HEADLINE
Pemprov Sumbar Raih Terbaik II Anugerah Legislasi Daerah 2026    
Sabtu, Oktober 17, 2026

On Sabtu, Oktober 17, 2026

Pemprov Sumbar Raih Terbaik II Anugerah Legislasi Daerah 2026
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja Pemprov Sumbar dalam meningkatkan kualitas pembentukan produk hukum daerah. (Fotdok: Tonni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) meraih penghargaan Terbaik II Anugerah Legislasi Daerah (ALD) 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja Pemprov Sumbar dalam meningkatkan kualitas pembentukan produk hukum daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada Pemprov Sumbar dalam Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026 yang berlangsung di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Anugerah Legislasi Daerah merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja harmonisasi, pembulatan, dan pemantapan konsepsi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada). Penilaian dilakukan melalui proses verifikasi dan evaluasi terhadap sejumlah aspek, meliputi komitmen, profesionalisme, kolaborasi, kompetensi, serta inovasi.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas produk hukum daerah, khususnya melalui sinergi dan kerja sama dalam proses penyusunan regulasi.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, memberikan dukungan, dan menjalin kerja sama sehingga kualitas produk hukum Provinsi Sumatera Barat semakin baik dan berhasil mendapatkan penghargaan di tingkat nasional,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat kualitas penyusunan regulasi agar produk hukum yang dihasilkan semakin berkualitas, terarah, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kinerja legislasi daerah sehingga pada masa mendatang Sumatera Barat mampu meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Semoga ke depan kualitas produk hukum Provinsi Sumatera Barat semakin baik dan kita bisa meraih posisi puncak. Ini tentu membutuhkan komitmen, kolaborasi, dan kerja sama seluruh pihak,” harapnya.

Pemberian Anugerah Legislasi Daerah juga menegaskan bahwa pembangunan hukum tidak semata-mata berorientasi pada pembentukan peraturan, tetapi turut menitikberatkan pada kualitas proses penyusunan, koordinasi antarlembaga, serta dampak regulasi bagi masyarakat.

Dengan capaian Terbaik II ALD 2026, Pemprov Sumbar diharapkan semakin memperkuat tata kelola pembentukan produk hukum daerah yang profesional, harmonis, dan berkualitas sebagai landasan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah. (adpsb/bud)

Erianto Siapkan Kantor Baru KONI Padang, Kado Juara Umum Porprov untuk Kemajuan Olahraga    
Sabtu, Oktober 17, 2026

On Sabtu, Oktober 17, 2026

Erianto Siapkan Kantor Baru KONI Padang, Kado Juara Umum Porprov untuk Kemajuan Olahraga
Silaturahmi bersama Ketua KONI Kota Padang dan Satgas Humas KONI Kota Padang yang dihadiri segenap wartawan di Kota Padang, Jumat, 16 Oktober 2026. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Keberhasilan Kota Padang keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat masa depan olahraga daerah. Ketua KONI Kota Padang, Erianto, menyiapkan langkah lanjutan dengan mematangkan rencana pembangunan kantor KONI sebagai bagian dari komitmen meningkatkan pembinaan olahraga dan pelayanan kepada insan olahraga.

Hal itu disampaikan Erianto dalam acara silaturahmi bersama Ketua KONI Kota Padang dan Satgas Humas KONI Kota Padang yang dihadiri segenap wartawan di Kota Padang, Jumat, 16 Oktober 2026. Pertemuan tersebut menjadi ruang mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara KONI dan insan pers dalam mengawal perkembangan olahraga.

Erianto menyebut, keberhasilan Padang menjadi juara umum Porprov bukan sekadar pencapaian prestasi, tetapi juga momentum untuk menghadirkan langkah nyata bagi kemajuan olahraga. Salah satu agenda yang kini dimatangkan adalah rencana pembangunan kantor KONI Kota Padang.

Menurut Erianto, rencana pembangunan kantor tersebut diarahkan ke kawasan antara Plaza Andalas dan kantor kepolisian. Lokasi itu menjadi bagian dari rencana yang sedang dimatangkan untuk mendukung keberadaan pusat organisasi olahraga Kota Padang.

Rencana pembangunan kantor KONI ini diharapkan menjadi kado bagi dunia olahraga setelah Padang berhasil menorehkan prestasi sebagai juara umum Porprov. Keberadaan kantor yang representatif diharapkan dapat menunjang koordinasi organisasi, pembinaan atlet, serta pelayanan terhadap cabang olahraga.

Bagi KONI Padang, mempertahankan prestasi tidak cukup hanya dengan meraih medali dan gelar juara. Diperlukan penguatan organisasi, komunikasi yang terarah, serta dukungan fasilitas yang mampu menopang pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Di sisi lain, anggota Satgas Humas KONI Kota Padang, Dedi Prima, menegaskan bahwa jajaran humas akan semakin meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada wartawan yang menjadi mitra KONI. Komitmen tersebut ditujukan untuk memperkuat arus informasi mengenai kegiatan, program, dan prestasi olahraga di Kota Padang.

Dedi menilai, hubungan yang baik dengan wartawan menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi olahraga kepada masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka dan pelayanan yang semakin baik, berbagai capaian atlet serta agenda pembinaan diharapkan dapat diketahui publik secara luas.

Silaturahmi yang dihadiri segenap wartawan di Kota Padang itu sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara KONI dan media. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperluas publikasi prestasi, tetapi juga mendorong perhatian masyarakat terhadap pembinaan atlet dan perkembangan olahraga daerah.

Dengan rencana pembangunan kantor KONI yang terus dimatangkan serta komitmen memperkuat pelayanan humas kepada wartawan, Erianto dan jajaran KONI Padang dihadapkan pada tantangan berikutnya: menjaga prestasi juara umum sekaligus membangun fondasi organisasi yang semakin kuat demi masa depan olahraga Kota Padang. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Dahsyatnya Sholawat Nabi: Sekali Bersholawat, Allah Limpahkan 10 Kali Rahmat!    
Sabtu, Oktober 17, 2026

On Sabtu, Oktober 17, 2026

Dahsyatnya Sholawat Nabi: Sekali Bersholawat, Allah Limpahkan 10 Kali Rahmat!
Perintah bersholawat ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 56. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sholawat bukan sekadar rangkaian kalimat pujian yang diucapkan umat Islam untuk Nabi Muhammad SAW. Di balik amalan yang ringan di lisan ini, tersimpan keutamaan besar yang ditegaskan langsung dalam Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW. Memperbanyak sholawat merupakan wujud cinta kepada Nabi, ketaatan kepada Allah SWT, sekaligus ikhtiar meraih rahmat dan keberkahan dalam kehidupan.

Perintah bersholawat ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 56: “Innallāha wa malā’ikatahu yuṣallūna ‘alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanū ṣallū ‘alaihi wa sallimū taslīmā.” Artinya, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” Ayat ini menjadi landasan kuat bahwa sholawat bukan amalan tanpa dasar, melainkan perintah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.

Keutamaan sholawat semakin jelas melalui hadis sahih riwayat Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda, “Man shallā ‘alayya wāḥidatan shallallāhu ‘alaihi ‘asyran.” Artinya, “Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim). Hadis ini menunjukkan betapa besar ganjaran yang dijanjikan Allah bagi orang yang membiasakan diri bersholawat. Amalan yang mudah dilakukan kapan saja ini menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk memperbanyak pahala dan mengharapkan rahmat Allah SWT.

Tidak hanya itu, Rasulullah SAW juga menerangkan keutamaan orang yang banyak bersholawat dalam hadis riwayat Imam At-Tirmidzi dari Abdullah bin Mas’ud. Nabi bersabda bahwa orang yang paling utama di sisi beliau pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepada beliau. Pesan ini menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup berhenti pada pengakuan lisan, tetapi patut diwujudkan melalui amalan, mengikuti sunnah, dan memperbanyak sholawat dengan penuh kesungguhan.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA juga dikenal dalam riwayat sebagai sahabat yang menyampaikan pentingnya bersholawat. Dalam hadis riwayat Imam At-Tirmidzi, yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah SAW memperingatkan bahwa orang yang disebut nama beliau di hadapannya tetapi tidak bersholawat termasuk orang yang bakhil. Pesan ini keras sekaligus menggugah: jangan sampai lisan begitu mudah menyebut urusan dunia, tetapi terasa berat mengucapkan sholawat ketika nama Nabi Muhammad SAW disebut.

Dalam khazanah keilmuan Islam, Imam Abu Laits as-Samarqandi menjelaskan keistimewaan sholawat dalam kitab Tanbih al-Ghafilin. Ia menerangkan bahwa dalam perintah bersholawat, Allah terlebih dahulu menyebut sholawat-Nya kepada Nabi, kemudian sholawat para malaikat, sebelum memerintahkan orang-orang beriman untuk bersholawat. Penjelasan tersebut memperlihatkan kemuliaan kedudukan Rasulullah SAW dan pentingnya amalan ini bagi umat Islam.

Ulama lain, Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha ad-Dimyathi, dalam kitab Kifayatul Atqiya wa Minhajul Ashfiya, menyebut bahwa sholawat Nabi memiliki banyak faedah. Keterangan ini sejalan dengan penjelasan para ulama tentang sholawat sebagai doa, penghormatan, dan ungkapan cinta kepada Rasulullah SAW. Namun, keutamaan tersebut harus dipahami secara proporsional: sholawat bukan alasan untuk meninggalkan kewajiban lain, melainkan amalan yang memperkuat hubungan seorang muslim dengan Allah dan Rasul-Nya. 

Sholawat juga sepatutnya menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan hanya dilantunkan saat peringatan Maulid Nabi, pengajian, atau acara keagamaan. Umat Islam dapat membiasakannya setelah salat, ketika berdoa, saat mendengar nama Rasulullah disebut, maupun dalam waktu luang. Membaca sholawat dengan memahami maknanya akan membantu menumbuhkan kecintaan kepada Nabi sekaligus mendorong umat meneladani kejujuran, amanah, kasih sayang, dan akhlak mulia beliau.

Meski demikian, umat Islam perlu berhati-hati terhadap klaim keutamaan sholawat yang menjanjikan hasil tertentu secara otomatis tanpa dalil yang dapat dipertanggungjawabkan. Al-Qur’an dan hadis sahih sudah memberikan dasar yang kuat untuk memperbanyak sholawat. Jangan sampai semangat beribadah justru tercampur dengan kutipan yang tidak jelas sumbernya atau janji pahala yang dinisbatkan kepada Rasulullah tanpa verifikasi. Mengamalkan sholawat hendaknya berjalan beriringan dengan ilmu, keikhlasan, dan ketaatan terhadap ajaran Islam.

Pada akhirnya, memperbanyak sholawat adalah amalan sederhana dengan keutamaan yang ditegaskan dalam wahyu. Perintah Allah dalam Surah Al-Ahzab ayat 56, janji sepuluh kali sholawat dari Allah dalam hadis riwayat Muslim, serta nasihat para ulama menjadi pengingat agar umat tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Mari hidupkan lisan dengan sholawat, kuatkan cinta kepada Rasulullah SAW, dan buktikan kecintaan itu melalui akhlak serta perilaku yang sesuai dengan sunnah beliau. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Vakum Lebih 5 Tahun, PWI Pasaman Barat Bangkit! M. Junir Pimpin Organisasi Periode 2026–2029    
Sabtu, Oktober 17, 2026

On Sabtu, Oktober 17, 2026

Vakum Lebih 5 Tahun, PWI Pasaman Barat Bangkit! M. Junir Pimpin Organisasi Periode 2026–2029
M. Junir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Pasaman Barat periode 2026–2029 melalui Konferensi Luar Biasa (Konferlub), Jumat (16/10/2026). (Foto: Rusdi Bais). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Setelah lebih dari lima tahun mengalami kevakuman kepengurusan definitif, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pasaman Barat akhirnya memiliki nakhoda baru. M. Junir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Pasaman Barat periode 2026–2029 melalui Konferensi Luar Biasa (Konferlub), Jumat (16/10/2026).

Konferensi yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, tersebut menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali roda organisasi kewartawanan di daerah itu. Terpilihnya M. Junir diharapkan menjadi titik awal pembenahan internal sekaligus penguatan profesionalisme wartawan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navies, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Pembinaan Daerah Rommi Delfiano, Sekretaris Firdaus Abie, serta anggota Dewan Kehormatan PWI Sumbar Rusdi Bais. Dukungan dari jajaran PWI provinsi menjadi bagian penting dalam proses konsolidasi organisasi.

Namun, pelaksanaan konferensi sempat menghadapi kendala. Kehadiran anggota pemegang hak suara belum memenuhi kuorum sebagaimana dipersyaratkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Setelah diskors selama dua jam, jumlah peserta yang hadir tetap belum memenuhi ketentuan kuorum.

Menghadapi situasi tersebut, panitia dan jajaran PWI Sumbar berkonsultasi dengan Dewan Kehormatan Provinsi serta PWI Pusat untuk memperoleh arahan mengenai kelanjutan konferensi. Setelah komunikasi dilakukan dengan kedua pihak, konferensi akhirnya tetap dilaksanakan berdasarkan arahan dan ketentuan organisasi yang berlaku.

Dalam proses pemilihan, M. Junir akhirnya dipercaya secara aklamasi oleh peserta pemilik hak suara untuk memimpin PWI Pasaman Barat selama tiga tahun ke depan. Keputusan tersebut sekaligus membuka babak baru bagi organisasi yang selama bertahun-tahun belum memiliki kepengurusan definitif.

Usai pemilihan ketua, konferensi juga menetapkan tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan. Tim tersebut langsung menggelar rapat guna melengkapi susunan pengurus yang akan menjalankan program organisasi selama periode 2026–2029. Penyusunan kepengurusan menjadi langkah awal untuk memastikan roda organisasi kembali berjalan.

Tantangan kepengurusan baru tidak ringan. Selain memperkuat solidaritas anggota, PWI Pasaman Barat dituntut mendorong peningkatan kompetensi wartawan, menjaga kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik, serta memperkuat perlindungan profesi. Organisasi juga diharapkan menjadi ruang pembinaan agar wartawan mampu menghadapi perkembangan media digital tanpa mengabaikan akurasi dan tanggung jawab pemberitaan.

Dengan terpilihnya M. Junir, harapan untuk membangkitkan kembali PWI Pasaman Barat kini berada di tangan kepengurusan baru bersama seluruh anggotanya. Konsolidasi, keterbukaan, dan program kerja yang nyata akan menjadi penentu apakah momentum Konferlub ini benar-benar mampu mengakhiri kevakuman dan mengembalikan peran PWI sebagai wadah profesional wartawan di Pasaman Barat. (*)

Raffi Ahmad dan Bank Mandiri Guyur Rp300 Juta, GOR Rawang Pariaman Disiapkan Jadi Pusat Lahirnya Atlet Berprestasi    
Sabtu, Oktober 17, 2026

On Sabtu, Oktober 17, 2026

Raffi Ahmad dan Bank Mandiri Guyur Rp300 Juta, GOR Rawang Pariaman Disiapkan Jadi Pusat Lahirnya Atlet Berprestasi
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dalam penyerahan yang berlangsung di Pendopo Wali Kota Pariaman, Jumat (16/10/2026). (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kota Pariaman ketiban rezeki! Bantuan dana sebesar Rp300 juta dari partisipasi Bank Mandiri dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, bakal mendukung peningkatan fasilitas lapangan sepak bola GOR Rawang. Kucuran bantuan ini diharapkan menjadi dorongan nyata bagi kemajuan olahraga dan lahirnya atlet-atlet berbakat dari Kota Pariaman.

Bantuan tersebut diterima Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dalam penyerahan yang berlangsung di Pendopo Wali Kota Pariaman, Jumat (16/10/2026). Penyerahan dilakukan oleh Deputi Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, M. Aldi Novri Kurnia Abidin, bersama rombongan.

Dukungan senilai Rp300 juta itu berasal dari dua pihak, yakni Bank Mandiri sebesar Rp150 juta dan Raffi Ahmad sebesar Rp150 juta. Kolaborasi ini menjadi suntikan dukungan bagi pembenahan fasilitas lapangan sepak bola GOR Rawang yang diharapkan dapat menunjang aktivitas olahraga dan pembinaan atlet muda.

Bagi Kota Pariaman, bantuan ini bukan sekadar tambahan dana untuk fasilitas olahraga. Lebih dari itu, dukungan tersebut membuka peluang bagi peningkatan kualitas sarana latihan agar generasi muda memiliki tempat yang lebih layak untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi di bidang sepak bola.

M. Aldi Novri Kurnia Abidin menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari mandat Presiden melalui Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad. Program itu diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara generasi muda, pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan pihak swasta.

Menurut Aldi, keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu menciptakan dukungan yang lebih luas bagi pengembangan potensi anak muda. Dengan kerja sama tersebut, kebutuhan fasilitas olahraga di daerah dapat memperoleh perhatian sekaligus dukungan dari berbagai unsur.

Partisipasi Bank Mandiri dan Raffi Ahmad masing-masing sebesar Rp150 juta memperlihatkan bagaimana kolaborasi pemerintah, BUMN, dan figur publik dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dalam konteks ini, peningkatan fasilitas GOR Rawang menjadi salah satu sasaran yang diharapkan memberikan dampak positif bagi pembinaan olahraga lokal.

Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan bantuan tersebut dimanfaatkan secara tepat sasaran. Pembenahan fasilitas perlu diarahkan pada kebutuhan lapangan dan kenyamanan pengguna, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh atlet, komunitas sepak bola, serta generasi muda yang ingin mengasah kemampuan mereka.

Bantuan Rp300 juta ini menjadi momentum bagi Kota Pariaman untuk memperkuat pembinaan olahraga dari tingkat daerah. Dengan fasilitas yang semakin baik dan pembinaan yang berkelanjutan, GOR Rawang diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh bagi atlet potensial sekaligus mendorong kemajuan olahraga di Kota Pariaman. (*) 

Pewarta: Armaidi Tanjung
Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Keselamatan Masyarakat    
Sabtu, Oktober 17, 2026

On Sabtu, Oktober 17, 2026

Gubernur Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Keselamatan Masyarakat
Selain bersilaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas penguatan sinergi pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat. (Foto: Tonni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menerima kunjungan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Jawari, didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, di Istana Gubernuran Sumbar, Jumat (16/10/2026). Selain bersilaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas penguatan sinergi pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat.

Mahyeldi mengatakan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan Polda Sumbar diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan daerah, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penanganan bencana, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kunjungan Pak Kapolda beserta jajaran menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Polda dan Pemprov demi kepentingan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, berbagai persoalan daerah dapat kita tangani bersama, terutama yang menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar pemerintah daerah dan kepolisian dapat bergerak secara terpadu dalam merespons berbagai persoalan. Sinergi tersebut juga penting untuk mendukung kelancaran pembangunan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Dalam pertemuan itu, Mahyeldi didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Asisten I, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Satpol PP, Kepala Biro Umum, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Jawari mengapresiasi sambutan Gubernur beserta jajaran Pemprov Sumbar. Ia menegaskan komitmen Polda Sumbar untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memelihara kamtibmas dan mendukung pembangunan di Sumbar.

Jawari menekankan, keterpaduan tugas kepolisian dan pemerintah daerah harus berorientasi pada perlindungan masyarakat. Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak hanya berkaitan dengan ketertiban, tetapi juga memastikan keselamatan warga.

“Integrasi tugas kita dalam menjaga kamtibmas, ujungnya adalah menjaga keselamatan rakyat. Kita ingin tidak ada kejahatan dan masyarakat terlindungi,” ujarnya.

Melalui penguatan koordinasi tersebut, Pemprov Sumbar dan Polda Sumbar diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan keamanan dan bencana alam. Kolaborasi kedua institusi menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. (adpsb/cen/bud)

Bukan Sekadar Sertifikat! 14.688 Peserta Ditantang Kuasai Skill, Siap Kerja hingga Buka Usaha Sendiri    
Sabtu, Oktober 17, 2026

On Sabtu, Oktober 17, 2026

Bukan Sekadar Sertifikat! 14.688 Peserta Ditantang Kuasai Skill, Siap Kerja hingga Buka Usaha Sendiri
Orientasi Peserta PVN Batch V Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jumat (16/10/2026). (Foto: Aditya). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menantang peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch V Tahun 2026 untuk tidak sekadar mengejar sertifikat, tetapi benar-benar menguasai keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Sebanyak 14.688 peserta mengikuti program ini dan diharapkan mampu mengubah pelatihan menjadi bekal nyata untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka usaha mandiri.

Pesan tegas itu disampaikan Yassierli saat Orientasi Peserta PVN Batch V Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jumat (16/10/2026). Ia menekankan bahwa pelatihan vokasi harus menghasilkan kemampuan praktis yang bisa diterapkan, bukan berhenti pada dokumen kelulusan.

Menurut Yassierli, peserta harus menjadikan kesempatan pelatihan sebagai jalan untuk meningkatkan daya saing di tengah kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Kompetensi yang dikuasai harus mampu menjawab tantangan pekerjaan sesuai bidang masing-masing.

"Kita ingin pelatihan ini menjadi sesuatu yang mengantarkan kesuksesan adik-adik semua," kata Yassierli. Pesan tersebut menjadi dorongan agar peserta serius mengikuti setiap tahapan pelatihan dan memaksimalkan kesempatan belajar yang tersedia.

Yassierli meminta peserta aktif berinteraksi dengan instruktur, memahami standar kerja, serta terbuka terhadap koreksi. Materi yang diberikan tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus dipraktikkan hingga peserta benar-benar mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai kompetensi yang dipelajari.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan membutuhkan keberanian mencoba hal baru dan kemauan untuk terus belajar. Peserta tidak boleh mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, sebab kritik dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memperbaiki kemampuan sekaligus membangun sikap profesional.

"Orang-orang yang sukses adalah orang yang berani mencoba, terus belajar, dan siap menerima masukan," ujar Yassierli. Menurutnya, sikap tersebut menjadi modal penting bagi peserta untuk menghadapi persaingan kerja dan menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan.

Lebih jauh, Yassierli mengingatkan bahwa perjalanan karier tidak berhenti ketika seseorang mendapatkan pekerjaan pertama. Pengalaman, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi perlu terus dikembangkan agar peserta memiliki peluang untuk maju, memperluas pilihan karier, maupun merintis usaha sendiri.

Karena itu, peserta PVN Batch V diminta membangun portofolio yang memperlihatkan hasil kerja dan kemampuan nyata, memperluas jejaring profesional, serta menjaga reputasi melalui kualitas pekerjaan. Keterampilan yang diperoleh juga bisa menjadi modal membuka usaha, misalnya bengkel sesuai bidang kompetensi. Pesannya jelas: 14.688 peserta harus menjadikan pelatihan sebagai titik awal untuk membangun masa depan, bukan sekadar mendapatkan sertifikat. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU