HEADLINE
59 JCH Sawahlunto Siap Berangkat ke Tanah Suci, Masuk Kloter 12 dan 14    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dafrizon,
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dafrizon, dalam kegiatan bersama pengurus dan jamaah haji Sawahlunto (23/4/2026). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 59 orang Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Sawahlunto dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada musim haji tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dafrizon, di Sawahlunto, Kamis (23/4/2026).

Dafrizon menjelaskan, para jemaah akan diberangkatkan pada 7 Mei 2026 melalui Embarkasi Padang dan tergabung dalam Kloter 12 gelombang kedua, bersama jemaah dari Kota Padang dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Jemaah Sawahlunto yang tergabung dalam Kloter 12 akan diberangkatkan dari Embarkasi Padang pada pukul 15.10 WIB. Sebelumnya, pada 6 Mei 2026 pukul 06.00 WIB, seluruh jemaah termasuk cadangan sudah harus masuk Asrama Haji,” jelasnya.

Sementara itu, prosesi pelepasan secara resmi oleh Pemerintah Kota Sawahlunto akan dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto.

Lebih lanjut, Dafrizon merinci bahwa total 59 JCH tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni:

- Kloter 12 sebanyak 55 jemaah utama
- Kloter 14 sebanyak 4 jemaah cadangan

Seluruh jemaah, kata dia, telah mendapatkan pembekalan berupa bimbingan manasik haji, baik secara mandiri maupun yang difasilitasi oleh pemerintah.

Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (*) 

Pewarta: Marjafri

Dari Tes Kehamilan Positif ke Meja Operasi: Siswi SLTP Talawi Mengalami Tekanan Psikologis akibat Perbedaan Hasil Pemeriksaan Medis    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Dari Tes Kehamilan Positif ke Meja Operasi: Siswi SLTP Talawi Mengalami Tekanan Psikologis akibat Perbedaan Hasil Pemeriksaan Medis
Seorang siswi kelas III SLTP di Kecamatan Talawi, Sawahlunto, sempat dinyatakan “positif hamil” berdasarkan pemeriksaan awal di fasilitas kesehatan. (Latar ilustrasi rekayasa AI, depan foto Tespack kadaluarsa EXP MARET 2026-Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Seorang siswi kelas III SLTP di Kecamatan Talawi, Sawahlunto, sempat dinyatakan “positif hamil” berdasarkan pemeriksaan awal di fasilitas kesehatan, sebelum hasil laboratorium rumah sakit membalik seluruh kesimpulan itu, tidak ada kehamilan, melainkan usus buntu akut yang harus dioperasi. 

Di antara dua hasil medis yang saling bertolak belakang itu, keluarga menyebut kabar awal sudah lebih dulu menyebar dan meninggalkan tekanan psikologis pada anak berusia 15 tahun tersebut sebelum diagnosis akhir ditegakkan secara medis.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, awak media melakukan penelusuran pada Rabu, 22 April 2026, dengan mendatangi rumah keluarga di Talawi. 

Konfirmasi lanjutan dilakukan kepada pihak Puskesmas Talawi pada Kamis, 23 April 2026.

Siswi tersebut adalah "NA" panggilan kesayangan "O" (15), pelajar sebuah SMP Negeri di Talawi.

Nyeri yang Tak Pernah Sembuh Selama Dua Tahun

Keluhan bermula jauh sebelum peristiwa April 2026. Menurut keluarga, "NA" sudah dua tahun mengalami nyeri perut kanan yang datang dan pergi.

“Kadang sembuh, kadang kambuh lagi,” kata ayahnya, IS (40).

Namun pada awal April 2026, rasa sakit itu tidak lagi mereda.

Pada 4 April 2026, "NA" dibawa ke Puskesmas Talawi oleh "SHS" (34), didampingi adik sepupunya "WV" (31), dalam kondisi menahan nyeri yang semakin parah.

Di Ruang Pemeriksaan: Urine, Tespack, dan USG

Menurut keterangan keluarga, setibanya di Puskesmas, "NA" diminta duduk di tempat tidur dan diminta memberikan sampel urine tanpa pemeriksaan lain terlebih dahulu.

Tak lama kemudian, petugas kembali dan menyodorkan tespack kepada "SHS" dengan hasil positif hamil.

"Pemeriksaan dilanjutkan dengan USG oleh dr. Teguh. Dari hasil tersebut, menurut keterangan keluarga, dokter menunjuk bagian yang disebut sebagai 'kantong' yang terlihat berisi. Meski sempat muncul penyebutan istilah organ tertentu dalam komunikasi awal keluarga, namun dalam klarifikasi lanjutan, pihak keluarga hanya menekankan bahwa visual 'kantong' yang berisi itulah yang kemudian ditafsirkan sebagai indikasi kehamilan."

Dokter kemudian bertanya:
“Kapan terakhir dia haid?”

"SHS" menjawab:
“Baru siap haid.”

Ketika ditanya lebih lanjut, "SHS" menyampaikan: “Kenapa begitu, Pak?”

Menurut keterangan keluarga, dr. Teguh menjawab: “Karena berisi, dia hamil.”

Tangis, Penolakan, dan Ucapan “Mengaku Sajalah”

Mendengar penjelasan tersebut, "NA" menangis dan menjerit, berulang kali menyatakan bahwa ia tidak pernah berbuat tidak senonoh.

Namun menurut keterangan keluarga, seorang bidan kemudian berkata:
“Jangan menangis, mengaku sajalah.”

"SHS" menolak keras dan menyatakan mengenal keseharian anaknya:
“Tidak mungkin "NA" berbuat begitu.”

Meski demikian, menurut keluarga, dokter dan bidan tetap menyampaikan bahwa "NA" positif hamil, serta menyarankan pemeriksaan lanjutan ke Batusangkar: “Jika tidak percaya, bawalah anak ini ke Batusangkar supaya lebih yakin.”

"NA" kemudian diberi Paracetamol satu butir. Saat "SHS" menanyakan alasan pemberian obat tersebut, dijelaskan bahwa itu obat bagi wanita hamil yang sakit. "NA" kemudian diminta pulang, sambil kembali disarankan melakukan pemeriksaan lanjutan.

Ucapan bidan, sebagaimana dituturkan keluarga:
“Baoklah ka Batusangka kok indak picayo, supayo labiah yakin, beko jan disangko kecek kami sajo.”
(Bawalah ke Batusangkar kalau tidak percaya, supaya lebih yakin, nanti jangan dianggap hanya kata kami saja.)

Fakta yang Baru Diketahui: Alat Tes Kedaluwarsa

Setelah kembali ke rumah, keluarga memeriksa alat tes kehamilan yang digunakan.

Tercatat masa kedaluwarsa: Maret 2026, sementara pemeriksaan dilakukan pada 4 April 2026.

---

Klarifikasi Puskesmas: Tidak Ada Diagnosis Kehamilan

Puskesmas Talawi menegaskan bahwa tidak ada penetapan diagnosis kehamilan pada pasien.

Menurut dr. Teguh, hasil tes urine memang menunjukkan positif, namun merupakan bagian dari skrining awal.

USG disebut menunjukkan rahim kosong dan tidak ditemukan tanda kehamilan.

Karena terdapat perbedaan hasil pemeriksaan, pasien dirujuk ke dokter spesialis di Batusangkar.

Kepala Puskesmas Talawi, dr. Ari Sekartini, juga menyampaikan bahwa hasil positif pada tes urine dapat dipengaruhi faktor hormonal di luar kehamilan.

---

Hasil Rumah Sakit: Diagnosis Berbeda

Pada hari yang sama, "NA" dibawa ke Rumah Sakit Sayang Ibu, Batusangkar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan urinalisis tertanggal 04 April 2026:

“Tes kehamilan menunjukkan hasil negatif.”

Hasil tersebut ditandatangani oleh Dr. dr. Dwi Yulita, Sp.PK, yang menyatakan tidak ditemukan indikasi kehamilan secara laboratoris.

Pemeriksaan lanjutan di RSIA Sayang Ibu Batusangkar kemudian menetapkan diagnosis usus buntu akut, dan pasien dirujuk ke Rumah Sakit Umum Prof. Dr. M. Ali Hanafiah Batusangkar.

Di rumah sakit tersebut, hasil pemeriksaan kembali menunjukkan tidak adanya kehamilan, melainkan usus buntu akut dengan kadar leukosit mencapai 15.000.

Pasien kemudian menjalani tindakan operasi pada Senin, 6 April 2026.

Penyebaran Informasi di Lingkungan Sekolah

Persoalan tak hanya sampai disana tapi informasi bahwa Novi Hamil dan Di Aborsi ke Rumah sakit di Batusangkar kemudian menyrbar di tengah masyarakat dan lingkungan tempat Novi bersekolah.

Dalam pertemuan internal sekolah pada Kamis, 16 April 2026, saat membahas ketidakhadiran "NA" pasca operasi, seorang staf tata usaha bernama "P" disebut menyampaikan informasi terkait dugaan kondisi yang sebelumnya beredar.

Pernyataan tersebut kemudian dibantah oleh kepala sekolah dan sejumlah guru.

Menurut keluarga, "IS" memperoleh informasi melalui wali kelas saat melakukan klarifikasi terkait kabar yang beredar.

Pihak keluarga kemudian mendatangi sekolah dan menanyakan sumber informasi tersebut kepada "P".

Saat ditanya, menurut keterangan keluarga, "P" tidak menyebutkan sumber awal informasi.

"SHS" menyampaikan keberatan dan meminta kejelasan atas informasi tersebut.

Pihak keluarga juga menyebut "P" menyampaikan akan memberikan penjelasan melalui WhatsApp, namun menurut keluarga, pesan tersebut tidak dibalas.

---

Dampak pada Anak

Sejak kembali ke sekolah, keluarga menyebut "NA" menjadi lebih pendiam dari biasanya. Ia beberapa kali menangis, dan cenderung menghindari percakapan ketika kabar tentang dirinya dibahas di lingkungan sekitar.

Di rumah, keluarga menyebut "NA" masih kerap menunjukkan rasa tidak nyaman ketika namanya disebut dalam percakapan.
“O" ndak ado mode tu do Yah, malu "O" disabuik-sabuik urang.”

---

Catatan Penelusuran

Penelusuran dilakukan pada 22–23 April 2026, mencakup wawancara keluarga, dokumen medis, dan klarifikasi Puskesmas Talawi.

“Dalam kasus ini terdapat perbedaan hasil pemeriksaan antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit rujukan “sebelum diagnosis ditegakkan secara medis di rumah sakit rujukan”. (*) 

Pewarta: Marjafri

Cahaya di Balik Jeruji: Semangat Warga Binaan Rutan Sawahlunto Belajar Mengaji hingga Lanjut Usia    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Cahaya di Balik Jeruji: Semangat Warga Binaan Rutan Sawahlunto Belajar Mengaji hingga Lanjut Usia
Bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Sawahlunto pada pukul 09.00 WIB, kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan khusyuk. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sawahlunto terus memperkuat pembinaan spiritual bagi warga binaannya. 

Berkolaborasi dengan peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Rutan Sawahlunto menggelar program pembinaan baca Al-Qur’an bertajuk “Mengaji Sepanjang Usia”, Kamis (23/4/2026).

Bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Sawahlunto pada pukul 09.00 WIB, kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan khusyuk. 

Para warga binaan terlihat sungguh-sungguh mengikuti tahapan pembelajaran, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga pelafalan ayat suci secara benar.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan didampingi langsung oleh para peserta magang Kemenaker yang membimbing secara telaten. 

Program ini merangkul seluruh warga binaan, baik mereka yang baru memulai dari nol maupun yang sudah mampu membaca namun masih terbata-bata.

Untuk memastikan kelancaran program, staf pelayanan tahanan turut melakukan pendampingan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Kasubsi Pelayanan Tahanan, Arlen Gumanti Syam, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Rutan dalam memberikan bekal spiritual bagi warga binaan.

“Ini adalah kegiatan positif yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kami berharap melalui program ini, warga binaan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperkuat keimanan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ujar Arlen.

Ia menambahkan, program ini juga menanamkan nilai moral bahwa belajar tidak mengenal batas usia. 

Al-Qur’an diharapkan menjadi pedoman hidup yang mampu mengubah pola pikir dan perilaku para warga binaan.

Suasana kebersamaan begitu terasa melalui interaksi hangat antara pembimbing dan warga binaan. 

Kehadiran peserta magang Kemenaker disambut antusias, memberikan energi positif bagi mereka yang sedang menjalani masa pidana.

Melalui program “Mengaji Sepanjang Usia”, Rutan Kelas IIB Sawahlunto berupaya menjadikan masa tahanan sebagai momentum transformasi diri, agar setiap warga binaan memiliki pegangan spiritual yang kokoh saat kembali ke tengah masyarakat nantinya. (*) 

Pewarta: Marjafri

Sinyal Bupati: Perumda Bakal Dapat Tambahan Modal Seiring Kinerja Membaik    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Sinyal Bupati: Perumda Bakal Dapat Tambahan Modal Seiring Kinerja Membaik
Acara berlangsung khidmat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Kamis (23/4/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok, Medison, secara resmi melantik jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Solok Nan Indah periode 2026–2031. 

Acara berlangsung khidmat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Kamis (23/4/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Febri Fauzan kembali dipercaya untuk memimpin perusahaan daerah ini. 

Penunjukan kembali ini menjadi bukti kepercayaan pemerintah daerah terhadap kapabilitasnya dalam menjaga kesinambungan tata kelola dan peningkatan layanan air minum bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Jefrizal, Asisten III Evanasri, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Solok, serta undangan lainnya.

Tantangan Besar di Balik Potensi Melimpah

Dalam sambutannya, Medison menegaskan bahwa momentum ini harus dijadikan titik tolak untuk evaluasi dan pembenahan menyeluruh. 

Ia menyoroti fakta bahwa hingga saat ini, cakupan layanan air bersih di Kabupaten Solok baru mencapai sekitar 57 persen, atau belum menyentuh angka 60 persen.

“Ini menjadi tantangan berat bagi kita. Padahal, Kabupaten Solok memiliki potensi sumber air yang sangat besar sebagai daerah pegunungan. Kita punya danau, sungai, dan sumber air yang melimpah. Potensi ini harus dikelola secara profesional, terencana, dan berkesinambungan,” tegas Medison.

Selain rendahnya cakupan layanan, persoalan lain yang menjadi sorotan adalah kondisi infrastruktur jaringan yang sudah menua. 

Sebagian besar pipa yang terpasang telah berusia lebih dari 10 hingga 20 tahun, sehingga rawan kebocoran dan membutuhkan rehabilitasi serius.

“Jaringan yang dibangun rata-rata sudah tua. Ditambah lagi, dalam lima tahun terakhir belum ada penyertaan modal dari pemerintah daerah, sehingga perbaikan signifikan sulit dilakukan,” paparnya.

Komitmen Pemerintah Tambah Modal

Menyikapi hal tersebut, Medison menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan strategi khusus.

Salah satunya adalah sinyal positif dari Bupati Solok untuk memberikan dukungan anggaran melalui skema penyertaan modal di masa mendatang.

“Ke depan, pemerintah daerah akan mendukung perluasan cakupan air bersih melalui penyertaan modal, sejalan dengan membaiknya kinerja manajemen Perumda,” ujarnya.

Dengan dilantiknya direksi baru ini, diharapkan terjadi percepatan dalam peningkatan kualitas layanan, perbaikan jaringan, dan perluasan akses masyarakat terhadap air bersih, sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat yang madani dan sejahtera. (BO)

Target 5 Besar, KONI Kota Solok Siapkan Strategi Jitu Raih Prestasi    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Target 5 Besar, KONI Kota Solok Siapkan Strategi Jitu Raih Prestasi
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh keseriusan tersebut, kedua pimpinan organisasi olahraga ini menekankan bahwa pembinaan adalah kunci utama keberhasilan. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok, Rudi Horizon, bersama Sekretaris, Herdi Yulis, terus melakukan diskusi intensif guna menyusun strategi pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan. 

Langkah ini diambil demi memaksimalkan perolehan medali dan meraih prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat tahun 2026 mendatang.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh keseriusan tersebut, kedua pimpinan organisasi olahraga ini menekankan bahwa pembinaan adalah kunci utama keberhasilan. 

Mereka sepakat bahwa untuk bisa bersaing dan merebut juara, sistem pembinaan harus dibangun sejak dini, terukur, dan didukung dengan fasilitas yang memadai.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan bakat alami. Pembinaan yang konsisten, latihan yang terprogram, serta evaluasi rutin adalah hal yang wajib dilakukan agar performa atlet terus meningkat," ujar Rudi Horizon dalam diskusi tersebut.

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan bahwa fokus pembinaan tidak hanya pada aspek fisik dan teknik, tetapi juga pembentukan mental juara serta manajemen pertandingan. 

Hal ini dinilai sangat penting agar atlet siap menghadapi tekanan saat bertanding nanti.

Sekretaris KONI: Data dan Evaluasi Jadi Kunci

Sementara itu, Sekretaris KONI Kota Solok, Herdi Yulis  menambahkan bahwa manajemen administrasi dan data atlet juga menjadi perhatian utama. 

Menurutnya, setiap perkembangan kemampuan atlet harus tercatat dengan baik untuk memudahkan penyusunan program latihan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

"Kita harus tahu betul potensi dan kekurangan setiap atlet. Dengan data yang akurat, kita bisa menentukan langkah selanjutnya, mulai dari pemilihan pelatih, jadwal latihan, hingga kebutuhan nutrisi dan kesehatan," papar HY.

HY juga menegaskan pentingnya sinergi antara KONI dengan seluruh cabang olahraga (cabor) serta dukungan dari pemerintah daerah. 

Semua elemen harus bergerak seirama agar target yang ditetapkan bisa tercapai.

Target Ambisius: Masuk 5 Besar

Diskusi strategi ini juga menegaskan kembali komitmen KONI Kota Solok untuk tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menjadi penantang serius. 

Target besar yang dicanangkan adalah masuk dalam jajaran 5 besar klasemen umum Porprov 2026.

"Target ini bukan sekadar mimpi, tapi harus diwujudkan dengan kerja keras mulai dari sekarang. Melalui pembinaan yang baik, kita yakin atlet-atlet Kota Solok mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah," tegas Rudi Horizon dan HY secara bersamaan.

Kedua tokoh olahraga ini berharap, dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, Kota Solok bisa pulang membawa banyak medali dan mencapai target yang telah ditetapkan. (BO)

Pengurus IKTD Kota Bukittinggi Periode 2026–2030 Dilantik    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Pengurus IKTD Kota Bukittinggi Periode 2026–2030 Dilantik
Pengurus Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kota Bukittinggi periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Kamis (23/4/2026). (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pengurus Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kota Bukittinggi periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Kamis (23/4/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IKTD Sumatera Barat. 

Adapun susunan pengurus yang dilantik yakni Agung Imam Efendi sebagai Ketua, Paridasni sebagai Sekretaris, dan Syafrida sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IKTD Bukittinggi yang baru saja dilantik. 

Ia berpesan kepada seluruh pengurus untuk selalu menjaga semangat kebersamaan dalam membangun organisasi.

“Silaturahmi dan komunikasi menjadi kunci utama dalam menjaga kekompakan organisasi. Kami mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah dilakukan, yang menunjukkan bahwa IKTD tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Fadly Amran juga mengingatkan bahwa IKTD yang telah berdiri sejak tahun 1967, dan memiliki sejarah panjang dalam perjalanan organisasi. 

Karena itu, ia berharap seluruh pengurus dapat terus menjunjung tinggi aturan organisasi dan memastikan setiap program yang dijalankan tepat sasaran.

“Kami berharap IKTD Bukittinggi dapat terus mendukung program-program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, sehingga organisasi ini semakin kuat dan mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat Kota Bukittinggi,” tambahnya.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menekankan pentingnya kekompakan dan kolaborasi antara IKTD dengan berbagai paguyuban serta Pemerintah Kota Bukittinggi. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada warga Tanah Datar atas sumbangsihnya dalam pembangunan di Kota Bukittinggi.

“Kami berharap di bawah kepemimpinan ketua dan pengurus yang baru, IKTD Bukittinggi akan semakin baik dan maju. Sebagai organisasi sosial, IKTD harus selalu peka dalam membantu masyarakat,” pesan Ramlan Nurmatias.

Ketua IKTD Kota Bukittinggi Agung Imam Efendi menegaskan komitmennya untuk memajukan organisasi yang dipimpinnya.

Langkah awal yang akan dilakukan yakni pendataan anggota, penguatan sektor ekonomi, serta peningkatan kegiatan sosial organisasi.

“Kami menyiapkan sejumlah program prioritas, di antaranya pengadaan fasilitas pemakaman bagi warga Tanah Datar di Bukittinggi serta penyediaan ambulance untuk membantu pengantaran jenazah ke kampung halaman,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini juga digelar kegiatan silaturahmi antar warga Tanah Datar di Bukittinggi, Agam, dan sekitarnya. 

Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumatera Barat, yakni Kepala Dinas PTSP Provinsi Sumatera Barat, Luhur Budianda, pengurus IKTD se-Sumbar, serta tamu undangan lainnya. (Tommy) 

Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Sawahlunto Gulung Pelaku Curanmor    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Sawahlunto Gulung Pelaku Curanmor
Dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AH alias Rey (22 Tahun, Swasta, Tomang Pulo Kelurahan Merah, Kota Jawa Barat). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sawahlunto yang dikomandoi oleh Kasat Reskrim Polres Sawahlunto, IPTU AI AM’AR FARADHYBA, S.Tr.K. bergerak cepat dalam mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor).

Dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AH alias Rey (22 Tahun, Swasta, Tomang Pulo Kelurahan Merah, Kota Jawa Barat)

Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H. Melalui Kasat Reskrim IPTU AI AM’AR FARADHYBA, saat dimintai keterangan Kamis (23/04/2026) menyampaikan bahwa "Keberhasilan ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe dengan nomor polisi BM 5780 DI,"

"Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 08.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Khatib Sulaiman Simpang PU, Desa Kolok Mudik, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto," jelasnya.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Sat Reskrim Polres Sawahlunto segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan serangkaian penyelidikan dan olah TKP. Berbekal hasil penyelidikan yang cepat dan akurat, pada hari yang sama sekitar pukul 21.15 WIB, petugas berhasil melacak keberadaan pelaku," tambah Kasat Reskrim

Ia melanjutkan "Pelaku kemudian ditangkap di sebuah rumah di Perumahan Santur, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Sawahlunto guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut."

"Dari hasil interogasi awal, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe dengan nomor polisi BM 5780 DI, satu buah kunci motor, satu buah helm warna putih, satu baju hitam, satu celana pendek hitam, serta sepasang sandal warna cokelat merek Fashion Sport," ujar Iptu AI AM’AR.

"Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," ungkapnya

"Polres Sawahlunto menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberantas tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Sawahlunto serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke 110 atau lansung datang ke kantor Polisi terdekat apabila menemukan atau mengalami tindak kejahatan." Tegasnya mengakhiri peryataan. (*)

Pewarta: Marjafri

Kapolda Sumbar Apresiasi Program yBAS, Lansia dan Anak Yatim Dapat Perhatian Langsung    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Kapolda Sumbar Apresiasi Program yBAS, Lansia dan Anak Yatim Dapat Perhatian Langsun
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. melakukan kunjungan ke Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS) di Kelurahan Banuaran Nan XX. (Foto: Saribul) 

BENTENGSUMBAR.COM-
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. melakukan kunjungan ke Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS) di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (22/4/2026).

Juga hadir dalam kunjungan Kapolda tersebut Kepala BKKBN Sumbar Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si, beserta Ketua Tim Kerja Kelompok Sasaran Pengasuhan Keluarga (KSPK) Vionalisa, S.Kep. Ns M.Kep, dan Koordinator Lapangan (Korlap) Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Lubuk Begalung Rahman SE M.SE
Kedatangan Kapolda Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, disambut Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Robby Setiadi Purba, SE,  Bhabinkamtibmas Banuaran Aipda Dian Wihendro Ratno, Lurah Banuaran Nan XX, Devrison, dan tokoh masyarakat Banuaran Nan XX.

Juga, Ketua Yayasan Berkah Amal Salih, Zetri Murni, beserta Sekretaris yayasan Herwaty Taher, tim kreatif yBAS, Peserta Sekolah Lansia Setia Banuaran, santri Tahfizh dan anak yatim yang selalu ikut dalam kegiatan Jumat Berkah Berbagi (JBB) yBAS.

Kedatangan Kapolda Sumbar tersebut untuk melihat secara langsung berbagai program di yayasan Berkah Amal Salih. Terutama Sekolah Lansia Setia Banuaran, Jumat Berkah Berbagi (JBB) anak yatim dan dhuafa yBAS, Tahfizh Amal Salih serta berbagai kegiatan lain.
Kapolda Sumbar sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, lantaran salah satu pembina kegiatan tersebut adalah Aipda Dian Wihendro Ratno yang merupakan Bhabinkamtibmas Banuaran

Begitu sampai di Yayasan Berkah Amal Salih, Kapolda Sumbar langsung berinteraksi dengan para lansia dan anak yatim. Kapolda meminta para lansia dan anak yatim untuk menyampaikan keinginannya.

Suatu hal menarik beberapa keinginan terlontar dari beberapa lansia yang telah berusia diatas 80 tahun. Permintaan yang terkesan sederhana tapi penuh makna. Misalnya Janimar (86) yang hanya menginginkan kain panjang dan mukena.

Namun ada juga sudah menaruh harapan untuk tampil beda saat wisuda. "Kami akan wisuda S1 (standar 1 sekolah lansia red) Pak. Mohon dibantu kami baju gamis untuk wisuda," ujar Nuriah (82) yang sangat berharap wisuda disegerakan.

Berikutnya Kapolda Sumbar memanggil salah seorang anak yatim sambil menanyakan keinginan. Tak jauh berbeda dengan ibu lansia, anak-anak yang masih polos ini berharap sepatu dan baju mengaji. "Tolong dicatat semua kebutuhan beserta jumlah dan ukurannya," ujar Kapolda.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumbar juga mengabulkan keinginan Tim Kreatif Yayasan Berkah Amal Salih untuk pengadaan oven digital. Karena tim kreatif yang telah mengikuti berbagai pelatihan kuliner akan membuka usaha. 

Bahkan, juga akan melibatkan orang tua anak yatim. Namun, masih terkendala dengan minimnya peralatan memasak.
Kapolda juga mengabulkan keinginan pengurus yayasan untuk membantu kontrak sekretariat yayasan yang akan berakhir bulan Mei ini.

Kapolda Sumbar mengatakan sangat mengapresiasi kinerja Aipda Dian Wihendro Ratno sebagai Bhabinkamtibmas Banuaran,  mampu berkolaborasi dengan berbagai unsur untuk menciptakan masyarakat yang aman dan tentram. 

Bahkan, Aipda Dian Wihendro Ratno juga menciptakan berbagai terobosan menciptakan ketahanan keluarga. Mulai dari anak-anak sampai lansia di Yayasan Berkah Amal Salih.

Sementara, Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir sangat berterimakasih atas kehadiran Kapolda Sumatera Barat di Yayasan Berkah Amal Salih. 

Dia tegaskan ini merupakan kolaborasi yang sangat diharapkan dalam membangun ketahanan keluarga. 
Bahkan, ini sejalan dengan program unggulan Walikota dan Wakil Walikota Padang. 

Dalam bentuk kolaborasi antara kepolisian, BKKBN, kesehatan dan tokoh masyarakat.

"Kita bersyukur dengan Yayasan Berkah Amal Salih dengan berbagai programnya yang telah mendukung berbagai program Pemko Padang. Hal sama, saya juga mengapresiasi Bhabinkamtibmas Banuaran Aipda Dian Wihendro Ratno yang ikut terlibat aktif dalam membantu program ketahanan keluarga," ujar Nofiandi Amir yang akrab disapa Andi Amir ini.

Dia berharap kolaborasi ini menjadi contoh bagi kelurahan lain. Terutama, di Kecamatan Lubuk Begalung. (Mul)

Empat Agenda Utama Tata Kelola ASN di Papua Barat    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Empat Agenda Utama Tata Kelola ASN di Papua Barat
Kepala BKN, Prof. Zudan, menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan langkah konkret untuk memastikan pelayanan kepegawaian yang profesional, akuntabel, dan berbasis merit di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. (Foto: Humas BKN). 

BENTENGSUMBAR.COM
–  Dalam pengukuhan Basuki Ari Wicaksono sebagai Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari oleh Gubernur Papua Barat, Kepala BKN, Prof. Zudan, menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan langkah konkret untuk memastikan pelayanan kepegawaian yang profesional, akuntabel, dan berbasis merit di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Rabu (22/4/2026), Prof. Zudan secara khusus menekankan sejumlah arahan bagi Kepala Kanreg BKN Manokwari yang baru dikukuhkan. Diantaranya, yakni pertama, penguatan kolaborasi lintas instansi menurutnya menjadi kunci dalam menciptakan sistem manajemen ASN yang terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan daerah. 

Kedua, percepatan implementasi manajemen talenta harus menjadi prioritas, guna memastikan setiap ASN ditempatkan dan dikembangkan sesuai kompetensi dan potensi terbaiknya. 

Ketiga, peningkatan kualitas uji kompetensi diperlukan untuk menjamin proses pengembangan karier yang objektif dan berbasis kinerja. 

Keempat, digitalisasi layanan kepegawaian harus terus didorong, termasuk melalui otomasi proses kenaikan pangkat, layanan pensiun, hingga penerapan sistem e-kinerja yang lebih efektif dan transparan.

Lebih lanjut, Kepala BKN menegaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi sangat bergantung pada kualitas pengelolaan ASN. Oleh karena itu, Prof. Zudan menekankan bahwa proses pengadaan ASN harus benar-benar berbasis kebutuhan organisasi, bukan sekadar pemenuhan formasi, serta didukung sistem manajemen talenta yang transparan dan objektif. 

“ASN bukan sekadar sumber daya administratif, tetapi merupakan aset strategis yang menentukan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik,” tegasnya di Gedung PKK dan Auditorium Provinsi Papua Barat, Selasa (21/04/2026).

Di samping itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, juga menyampaikan apresiasi atas peran BKN dalam mendukung pembangunan sumber daya ASN di Papua Barat. Ia menilai pengukuhan ini merupakan bagian dari penguatan organisasi untuk meningkatkan kualitas layanan manajemen ASN, sejalan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Melalui pengukuhan ini, Prof. Zudan berpesan agar Kantor Regional XIV BKN Manokwari diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi manajemen ASN di Papua Barat, dengan menghadirkan layanan yang semakin profesional, berintegritas, dan berdaya saing.(Humas BKN)

Bukan Sekadar Tuan Rumah, DPRD Dorong KONI Kota Solok Raih Posisi 5 Besar di Porprov    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Bukan Sekadar Tuan Rumah, DPRD Dorong KONI Kota Solok Raih Posisi 5 Besar di Porprov
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok, Fauzi Rusli. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok, Fauzi Rusli, menyatakan dukungan penuh terhadap kesiapan Kota Solok untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan 5 cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat tahun 2026 mendatang.

Dukungan ini disampaikannya dalam rangkaian acara pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok, sebagai bentuk komitmen kuat legislatif bersama eksekutif untuk memajukan dunia olahraga di daerah.

"Kami dari DPRD sangat mendukung penuh upaya kita untuk menjadi tuan rumah. Ini adalah kebanggaan dan kesempatan emas bagi Kota Solok untuk menunjukkan kemampuan kita mengelola event besar sekaligus mempromosikan potensi daerah," ujar Fauzi Rusli dengan tegas.

Menurutnya, menjadi tuan rumah bukan hanya soal menyediakan tempat bertanding, tetapi juga memiliki dampak positif yang luas, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga perputaran ekonomi masyarakat.

Target Ambisius: Masuk 5 Besar

Lebih dari sekadar sukses menyelenggarakan, Fauzi Rusli menegaskan bahwa target utama yang harus dikejar adalah prestasi. Kota Solok tidak hanya ingin menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga ingin bersaing ketat dan merebut posisi 5 besar dalam klasemen umum.

"Porprov ke-XXVI tahun 2026 ini bukan semata-mata menjadi tanggung jawab KONI, cabang olahraga, maupun atlet saja. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dan masyarakat," tegasnya.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan mimpi tersebut, dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas yang kuat dari semua pihak.

"Maka dibutuhkan kerja sama yang solid sehingga target Kota Solok masuk 5 besar bisa terwujud. Untuk mencapainya, dibutuhkan latihan dan pembinaan yang terukur serta berkelanjutan," tambahnya.

Tantangan Realitas Keuangan Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi Rusli juga memaparkan secara terbuka mengenai kondisi riil keuangan daerah yang menjadi tantangan bersama. Ia menyoroti masih sangat besarnya ketergantungan Kota Solok terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat.

"Kita harus berbicara apa adanya. Saat ini, ketergantungan Kota Solok terhadap transfer uang dari pusat mencapai sekitar 92 persen. Sementara kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita hanya sekitar 8 persen," paparnya.

Angka tersebut dinilai masih sangat minim untuk menopang roda pemerintahan yang mandiri. Bahkan, menurut Fauzi, dana PAD yang ada saat ini belum cukup untuk membiayai kebutuhan operasional pemerintahan kota.

"Bayangkan, 8 persen itu bahkan tak cukup untuk menghidupi administrasi kita sebulan. Ini realitas yang harus kita akui bersama," tambahnya.

Harapan untuk Masa Depan

Meskipun dihadapkan pada keterbatasan tersebut, Fauzi Rusli menegaskan bahwa dukungan DPRD terhadap program pembangunan, termasuk di sektor olahraga, akan tetap diupayakan semaksimal mungkin sesuai kemampuan fiskal yang ada.

"Kami berharap ke depannya ada kebijakan yang lebih berpihak kepada daerah, sehingga PAD kita bisa meningkat. Dengan kemandirian ekonomi yang lebih baik, tentu kita bisa lebih leluasa membangun berbagai sektor, termasuk memfasilitasi atlet-atlet kita berprestasi," pungkasnya.

Dukungan ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD siap bersinergi dengan Pemerintah Kota dan KONI untuk memastikan pelaksanaan Porprov nanti berjalan sukses dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. (BO)

Tanda Tangan Komitmen Syarat Mutlak Tuan Rumah, Solok Siap Penuhi Regulasi Porprov    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Tanda Tangan Komitmen Syarat Mutlak Tuan Rumah, Solok Siap Penuhi Regulasi Porprov
Rangkaian kegiatan pelantikan dan rapat koordinasi teknis persiapan event besar tersebut. (Foto: Oktriyoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua KONI Provinsi Sumatera Barat, Ramdanus, S.Fil., M.Si, menegaskan bahwa penandatanganan komitmen resmi menjadi syarat mutlak bagi kabupaten/kota yang ingin ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan Porprov 2026. Hal ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan pelantikan dan rapat koordinasi teknis persiapan event besar tersebut.

"Yang menandatangani komitmen itulah yang akan dinyatakan sebagai tuan rumah. Bagi daerah yang belum menandatangani, maka tidak akan ditetapkan sebagai lokasi pertandingan," tegas Ramdanus.

Dijelaskan pula mengenai mekanisme pendanaan, di mana dana utama akan dikelola melalui Sub Bidang di tingkat provinsi, sementara dana tambahan menjadi tanggung jawab daerah. Proses finalisasi akan dilakukan melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang direncanakan tanggal 13 mendatang, dengan syarat administrasi harus lengkap paling lambat H-1 acara.

Sementara itu, Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, dalam sambutannya menaruh harapan besar agar olahraga di daerahnya tidak hanya soal medali, tetapi juga pembentukan karakter.

"Kami melihat para atlet kita memiliki 'mental bertarung', bukan hanya di lapangan, tapi juga menghadapi tantangan kehidupan. Ini aset berharga," ujarnya.

Wali Kota juga memaparkan kondisi keuangan daerah yang masih sangat bergantung pada transfer pusat hingga 92 persen. Namun, komitmen untuk memajukan olahraga tetap diupayakan maksimal.

"Alhamdulillah, kita sudah delapan tahun bersih dari korupsi dan tiga kali berturut-turut dinyatakan bersih. Dengan pengelolaan yang amanah ini, kami berharap dukungan anggaran bisa diberikan sebanyak-banyaknya demi kesuksesan Porprov nanti," pungkas Ramdanus.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Forkopimda, jajaran OPD, serta seluruh pengurus cabang olahraga, yang menandakan semangat kebersamaan untuk memajukan olahraga di Kota Solok. (BO)

Wako Padang Fadly Amran Melepas 386 Calon Jemaah Haji Kloter 1 Kota Padang di Masjid Agung Nurul Iman    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Wako Padang Fadly Amran Melepas 386 Calon Jemaah Haji Kloter 1 Kota Padang di Masjid Agung Nurul Iman
Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi melepas 386 Calon Jemaah Haji Kloter 1 Kota Padang di Masjid Agung Nurul Iman, Kamis (23/4/2026). (Foto: Prokompin Padang). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi melepas 386 Calon Jemaah Haji Kloter 1 Kota Padang di Masjid Agung Nurul Iman, Kamis (23/4/2026). 

Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri keluarga jemaah serta sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Dari total 386 Jemaah Calon Haji yang diberangkatkan pada kloter 1, terdiri dari 154 jemaah laki-laki dan 232 jemaah perempuan, yang akan memulai perjalanan ibadah ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima selama lebih kurang satu bulan ke depan.

Fadly Amran menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji yang mabrur.

Fadly Amran berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan dan keamanan selama berada di Tanah Suci. 

Ia mengingatkan adanya perbedaan cuaca yang cukup signifikan antara Indonesia dan Arab Saudi yang cenderung lebih panas dan kering.

“Mari jaga apa yang kita makan, ikuti instruksi pendamping haji dan dokter yang bertugas, dan jangan memaksakan diri jika kondisi fisik lelah,” ujarnya.


Selain itu, ia juga mengapresiasi kesiapan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, mulai dari petugas kesehatan hingga tim pendamping yang akan membantu para jemaah selama menjalankan ibadah haji.

Menutup sambutannya, Fadly Amran menyampaikan permohonan doa kepada para jemaah agar Kota Padang senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, dan perlindungan.

“Mohon bapak dan ibu nanti di sepanjang perjalanan ingat kami, ingat Kota Padang, dan negara kita. Mohon doakan kami yang ada di kampung halaman. Doa kami pun Insyaallah akan selalu menyertai perjalanan ibadah bapak dan ibu agar dimudahkan oleh Allah SWT,” tuturnya. (*)

KONI Kota Solok Resmi Dilantik, Optimis Jadi Tuan Rumah dan Raih Prestasi di Porprov 2026    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

KONI Kota Solok Resmi Dilantik, Optimis Jadi Tuan Rumah dan Raih Prestasi di Porprov 2026
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok periode 2026–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Rabu (22/4/2026) bertempat di Kubung Tigo Baleh. (Foto: Oktriyoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok periode 2026–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Rabu (22/4/2026) bertempat di Kubung Tigo Baleh. 

Acara ini menjadi momentum penting bagi dunia olahraga daerah untuk mempersiapkan diri menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan digelar Oktober 2026 mendatang.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang demokratis, dan telah mendapatkan pengesahan resmi melalui Surat Keputusan KONI Provinsi Sumatera Barat Nomor 66 Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Kota Solok yang baru, Rudi Horizon, menyatakan kesiapan penuh. 

Kota Solok dipercaya menjadi tuan rumah untuk 5 cabang olahraga sekaligus mengirimkan kontingen pada sekitar 42 cabang yang dipertandingkan.

"Kita memiliki modal kuat dengan prestasi yang sudah ditorehkan. Baru saja di kejuaraan renang se-Sumbar di Payakumbuh kita raih 17 emas, dan di Hapkido tingkat Asia Tenggara di Surabaya kita pulang dengan 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu," ujarnya penuh semangat.

Rudi juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Solok dan DPRD yang selama ini sangat suportif. 

Ia menegaskan, kepengurusan baru hadir bukan untuk popularitas semata, melainkan bekerja keras mencetak prestasi dan solusi bagi kemajuan daerah.

"Kami berkomitmen mendukung penuh program KONI Provinsi. Ini tanggung jawab kita bersama agar nama Kota Solok bisa berbicara di tingkat nasional," tegasnya.( BO )

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh: Sampah Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tapi Peluang Kalau dikelola Dengan Baik    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh: Sampah Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tapi Peluang Kalau dikelola Dengan Baik
Kalimat itu terlontar lugas dari ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Eni Muis Zulmaeta saat memulai perbincangan di kediamannya, Selasa (21/04/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. (Foto: Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- “Sampah bukan sekadar persoalan lingkungan, tapi peluang. Kalau dikelola dengan baik, ia bisa melahirkan nilai ekonomi.”

Kalimat itu terlontar lugas dari ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Eni Muis Zulmaeta saat memulai perbincangan di kediamannya, Selasa (21/04/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.

Di momen yang identik dengan refleksi perjuangan perempuan Indonesia, Eni memilih menghadirkan tafsir berbeda. Bukan sekadar wacana emansipasi, melainkan langkah kongkrit yang menyentuh ekonomi keluarga.

Di Payakumbuh, gagasan tentang pemberdayaan perempuan kini tumbuh dari hal yang kerap dianggap sepele: sampah.

Di tangan perempuan-perempuan kreatif, limbah yang sebelumnya menjadi beban berubah menjadi produk bernilai guna dan bernilai jual.

Aktivitas ini tidak hanya membantu mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga membuka ruang ekonomi baru bagi keluarga.

“Yang sudah ada harus kita maksimalkan. Produksi ditingkatkan, kualitas dijaga, dan jangkauan pemasaran diperluas,” katanya.

Langkah itu berkembang lebih jauh melalui inovasi pengolahan sampah organik menjadi budidaya maggot. Namun, Eni tidak berhenti pada praktik umum yang hanya menghasilkan kompos.

“Terdengar biasa, sampah organik jadi maggot lalu kompos. Tapi yang tidak biasa, kita jadikan juga sebagai pakan ternak unggas,” ujarnya.

Program tersebut mulai digagas di kawasan Mancang Labu, Kelurahan Payobasung, Payakumbuh Timur.

Larva dari pengolahan sampah organik dimanfaatkan sebagai alternatif pakan ayam yang lebih murah, namun tetap memiliki kandungan gizi tinggi.

Menurut Eni, persoalan utama peternak skala kecil selama ini terletak pada biaya pakan yang mencapai 60 hingga 70 persen dari total operasional. Kenaikan harga pakan konvensional semakin memperberat kondisi tersebut.

“Di sinilah peluangnya. Sampah organik rumah tangga bisa kita olah menjadi pakan alternatif yang lebih ekonomis,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan ketersediaan pakan mandiri, keluarga didorong untuk mulai beternak ayam secara sederhana namun terkelola baik, baik untuk produksi telur maupun daging. Dari sinilah rantai ekonomi baru terbentuk.

“Dari satu kegiatan, bisa lahir banyak manfaat. Lingkungan bersih, ekonomi bergerak, dan masyarakat lebih mandiri,” ujarnya.

Tidak hanya berhenti pada sampah organik, Eni juga mengulas pengolahan sampah anorganik yang bisa dimanfaatkan menjadi paving blok.

Produk ini dinilai mampu menjawab dua persoalan sekaligus: pengurangan limbah dan penciptaan peluang usaha.

“Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga membuka lapangan usaha baru,” kata Eni.
Selain itu, pemberdayaan perempuan juga diperkuat melalui sektor UMKM, khususnya kerajinan tangan merajut.

Melalui kelompok dasawisma, perempuan-perempuan di Payakumbuh dilatih menghasilkan produk tekstil seperti tas, dompet, hingga pakaian.

Hasilnya tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga membangun kepercayaan diri.

Bahkan, pada 2025, TP PKK Kota Payakumbuh menjalin kerja sama dengan The Sak untuk memproduksi 1.000 pouch per bulan.

Diketahui, The Sak adalah brand tas dan aksesori fashion asal AS yang terinspirasi oleh kerajinan tangan tradisional Bali.

Produk rajutan tersebut memadukan sentuhan budaya lokal dengan gaya santai khas California.

“Alhamdulillah, beberapa pengrajin sudah meraup omzet hingga puluhan juta rupiah, dan produknya sudah merambah mancanegara,” ujarnya.

Bagi Eni, spirit Kartini hari ini menemukan bentuknya dalam tindakan nyata. Dari rumah-rumah sederhana, perempuan mulai membangun usaha mandiri dan berkontribusi pada ekonomi keluarga.

Rantai ekonomi yang terbentuk mulai dari pengolahan sampah, budidaya maggot, hingga sektor peternakan dan kerajinan, menciptakan efek berantai yang menggerakkan masyarakat.

Ia menilai, jika dikelola secara konsisten, Payakumbuh berpeluang menjadi salah satu daerah pemasok kebutuhan ayam bagi wilayah sekitarnya.

Namun lebih dari itu, yang ingin dibangun adalah kesadaran kolektif bahwa perubahan dapat dimulai dari hal kecil.

“Perempuan tidak boleh hanya jadi penonton perubahan. Kita harus jadi penggerak, mengubah yang sederhana menjadi bernilai, menghidupkan yang terabaikan menjadi kekuatan,” ujarnya.

Di Payakumbuh, makna itu jelas terlihat. Dari sampah yang diolah, dari benang yang dirajut, hingga dari langkah kecil di ruang domestik—semuanya bergerak menuju satu tujuan: kemandirian.

Dan seperti cahaya yang dahulu diperjuangkan Kartini, kekuatan itu kini hidup dalam karya dan tindakan perempuan-perempuan yang memilih untuk tidak hanya bermimpi, tetapi juga bergerak.

“Dari hal yang sering diabaikan, kita belajar memberi makna dan dari tangan yang tulus bekerja, perubahan perlahan menemukan jalannya,” pungkasnya. (HM)

UKPBJ Kota Payakumbuh Raih Penghargaan Atas Capaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025    
Kamis, April 23, 2026

On Kamis, April 23, 2026

UKPBJ Kota Payakumbuh Raih Penghargaan Atas Capaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, usai menerima penghargaan di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (22/04/2026). (Foto: Adpim Payakumbuh). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemko Payakumbuh kembali mencatatkan capaian positif di tingkat provinsi setelah Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) meraih penghargaan atas capaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) tahun 2025 dalam Rapat Koordinasi UKPBJ kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan pengadaan barang dan jasa di Payakumbuh terus bergerak ke arah yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel sebagaimana hal tersebut selalu ditekankan dan ditegaskan Wali Kota, Zulmaeta selama ini” kata Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, usai menerima penghargaan di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (22/04/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM Pengadaan Barang/Jasa dari LKPP, Suharti, kepada UKPBJ Kota Payakumbuh atas kinerja pengelolaan pengadaan di tingkat daerah.

Rida menyebutkan, capaian tersebut tidak terlepas komitmen kuat pimpinan daerah, Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman beserta jajaran Pemko Payakumbuh terhadap konsistensi dalam memperkuat sistem pengadaan berbasis digital, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta mendorong kematangan kelembagaan UKPBJ.

Ia mengatakan, Pemko Payakumbuh akan terus memperbaiki kualitas tata kelola pengadaan agar mampu bersaing di tingkat nasional.

“Ke depan, kita tidak hanya mempertahankan capaian ini, tetapi juga menargetkan posisi terbaik melalui penguatan sistem, peningkatan kapasitas SDM, dan optimalisasi fungsi UKPBJ,” ujarnya.

Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) merupakan instrumen yang digunakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mengukur kualitas tata kelola pengadaan secara nasional.

Penilaian ITKP mencakup tiga aspek utama, yakni pemanfaatan sistem pengadaan, kualifikasi dan kompetensi SDM PBJ, serta tingkat kematangan unit kerja pengadaan.

Pada penilaian tahun 2025, Kota Payakumbuh menempati posisi kedua di Sumatera Barat dengan skor 91,74, berada di bawah Kota Padang Panjang yang meraih skor 95,90.

Capaian ITKP juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian reformasi birokrasi, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran LKPP Nomor 4 Tahun 2021.

“Penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan setiap proses pengadaan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (HM)