang ada di negara German.

"Sungai ini adalah daerah yang bagus dan bisa menguntungkan jika dikembangkan. Seperti di negara German yang telah berhasil memberdayakan daerah seperti ini menjadi objek wisata. Kepada masyarakat supaya bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan supaya semakin banyak orang yang datang dan meramaikan kegiatan seperti acara Salaju Sampan ini," ujarnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Padang Ke-357 Tahun    
Sabtu, Agustus 08, 2026

On Sabtu, Agustus 08, 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Padang Ke-357 Tahun
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menghadiri Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Kota Padang yang digelar di Gedung DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menghadiri Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Kota Padang yang digelar di Gedung DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2026).

Momentum hari jadi Kota Padang tahun ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang kota yang dikenal sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut dibangun melalui semangat persatuan, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. 

Memasuki usia ke-357, Kota Padang diharapkan semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan sekaligus mampu memanfaatkan setiap peluang untuk melahirkan kemajuan yang berkelanjutan.

Ketua DPRD Sumbar Muhidi mengatakan, peringatan Hari Jadi Kota Padang bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat tekad bersama dalam membangun daerah yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera.

"Hari jadi Kota Padang harus menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun kota ini agar semakin maju, nyaman dihuni, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," ujar Muhidi.

Menurutnya, usia 357 tahun merupakan perjalanan sejarah yang panjang dan penuh makna. Berbagai capaian pembangunan yang telah diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat sektor pendidikan, ekonomi, pariwisata, dan infrastruktur.

Muhidi juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Kota Padang sebagai energi baru untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

"Dengan semangat kebersamaan, saya yakin Kota Padang akan terus tumbuh menjadi kota yang maju, berdaya saing, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. Mari jadikan Hari Jadi ke-357 ini sebagai langkah awal untuk menghadirkan masa depan Kota Padang yang lebih gemilang," tuturnya.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-357 Kota Padang seraya berharap kota ini terus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat, tetap menjaga nilai-nilai budaya Minangkabau, serta semakin kuat sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan pariwisata di wilayah barat Indonesia.

"Selamat hari jadi Kota Padang ke-357 Tahun".(*)

Pemukulan Gendang Tabuh Tandai Pembukaan Lomba Selaju Sampan dalam Rangka HJK Padang ke-357    
Sabtu, Agustus 08, 2026

On Sabtu, Agustus 08, 2026

Pemukulan Gendang Tabuh Tandai Pembukaan Lomba Selaju Sampan dalam Rangka HJK Padang ke-357
Lomba Selaju Sampan sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 resmi dimulai di Batang Palinggam, Kawasan Sungai Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kamis (7/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Lomba Selaju Sampan sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 resmi dimulai di Batang Palinggam, Kawasan Sungai Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kamis (7/8/2026).

Hadir pada kesempatan itu, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Denny Abdi, Anggota DPR-RI Rahmat Saleh, Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Wali Kota Hildesheim, Jerman, Ingo Meyer, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, Ketua GOW Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, dan unsur Forkopimda Kota Padang, dan tamu undangan lainnya.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang tabuh bersama oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Denny Abdi, Anggota DPR-RI Rahmat Saleh, Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Wali Kota Hildesheim, Jerman, Ingo Meyer, serta unsur Forkopimda Kota Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa Lomba Selaju Sampan merupakan salah satu tradisi dan perlombaan yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Kota Padang. Perlombaan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Agustus 2026.

"Alhamdulillah, kita bisa mengadakan kegiatan ini kembali sebagai cerminan kekuatan tradisi Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang. Ini merupakan komitmen kami bahwa setiap tahun Lomba Selaju Sampan akan terus digelar di Batang Palinggam ini," terangnya. 

Fadly Amran menjelaskan, HJK Padang tahun ini mengusung tema Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City. Tema tersebut bertujuan mempromosikan kekayaan kuliner Kota Padang agar semakin dikenal dunia sekaligus mendorong upaya Kota Padang untuk memperoleh pengakuan sebagai Kota Gastronomi UNESCO.

"Kita ingin masyarakat tidak hanya datang ke Kota Padang, tetapi benar-benar merasakan budaya, kuliner, keramahan, dan kehidupan masyarakat Kota Padang. Semoga Kota Padang semakin dikenal sebagai kota global dan pada akhirnya memperoleh pengakuan sebagai Kota Gastronomi UNESCO," pungkasnya. 

Ketua Panitia Mega Nanda menjelaskan bahwa Lomba Selaju Sampan tahun ini dikembangkan menjadi dua kategori perlombaan, yakni Kelompok Umur (KU) Junior U-18 yang diikuti 13 tim dan kategori Open Kota Padang (Senior) yang diikuti 18 tim.

"Ini merupakan pertama kalinya kami mengadakan kategori KU Junior. Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan yang diberikan sehingga kategori ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga ke depan pembinaan atlet dayung usia muda di Kota Padang semakin berkembang," katanya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Pemko Payakumbuh Luncurkan Inovasi GEMPITA BERSAMA    
Sabtu, Agustus 08, 2026

On Sabtu, Agustus 08, 2026

Pemko Payakumbuh Luncurkan Inovasi GEMPITA BERSAMA
Kegiatan berlangsung di KWT Sejahtera Mandiri, Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, Rabu (5/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh meluncurkan inovasi GEMPITA BERSAMA (Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Pangan Inovatif Tangguh Menuju Konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) untuk mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat.

Peluncuran program tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana budidaya kepada 15 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di lima kecamatan di Kota Payakumbuh. Kegiatan berlangsung di KWT Sejahtera Mandiri, Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, Rabu (5/8/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif. Karena itu, kita terus mendorong ketahanan pangan melalui pengembangan Kebun B2SA,” kata Rida.

Menurut dia, Kebun B2SA tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif melalui budidaya sayuran, buah-buahan, dan tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomi.

Sebagai bentuk dukungan, Pemko Payakumbuh menyerahkan bantuan berupa benih, bibit, dan sarana budidaya kepada 15 KWT penerima yang tersebar di lima kecamatan.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan bahan, bibit, dan benih tanaman kepada 15 Kelompok Wanita Tani sekaligus meluncurkan inovasi GEMPITA BERSAMA sebagai bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.

Rida mengatakan GEMPITA BERSAMA dirancang untuk mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, peningkatan kualitas konsumsi, pengembangan pangan lokal, serta pemanfaatan pekarangan dalam satu gerakan yang berkelanjutan.

Ia meminta perangkat daerah terkait bersama penyuluh pertanian, camat, dan lurah memberikan pendampingan kepada KWT penerima agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan menghasilkan manfaat yang berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh KWT memanfaatkan bantuan ini secara optimal sehingga Kebun B2SA benar-benar menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda mengatakan ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga kemampuan masyarakat memperoleh dan mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman.

Menurut dia, GEMPITA BERSAMA diarahkan untuk meningkatkan peran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

“Salah satu pilar utama inovasi ini adalah Kebun B2SA yang mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk menghasilkan pangan sehat, bergizi, dan berkelanjutan,” katanya.

Edvidel menjelaskan bantuan yang bersumber dari APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2026 tersebut meliputi benih aneka sayuran, bibit bawang merah, bibit cabai merah, bibit alpukat, pupuk organik, pupuk NPK, dolomit, polibag, dan mulsa.

Ia berharap KWT penerima bantuan dapat menjadi penggerak pemanfaatan pekarangan sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat dalam mengembangkan sumber pangan keluarga.

“Kami berharap Kelompok Wanita Tani menjadi contoh bagi masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kualitas konsumsi pangan. Semoga gerakan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Payakumbuh,” ujar Edvidel.

Peluncuran GEMPITA BERSAMA diharapkan tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi berkembang menjadi gerakan pemanfaatan pekarangan yang produktif dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung ketersediaan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat. (HM)

Wako Wako Fadly Amran dan Wako Ingo Meyer Jembatan Hildesheim di Kawasan Batang Arau    
Sabtu, Agustus 08, 2026

On Sabtu, Agustus 08, 2026

Wako Wako Fadly Amran dan Wako Ingo Meyer Jembatan Hildesheim di Kawasan Batang Arau
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim, Jerman, Ingo Meyer, meresmikan Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau, Jumat (7/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim, Jerman, Ingo Meyer, meresmikan Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau, Jumat (7/8/2026). 

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, serta pembukaan selubung papan nama jembatan oleh kedua kepala daerah.

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Denny Abdi, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Fadly Amran, Ketua GOW Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion dan unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Fadly Amran menyampaikan bahwa peresmian Jembatan Hildesheim menjadi simbol semakin eratnya hubungan sister city antara Kota Padang dan Kota Hildesheim yang telah terjalin selama 38 tahun, sejak 1988.

"Pada 23 Juni 2022, Kota Hildesheim secara resmi memberikan nama salah satu jembatan di kotanya sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan persahabatan dengan Kota Padang. Hari ini, Kota Padang dengan bangga membalas penghormatan tersebut dengan memberikan nama Jembatan Hildesheim kepada jembatan ini," kata Wako. 

Menurut Fadly Amran, momentum tersebut semakin bermakna karena menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Selama lebih dari tiga abad, Kota Padang terus bertumbuh dengan tetap menjunjung tinggi sejarah, budaya, dan nilai-nilai kebersamaan.

"Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol persahabatan yang telah terjalin selama empat dekade. Kami berharap jembatan ini menjadi symbol persahabat dua negara yang menghadirkan lebih banyak kolaborasi dalam mendukung pembangunan, serta bermanfaat bagi masyarakat Kota Padang," ujarnya. 

Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer mengatakan bahwa setelah 38 tahun menjalin hubungan persahabatan, kini kedua kota memiliki dua jembatan yang saling menjadi simbol ikatan tersebut.

"Di Hildesheim telah berdiri Jembatan Padang, dan hari ini di Padang berdiri Jembatan Hildesheim. Ini merupakan simbol yang luar biasa dari persahabatan yang telah kita bangun dan pelihara sejak tahun 1988. Saya merasa sangat bangga dan bahagia dapat menyaksikan momen bersejarah ini bersama masyarakat Kota Padang," katanya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU