HEADLINE
Jon Firman Pandu Dikukuhkan Pimpin HKTI Kabupaten Solok: Fokus Hilirisasi, Regenerasi, dan Kesejahteraan Petani    
Rabu, September 02, 2026

On Rabu, September 02, 2026

Jon Firman Pandu Dikukuhkan Pimpin HKTI Kabupaten Solok: Fokus Hilirisasi, Regenerasi, dan Kesejahteraan Petani
Pengukuhan berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Provinsi Sumatera Barat, Selasa (1/9/2026), di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, beriringan dengan pelantikan pengurus DPC se-Sumatera Barat. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Langkah strategis bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Solok tertuang dalam pengukuhan kepengurusan baru. Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Solok periode 2026–2031. 

Pengukuhan berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Provinsi Sumatera Barat, Selasa (1/9/2026), di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, beriringan dengan pelantikan pengurus DPC se-Sumatera Barat.

Kepengurusan lengkap DPC HKTI Kabupaten Solok terdiri dari Jon Firman Pandu sebagai Ketua, Nofri Perdana Ario sebagai Sekretaris, dan Joni Krisnopel sebagai Bendahara. 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman, S.I.P., ditetapkan sebagai Ketua DPD HKTI Sumatera Barat periode yang sama.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Harian DPN HKTI Prof. Dr. Ir. H. Andi Muhammad Syakir, M.S., Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, S.T., Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, serta jajaran pengurus dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Prof. Syakir menegaskan posisi strategis pertanian sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

“Keberhasilan pembangunan pertanian bukan hanya swasembada, tetapi bagaimana meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya. 

Ia mendorong HKTI menjadi katalisator kebijakan, sekaligus memperkuat hilirisasi produk, mekanisasi, dan menarik minat generasi muda masuk ke sektor pertanian.

Sementara itu, Ketua DPD HKTI Sumatera Barat terpilih Evi Yandri Rajo Budiman menyampaikan bahwa potensi pertanian Sumatera Barat sangat besar, namun masih berhadapan tantangan harga, sarana produksi, permodalan, hingga pemasaran. 

Ia menekankan perubahan pola pikir: hasil tani tidak boleh lagi hanya dijual dalam bentuk bahan mentah. 

“Ukuran keberhasilan bukan hanya naiknya produksi, melainkan naiknya pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujarnya. Ia berkomitmen membangun sinergi utuh dari hulu ke hilir, serta memprioritaskan regenerasi petani agar sektor ini tetap berkelanjutan.

Wakil Gubernur Vasco Ruseimy menyambut positif konsolidasi organisasi ini. 

Ia berharap HKTI tidak sekadar bergerak seremonial, melainkan melahirkan program nyata dan berdampak jangka panjang. 

“Bangun gerakan bersama, rangkul pakar, akademisi, dan pelaku usaha, agar produktivitas dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” pesannya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, khususnya di bawah kepemimpinan Jon Firman Pandu, HKTI Kabupaten Solok diharapkan semakin kokoh bersinergi dengan pemerintah daerah. 

Fokus utama tertuju pada penanganan pascabencana pertanian, penguatan nilai tambah produk, jaminan pasar, hingga pembibitan petani muda — demi terwujudnya ketahanan pangan dan kesejahteraan petani yang sesungguhnya.(80)

Fraksi PKS DPRD Padang Sebut Ruang Fiskal Daerah Menjadi Sangat Sensitif Terhadap Perubahan Kebijakan Pemerintah Pusat    
Rabu, September 02, 2026

On Rabu, September 02, 2026

Fraksi PKS DPRD Padang Sebut Ruang Fiskal Daerah Menjadi Sangat Sensitif Terhadap Perubahan Kebijakan Pemerintah Pusat
Juru bicara Fraksi PKS, Gufron bersama mantan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen, S. Pd., di rapat paripurna, Senin, 31 Agustus 2026. (Foto: By). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Juru bicara Fraksi PKS, Gufron mengatakan, berdasarkan dokumen Ringkasan Akun Pemerintah Kota Padang TA 2027, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp. 2,737 triliun. Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah atau PAD direncanakan sebesar Rp. 1,155 triliun naik dari tahun sebelumnya Rp. 1,126 T, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp. 1,581 triliun.

Hal itu disampaikannya dalan rapat paripurna DPRD Kota Padang dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap KUA-PPA 2027, Senin, 31 Agustus 2026.

Dikatakannya, secara struktur, PAD memberikan kontribusi sekitar 42,22 persen terhadap total pendapatan daerah, sementara pendapatan transfer masih menyumbang sekitar 57,78 persen. Angka ini menunjukkan bahwa Kota Padang telah memiliki basis PAD yang cukup signifikan. 

"Namun, dari perspektif kemandirian fiskal, kita belum boleh berpuas diri. Sebab, lebih dari separuh pendapatan Kota Padang masih bersumber dari transfer. Inilah persoalan struktural yang harus dibaca secara serius. Ketergantungan terhadap transfer bukan semata-mata persoalan besar-kecilnya angka transfer," ungkapnya.

Persoalannya, tegas dia, adalah ruang fiskal daerah menjadi sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan pemerintah pusat. Ketika transfer meningkat, APBD dapat berkembang. Tetapi ketika transfer dikurangi, ditunda, direstrukturisasi atau formula pembagiannya berubah, maka kemampuan daerah membiayai pelayanan publik dan pembangunan juga ikut tertekan.

Dikatakannya, PAD harus tumbuh bukan melalui pendekatan yang sekadar menaikkan beban masyarakat, melainkan melalui perluasan basis pajak, optimalisasi objek pajak, digitalisasi pemungutan, penguatan database wajib pajak, penertiban kebocoran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Oleh karena itu, kami mendorong agar Pemerintah Kota: Melakukan evaluasi mendalam terhadap target dan sistem pemungutan. Mengembangkan strategi peningkatan PAD yang tidak membebani masyarakat kecil, namun tetap memberikan insentif bagi pelaku usaha dan UMKM.
Kami meyakini, PAD yang sehat bukanlah PAD yang tinggi dari pungutan berlebihan, melainkan PAD yang tumbuh bersama pertumbuhan ekonomi masyarakat," cakapnya.

Dijelaskannya, ketika usaha masyarakat berkembang dan daya beli meningkat, penerimaan daerah akan mengalir secara alami tanpa menimbulkan resistensi publik.

Mengoptimalkan OPD penghasil PAD, dan menggerakkan potensi ekonomi lokal yang belum tergarap maksimal, termasuk melalui reformasi layanan publik berbasis digital dan kemudahan perizinan yang menghasilkan sumber pendapatan baru.

"Kami berharap perubahan kebijakan ini benar-benar mencerminkan semangat efisiensi, akuntabilitas, dan keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks," katanya. (*) 

Editoril: Zamri Yahya, WU

Kadis Kominfo Susi Sofianti Kunjungi Stand UP2K Kabupaten Solok: Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas    
Rabu, September 02, 2026

On Rabu, September 02, 2026

Kadis Kominfo Susi Sofianti Kunjungi Stand UP2K Kabupaten Solok: Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas
Stand Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Kabupaten Solok dalam rangkaian Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Solok Susi Sofianti Saidani, S.H., M.M., didampingi jajaran staf, menyambangi langsung Stand Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Kabupaten Solok dalam rangkaian Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).

Kunjungan ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan PKK, khususnya dalam memacu pengembangan potensi, kreativitas, dan kemandirian ekonomi keluarga melalui program UP2K.

Di lokasi pameran, Susi Sofianti meninjau beragam produk unggulan hasil karya dan keterampilan masyarakat Kabupaten Solok yang ditampilkan.

Ia menilai setiap produk yang dipajang memiliki kualitas dan ciri khas tersendiri, serta berpotensi besar untuk terus dikembangkan dan dipasarkan lebih luas lagi.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan produk unggulan Kabupaten Solok. Kita berharap produk-produk UP2K semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujar Susi.

Menurutnya, UP2K memegang peran strategis sebagai tulang punggung peningkatan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, dukungan menyeluruh — mulai dari pengembangan kualitas, inovasi, hingga promosi dan pemasaran — sangat dibutuhkan agar usaha masyarakat semakin berkembang dan bernilai tambah tinggi.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan kerja keras para kader PKK serta pelaku UP2K yang tak henti berinovasi menghasilkan karya bernilai ekonomi.

Dinas Kominfo Kabupaten Solok berkomitmen terus mendukung upaya publikasi dan promosi seluruh potensi daerah, termasuk produk unggulan UP2K. 

Sinergi antara PKK, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kokoh, sehingga ekonomi keluarga semakin kuat, mandiri, dan kesejahteraan masyarakat tercapai.(80)

SIG Tahan Tekanan Industri, Laba Naik 471 Persen pada Semester I 2026    
Rabu, September 02, 2026

On Rabu, September 02, 2026

SIG Tahan Tekanan Industri, Laba Naik 471 Persen pada Semester I 2026
Pendapatan SIG meningkat menjadi Rp17,65 triliun atau naik 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (Foto Ilustrasi: Adrian Tuswandi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @sig.id pada Selasa, (1/9/2026), volume penjualan perusahaan mencapai 18,28 juta ton atau tumbuh 5,6 persen secara tahunan (year on year/yoy). 

Sementara itu, pendapatan SIG meningkat menjadi Rp17,65 triliun atau naik 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menunjukkan kemampuan SIG menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri semen nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Dalam unggahannya, SIG menjelaskan bahwa kinerja keuangan konsolidasi Semester I 2026 yang telah melalui penelaahan terbatas (limited review) menunjukkan sejumlah indikator positif. 

Selain membukukan pendapatan Rp17,65 triliun, SIG juga mencatat EBITDA sebesar Rp2,15 triliun dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp228 miliar.

Adapun beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp13,85 triliun. Kinerja tersebut menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan bisnis perusahaan pada tahun ini.

Pertumbuhan volume penjualan SIG terutama ditopang oleh peningkatan penjualan domestik yang naik 9,7 persen secara tahunan. Kinerja itu didorong oleh segmen semen kantong yang tumbuh lebih tinggi, yakni 11,2 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Di sisi lain, SIG tetap menjalankan strategi efisiensi secara disiplin dan konsisten. Beban pokok pendapatan terkendali pada level 11,1 persen seiring peningkatan volume penjualan serta kenaikan biaya bahan bakar dan energi.

Sementara itu, beban operasional meningkat 20,7 persen yang sebagian besar dipengaruhi kenaikan biaya transportasi.

Meski menghadapi tekanan biaya, pengelolaan arus kas dan struktur permodalan yang optimal mampu menjaga ketahanan keuangan perusahaan. 

Hal itu tercermin dari penurunan beban keuangan bersih sebesar 34,5 persen karena berkurangnya utang berbunga.

SIG menyebutkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari strategi transformasi bisnis yang dijalankan secara berkelanjutan. 

Transformasi dilakukan melalui penguatan pasar mikro, peningkatan jaringan retail sales hingga menjangkau lebih banyak toko bangunan, penguatan brand presence dan product knowledge di tingkat toko, efisiensi biaya, serta pengelolaan arus kas dan permodalan yang lebih optimal.

Strategi tersebut memberikan hasil nyata. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp228 miliar atau melonjak 471 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, SIG menyatakan bahwa capaian Semester I 2026 menjadi bukti ketahanan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri sekaligus sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara untuk mendorong transformasi BUMN yang menghasilkan nilai nyata bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.

Ke depan, SIG menegaskan akan terus melanjutkan transformasi bisnis untuk memperkuat daya saing perusahaan dan menjaga momentum pertumbuhan seiring prospek permintaan semen domestik yang dinilai semakin positif. (*)

Hadiri Pembukaan Jambore PKK Sumbar: Ny. Nia Jon Firman Pandu Tekankan Pengalaman dan Pengabdian Lebih Utama dari Sekadar Prestasi    
Rabu, September 02, 2026

On Rabu, September 02, 2026

Hadiri Pembukaan Jambore PKK Sumbar: Ny. Nia Jon Firman Pandu Tekankan Pengalaman dan Pengabdian Lebih Utama dari Sekadar Prestasi
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., hadir resmi dalam pembukaan Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, sekaligus peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke‑54. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Semangat kebersamaan dan pengabdian menyelimuti Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026). 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., hadir resmi dalam pembukaan Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, sekaligus peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke‑54.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, didampingi Ketua TP‑PKK Provinsi Ny. Harneli, serta dihadiri para Bupati, Wali Kota, Ketua TP‑PKK se‑Sumatera Barat, dan ratusan kader dari seluruh penjuru daerah. 

Bersama Ny. Nia hadir pula Staf Ahli TP‑PKK Kabupaten Solok Ny. Lian Octavia Candra, serta para kader terpilih yang siap berlaga dan berbagi pengalaman.

Jambore ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah strategis apresiasi, silaturahmi, dan pertukaran gagasan. 

Di sini kreativitas digali, wawasan diperluas, dan semangat menjalankan 10 Program Pokok PKK diperkuat kembali.

Ny. Nia Jon Firman Pandu menegaskan, keikutsertaan Kabupaten Solok bertujuan lebih luas daripada sekadar meraih juara. 

“Prestasi tentu menjadi harapan, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana kegiatan ini bisa menjadi pengalaman dan motivasi bagi kader untuk semakin aktif memberikan kontribusi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta menikmati setiap rangkaian dengan semangat dan kekompakan. 

Kehadiran di sini adalah kesempatan untuk menampilkan potensi sekaligus belajar hal‑hal baru guna membawa pulang manfaat bagi keluarga dan lingkungan masing‑masing.

Lebih dalam, Ketua TP‑PKK Kabupaten Solok mengingatkan: kader adalah ujung tombak gerakan pemberdayaan keluarga.

“Karena itu, peningkatan kapasitas, kreativitas dan kekompakan kader perlu terus didorong agar gerakan PKK semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Peringatan HKG ke‑54 juga menjadi momen pembaruan janji: terus bergerak berkelanjutan demi keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera. 

Mengusung semangat “Bergerak Bersama, PKK Hebat, Keluarga Sejahtera”, kontingen Kabupaten Solok tampil dengan tekad kuat — memberikan penampilan terbaik, membawa nama baik daerah, dan pulang membawa bekal pengabdian yang lebih matang.(80)

Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Merekomendasikan Agar Evaluasi  Atas Besaran Tarif Retribusi Dilakukan Secara  Berkala    
Rabu, September 02, 2026

On Rabu, September 02, 2026

Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Merekomendasikan Agar Evaluasi  Atas Besaran Tarif Retribusi Dilakukan Secara  Berkala
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang, Wahyu Hidayat menyampaikan pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. (Foto: Humas). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang, Wahyu Hidayat menyampaikan pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, bertempt di ruang sidang utama Lt. II gedung DPRD Kota Padang, Jalan Bagindo Aziz Chan Bypass Kelurahan Sungai Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat, Senin, 31 Agustus 2026.

Meski  memberikan  persetujuan,  Fraksi  Gerindra  DPRD Kota Padang menyampaikan  beberapa catatan penting sebagai bahan pertimbangan, yaitu: 

1.  Implementasi  yang  Transparan  dan  Akuntabel:  Pemerintah  Kota (Bapenda)  harus  memastikan  sosialisasi  yang  masif  dan  transparan kepada masyarakat dan pelaku usaha sebelum Perda ini diberlakukan. 

Mekanisme pengelolaan, pengawasan, dan pelaporan retribusi pada seluruh OPD terkait harus diperkuat untuk mencegah penyimpangan. 

2.  Evaluasi Berkala: Mengingat dinamika ekonomi yang cepat berubah, Fraksi  Gerindra  merekomendasikan  agar  evaluasi  atas  besaran  tarif retribusi  dilakukan  secara  berkala,  minimal  setiap  dua  tahun  sekali, untuk memastikan tarif tetap relevan dan tidak menjadi beban yang memberatkan.   

3.  Prioritas  Pengadaan  Sarana:  Khusus  untuk  UPTD  Laboratorium Lingkungan  Hidup,  Pemko  kedepannya  perlu  memprioritaskan pengadaan  peralatan  laboratorium  pengganti  yang  rusak  guna mempertahankan  dan  memperluas  kapasitas  layanan  yang  telah ditingkatkan melalui Perda ini.  

4.  Mekanisme Keringanan: Fraksi Gerindra mendorong Pemerintah Kota untuk  ditindaklanjuti  dalam  perwako  penetapkan  mekanisme keringanan, pengurangan, atau pembebasan retribusi bagi kelompok masyarakat tertentu yang benar-benar membutuhkan, sesuai prinsip keadilan sosial.  
Sidang Paripurna Yang Terhormat, hadirin yang kami muliakan. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Wali Kota Ramadhani Serahkan SK dan Sumpahkan PNS Baru: Menjadi Abdi Negara Berarti Siap Mengabdi dan Berinovasi untuk Masyarakat    
Rabu, September 02, 2026

On Rabu, September 02, 2026

Wali Kota Ramadhani Serahkan SK dan Sumpahkan PNS Baru: Menjadi Abdi Negara Berarti Siap Mengabdi dan Berinovasi untuk Masyarakat
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sekaligus memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah janji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di lingkungan Pemerintah Kota Solok. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Momen bersejarah dan penuh khidmat tercipta di Gedung Kubung Tigo Baleh, Rabu (2/9/2026). 

Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sekaligus memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah janji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di lingkungan Pemerintah Kota Solok.

Kegiatan ini dihadiri jajaran unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Solok, menjadi bukti dukungan dan harapan besar daerah terhadap kehadiran tenaga baru dalam birokrasi.

Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan dengan tegas: prosesi ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan titik awal tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat. 

Integritas, loyalitas, dan profesionalisme harus menjadi pedoman utama dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil.

“Menjadi PNS berarti siap mendedikasikan waktu dan kemampuan untuk kemajuan Kota Solok. Saya minta saudara-saudara sekalian segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, pahami tugas pokok dan fungsi, serta berikan inovasi terbaik demi peningkatan kualitas pelayanan publik,” pesan Wali Kota.

Lebih jauh, ia mengingatkan penerapan sistem meritokrasi dan kedisiplinan tinggi sebagai landasan kerja. 

Kehadiran aparatur muda diharapkan membawa energi segar, gagasan baru, serta mempercepat langkah digitalisasi birokrasi, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah secara simbolis oleh perwakilan PNS baru, disaksikan langsung oleh Wali Kota Solok serta para rohaniawan.(80)