HEADLINE
Jangan Sepelekan! Dony Oskaria Sebut Ini Musuh Utama BUMN‎‎‎‎    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Jangan Sepelekan! Dony Oskaria Sebut Ini Musuh Utama BUMN ‎ ‎ ‎ ‎
Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memberi peringatan keras. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memberi peringatan keras. Ia membongkar salah satu akar masalah yang selama ini membuat BUMN tersandung.

Peringatan itu disampaikan dalam gelaran Chief Risk dan Compliance Officer (CRCO) BUMN Forum. Turut hadir jajaran Danantara Asset Management, para direktur, dan pejabat yang membawahi fungsi manajemen risiko dan kepatuhan di lingkungan BUMN.

"Salah satu akar persoalan yang selama ini menimbulkan kekeliruan, impairment, dan pengambilan keputusan yang tidak tepat di perusahaan adalah praktik rekayasa keuangan," tegas Dony dalam arahannya, seperti dikutip Rabu (20/5/2026).

Dony menegaskan, transformasi BUMN tak cukup hanya bicara streamlining bisnis, efisiensi, dan penataan anak usaha. Lebih dari itu, transformasi harus ditopang oleh tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang tajam, serta fungsi kepatuhan yang berani mengidentifikasi persoalan sejak awal.

Pesan Dony menjadi pengingat keras. Fungsi risiko dan kepatuhan tidak boleh hanya berhenti pada aspek administratif.

"Chief Risk Officer harus mampu membaca risiko secara nyata, membedah kondisi keuangan secara objektif, serta mengidentifikasi potensi risiko dalam setiap proses bisnis perusahaan," pesannya.

Di tengah tantangan geopolitik global, ketidakpastian ekonomi, tekanan pasar, dan percepatan transformasi digital, BP BUMN mendorong seluruh BUMN untuk membangun sistem Governance, Risk dan Compliance (GRC) yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berani menyentuh akar persoalan.

BP BUMN dan Danantara menegaskan peran strategis CRCO sebagai, Penjaga integritas proses bisnis, Pengawal mitigasi risiko, Mitra utama manajemen dalam memastikan setiap keputusan korporasi berbasis pada data, kondisi riil, dan prinsip tata kelola yang sehat. (Novrianto)

Wako Pariaman Perjuangkan RSUD dr. Sadikin Naik Tipe    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Wako Pariaman Perjuangkan RSUD dr. Sadikin Naik Tipe
Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kantor pusat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kantor pusat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus menyambut  kunjungan kerja Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, Wali Kota Pariaman, Yota Balad yang didampingi Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama dan Wamenkes menerima proposal yang diajukan serta menyatakan komitmennya untuk mengkaji dan menindaklanjuti usulan kelanjutan pembangunan RSUD dr. Sadikin.

“Kami memahami kelanjutan pembangunan dan peningkatan status RSUD Dr. Sadikin dari Tipe D menjadi Tipe C adalah hal yang sangat penting. Untuk itu Kemenkes RI berkomitmen penuh untuk mengawal proses ini. Ada satu poin krusial yang membuat peningkatan RSUD Dr. Sadikin ini menjadi prioritas yang sangat menarik dan mendesak bagi kami di pusat. Berdasarkan peta mitigasi, RSUD Dr. Sadikin merupakan satu-satunya rumah sakit yang berada di zona aman bencana tsunami di Kota Pariaman, “ujarnya.

Di sisi lain, Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama, yang turut mengawal langsung jalannya pertemuan, berkomitmen untuk mengawal aspirasi ini di tingkat pusat.

Sebagai mitra kerja Kementerian Kesehatan, Komisi IX akan memastikan agar program prioritas yang menyangkut hajat hidup dan keselamatan orang banyak ini mendapat perhatian khusus dalam penganggaran.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyatakan  Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan penuh terhadap usulan ini.

Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah sangat dibutuhkan agar fasilitas kesehatan yang tangguh bencana dapat segera terwujud secara maksimal di Sumatera Barat. (R/at)

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pemkot Solok Tekankan Jaga Generasi Muda dan Transparansi Penerimaan Siswa    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pemkot Solok Tekankan Jaga Generasi Muda dan Transparansi Penerimaan Siswa
Suasana khidmat menyelimuti Halaman Balai Kota Solok pada Selasa (20/5/2026), saat Pemerintah Kota Solok menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Suasana khidmat menyelimuti Halaman Balai Kota Solok pada Selasa (20/5/2026), saat Pemerintah Kota Solok menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118. 

Mengusung tema besar “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, momen ini menjadi pengingat penting akan tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan mempersiapkan generasi penerus yang tangguh.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Nurwendah Arumsari, SH, MH, membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. 

Dalam amanat tersebut, ditekankan bahwa semangat kebangkitan nasional di era masa kini harus dimaknai sebagai upaya nyata memperkuat persatuan, menanamkan rasa nasionalisme, serta membentuk karakter pemuda yang unggul dan berdaya saing tinggi, terutama di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

“Kebangkitan nasional tidak hanya sekadar mengenang sejarah, melainkan harus diterjemahkan lewat peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta semangat gotong royong. Semua ini demi menjaga kedaulatan dan memajukan Indonesia menghadapi tantangan global,” bunyi isi pidato yang dibacakan Kajari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Solok, Wakil Wali Kota Solok, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan BUMN, rektor perguruan tinggi, serta sejumlah Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkot Solok.

Menariknya, rangkaian peringatan tahun ini tidak berhenti pada prosesi upacara semata. Usai acara, dilaksanakan penandatanganan pakta integritas terkait penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Solok. 

Penandatanganan ini menjadi bukti komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan proses penerimaan siswa berjalan transparan, objektif, adil, dan akuntabel, jauh dari praktik yang merugikan masyarakat.

Momen bersejarah ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat pengabdian dan persatuan di kalangan aparatur negara. 

Kebangkitan nasional dimaknai sebagai energi baru untuk memberikan pelayanan terbaik serta mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Solok.(80)

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Hadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Hadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh
Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh, Selasa (19/5/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menilai pendidikan tahfiz merupakan salah satu langkah strategis dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif media sosial dan perkembangan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh, Selasa (19/5/2026).

“Perkembangan media sosial saat ini sangat cepat. Karena itu, kita harus mampu memfilter dan membentengi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Banyak terjadi penyimpangan perilaku, sehingga salah satu upaya yang harus dilakukan adalah memperkuat iman dan takwa,” kata Elzadaswarman.

Ia mengatakan perkembangan teknologi dan penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam membina karakter anak agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.

“Sebuah penelitian menyebutkan bahwa masyarakat saat ini terpapar penggunaan gawai minimal empat jam setiap hari. Suka atau tidak, kondisi ini akan selalu hadir di sekitar kita. Tinggal bagaimana kita menyikapinya,” ujarnya.

Elzadaswarman menyebut kegiatan wisuda tahfiz menjadi bukti keseriusan sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi muda yang memiliki fondasi keimanan yang kuat.

Ia juga mengaku dalam beberapa bulan terakhir terus mengingatkan generasi muda agar mampu menjaga diri di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat.

“Beberapa bulan terakhir kami selalu menyampaikan hal ini kepada generasi muda agar terhindar dari pengaruh buruk. Mari kita bersama-sama membimbing anak-anak kita agar kelak menjadi pemimpin yang mampu memajukan bangsa dan daerah,” katanya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Wali Kota Zulmaeta dan seluruh jajaran untuk terus mendukung program tahfiz serta berbagai program pendidikan keagamaan di sekolah.

“Dengan keimanan dan ketakwaan yang kuat, insyaallah anak-anak kita akan lebih terbentengi. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah mendidik calon-calon pemimpin masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Payakumbuh Syafrida mengatakan Wisuda Tahfiz Angkatan V tahun ini diikuti 88 siswa yang terdiri atas 36 siswa laki-laki dan 52 siswa perempuan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan siswa kelas IX kepada orang tua.

“Wisuda tahfiz ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui pendidikan Al-Qur’an. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman Al-Qur’an,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya. (HM)

Gubernur Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Tekankan Kemandirian Bangsa dan Perlindungan Generasi Muda    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Gubernur Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Tekankan Kemandirian Bangsa dan Perlindungan Generasi Muda
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Provinsi Sumbar di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (20/5/2026). (Foto: Adpim).

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Provinsi Sumbar di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (20/5/2026). 

Melalui momentum tersebut Gubernur menegaskan pentingnya menjaga kemandirian bangsa sekaligus melindungi generasi muda di tengah derasnya arus transformasi digital.

Dalam amanatnya, Mahyeldi menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran kebangsaan melalui berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi tonggak perubahan perjuangan bangsa dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomatik demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.

“Semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dan mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman, tanpa kehilangan jati diri bangsa,” ujar Mahyeldi.

Ia menilai, tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga menyangkut kedaulatan informasi, penguatan karakter generasi muda, dan kemampuan menghadapi perkembangan teknologi digital secara bijak.

Mahyeldi menjelaskan, tema Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026, yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, mengandung pesan penting tentang perlunya menjaga dan menyiapkan generasi muda sebagai fondasi utama kemajuan bangsa di masa depan.

“Generasi muda harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Karena itu, menjaga tunas bangsa berarti menjaga masa depan Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga menyoroti sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, pemerataan akses pendidikan, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Terkait implementasi program tersebut di daerah, Mahyeldi meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar agar memastikan pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Program-program ini harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Mahyeldi juga memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan anak di ruang digital. 

Ia menilai, kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak usia di bawah 16 tahun perlu menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pengawasan penggunaan media digital oleh anak-anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua, guru, tokoh masyarakat, serta lingkungan sosial secara luas.

“Kita ingin anak-anak Sumatera Barat tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan tahap perkembangan usianya,” ucap Mahyeldi.

Di akhir amanatnya, Mahyeldi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, serta penggerak semangat bersama dalam mendukung pembangunan bangsa yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tingkat Provinsi Sumbar berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, ASN di lingkungan Pemprov Sumbar, TNI/Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. (adpsb/rmz/bud)

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI DJKI, Perkuat Posisi di Industri Periklanan Digital Indonesia    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI DJKI, Perkuat Posisi di Industri Periklanan Digital Indonesia
Perusahaan periklanan digital berbasis website, PT Tren Gen Horizon, resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia. (Foto: Istimewa). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Perusahaan periklanan digital berbasis website, PT Tren Gen Horizon, resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Pencapaian tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat legalitas dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perusahaan di tengah persaingan industri digital yang terus berkembang.

Perusahaan ini menjalankan berbagai bidang usaha sesuai klasifikasi KBLI, mulai dari portal web, platform digital komersial, industri percetakan umum, hingga jasa periklanan. Selain itu, perusahaan juga bergerak di bidang desain komunikasi visual, publikasi buku elektronik, jurnal online, dan media digital.

Dalam pencatatan DJKI, layanan yang dimiliki perusahaan mencakup penerbitan buku teknis dan sastra artistik, pengelolaan majalah digital, jurnal online, hingga publikasi berita berbasis digital. Fokus utama perusahaan saat ini adalah pengembangan periklanan digital melalui website media online, bukan media televisi maupun radio.

Perkembangan teknologi dan meningkatnya penggunaan internet membuat bisnis periklanan digital berbasis website tumbuh pesat. Media online dinilai memiliki jangkauan luas dan mampu menjangkau masyarakat modern yang aktif mengakses informasi melalui perangkat digital.

Dengan diterbitkannya sertifikat HAKI, PT Tren Gen Horizon kini memiliki perlindungan hukum atas merek dan identitas usahanya. Legalitas tersebut dinilai penting untuk menjaga profesionalitas perusahaan sekaligus memberikan kepastian hukum dalam menjalankan bisnis digital.

Direktur perusahaan, Mardizal, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam perkembangan perusahaan.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras manajemen, karyawan, serta dukungan seluruh mitra media yang telah bekerja sama dengan perusahaan. Ke depan, kami berharap dapat memperluas jaringan dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Sertifikat HKI sendiri memberikan sejumlah manfaat bagi pemilik usaha, di antaranya perlindungan merek selama 10 tahun, hak penggunaan resmi di berbagai marketplace, serta perlindungan dari tindakan peniruan merek oleh pihak lain. 

Selain itu, kepemilikan HKI juga membuka peluang pengembangan usaha melalui sistem lisensi maupun waralaba.

Manajemen perusahaan menilai legalitas tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan mitra dan pelanggan. 

Di sisi lain, peluang pengembangan bisnis digital dinilai masih sangat besar seiring perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini lebih banyak mengakses berita melalui ponsel dibanding media cetak.

Selama ini, perusahaan aktif membantu pelaku usaha memasarkan produk melalui iklan digital yang dinilai lebih cepat, tepat sasaran, dan mudah dipantau melalui data digital.

Kondisi tersebut membuat promosi berbasis website media online semakin diminati oleh berbagai kalangan usaha.

Ke depan, PT Tren Gen Horizon berharap dapat memperluas kerja sama dengan lebih banyak media online di Indonesia sekaligus mendukung pelaku UMKM dalam memanfaatkan promosi digital agar produk lokal semakin dikenal masyarakat luas.

Di tengah ketatnya persaingan industri periklanan online, perusahaan menilai kepemilikan HAKI menjadi pondasi penting untuk menjaga identitas usaha sekaligus membangun bisnis yang legal, profesional, dan berorientasi jangka panjang.

Laporan: Adre Besman

Dies Natalis ke-41 FT Unand, Insannul Kamil: Fakultas Teknik Harus Jadi Motor Inovasi Bangsa    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Dies Natalis ke-41 FT Unand, Insannul Kamil: Fakultas Teknik Harus Jadi Motor Inovasi Bangsa
Insannul Kamil menyampaikan bahwa usia 41 tahun merupakan perjalanan panjang yang telah membawa Fakultas Teknik Unand terus bertumbuh dan berkembang. (Foto: Novrianto). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand) menggelar Dies Natalis ke-41 di Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Selasa (19/5/2026), dengan menghadirkan Ir. Insannul Kamil sebagai pemberi orasi ilmiah.

Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Fakultas Teknik yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak bagi Daya Saing Nasional” itu berlangsung khidmat dan dihadiri civitas akademika, mahasiswa, alumni, serta sejumlah tokoh pendidikan dan profesional di bidang teknik.

Dalam sambutannya, Insannul Kamil menyampaikan bahwa usia 41 tahun merupakan perjalanan panjang yang telah membawa Fakultas Teknik Unand terus bertumbuh dan berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan teknik yang diperhitungkan.

Dalam orasi ilmiahnya, ia menekankan pentingnya perguruan tinggi, khususnya Fakultas Teknik, untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, transformasi industri, serta tantangan global yang semakin dinamis.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya dituntut melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan bangsa.

“Fakultas Teknik harus menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa. Adaptif terhadap perubahan, namun tetap berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat dan peningkatan daya saing nasional,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah guna menciptakan ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan.

Selain itu, Insannul Kamil mengajak seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Dies Natalis ke-41 Fakultas Teknik Unand tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam mewujudkan Fakultas Teknik yang semakin unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.(Novrianto)

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Terima Kunjungan Investor Asal India dan Malaysia    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Terima Kunjungan Investor Asal India dan Malaysia
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menerima kunjungan investor asal India dan Malaysia yang meninjau sejumlah titik potensial investasi di Kota Payakumbuh, Selasa (19/5/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menerima kunjungan investor asal India dan Malaysia yang meninjau sejumlah titik potensial investasi di Kota Payakumbuh, Selasa (19/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penjajakan peluang kerja sama investasi di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, pariwisata, hingga pengembangan teknologi panel surya sebagai bagian dari energi baru terbarukan (EBT).

Dalam agenda itu, para investor meninjau langsung kondisi lapangan guna melihat kesiapan kawasan, aksesibilitas, serta potensi pengembangan investasi di Kota Payakumbuh. Peninjauan lapangan dinilai penting untuk memberikan gambaran nyata terkait prospek investasi sekaligus memastikan rencana pengembangan dapat berjalan sesuai kondisi dan kebutuhan daerah.

Wali Kota Zulmaeta menegaskan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh terus berupaya menciptakan iklim investasi yang sehat, terbuka, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor luar negeri, untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Investasi yang masuk harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” kata Zulmaeta.

Ia menilai kehadiran investor dari luar negeri tersebut menjadi indikator positif meningkatnya kepercayaan terhadap potensi dan prospek pembangunan Kota Payakumbuh. 

Menurutnya, posisi strategis daerah, dukungan pemerintah, serta potensi sumber daya yang dimiliki menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembangan investasi.

Salah satu lokasi yang dikunjungi dalam peninjauan tersebut adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Ampangan.

Kawasan itu diproyeksikan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pengelolaan sampah berbasis energi alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

Zulmaeta mengatakan, pengembangan pengelolaan sampah menjadi energi merupakan salah satu langkah strategis yang terus didorong Pemerintah Kota Payakumbuh dalam menjawab tantangan lingkungan sekaligus kebutuhan energi masa depan.

“Pengelolaan sampah berbasis energi tidak hanya berdampak pada kebersihan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna mengoptimalkan potensi daerah di berbagai sektor unggulan.

“Kita berharap kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk membangun komunikasi dan kerja sama investasi yang berkelanjutan. Kota Payakumbuh memiliki potensi yang besar dan siap berkembang menjadi daerah tujuan investasi yang kompetitif,” pungkasnya. (HM)

Wako Fadly Amran Pembina Upacara pada Peringatan ke-118 Tahun Harkitnas Pemko Padang di Aie Pacah    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Wako Fadly Amran Pembina Upacara pada Peringatan ke-118 Tahun Harkitnas Pemko Padang di Aie Pacah
Wako Fadly Amran pada peringatan ke-118 Tahun Harkitnas Pemko Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Kamis, 20 Mei 2026. (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, bertindak sebagai pembina upacara pada Peringatan ke-118 Tahun Harkitnas Pemko Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Kamis, 20 Mei 2026.

Dengan tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", upacara dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala OPD di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Padang, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Wako Fadly Amran membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Viada Hafid yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting untuk membangkitkan semangat persatuan, optimisme, dan daya juang bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

“Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum kebangkitan Indonesia. Tidak boleh ada kalimat menyerah, tidak boleh ada kata putus asa. Kita harus terus bangkit dalam kondisi apa pun dan siap menyongsong Indonesia Emas,” ujar Fadly Amran. 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan semangat kebangkitan nasional sebagai landasan dalam memperkuat pembangunan bangsa dan negara.

Dikatakannya, persatuan dan kesatuan harus terus dijaga agar Indonesia mampu menghadapi tantangan global sekaligus mewujudkan cita-cita pembangunan nasional secara berkelanjutan.

“Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi saat yang tepat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan kita sebagai warga negara. Anak-anak muda harus mampu mengedepankan pembangunan bangsa dan negara sebagai prioritas bersama,” katanya. 

Ia menyebut program pemerintah saat ini telah berjalan dan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat agar hasilnya semakin optimal.

Wali Kota mengajak masyarakat untuk mengisi kehidupan sehari-hari dengan aktivitas yang produktif, kreatif, dan bermanfaat demi kemajuan daerah maupun bangsa.

Pada kesempatan itu, Pemko Padang juga menyerahkan penghargaan Padang Rancak Award 2026 kepada para pemenang lomba kebersihan lingkungan.

Kategori Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Terbaik tingkat Kota Padang diraih LPS Jati Berkah, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur. Untuk kategori Bank Sampah Terbaik dimenangkan Bank Sampah Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Sementara RW Terbaik diraih RW 02 Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, dan RT Terbaik diraih RT 05 RW 08 Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. (*)

Temui Menteri KKP, Mahyeldi Dorong Penguatan Ekonomi Biru untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Sumbar    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Temui Menteri KKP, Mahyeldi Dorong Penguatan Ekonomi Biru untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memaparkan sejumlah rencana strategis pengembangan sektor kelautan dan perikanan Sumbar. (Foto: Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memaparkan sejumlah rencana strategis pengembangan sektor kelautan dan perikanan Sumbar kepada Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, dalam pertemuan di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumbar memperkuat pembangunan ekonomi biru yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat pesisir.

Mahyeldi mengatakan, Sumbar memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan yang perlu dikelola secara optimal dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi. 

Karena itu, Pemprov Sumbar mendorong pengembangan sektor tersebut melalui pendekatan ekonomi biru yang selaras dengan program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin potensi kelautan dan perikanan di Sumatera Barat ini dikelola secara berkelanjutan, sehingga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya nelayan dan pembudidaya, namun tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Mahyeldi.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi menyampaikan empat program prioritas yang diusulkan Pemprov Sumbar kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

Program pertama adalah pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat pesisir dari hulu hingga hilir.

Program kedua adalah pengembangan budidaya perikanan air tawar berbasis sistem bioflok yang diintegrasikan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Menurut Mahyeldi, integrasi tersebut penting untuk memastikan ketersediaan pasokan ikan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kita ingin program ini tidak hanya meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat,” katanya.

Selanjutnya, Pemprov Sumbar juga mengusulkan pengembangan UPTD BPBALP Sungai Nipah dan Taluak Buo sebagai sentra produksi hatchery udang vaname untuk wilayah barat Sumatera. 

Mahyeldi menyebut rencana tersebut telah mendapat dukungan dari KKP melalui kerja sama dengan UPTD BPIU2K Karangasem.

Selain itu, Pemprov Sumbar turut mendorong optimalisasi pemanfaatan tujuh kawasan konservasi perairan di Sumbar sebagai kawasan wisata bahari berbasis konservasi yang tetap mengedepankan kelestarian lingkungan.

“Seluruh inisiatif ini kita integrasikan dengan pengelolaan kawasan konservasi agar keseimbangan ekologis tetap terjaga, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan kekayaan hayati laut tetap terlindungi untuk generasi mendatang,” tutur Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Syefdinon mengatakan Menteri KKP memberikan dukungan terhadap berbagai program yang diusulkan Pemprov Sumbar, terutama yang berkaitan dengan penguatan ekonomi biru dan peningkatan produktivitas sektor perikanan.

Menurut Syefdinon, Menteri KKP menilai program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penguatan ekosistem ekonomi kelautan dan perikanan secara terintegrasi.

“Pak Menteri menyampaikan program ini akan memperkuat produksi perikanan tangkap yang ke depan tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga diarahkan untuk ekspor melalui pemanfaatan Pelabuhan Samudra Bungus,” kata Syefdinon.

Ia menambahkan, Menteri KKP juga meminta agar program budidaya bioflok segera direalisasikan, khususnya bagi usulan yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.

Selain itu, lanjut Syefdinon, Menteri KKP juga mendorong penguatan sektor hulu melalui penyediaan induk ikan unggul, pembangunan pabrik pakan, serta pengembangan kerja sama dengan pihak ketiga agar biaya produksi lebih efisien dan keuntungan masyarakat pembudidaya dapat meningkat.

“Beliau juga meminta agar program ini menjadi program strategis bersama antara provinsi dan kabupaten/kota, dengan melibatkan lintas OPD, perguruan tinggi, dan seluruh stakeholder terkait agar arah pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Sumbar semakin terintegrasi,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi Kepala Bappeda Sumbar, Zefnihan dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Syefdinon. (adpsb/bud)

Soroti Gejolak Ekonomi, Anies Minta Pemerintah Berhenti Beri “Obat Tidur” ke Rakyat    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Soroti Gejolak Ekonomi, Anies Minta Pemerintah Berhenti Beri “Obat Tidur” ke Rakyat
Anies Baswedan meminta pemerintah bersikap jujur dan transparan kepada publik di tengah tekanan ekonomi global dan domestik yang dinilai semakin berat. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tokoh nasional Anies Baswedan menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ia meminta pemerintah bersikap jujur dan transparan kepada publik di tengah tekanan ekonomi global dan domestik yang dinilai semakin berat.

“Teman-teman semua izinkan saya berbagi pandangan, Saya mengikuti dengan seksama apa yang sedang terjadi di negeri ini dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja,” kata Anies lewat video di akun Instagram resminya, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurut Anies, pelemahan rupiah yang menyentuh titik terendah, kenaikan harga kebutuhan pokok, menyempitnya lapangan pekerjaan, hingga melemahnya daya beli masyarakat menjadi persoalan serius yang berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat.

Ia mengingatkan tantangan ke depan juga semakin kompleks karena dibayangi ketegangan geopolitik global, konflik di Timur Tengah, hingga ancaman El Nino ekstrem yang diperkirakan menjadi salah satu yang terkuat dalam sejarah pengamatan.

“Satu ujian saja berat. Saat ini beberapa datang bersamaan maka beratnya berlipat,” lanjutnya.

Dalam kondisi tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai yang paling dibutuhkan publik dan pasar adalah kepastian arah kebijakan pemerintah.

“Bukan ketenangan semu, bukan masalah yang ditaburi gula-gula, tapi kepastian yang lahir dari transparansi dan kejujuran, dari arah yang jelas, dari pemerintah yang tahu akan ke mana negeri ini dibawa,” katanya.

Namun, menurut Anies, justru hal itu yang belum terlihat dari pemerintah saat ini. 

Ia menyoroti data yang disebut hanya menampilkan sisi positif, sementara persoalan serius ditutupi. 

Ia juga mengkritik pernyataan pejabat yang dianggap meremehkan kondisi ekonomi.

“Data dipilih-pilih, hanya yang baik yang ditampilkan, yang buruk disembunyikan. Komentar pejabat soal situasi serius sering terdengar enteng bahkan bercanda. 

Kebijakan berubah-ubah, hari ini begini besok berbeda. Pasar bingung, publik bingung, investor menahan diri bahkan sebagian kabur,” tegasnya.

Anies juga menilai pemerintah gagal menunjukkan keteladanan di tengah ajakan penghematan kepada masyarakat.

“Di saat rakyat diminta berhemat mengencangkan ikat pinggang, pemerintah justru sibuk dengan hal-hal yang bukan prioritas. Pemborosan di atas, pengetatan di bawah. Ya tampak sebagai ketidakpekaan,” ujarnya.

Ia mengatakan berbagai peringatan terkait kondisi ekonomi Indonesia telah disampaikan banyak pihak, mulai dari ekonom dalam negeri, lembaga keuangan internasional, hingga media nasional dan internasional.

“Tidak mungkin mereka semua keliru bersama-sama,” katanya.

Karena itu, Anies meminta pemerintah berhenti menenangkan publik dengan narasi semu dan mulai menyampaikan kondisi secara terbuka.

“Maka dari itu saya mengajak kepada pemerintah, berhentilah memberi obat tidur kepada publik. Buka data apa adanya, sampaikan masalah dengan jujur, berikan arah kebijakan yang jelas dan konsisten. Pimpin secara solid dari atas sampai bawah,” ucapnya.

Menurut Anies, langkah tersebut akan membantu memulihkan kepercayaan pasar dan menenangkan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar bersiap menghadapi masa-masa sulit yang kemungkinan masih akan berlangsung ke depan.

“Suka tidak suka masa-masa berat masih ada di depan kita. Tekanan ekonomi belum mereda, cuaca ekstrem akan hadir dan menerpa, dan dunia di luar sedang bergolak,” kata Anies.

Meski demikian, ia tetap mengajak masyarakat optimistis selama pemerintah dan seluruh elemen bangsa menghadapi situasi dengan serius dan terbuka.

“Kita tetap harus optimis bahwa kita akan bisa melewati itu semua asal kita berjalan dengan mata terbuka bukan dengan ilusi yang dibuat-buat. Kita pasti bisa, tapi syaratnya satu: serius mari kita mengurus bangsa ini,” pungkasnya. (*) 

Sumber: RMOL

Purbaya Lapor Kinerja Bea Cukai Membaik, Respons Presiden Malah Tertawa: Mereka Sudah Mulai Takut Ya?    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Purbaya Lapor Kinerja Bea Cukai Membaik, Respons Presiden Malah Tertawa: Mereka Sudah Mulai Takut Ya?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan telah melaporkan kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kepada Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan telah melaporkan kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kepada Presiden Prabowo Subianto. 

Ia menjelaskan kinerja Bea Cukai telah menunjukkan tren pemulihan. 

Perbaikan komitmen kerja tersebut tercermin dari performa setoran kepabeanan dan cukai yang berhasil keluar dari zona kontraksi dan berbalik mencatatkan pertumbuhan positif.

"Jadi kelihatannya orang Bea Cukai sudah mulai serius kerjanya," ungkap Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA, Selasa (19/5/2026).

Eks Ketua DK LPS ini mengatakan Prabowo menyambutnya dengan tawa saat mendengar laporan itu. 

Selain itu, ia menilai ketegasan pemerintah dalam melakukan reformasi birokrasi berhasil membuat para pegawai tidak berani lagi melakukan tindakan menyimpang.

"Kata Presiden, begitu (dikatakan) 'Pak sudah membaik', Presiden ketawa 'hahahaha, mereka sudah mulai pada takut ya', 'iya kayaknya Pak," tutur Purbaya menirukan dialognya bersama Presiden.

"Tapi kita nggak peduli, yang penting kinerjanya membaik," sambungnya. 

Berdasarkan data resmi Kementerian Keuangan, realisasi setoran dari sektor bea dan cukai hingga akhir April 2026 berhasil mengantongi dana sebesar Rp100,6 triliun. 

Angka ini tercatat 0,6 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama di tahun lalu.

Capaian ini menjadi perbaikan mengingat performa penerimaan kepabeanan sempat terpuruk dalam tiga bulan pertama tahun ini akibat kontraksi beruntun, masing-masing sebesar 14 persen pada Januari, 14,7 persen pada Februari, dan 12,6 persen pada Maret.

Purbaya memaparkan bahwa indikator keseriusan pegawai DJBC di lapangan juga dibuktikan lewat masifnya angka penindakan hukum terhadap komoditas selundupan dan ilegal di berbagai wilayah perbatasan sepanjang kuartal pertama.

Khusus untuk klaster penindakan rokok ilegal, Bea Cukai tercatat berhasil menyita hingga 684 juta batang rokok per April 2026, atau melonjak tajam sebesar 125,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Sementara itu, untuk penindakan penyelundupan narkotika, otoritas kepabeanan berhasil melakukan intersep sebanyak 522 kali atau tumbuh 10,8 persen yoy. (*) 

Sumber: iNews