HEADLINE
Lulusan Vokasi Wajib Kuasai Skill dan Teknologi Digital    
Jumat, Oktober 30, 2026

On Jumat, Oktober 30, 2026

Lulusan Vokasi Wajib Kuasai Skill dan Teknologi Digital
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, saat memberikan kuliah umum di Politeknik Penerbangan Makassar, Kamis (29/10/2026). (Fotdok: Aditya). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Lulusan pendidikan vokasi dituntut tidak hanya mengandalkan ijazah untuk memasuki dunia kerja. Penguasaan kompetensi nyata, karakter kuat, pengalaman lapangan, dan kemampuan berkolaborasi menjadi bekal penting agar mampu bersaing di tengah perubahan kebutuhan industri.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, saat memberikan kuliah umum di Politeknik Penerbangan Makassar, Kamis (29/10/2026). Ia menegaskan, dunia kerja saat ini semakin mengutamakan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan perusahaan dibandingkan sekadar latar belakang pendidikan.

“Karena sekarang di dunia kerja itu yang ditanya bukan school saja, tetapi lebih kepada skill. Perusahaan merekrut bukan untuk melihat lulusan dari mana, tetapi kompetensinya yang benar-benar dibutuhkan. Maka kompetensi ini menjadi sesuatu yang harus kita siapkan,” tegas Cris.

Menurutnya, ada empat bekal utama yang harus dimiliki taruna-taruni pendidikan vokasi, yakni kompetensi, karakter, pengalaman, dan kolaborasi. Keempat aspek tersebut perlu dibangun sejak masa pendidikan agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di lingkungan profesional.

Cris juga mengingatkan bahwa prestasi akademik harus dibuktikan melalui kemampuan praktis. Proyek yang telah diselesaikan, portofolio karya, pengalaman kerja lapangan, hingga sertifikasi resmi menjadi bukti konkret yang dapat meningkatkan kepercayaan dunia industri terhadap kemampuan lulusan.

Tantangan berikutnya adalah penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut calon tenaga kerja untuk terus belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi agar tidak tertinggal dari perubahan kebutuhan industri.

Untuk mendukung kesiapan tersebut, diperkenalkan pula ekosistem layanan digital ketenagakerjaan SIAPKerja. Platform ini mencakup SkillHub, MagangHub, SertiHub, KarirHub, BizHub, dan Talent Innovation Hub yang mendukung pengembangan keterampilan, akses pemagangan, sertifikasi, hingga persiapan memasuki pasar kerja.

Selain keterampilan, Cris menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan atau faktor eksternal, tetapi harus dibangun melalui sikap, tanggung jawab, dan tindakan nyata dari dalam diri setiap individu.

Sementara itu, Direktur Politeknik Penerbangan Makassar, Sukarwoto, menyampaikan bahwa penyiapan sumber daya manusia transportasi yang unggul, kompeten, dan berdaya saing global menjadi kunci menyongsong Indonesia Emas 2045. Karena itu, sinergi pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha diperlukan agar kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia profesional.

Melalui penguatan kompetensi, karakter, pengalaman, dan penguasaan teknologi, pendidikan vokasi diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang siap menghadapi persaingan global. Pesannya jelas: ijazah membuka pintu, tetapi keterampilan dan integritas menjadi bekal untuk bertahan serta berkembang di dunia kerja. (*) 

Laporan: Aditya
Editor: Zamri Yahya, WU

ParagonCorp Tegaskan Halal Bukan Sekadar Label di Panggung Global AS    
Jumat, Oktober 30, 2026

On Jumat, Oktober 30, 2026

ParagonCorp Tegaskan Halal Bukan Sekadar Label di Panggung Global AS
Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, menegaskan bahwa halal bukan sekadar label produk, melainkan nilai yang harus tercermin dalam seluruh proses bisnis. (Fotdok: Eka Siswati). 

BENTENGSUMBAR.COM
- ParagonCorp membawa pesan penting tentang industri kecantikan halal ke panggung internasional. Melalui BeautyMatter NEXT50 Summit 2026 di Los Angeles, Amerika Serikat, Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, menegaskan bahwa halal bukan sekadar label produk, melainkan nilai yang harus tercermin dalam seluruh proses bisnis.

Dalam diskusi panel yang berlangsung 28 Oktober 2026, dr. Sari memaparkan pengalaman Wardah dalam membangun kepercayaan konsumen melalui konsistensi. Mulai dari pemilihan bahan baku, riset dan pengembangan, proses produksi, hingga bagaimana perusahaan menjalankan bisnis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut dr. Sari, kepercayaan konsumen terhadap brand halal tidak cukup dibangun melalui klaim pada kemasan. Konsistensi antara nilai yang disampaikan dan praktik perusahaan menjadi faktor penting agar konsumen benar-benar merasakan komitmen sebuah merek.

“Halal bukan hanya soal bahan yang digunakan, tetapi juga bagaimana produk dibuat dan bagaimana bisnis dijalankan. Yang penting, nilai itu terasa dalam apa yang kita lakukan, bukan hanya apa yang kita katakan,” ujar dr. Sari.

Sejak hadir pada 1995, Wardah menjadi salah satu pelopor kosmetik halal di Indonesia. Perjalanan brand ini menunjukkan bagaimana prinsip halal dapat berjalan beriringan dengan inovasi, kualitas produk, serta perhatian terhadap setiap tahapan pembuatan sebelum produk sampai ke tangan konsumen.

Komitmen ParagonCorp juga diwujudkan melalui kontribusi sosial. Salah satunya lewat program Wardah Inspiring Teacher yang dimulai pada 2017 dan telah menjangkau lebih dari 36.000 guru. Program tersebut mendorong peningkatan kapasitas pendidik agar mampu menghadirkan dampak positif di lingkungan belajar.

Selain pendidikan, ParagonCorp turut menjalankan berbagai inisiatif di bidang pemberdayaan perempuan, kesehatan, penguatan ekonomi, dan lingkungan. Langkah ini memperlihatkan bahwa nilai perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui produk kecantikan, tetapi juga melalui kontribusi yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Bertumbuh dan memberi manfaat harus berjalan bersama. Kami ingin nilai yang kami percaya bisa dirasakan, baik melalui produk yang digunakan konsumen maupun melalui hal-hal yang kami lakukan untuk masyarakat,” tambah dr. Sari.

Kehadiran ParagonCorp di BeautyMatter NEXT50 Summit 2026 mempertegas pesan bahwa masa depan industri kecantikan halal tidak hanya ditentukan oleh label, tetapi juga integritas, inovasi, dan konsistensi dalam menjalankan bisnis. Melalui Wardah dan berbagai inisiatifnya, ParagonCorp membawa pengalaman Indonesia ke panggung global sekaligus menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen dibangun melalui tindakan nyata. (*) 

Laporan: Eka Siswati
Editor: Zamri Yahya, WU

Patuhi Putusan MA, Pemprov Sumbar Serahkan Dokumen ke BPI KPNPA, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan!    
Jumat, Oktober 30, 2026

On Jumat, Oktober 30, 2026

Patuhi Putusan MA, Pemprov Sumbar Serahkan Dokumen ke BPI KPNPA, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan!
Menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA), Pemprov Sumbar akhirnya menyerahkan dokumen informasi publik kepada Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran (BPI KPNPA) RI Sumatera Barat, Kamis (29/10/2026). (Fotdok: Abie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik. Menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA), Pemprov Sumbar akhirnya menyerahkan dokumen informasi publik kepada Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran (BPI KPNPA) RI Sumatera Barat, Kamis (29/10/2026).

Langkah ini menjadi bukti bahwa Pemprov Sumbar berupaya menjalankan prinsip pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, selaku Atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), bergerak cepat dengan mengoordinasikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mempersiapkan jawaban dan dokumen yang dimohonkan.

Penyerahan dokumen berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar. Hadir Ketua BPI KPNPA RI Sumatera Barat, Hasnul, BSc, sementara dari pihak Pemprov Sumbar hadir Asisten Administrasi Umum, Adib Alfikri, didampingi Kepala Diskominfotik Sumbar, Rudy Rinaldy, selaku PPID Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Pemenuhan permohonan informasi tersebut merupakan tindak lanjut Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 787/K/TUN/KI/2025 tertanggal 18 November 2025. Dalam prosesnya, empat OPD di lingkungan Pemprov Sumbar telah menyerahkan dokumen dan informasi sesuai kewenangan serta ketersediaan dokumen masing-masing. Artinya, koordinasi lintas perangkat daerah menjadi bagian penting dalam memastikan hak pemohon informasi terpenuhi.

Asisten Administrasi Umum Adib Alfikri menegaskan, Pemprov Sumbar berkomitmen mematuhi putusan pengadilan dan memenuhi permohonan informasi sesuai ketentuan hukum. "Sebagai badan publik tentu kami akan mematuhi putusan tersebut dan setelah dilakukan koordinasi internal kami menyatakan siap untuk menyerahkan dokumen tersebut," tegas Adib. Sikap ini sekaligus menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan tanggung jawab badan publik yang harus dijalankan secara profesional.

Kepala Diskominfotik Sumbar, Rudy Rinaldy, menambahkan bahwa pemerintah terbuka terhadap permintaan informasi dari masyarakat selama permohonan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan. "Hal ini mencerminkan bahwa pemerintah sangat terbuka bagi masyarakat umum, selagi permintaan informasi sesuai dengan aturan tentu kami akan berikan datanya," jelas Rudy. Melalui layanan PPID, Pemprov Sumbar berupaya memastikan informasi yang berkategori terbuka dapat diakses, sedangkan informasi yang dikecualikan tetap diproses berdasarkan mekanisme pengujian konsekuensi.

Di sisi lain, Ketua BPI KPNPA RI Sumatera Barat, Hasnul, BSc, mengakui bahwa tindak lanjut putusan MA tersebut sempat mengalami keterlambatan akibat pergantian kepengurusan organisasi. Pihaknya baru kembali menyurati Pemprov Sumbar pada akhir September 2026 untuk mengingatkan pelaksanaan putusan tersebut. Meski demikian, Hasnul mengapresiasi respons pemerintah daerah yang telah menyiapkan dan menyerahkan dokumen sesuai permohonan informasi.

Hasnul menegaskan, informasi yang diminta BPI KPNPA dibutuhkan sebagai bagian dari fungsi kontrol terhadap penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam mendorong pengawasan publik. Setelah dokumen diserahkan, pihaknya menyatakan persoalan permohonan informasi tersebut telah selesai. "Kami membutuhkan informasi ini sebagai fungsi kontrol terhadap pemerintah sehingga dengan telah diberikannya informasi ini maka kami nyatakan hal ini telah selesai," ungkap Hasnul.

Penyerahan dokumen ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Sumbar untuk memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan informasi publik yang terbuka, tertib, dan bertanggung jawab. Kepatuhan terhadap putusan MA, koordinasi antar-OPD, serta respons terhadap permohonan masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Sebab, transparansi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi program, kebijakan, dan penggunaan anggaran daerah. (Abie) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Indra Noveri Dilantik Jadi Dewas Perumda PSM Padang, Pengawasan dan Pengembangan Bisnis Jadi Tantangan Baru    
Jumat, Oktober 30, 2026

On Jumat, Oktober 30, 2026

Indra Noveri Dilantik Jadi Dewas Perumda PSM Padang, Pengawasan dan Pengembangan Bisnis Jadi Tantangan Baru
Indra Noveri resmi dilantik oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (29/10/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pelantikan Indra Noveri sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Padang Sejahtera Mandiri (PSM) Kota Padang periode 2025–2029 menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja perusahaan daerah tersebut. Dengan amanah baru ini, Indra Noveri diharapkan mampu mendorong pengawasan yang optimal, evaluasi menyeluruh, serta pembenahan manajemen agar Perumda PSM semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Indra Noveri resmi dilantik oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (29/10/2026). Penunjukan ini menempatkan Indra pada posisi strategis dalam mengawal jalannya perusahaan daerah, terutama memastikan pengelolaan usaha berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan bertanggung jawab.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, berharap Dewan Pengawas yang baru dapat menjalankan fungsi pengawasan dan audit secara maksimal. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkala serta perbaikan tata kelola perusahaan agar setiap sektor usaha Perumda PSM dapat dikelola secara lebih profesional. Kehadiran pengawas baru diharapkan menjadi dorongan untuk meningkatkan kinerja sekaligus mempercepat terwujudnya Program Unggulan Padang Melayani.

"Hari ini tentu menjadi lembaran baru bagi PSM Kota Padang. Dengan dilantiknya pengawas yang baru, diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan, dan mempercepat terwujudnya Program Unggulan Padang Melayani," ujar Fadly Amran.

Bagi Indra Noveri, amanah sebagai Dewan Pengawas juga menjadi tantangan untuk ikut mengawal optimalisasi potensi bisnis Perumda PSM. Perusahaan daerah tersebut memiliki sejumlah sektor usaha strategis, mulai dari transportasi massal, pariwisata, perparkiran, distribusi semen hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Seluruh sektor tersebut dinilai memiliki peluang untuk terus dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak dan perencanaan usaha yang matang.

Fadly Amran juga meminta jajaran manajemen Perumda PSM agar tidak berhenti pada pola kerja yang sudah berjalan. Direktur perusahaan didorong menggali peluang usaha baru, melakukan studi kelayakan, serta membangun kolaborasi strategis untuk meningkatkan potensi pendapatan perusahaan. Menurutnya, pengembangan bisnis harus dilakukan berdasarkan perhitungan yang tepat agar mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan daerah.

"Saya minta kepada direktur perusahaan ini agar benar-benar mengembangkan perusahaan. Silakan gali berbagai potensi dan lakukan studi kelayakan terhadap peluang-peluang usaha yang ada, sehingga perusahaan ke depan dapat terus berkembang," tegasnya.

Selain penguatan pengawasan dan pengembangan usaha, pembenahan sistem pelayanan berbasis digital juga menjadi perhatian. Perumda PSM diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperluas peluang bisnis, serta meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih cepat dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelantikan Indra Noveri pun menjadi bagian dari harapan untuk memperkuat pengawasan terhadap agenda pembenahan tersebut.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Direktur Perumda PSM Alvino Martha beserta jajaran, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Fadly Amran menegaskan bahwa Padang yang sedang menuju kota metropolitan membutuhkan pengelolaan potensi ekonomi secara optimal agar memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kini, dengan Indra Noveri sebagai Dewan Pengawas, perhatian tertuju pada penguatan pengawasan, pembenahan tata kelola, dan pengembangan bisnis Perumda PSM demi menghadirkan perusahaan daerah yang semakin produktif dan profesional. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Safari Dakwah dan Wakaf Al-Qur’an Ramah Lansia, Ustadzah Bunda Chinta Tanjung Hadir di Pariaman, Pemko Perkuat Program Risalah    
Jumat, Oktober 30, 2026

On Jumat, Oktober 30, 2026

Safari Dakwah dan Wakaf Al-Qur’an Ramah Lansia, Ustadzah Bunda Chinta Tanjung Hadir di Pariaman, Pemko Perkuat Program Risalah
Menghadirkan Ustadzah Bunda Chinta Tanjung, istri Ustadz Zaky Mirza, kegiatan ini mendapat sambutan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. (Fotdok: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman terus memperkuat pembangunan karakter masyarakat yang religius melalui kegiatan Safari Dakwah dan Wakaf Al-Qur’an Ramah Lansia. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di halaman Balaikota Pariaman, Kamis (29/10/2026), menjadi momentum memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menghadirkan Ustadzah Bunda Chinta Tanjung, istri Ustadz Zaky Mirza, kegiatan ini mendapat sambutan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Hadir Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Ketua GOW Ny. Dina Mulyadi, Ketua DWP Ny. Nelvia Azhar, ASN, serta masyarakat Kota Pariaman.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya membawa manfaat besar bagi penguatan kehidupan keagamaan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti tausiyah dengan sungguh-sungguh dan menjadikan pesan-pesan keagamaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, di tengah cuaca mendung dan hujan, ia berharap kegiatan tersebut tetap membawa keberkahan bagi semua yang hadir.

"Meskipun tadi mendung dan sekarang hujan, semoga hujan ini membawa berkah bagi kita semua. Untuk itu, mari sama-sama kita mendengarkan tausiyah Ustadzah Bunda Chinta Tanjung dan dapat melaksanakannya di kehidupan sehari-hari," ungkap Yota Balad.

Menurutnya, Safari Dakwah dan Wakaf Al-Qur’an Ramah Lansia memiliki keterkaitan erat dengan visi, misi, serta Program Unggulan Pemerintah Kota Pariaman, yakni Pariaman Risalah (Beriman, Saleh dan Berakhlak). Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga memiliki landasan keimanan, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama.

Yota Balad menegaskan, kegiatan keagamaan seperti ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kebersamaan. Perhatian terhadap para lansia melalui wakaf Al-Qur’an juga menjadi pesan penting bahwa kesempatan untuk belajar, membaca, dan mencintai Al-Qur’an harus terbuka bagi seluruh kelompok usia.

Selain mengajak masyarakat memperkuat keimanan, Wali Kota Pariaman juga mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemko Pariaman untuk mendukung kesuksesan Safari Dakwah. Ia mengajak jajaran aparatur pemerintah bersama-sama memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an serta meningkatkan kepedulian sosial, termasuk berpartisipasi dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Palestina.

Ajakan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan nilai religius perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Menurut Yota Balad, kecintaan terhadap ajaran Islam harus berjalan seiring dengan semangat berbagi, membantu sesama, dan memperkuat solidaritas kemanusiaan. Karena itu, kegiatan Safari Dakwah diharapkan mampu memberikan dampak positif yang melampaui pelaksanaan acara itu sendiri.

Melalui Safari Dakwah dan Wakaf Al-Qur’an Ramah Lansia, Pemerintah Kota Pariaman berharap syiar Islam semakin berkembang dan budaya mencintai Al-Qur’an semakin mengakar di tengah masyarakat. Komitmen menjalankan Program Pariaman Risalah pun terus diperkuat sebagai bagian dari pembangunan Kota Pariaman yang beriman, saleh, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial. Bukan sekadar memperkuat syiar, tetapi membangun masyarakat yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. (*) 

Pewarta: Armaidi Tanjung
Editor: Zamri Yahya, WU

Buka LKMM-TM Nasional 2026 di Unand, Wali Kota Padang Tekankan Integritas Calon Pemimpin Bangsa    
Jumat, Oktober 30, 2026

On Jumat, Oktober 30, 2026

Buka LKMM-TM Nasional 2026 di Unand, Wali Kota Padang Tekankan Integritas Calon Pemimpin Bangsa
Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) Nasional 2026 di Convention Hall Universitas Andalas (Unand), Kamis (29/10/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengajak mahasiswa membangun karakter dan integritas sejak dini sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa. Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar kemampuan berbicara dan memengaruhi orang lain, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan, disiplin, keterbukaan, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Pesan penting tersebut disampaikan Fadly Amran saat menjadi narasumber sekaligus membuka Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) Nasional 2026 di Convention Hall Universitas Andalas (Unand), Kamis (29/10/2026). Kehadiran Wali Kota Padang ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kapasitas intelektual, karakter, dan kepemimpinan generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Fadly menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi yang tidak boleh ditawar oleh siapa pun yang ingin menjadi pemimpin. Mahasiswa harus membiasakan diri bersikap jujur, konsisten antara perkataan dan perbuatan, berani menerima kritik, serta mampu menyatukan berbagai perbedaan. Sebab, kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui jabatan, melainkan melalui tindakan nyata dan tanggung jawab.

"Dalam mengemban amanah, kita harus menjaga kepercayaan. Adik-adik mahasiswa perlu membangun komitmen dan integritas sejak dini, terutama jika ingin menjadi pemimpin sekaligus pengusaha," tegas Fadly Amran di hadapan peserta LKMM-TM Nasional 2026.

Tidak hanya menyampaikan teori kepemimpinan, Fadly juga membagikan pengalaman berorganisasi ketika memimpin KNPI Kota Padang, KNPI Sumatera Barat, serta sejumlah organisasi lainnya. Ia mengingatkan mahasiswa agar memahami pentingnya pengelolaan anggaran secara bertanggung jawab, tidak menyalahgunakan jabatan, dan selalu mengutamakan integritas dalam setiap keputusan. Menurutnya, sekecil apa pun amanah yang diberikan harus dilaksanakan dengan jujur dan penuh tanggung jawab.

Kegiatan yang mengusung tema "Integrity and Transformative Leadership for Sustainable Future" ini juga mendapat perhatian dari kalangan mahasiswa. Presiden Mahasiswa BEM KM Unand, Shabbarin Syakur, menyebut LKMM-TM Nasional 2026 sebagai ruang strategis untuk meningkatkan kapasitas intelektual sekaligus mempersiapkan regenerasi kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045. Ia berharap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkannya melalui keteladanan, tanggung jawab, dan kerja nyata.

Sementara itu, Ketua Pelaksana LKMM-TM Nasional 2026, Fito Torano, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti 49 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar Sumatera Barat. Selain seminar dan pembekalan kepemimpinan, peserta juga dijadwalkan mengikuti studi pembelajaran ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumbar, Kantor Gubernur Sumbar, Kantor DPRD Sumbar, serta DPRD Kota Padang.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Sumatera Barat, Nizam Ul Muluk, yang mewakili Gubernur Sumbar, Direktur Kemahasiswaan Unand Dendi Adi Saputra, Presiden Mahasiswa BEM KM Unand Shabbarin Syakur, serta Ketua Pelaksana Fito Torano. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan dukungan terhadap penguatan peran mahasiswa sebagai calon pemimpin yang memiliki wawasan luas dan kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui LKMM-TM Nasional 2026, mahasiswa diharapkan mampu melahirkan pola kepemimpinan yang berintegritas, adaptif, dan transformatif. Pesan Fadly Amran menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak cukup dibangun dengan kecerdasan akademik semata, tetapi juga membutuhkan karakter kuat, keberanian menjaga prinsip, dan kesanggupan mempertanggungjawabkan setiap amanah. Dari kampus, calon pemimpin bangsa dipersiapkan; dari integritas, kepercayaan dan perubahan dimulai. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Wali Kota Ramadhani Kirana Putra Dorong Perpustakaan Kota Solok Naik Kualitas, Akreditasi Perpusnas Jadi Momentum Pembenahan    
Jumat, Oktober 30, 2026

On Jumat, Oktober 30, 2026

Wali Kota Ramadhani Kirana Putra Dorong Perpustakaan Kota Solok Naik Kualitas, Akreditasi Perpusnas Jadi Momentum Pembenahan
Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, saat menerima kunjungan Tim Asesor Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Aula Gedung Perpustakaan Kota Solok, Kamis (29/10/2026). (Fotdok: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Solok terus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan dan membangun budaya literasi masyarakat. Keseriusan tersebut ditunjukkan Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, saat menerima kunjungan Tim Asesor Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Aula Gedung Perpustakaan Kota Solok, Kamis (29/10/2026).

Kunjungan Tim Asesor Perpusnas RI ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Solok untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan. Melalui proses verifikasi langsung, evaluasi, dan penilaian, seluruh aspek pelayanan Perpustakaan Kota Solok ditinjau guna memastikan kesesuaiannya dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

Wali Kota Ramadhani Kirana Putra menyambut baik pelaksanaan akreditasi tersebut. Ia menilai perpustakaan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan masyarakat, memperluas wawasan, serta membuka akses pengetahuan bagi seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, perpustakaan tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi harus berkembang menjadi ruang publik yang mendorong kreativitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Akreditasi ini bukan sekadar untuk memperoleh status administratif, melainkan sarana evaluasi yang objektif bagi kami. Melalui penilaian ini, kami dapat mengetahui aspek-aspek yang sudah baik dan mana yang masih perlu kami perbaiki," ujar Ramadhani.

Menurutnya, peningkatan kualitas perpustakaan membutuhkan pembenahan berkelanjutan, baik dari sisi pengelolaan, fasilitas, maupun pelayanan kepada pengunjung. Pemerintah Kota Solok berkomitmen terus mengoptimalkan sarana dan prasarana agar perpustakaan semakin representatif, nyaman, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Perhatian terhadap kenyamanan dan kemudahan akses juga menjadi bagian penting dalam pengembangan Perpustakaan Kota Solok. Wali Kota menginginkan fasilitas perpustakaan semakin ramah bagi seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak, pelajar, mahasiswa, masyarakat umum hingga kalangan lanjut usia. Dengan demikian, perpustakaan dapat menjadi ruang belajar bersama yang terbuka dan mudah dimanfaatkan masyarakat.

Kehadiran Tim Asesor Perpusnas RI diharapkan memberikan penilaian objektif sekaligus rekomendasi konstruktif bagi peningkatan mutu layanan. Ramadhani berharap setiap masukan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok untuk menyempurnakan tata kelola, meningkatkan standar pelayanan, serta memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok beserta jajaran. Seluruh rangkaian penilaian menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Solok memastikan pengelolaan perpustakaan berjalan semakin baik, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui akreditasi ini, Pemerintah Kota Solok ingin memastikan perpustakaan tidak hanya memiliki standar pengelolaan yang baik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan literasi masyarakat. Komitmen Wali Kota Ramadhani Kirana Putra tersebut menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang gemar membaca, berpengetahuan luas, dan memiliki daya saing. Sebab, perpustakaan berkualitas bukan sekadar tentang banyaknya buku, melainkan tentang semakin luasnya kesempatan masyarakat untuk belajar dan berkembang. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU