HEADLINE
Peringatan Cuaca di Kota Padang pada Tanggal 16 hingga 18 Agustus 2026, Ini Penjelasan Kalaksa BPBD Hendri Zulviton    
Minggu, Agustus 16, 2026

On Minggu, Agustus 16, 2026

Peringatan Cuaca di Kota Padang pada tanggal 16 hingga 18 agustus 2026, Ini Penjelasan Kalaksa BPBD, Hendri Zulviton
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan agar masyarakat, tetap waspada terhadap dinamika cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengeluarkan imbauan kewaspadaan bagi masyarakat menyusul informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau.

Peringatan ini khususnya ditujukan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang mencakup wilayah Kota Padang dan sekitarnya pada rentang tanggal 16 hingga 18 Agustus 2026. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan agar masyarakat, terutama yang sedang mengikuti maupun merayakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, tetap waspada terhadap dinamika cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga Kota Padang dan para pengunjung agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat dalam beberapa hari ke depan terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai peringatan dini dari BMKG," jelasnya, Minggu, 16 Agustus 2026,  Kota Padang. 

Pemerintah Kota Padang mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan berbagai perlombaan, upacara, maupun aktivitas luar ruangan (outdoor) dalam rangka merayakan HUT RI untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini.

Bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana, seperti daerah lereng bukit (potensi longsor) dan kawasan rawan genangan air atau banjir, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. 

Masyarakat Kota Padang diimbau agar waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di wilayah Kota Padang dan sekitarnya. Terutama yang berkaitan dengan aktivitas luar ruangan lainya.

"Apabila terjadi darurat bencana di lingkungan sekitar, masyarakat dapat segera melaporkan melalui layanan darurat (Call Center) BPBD Kota Padang di nomor (0751) 778775 atau WhatsApp 085891522181. agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas," tambahnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Sambut HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih    
Minggu, Agustus 16, 2026

On Minggu, Agustus 16, 2026

Sambut HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih
Ketua DPRD Kota Padang  Muharlion, mengajak  warga  Kota Padang   mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Amak). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang  Muharlion, mengajak  warga  Kota Padang   mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ajakan tersebut,  menjadi bagian dari semangat menyambut peringatan kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agustus 2026.

Pengibaran Merah Putih diharapkan,  tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi simbol kecintaan masyarakat terhadap tanah air serta penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Muharlion mengajak masyarakat,  mengibarkan Bendera Merah Putih di berbagai tempat, mulai dari rumah, kantor, sekolah hingga lingkungan tempat tinggal

"Mari  tunjukkan cinta tanah air dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, dan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan kesempatan penting untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan masyarakat.

Bendera Merah Putih memiliki makna,  yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia. Merah melambangkan keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian.

Keduanya,  menjadi simbol perjuangan dan cita-cita bangsa yang harus terus dijaga oleh setiap generasi.

Muharlion  menekankan,  pentingnya menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk membangkitkan semangat persatuan. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan,  para pendahulu harus diisi dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan, persatuan menjadi kekuatan utama dalam membangun Kota Padang dan Indonesia.

Perbedaan latar belakang, suku, budaya maupun pilihan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah belah.

Sebaliknya, masyarakat perlu memperkuat,  rasa saling menghormati dan menjaga semangat kebersamaan. Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya terlihat dari semarak pemasangan bendera dan berbagai kegiatan perayaan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan mengibarkan Merah Putih juga diharapkan,  dapat menggugah kesadaran generasi muda untuk mengenal dan menghargai sejarah perjuangan bangsa.

Anak-anak dan generasi muda merupakan,  penerus cita-cita kemerdekaan sehingga perlu ditanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.

Semangat tersebut tergambar dalam pesan yang diusung Muharlion: “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan demikian dapat menjadi momentum bersama, bagi seluruh warga Kota Padang untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap bangsa.

Dengan mengibarkan Bendera Merah Putih, masyarakat tidak hanya menghiasi lingkungan dengan warna kebangsaan, tetapi juga menghidupkan kembali semangat perjuangan dan nasionalisme. (*)

Kukuhkan 65 Pengibar Bendera, Wali Kota Solok: Amanah Merah Putih Bukti Cinta Tanah Air    
Minggu, Agustus 16, 2026

On Minggu, Agustus 16, 2026

Kukuhkan 65 Pengibar Bendera, Wali Kota Solok: Amanah Merah Putih Bukti Cinta Tanah Air
Upacara pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Kubuang Tigo Baleh, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
— Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, secara resmi mengukuhkan 65 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kota Solok Tahun 2026. 

Upacara pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Kubuang Tigo Baleh, Sabtu (15/8/2026), sekaligus menandai kesiapan mereka untuk mengemban tugas mulia menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Para anggota Paskibraka ini merupakan putra-putri pelajar terbaik yang diseleksi secara ketat dari berbagai sekolah menengah di Kota Solok. 

Mereka terpilih untuk memikul tanggung jawab mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 RI yang akan berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Solok.

Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan mendalam kepada seluruh anggota. 

“Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Solok yang mendapat amanah istimewa untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Tugas ini bukan hanya sebuah kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus diemban dengan penuh kedisiplinan, semangat, dan rasa cinta tanah air,” tegasnya.

Wali Kota juga berpesan agar semangat kedisiplinan dan kebersamaan yang terjalin selama masa pelatihan terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Diharapkan mereka tidak hanya tampil gagah di lapangan, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda serta turut berkontribusi nyata dalam memajukan daerah tercinta.

Momen pengukuhan ditandai dengan pengucapan Ikrar Putra Indonesia yang dikumandangkan bersama seluruh anggota, serta penyematan lencana secara simbolis oleh Wali Kota Solok kepada perwakilan anggota Paskibra. 

Upacara ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Solok, unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, pelatih, orang tua anggota, serta para undangan lainnya.(80)

Dinsos Padang Gencarkan Sosialisasi Portal Perlinsos, Pendaftaran Ditutup 31 Agustus    
Minggu, Agustus 16, 2026

On Minggu, Agustus 16, 2026

Dinsos Padang Gencarkan Sosialisasi Portal Perlinsos, Pendaftaran Ditutup 31 Agustus
Sosialisasi dilakukan dengan menyambangi warga secara langsung melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Minggu (16/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Sosial kembali menggencarkan sosialisasi Portal Perlinsos kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan dengan menyambangi warga secara langsung melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Dinas Sosial Kota Padang untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong masyarakat segera mendaftarkan diri melalui Portal Perlinsos sebelum masa pendaftaran ditutup pada 31 Agustus 2026.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya mengatakan, kehadiran petugas di tengah aktivitas masyarakat pada CFD merupakan bagian dari kegiatan rutin untuk mendekatkan pelayanan kepada warga.

"Hari ini kami kembali hadir di tengah-tengah kegiatan masyarakat Car Free Day dalam rangka sosialisasi dan percepatan pendaftaran bansos bagi warga Kota Padang melalui Portal Perlinsos," katanya. 

Ia menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 102.350 kepala keluarga (KK) di Kota Padang telah terdaftar dalam Portal Perlinsos. Jumlah tersebut mencapai 33,58 persen dari total sasaran yang ada.

"Kami sangat meyakini masih banyak warga kota yang belum tahu, bahkan belum mendengar atau belum mendaftar. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melakukan pendaftaran," cakapnya. 

Menurut Eri, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat waktu pendaftaran tinggal beberapa pekan. Ia meyakini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Portal Perlinsos ataupun belum melakukan pendaftaran.

Masyarakat dapat melakukan pendaftaran dengan mendatangi layanan yang tersedia pada hari Minggu di lokasi Car Free Day maupun pada jam kerja melalui kantor lurah dan kantor kecamatan. Dinas Sosial juga telah menyiapkan agen Portal Perlinsos untuk membantu masyarakat dalam proses pendaftaran.

Eri menjelaskan, pendaftaran melalui Portal Perlinsos memiliki peran penting karena data yang dihimpun akan menjadi salah satu dasar bagi pemerintah pusat dalam menentukan penerima bantuan sosial pada 2027.

"Portal Perlinsos ini nantinya akan menjadi bahan acuan bagi pemerintah pusat untuk meneruskan bansos 2027. Jadi, data Portal Perlinsos ini akan dijadikan dasar," jelasnya. 

Karena itu, masyarakat yang saat ini masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial pada 2026 juga diminta tetap melakukan pendaftaran. Eri mengingatkan, status sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) pada tahun berjalan tidak otomatis menjamin data tersebut tetap tercatat untuk program bantuan sosial tahun berikutnya apabila tidak masuk dalam pendataan Portal Perlinsos.

"Walaupun 2026 Bapak/Ibu sebagai penerima KPM, tetapi tidak mendaftar dalam Portal Perlinsos untuk 2027, ada kemungkinan data tidak terdaftar, tidak ter-cover, dan tidak tercatat sehingga sangat rentan untuk tidak mendapatkan bantuan sosial di 2027," tukuknya. 

Selain menjadi basis pendataan, Eri menyampaikan bahwa Portal Perlinsos dirancang untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial. Sistem digital tersebut memanfaatkan data kependudukan dan sejumlah indikator untuk menilai kelayakan calon penerima.

Ia menambahkan, masyarakat yang dinyatakan belum memenuhi kriteria juga tetap memiliki ruang untuk menyampaikan sanggahan. Proses tersebut dapat dilakukan dengan melampirkan dokumen pendukung sesuai kondisi yang sebenarnya.

"Untuk pola penerima bansos, pemerintah pusat menjamin ketepatan sasaran karena sistem digital sudah diterapkan. Mulai dari nomor induk kependudukan (NIK), sistem akan membaca setiap data digital yang dimiliki pemohon sehingga ada indikator yang jelas dan tepat untuk menentukan seseorang layak atau tidak menerima bansos," tambahnya. 

Dengan waktu pendaftaran yang tersisa hingga 31 Agustus 2026, Dinas Sosial Kota Padang mengajak masyarakat tidak menunggu hingga batas akhir. Warga yang ingin memastikan datanya masuk dalam pendataan Portal Perlinsos dapat memanfaatkan layanan yang tersedia di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun titik pelayanan yang disiapkan di ruang publik seperti Car Free Day. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja Disiapkan    
Minggu, Agustus 16, 2026

On Minggu, Agustus 16, 2026

Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja Disiapkan
Program TIDP dibuka Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Balai Besar Peningkatan Produksi (BBPP) Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
— Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi menjadi rintisan usaha (startup) yang dapat menciptakan peluang kerja baru. Upaya tersebut diwujudkan melalui Talent & Innovation Development Program (TID P) yang berlangsung selama enam bulan dan diikuti 58 talenta muda dari Bekasi dan Bandung Barat.

Program TIDP dibuka Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Balai Besar Peningkatan Produksi (BBPP) Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan adaptif, inovatif, dan kewirausahaan agar mampu merespons perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Sebanyak 58 peserta terpilih dari Bekasi dan Bandung Barat mengikuti program intensif selama enam bulan. TIDP dilaksanakan melalui kolaborasi Ditjen Bina Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK), Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat, serta mitra industri dan mentor profesional.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi, tetapi juga pada pengembangan gagasan, inovasi, dan kewirausahaan.

Menaker Yassierli mengatakan, perubahan teknologi dan model bisnis global menuntut perubahan paradigma dalam penyiapan tenaga kerja nasional. Generasi muda tidak cukup hanya dipersiapkan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga perlu memiliki kemampuan melihat persoalan sebagai peluang dan menciptakan sesuatu yang baru.

"Kita tidak cukup hanya menyiapkan tenaga kerja yang siap mencari pekerjaan, tetapi harus membangun talenta yang siap menghadapi perubahan. Mereka harus mau terus belajar, melihat masalah sebagai peluang, bekerja sama, dan berani menciptakan sesuatu yang baru," tegas Yassierli.

Untuk memastikan pengembangan talenta tersebut berlanjut pada penerapan gagasan, Kemnaker juga mengembangkan Talent & Innovation Hub (TIH) sebagai ekosistem yang mempertemukan pengembangan talenta, inovasi, kewirausahaan, dunia usaha, dan kebijakan ketenagakerjaan. TIH diarahkan agar proses pengem bangan talenta tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut hingga lahirnya gagasan dan solusi yang memiliki nilai ekonomi.

Melalui ekosistem tersebut, Yassierli berharap para peserta dapat mengembangkan gagasan menjadi rintisan usaha (startup) berbasis inovasi. Ia mengajak peserta berani mengembangkan usaha yang tidak hanya memberi manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang kerja baru.

"Saya berharap adik-adik yang mengikuti program ini dapat menghasilkan rintisan usaha (startup) berbasis inovasi. Saya tantang Anda menjadi pelopor: lulusan yang sudah memiliki perusahaan sendiri bahkan sebelum masa programnya selesai," ujar Yassierli. (*)

SIPD Sudah Mengembangkan dan Mengimplementasikan Proses Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah    
Minggu, Agustus 16, 2026

On Minggu, Agustus 16, 2026

SIPD Sudah Mengembangkan dan Mengimplementasikan Proses Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah
Workshop Peningkatan Kapasitas Pemerintah Daerah pada lingkup pemerintah daerah Provinsi Maluku, selama dua hari, di Swiss-Bellhotel Ambon. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dalam upaya meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam rangka pengendalian dan evaluasi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) berkolaborasi mengadakan Workshop Peningkatan Kapasitas Pemerintah Daerah pada lingkup pemerintah daerah Provinsi Maluku, selama dua hari, di Swiss-Bellhotel Ambon.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pengendalian dan evaluasi, terutama dalam bidang urusan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengoptimalisasi integrasi seluruh proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban keuangan daerah dengan memanfaatkan SIPD yang dirancang untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) dan Ditjen Bina Keuangan Daerah (Keuda), Kementerian Dalam Negeri dengan peserta seluruh Perangkat Daerah Provinsi dan perwakilan dari Bappeda Provinsi Kalimantan Utara.

Provicial Lead SKALA, Odie Seumahu, sangat bangga dan berkomitmen penuh untuk terus mendampingi Pemerintah Provinsi Maluku. 

“Kemitraan ini berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam aspek perencanaan, penganggaran, serta pemanfaatan data yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Odie, dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (16/8/2026).

Bersama Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, lanjut Odie, SKALA telah mengambil langkah-langkah teknis pengintegrasian SIPD Modul perencanaan, pengendalian dan evaluasi dengan Portal Lawamena Satu Data. 

Hal ini akan memastikan pemutakhiran dan validasi data pegendalian dan evaluasi oleh perangkat daerah berjalan tepat waktu dan berkualitas, serta kinerja perangkat daerah yang dapat diikuti oleh pimpinan daerah melalui dashboard executive.

“Semuanya mengarah pada konsistensi perencanaan, penganggaran dan layanan efektif sesuai target Pembangunan yang terukur,” imbuh Odie.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Rendy Jaya Laksamana, menyoroti peran vital SIPD yang dinilai sebagai instrumen paling berpengaruh dalam tata kelola pemerintahan daerah saat ini.

"SIPD sudah mengembangkan dan mengimplementasikan proses pengendalian dan evaluasi (Dalev) kinerja pemerintah daerah,” jelas Rendy.

Lebih lanjut, Rendy mengatakan Dalev pelaksanaan rencana dan anggaran pembangunan daerah dilakukan melalui sistem. 

“Dengan begitu harapannya hasil Dalev akan lebih cepat bahkan dengan kualitas data dan informasi yang valid, akurat dan transparan,” tambah Rendy.

Akan tetapi, Rendy menjelaskan bahwa dalam fase krusial siklus manajemen pembangunan, aspek pengendalian dan evaluasi ini sering kali menghadapi tantangan teknis maupun konseptual yang tidak bisa dibilang ringan. 

“Secara garis besar, tantangan dalam proses pengendalian dan evaluasi ini teridentifikasi mulai dari kendala teknis sistem, ego sektoral, miskoordinasi, kurangnya kapasitas SDM, dan substansi regulasi yang belum optimal.”

Fungsional Ahli Muda Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah (PAD)-Keuda Kemendagri, Ajie Cakra Maulana, menyampaikan melalui sistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir ini, e-Dalev berfungsi sebagai radar peringatan dini (early warning system) yang mengunci konsistensi antara dokumen perencanaan dan realisasi belanja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara real-time.

“Penguatan kapasitas ini dinilai sangat krusial bagi Maluku sebagai wilayah kepulauan, agar setiap alokasi anggaran menghasilkan data evaluasi yang akurat, memangkas birokrasi pelaporan, serta menjadi dasar ilmiah bagi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam mengambil kebijakan afirmatif maupun rasionalisasi anggaran pada APBD Perubahan demi mengoptimalkan pelayanan dasar masyarakat,” jelas Ajie.

Hasil utama dari workshop ini adanya peningkatan pemahaman dan hasil pengendalian dan evaluasi Pemerintah Daerah Provinsi Maluku untuk Triwulan II Tahun 2026 dan Triwulan berikutnya untuk tahun 2026 maupun tahun yang akan datang mengalami peningkatan perbaikan.

SKALA dan Kemendagri juga sepakat komunikasi lanjutan akan terus dilakukan untuk mendukung peningkatan kapasitas pemerintah daerah dari hulu ke hilir. Sebagai langkah konkret menuju tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, efisien, dan terintegrasi.

Dengan koordinasi yang lebih kuat antara SKALA dan Kemendagri, diharapkan upaya perbaikan tata kelola dan kapasitas pemerintah daerah dapat berjalan lebih sistematis, terukur, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik. (*)

Wako Fadly Amran Apresiasi Festival Kota Tua 2026, Albert: Mengangkat Filosofi ‘Urang Padang Jalan Barampek’    
Minggu, Agustus 16, 2026

On Minggu, Agustus 16, 2026

Wako Fadly Amran Apresiasi Festival Kota Tua 2026, Albert: Mengangkat Filosofi ‘Urang Padang Jalan Barampek’
Fadly Amran saat menghadiri pembukaan Festival Kota Tua 2026 di GOR HTT Padang, Sabtu (15/8/2026) malam. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi Festival Kota Tua 2026 sebagai etalase keberagaman budaya, sekaligus penggerak ekonomi dan pariwisata untuk memperkuat Kota Padang sebagai kota gastronomi dunia.

Hal itu disampaikan Fadly Amran saat menghadiri pembukaan Festival Kota Tua 2026 di GOR HTT Padang, Sabtu (15/8/2026) malam.

Berlangsung selama 15-23 Agustus 2026, event yang digelar oleh Himpunan Tjinta Teman (HTT) Pusat Padang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ini menghadirkan rangkaian pertunjukan seni, promosi kuliner, hingga donor darah.

Mengangkat keberagaman budaya dan sejarah Kota Tua Padang, pelaksanaan festival tahun ini menghadirkan sesuatu yang baru, yakni Kejuaraan Barongsai Internasional Piala Gubernur Sumbar yang diikuti peserta dari berbagai negara.

Fadly Amran menekankan bahwa seni, budaya, dan tradisi merupakan kekuatan penting dalam membangun karakter sekaligus daya tarik wisata Kota Padang. Menurutnya, kekayaan budaya menjadi bagian tak terpisahkan dari konsep Taste of Padang Experience yang tengah dikembangkan Pemko Padang.

“Tanpa seni, budaya, dan tradisi, Kota Padang akan kehilangan rasa dan identitas. Karena itu, Festival Kota Tua tepat digelar untuk mendukung Padang menuju kota gastronomi dunia," katanya. 

Fadly Amran menargetkan Festival Kota Tua tahun depan dapat dikolaborasikan dengan rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-358.

“Semoga kolaborasi ini semakin memeriahkan HJK sekaligus memperkuat daya tarik wisata dan budaya Kota Padang," cakapnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua HTT Pusat Padang sekaligus Anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman, mengatakan Festival Kota Tua tahun ini dirangkai dengan Kejuaraan Barongsai Internasional Piala Gubernur Sumbar yang menghadirkan peserta dari tujuh negara yakni Amerika, Malaysia, China, Perancis, serta Australia, Vietnam dan Hongkong.

“Festival tahun ini tetap mengangkat filosofi ‘Urang Padang Jalan Barampek’ yang merepresentasikan keberagaman etnis Minangkabau, Tionghoa, Nias, dan India dalam sejarah Kota Padang. Keterlibatan berbagai komunitas penting untuk menghidupkan Kota Tua sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat," tukuknya. 

Hadir di kesempatan itu Gubernur Sumbar Mahyeldi, unsur Forkopimda Sumbar dan Kota Padang, pimpinan OPD terkait di lingkup Pemprov Sumbar dan Pemko Padang, serta Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (PB FOBI), Edy Kusuma, dan unsur terkait lainnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU