HEADLINE
Yota Balad Buka Lomba Petatah Petitih, Festival Literasi Budaya 2026 di Pariaman Bikin Adat Minang Makin Bergema    
Minggu, Oktober 04, 2026

On Minggu, Oktober 04, 2026

Wali Kota Pariaman Yota Balad membuka langsung Festival Literasi Budaya 2026 sekaligus Lomba Petatah Petitih Antar Bundo Kanduang se-Kota Pariaman.
Wali Kota Pariaman Yota Balad membuka langsung Festival Literasi Budaya 2026 sekaligus Lomba Petatah Petitih Antar Bundo Kanduang se-Kota Pariaman. (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman Yota Balad membuka langsung Festival Literasi Budaya 2026 sekaligus Lomba Petatah Petitih Antar Bundo Kanduang se-Kota Pariaman. Kegiatan ini digelar di Aula Balaikota Pariaman, Sabtu (3/10/2026), dengan semangat menghidupkan kembali kekayaan budaya Minangkabau.

Bukan sekadar lomba, ajang ini menjadi panggung pelestarian petatah petitih Minangkabau di tengah derasnya perubahan zaman. Sebanyak tujuh tim dari empat kecamatan se-Kota Pariaman ikut ambil bagian dalam kompetisi budaya tersebut.

Festival Literasi Budaya 2026 juga menjadi bagian dari upaya mendukung misi kelima Pemerintah Kota Pariaman Balad-Mulyadi, khususnya dalam membangun ketahanan budaya dan pariwisata yang berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan bahwa kebudayaan Minangkabau merupakan warisan luhur yang harus terus dirawat. Menurutnya, petatah petitih bukan sekadar rangkaian kata, tetapi mengandung akal, budi pekerti, nilai adat, serta kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Minang.

“Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari siapa yang paling fasih berbicara adat. Lebih dari itu, ini adalah wadah pelestarian, regenerasi, dan pembentukan karakter bagi generasi muda kita,” tegas Yota Balad.

Pesan Yota Balad semakin kuat ketika ia menyinggung pentingnya generasi muda tetap memahami akar budayanya. Kemajuan zaman, menurutnya, tidak boleh membuat generasi muda kehilangan identitas dan nilai-nilai adat Minangkabau.

“Kita ingin melahirkan generasi muda yang modern secara pemikiran, namun tetap memegang teguh prinsip Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujar Yota Balad.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bunda Literasi Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Ketua Umum Forum Pegiat Literasi Kota Pariaman (FPLKP) Rizki Mirdani, Ketua Bundo Kanduang Kota Pariaman Mawarniati Fatma, para camat, serta peserta lomba. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan dukungan terhadap penguatan literasi dan pelestarian budaya di Kota Pariaman.

Festival Literasi Budaya 2026 akhirnya menjadi momentum penting untuk kembali menggali petatah petitih, adat Minangkabau, peran Bundo Kanduang, dan nilai ABS-SBK. Dari Kota Pariaman, tradisi lama kembali diberi ruang untuk berbicara kepada generasi baru—agar budaya tidak sekadar dikenang, tetapi terus hidup dan diwariskan. (*) 

Pewarta: Armaidi
Editor: Zamri Yahya, WU

Mastilizal Aye & Erianto Gebrak Porprov Sumbar! Kota Padang Hajar Agam 4-0, Bonus Rp5 Juta Menggoda    
Minggu, Oktober 04, 2026

On Minggu, Oktober 04, 2026

Mastilizal Aye & Erianto Gebrak Porprov Sumbar! Kota Padang Hajar Agam 4-0, Bonus Rp5 Juta Menggoda
Manajer Sepakbola Kota Padang Mastilizal Aye memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain. Menurutnya, kemenangan 4-0 merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sepakbola Kota Padang tampil meyakinkan di ajang Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Menghadapi Kabupaten Agam di Lapangan Pauh Kamba, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (3/10/2026), Kota Padang mengamankan kemenangan telak 4-0 dalam lanjutan penyisihan Grup C.

Hasil ini menjadi suntikan besar bagi perjuangan tim sepakbola Kota Padang. Empat gol yang dicetak menunjukkan efektivitas permainan sekaligus membuka peluang untuk melangkah ke babak berikutnya pada Porprov Sumbar 2026.

Di bawah arahan pelatih Dodi Leo, perjuangan Kota Padang belum berakhir. Satu laga penentu masih menanti, yakni menghadapi Kabupaten Lima Puluh Kota. Pertandingan tersebut menjadi momentum penting untuk mengamankan hasil positif di fase penyisihan Grup C.

Ketua Umum KONI Kota Padang Erianto menyambut kemenangan tersebut dengan optimistis. Ia meminta para pemain tidak kehilangan fokus dan tampil maksimal pada pertandingan terakhir. “Mudah-mudahan pada pertandingan terakhir besok kita dapat meraih angka penuh,” ujar Erianto.

Erianto menegaskan target Kota Padang bukan sekadar lolos fase grup. Tim sepakbola Kota Padang diharapkan mampu terus melaju dan bersaing dalam perebutan medali emas Porprov XVI Sumbar 2026. “Saya optimistis cabor sepakbola dapat meraih target medali emas,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer Sepakbola Kota Padang Mastilizal Aye memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain. Menurutnya, kemenangan 4-0 merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim. Namun, kemenangan besar tersebut diminta tidak membuat pemain terlena karena laga berikutnya jauh lebih menentukan.

Mastilizal Aye meminta seluruh pemain menjaga kondisi fisik, disiplin, kekompakan dan konsentrasi. Dukungan masyarakat Kota Padang juga diharapkan terus mengalir agar perjuangan para atlet semakin bersemangat membawa nama daerah di Porprov Sumatera Barat 2026.

Yang menarik, Mastilizal Aye juga menyiapkan bonus Rp5 juta untuk para atlet sepakbola Kota Padang sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka. Bonus tersebut diharapkan menjadi tambahan motivasi, meski target utama tetap menjaga performa dan mengejar prestasi terbaik.

Persaingan Grup C Porprov XVI Sumbar 2026 masih terbuka. Hasil pertandingan Kota Pariaman kontra Kabupaten Lima Puluh Kota turut menjadi bagian penting dalam peta persaingan klasemen. Dengan kemenangan 4-0 atas Agam, Kota Padang kini bersiap menghadapi laga terakhir dengan satu tujuan: menjaga peluang menuju babak berikutnya dan memburu medali emas sepakbola Porprov Sumbar 2026. (*) 

Laporan: Dedi Prima
Editor: Zamri Yahya, WU

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Perkuat Pembangunan Sumbar    
Minggu, Oktober 04, 2026

On Minggu, Oktober 04, 2026

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Perkuat Pembangunan Sumbar
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (3/10/2026) malam ini, menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memberikan apresiasi kepada wajib pajak. (Foto: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggelar kegiatan Gebyar Pajak 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Sumbar ke-81. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (3/10/2026) malam ini, menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memberikan apresiasi kepada wajib pajak.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan layanan perpajakan yang semakin mudah dan dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, berbagai inovasi layanan telah dikembangkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, di antaranya Samsat Nagari, Samsat Malam Minggu, layanan pembayaran saat Car Free Day, serta kios e-Samsat yang memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran secara mandiri.

“Banyak pilihan-pilihan yang saat ini tersedia, itu semuanya bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak,”ujar Mahyeldi.

Layanan Samsat Nagari, lanjut Mahyeldi, juga telah menjangkau berbagai wilayah hingga kawasan perbatasan Sumatera Barat dengan provinsi tetangga.

“Bahkan layanan itu kini sudah sampai ke pelosok-pelosok negeri,” ujarnya.

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Perkuat Pembangunan Sumbar
Kepala Bapenda Sumbar Al Amin. (Foto: Budi). 

Mahyeldi menegaskan, kemudahan layanan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Sebab, penerimaan pajak pada akhirnya digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga dengan kemudahan itu, masyarakat juga menjadi semakin taat dalam membayar pajak kendaraannya,"harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar H. Muhidi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Gebyar Pajak 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah.

“Gebyar Pajak bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk membangun kesadaran, kepatuhan, dan budaya masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah,” kata Muhidi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bapenda Sumbar Al Amin mengatakan kegiatan Gebyar Pajak 2026 merupakan hasil kolaborasi Pemprov Sumbar dengan Kepolisian, PT Jasa Raharja, Bank Indonesia dan Bank Nagari.

Untuk memeriahkan kegiatan, disiapkan berbagai hadiah bagi masyarakat, di antaranya tiga paket umrah, tiga unit sepeda motor, lima unit sepeda listrik, sembilan gram emas serta 81 helm.

"Selain itu, tersedia 3.000 paket makanan tradisional yang dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp81. Paket tersebut merupakan dukungan Bank Indonesia Perwakilan Sumbar," ungkapnya.

Al Amin menegaskan, pelaksanaan Gebyar Pajak 2026 tidak menggunakan dana APBD. Berbagai hadiah dan fasilitas dalam kegiatan tersebut merupakan dukungan dari mitra serta UPTD Samsat dan Bapenda se-Sumbar. (adpsb/cen/bud)

Porprov Sumbar 2026 Memanas! Bola Tangan Resmi Bergulir, 10 Daerah Siap Adu Kekuatan    
Minggu, Oktober 04, 2026

On Minggu, Oktober 04, 2026

Porprov Sumbar 2026 Memanas! Bola Tangan Resmi Bergulir, 10 Daerah Siap Adu Kekuatan
Pembukaan pertandingan bola tangan dilakukan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Momentum ini turut dihadiri Ketua KONI Sumbar Hamdanus, Ketua Umum Pengprov ABTI Sumbar Muhayatul, Ketua KONI Kota Padang Erianto dan lainnya. (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Persaingan Porprov Sumbar XVI Tahun 2026 mulai memanas. Cabang olahraga (cabor) bola tangan resmi dipertandingkan di Lapangan Rafhely Futsal By Pass Padang, Sabtu (3/10/2026), dengan mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Pembukaan pertandingan bola tangan tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Momentum ini turut dihadiri Ketua KONI Sumbar Hamdanus, Ketua Umum Pengprov ABTI Sumbar Muhayatul, Ketua KONI Kota Padang Erianto, Ketua Umum Pengcab ABTI Kota Padang Manufer Putra Firdaus, serta Ketua KONI dan ABTI kabupaten/kota se-Sumbar.

Maigus Nasir menegaskan Pemko Padang bersama KONI dan ABTI Kota Padang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kontingen selama Porprov Sumbar XVI 2026. Para atlet, pelatih dan ofisial juga diajak menikmati keramahan masyarakat serta mengenal destinasi wisata Kota Padang.

Menurut Maigus, Porprov bukan sekadar pertarungan mengejar medali. Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi ini menjadi ruang penting untuk menemukan bibit atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat Sumatera Barat pada level nasional hingga internasional.

“Juara pasti menjadi tujuan kita, tetapi sportivitas harus menjadi semangat utama,” tegas Maigus. Ia meminta para atlet menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjaga persahabatan, persaudaraan dan kekeluargaan selama bertanding.

Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyoroti dua hal penting agar pertandingan Porprov berjalan lancar, yakni regulasi dan komunikasi. Menurutnya, regulasi harus terus disempurnakan, sementara komunikasi antarpihak harus diperkuat agar setiap unsur pertandingan memahami tanggung jawab masing-masing.

Ketua Umum Pengprov ABTI Sumbar Muhayatul juga mendorong penguatan pembinaan bola tangan di Sumatera Barat. Dari ajang Porprov ini, atlet terbaik akan dipersiapkan untuk menghadapi Kejurnas, sekaligus memperbesar peluang Sumbar mencetak prestasi di tingkat nasional.

Ketua Pelaksana Pertandingan Cabor Bola Tangan Porprov XVI Sumbar, Seprinaldi, menjelaskan pertandingan berlangsung 3–12 Oktober 2026. Kompetisi dibagi dalam nomor indoor di Lapangan Rafhely Futsal By Pass Padang dan nomor outdoor atau beach handball di Pantai Pasir Jambak.

Sebanyak 10 daerah ambil bagian dalam persaingan bola tangan Porprov Sumbar XVI, yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Agam, serta Kota Padang, Bukittinggi, Pariaman, Solok dan Sawahlunto. Dengan persaingan yang melibatkan banyak daerah, cabor bola tangan kini menjadi salah satu sorotan dalam gelaran Porprov Sumbar 2026. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Taekwondo Kota Solok Menggila di PORPROV XVI! Sapu 7 Medali, 3 Emas Berhasil Dibawa Pulang    
Minggu, Oktober 04, 2026

On Minggu, Oktober 04, 2026

Taekwondo Kota Solok Menggila di PORPROV XVI! Sapu 7 Medali, 3 Emas Berhasil Dibawa Pulang
Bertanding di GOR Alimin Sinapa, Kota Solok, para atlet berhasil menyapu 7 medali sekaligus, terdiri dari 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Prestasi spektakuler ditorehkan kontingen Taekwondo Kota Solok di ajang PORPROV XVI Sumatera Barat 2026. Bertanding di GOR Alimin Sinapa, Kota Solok, para atlet berhasil menyapu 7 medali sekaligus, terdiri dari 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Raihan tersebut langsung menjadi sorotan karena menunjukkan tajamnya persiapan dan kualitas pembinaan atlet Taekwondo Kota Solok. Tiga medali emas menjadi bukti bahwa perjuangan keras para atlet di arena mampu berbuah prestasi membanggakan di tingkat Sumatera Barat.

Pelatih Taekwondo Kota Solok, Hana Citra, S.Pd., menyambut penuh syukur pencapaian tersebut pada Minggu (4/10/2026). Ia menyebut tujuh medali yang diraih bukan sekadar angka, tetapi hasil dari latihan panjang, disiplin, kerja keras, dan mental bertanding para atlet.

Hana menegaskan keberhasilan tersebut diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi atlet Kota Solok dari cabang olahraga lainnya. Menurutnya, prestasi besar lahir dari usaha yang konsisten dan keberanian memberikan kemampuan terbaik ketika bertanding.

Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua KONI Kota Solok, H. Rudi Horizon. Ia memberikan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, serta pihak yang selama ini mendukung perjuangan Taekwondo Kota Solok di PORPROV XVI Sumbar 2026.

Menurut Rudi Horizon, torehan 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu menjadi pencapaian yang sangat membanggakan. Prestasi tersebut sekaligus mengharumkan nama Kota Solok dan membuktikan bahwa pembinaan olahraga daerah mampu menghasilkan atlet yang kompetitif.

Tak berhenti di Taekwondo, keberhasilan ini diharapkan menjadi pemantik semangat seluruh kontingen Kota Solok. Pesan pentingnya jelas: persiapan matang, mental kuat, disiplin dan pantang menyerah dapat membuka jalan menuju podium juara.

Dengan tujuh medali yang sudah dikantongi, perjalanan Kota Solok di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 masih panjang. Pertandingan dari berbagai cabang olahraga masih akan berlangsung, sehingga peluang menambah koleksi medali masih terbuka lebar.

Kini, sorotan tertuju kepada perjuangan seluruh atlet Kota Solok. Taekwondo sudah membuka jalan dengan 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Prestasi tersebut menjadi alarm bagi kontingen lainnya bahwa semangat juang Kota Solok sedang menyala. Mampukah cabang olahraga lainnya mengikuti jejak Taekwondo dan menambah pundi-pundi medali PORPROV XVI? (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

20 Atlet Muaythai Kota Padang Bertarung, Target 8 Emas Porprov Sumbar 2026 Mulai Diburu    
Minggu, Oktober 04, 2026

On Minggu, Oktober 04, 2026

20 Atlet Muaythai Kota Padang Bertarung, Target 8 Emas Porprov Sumbar 2026 Mulai Diburu
Para petarung Muaythai Kota Padang langsung menghadapi persaingan ketat dengan atlet dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. (Foto: Dedi Prima). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Perburuan medali Porprov XVI Sumbar 2026 mulai memanas! Sebanyak 20 atlet Muaythai Kota Padang, terdiri dari 12 putra dan 8 putri, turun ke arena babak penyisihan di Gedung Serbaguna GOR H. Agus Salim, Sabtu (3/10/2026).

Para petarung Muaythai Kota Padang langsung menghadapi persaingan ketat dengan atlet dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Pertandingan ini menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan kontingen Kota Padang mengejar prestasi pada Porprov Sumbar 2026.

Di balik perjuangan tersebut, Pengkot Muaythai Kota Padang memasang target tinggi, yakni delapan medali emas. Target tersebut menjadi pemantik semangat bagi 20 atlet yang telah dipersiapkan melalui latihan teknik, fisik, hingga mental.

Ketua Pengkot Muaythai Kota Padang, Nisfan Jumadil, memastikan persiapan atlet dilakukan secara bertahap dan serius. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental sama pentingnya dengan kemampuan teknik ketika atlet sudah berada di arena pertandingan.

“Target kami delapan medali emas. Para atlet sudah dipersiapkan dan kami berharap mereka mampu memberikan penampilan terbaik pada setiap pertandingan,” ujar Nisfan.

Babak penyisihan menjadi ujian awal bagi para atlet. Setiap petarung harus mampu melewati lawan sesuai kelas dan nomor pertandingan sebelum melangkah lebih jauh menuju babak berikutnya dan perebutan medali Porprov XVI Sumbar 2026.

Nisfan juga mengingatkan para atlet agar tidak kehilangan konsentrasi. Disiplin, fokus, strategi dan sportivitas menjadi kunci menghadapi tekanan pertandingan melawan atlet terbaik dari berbagai daerah di Sumbar.

“Yang terpenting atlet tetap fokus dan menjaga kondisi. Kami ingin mereka bertanding dengan penuh semangat, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas,” katanya. Pesan tersebut menjadi perhatian penting karena kondisi fisik harus tetap terjaga sepanjang rangkaian pertandingan.

Porprov XVI Sumbar 2026 sendiri berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 dan mempertemukan atlet dari berbagai kabupaten dan kota. Bagi Muaythai Kota Padang, 20 atlet yang turun bertanding menjadi representasi hasil pembinaan sekaligus kesempatan menguji kemampuan di level provinsi.

Kini, sorotan tertuju kepada 12 atlet putra dan 8 atlet putri Muaythai Kota Padang. Dengan target delapan emas, perjuangan mereka baru dimulai. Hasil setiap pertarungan di arena GOR H. Agus Salim akan menentukan langkah menuju babak berikutnya dan membuka peluang mengukir prestasi untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Hujan Tak Padamkan Semangat PORPROV XVI, Jon Firman Pandu Bawa 460 Atlet Kabupaten Solok Berjuang    
Minggu, Oktober 04, 2026

On Minggu, Oktober 04, 2026

Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H
Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., bersama jajaran kepala daerah, pimpinan DPRD, Forkopimda, pengurus KONI, atlet dan ofisial dari 19 kabupaten/kota menyaksikan pembukaan PORPROV XVI. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Hujan deras tidak mampu memadamkan semangat pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Api obor tetap menyala gagah saat seremoni pembukaan berlangsung di halaman Istana Gubernur Sumatera Barat, Jumat (2/10/2026).

Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., hadir langsung dalam momentum besar olahraga Sumbar tersebut. Ia bersama jajaran kepala daerah, pimpinan DPRD, Forkopimda, pengurus KONI, atlet dan ofisial dari 19 kabupaten/kota menyaksikan pembukaan PORPROV XVI.

Api obor PORPROV XVI menjadi simbol kuat persatuan dan semangat olahraga Sumatera Barat. Obor yang sebelumnya dikirab dari Nagari Tuo Pariangan itu akhirnya tiba di lokasi pembukaan dan menyala di tengah guyuran hujan.

PORPROV XVI 2026 berlangsung dengan skala besar. Sebanyak 53 cabang olahraga dipertandingkan dan melibatkan lebih dari 8.000 atlet se-Sumatera Barat. Kabupaten Solok tampil dengan kekuatan 460 atlet dan 102 ofisial, membawa target prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah.

Ketua Panitia Besar PORPROV XVI, Editiawarman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan ajang tersebut. Setelah sekitar delapan tahun sejak PORPROV XV di Kabupaten Padang Pariaman, pesta olahraga provinsi kembali bergulir setelah sempat terkendala pandemi COVID-19 dan berbagai bencana alam.

Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, S.Fil.I., M.Si., mengingatkan seluruh kontingen agar menjaga kebersamaan dan sportivitas. PORPROV bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga menjadi panggung pembuktian kualitas atlet dan pembinaan olahraga Sumbar.

Dari KONI Pusat, Wakil Ketua Umum V KONI Pusat, Drs. Tursandi Alwi, menegaskan PORPROV memiliki posisi strategis dalam pembinaan olahraga prestasi. Ajang ini menjadi salah satu pijakan menuju kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Babak Kualifikasi PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., menyebut PORPROV XVI sebagai investasi penting bagi masa depan atlet Sumatera Barat. Menurutnya, pengalaman bertanding di tingkat provinsi menjadi bekal berharga untuk menghadapi kompetisi nasional dan mengejar prestasi lebih tinggi pada PON 2028.

Pembukaan PORPROV XVI turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, S.T., pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Barat, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, jajaran KONI, serta ribuan atlet dan ofisial. Kini perhatian tertuju pada perjuangan lebih dari 8.000 atlet, termasuk kontingen Kabupaten Solok, untuk memburu prestasi dan mengharumkan nama Sumatera Barat di panggung olahraga nasional. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU