HEADLINE
Wali Kota Sawahlunto Tinjau Hilirisasi Kopi Arang, Dorong Nilai Tambah Komoditas Lokal    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Wali Kota Sawahlunto Tinjau Hilirisasi Kopi Arang, Dorong Nilai Tambah Komoditas Lokal
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota, Jeffry Hibatullah, meninjau pengembangan hilirisasi Kopi Arang Sawahlunto di Cafe Arang, Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Senin (11/5/2026). (Foto/Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota, Jeffry Hibatullah, meninjau pengembangan hilirisasi Kopi Arang Sawahlunto di Cafe Arang, Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Senin (11/5/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Sawahlunto untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kopi Arang Sawahlunto merupakan produk kopi lokal yang berasal dari perkebunan Kelompok Tani Tunas Baru di Muaro Kalaban.

Pengembangannya didukung melalui pembinaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Sawahlunto serta kemitraan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Bukit Asam Tbk.

Dalam peninjauan tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto menilai Kelompok Tani Tunas Baru berhasil membangun rantai produksi kopi yang terintegrasi, mulai dari pengelolaan kebun, proses pascapanen, pengolahan produk, hingga pemasaran melalui outlet kafe.

Model hilirisasi ini dinilai sebagai contoh kolaborasi yang efektif antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan badan usaha milik negara dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil perkebunan sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.

Wali Kota Riyanda Putra menegaskan pemerintah kota akan terus memperkuat sinergi dalam pengembangan produk kopi lokal, baik pada tahap praproduksi, produksi, maupun pemasaran, agar daya saing dan jangkauan pasar Kopi Arang Sawahlunto semakin luas.

Menurutnya, pengembangan komoditas unggulan berbasis hilirisasi menjadi strategi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat identitas produk lokal Sawahlunto di pasar regional maupun nasional. (*) 

Pewarta: marjafri

Kemnaker Gandeng IKA FIKOM UNPAD Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Kemnaker Gandeng IKA FIKOM UNPAD Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data
Kolaborasi dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (IKA FIKOM UNPAD) dengan pendekatan berbasis data dan pemanfaatan teknologi digital. (Foto/Biro Humas Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat strategi komunikasi publik agar kebijakan ketenagakerjaan lebih mudah dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. 

Penguatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (IKA FIKOM UNPAD) dengan pendekatan berbasis data dan pemanfaatan teknologi digital.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Sekretaris Jenderal IKA FIKOM UNPAD Ivan Garda di Kantor Kemnaker, Jakarta, Senin (11/5/2026), yang disaksikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli serta Ketua Umum IKA FIKOM UNPAD Hendri Satrio.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa komunikasi publik kini menjadi instrumen penting dalam memastikan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Komunikasi merupakan kompetensi penting bagi angkatan kerja Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkuat kemampuan komunikasi di seluruh ekosistem ketenagakerjaan,” ujar Yassierli.

Menurutnya, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menuntut pemerintah menghadirkan pendekatan komunikasi yang lebih adaptif, inklusif, dan sederhana. 

Karena itu, kolaborasi dengan institusi yang memiliki kepakaran di bidang komunikasi menjadi penting untuk memperkuat kualitas penyampaian informasi publik.

Melalui kerja sama ini, Kemnaker dan IKA FIKOM UNPAD akan fokus mengembangkan strategi diseminasi informasi yang modern, termasuk penyusunan narasi kebijakan yang relevan dengan perkembangan zaman serta penyampaian data yang cepat, akurat, dan tepercaya.

Selain meningkatkan efektivitas komunikasi publik, kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintah sehingga masyarakat, pekerja, pencari kerja, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan dapat memperoleh pemahaman yang utuh terhadap kebijakan ketenagakerjaan.

Yassierli menekankan bahwa kepercayaan publik menjadi fondasi utama dalam menjalankan agenda pembangunan ketenagakerjaan nasional.

“Komunikasi publik adalah kunci agar masyarakat tidak hanya mengetahui, tetapi juga merasakan manfaat dari setiap kebijakan ketenagakerjaan yang dihadirkan pemerintah,” tambahnya.

Senada dengan Menaker, Hendri Satrio menyampaikan optimismenya terhadap kolaborasi tersebut. 

Ia memperkenalkan tagline “Komunikatif, Produktif, dan Kompeten” sebagai semangat bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Tujuannya adalah agar Indonesia menjadi lebih baik. Semoga melalui kolaborasi ini dapat terwujud peningkatan kompetensi tenaga kerja, khususnya di bidang komunikasi,” ujar Hendri. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Pentingnya Pengawasan Pelaksanaan Program MBG yang Telah Berjalan di Kota Padang    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Pentingnya Pengawasan Pelaksanaan Program MBG yang Telah Berjalan di Kota Padang
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra, di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (12/5/2026). (Foto/Tom). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra, di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan ini dilangsungkan dalam rangka membahas pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), serta Bayi Dibawah Lima Tahun (Balita) atau kelompok 3B.

Fadly Amran menyampaikan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG yang telah berjalan di Kota Padang. 

Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

“Kita akan mendorong kesiapan Pasar Tradisional, Koperasi, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam menyambut kebutuhan rantai pasok program MBG, terutama terkait sertifikasi produk pangan seperti daging ayam, sapi, dan sayur,” ujar Fadly Amran.

Lebih lanjut, Fadly Amran meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Padang agar menyesuaikan dengan standarisasi yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). 

Ia berharap program MBG dapat membantu menekan angka stunting di Kota Padang yang masih cukup tinggi.

“Jangan sampai orang tua berpikir karena sudah ada MBG, maka kebutuhan gizinya selesai. Saya minta kepada dinas terkait untuk melakukan intervensi konkret terkait hal ini, supaya program MBG tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, Jasra Putra menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) distribusi 3B benar-benar dijalankan terutama terkait keamanan pangan dan ketepatan sasaran.

“Kami menekankan pentingnya sertifikasi kelayakan higiene pada seluruh unit SPPG serta pengawasan ketat terhadap seluruh proses, mulai dari kondisi dapur, pengelolaan limbah, pemilahan bahan baku, kesehatan tenaga pengolah, hingga proses pengemasan dan distribusi makanan agar sesuai standar keamanan pangan,” ujarnya. (*)

Perumda AM Kota Padang menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Padang, Ini Pesan Wako    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Perumda AM Kota Padang menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Padang, Ini Pesan Wako
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur Utama Perumda AM Hendra Pebrizal bersama Kajari Padang Koswara, dan disaksikan Wali Kota Padang Fadly Amran, di ZHM Premiere Hotel, Selasa (12/5/2026). (Foto/Tom). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Perumda AM Kota Padang menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Padang terkait Penegakan Hukum, Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum, dan Tindakan Hukum Lainnya di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur Utama Perumda AM Hendra Pebrizal bersama Kajari Padang Koswara, dan disaksikan Wali Kota Padang Fadly Amran, di ZHM Premiere Hotel, Selasa (12/5/2026).

Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan bahwa sinergi dan dukungan dari Kejaksaan Negeri Padang sangat penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan serta pengelolaan keuangan daerah yang baik.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan Negeri Padang yang selama ini telah memberikan legal opinion, asistensi, serta pengawalan terhadap visi pembangunan Kota Padang,” ujarnya.

Fadly Amran berharap melalui kerja sama ini Perumda AM Kota Padang dapat terus berkembang menjadi perusahaan yang profesional dan sehat. Menurutnya, perusahaan daerah harus diarahkan menjadi lebih profesional agar mampu menarik investasi dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal menyampaikan bahwa kerja sama dan pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Padang sangat membantu perusahaan, terutama dalam proses penagihan tunggakan rekening air pelanggan.

“Target kami adalah meningkatkan pendapatan perusahaan dengan tetap meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Kejaksaan Negeri Padang,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kajari Padang Koswara menyampaikan bahwa kerja sama antara Kejaksaan Negeri Padang dan Perumda AM Kota Padang sejatinya telah lama terjalin. Ia berharap melalui kerja sama ini dapat meningkatkan kepatuhan pelanggan dalam memenuhi kewajibannya.

“Kami dari kejaksaan siap mendampingi pemerintah daerah maupun BUMD dalam penyelesaian persoalan hukum perdata dan tata usaha negara, karena ini bagian dari upaya bersama dalam menjaga aset daerah serta mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Koswara. (Tom)

Kemendagri Dorong Penguatan Transformasi Digital dan Keamanan Siber di Provinsi Banten    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Kemendagri Dorong Penguatan Transformasi Digital dan Keamanan Siber di Provinsi Banten
Rapat pembahasan isu-isu strategis berkaitan dengan penyelenggaraan urusan komunikasi informatika, statistik, dan persandian (KISP). (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah mendorong penguatan transformasi digital, statistik sektoral, serta keamanan siber dan persandian di daerah dalam rangka mendukung pelayanan publik yang efektif dan terintegrasi. 

Hal tersebut disampaikan pada rapat pembahasan isu-isu strategis berkaitan dengan penyelenggaraan urusan komunikasi informatika, statistik, dan persandian (KISP) yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten, beberapa waktu lalu.

Rapat tersebut dihadiri Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Suprayitno, bersama pejabat dan staf Ditjen Bina Pembangunan Daerah, perwakilan Badan Siber dan Sandi Negara, General Manager Regulatory Affair Management PT Telkomsel, Anhari Fiftyanto bersama Senior Officer Regulatory Affairs PT Telkomsel, Jumadi serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Pada kesempatan tersebut, Suprayitno menyampaikan bahwa transformasi digital daerah tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, terintegrasi, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Menurutnya, percepatan transformasi digital membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Transformasi digital daerah bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi bagaimana pemerintah daerah mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, terintegrasi, dan menjangkau seluruh masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat penguatan infrastruktur digital, statistik sektoral, keamanan siber, dan pemerataan akses jaringan, khususnya di wilayah yang masih mengalami blankspot,” ujar Suprayitno, dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (12/5/2026).

Ia menambahkan, percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengelolaan data yang akurat, serta penguatan layanan digital di daerah menjadi langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. 

"Pemerintah daerah juga didorong untuk mendukung arah kebijakan transformasi digital melalui sinkronisasi data blankspot, penguatan statistik sektoral, serta penguatan keamanan siber dan sandi," imbuh Suprayitno. 

Selain itu, Kemendagri menekankan pentingnya dukungan daerah terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penyediaan data pembangunan yang akurat dan berkualitas. 

Pemerintah Provinsi Banten sendiri telah menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait dukungan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui sosialisasi pada videotron Diskominfo serta pelaporan pelaksanaan sensus pada dashboard yang disediakan oleh Badan Pusat Statistik.

Pada rapat tersebut juga dibahas pentingnya validasi dan sinkronisasi data blankspot guna mendukung perencanaan program digital dan pengembangan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran.

Pemerataan akses jaringan dinilai menjadi kebutuhan dasar untuk mendukung pelayanan publik, aktivitas pemerintahan, hingga pengembangan ekonomi digital masyarakat.

Dari sisi keamanan siber, perwakilan BSSN menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola keamanan informasi melalui penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS), implementasi tanda tangan elektronik, serta peningkatan keamanan informasi hingga tingkat desa. 

Provinsi Banten sendiri tercatat memiliki nilai SPBE sebesar 3,693 dengan kategori sangat baik dan Indeks KAMI versi 5.0 dengan kategori tinggi.

Sementara itu, PT Telkomsel menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital di Provinsi Banten melalui penguatan konektivitas jaringan dan pengembangan ekosistem digital. 

Hingga saat ini, Telkomsel telah membangun sekitar 2.600 tower, termasuk tower 4G, dengan cakupan layanan mencapai 99,4 persen wilayah Banten.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah wilayah blankspot dan titik dengan kualitas sinyal rendah, terutama di kawasan perdesaan. 

Kondisi tersebut berdampak pada akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, administrasi pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi digital.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pelaksanaan urusan KISP, percepatan transformasi digital, penguatan statistik sektoral, perluasan infrastruktur telekomunikasi, serta penguatan keamanan siber dan persandian di daerah. 

Selain itu, akan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap Diskominfo Kota Serang berkaitan dengan dukungan terhadap pelaksanaan isu-isu strategis di Provinsi Banten. (*)

Wali Kota Sawahlunto Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi Pemda dan Kejaksaan    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Wali Kota Sawahlunto Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi Pemda dan Kejaksaan
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota, Jeffry Hibatullah, menyambut Kepala Kejaksaan Negeri Sawahlunto yang baru, Nurul Hidayat, dalam acara malam pengantar tugas di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Senin (11/5/2026). (Foto/Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota, Jeffry Hibatullah, menyambut Kepala Kejaksaan Negeri Sawahlunto yang baru, Nurul Hidayat, dalam acara malam pengantar tugas di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Sawahlunto dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), khususnya Kejaksaan Negeri Sawahlunto, dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta penegakan hukum yang efektif dan profesional.

Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Nurul Hidayat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto untuk terus mempererat koordinasi dan kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Sawahlunto.

“Pemerintah Kota Sawahlunto siap memperkuat kerja sama dengan Kejaksaan Negeri dalam mendukung pembangunan daerah, tata kelola birokrasi, dan pelayanan publik yang akuntabel,” ujar Riyanda.

Menurutnya, peran Kejaksaan sangat strategis, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan pendampingan dan pertimbangan hukum terhadap berbagai kebijakan pemerintah daerah.

Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, lanjut Riyanda, menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Acara malam pengantar tugas tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*) 

Pewarta: marjafri

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto Tinjau Kebun Kopi Robusta di Balai Batu Sandaran    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto Tinjau Kebun Kopi Robusta di Balai Batu Sandaran
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, meninjau perkembangan kebun kopi robusta di Desa Balai Batu Sandaran, Kecamatan Barangin, Senin (11/5/2026). (Foto/Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, meninjau perkembangan kebun kopi robusta di Desa Balai Batu Sandaran, Kecamatan Barangin, Senin (11/5/2026). 

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Sawahlunto untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan lapangan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota mendatangi sejumlah areal perkebunan kopi yang dikelola oleh Kelompok Tani Harapan Baru. 

Keduanya meninjau langsung kondisi tanaman, pola pengelolaan, serta potensi pengembangan komoditas kopi robusta sebagai salah satu sektor unggulan desa.

Peninjauan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi para petani terkait berbagai kebutuhan prioritas, mulai dari sarana produksi, dukungan infrastruktur, hingga pengembangan usaha tani yang dapat meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil panen.

Usai meninjau kebun, Wali Kota Riyanda Putra berdiskusi dengan anggota kelompok tani dan pemerintah desa untuk membahas langkah-langkah strategis dalam mendukung pengembangan perkebunan kopi di wilayah tersebut.

Riyanda menegaskan Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen menindaklanjuti berbagai kebutuhan yang disampaikan masyarakat secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Menurutnya, pengembangan sektor pertanian, termasuk komoditas kopi, memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat dan menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Selain melalui dukungan APBD, Pemerintah Kota Sawahlunto juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, seperti BUMN, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta mitra strategis lainnya untuk mempercepat pengembangan sektor kopi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (*) 

Pewarta: marjafri

Labkesda Kota Solok Hadirkan Layanan Pemeriksaan Narkoba Lengkap: Deteksi Dini Wujudkan Lingkungan Sehat dan Aman    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Labkesda Kota Solok Hadirkan Layanan Pemeriksaan Narkoba Lengkap: Deteksi Dini Wujudkan Lingkungan Sehat dan Aman
Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Solok kini secara resmi melayani pemeriksaan narkoba lengkap bagi masyarakat maupun instansi. (Foto/Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Solok kini secara resmi melayani pemeriksaan narkoba lengkap bagi masyarakat maupun instansi. 

Langkah ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Solok dalam mendeteksi dini penyalahgunaan zat adiktif, sekaligus menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari bahaya narkotika.

Sesuai informasi yang disampaikan Labkesda Kota Solok pada Selasa (12/05/2026), saat ini tersedia enam jenis pemeriksaan utama yang mampu mendeteksi berbagai golongan zat berbahaya, meliputi:

1. Cannabinoides (Ganja) – Mendeteksi kandungan zat aktif ganja dalam tubuh.
2. Opiat (Morfin) – Mengidentifikasi penggunaan zat opiat seperti morfin beserta turunannya.
3. Amphetamine – Mendeteksi zat perangsang yang bekerja memengaruhi sistem saraf pusat.
4. Methamphetamine (Sabu) – Menguji keberadaan sabu dan zat sejenisnya yang sangat berbahaya.
5. Benzodiazepin – Mendeteksi golongan obat penenang tertentu yang sering disalahgunakan.
6. Kokain – Menguji kandungan kokain dan zat adiktif lain yang berisiko tinggi.

Kepastian hasil pemeriksaan didukung tenaga profesional dan peralatan laboratorium yang telah terkalibrasi serta memenuhi standar mutu. 

Alur pelaksanaannya pun sederhana, dimulai dari pengambilan sampel, pengujian di laboratorium, analisis mendalam, hingga penerbitan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Labkesda Kota Solok, Ns. Erdalini, S.Kep. menyatakan, Selasa (12/05/2026), layanan ini dibuka untuk umum, instansi pemerintahan, perusahaan, lembaga pendidikan, maupun kepolisian yang membutuhkan bukti hasil uji yang sah.

“Layanan ini hadir untuk menjawab kebutuhan pemeriksaan yang cepat, tepat, dan terpercaya. Kami ingin masyarakat Kota Solok tidak perlu jauh‑jauh ke luar daerah untuk mendapatkan hasil uji yang sah dan berkualitas,” ujarnya.

Pemeriksaan ini membawa banyak manfaat nyata, antara lain mendukung kebijakan keselamatan kerja di instansi dan perusahaan, menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan kondusif, melindungi generasi muda dari pengaruh buruk narkoba, serta menjadi bukti sah guna mendukung penegakan aturan dan hukum yang berlaku.

“Deteksi dini adalah kunci mencegah penyebaran narkoba lebih luas. Dengan adanya layanan ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif menjaga diri serta lingkungan agar Kota Solok tetap aman, damai, dan bebas narkoba,” tambah Ns. Erdalini.

Kini, warga dan pemangku kepentingan tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan pemeriksaan narkoba yang terstandar. 

Labkesda Kota Solok siap melayani dengan profesionalisme tinggi, demi menjaga kesehatan serta masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Solok.(80)

Peluncuran Buku “The Pancasila Market Economy”: Pentingnya Keseimbangan Pasar, Negara, dan Nilai Pancasila    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Peluncuran Buku “The Pancasila Market Economy”: Pentingnya Keseimbangan Pasar, Negara, dan Nilai Pancasila
Diskusi Panel dan Peluncuran Buku “The Pancasila Market Economy” yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina bersama Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) di Jakarta, Senin (11/5). (Foto/Arief Tito). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Direktur Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dr. Denis Suarsana, menegaskan pentingnya penguatan konsep Ekonomi Pancasila melalui kolaborasi internasional dan pertukaran gagasan lintas negara. Hal tersebut disampaikan dalam Diskusi Panel dan Peluncuran Buku “The Pancasila Market Economy” yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina bersama Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) di Jakarta, Senin (11/5).

“Acara hari ini sangat istimewa bagi semua pihak yang terlibat dalam penyusunan buku ini. Buku yang kami presentasikan hari ini bukan hanya hasil karya sekelompok penulis yang namanya tercantum di sampul, tetapi merupakan hasil dari perjalanan panjang selama bertahun-tahun dan setidaknya menjadi representasi dari lebih dari satu dekade kerja sama dan kemitraan yang erat serta produktif antara KAS dan Universitas Paramadina,” ujar Denis.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Paramadina,  Prof. Didik J. Rachbini menyampaikan apresiasi kepada para penulis dan panelis yang terlibat dalam penyusunan buku tersebut.

Menurutnya, buku ini merupakan bagian dari upaya intelektual untuk terus mencari bentuk ekonomi Indonesia yang semakin matang dan sesuai dengan nilai-nilai konstitusi.

“Terima kasih sudah mewujudkan buku ini. Dan buku ini adalah terus kita berpikir untuk mencari jalan bagaimana ekonomi kita semakin lama, semakin sempurna,” ujar Didik.

Senior Director and Head International Policy Group Bank Indonesia, Haris Munandar, Ph.D, dalam Keynote speech-nya menegaskan pentingnya membangun sistem ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga keadilan dan nilai kemanusiaan.

Dalam pandangannya, yang dibutuhkan Indonesia adalah keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab, kompetisi dan solidaritas, serta efisiensi dan keadilan. “Yang kita butuhkan adalah ekonomi yang memiliki keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab, antara kompetisi dan solidaritas, antara efisiensi dan keadilan. Dan disinilah, Pancasila diharapkan memberikan harapan.”

Asisten Deputi Produksi dan Digitalisasi Usaha Kementerian UMKM, Dr. Ali, menegaskan pentingnya kebijakan berbasis data yang berpihak pada UMKM dan selaras dengan nilai Pancasila.

“Saya percaya bahwa implementasi Kebijakan berbasis Pancasila Market ekonomi semakin dibutuhkan seiring dengan Kepentingan penerapan Efficient Risk Policy Atau kebijakan berbasis data, pemerataan, keberpihakan terhadap UMKM yang akan mampu menjadi dasar peninjauan kebijakan.”

Dalam diskusi yang dimoderatori Dr. Handi Risza, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta W. Kamdani, menegaskan bahwa konsep Ekonomi Pasar Pancasila perlu menjadi pondasi dalam mendorong kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Dalam konteks Ekonomi Pasar Pancasila, Shinta menegaskan bahwa pasar tetap menjadi instrumen penting, tetapi harus diarahkan oleh negara dengan landasan moral dan sosial yang kuat. “Market sebagai instrumen, diarahkan oleh negara sebagai regulator dan guardian, serta dilandasi nilai moral dan sosial. Pasar tetap bekerja, tetapi tidak dibiarkan sepenuhnya tanpa arah dan koreksi,” kata Shinta.

Pembicara lainnya, Wijayanto yang juga ekonom dan dosen Universitas Paramadina menjelaskan bahwa Indonesia selama ini mengalami perubahan orientasi ekonomi dari masa ke masa, mulai dari ekonomi yang dipimpin negara (state-led economy), developmental state, hingga state capitalism. “Konsep Ekonomi Pasar Pancasila hadir sebagai upaya mengambil sisi positif dari kapitalisme dan sosialisme sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila,” ujarnya. 

Prof. Marcus Marktanner akademisi Kennesaw State University - AS, menegaskan perlunya memperkuat demokrasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi dan mengingatkan bahwa di banyak negara demokrasi saat ini sedang berada dalam risiko.

“Hal tersebut menurut saya perlu ditekankan, dan kita perlu kembali benar-benar memikirkan apa peran demokrasi terhadap pembangunan ekonomi, serta bagaimana kita dapat memperkuat demokrasi. Karena di banyak negara di seluruh dunia, demokrasi sedang berada dalam risiko,” ujar Prof. Marcus Marktanner.

Senior Fellow The Habibie Center, Umar Juoro menjelaskan bahwa dalam model ekonomi Pancasila yang dikembangkannya, faktor seperti human capital, teknologi, social capital, equality, hingga sustainability harus menjadi variabel endogen dalam pembangunan ekonomi nasional.

Ketimpangan, menurutnya, bukan hanya menghambat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengganggu keberlanjutan pembangunan. “Kalau ekonomi itu timpang, bukan hanya kita tidak bisa mengembangkan ekonomi dengan baik, tetapi juga tidak bisa achieve sustainable growth,” jelasnya. (*)

Pusat Dukung Penuh, Wawako Maigus Nasir Tegaskan Komitmen Pemko Padang Perkuat Percepatan Penanganan TB    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Pusat Dukung Penuh, Wawako Maigus Nasir Tegaskan Komitmen Pemko Padang Perkuat Percepatan Penanganan TB
Wawako Maigus Nasir usai menghadiri Kuliah Umum bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, di Aula Prof. dr. M. Syaaf Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Selasa (12/5/2026). (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat percepatan penanganan Tuberkulosis (TB), menyusul dukungan penuh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI terhadap program eliminasi TB di Sumatera Barat.

Komitmen tersebut disampaikan Maigus Nasir usai menghadiri Kuliah Umum bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, di Aula Prof. dr. M. Syaaf Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Selasa (12/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur Penyakit Menular Ditjen P2P Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr. Aklima, Rektor Unand, Efa Yonnedi, Direktur Utama RSUP dr. M. Djamil, Dovy Djanas, para kepala daerah se-Sumbar, civitas akademika, dan tenaga kesehatan.

Maigus menyebut kehadiran Wakil Menteri Kesehatan menjadi momentum penting untuk memperkuat langkah percepatan eliminasi TB di Kota Padang.

Ia mengatakan, Pemko Padang di bawah arahan Wali Kota Padang segera menindaklanjuti berbagai dukungan dari Kementerian Kesehatan, mulai dari pendataan pasien TB yang belum terjangkau layanan kesehatan, penguatan deteksi dini, hingga bantuan rumah layak huni bagi penderita TB dari keluarga kurang mampu.

“Kita bersyukur Kota Padang saat ini menjadi daerah dengan capaian penanganan TB terbaik di Sumatera Barat. Dukungan pemerintah pusat sangat berarti, mulai dari pendataan pasien, pengobatan, penguatan deteksi dini, hingga bantuan rumah layak huni bagi penderita TB,” katanya.

Maigus memaparkan, saat ini jumlah kasus TB di Kota Padang tercatat lebih dari 4.000 kasus. Dari jumlah tersebut, sekitar 95 persen pasien telah menuntaskan pengobatan.

“Berdasarkan data, lebih dari 4.000 kasus TB di Kota Padang dan sekitar 95 persen sudah tuntas pengobatan. Tinggal sebagian kecil lagi yang terus kita dorong agar menyelesaikan pengobatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota juga mengajak masyarakat mendukung upaya eliminasi TB dengan menciptakan lingkungan sehat dan bebas asap rokok.

Menurutnya, kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko berkembangnya TB.

“Kami mengimbau masyarakat membebaskan rumah dari asap rokok, termasuk di sekolah dan tempat umum. Selain itu, jangan menganggap TB sebagai aib, karena semakin cepat diperiksa dan diobati, maka peluang sembuh semakin besar dan penularan bisa dicegah,” tutur Wawako.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan pemerintah pusat terus mempercepat program eliminasi TB melalui pemeriksaan aktif berbasis by name by address, pengiriman alat rontgen portabel dan PCR ke daerah, serta pembentukan kader TB di desa dan kelurahan, hingga bantuan renovasi rumah bagi pasien TB dari keluarga kurang mampu. 

"TB masih menjadi persoalan serius di Indonesia dengan sekitar 120 ribu kematian setiap tahun. Di Sumatera Barat estimasi penderita TB mencapai 25 ribu orang dan baru sekitar 62 persen yang berhasil ditemukan serta ditangani. Ini "PR" kita bersama ke depan," tekannya. (Tom)

Siswa-siswi SMPN 7 Padang Terus Melakukan Persiapan Intensif Jelang FLS3N Tingkat Kota Padang    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Siswa-siswi SMPN 7 Padang Terus Melakukan Persiapan Intensif Jelang FLS3N Tingkat Kota Padang
SMPN 7 Padang berkomitmen memberikan penampilan terbaiknya di kompetisi yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. (Foto/Diskominfo). 
BENTENGSUMBAR.COM – Siswa-siswi SMP Negeri 7 Padang terus melakukan persiapan intensif jelang bersaing pada ajang Festival Lomba Seni Dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Padang pada 13-15 Mei 2026 nanti. 

SMPN 7 Padang berkomitmen memberikan penampilan terbaiknya di kompetisi yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. 

Kepala SMP Negeri 7 Padang, Fitria Yenira menegaskan bahwa pihak sekolah memberikan dukungan penuh terhadap talenta para siswa. 

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas latihan yang memadai serta alokasi anggaran yang sesuai dengan aturan.

"Bentuk dukungan dari sekolah yakni memfasilitasi siswa-siswi tempat latihan dan anggaran yang diambil dari dana BOS sesuai arahan dan aturan yang berlaku. Memaksimalkan persiapan, kami juga mengkondisikan ruang budaya serta halaman musala agar proses latihan tidak mengganggu kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM)," ujar Fitria Yenira.l, Selasa (12/5/2026).

Upaya ini, tambah Fitria, sejalan dengan Progul Pemko Padang di bawah kepemimpinan Fadly Amran, yaitu Padang Juara yang juga senada dengan slogan kebanggaan sekolah, "Batagak Budi jo Prestasi."

Kiki Ramadeni,  Guru Seni Budaya sekaligus pembina tim FLS3N SMPN 7 Padang, menjelaskan bahwa persiapan sudah dimulai sejak Januari 2026 dengan proses pemilihan perwakilan sekolah dilakukan melalui seleksi ketat sebelum memasuki tahap latihan rutin.

"FLS3N merupakan event nasional tahunan dengan delapan cabang lomba. Sebagai pembina untuk cabang tari, musik tradisional, dan ansambel campuran, saya melakukan seleksi terlebih dahulu sebelum menentukan anggota tetap. Anak-anak telah mengikuti latihan hampir setiap hari sejak bulan Januari hingga saat ini," ungkap Kiki.

Kiki juga menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para siswa yang terus bersemangat menjalani proses panjang ini.

"Saya berharap anak-anak bisa menampilkan yang terbaik dan mendapatkan hasil yang maksimal. Semoga perjuangan mereka tidak sia-sia," harapnya.

Tahun ini, SMPN 7 Padang fokus mengikuti tiga cabang lomba utama. Seperti, Ansambel Campuran, Evano Ashiddiq Bennev, Khalil Maulana Abiyu, Alariq Tsaqif Faeeza. Musik Tradisional, Irena Shakila Rori, Rubi Viki Tsurayya, Arkan Ghaisan Arikhno, Rayyan Rabbani Anindya, Haniyah Tiara Putri. Tari Kreasi. Chiara Shanyndiva. Chintia Putri Alia, Famouza Keanu Pratama, Lintang Radian, Rayhan Dinov Pratama

Melalui persiapan matang yang telah berjalan selama lima bulan ini, SMPN 7 Padang optimis dapat bersaing di tingkat kota maupun nasional sekaligus memperkuat karakter siswa melalui pelestarian seni dan budaya.(Defrianto / Charlie)

Pemko Padang Terus Berupaya Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah Menjelang Hari Besar Keagamaan Idul Adha 2026 ​    
Selasa, Mei 12, 2026

On Selasa, Mei 12, 2026

Pemko Padang Terus Berupaya Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah Menjelang Hari Besar Keagamaan Idul Adha 2026   ​
Pencapaian ini juga selaras dengan target pemerintah pusat yang menetapkan rentang inflasi daerah di angka 2,5 persen +-1 persen.  (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang hari besar keagamaan Idul Adha 2026. Upaya ini membuahkan hasil positif dengan tercatatnya penurunan angka inflasi yang signifikan di Kota Padang.

Berdasarkan data terbaru pada bulan April 2026, angka inflasi Kota Padang secara year-on-year berada di level 1,97 persen. Angka ini menunjukkan penurunan tajam dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 3,3 persen.

Pencapaian ini juga selaras dengan target pemerintah pusat yang menetapkan rentang inflasi daerah di angka 2,5 persen +-1 persen. 

Penurunan angka inflasi di Kota Padang itu terungkap pada High Level Meeting TPID Provinsi Sumbar di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Padang, Selasa (12/5/2026). 

Kepala Bagian Perekonomian dan PSDA Setdako Padang, Indra Noveri mengatakan, Pemko Padang mengoptimalkan ​empat langkah strategis pengendalian inflasi. 

Pertama melalui ​Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di seluruh kelurahan (104 kelurahan) di Kota Padang dengan menggandeng Bulog dan Bank Indonesia untuk memastikan akses pangan terjangkau bagi masyarakat.

Kedua, ​pemantauan harga real-time dengan petugas melakukan pencatatan harga setiap hari di sembilan pasar utama di Kota Padang. 

"Masyarakat dapat memantau perkembangan harga ini secara transparan melalui aplikasi Padang Mobile, Sidingdang, dan aplikasi milik Kementerian Pangan," katanya. 

Ketiga melalui ​komunikasi efektif melalui sosialisasi dan menginformasikan kondisi harga terkini kepada masyarakat untuk menjaga ekspektasi pasar.

Keempat, subsidi transportasi dengan penyaluran subsidi melalui transportasi  layanan Trans Padang di enam koridor tetap dijalankan guna menjaga agar biaya logistik dan angkutan tetap terjangkau.

Dalam langkah koordinasi lanjutan, Pemko Padang telah menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada 7 Mei 2026 di Gedung Putih Rumah Dinas Balaikota. 

Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir dan dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Forkopimda, serta seluruh jajaran OPD dan Camat.

"Dari hasil pertemuan tersebut, kita mendapatkan gambaran bahwa kondisi pangan di Kota Padang dalam status aman. Kami siap menghadapi hari besar keagamaan Idul Adha," ujar Indra Noveri.

Selain pangan, pemerintah juga fokus memantau ketersediaan barang bersubsidi lainnya seperti Minyakita, BBM, dan LPG agar distribusi di tengah masyarakat tetap lancar. (Taufik /  Charlie)