HEADLINE
Ketua DPRD Padang Imbau Perayaan HUT ke-81 RI Tetap Tertib dan Junjung Norma    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Ketua DPRD Padang Imbau Perayaan HUT ke-81 RI Tetap Tertib dan Junjung Norma
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi norma dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. (Foto: Hanny).

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi norma dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Imbauan tersebut disampaikan Muharlion usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Balaikota Padang, kawasan Aia Pacah, Senin (17/8/2026).

Muharlion mengatakan, semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui berbagai kegiatan hiburan dan pesta rakyat yang tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, serta nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan hiburan malam, khususnya pertunjukan orgen tunggal. Muharlion meminta agar waktu pelaksanaannya dibatasi dan tidak berlangsung hingga dini hari atau waktu subuh.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga etika dan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam setiap kegiatan perayaan kemerdekaan.

“Silakan masyarakat memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan hiburan, tetapi tetap menjaga ketertiban dan norma yang berlaku,” ujar Muharlion.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi pertunjukan yang mengandung unsur vulgar maupun kegiatan yang dapat mencederai moral dan nilai-nilai masyarakat.

Menurutnya, perayaan HUT RI seharusnya menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Muharlion berharap seluruh masyarakat Kota Padang dapat bersama-sama menjaga suasana perayaan kemerdekaan agar tetap aman, tertib, dan sesuai dengan nilai budaya serta adat yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, aman, tertib, dan bermanfaat bagi lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (*)

Sekda: Remisi Momentum Warga Binaan Perbaiki Diri dan Siap Kembali ke Masyarakat    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Sekda: Remisi Momentum Warga Binaan Perbaiki Diri dan Siap Kembali ke Masyarakat
Sekda Sumbar menghadiri penyerahan Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi anak binaan. (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
 - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekda Sumbar) menghadiri penyerahan Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi anak binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Rutan Kelas IIB Padang, Senin (17/8/2026).

Remisi dan pengurangan masa pidana tersebut diberikan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sekda Sumbar mengatakan, pemberian remisi merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari sistem pemasyarakatan, sekaligus bentuk penghargaan bagi warga binaan yang menunjukkan perilaku baik dan kesungguhan dalam mengikuti proses pembinaan.

“Alhamdulillah, hari ini kita mengikuti rangkaian kegiatan pemberian remisi dan pengurangan masa pidana bagi anak binaan. Kita berharap masyarakat yang mendapatkan remisi semakin memperlihatkan kesungguhan dan keseriusan untuk memperbaiki dirinya menjadi lebih baik, sehingga siap kembali bergabung dengan masyarakat,” ujar Sekda.

Menurutnya, proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan hukuman, tetapi juga diarahkan untuk membekali warga binaan dengan berbagai keterampilan sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian.

“Kita berterima kasih karena di rutan ini juga ada pembinaan, pembekalan dan latihan-latihan kerja untuk mewujudkan kemandirian warga binaan,” katanya.

Sekda berharap, melalui proses pembinaan yang berkelanjutan, jumlah masyarakat yang harus menjalani pembinaan di rumah tahanan, lembaga pemasyarakatan maupun lembaga pembinaan khusus anak di Sumatera Barat dapat terus berkurang.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum dan mendorong masyarakat agar mampu mengendalikan diri dari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Program-program nanti akan kita kerjasamakan. Ada pembinaan-pembinaan di sini, dan hasil yang dilakukan di tempat ini, mana tahu nantinya bisa disalurkan melalui pemerintah daerah di tempat mereka masing-masing di kabupaten/kota,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, A.Md.IP., S.Sos., M.AP., menjelaskan, pemberian remisi dan pengurangan masa pidana merupakan bentuk motivasi bagi narapidana dan anak binaan untuk terus berkelakuan baik serta mempercepat proses reintegrasi sosial.

Ia menyebutkan, pemberian remisi juga menjadi bentuk apresiasi kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku serta meningkatkan kualitas dan kompetensi diri melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan keterampilan.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat per 17 Agustus 2026, jumlah penghuni narapidana dan tahanan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sumatera Barat tercatat sebanyak 6.391 orang, terdiri dari 4.880 narapidana dan 1.511 tahanan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.744 orang memperoleh remisi umum dan pengurangan masa pidana umum. Rinciannya, Remisi Umum I (remisi normal) sebanyak 1.911 orang, Remisi Umum I berdasarkan PP Nomor 99 Tahun 2012 sebanyak 1.756 orang, Remisi Umum II atau bebas langsung sebanyak 60 orang, serta Pengurangan Masa Pidana Umum I sebanyak 17 orang.

Adapun besaran remisi dan pengurangan masa pidana yang diterima terdiri dari 1 bulan sebanyak 591 orang, 2 bulan sebanyak 783 orang, 3 bulan sebanyak 1.123 orang, 4 bulan sebanyak 644 orang, 5 bulan sebanyak 412 orang, dan 6 bulan sebanyak 191 orang.

Sekda menegaskan, momentum pemberian remisi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga menjadi dorongan bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mandiri.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dalam pembinaan dan penyadaran hukum, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan optimal dan upaya pencegahan pelanggaran hukum di tengah masyarakat dapat semakin ditingkatkan.(rmz)

Di Tengah Sunyi Malam Taman Makam Pahlawan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok Kenang Pengorbanan Para Pendahulu Bangsa    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Di Tengah Sunyi Malam Taman Makam Pahlawan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok Kenang Pengorbanan Para Pendahulu Bangsa
Kegiatan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mutiara Bangsa Kota Solok, Sabtu (16/8/2026), pada dini hari. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam keheningan dan suasana penuh khidmat, Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra didampingi Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Kegiatan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mutiara Bangsa Kota Solok, Sabtu (16/8/2026), pada dini hari.

Di bawah temaram cahaya dan suasana yang menyentuh hati, seluruh peserta apel menundukkan kepala memberikan penghormatan tertinggi kepada para pahlawan yang telah gugur mempertahankan kemerdekaan. 

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Solok Kota AKBP Mas'ud Ahmad, S.I.K., M.Si., selaku Inspektur Apel. Turut hadir Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, unsur Forkopimda, anggota DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, personel Polres dan Kodim 0309/Solok, serta anggota Gerakan Pramuka Kota Solok.

TMP Mutiara Bangsa menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi 170 pahlawan — terdiri atas 117 pahlawan Angkatan Darat, 45 Pejuang Rakyat, serta delapan pahlawan yang tidak dikenal.

Setiap makam menyimpan kisah pengorbanan yang menjadi pondasi kemerdekaan yang dirasakan saat ini.

Momen renungan suci ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan lahir dari tetesan keringat dan pengorbanan jiwa raga para pendahulu. 

Jika dahulu mereka berjuang mempertaruhkan nyawa, maka tugas generasi masa kini adalah melanjutkan perjuangan melalui pengabdian tulus, pembangunan nyata, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Solok mengajak seluruh warga menjadikan penghormatan kepada pahlawan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sumber inspirasi untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan membangun daerah menuju masa depan yang makmur dan sejahtera.(80)

Perkuat Kontingen Sumbar pada Pesonas II 2026 di Kota Kupang, Wako Fadly Amran Berikan Dukungan kepada 10 Atlet asal Kota Padang    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Perkuat Kontingen Sumbar pada Pesonas II 2026 di Kota Kupang, Wako Fadly Amran Berikan Dukungan kepada 10 Atlet asal Kota Padang
Dukungan moril dan materil itu ditunjukkan Fadly Amran saat menerima audiensi orang tua atlet di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (17/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan dukungan kepada 10 atlet asal Kota Padang yang akan memperkuat kontingen Sumatera Barat (Sumbar) pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dukungan moril dan materil itu ditunjukkan Fadly Amran saat menerima audiensi orang tua atlet di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (17/8/2026).

Turut hadir Anggota DPRD Kota Padang, Iskandar, Asisten Administrasi Umum Setdako Padang, Corri Saidan, serta Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, dan Ketua DWP Kota Padang, Ny. Nova Raju Minropa.

Fadly Amran menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Padang mendukung penuh perjuangan atlet penyandang disabilitas yang akan berlaga pada Pesonas II 2026. Menurutnya, kompetisi yang berlangsung pada 13-18 Oktober 2026 tersebut merupakan kesempatan bagi para atlet untuk mengembangkan potensi sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

“Pemko Padang mendukung anak-anak kita yang akan berjuang membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat di ajang Pesonas. Dukungan ini merupakan komitmen Pemko Padang dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet penyandang disabilitas untuk berkembang dan berprestasi," kata Wako.

Fadly Amran juga berpesan agar para atlet tampil penuh semangat dan percaya diri selama bertanding. “Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri. Raih prestasi terbaik dan harumkan nama Kota Padang serta Sumatera Barat di tingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu, Iskandar mewakili rombongan menyampaikan kontingen Sumbar dijadwalkan membawa 27 atlet ke Pesonas, dengan 10 atlet diantaranya berasal dari Kota Padang yang merupakan peraih medali emas dalam ajang Pekan Special Olympics Daerah (PeSODa) Sumbar 2024.

Ia menjelaskan, Pesonas merupakan ajang kompetisi bagi penyandang disabilitas intelektual yang diselenggarakan oleh Special Olympics Indonesia (SOIna). Kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia menuju Special Olympics World Games di Santiago, Chile, pada 2027.

“Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pesonas terdiri dari atletik, bulutangkis, tenis meja, sepak bola, renang, bola basket, serta bocce, futsal, senam ritmik, bola tangan, hingga bola voli, dan tari daerah. Kompetisi ini juga dirangkai dengan Kongres Nasional Keluarga dan Pemuda SOIna, pelatihan kepemimpinan atlet, serta jaringan dukungan keluarga, seni budaya, dan gerakan revolusi inklusi," jelasnya.(*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Pimpin Upacara HUT RI di Kamang Baru, Sijunjung, Vasko: Semangat Kemerdekaan Harus Dekat dengan Masyarakat    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Pimpin Upacara HUT RI di Kamang Baru, Sijunjung, Vasko: Semangat Kemerdekaan Harus Dekat dengan Masyarakat
Vasko bertindak sebagai Inspektur Upacara di Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Senin (17/8/2026). (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Vasko Ruseimy memilih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama masyarakat di daerah. Senin (17/8/2026), Vasko bertindak sebagai Inspektur Upacara di Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.

Kehadiran Wagub dalam upacara tingkat kecamatan tersebut memberikan suasana berbeda bagi masyarakat dan pelajar setempat. Momentum itu sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengikuti langsung upacara yang dipimpin oleh pimpinan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Vasko mengatakan, kehadirannya di Kecamatan Kamang Baru bukanlah kebetulan. Ia memang telah merencanakannya sejak awal sebagai bagian dari upaya memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

“Saya memang merencanakan untuk memperingati 17 Agustus bersama masyarakat di daerah. Semangat kemerdekaan harus kita rasakan bersama. Pemerintah tidak hanya hadir di pusat pemerintahan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat, termasuk di kecamatan dan nagari,” ujar Vasko.

Menurutnya, kecamatan merupakan salah satu ruang terdekat dengan masyarakat karena di sanalah berbagai pelayanan pemerintahan dan aktivitas warga berlangsung setiap hari. Karena itu, kehadiran pimpinan pemerintah provinsi di tingkat kecamatan diharapkan dapat memperkuat hubungan dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

Bagi para pelajar yang bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera, kehadiran Vasko menjadi pengalaman tersendiri. Reni, salah seorang anggota Paskibraka Kecamatan Kamang Baru, mengaku bangga dapat menjalankan tugas pengibaran Merah Putih di hadapan langsung Wagub Sumbar.

“Jujur kami masih tidak percaya. Kami Paskibraka tingkat kecamatan, tetapi hari ini tugas kami disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur. Kami sempat grogi, tetapi alhamdulillah tugas berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut Reni, kesempatan tersebut membuat seluruh proses latihan dan persiapan yang mereka jalani terasa semakin berarti. Ia menyebut pengalaman mengibarkan Merah Putih di hadapan Wakil Gubernur akan menjadi kenangan yang tidak mudah dilupakan.

“Rasanya bangga dan terharu. Semua latihan dan rasa lelah selama ini terbayar ketika melihat Merah Putih berkibar. Ini pengalaman yang akan kami ingat sampai kapan pun,” katanya.

Antusiasme masyarakat juga terlihat setelah upacara. Sejumlah pelajar dan warga memanfaatkan kesempatan untuk bersalaman dan berfoto bersama Vasko. Rosdani (43), salah seorang warga, mengatakan kehadiran Wagub di Kamang Baru menjadi pengalaman yang membanggakan bagi masyarakat.

“Anak-anak sangat senang karena bisa bertemu langsung dengan Wakil Gubernur. Biasanya mereka hanya melihat beliau melalui berita atau media sosial,” ujarnya.

Bagi masyarakat dan pelajar Kamang Baru, kehadiran Vasko tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian upacara. Momentum tersebut mempertemukan pemerintah provinsi dengan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat dan penuh kebersamaan, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi generasi muda yang bertugas mengibarkan Merah Putih.

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kamang Baru pun menjadi momentum yang meninggalkan kesan bagi masyarakat setempat. Pemerintah, masyarakat, dan pelajar bersama-sama merayakan kemerdekaan sekaligus menghidupkan kembali semangat persatuan dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. (adpsb/bud)

Khidmat dan Penuh Semangat, Bupati Solok Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Khidmat dan Penuh Semangat, Bupati Solok Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme menyelimuti Gelanggang Olahraga Batu Batupang, Koto Baru, pada Senin (17/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
 - Suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme menyelimuti Gelanggang Olahraga Batu Batupang, Koto Baru, pada Senin (17/8/2026). 

Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., selaku Inspektur Upacara.

Upacara berjalan tertib dan mengesankan. Teks Proklamasi Kemerdekaan RI dibacakan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir.

Suasana haru menyelimuti lapangan saat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan gagah dan sempurna.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI dan Polri, Wakil Ketua DPRD beserta para anggota, Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, para staf ahli, asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah, camat se-Kabupaten Solok, pimpinan BUMN maupun BUMD, Aparatur Sipil Negara, para veteran, pelajar, perwakilan organisasi masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Usai upacara bendera, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan deviden dan bantuan dari Bank Nagari kepada Pemerintah Kabupaten Solok, sekaligus penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) untuk mendukung pendidikan di daerah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Solok juga menyerahkan remisi umum kepada 52 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Alahan Panjang.

Peringatan tahun ini diharapkan semakin memperkokoh semangat persatuan dan menjadi pendorong bagi seluruh masyarakat untuk bersatu padu melanjutkan pembangunan daerah. 

Dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Kabupaten Solok berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan rakyat.(80)

Digelar LKAAM Sumbar, Wako Fadly Amran Hadiri Memasak Rendang untuk Korban Bencana Gempa Bumi NTT    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Digelar LKAAM Sumbar, Wako Fadly Amran Hadiri Memasak Rendang untuk Korban Bencana Gempa Bumi NTT
Wako Fadly Amran menghadiri kegiatan memasak rendang untuk korban bencana gempa bumi NTT yang digelar oleh LKAAM Sumbar. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan memasak rendang untuk korban bencana gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat (Sumbar) bersama Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) Sumbar.

LKAAM Sumbar bersama Gebu Minang Sumbar menyiapkan bantuan sebanyak 5 ton rendang bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi yang terjadi di NTT pada 15 Agustus 2026. Gempa tersebut menyebabkan sejumlah korban jiwa serta kerusakan pada rumah warga dan infrastruktur.

“Kita patut memberikan apresiasi kepada Gebu Minang Sumbar dan LKAAM Sumbar yang begitu cepat mengambil langkah untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Ini merupakan bentuk kepedulian para niniak mamak kepada anak kemenakan yang sedang menghadapi musibah," kata Wako, Senin 17 Agustus 2026, di Kantor LKAAM Sumbar.

Untuk mempercepat penyediaan bantuan tersebut, Fadly Amran meminta LKAAM Sumbar dan Gebu Minang memanfaatkan Sentra Rendang Kota Padang. Pemerintah Kota Padang, lanjutnya, juga siap memberikan dukungan agar target 5 ton rendang tersebut dapat segera terpenuhi.

“Kami juga mengajak berbagai pihak di Sumbar untuk bersama-sama mendukung gerakan kemanusiaan ini. Ketika Kota Padang mengalami gempa bumi pada 2009 dan bencana hidrometeorologi pada 2025 lalu, banyak pihak yang datang membantu. Karena itu, saat saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah, sudah sepatutnya kita hadir dan memberikan bantuan," cakapnya.

Menurut Fadly Amran, aksi tersebut menunjukkan kuatnya semangat kepedulian dan gotong royong masyarakat Minangkabau dalam menghadapi bencana. Musibah dapat terjadi di mana dan kapan saja, sehingga kepedulian terhadap sesama perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Ketika bencana terjadi, tentu kita harus mengikhlaskan bahwa ini adalah sebuah cobaan. Setelah itu, kita harus bekerja keras dan berupaya meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Inilah esensi dari pertemuan kita pada hari ini," tukuknya.

Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar mengatakan, sebanyak 700 kilogram rendang telah dikirim melalui penerbangan TNI Angkatan Udara. Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

“Target kita sebanyak 5 ton rendang, dan akan kita kirim secara bertahap. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di NTT," terangnya.

Fauzi Bahar mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong berbagai unsur masyarakat Minangkabau. Bundo Kanduang, Himpunan Pengusaha Randang Minangkabau (Hipermi), dan Gebu Minang Peduli.

“Kita memilih rendang karena merupakan makanan yang siap santap, tahan lama, dan praktis dikonsumsi oleh warga di lokasi bencana. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat, dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat Minangkabau untuk saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," urainya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU