HEADLINE
Tinjau Lokasi Terdampak Banjir, Gubernur Mahyeldi Instruksikan Pengerahan Alat Berat    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Tinjau Lokasi Terdampak Banjir, Gubernur Mahyeldi Instruksikan Pengerahan Alat Berat
Alat berat untuk memulihkan aliran Sungai yang sudah berubah jalur akibat derasnya arus, sehingga akses jalan yang sempat terputus dapat kembali difungsikan. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bergerak cepat melakukan peninjauan ke lokasi banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Padang. Salah satu titik lokasi terdampak yang dikunjungi Gubernur adalah kawasan Guo, RT 001/RW VI, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi memastikan Pemprov Sumbar melalui Dinas Bina Konstruksi dan Sumber Daya Air (PSDA) segera mengerahkan alat berat untuk memulihkan aliran Sungai yang sudah berubah jalur akibat derasnya arus, sehingga akses jalan yang sempat terputus dapat kembali difungsikan.

Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Mahyeldi melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang terdampak serta aliran sungai yang meluap hingga melintasi badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Hari ini kami turun langsung memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin. Dinas PSDA sudah saya instruksikan segera mengerahkan alat berat untuk mengembalikan aliran sungai ke jalur semula sehingga potensi banjir susulan dapat diminimalkan dan akses masyarakat segera pulih,” ujar Mahyeldi saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana di Kota Padang, Selasa (4/8/2026)

Selain pengerahan alat berat, Mahyeldi juga menginstruksikan seluruh OPD terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial telah diterjunkan ke lapangan untuk menangani dampak bencana, mendata kerusakan, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

“Saya sudah meminta seluruh OPD terkait bergerak cepat. Penanganan harus dilakukan secara terpadu agar masyarakat dapat segera mendapatkan bantuan dan dampak bencana tidak semakin meluas,” katanya.

Berdasarkan data sementara, terdapat sedikitnya 15 titik banjir di Kota Padang. Sementara itu, bencana serupa juga mulai terjadi di sejumlah daerah lain di Sumbar, termasuk Kabupaten Agam.

Mahyeldi mengatakan pemerintah akan terus memantau perkembangan cuaca menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan.

“Karena potensi hujan masih cukup tinggi, kami mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berada di bantaran sungai maupun kawasan rawan longsor,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi arus sungai atau genangan dengan debit air yang tinggi demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan.

“Apabila menemukan arus yang deras, jangan memaksakan diri menyeberang. Utamakan keselamatan dengan mencari tempat yang lebih aman sampai kondisi benar-benar memungkinkan,” tegasnya.

Meski banjir terjadi di sejumlah wilayah, Mahyeldi menjelaskan Pemprov Sumbar belum menetapkan status siaga darurat karena kondisi masih dapat ditangani melalui koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Saat ini yang paling penting adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan kebutuhan dasarnya terpenuhi secepatnya serta seluruh proses penanganan berjalan dengan baik,” katanya.

Di lokasi yang dikunjungi, sekitar 30 rumah dilaporkan terdampak banjir. Sebagian warga untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat sambil menunggu kondisi kembali normal.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Mahyeldi juga menyerahkan bantuan logistik berupa kasur, selimut, makanan siap saji, serta paket kebutuhan pokok yang terdiri atas beras, minyak goreng, dan sarden.

Pemprov Sumbar juga akan terus melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk memperoleh data akurat tentang dampak yang ditimbulkan, seperti jumlah kerusakan rumah, infrastruktur, dan fasilitas umum sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan dalam penanganan serta pemulihan pascabencana. (adpsb/cen/bud)

Wawako Maigus Nasir Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Kalawi    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Wawako Maigus Nasir Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Kalawi
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau rencana pembangunan Jembatan Kalawi. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau rencana pembangunan Jembatan Kalawi di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Rabu (5/8/2026).

Peninjauan ini merupakan rangkaian Reses Perseorangan Masa Sidang V Tahun Sidang 2026/2027 Zigo Rolanda. Selain meninjau lokasi Jembatan Kalawi, rombongan juga melihat rencana rehabilitasi Irigasi Gunung Nago, Daerah Irigasi Koto Tuo, serta SDN 10 Lambung Bukit di Kecamatan Pauh yang terdampak banjir pada Senin (3/8/2026).

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada Zigo Rolanda yang konsisten memperjuangkan kebutuhan infrastruktur Kota Padang di tingkat pusat. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan berbagai fasilitas umum yang rusak akibat bencana banjir besar pada akhir 2025.

"Melalui dukungan Bapak Zigo, kami berharap percepatan pembangunan pascabanjir dapat segera terealisasi, termasuk penanganan sembilan jembatan yang rusak, perbaikan jalan, normalisasi sungai, hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) yang lahannya telah disiapkan pemerintah," katanya. 

Maigus juga mengapresiasi masyarakat yang telah menghibahkan sebagian lahannya demi mendukung pembangunan Jembatan Kalawi. Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting agar proyek strategis tersebut dapat segera diwujudkan.

"Terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya. Jembatan ini sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat sekaligus menuju Kampus Universitas Andalas," ungkapnya. 

Sementara itu, Zigo Rolanda menegaskan pembangunan Jembatan Kalawi terus dikawal hingga memasuki tahap konstruksi. Proyek senilai sekitar Rp25,4 miliar tersebut menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur pascabanjir di Kota Padang.

"Pembangunan jembatan ini akan terus kami kawal sampai benar-benar terealisasi karena menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Sementara untuk rehabilitasi Irigasi Gunung Nago dan Irigasi Koto Tuo juga dijadwalkan mulai dikerjakan pada Agustus," tegasnya. 

Peninjauan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Iqra Chissa, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, serta sejumlah anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Pers dan Polda Sumbar Perkuat Sinergi, Ketua PWI: Siap Jaga Kamtibmas Lewat Fungsi Kontrol Sosial    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Pers dan Polda Sumbar Perkuat Sinergi, Ketua PWI: Siap Jaga Kamtibmas Lewat Fungsi Kontrol Sosial
Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, pada kegiatan "Duduak Basamo Kapolda jo Insan Pers se-Sumatera Barat" yang digelar di salah satu restoran di Kota Padang, Rabu (5/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Polda Sumbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pelaksanaan fungsi pers yang profesional dan bertanggung jawab.

Penegasan itu disampaikan Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, pada kegiatan "Duduak Basamo Kapolda jo Insan Pers se-Sumatera Barat" yang digelar di salah satu restoran di Kota Padang, Rabu (5/8/2026).

Menurut Widya, hubungan yang baik antara pers dan kepolisian menjadi modal penting dalam menciptakan situasi daerah yang aman, damai, dan kondusif.

Dia menegaskan, wartawan bukan hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai amanat Undang-Undang Pers. Karena itu, PWI Sumbar siap menjadi mitra strategis Polda Sumbar dengan tetap menjalankan tugas jurnalistik secara independen dan profesional.

"Pers memiliki fungsi kontrol sosial, sedangkan kepolisian bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan menjalankan tugas masing-masing secara profesional, kita dapat bersama-sama menjaga situasi Sumbar tetap aman dan kondusif," ujar Wakil Pemimpin Redaksi Harian Singgalang tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai fondasi membangun kepercayaan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan media akan menghasilkan informasi yang akurat sekaligus menangkal penyebaran hoaks yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Pada kesempatan itu, Widya Navies turut menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., yang resmi menjabat sebagai Kapolda Sumbar sejak Juli 2026.

Dia berharap kepemimpinan mantan Kapolda Kalimantan Utara tersebut semakin memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers di Ranah Minang. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai organisasi wartawan, para pemimpin redaksi media cetak, televisi, radio, serta media siber di Sumatera Barat. 

Dari jajaran PWI Sumbar selain dihadiri Ketua PWI, Widya Navies juga terlihat hadir, Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP), Zul Effendi, Sekretaris PWI Firdaus Abie, anggota (DKP) PWI Edi Jarot, Wakil Bendahara Guspa Chaniago, Sekretaris SIWO Andri Besman.

Sementara dari Polda Sumbar tampak hadir Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., beserta para pejabat utama Polda Sumbar.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Kapolda Sumbar menegaskan pihaknya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan insan pers. 

Bahkan, ia menyatakan siap menerima kritik yang konstruktif sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara Polri dan media akan menjadi kekuatan penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan di Sumatera Barat.(Ab)

Wali Kota Ramadhani: Pidato Adat Tak Boleh Punah, Harus Tetap Hidup dan Relevan di Zaman    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Wali Kota Ramadhani: Pidato Adat Tak Boleh Punah, Harus Tetap Hidup dan Relevan di Zaman
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., saat menghadiri kegiatan Arisan Panggung Pidato Adat di kawasan Ulu Aia Banda Panduang, Rabu (5/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menjaga jati diri dan kekayaan budaya leluhur menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Solok. Hal ini ditegaskan langsung Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., saat menghadiri kegiatan Arisan Panggung Pidato Adat di kawasan Ulu Aia Banda Panduang, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus upaya nyata melestarikan tradisi luhur masyarakat Minangkabau. 

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Solok, Ketua LKAAM Kota Solok, jajaran Dinas Pendidikan, Camat Lubuk Sikarah, Lurah Tanah Garam, hingga para pembina dan guru pidato adat se-Kota Solok.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa pidato adat bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan aset berharga yang mengandung nilai karakter, etika, dan kearifan lokal. 

Oleh karena itu, tradisi ini tidak cukup hanya dipertahankan, melainkan harus terus dikembangkan agar tetap hidup dan relevan beriringan dengan perkembangan zaman.

“Pidato adat adalah kekayaan budaya yang harus kita jaga dan kembangkan. Ini bukan sekadar kenangan leluhur, melainkan sarana kita tanamkan nilai etika dan karakter kepada generasi muda,” ujarnya.

Sebagai bukti komitmen nyata, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pendidikan senantiasa melakukan pembinaan, perlindungan, dan pengembangan terhadap Panggung Pidato Adat.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan tradisi, sekaligus mendorong anak muda untuk semakin mencintai dan memahami budaya sendiri.

Pemerintah daerah pun berharap, ke depannya pidato adat semakin berkembang pesat, digemari generasi muda, dan tetap menjadi tiang penyangga yang menjaga jati diri serta nilai-nilai luhur budaya di tengah masyarakat Kota Solok.(80)

Penguatan Relawan Gerakan Kebijakan Pancasila Bersama BPIP di Pariaman    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Penguatan Relawan Gerakan Kebijakan Pancasila Bersama BPIP di Pariaman
Wali Kota Pariaman, Yota Balad menghadiri acara penguatan relawan gerakan kebijakan Pancasila. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad menghadiri acara penguatan relawan gerakan kebijakan Pancasila yang diselenggarakan bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Anggota DPR RI, Arisal Aziz di aula STIT-SB Pariaman, Rabu (4/8).

Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman Yota Balad menjelaskan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menekankan kembali esensi nilai-nilai luhur Pancasila di tengah masyarakat.

Khususnya bagi generasi muda dan para relawan di Kota Pariaman.

“Pancasila bukan sekadar falsafah atau dokumen historis, melainkan ideologi hidup (living ideology) yang menjadi panduan dalam berbangsa dan bernegara. 

Di ranah pemerintahan daerah, Pancasila harus mewujud dalam setiap helai kebijakan public, mulai dari pembangunan ekonomi, pelayanan sosial, hingga pemeliharaan ketertiban umum,” ujarnya.

Kota Pariaman, dengan falsafah adatnya "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah", sejatinya memiliki keharmonisan yang sangat erat dengan nilai-nilai Pancasila. 

Sikap gotong royong, musyawarah untuk mufakat, serta toleransi yang terjaga di tengah masyarakat merupakan modal sosial yang selaras dengan Sila-Sila Pancasila.(wi/fad/at)

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
– Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat reformasi birokrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sumbar.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).

Rektor IPDN, Halilul Khairi mengatakan pihaknya menilai Mahyeldi berhasil menunjukkan kepemimpinan yang mampu menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan semakin dipercaya masyarakat melalui berbagai terobosan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tercermin dari kemampuan Pemprov Sumbar dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk penanganan kebencanaan yang membutuhkan kepemimpinan yang cepat, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Beliau telah menunjukkan kepemimpinan yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik. Karena itu, kami bangga mengangkat beliau sebagai Alumni Kehormatan IPDN,” ujar Halilul Khairi

Ia juga mengapresiasi kontribusi para alumni APDN, STPDN, dan IPDN yang saat ini mengemban berbagai jabatan strategis dan terus berkontribusi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemprov Sumbar.

Menanggapi penghargaan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa Kartika Pamong Praja Madya bukanlah penghargaan untuk dirinya semata, melainkan hasil kerja bersama seluruh aparatur pemerintah, pemerintah kabupaten dan kota, para alumni IPDN, serta dukungan masyarakat Sumbar.

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi. Ini adalah hasil kerja keras seluruh aparatur pemerintah, pemerintah kabupaten dan kota, para alumni IPDN, serta seluruh masyarakat Sumatera Barat. Karena itu, penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi dirinya dan Pemprov Sumbar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia menegaskan, keberhasilan pemerintah tidak diukur dari besarnya anggaran ataupun banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Aparatur adalah wajah negara. Tugasnya bukan sekadar menjalankan aturan, tetapi menghadirkan solusi, mendengar aspirasi masyarakat, serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkeadilan,” tegasnya.

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

Mahyeldi menambahkan, penghargaan tersebut sekaligus menjadi amanah bagi dirinya untuk terus memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus terus dijaga melalui kinerja yang nyata dan pelayanan yang semakin berkualitas.

Sebelum mengikuti prosesi penganugerahan, Mahyeldi juga memberikan pembekalan kepada Praja IPDN asal Sumbar. 

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para calon pamong membangun kepemimpinan yang berintegritas, profesional, serta menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai orientasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan di masa depan.

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

Prosesi penganugerahan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan IPDN beserta ribuan praja IPDN, Ketua IKAPTK Provinsi Sumbar Martias Wanto, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Jasman Rizal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zakri, bersama sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya menjadi pengakuan atas komitmen Gubernur Sumbar dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Penghargaan ini sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, serta mampu menjawab harapan masyarakat. (adpsb/bud)

Pembukaan Porprov 2026 Berpadu Solok Barlek Gadang, Wali Kota: Gelar Seni Hingga Artis Ibu Kota Siap Guncang Kota Solok    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Pembukaan Porprov 2026 Berpadu Solok Barlek Gadang, Wali Kota: Gelar Seni Hingga Artis Ibu Kota Siap Guncang Kota Solok
Kota Solok dipastikan siap menjadi tuan rumah pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat Tahun 2026 yang diagendakan digelar pada tanggal 2 Oktober mendatang. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kabar gembira sekaligus kebanggaan bagi seluruh warga. Kota Solok dipastikan siap menjadi tuan rumah pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat Tahun 2026 yang diagendakan digelar pada tanggal 2 Oktober mendatang. 

Momen bersejarah ini akan disatukan dengan pelaksanaan Solok Barlek Gadang, ajang unggulan pariwisata daerah yang selalu dinanti antusiasme masyarakat.

Media ini saat diskusi dengan Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., Rabu (5/8/2026)menyampaikan hal ini sekaligus mengungkapkan kesiapan menyambut rangkaian acara besar tersebut. 

Bahkan, dalam perhelatan akbar ini, pihaknya menyiapkan kejutan istimewa dengan menghadirkan penampilan artis ternama dari Ibu Kota untuk memeriahkan suasana.

“Kita tidak hanya menghadirkan semangat olahraga, tetapi juga memadukannya dengan pesona budaya dan hiburan. Nanti kita undang artis dari Jakarta, agar kemeriahan acara ini terasa lebih besar dan dikenal luas oleh masyarakat luar,” ujar Wali Kota.

Lebih dari sekadar pesta perayaan, Ramadhani Kirana Putra menekankan bahwa kehadiran ribuan atlet, ofisial, serta pengunjung dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat akan membawa dampak positif yang nyata bagi roda perekonomian warga kota Solok.

“Kehadiran para atlet dan tamu undangan ini tentu akan mendongkrak omzet para pedagang, pelaku usaha kuliner, dan UMKM lokal. Kunjungan orang ke Kota Solok dipastikan meningkat tajam. Sektor akomodasi pun akan merasakan dampaknya, di mana hotel hingga penginapan rumahan atau homestay dipastikan penuh sesak menyambut kedatangan tamu kita,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara ajang olahraga terbesar tingkat provinsi dengan festival pariwisata andalan ini diharapkan mampu memperkenalkan potensi Kota Solok lebih luas lagi, sekaligus menjadi berkah ekonomi yang dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.(80))