HEADLINE
Pemko Payakumbuh Siapkan Langkah Optimalisasi TKD sebesar Rp116,96 Miliar    
Kamis, Juni 18, 2026

On Kamis, Juni 18, 2026

Pemko Payakumbuh Siapkan Langkah Optimalisasi TKD sebesar Rp116,96 Miliar
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh menyiapkan langkah optimalisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp116,96 miliar yang diberikan pemerintah pusat untuk memperkuat mitigasi bencana, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Bencana di Sumatera yang diikuti Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama Sekretaris Daerah, Asisten III, dan perangkat daerah terkait secara virtual dari Aula Riza Falepi, Jumat (13/6/2026).

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan tambahan anggaran kepada pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat guna mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan daerah.

Tito mengapresiasi daerah yang menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas melalui dukungan bantuan kepada wilayah yang terdampak bencana.

“Terima kasih kepada kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu daerah terdampak bencana. Bantuan seperti ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan masyarakat,” kata Tito.

Berdasarkan arahan pemerintah pusat, tambahan TKD bagi daerah yang tidak terdampak langsung bencana diarahkan untuk mendukung sejumlah program prioritas, antara lain mitigasi dan kesiapsiagaan potensi bencana, penanaman pohon dan perbaikan lingkungan, bantuan keuangan kepada daerah terdampak bencana, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, pembangunan dan pemeliharaan sarana-prasarana, serta dukungan relokasi dan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana.

Bagi masyarakat Kota Payakumbuh, pemanfaatan tambahan TKD tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, perbaikan kualitas lingkungan, penguatan infrastruktur pelayanan publik, pengendalian harga kebutuhan pokok, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan.

Selain memperkuat program pembangunan dan ketahanan daerah, Pemerintah Kota Payakumbuh juga menunjukkan komitmen solidaritas antardaerah dengan mengalokasikan bantuan keuangan masing-masing sebesar Rp1 miliar kepada Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Lima Puluh Kota yang terdampak bencana.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan pemerintah pusat melalui tambahan TKD tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan melalui tambahan Transfer ke Daerah. Dukungan ini akan kami optimalkan untuk memperkuat ketahanan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi warga,” katanya.

Menurut Elzadaswarman, arahan pemerintah pusat sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun daerah yang tangguh terhadap berbagai potensi bencana sekaligus mampu menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tambahan anggaran tersebut akan dimanfaatkan secara efektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Arahan Bapak Menteri menjadi perhatian serius bagi kami. Tambahan anggaran yang diberikan pemerintah pusat akan segera kami tindak lanjuti sesuai prioritas yang telah ditetapkan. Sementara bantuan keuangan yang kami salurkan kepada daerah terdampak merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong antardaerah,” ujarnya.

Elzadaswarman menambahkan bahwa bencana merupakan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kebersamaan seluruh pihak. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana. Di saat yang sama, tambahan TKD yang diterima Kota Payakumbuh juga akan menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut diikuti gubernur, bupati, dan wali kota dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi percepatan penanganan bencana dan pembangunan daerah di wilayah Sumatera.(HM)

Polri Hadir untuk Masyarakat, Ditlantas Polda Sumbar Bedah Rumah Warga Kurang Mampu    
Kamis, Juni 18, 2026

On Kamis, Juni 18, 2026

Polri Hadir untuk Masyarakat, Ditlantas Polda Sumbar Bedah Rumah Warga Kurang Mampu
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melaksanakan peletakan batu pertama program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (17/6). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melaksanakan peletakan batu pertama program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (17/6).

Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu rangkaian bakti sosial Polri yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Siddiq, unsur pemerintah kecamatan, perangkat kelurahan, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban. Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur pemerintah daerah mendapat sambutan positif dari warga yang turut menyaksikan pelaksanaan program tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai bentuk harapan agar proses pembangunan rumah dapat berjalan lancar hingga selesai.

Program bedah rumah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Siddiq mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, Polri memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mengatasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga.

Ia menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

Selain membantu menyediakan tempat tinggal yang lebih layak, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan beserta keluarganya.

Kombes Pol. Reza juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kehadiran Polri.

Prosesi utama kegiatan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar yang kemudian diikuti oleh Sekretaris Camat Koto Tangah dan Lurah Pasie Nan Tigo.

Momen tersebut menjadi simbol dimulainya proses renovasi rumah yang akan dilakukan melalui program bedah rumah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Usai pelaksanaan peletakan batu pertama, rombongan melanjutkan kegiatan dengan ramah tamah bersama warga serta meninjau langsung kondisi rumah yang akan direnovasi. Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat terus mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.(by)

Wawako Payakumbuh Bacakan Jawaban Wali Kota Payakumbuh Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD    
Kamis, Juni 18, 2026

On Kamis, Juni 18, 2026

Wawako Payakumbuh Bacakan Jawaban Wali Kota Payakumbuh Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat membacakan jawaban Wali Kota Payakumbuh terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (17/6/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya memperkuat pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan identitas daerah melalui pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) yang saat ini tengah dibahas bersama DPRD Kota Payakumbuh.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat membacakan jawaban Wali Kota Payakumbuh terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (17/6/2026).

Menurut Elzadaswarman, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta memandang proses pembahasan ranperda sebagai bagian penting dalam menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian visi pembangunan daerah.

"Pandangan umum yang disampaikan tersebut merupakan masukan, saran, dan kritikan yang sifatnya membangun serta menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk penyempurnaan tiga ranperda dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah ke depan dengan lebih baik bersama-sama dengan DPRD Kota Payakumbuh," katanya.

Tiga ranperda yang dibahas meliputi Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Ranperda tentang Mars Payakumbuh, serta Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh.

Dalam jawabannya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas dukungan fraksi-fraksi DPRD terhadap capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Kota Payakumbuh untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur penyelenggara pemerintahan dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

"Terima kasih kami ucapkan atas apresiasi dari fraksi-fraksi atas pencapaian opini WTP untuk yang kedua belas kali yang diraih oleh Pemko Payakumbuh, yang merupakan upaya kita bersama seluruh komponen penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh," ujarnya.

Terkait Ranperda tentang Mars Payakumbuh, Elzadaswarman mengatakan regulasi tersebut disusun untuk memperkuat identitas dan karakter daerah serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Kota Payakumbuh.

Ia menjelaskan penyusunan ranperda telah melalui sejumlah forum diskusi dan konsultasi dengan melibatkan unsur masyarakat, tokoh adat, LKAAM, Bundo Kanduang, tokoh seni, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Ranperda tentang Mars Payakumbuh merupakan langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya, menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah, serta membangun semangat kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan Kota Payakumbuh yang maju, sejahtera, dan berbudaya," katanya.

Sementara itu, terkait perubahan Perda tentang Perumda Air Minum Tirta Sago, pemerintah daerah memastikan penyesuaian yang dilakukan bertujuan memperkuat tata kelola perusahaan agar lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan masyarakat.

Pemko Payakumbuh juga terus mendorong peningkatan pelayanan air bersih melalui pengembangan sumber air baku, pemeliharaan jaringan distribusi, serta optimalisasi operasional perusahaan daerah guna memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

"Pemko Payakumbuh akan melakukan pengawasan yang efektif melalui Dewan Pengawas sesuai dengan aturan yang berlaku dalam mengawal dan meningkatkan kinerja perusahaan," ucapnya.

Elzadaswarman mengatakan seluruh tahapan pembahasan akan terus dilakukan secara terbuka dan konstruktif bersama DPRD agar setiap regulasi yang dihasilkan benar-benar implementatif serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Menurut dia, keberadaan regulasi yang kuat akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, memperkuat identitas daerah, menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang berkualitas.

"Kami meyakini sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD akan menjadi kekuatan utama dalam melahirkan kebijakan yang mendukung kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh," pungkasnya. (HM)

9 Universitas di Jakarta dengan Reputasi Baik yang Layak Dipertimbangkan    
Kamis, Juni 18, 2026

On Kamis, Juni 18, 2026

9 Universitas di Jakarta dengan Reputasi Baik yang Layak Dipertimbangkan
Pemilihan kampus yang tepat tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran yang diperoleh, tetapi juga dapat membuka peluang pengembangan karier dan jaringan profesional yang lebih luas. (Foto: Arief). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan salah satu langkah penting dalam mempersiapkan masa depan. Pemilihan kampus yang tepat tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran yang diperoleh, tetapi juga dapat membuka peluang pengembangan karier dan jaringan profesional yang lebih luas.

Sebagai ibu kota Indonesia, Jakarta menjadi salah satu destinasi pendidikan tinggi yang menawarkan banyak pilihan universitas berkualitas. Berbagai perguruan tinggi di Jakarta terus meningkatkan mutu akademik melalui penguatan kurikulum, pengembangan fasilitas, kerja sama dengan industri, hingga pencapaian akreditasi dan pengakuan dari berbagai lembaga pemeringkatan.

Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, calon mahasiswa perlu memahami keunggulan masing-masing kampus agar dapat menentukan universitas yang sesuai dengan minat, kebutuhan, dan tujuan karier. Berikut 10 universitas di Jakarta yang memiliki reputasi baik dan layak masuk dalam daftar pertimbangan Anda.

1. Universitas Paramadina

Universitas Paramadina menjadi salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta yang dikenal melalui pendekatan pendidikan yang menggabungkan keunggulan akademik, pengembangan karakter, dan kepemimpinan. Kampus yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur ini didirikan oleh tokoh intelektual Indonesia Nurcholish Madjid, kampus ini konsisten mengembangkan lingkungan belajar yang mendorong mahasiswa berpikir kritis, terbuka, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Universitas Paramadina menawarkan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan global, seperti desain komunikasi visual, desain produk, manajemen, komunikasi, hubungan internasional, psikologi, hingga teknik informatika dan falsafah & agama. Dukungan jaringan mitra industri dan berbagai program pengembangan mahasiswa menjadikan Paramadina sebagai salah satu pilihan terbaik bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.

2. BINUS University

BINUS University menjadi salah satu universitas swasta yang memiliki reputasi tinggi di Indonesia, khususnya dalam bidang teknologi informasi, bisnis, dan inovasi digital. Kampus ini dikenal memiliki berbagai program internasional serta kerja sama dengan institusi pendidikan dan perusahaan global.

Kesempatan mengikuti program pertukaran pelajar, magang, dan kolaborasi internasional menjadi nilai tambah yang mendukung pengalaman akademik mahasiswa.

3. Universitas Kristen Indonesia (UKI)

Universitas Kristen Indonesia atau UKI merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang telah lama berkiprah dalam dunia pendidikan tinggi nasional. Berlokasi di Jakarta Timur, UKI menawarkan beragam program studi dari bidang kesehatan, hukum, pendidikan, ekonomi, teknik, hingga ilmu sosial.

Dengan pengalaman panjang dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi serta komitmen terhadap pengembangan kompetensi dan karakter mahasiswa, UKI tetap menjadi salah satu pilihan yang diperhitungkan di Jakarta.

4. Universitas Bakrie

Universitas Bakrie dikenal sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan keterkaitan antara dunia akademik dan kebutuhan industri. Kampus ini menawarkan berbagai program studi yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.

Melalui berbagai kolaborasi dengan perusahaan dan institusi profesional, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan pengalaman praktis yang mendukung kesiapan karier setelah lulus.

5. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jakarta yang telah dikenal luas melalui kualitas pendidikan dan kontribusinya dalam bidang penelitian.

Program studi seperti Kedokteran, Psikologi, dan Ilmu Kesehatan menjadi beberapa bidang yang memiliki reputasi kuat. Selain itu, Atma Jaya juga didukung jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor profesional dan industri.

6. Universitas Trisakti

Universitas Trisakti merupakan salah satu universitas swasta terbesar dan paling dikenal di Jakarta. Kampus yang berlokasi di kawasan Grogol ini memiliki beragam program studi unggulan, terutama di bidang hukum, kedokteran, teknik, dan ekonomi.

Jaringan alumni yang luas serta hubungan kerja sama dengan berbagai institusi menjadi salah satu kekuatan yang mendukung pengembangan karier para lulusannya.

7. Universitas Mercu Buana

Universitas Mercu Buana termasuk salah satu perguruan tinggi swasta yang memiliki reputasi baik di Jakarta. Dengan pilihan program studi yang beragam dan beberapa lokasi kampus, universitas ini menawarkan akses pendidikan yang relatif luas bagi masyarakat.

Selain fokus pada kualitas akademik, Mercu Buana juga aktif mengembangkan kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan industri untuk meningkatkan daya saing lulusan.

8. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)

Universitas Bina Sarana Informatika atau UBSI dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki rekam jejak kuat dalam pendidikan berbasis teknologi dan vokasi. Berawal dari lembaga pendidikan komputer, UBSI berkembang menjadi universitas dengan jaringan kampus yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

UBSI, selain fokus pada pengembangan kompetensi teknologi, kampus ini juga aktif mendorong kewirausahaan mahasiswa, pelatihan keterampilan, dan kolaborasi dengan dunia industri.

9. Universitas Nusa Mandiri (UNM)

Universitas Nusa Mandiri dikenal sebagai kampus yang memiliki fokus pada pengembangan teknologi finansial, keamanan siber, dan ekonomi digital. Melalui konsep The First Fintech University di Indonesia, UNM berupaya menjawab kebutuhan sumber daya manusia di era transformasi digital.

Selain memperkuat kualitas pembelajaran, universitas ini juga aktif mengembangkan kegiatan penelitian, inovasi, dan program pengembangan kompetensi mahasiswa untuk meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Memilih Kampus yang Tepat untuk Masa Depan

Setiap universitas memiliki keunggulan dan karakteristik yang berbeda. Ada kampus yang unggul dalam bidang teknologi, bisnis, kesehatan, komunikasi, maupun pengembangan kepemimpinan dan karakter.

Karena itu, calon mahasiswa perlu mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari kualitas akademik, akreditasi, fasilitas, jaringan industri, hingga kesesuaian program studi dengan tujuan karier yang ingin dicapai.

Di antara berbagai pilihan tersebut, Universitas Paramadina dapat menjadi salah satu alternatif utama bagi calon mahasiswa yang menginginkan pendidikan berkualitas dengan keseimbangan antara kompetensi akademik, pengembangan karakter, dan kepemimpinan. Sementara itu, universitas lain seperti UBSI, Nusa Mandiri,  Atma Jaya, BINUS University, UKI, Universitas Bakrie, Trisakti, dan Mercu Buana juga menawarkan keunggulan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan aspirasi pendidikan setiap individu. (*) 

Laporan: Arief Tito

Pemko Padang menjalin kerjasama dengan Politeknik Kirana, Ini Kata Wako Fadly Amran    
Kamis, Juni 18, 2026

On Kamis, Juni 18, 2026

Pemko Padang menjalin kerjasama dengan Politeknik Kirana, Ini Kata Wako Fadly Amran
Wali Kota Padang Fadly Amran, Direktur Utama Politeknik Kirana, Capt. Taufik HIdayat, dan lainny. (Foto: Prokompin/Diskominfo)? 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang menjalin kerjasama dengan Politeknik Kirana. Sebanyak 40 slot beasiswa disiapkan bagi anak muda Kota Padang, Rabu, 17 Juni 2026, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.

Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran, Direktur Utama Politeknik Kirana, Capt. Taufik HIdayat, Mitra Aviasi Perkasa Flying School Cipto Sudiro, Sekdako Padang Raju Minropa, Asisten I Tarmizi Ismail, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Sekretaris Diskominfo Syafriadi, Kepala Bagian Kerjasama OS Damanik, Kepala Bagian Hukum Indra Jaya dan Plt Kepala Bagian Kesra Zul Asfi Lubis. 

“Tentunya kami mengucapkan terimakasih kepada Politeknik Kirana yang sudah memberikan beasiswa dengan peluang kerja,” katanya. 

Politeknik Kirana merupakan perguruan tinggi vokasi di bidang penerbangan. Jika 40 anak muda lolos untuk masuk ke perguruan tinggi ini, semuanya akan bekerja di penerbangan Lion Group.

“Melalui program Padang Juara akan kita bantu mahasiswa dengan living cost, sehingga setiap tahun kita akan berangkatkan lulusan D/IV dan bisa ditempatkan di unit usaha Lion Group,” ujarnya. 

Politeknik Kirana merupakan perguruan tinggi Diploma 4. Di perguruan tersebut terdapat tiga program studi. Seperti Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara, Teknologi Rekayasa Avionik, serta Logistik Industri Penerbangan.

Selain mendapatkan beasiswa dari Politeknik Kirana, seluruh calon mahasiswa asal Kota Padang nantinya mendapatkan biaya hidup (living cost). Biaya hidup selama menimba ilmu di Politeknik Kirana akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Padang.

Wali Kota Padang berharap Politeknik Kirana terus berkomitmen memberikan kuota beasiswa bagi anak muda Kota Padang setiap tahunnya. Pemerintah Kota Padang juga berkomitmen memberikan beasiswa minimal 300 orang.

“Tahun ini sudah ada 80 hingga 100 anak yang mendapatkan beasiswa, apabila  kita terus konsisten, 300 anak akan mendapat beasiswa tiap tahun, kalau anak-anak kita punya kemampuan yang lebih dan berhak mendapatkan beasiswa, kenapa tidak,” cakapnya. 

Wali Kota mengimbau kepada seluruh anak muda Kota Padang untuk terus mengikuti informasi dari kanal pemerintah. Terutama informasi peluang beasiswa.

“Tolong diikuti informasi-informasi melalui Diskominfo, jangan sampai tidak mengetahui informasi beasiswa, ketika memang ada informasi, ayo anak-anak semua, dan tetunya juara-juara Kota Padang harus mengikuti kegiatan beasiswa ini,” jelasnya. 

Direktur Utama Politeknik Kirana, Capt. Taufik HIdayat menyebut bahwa Politeknik Kirana berdiri pada tahun 2025 lalu. Meski begitu, pihaknya telah membuka keran beasiswa bagi 40 mahasiswa.

“Saya berharap (beasiswa) tidak berhenti di tahun ini, ke depan dengan semakin berkembangnya Politeknik, akan kita tambah kuota beasiswa,” katanya. 

Politeknik Kirana memiliki ruang belajar yang memadai. Termasuk tenaga pengajar yang mumpuni, serta fasilitas bagi mahasiswa.

“Kita juga siapkan mess bagi mahasiswa, nanti mereka hanya akan berjalan kaki saja menuju kampus sehingga dapat efektif belajar,” ujarnya. 

Taufik berharap, setelah lulus nanti, mahasiswa dapat langsung bekerja. Memiliki pengalaman kerja yang baik.

“Harapan kita, Padang jangan sampai ketinggalan, harus terus ikut serta dalam program ini,” tegasnya. (Prokompin/Diskominfo Kota Padang)

Wawako Payakumbuh Lepas Keberangkatan Atlet dan Ofisial SSB Victory FS    
Kamis, Juni 18, 2026

On Kamis, Juni 18, 2026

Wawako Payakumbuh Lepas Keberangkatan Atlet dan Ofisial SSB Victory FS
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman secara resmi melepas keberangkatan atlet dan ofisial SSB Victory FS di Balai Kota Payakumbuh. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekolah Sepak Bola (SSB) Victory FS Kota Payakumbuh dipercaya menjadi satu-satunya wakil Provinsi Sumatera Barat pada kategori U-14 dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala KONI Pusat VII Tahun 2026 yang akan berlangsung di Jakarta Timur pada 20 Juni hingga 3 Juli 2026.

Kepercayaan tersebut menjadi capaian membanggakan bagi Kota Payakumbuh sekaligus menegaskan keberhasilan pembinaan sepak bola usia dini yang terus berkembang di daerah itu.

Keberhasilan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui pembinaan olahraga, pendidikan, dan penguatan karakter generasi muda.

Sebagai bentuk dukungan, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman secara resmi melepas keberangkatan atlet dan ofisial SSB Victory FS di Balai Kota Payakumbuh, Rabu (17/6/2026), untuk mengikuti Kejurnas Piala KONI Pusat VII Tahun 2026 di Jakarta.

Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada tim sebagai simbol dukungan pemerintah daerah dan doa masyarakat Kota Payakumbuh kepada para atlet muda yang akan membawa nama Sumatera Barat di ajang nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih, manajemen tim, dan orang tua yang telah mendukung proses pembinaan hingga berhasil mengantarkan Victory FS tampil pada kompetisi tingkat nasional.

Ia menilai kesempatan berlaga di Kejurnas Piala KONI merupakan pengalaman berharga yang dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus pembuktian kemampuan bagi para pemain muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

"Kami bangga karena SSB Victory FS menjadi wakil Sumatera Barat di ajang bergengsi tingkat nasional ini. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukir prestasi," katanya.

Menurut dia, olahraga tidak hanya berfungsi sebagai sarana meraih prestasi, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kerja keras bagi generasi muda.

"Jadikan olahraga sebagai jalan untuk meraih masa depan. Sepak bola saat ini bukan hanya olahraga, tetapi juga sebuah industri yang dapat memberikan nilai ekonomi dan membuka peluang kesuksesan bagi para atlet," ujarnya.

Elzadaswarman juga mengingatkan para pemain untuk menjaga sportivitas, disiplin, serta nama baik daerah selama mengikuti kejuaraan.

"Prinsip kita datang untuk bertanding dan berjuang meraih kemenangan. Namun yang paling penting adalah menjadi yang terbaik, menjaga sportivitas, disiplin, dan menunjukkan sikap yang baik selama mengikuti kejuaraan," katanya.

Ia berharap keikutsertaan Victory FS tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi anak-anak dan remaja di Kota Payakumbuh untuk aktif berolahraga, mengembangkan bakat, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Yunida Fatwa mengatakan Kejurnas Piala KONI Pusat VII Tahun 2026 akan berlangsung di Stadion Koopsudnas dan Lapangan Galaxy Halim, Jakarta Timur.

Kejuaraan tersebut diikuti 74 tim dari berbagai kategori usia yang berasal dari sekolah sepak bola, akademi sepak bola, dan klub dari seluruh Indonesia.

Untuk kategori U-14, sebanyak 24 tim dibagi ke dalam delapan grup. Victory FS tergabung di Grup H bersama Uni Bandung dari Jawa Barat dan Rajawali Garuda dari Jawa Timur.

Menurut Yunida, berdasarkan jadwal panitia, Victory FS akan melakoni pertandingan pada 23 hingga 25 Juni 2026.

"Keikutsertaan Victory FS merupakan capaian yang membanggakan karena menjadi satu-satunya wakil Sumatera Barat pada kategori U-14 dalam ajang nasional yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat," katanya.

Pelepasan kontingen turut dihadiri para pelatih, ofisial, atlet, dan orang tua pemain yang memberikan dukungan penuh kepada tim.

Keikutsertaan Victory FS pada ajang nasional tersebut diharapkan tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga mendorong tumbuhnya minat olahraga di kalangan generasi muda, memperkuat budaya hidup sehat, serta memotivasi lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu menjadi kebanggaan masyarakat Payakumbuh dan Sumatera Barat di masa depan. (HM)

LHP BPK RI, Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Sorot Masih Adanya Temuan yang Berulang Ulang    
Kamis, Juni 18, 2026

On Kamis, Juni 18, 2026

LHP BPK RI, Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Sorot Masih Adanya Temuan yang Berulang Ulang
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Surya Jufri Bitel, S. Sos., dan Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padanv Mukhlis, SE. (Foto Kolase: By). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang menyorot masih adanya temuan yang berulang ulang pada Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keungan Republik Indonesia (LHP BPK RI).

Hal itu terungkap dalam pandangan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang yang dibacakan Mukhlis, SE., selaku sekretaris fraksi pada rapat paripurna Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Senin, 15 Juni 2026, di rung sidang utama gedung megah DPRD Kota Padang. 

Fraksi yang diketuai Surya Jufri, S.Sos., menilai pertanggung jawaban APBD tahun sebelumnya merupakan bentuk evaluasi kinerja Pemerintah Kota dalam sektor belanja daerah, yang menjelaskan tentang pendapatan belanja dan pembiayaan serta hasil LHP BPK dan neraca keuangan daerah. 

Dikatakan Mukhlis, berdarsarkan penyampaian Nota Keuangan oleh Walikota Padang pada 6 Juni 2026, terhadap pelaksnaan APBD tahun 2025 serta telah dilakukan pembahasan ditingkat pansus dilanjutkan rapat internal Fraksi Demokrat. 

"Maka izinkan kami memberikan pandangan akhir terhadap pelaksanaan APBD tahun 2025," ujarnya. 

Evaluasi Serepan Anggaran dan Capaian Kinerja

Dalam hal ini, Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang melihat bahwa masih banyak OPD dalam serapan anggaran dibawah 90 % terutama di sektor belanja barang dan jasa. Dengan berbagai alasan seperti perubahan harga satuan, gagal tender dan persoalan lainnya.

Menurut Fraksi Partai Demokrat, tentu saja ini berdampak kepada capaian indikator kinerja utama bagi OPD trersebut yang berakhir dan bermuara pada pelayanan publik yang tidak optimal. 

"Oleh karena itu kami menyarankan kepada Pemerintah Kota Padang agar dapat melakukan pembinaan pada OPD tersebut dalam menyusun perencaan anggaran dan program betul- betul melakukan kajian yang matang," jelas Mukhlis lagi. 

Efektifitas dan Dampak Program

Menurut Fraksi Demokrat, konsikuensi dalam penggunaan anggaran adalah berbasis kinerja yang menghasil outcome yang baik, oleh karena itu efektivitas dampak program harus menjadi target dalam pelaksaanan anggaran. 

"Dari kegiatan pada tahun 2025 kami melihat bahwa dampak dari kegiatan yang dilakukan belum efektif terutama dalam pembinaan generasi muda karena masih tingginya kenakalan remaja, ini terlihat masih adanya tawuran, kasus LGBT dan penggunaan obat terlarang narkotika," cakapnya.

Sehingga, urai Mukhlis lagi, di sektor pembangunan mental ini perlu menjadi perhatian serius oleh pemerintah kota dan di bidang pembangunan fisik, seperti persoalan banjir, drainase dan daerah aliran sungai masih harus menjadi perhatian yang serius.

Optimalisasi PAD bagi OPD Belum Mencapai Target

Dari hasil pembahasan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang, mengucapkan apresiasi kepada pemerintah koya yang telah memperlihatkan capaian kinerja PAD-nya sebesar Rp924 Milyar, namun disisi lain masih ada OPD yang pencapaian di bawah 70 %.

"Oleh karena itu kami mengharapkan kepada pemerintah kota padang agar memacu OPD yang belum optimal bekerja dan menyarankan OPD yang mencapai target di beri reward," tegasnya. 

"Berkaitan dengan LHP BPK masih adanya temuan yang berulang ulang, maka kami mengingatkan kepada Inspektorat dan Bagian Hukum agar dapat melakukan pembinaan kepada OPD berkaitan dengan manajemen keuangan, sehingga tidak menjadi beban dalam tata kelola pemerintah daerah," tutupnya. 

Meski demikian, Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang dapat memahami dan menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LKPD) Tahun Anggaran 2025 itu.(*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i., WU

Muhasabah Diri di Awal Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Solok Gelar Tabligh Akbar Bersama Habib Rizieq dan Ustadz Jelita Donal    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Muhasabah Diri di Awal Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Solok Gelar Tabligh Akbar Bersama Habib Rizieq dan Ustadz Jelita Donal
Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.H., pejabat daerah, serta ribuan jamaah yang memenuhi lokasi kegiatan. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Memasuki 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Tabligh Akbar untuk mengingatkan kembali makna hakiki hijrah dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Agung Darussalam Islamic Center Koto Baru, Selasa (16/6/2026).

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.H., pejabat daerah, serta ribuan jamaah yang memenuhi lokasi kegiatan.

Dalam tausiyahnya, Habib Muhammad Rizieq Shihab mengajak seluruh umat Islam memaknai Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka, melainkan momentum muhasabah atau evaluasi diri. Beliau meneladani peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai tonggak perubahan besar dalam sejarah Islam.

“Hijrah bukan hanya berpindah tempat tinggal, tetapi berpindah dari sifat buruk ke sifat yang lebih baik, dari lemah iman menuju iman yang kuat, serta mempererat ukhuwah dan persatuan antarumat,” tegas Habib Rizieq.

Sementara itu, Bupati Solok menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi pengingat bersama untuk menerapkan nilai-nilai hijrah dalam kehidupan sehari-hari. Semangat perjuangan dan pengorbanan yang diteladani dari peristiwa hijrah diharapkan dapat mendorong kemajuan daerah.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, keimanan dan ketakwaan masyarakat semakin kokoh, serta kebersamaan antara pemerintah dan warga semakin erat untuk membangun Solok yang maju dan beradab,” ujar Bupati Jon Firman Pandu.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, serta kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh warga Kabupaten Solok.(80)

Inovasi Ibu Tiri  Dinas Arpus Kota Padang Berhasil Himpun 2.155 Eksemplar Buku    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Inovasi Ibu Tiri  Dinas Arpus Kota Padang Berhasil Himpun 2.155 Eksemplar Buku
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Heriza Syafani, S.STP., M.PA saat berbincang dengan Sekretaris Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Provinsi Sumatera Barat Novic dan Sekretaris Satupena Sumatera Barat Armaidi Tanjung di ruang kerjanya, Rabu (17/6/2026). (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
-
Inovasi Ibu Tiri  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang berhasil menghimpun 2.155 eksemplar buku dari berbagai pihak. Inovasi Ibu Tiri yang merupakan hibah buku tingkatkan literasi, dicanangkan sejak setahun lalu.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Heriza Syafani, S.STP., M.PA saat berbincang dengan Sekretaris Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Provinsi Sumatera Barat Novic dan Sekretaris Satupena Sumatera Barat Armaidi Tanjung di ruang kerjanya, Rabu (17/6/2026). 

Heriza Syafani didampingi  Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Sefni Hayati, S.Sos, MM.

Menurut Heriza, inovasi Ibu Tiri tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah buku di Perpustakaan Kota Padang sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan baca masyarakat. “Saat ini di Perpustakaan Kota Padang tersedia 13.000 judul buku dengan total buku 33.000 eksemplar,” tutur Heriza.

Dikatakan Heriza, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang dalam pelayanan terdapat 33 orang tenaga pelayanan dan pembinaan, dan pustakawan 11 orang. Pustaka keliling juga melayani 27 titik di Kota Padang. 

Termasuk satu LP Perempuan dan 1 masjid. Setiap bulan mobil pustaka keliling ke LP Perempuan untuk memberikan akses bahan bacaan kepada penghuni LP Perempuan.

Heriza juga menyampaikan, saat ini akreditasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang masih tipe C. 

“Kita sekarang bersiap untuk menghadapi akreditasi lagi. Berharap akreditasi mendatang ini bisa pada posisi akreditasi A. Berbagai upaya kita lakukan untuk mencapainya. Yang terakhir melaksanakan Festival Literasi pada 24 - 29 April 2026 lalu. Saat itu diselenggarakan bedah buku, workshop menulis dan pameran buku,” tutur Heriza menambahkan.

Sekretaris IKAPI Sumatera Barat Novic menyebutkan, siap bersinergi dan berkerjasama dengan Dinas Arpus Kota Padang untuk meningkatkan literasi di Kota Padang. 

Hal ini penting untuk mendorong minat baca masyarakat di tengah gempuran AI dan digital. (at)

Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Padang Tegaskan Pejabat Wajib Tindaklanjuti Rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Padang Tegaskan Pejabat Wajib Tindaklanjuti Rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan
Juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Padang, Devi Febrida pada rapat paripurna DPRD Kota Padang, Senin, 15 Juni 2026.  (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Berkaitan laporan Pansus secara umum, ada beberapa permasalahan yang jadi temuan Badan Pemeriksaan Keungan (BPK-RI) Perwakilan Sumbar.

Fraksi Partai Golkar DPRD kota Padang diketui Helmi Moesim atau akrab disapa da Ay pun angkat bicara. 

"Baik itu data dari laporan Pansus I, II, III dan Iv. Untuk hal ini kami berharap temuan BPK ini supaya cepat diselesaikan," juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Padang, Devi Febrida pada rapat paripurna DPRD Kota Padang, Senin, 15 Juni 2026. 

Dikatakannya, agar temuan ini kedepannya tidak menjadi 
permasalahan hukum.

Menurutnya, berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara, pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pejabat wajib memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi dan laporan 
hasil pemeriksaan selambat lambatnya 60 hari setelah 
laporan pemeriksaan diterima.

"Secara umum terkait dengan rekomendasi yang sudah 
disampaikan masing - masing pansus, kami berharap ini 
menjadi catatan, pertimbangan dan juga butuh tindak 
lanjut yang kongkrit," cakapny. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH. i., WU

Wako Fadly Amran Terima Audiensi dari Tim Peneliti Sekolah Pascasarjana Unand    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Wako Fadly Amran Terima Audiensi dari Tim Peneliti Sekolah Pascasarjana Unand
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi dari Tim Peneliti Sekolah Pascasarjana Unand di Ruang Kerja Wali Kota Padang, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu 17 Juni 2026. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi dari Tim Peneliti Sekolah Pascasarjana Unand di Ruang Kerja Wali Kota Padang, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu 17 Juni 2026.

Hadir pada kesempatan itu, Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Kota Padang Prof. James Hellyward, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton,vKepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza dan Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Tommy TRD. 

Ketua Program Studi Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Unand, Prof. Yenny Narny menyampaikan, bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mengundang Wali Kota Padang menghadiri kegiatan penyerahan hasil riset berjudul “Riset Pemberdayaan Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang”.

Prof. Yenny menjelaskan bahwa riset tersebut menghasilkan sejumlah luaran strategis yang relevan dengan upaya penguatan kesiapsiagaan masyarakat Kota Padang, khususnya bagi masyarakat di kawasan pesisir yang berpotensi terdampak gempa megathrust Mentawai dan tsunami.

“Riset tersebut merupakan hasil kerja sama antara Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas dan PT Pegadaian yang akan diserahkan pada 29 Juni mendatang di Auditorium Unand. Kami berharap kehadiran Wali Kota Padang dalam kesempatan tersebut," katanya. 

Adapun hasil utama riset tersebut meliputi rancangan shelter berbasis masjid serta produk Early Warning System (EWS) berbasis komunitas. Teknologi tersebut dirancang oleh tim peneliti Unand dan dapat dikelola secara mandiri oleh komunitas masjid.

“Riset ini melibatkan berbagai disiplin ilmu guna menghasilkan model mitigasi bencana yang aplikatif dan dapat diterapkan langsung oleh masyarakat. Kami berharap hasil riset ini tidak hanya menjadi kajian akademis, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana," urainya. 

Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kontribusi dunia akademik dan sektor usaha dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana di Kota Padang. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang terus memperkuat berbagai program mitigasi bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Berbagai upaya yang terus dilakukan antara lain pemasangan sistem peringatan dini (early warning system) di beberapa wilayah rawan bencana, edukasi kebencanaan melalui kegiatan jambore, serta pelaksanaan simulasi dan drill tsunami dalam skala besar.

“Kami berharap hasil riset tersebut dapat menjadi salah satu referensi dalam penyusunan kebijakan dan program pengurangan risiko bencana di Kota Padang, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman gempa megathrust Mentawai dan tsunami," ujarnya. (Prokompin)

Wako Pariaman Ikuti Senam Massal Bersama 1.200 Anak TK dan PAUD se-Kota Pariaman    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Wako Pariaman Ikuti Senam Massal Bersama 1.200 Anak TK dan PAUD se-Kota Pariaman
Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi  Bunda PAUD Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad hadir dan mengikuti senam massal bersama 1.200 Anak TK dan PAUD Se-Kota Pariaman di halaman Balaikota Pariaman, Rabu (17/6/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi  Bunda PAUD Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad hadir dan mengikuti senam massal bersama 1.200 Anak TK dan PAUD Se-Kota Pariaman di halaman Balaikota Pariaman, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan Senam Massal dengan tema play (bermain), learn (belajar) and grow (tumbuh) tersebut dilaksanakan  dalam rangka tutup tahun ajaran 2025/2026 oleh Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-Kanak (K3TK) Kota Pariaman.

Dalam sambutannya Yota Balad sampaikan rasa senangnya karena bisa bertemu dengan anak-anak hebat Kota Pariaman, generasi penerus bangsa yang selalu siap dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan apapun yang bermanfaat buat mereka, ucapnya.

“Saya bahagia dan bangga melihat mereka karena  mereka bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan usia mereka. Dengan adanya senam massal ini  mereka juga bisa mengerti arti dari kesehatan dan kebugaran yang akan membuat tubuh mereka semakin sehat, motorik mereka terlatih dengan bagus serta tumbuh kembang mereka menjadi lebih baik,” sebut Yota Balad.

“Anak-anak usia dini adalah aset masa depan kita. Oleh karena itu perhatian dan dukungan terhadap mereka harus menjadi prioritas kita bersama sehingga mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berkarakter,” ujarnya.

Menurut Yota Balad, kegiatan senam massal ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antara anak-anak, guru, serta orang tua dari berbagai lembaga TK dan PAUD yang ada di Kota Pariaman.

“Saya berharap kepada Bapak/Ibu Guru TK dan PAUD serta orang tua murid bisa membantu kami untuk mewujudkan salah satu dari visi misi kami yaitu satu rumah satu hafiz kepada anak-anak sedari dini yaitu surat Juz Amma , mudah-mudahan anak-anak ini bisa menamatkan juz amma tersebut dan bisa menjadi penghapal  Juz Amma yang berakhlak mulia,” ulas Yota Balad.

Bunda PAUD Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad katakan bahwa, dengan senam massal ini anak-anak diharapkan tumbuh dengan baik tumbuh dengan sehat, bergeraklah  dengan kemauan dan bakat anak-anak sendiri .

“Bunda berharap anak-anak bisa menjadi generasi emas tahun 2045. Jadi bertumbuhlah, berkembanglah, dan berkreativitaslah supaya anak-anak semua nantinya bisa menjadi generasi penerus Kota Pariaman yang berkualitas,” pintanya.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua tenaga pendidik yang telah memfasilitasi anak didiknya dengan penuh semangat sehingga mereka tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas,” pungkas Ny. Yosneli Balad menutup sambutannya. (si/at)

Wako Fadly Amran Sampaikan Apresiasi kepada RSUP Dr. M. Djamil: Saat Ini Kota Padang Memang Membutuhkan Investasi    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Wako Fadly Amran Sampaikan Apresiasi kepada RSUP Dr. M. Djamil: Saat Ini Kota Padang Memang Membutuhkan Investasi
Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada RSUP Dr. M. Djamil yang telah bekerja keras menghadirkan investasi di bidang pelayanan kesehatan. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Forum Konsultasi Publik dan Penyampaian Informasi Publik terkait Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) rencana pengembangan RSUP Dr. M. Djamil di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang Rabu (15/6/2026).

Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada RSUP Dr. M. Djamil yang telah bekerja keras menghadirkan investasi di bidang pelayanan kesehatan.

Menurutnya, investasi tersebut bukan hanya untuk pengembangan rumah sakit, tetapi juga menjadi investasi bagi Kota Padang dan masyarakat Sumatera Barat secara umum.

“Saat ini Kota Padang memang membutuhkan investasi yang terus mengalir seluas-luasnya, tentunya untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satu tantangan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita adalah tingkat pengangguran yang masih cukup tinggi," katanya. 

Fadly Amran menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sejalan dengan arah pembangunan Kota Padang sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)periode 2025–2045, yakni mewujudkan Kota Padang sebagai kota perdagangan dan jasa.

“Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Hal ini sejalan dengan visi Kota Padang, mewujudkan kota pintar dan kota sehat. Kedua tujuan tersebut sangat sejalan dengan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat layanan kesehatan yang modern dan berkualitas," ujarnya. 

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas menjelaskan bahwa tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit saat ini hampir mencapai 90 persen. Tingginya tingkat pemanfaatan layanan menunjukkan perlunya penambahan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan.

“Kita mendapatkan pendanaan untuk pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sekitar Rp1 triliun. Ada dua gedung yang akan kami bangun, yaitu Central Medical Unit dan gedung ruang rawat inap," cakapnya. 

Dovy menyebutkan bahwa RSUP Dr. M. Djamil merupakan salah satu dari delapan rumah sakit yang memperoleh pembiayaan dalam program pengembangan layanan kesehatan Nasional. Sesuai timeline yang telah ditetapkan, proyek tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Pengembangan rumah sakit ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Barat dan wilayah Sumatera bagian tengah, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan Kota Padang," urainya. 

Hadir pada kesempatan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Perwakilan PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan masyarakat yang berada di lingkungan rumah sakit dan unsur terkait lainnya.. (Prokompin)

Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Padang Mencatat Capaian PAD 99,15 Persen, Ini Apresiasi yang Diberikan    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Padang Mencatat Capaian PAD 99,15 Persen, Ini Apresiasi yang Diberikan
Ketua Fraksi Partai NasDem Argi Putra Finalo yang bertindak sebagai juru bicara Fraksi NasDem pada rapat paripurna DPRD Kota Padang. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Fraksi Partai NasDem mencatat bahwa pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 ditargetkan sebesar Rp2,88 triliun dan berhasil direalisasikan sebesar Rp2,85 triliun atau mencapai 99,15 persen.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai NasDem Argi Putra Finalo yang bertindak sebagai juru bicara Fraksi NasDem pada rapat paripurna DPRD Kota Padang dengan agenda Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan  APBD (LKPD) tahun anggaran 2025, Senin, 15 Juni 2026, 

Dikatakan Argi, capaian tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Padang mampu menjaga stabilitas pendapatan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi nasional dan global.

"Secara khusus, Fraksi Partai NasDem memberikan apresiasi terhadap kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp897,69 miliar dan berhasil direalisasikan sebesar Rp924,53 miliar atau mencapai 102,99 persen," ujarnya. 

Keberhasilan tersebut didorong oleh:

• Pajak Daerah terealisasi sebesar Rp729,42 miliar atau 104,90 persen dari target.

• Pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi sebesar Rp23,64 miliar atau 101,50 persen.

• Lain-lain PAD yang sah terealisasi sebesar Rp75,28 miliar atau 116,68 persen.

"Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan fiskal Kota Padang terus mengalami penguatan dan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan," terangnya. 

Namun demikian, tegas Argi, Fraksi Partai NasDem memberikan perhatian terhadap realisasi Retribusi Daerah yang hanya mencapai Rp96,19 miliar atau 83,99 persen dari target Rp114,52 miliar.

"Terhadap kondisi ini, Fraksi Partai NasDem meminta Pemerintah Kota Padang untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemungutan retribusi daerah, melakukan digitalisasi pelayanan, memperbaiki basis data objek retribusi, serta memperkuat pengawasan guna menghindari potensi kebocoran pendapatan," cakapnya. 

Selain itu, Fraksi Partai NasDem juga mendorong agar upaya peningkatan PAD tetap dilakukan tanpa membebani masyarakat dan dunia usaha, melainkan melalui optimalisasi potensi ekonomi daerah, peningkatan pelayanan publik, dan perluasan basis pajak serta retribusi yang sah. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i., WU