HEADLINE
‎Estafet Kepemimpinan, Brigjen TNI Aji Mimbarno Resmi Jabat Danrem 032/Wirabraja, Kasrem dan Dua Dandim juga Dilantik‎    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

‎Estafet Kepemimpinan, Brigjen TNI Aji Mimbarno Resmi Jabat Danrem 032/Wirabraja, Kasrem dan Dua Dandim juga Dilantik‎
Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., secara resmi mengemban amanah baru sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja, menggantikan Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si. (Foto: Panrem 032).
BENTENGSUMBAR.COM – Gerbong mutasi dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat kembali bergulir. Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., secara resmi mengemban amanah baru sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja, menggantikan Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si.

Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps ini dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Pangdam XX/TIB), Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., bertempat di Gedung Sapta Marga, Makodam XX/TIB, pada Minggu (17/5/2026).

Momentum Penyegaran dan Inovasi Satuan

Dalam amanatnya, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian krusial dari dinamika organisasi dan pembinaan personel. Langkah ini diambil guna meningkatkan kinerja satuan serta mendukung pengembangan karier prajurit secara berkesinambungan.

“Pergantian jabatan hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk menghadirkan semangat baru, inovasi, dan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas pokok demi kepentingan bangsa dan negara,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut.

Sebelum dipercaya memimpin Korem 032/Wbr, Brigjen TNI Aji Mimbarno menduduki jabatan sebagai Waaspers Kasad Bidang Watpers. Sementara itu, pejabat lama Brigjen TNI Mahfud, Saat ini melaksanakan tugas belajar untuk mengikuti pendidikan di Lemhannas RI.

Pergantian Pejabat Utama di Internal Korem 032/Wbr

Satu hari sebelum pucuk pimpinan Korem berganti, bertempat di Youth Center Bagindo Azis Chan pada Sabtu (16/5/2026), Brigjen TNI Mahfud telah lebih dulu memimpin rangkaian upacara Sertijab dan tradisi korps di internal jajaran Korem 032/Wbr.

Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian transisi kepemimpinan agar roda organisasi di jajaran Korem 032/Wbr tetap berjalan optimal. Beberapa pejabat penting yang resmi dilantik antara lain:

- Kolonel Inf Irvan Yusri, S.I.P., M.Han., menjabat  sebagai Kepala Staf Korem (Kasrem) 032/Wbr.

- Dandim 0306/Lima puluh Kota kini diemban oleh Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, menggantikan Letkol Inf Ucok Namara.

- Dandim 0307/Tanah Datar Resmi dijabat oleh Letkol Arh Hendriyana, menggantikan Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi.

Seluruh rangkaian acara pelantikan, baik di tingkat Kodam maupun Korem, berlangsung dengan tertib dan khidmat.

Agenda ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Kodam XX/TIB, PJU Korem 032/Wbr, para Komandan Satuan (Dansat) jajaran, serta Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XX/Tuanku Imam Bonjol dan Koorcab Rem 032 PD XX/TIB. (*)

Batagak Pangulu di Bukittinggi, Mahyeldi Ingatkan Ancaman Degradasi Moral Generasi Muda Minangkabau    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

Batagak Pangulu di Bukittinggi, Mahyeldi Ingatkan Ancaman Degradasi Moral Generasi Muda Minangkabau
Mahyeldi saat menghadiri prosesi Batagak Pangulu Zulhamdi Nova Candra IB, A.Md yang resmi menyandang gelar Datuak Nagari Labiah di Nagari Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Minggu (17/5/2026). (Foto: Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan jabatan panghulu bukan sekadar simbol adat atau gelar kebesaran kaum, tetapi amanah besar untuk menjaga marwah nagari sekaligus membina generasi muda Minangkabau di tengah derasnya arus perubahan sosial.

Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri prosesi Batagak Pangulu Zulhamdi Nova Candra IB, A.Md yang resmi menyandang gelar Datuak Nagari Labiah di Nagari Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Minggu (17/5/2026).

Dalam sambutannya, Mahyeldi menekankan seorang panghulu harus menjadi figur teladan yang dipercaya kaum dan masyarakat. Menurutnya, gelar datuak tidak diberikan sembarangan karena melekat dengan tanggung jawab besar terhadap anak kemenakan serta kehidupan sosial nagari.

“Pangulu ditunjuak urang nan dipicayo, gala tibo di urang nan bana. Artinya, penghulu adalah orang yang dipercaya dan gelar itu diberikan kepada orang yang memang layak,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan tantangan niniak mamak dan pemimpin adat saat ini jauh lebih berat dibanding sebelumnya. Panghulu dituntut hadir membentengi generasi muda dari berbagai perilaku menyimpang yang mengancam masa depan nagari.

“Generasi muda harus dijaga dan dilindungi dari hal-hal negatif serta perilaku menyimpang. Panghulu bersama niniak mamak punya tanggung jawab membina dan menyosialisasikan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, serta adat salingka nagari,” ujarnya.

Ia menyoroti ancaman degradasi moral generasi muda yang dipicu lemahnya pemahaman agama dan adat, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga pengaruh negatif perkembangan teknologi.

“Saat ini moral generasi muda mengalami degradasi yang tinggi. Kalau generasi mudanya hancur, maka hancurlah suatu nagari,” tegasnya.

Mahyeldi menilai persoalan tersebut tidak bisa dibebankan kepada panghulu semata. Dibutuhkan kekompakan seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, hingga bundo kanduang agar nilai adat Minangkabau tetap terjaga.

“Jangan jadikan perbedaan peran sebagai sumber kelemahan yang memecah belah kita. Jadikan itu sebagai kekuatan bersama untuk membangun nagari,” katanya.

Ia berharap dengan dilewakannya Zulhamdi Nova Candra sebagai Datuak Nagari Labiah, nilai-nilai adat dan filosofi ABS-SBK di Bukittinggi, khususnya di Kurai Limo Jorong, semakin kuat dan tetap terpelihara di masa mendatang.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi juga menyampaikan selamat kepada Zulhamdi Nova Candra IB, A.Md atas amanah baru yang diemban sebagai panghulu suku Jambak. Ia berharap gelar adat tersebut mampu dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi menjaga marwah kaum dan nagari.

Sementara itu, Zulhamdi Nova Candra Datuak Nagari Labiah menyatakan siap menjalankan arahan dan pesan yang disampaikan Gubernur Sumbar. Ia menegaskan komitmennya bersama niniak mamak di Kurai Limo Jorong untuk menjaga adat serta memperkuat pembinaan terhadap anak kemenakan.

“Insya Allah apa yang disampaikan Pak Gubernur menjadi cita-cita kami di nagari. Apa yang dilakukan nantinya adalah untuk anak kemenakan dan untuk nagari kita bersama,” ujarnya. (adpsb/cen)

Wako Fadly Amran Apresiasi Kontribusi Huria Kristen Batak Protestan dalam Pembinaan Iman, Pendidikan, Kegiatan Sosial, dan Penguatan Kehidupan Masyarakat    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

Wako Fadly Amran Apresiasi Kontribusi Kristen Batak Protestan dalam Pembinaan Iman, Pendidikan, Kegiatan Sosial, dan Penguatan Kehidupan Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran dipasangi Kain Ulos sebagai simbol penghargaan dari jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri puncak Perayaan Jubileum ke-75 Tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Padang, di Gereja HKBP Padang Ressort Sumatera Barat, Minggu (17/5/2026).

Perayaan Jubileum ke-75 HKBP Padang mengusung tema “Diperbaharui Menjadi Berkat dalam Penyertaan Tuhan”.

Selain Wako, hadir pada kesempatan itu Kepala Departemen Diakonia HKBP Pdt. Eldarton Simbolon, Praeses HKBP Distrik I Tabagsel-Sumbar Pdt. Jahor Purba, Pendeta Resort HKBP Padang Pdt. Daniel Marpaung, Ketua Panitia Hengki Cobra, serta ratusan jemaat HKBP Padang.

Wako Fadly Amran menegaskan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama dan keberagaman sebagai fondasi membangun Kota Padang yang maju, harmonis, dan sejahtera.

“Padang adalah kota rantau yang penuh keberagaman dan tempat masyarakat hidup berdampingan secara harmonis sejak dulu. Keberagaman ini harus terus dijaga sebagai kekuatan untuk membangun kejayaan Kota Padang," katanya.

Menurutnya, semangat kerukunan sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar dan kota sehat yang berlandaskan agama dan budaya menuju kota maju dan sejahtera.

Ia menyebut Kota Padang sejak dahulu merupakan kota majemuk yang tumbuh dari keberagaman budaya dan masyarakat perantau. Ia menilai toleransi dan kebersamaan harus terus dijaga sebagai kekuatan untuk membangun kejayaan Kota Padang.

Wako Fadly Amran juga mengapresiasi kontribusi HKBP Padang selama 75 tahun dalam pembinaan iman, pendidikan, kegiatan sosial, dan penguatan kehidupan masyarakat.

“Semoga di usia ke-75 tahun, HKBP Padang terus menjadi perekat kerukunan, membawa manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam pembangunan Kota Padang," cakapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran dipasangi Kain Ulos sebagai simbol penghargaan dari jemaat HKBP.

Sementara itu, Kepala Departemen Diakonia HKBP, Eldarton Simbolon, menyebut kehadiran Wali Kota Padang menjadi simbol kuat toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.

Eldarton menjelaskan HKBP berkembang bersama masyarakat Batak perantau di berbagai daerah, termasuk Kota Padang, dengan jumlah jemaat sekitar 6,5 juta dan 3.800 gereja di Indonesia maupun luar negeri.

“Orang Batak dan orang Minang sama-sama memiliki budaya merantau. Karena itu, kita berharap bisa terus bersama-sama berkontribusi untuk kejayaan Kota Padang," ungkapnya. 

Ia menilai budaya merantau masyarakat Batak dan Minang menjadi modal kebersamaan untuk terus berkontribusi bagi kejayaan Kota Padang.

Pendeta Resort HKBP Padang, Daniel Marpaung, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Padang terhadap jemaat HKBP serta berharap hubungan harmonis lintas agama terus terjaga. (By/Tommy)

Wawako Maigus Nasir Ajak Jemaah BKMT Permata Kuranji Dukung dan Sukseskan Progul Pemko Padang    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

Wawako Maigus Nasir Ajak Jemaah BKMT Permata Kuranji Dukung dan Sukseskan Progul Pemko Padang
Wawako Padang Maigus Nasir mengajak jemaah BKMT Permata Kelurahan Kuranji untuk mendukung dan mensukseskan Progul Pemerintah Kota Padang. (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota (Wawako) Padang Maigus Nasir mengajak jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Permata Kelurahan Kuranji untuk mendukung dan mensukseskan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang.

"Kita berkomitmen menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda. Kami mengajak seluruh jemaah BKMT ikut mendukung dan mensukseskan program ini," katanya. 

Hal itu disampaikannya ketika berceramah di pengajian bulanan di BKMT Permata Kelurahan Kuranji Musala Nurul Jadid, Jalan Rambutan Nomor 17, Perumnas Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kuranji Rozaldi beserta unsur Forkopimca Kecamatan Kuranji, anggota majelis taklim se-Kelurahan Kuranji, serta tokoh masyarakat setempat.

"Saat ini kami telah bekerja sama dengan Sampoerna University dan mengirimkan 14 pelajar ke Arizona State University, Amerika Serikat. Kami juga sedang menjajaki kerjasama dengan Provinsi Guangdong dan Universitas Kuala Lumpur," cakapnya. 

Salah satu Progul Pemko Padang adalah Padang Juara, berupa pemberian beasiswa kuliah ke luar negeri bagi pelajar Kota Padang. Selain bidang pendidikan, Maigus Nasir juga memaparkan Program Smart Surau sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkarakter Islami. Salah satu program yang telah berjalan yakni Subuh Mubarakah bagi siswa SD dan SMP se-Kota Padang.

"Ke depan anak-anak SMP juga akan kembali belajar di masjid pada waktu Magrib dan Isya. Kita ingin masjid kembali menjadi pusat pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda," terangnya. 

Maigus turut mengajak jemaah memanfaatkan empat bulan haram untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Empat bulan mulia dalam Islam tersebut yakni Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab.

"Mari kita perbanyak ibadah di bulan-bulan mulia ini, seperti puasa sunnah, shalat sunnah, shalat berjamaah ke masjid, membaca Al-Qur'an, dan bersedekah, karena pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT," ajaknya. 

Ketua BKMT Permata Musala Nurul Jadid Asniati Zen mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan secara bergilir dengan tuan rumah dari kelurahan yang ada di Kecamatan Kuranji. Kegiatan ini juga mendukung program Pemerintah Kota Padang di bidang keagamaan. (*)

Sukses Gelar Jalan Santai dan Senam Massal di Kota Padang, Wako Fadly Amran Apresiasi Gebu Minang    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

Sukses Gelar Jalan Santai dan Senam Massal di Kota Padang, Wako Fadly Amran Apresiasi Gebu Minang
Wako Fadly Amran menghadiri jalan Santai dan Senam Massal Gebyar Gebu Minang Kota Padang, di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman dan Lapangan Kantor Gubernur Sumbar. (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gebu Minang Sumbar menghadiri jalan Santai dan Senam Massal Gebyar Gebu Minang Kota Padang, di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman dan Lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (17/5/2026) pagi.

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua Harian DPP Gebu Minang Marwan Paris, Sekretaris Jenderal DPP Gebu Minang Yuliandre Darwis, dan unsur Forkopimda Kota Padang, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta dan pelaku UMKM. Kegiatan diawali dengan jalan santai di kawasan Car Free Day sepanjang Jalan Sudirman sebelum dilanjutkan senam massal di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar.

Acara berlangsung meriah dengan pembagian berbagai doorprize seperti sepeda motor listrik, sepeda sport, mesin cuci, kompor gas, dan perlengkapan rumah tangga lainnya.

Kegiatan dirangkai dengan sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan pembiayaan UMKM, serta peluncuran pembayaran retribusi berbasis QRIS bagi pelaku UMKM di kawasan GOR H. Agus Salim.

Pada kesempatan itu, DPP Gebu Minang menyerahkan bantuan 20 gerobak usaha kepada pelaku UMKM di Kota Padang.

Wako Fadly Amran mengapresiasi DPC Gebu Minang Kota Padang karena sukses menghadirkan kegiatan yang  tidak hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM.

"Terima kasih kepada DPC Gebu Minang Kota Padang yang telah menghadirkan berbagai kegiatan bagi masyarakat, mulai dari layanan kesehatan, hiburan, dan kegiatan positif lainnya. Termasuk penguatan UMKM yang sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang "UMKM Naik Kelas" yang terus kami dorong di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.

Selain itu, ⁠Fadly Amran juga menyampaikan apresiasi kepada DPP Gebu Minang atas bantuan program peternakan ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan bagi kelompok masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang.

"Semoga bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang terjadi akhir November 2025 lalu. Pada kesempatan ini kami juga berterima kasih atas adanya penyerahan bantuan 20 gerobak usaha kepada pelaku UMKM di Kota Padang, disertai sosialisasi HKI dan pembiayaan UMKM, serta peluncuran pembayaran retribusi berbasis QRIS bagi pelaku UMKM di kawasan GOR H. Agus Salim," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Gebu Minang, Marwan Paris, menegaskan komitmen Gebu Minang membantu masyarakat Sumbar melalui program pemberdayaan ekonomi dan pemulihan pascabencana.

“Kami para perantau melalui wadah DPP Gebu Minang akan terus kompak dan berpartisipasi dalam pembangunan Sumatera Barat. Semoga melalui program pemberdayaan ekonomi ini, masyarakat Minangkabau bisa bangkit, semakin maju dan berjaya,” harap Marwan.

Ketua DPC Gebu Minang Kota Padang, Endrizal, menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum menghidupkan kembali semangat Gebu Minang yang sempat redup dalam beberapa tahun terakhir.

Dikatakannya, mayoritas peserta kegiatan ini berasal dari komunitas pelaku UMKM di 11 kecamatan se-Kota Padang. Kita berterima kasih kepada semua pihak yang berkolaborasi mendukung kesuksesan acara tersebut. (Tommy)

580 Peserta Ikuti Kejuaraan Karate Fun Walikota  Cup 2026    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

580 Peserta Ikuti Kejuaraan Karate Fun Walikota  Cup 2026
Sebanyak 580 peserta se Sumatera Barat mengikuti Kejuaraan Karate Fun Walikota Cup 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM-
Sebanyak 580 peserta se Sumatera Barat mengikuti Kejuaraan Karate Fun Walikota Cup 2026. 

Acara dibuka Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi berlangsung  16 s.d 17 Mei 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Radjo Bujang, Kelurahan Karan Aur, Kota Pariaman, Sabtu (16/5).

Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan  iven ini merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Pariaman yakni sport tourism.

Disamping itu, fasilitasi berbagai kegiatan olahraga oleh Pemerintah Kota Pariaman memiliki tiga tujuan utama, yaitu peningkatan prestasi, menggerakkan roda ekonomi masyarakat, serta mempererat tali silaturahmi. 

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan karate. Langkah ini sangat luar biasa untuk meminimalkan waktu anak-anak kita yang banyak terbuang percuma untuk bermain atau terlalu sering melihat HP. Kegiatan seperti ini menjadi kontribusi nyata untuk menekan angka kenakalan remaja yang kian hari kian mengkhawatirkan. Tidak hanya itu, hal ini juga telah menjadi rutinitas dan masuk dalam skala prioritas kita," ujarnya.

Selain dari sisi prestasi, Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kejuaraan ini.

Kehadiran banyak orang dalam kejuaraan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak atau efek domino yang positif bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil di sekitar lokasi acara.(wi/at0)

GOR Batubatupang Hidup Kembali: Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Solok Padati Lokasi Olahraga dalam Gerak Jalan dan Senam Bersama    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

GOR Batubatupang Hidup Kembali: Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Solok Padati Lokasi Olahraga dalam Gerak Jalan dan Senam Bersama
Bupati Solok, Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, tampak memimpin langsung kegiatan tersebut bersama istri, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, M.Si. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Semangat kebersamaan dan hidup sehat kembali bergema di kawasan GOR Batubatupang, Kotobaru. Pemerintah Kabupaten Solok menggelar kegiatan Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama yang dihadiri ribuan warga serta jajaran pimpinan daerah, Minggu (17/05/2026). 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata pemanfaatan fasilitas publik untuk kesejahteraan dan kebersamaan warga.

Bupati Solok, Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, tampak memimpin langsung kegiatan tersebut bersama istri, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, M.Si. 

Turut mendampingi, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Jefrizal, S.Pt, MT, para Asisten, Staf Ahli Bupati, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta masyarakat luas yang berbondong-bondong hadir dengan penuh antusias.

Gerak jalan santai dan senam bersama ini merupakan agenda rutin mingguan yang digagas pemerintah daerah. 

Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan wadah strategis untuk membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan warga, sekaligus mengkampanyekan pola hidup sehat dan bugar.

Suasana semakin meriah dengan adanya layanan sosial yang disediakan panitia, meliputi kegiatan donor darah dan pos pemeriksaan kesehatan gratis.

Fasilitas ini dimanfaatkan banyak warga untuk mengecek kondisi kesehatan dan berbagi kemanusiaan lewat pendonoran darah.

Dalam arahannya, Bupati Solok menegaskan bahwa keberadaan fasilitas umum seperti GOR Batubatupang harus bernilai guna dan bermanfaat maksimal bagi masyarakat. 

Menurutnya, tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga pusat interaksi sosial dan penggerak ekonomi warga sekitar.

“GOR Batubatupang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan-kegiatan positif masyarakat. Selain sebagai tempat menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani, kegiatan yang berpusat di sini juga kami harapkan dapat mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memutar roda perekonomian warga sekitar lokasi,” tegas Bupati Jon Firman Pandu di hadapan peserta kegiatan.

Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memelihara semangat persatuan dan kebersamaan. 

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah, agar dapat digunakan secara berkelanjutan demi kepentingan dan kenyamanan bersama.

Kegiatan pagi itu berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh keceriaan, meninggalkan kesan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Solok semakin kokah demi kemajuan daerah.(80)

Buka Acara Gebyar Gebu Minang Kota Padang, Gubernur Mahyeldi Soroti Dampak Positif bagi UMKM    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

Buka Acara Gebyar Gebu Minang Kota Padang, Gubernur Mahyeldi Soroti Dampak Positif bagi UMKM
Gebyar Gebu Minang Kota Padang yang dirangkai dengan jalan santai dan senam massal di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (17/5/2026). (Foto: Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka kegiatan Gebyar Gebu Minang Kota Padang yang dirangkai dengan jalan santai dan senam massal di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (17/5/2026). 

Kegiatan itu diikuti ribuan peserta dan dimeriahkan dengan berbagai doorprize menarik, mulai dari sepeda listrik hingga hadiah hiburan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus DPP Gebu Minang, DPW Gebu Minang Sumbar, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Padang, Direksi Bank Nagari selaku sponsor utama, serta pengurus Gebu Minang tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang. Kegiatan juga diramaikan ratusan pelaku UMKM yang memadati kawasan Car Free Day.

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

“Ini kegiatan yang sangat positif. Sejalan dengan program provinsi yang memang mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga,” kata Mahyeldi.

Menurutnya sejak beberapa tahun terakhir, Pemprov Sumbar rutin menggelar kegiatan Car Free Day setiap Minggu pagi di Jalan Sudirman Kota Padang.

Tujuannya untuk memberi ruang bagi masyarakat berolahraga, bersosialisasi, dan melakukan aktivitas ekonomi produktif secara aman dan nyaman.

“Hari ini dari Gebu Minang saja diperkirakan sekitar 10 ribu peserta. Kalau digabung dengan masyarakat umum yang rutin hadir di CFD, saya kira jumlahnya tidak kurang dari 30 ribu orang. Coba kita bayangkan, berapa besar dampak ekonominya,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi menyebut tingginya antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan CFD turut memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang lokasi kegiatan.

“Dari jam 6 pagi sampai jam 10, masyarakat berbelanja. Ada yang langsung dikonsumsi, ada yang dibawa pulang. Satu outlet bisa menghasilkan Rp1 juta sampai Rp1,5 juta hanya dalam beberapa jam,” ungkapnya.

Ia mengatakan sebagian besar pelaku usaha yang hadir merupakan generasi muda dan mahasiswa yang tengah belajar berwirausaha. 

Karena itu, pemerintah provinsi terus mendukung kegiatan yang membuka ruang bagi anak muda untuk tumbuh dalam dunia usaha.

“Kita dukung dan fasilitasi karena ini menjadi ruang belajar bagi milenial untuk berbisnis dan berdagang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga mengapresiasi kontribusi besar para perantau Minang, khususnya Gebu Minang, yang selama ini konsisten melestarikan budaya Minangkabau dimanapun dirinya berada dan membantu masyarakat di kampung halaman, termasuk saat terjadi bencana.

“Kami berterima kasih kepada Gebu Minang Pusat dan para perantau yang selalu hadir membantu kampung halaman. Ketika musibah terjadi, para perantau juga turun langsung membantu masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, kecintaan para perantau terhadap budaya Minangkabau juga terlihat dari semakin banyaknya Rumah Gadang yang dibangun di luar negeri, seperti di Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Thailand, hingga Jepang.

“Perantau Minang punya kebanggaan besar terhadap budayanya. Mereka menjaga budaya Minang di mana pun berada dan ini sesuatu yang luar biasa,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu Ketua Gebu Minang Kota Padang, Endrizal mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan kembali Gebu Minang setelah sempat vakum dari berbagai aktivitas besar beberapa tahun terakhir.

“Tahun 90-an sampai 2000-an Gebu Minang sangat menyala. Setelah kami dilantik akhir 2025, kami ingin menghidupkan kembali semangat itu dimulai dari Kota Padang,” katanya.

Menurut Endrizal, Gebu Minang ke depan akan fokus bergerak di bidang ekonomi dan kebudayaan. Karena itu, mayoritas peserta dan tenant yang hadir berasal dari kalangan UMKM.

“Sebanyak 99 persen peserta hari ini adalah UMKM Kota Padang dan sekitarnya. Ini memang ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gebu Minang Pusat juga menyerahkan bantuan pascabencana berupa 20 unit gerobak usaha serta bantuan ternak ayam lengkap dengan kandang dan pakan bagi kelompok masyarakat terdampak di Lubuk Minturun dan Pasie Nan Tigo. (adpsb/cen/bud)

LPS Kurao Pagang Bersihkan Dua TPS Liar di RT 01 RW 03    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

LPS Kurao Pagang Bersihkan Dua TPS Liar di RT 01 RW 03
LPS Kelurahan Kurao Pagang kembali melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan tumpukan sampah liar di wilayah RT 01 RW 03, Minggu (17/5/2026).  (Foto: Zul). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Kelurahan Kurao Pagang kembali melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan tumpukan sampah liar di wilayah RT 01 RW 03, Minggu (17/5/2026). 

Kegiatan ini melibatkan 10 personel petugas pengumpulan sampah yang turun langsung ke lapangan untuk membersihkan dua titik lokasi pembuangan sampah liar.

Koordinator LPS Kecamatan sekaligus Ketua LPS Kelurahan Kurao Pagang, Zulkifli, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rutinitas pengawasan dan penanganan kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.

“Dalam kegiatan rutin yang kami lakukan, ditemukan dua lokasi yang dijadikan tempat pembuangan sampah tidak pada tempatnya. Setelah berkoordinasi dengan Ketua RT setempat, petugas langsung bergerak membersihkan tumpukan sampah tersebut,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, keberadaan TPS liar tidak hanya mengganggu keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai penyakit apabila dibiarkan dalam waktu lama.

Karena itu, selain melakukan pembersihan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan serta mencegah munculnya penyakit,” tambahnya.

Menjaga lingkungan tak hanya kewajiban konstitusi dan bermasyarakat, katanya, tetapi juga kawajiban agama dalam bermasyarakat agar hidup sehat tercapai, bahkan ini bersinggungan dengan iman, sebagaimana disabdakan Rasulullah saw. 

"Kesucian (kebersihan) itu adalah separuh dari keimanan." (HR. Muslim)

LPS Kelurahan Kurao Pagang berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat sehingga tidak ada lagi titik-titik pembuangan sampah liar di kawasan pemukiman warga.

Kegiatan gotong royong ini juga menjadi bentuk sinergi antara petugas kebersihan, perangkat RT, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. (*)

Marsekal Muda Budhi Achmadi Gelar Syukuran Pernikahan Perak Secara Sederhana    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

Marsekal Muda Budhi Achmadi Gelar Syukuran Pernikahan Perak Secara Sederhana
Marsekal Muda TNI Budhi Achmadi bersama sang istri, Lulu Achmadi, merayakan hari jadi pernikahan ke-25. (Foto: Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Marsekal Muda TNI Budhi Achmadi bersama sang istri, Lulu Achmadi, merayakan hari jadi pernikahan ke-25 dalam suasana hangat dan sederhana bersama keluarga serta para sahabat dekat.

Perayaan yang berlangsung penuh keakraban itu digelar secara sederhana sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan rumah tangga seperempat abad yang telah mereka jalani bersama.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Budhi dan Lulu tampak menikmati momen kebersamaan dengan para tamu undangan yang terdiri dari keluarga besar, sahabat lama, hingga rekan dekat.

Meski digelar tanpa kemewahan berlebihan, acara tersebut berlangsung hangat dan penuh kesan. Para tamu turut memberikan doa dan ucapan selamat atas keharmonisan rumah tangga pasangan tersebut yang telah melewati berbagai dinamika kehidupan selama 25 tahun.

Momentum ulang tahun pernikahan itu juga menjadi ajang silaturahmi dan reuni kecil bersama para sahabat yang selama ini dekat dengan keluarga Budhi Achmadi.

Sejumlah tamu mengaku terkesan dengan konsep acara yang sederhana namun sarat makna kekeluargaan dan persahabatan.

Budhi Achmadi menyampaikan rasa syukur atas perjalanan rumah tangga yang telah dilalui bersama sang istri. Ia berharap kebersamaan dan keharmonisan keluarga tetap terjaga hingga akhir hayat.

"Yang terpenting adalah rasa syukur, kebersamaan keluarga, dan persahabatan yang tetap terjalin baik," ujarnya, Sabtu (16/5).

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama sebagai simbol harapan agar rumah tangga Budhi dan Lulu Achmadi terus dilimpahi kebahagiaan serta keberkahan. (Husnie)

Modus Janjikan Pasok Beras, Warga Solok Kota Rugi Rp11,5 Juta Akibat Dugaan Penggelapan    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

Modus Janjikan Pasok Beras, Warga Solok Kota Rugi Rp11,5 Juta Akibat Dugaan Penggelapan
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Solok Kota berhasil mengungkap kasus dugaan penggelapan uang pembelian beras yang merugikan korban sebesar Rp11.550.000. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kepercayaan dalam transaksi jual beli beras justru berujung kerugian besar bagi seorang warga di wilayah Solok Kota. Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Solok Kota berhasil mengungkap kasus dugaan penggelapan uang pembelian beras yang merugikan korban sebesar Rp11.550.000. Seorang warga Kabupaten Solok pun telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan untuk pertanggungjawaban hukum.

Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah penyidik menerima laporan resmi dari pihak korban dan melengkapi persyaratan pembuktian, pada Rabu (13/5/2026). Tersangka berinisial E.P. (31), yang bekerja sebagai pegawai swasta dan beralamat di Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, kini harus berurusan dengan hukum atas perbuatannya.

Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, melalui Kasat Reskrim, Iptu Dasluky Okyusran, membenarkan proses hukum yang telah dijalankan terhadap tersangka. Penanganan kasus ini didasari Laporan Polisi Nomor LP/B/24/V/2026/SPKT/Polres Solok Kota/Polda Sumbar.

"Berdasarkan bukti-bukti yang kami peroleh, tersangka kami sangka melanggar Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penggelapan," tegas Iptu Dasluky.

Kejadian bermula pada pertengahan November 2025, ketika korban meminta bantuan tersangka untuk mencarikan pasokan beras sebanyak 4 ton. Saat itu, tersangka bersedia memenuhi permintaan tersebut dan langsung mengantarkan 1,87 ton beras. Transaksi awal berjalan lancar, dan korban pun membayarnya secara tunai sebesar Rp21 juta.

Merasa percaya atas pelayanan yang diberikan, korban kembali menyerahkan uang tunai senilai Rp39 juta kepada tersangka sebagai pembayaran di muka untuk pasokan 3 ton beras berikutnya. Namun, masalah mulai terlihat saat penyerahan barang tahap kedua. Tersangka hanya mengirimkan 300 kilogram beras dengan alasan stok yang tersedia belum kering. Ia juga meminta korban menjemput sendiri 1 ton beras di rumah seorang saksi berinisial M alias B.

Secara keseluruhan, korban baru menerima 3,23 ton beras dari total 4 ton yang telah dipesan dan dibayar lunas. Pada 19 November 2025, korban sempat membuat kwitansi penyerahan uang senilai Rp60 juta sebagai bukti sah pembayaran transaksi tersebut.

Masalah memuncak ketika korban menagih sisa pasokan beras yang belum diserahkan, yakni sebanyak 770 kilogram. Alih-alih mendapatkan barang pesanan, korban justru mendapati nomor telepon tersangka sudah tidak bisa dihubungi. Upaya mendatangi kediaman tersangka pada 9 Desember 2025 pukul 15.00 WIB juga sia-sia, karena rumah terkunci dan tidak ada penghuni.

Hasil pengembangan penyidikan mengungkap fakta mengejutkan. Di bawah pemeriksaan, tersangka mengakui bahwa uang sisa pembayaran sebesar Rp11.550.000 yang seharusnya digunakan untuk memenuhi pesanan beras, justru telah digunakan sepenuhnya untuk melunasi utang pribadinya.

"Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, menyita barang bukti berupa dokumen kwitansi transaksi, dan melakukan penangkapan setelah status tersangka ditetapkan. Saat ini pelaku sudah berada di tahanan Rutan Polres Solok Kota guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut," tambah Kasat Reskrim.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Pihak kepolisian mengimbau warga untuk lebih waspada dan teliti saat melakukan transaksi jual beli, terutama yang melibatkan nilai uang besar. Masyarakat diingatkan agar selalu memastikan kejelasan identitas mitra transaksi, kelengkapan bukti tertulis, serta mekanisme penyerahan barang yang aman dan terpercaya, guna menghindari kerugian akibat tindak pidana serupa.(80)

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja    
Minggu, Mei 17, 2026

On Minggu, Mei 17, 2026

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan pekerja Indonesia. (Foto: Aditya). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan pekerja Indonesia sekaligus pengingat pentingnya perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak pekerja. Peresmian dilakukan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan museum tersebut didedikasikan untuk mengenang perjuangan kaum buruh di Indonesia. Menurutnya, keberadaan museum buruh merupakan peristiwa yang langka dan memiliki makna penting dalam perjalanan sejarah bangsa.

"Museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang, pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh," ucap Presiden Prabowo.

Presiden lebih lanjut mengatakan, perjuangan Marsinah merupakan simbol perjuangan masyarakat kecil dan mereka yang berada dalam posisi lemah, baik secara ekonomi maupun kekuasaan.

Presiden mengatakan, peristiwa yang menimpa Marsinah seharusnya tidak perlu terjadi karena Indonesia dibangun di atas falsafah Pancasila yang menjunjung nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyinggung nilai kekeluargaan dalam Pancasila yang mengajarkan bahwa pihak yang kuat harus membantu yang lemah, serta seluruh elemen masyarakat memiliki kedudukan yang sama sebagai anak bangsa.

“Buruh adalah anak-anak bangsa, petani adalah anak-anak bangsa, nelayan adalah anak-anak bangsa. Semuanya,” katanya.

Presiden pun berharap peristiwa yang dialami Marsinah tidak terulang kembali di masa mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga mengungkapkan bahwa gagasan pendirian Museum Marsinah berawal dari aspirasi kalangan buruh yang mengusulkan agar Marsinah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Menurut Presiden, para pimpinan serikat pekerja sepakat mengusulkan nama Marsinah sebagai tokoh perjuangan buruh yang layak mendapatkan penghormatan dari negara.

Usai peresmian, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa Museum Marsinah berfungsi sebagai ruang edukasi yang mendokumentasikan arsip sejarah ketenagakerjaan, termasuk perjuangan penetapan upah minimum, hak cuti hamil, serta hak berserikat. Museum ini juga diharapkan menjadi pusat studi hukum ketenagakerjaan bagi generasi pekerja baru.

Ia menambahkan, keberadaan museum tersebut juga menjadi pengingat penting mengenai perlindungan hak asasi pekerja, baik bagi penegak hukum maupun dunia usaha agar tragedi kekerasan terhadap pekerja yang sedang memperjuangkan hak-haknya tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Hadir pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, serta pimpinan Konfederasi/Federasi Serikat Pekerja (SP), International Labour Organization (ILO), ATUC, dan ITUC. (aditya)