HEADLINE
Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”
Vanya Wijaya ajak generasi muda ikut lomba nyanyi tingkat nasional Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I. (Fodok. Istimewa)

BENTENGSUMBAR.COM
- Dunia hiburan Tanah Air kembali menghadirkan gebrakan segar lewat Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I, sebuah kompetisi menyanyi online tingkat nasional yang mengangkat kekuatan karya lokal ke panggung yang lebih luas. Album Bumi Kanjuruhan milik Vanya Wijaya menjadi inspirasi utama ajang tersebut, membawa nuansa alam, budaya, dan spiritualitas khas Malang ke dalam pengalaman musikal yang penuh emosi. Peserta sudah dapat mengirimkan video penampilan lagu bebas mulai 1 Mei hingga sebelum 31 Mei 2026 melalui WhatsApp 081532750907.

Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I menghadirkan dua kategori usia, yakni 10–15 tahun dan 16–20 tahun, dengan Grand Final Season I dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026. Ajang tersebut digagas oleh Senada Digital Records yang berkolaborasi bersama GSI Records. Format daring menjadi strategi utama untuk menjangkau talenta lintas daerah hingga mancanegara, sekaligus membuka peluang setara bagi penyanyi muda tanpa batas geografis.

Sebagai pusat inspirasi lomba, album Bumi Kanjuruhan tidak hanya menyuguhkan lagu, tetapi juga perjalanan batin yang kuat. Vanya Wijaya kepada awak media pada Sabtu (2/5/2026) mengatakan bahwa proses penghayatan lagu dilakukan melalui riset visual dan emosional terhadap lanskap Gunung Bromo, Tengger, Semeru, hingga Gunung Kawi. Pendalaman tersebut membentuk karakter vokal yang tidak sekadar teknis, tetapi juga menghadirkan “jiwa” dalam setiap nada.

“Prosesnya seru banget! Sebelum mulai menyanyi, aku banyak baca cerita dan melihat foto-foto maupun video-video keindahan tempat-tempat tersebut. Aku mencoba merasakan seolah-olah aku sedang berdiri di puncak Semeru yang gagah atau merasakan kabut di Bromo,” ujar Vanya.

Lagu “Tanah Tiga Penjaga” menjadi salah satu tantangan utama dalam kompetisi karena menuntut keseimbangan antara kekuatan vokal dan emosi. Pendekatan tersebut menuntut kejujuran interpretasi agar pendengar benar-benar merasakan keindahan alam yang diangkat dalam lagu.

Vanya Wijaya menjelaskan pentingnya kontrol dinamika agar pesan tetap tersampaikan. “Aku harus mengatur tenaga suaraku, kapan harus meledak semangat dan kapan harus lembut. Kalau terlalu semangat nanti jadi berisik, kalau terlalu lembut nanti pesannya nggak sampai.”

Berbeda dengan energi besar “Tanah Tiga Penjaga”, lagu “Puisi Sunyi Gunung Kawi” menghadirkan suasana kontemplatif yang menuntut teknik vokal lebih halus. Vanya Wijaya menuturkan bahwa pendekatan dilakukan dengan napas lembut layaknya seseorang yang sedang merenung. Perbedaan pendekatan tersebut menjadi bukti luasnya spektrum musikal dalam album tersebut.

“Aku lebih banyak pakai teknik napas yang halus banget, seperti orang yang sedang curhat atau merenung sendirian di tempat yang sepi,” jelas Vanya. 

Dalam konteks kompetisi, tantangan terbesar bagi peserta bukan hanya teknik, melainkan kemampuan menghadirkan rasa. Vanya Wijaya menegaskan bahwa juri akan mencari interpretasi paling jujur terhadap makna lagu. Peserta dituntut memahami setiap lirik agar mampu menyampaikan emosi secara utuh, bukan sekadar menunjukkan kemampuan vokal tinggi.

Dari sisi produksi, Denny Wijaya yang berperan sebagai produser, penyelenggara, sekaligus pelaksana teknis menekankan keseimbangan antara visi artistik dan sistem digital. Sistem kurasi dirancang presisi agar kualitas audio-visual tetap terjaga meskipun seluruh proses berlangsung secara daring.

“Menyeimbangkan aspek kreatif dan teknis adalah tantangan sekaligus peluang. Sebagai produser, fokus saya adalah menjaga ‘ruh’ dari album Bumi Kanjuruhan agar tetap terasa dalam setiap penampilan peserta,” ungkap Denny.

Pendekatan digital tersebut juga menghadirkan inovasi berupa konsep Universal Access yang memungkinkan partisipasi luas tanpa batas wilayah. Denny Wijaya menyebut bahwa teknologi menjadi jembatan untuk menghadirkan interaksi kreatif yang tetap hangat antara peserta dan juri. Format tersebut sekaligus membuka peluang bagi talenta Indonesia untuk menunjukkan kualitas di panggung global melalui medium digital.

Di balik kekuatan narasi album, Rulli Aryanto sebagai penulis lagu dan produser menekankan pentingnya riset mendalam terhadap sejarah dan budaya Malang Raya. Pendekatan tersebut dipadukan dengan kemasan modern agar dapat diterima oleh berbagai kalangan.

“Riset pasti, banyak baca tentang sejarah Malang Raya dan Kanjuruhan. Tidak semua bisa kita angkat, tapi paling tidak poin besarnya bisa disampaikan dalam enam lagu tentang budaya, kekayaan alam, tradisi, dan nilai-nilai di dalamnya,” jelas Rulli.

Inspirasi utama dalam lagu-lagu seperti “Tanah Tiga Penjaga” dan “Puisi Sunyi Gunung Kawi” juga berakar pada kekuatan simbolik gunung-gunung legendaris Indonesia. Rulli Aryanto menyoroti nilai gotong royong, toleransi, dan penghormatan terhadap alam sebagai identitas bangsa. Harapan besar pun disematkan pada para peserta agar mampu mengekspresikan karya secara bebas namun tetap berada dalam koridor yang tepat, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Melalui Jiwantara Kanjuruhan 2026, musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium pengantar cerita lokal ke audiens global. Vanya Wijaya menggambarkan musik sebagai “surat cinta” dari Kanjuruhan untuk dunia, yang mampu memancing rasa ingin tahu lintas negara terhadap keindahan Indonesia. Ajang tersebut membuka jalan bagi generasi muda untuk tidak hanya bernyanyi, tetapi juga menjadi duta budaya melalui suara dan interpretasi mereka.

Materi lagu untuk lomba menyanyi Jiwantara Kanjuruhan 2026 tersedia melalui tautan berikut: https://youtube.com/playlist?list=PLJUTfoaqTYqOuZ7_upnvZbNIw5gBO2Z0i&si=YViJjXsn6y_gGEdN

Laporan: Muhammad Fadhli

Viral Isu Menteri Pariwisata Menggunakan Sepatu di Masjid, Pemprov Sumbar Pastikan itu Tidak Benar    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Viral Isu Menteri Pariwisata Menggunakan Sepatu di Masjid, Pemprov Sumbar Pastikan itu Tidak Benar
Dalam unggahan tersebut dikatakan, Menteri Pariwisata mengenakan sepatu di dalam masjid. Pemprov Sumbar pastikan informasi tersebut tidak benar. (Foto/Adpim Sumbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, ke Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi pada 29 April 2026. 

Dalam unggahan tersebut dikatakan, Menteri Pariwisata mengenakan sepatu di dalam masjid. Pemprov Sumbar pastikan informasi tersebut tidak benar.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sumbar, Nolly Eka Mardianto menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan kesalahpahaman dan tidak sesuai fakta di lapangan. 

Ia menyampaikan, dirinya turut mendampingi langsung rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri Pariwisata selama berada di Sumbar, termasuk saat berkegiatan di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi.

“Saya menjadi bagian dari rombongan yang hadir dan menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Tidak benar Ibu Menteri memakai sepatu di dalam masjid, yang digunakannya adalah kaos kaki,” tegas Nolly di Padang, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Nolly, potongan video yang beredar luas di berbagai platform media sosial telah menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. 

Dalam video tersebut, Menteri Pariwisata tampak berjalan di atas karpet masjid menggunakan kaos kaki bukan sepatu, bentuknya saja yang mungkin menyerupai sepatu jika dilihat sekilas.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kunjungan Menteri Pariwisata di Sumbar, khususnya saat berada di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, berlangsung dengan penuh penghormatan terhadap nilai, etika, dan adab yang dijunjung tinggi masyarakat Minangkabau.

“Ibu Menteri beserta seluruh jajaran telah menjalankan tata krama yang sesuai. Perlu kami luruskan kembali bahwa tidak ada penggunaan sepatu di dalam masjid sebagaimana yang disampaikan dalam sejumlah narasi tidak akurat yang beredar luas di media sosial,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nolly menyayangkan maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi di ruang publik. 

Ia menilai, penyebaran hoaks dan fitnah tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Perbedaan persepsi mungkin saja terjadi, namun menyebarkan informasi yang tidak benar dan menggiring opini ke arah negatif tentu bukan hal yang bijak, apalagi jika berpotensi menimbulkan perpecahan,” jelasnya.

Untuk itu, Pemprov Sumbar mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, dengan selalu mengedepankan verifikasi serta mengutamakan fakta di atas asumsi.

“Mari kita bersama-sama menjaga ruang publik yang sehat dengan informasi yang benar dan bertanggung jawab,” pungkas Nolly. (adpsb/bud)

Mengaggumi Para Pejuang Pariwisata Hijau di Indonesia: Sabarata Bangun The Man Behinds The Biggest Ecobricks in The World!    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Mengaggumi Para Pejuang Pariwisata Hijau di Indonesia: Sabarata Bangun The Man Behinds The Biggest Ecobricks in The World!
Ridwan Tulus dan teman-teman. (Foto/Ridwan Tulus). 

SEMENJAK
tahun 2009 saya mendapat ujian hidup yang sangat luar biasa. Kalau secara medik dokter syaraf terkemuka diPadang bilang ada penyumbatan diotak kanan setelah melihat hasil scan dan MRI. 

Dan harus dioperasi tapi saya tidak melakukannya. Karena menurut dokter tersebut walaupun dioperasi hasilnya masih fifty fifty.

Tapi lucunya sebelum saya mengalami penyakit ini sudah ada 2 orang besar yang sudah memprediksi saya bakalan mendapat ujian seperti ini. Dan saya tak perlu menyebut orang yang luar biasa tersebut disini.

Semenjak 2009 saya mengalami perjalanan hidup yang aneh. Dunia saya terbalik. Apa yang saya suka sebelumnya menjadi tidak suka. 

Seperti berbisnis..walaupun sudah mempunyai kantor cabang di Inggris dan Amerika tapi pada saat itu saya tidak ada keinginan berbisnis lagi. 

Bahkan sudah tidak mempedulikannya. Kantor saya disalah satu hotel ternama dikota Padang saya biarkan kosong begitu saja.

Mendengar musik adalah pantangan buat saya pada saat itu padahal semenjak Sma saya sudah hidup dari musik dan nyanyi. Saya jadi penyanyi di pub dan hotel semenjak Sma.

Semenjak saat itu saya bisa tiba - tiba "hang" atau hilang ingatan. Dan menimpa saya 10 sampai 15 kali setiap hari. 

Makanya semenjak itu istri saya tidak membolehkan lagi menyetir mobil karena pernah beberapa kali saya tiba - tiba pingsan sedang mengendarai mobil. 

Dan itu berlangsung cukup bahkan sampai saat menulis buku ini walaupun lebih ringan dan tidak berpengaruh besar lagi. Yang parah itu sekitar 5 tahunan walaupun saya merasa tidak sampai sebulan.

Sekitar 3 tahun lebih saya betul - betul sibuk dengan dunia saya sendiri. Sudah tidak mempedulikan lagi bisnis bahkan keluarga. 

Saya hanya sibuk dengan dunia sendiri dan tidak lagi bergaul dan nongkrong seperti kebiasaan saya sebelumnya. Jangankan media social, hppun kadang saya tidak mau menggunakannya.

Untunglah saya punya istri dan keluarga yang luar biasa yang mau berkorban untuk saya. Akhirnya sang istri mulai mengambil alih perusahan dan berusaha menjalannnya semampunya karena masih ada juga permintaan bisnis yang harus dikerjakan. 

Dia melakukannya dengan team - team saya yang masih tetap setia.

Sekitar tahun 2012 saya mulai merasa sadar setelah melihat perjuangan yang dilakukan oleh istri saya dalam menghidupi keluarga.

Dia bahkan rela menjual seluruh aset yang kami punya demi bertahan hidup. Dan lucunya saya merasakan kejadian yang menimpa saya tidak sampai sebulan ternyata sudah bertahun!

Ketika mulai agak sadar saya mulai akrab kembali dengan hp dan media sosial seperti facebook dan lainnya. 

Tapi dampak yang cukup hebat dari penyakit yang saya alami saya banyak lupa masa lalu!

Akhirnya setelah membaca dan bergaul lagi khususnya dimedia sosial saya mulai banyak mengaggumi tokoh - tokoh muda didunia kepariwisataan Indonesia yang bermain di niche tourism market atau wisata minat khusus dan lebih khusus lagi di pariwisata hijau atau Green Tourism. 

Dan yang lebih luar biasa lagi mereka dengan aksinya bisa menyelamatkan lingkungan didaerahnya!

Sabarata Bangun..dari Porter  menjadi Tour Leader

Dan ketika mulai aktif dimedia sosial dan mulai meng update status tiba - tiba Sabarata menelpon saya dengan semangatnya " Bang apa kabar bang? Sudah sehat bang? ". " Alhamdulillah Bar sudah sehat." jawab  saya senang. Tapi saat mendengar bahwa saya sudah sehat tiba - tiba dia berkata " Gini bang...aku perlu uang...tak banyaknya bang..cuma 20 juta !" dengan logat Bataknya. 

Saya kaget juga ketika mendapat permintaan tersebut karena dari status yang saya ikuti tentang dia sudah sangat sukses dibanding pertemuan awal dengan saya.

Tapi Alhamdulillah semenjak saya sakit saya menjadi lebih tenang dan tidak cepat emosi. Saya komfirmasikan kepada dia untuk apa uang cuma sebanyak karena yang saya lihat sepertinya sudah sukses dibanding awal pertemuan dengan saya pertama kali. 

Saya lihat program - program wisata yang digarapnya khususnya untuk Leuser National Park dan beberapa destinasi di Sumatera Utara sudah mendatangkan banyak tamu khususnya overseas market. Dan bahkan dia sudah dipercaya top - top operator dari Amerika dan Eropah. 

Dan dia menjelaskan " begini bang...kita kan sudah punya punya green camp disini dan beberapa penginapan tapi belum layak jual bang. 

Pas mendengar "Kita" saya langsung komfirmasikan lagi ke dia. "Kita maksud kau apa Bar?". Mendengar itu Sabar dengan sedikit emosi langsung menjelaskan. " bang..abang punya akomodasi ditanah yang abang beli dulu disini tapi belum layak jual karena MCKnya belum ada !". 

Lalu dia menjelaskan bahwa saya dulu pernah membeli tanah dilokasi yang sangat bagus dipinggiran sungai dikawasan Bukit Lawang atas permintaan Sabar karena dia ingin memiliki green resort sendiri bersama. Dan dia mengatakan bahwa saya sudah membeli tanah yang cukup luas dan dia mengatakan bahwa itu milik saya sepenuhnya walaupun atas nama dia karena kami membeli ala kampung dan semua surat pembeliaannya masih dipegang sama dia. 

Saya karena tidak ingat sama sekali dan tak merasa memiliki sama sekali saya serahkan saja semuanya ke dia untuk menjadi miliknya sendiri. 

Dan dia sangat marah dan mengatakan bahwa tenpat tersebut sepenuhnya punya saya dan dia tidak berhak untuk memilikinya walaupun surat - suratnya ada pada dia.

Dan bahkan dia menyarankan untuk menjualnya saja karena sudah ada yang menawar lokasi tersebut dengan harga yang cukup tinggi dan dia sangat tahu tentang kondisi keuangan saya karena dia selalu berkomunikasi dengan istri saya. 

Bahkan ternyata dia sering menelpon dan memantau saya cuma saya saja yang tidak ingat

Mendengar hal itu dan kejujurannya yang luar biasa akhirnya saya buat suatu kesepakatan dengan dia.

Pokoknya apapun aset disana dia memiliki 60% dan saya 40% dan saya ingatkan kepada dia untuk tidak menolaknya. 

Walaupun sampai sekarang saya masih menganggap itu bukan punya saya!

Perkenalan pertama dengan Sabar yang membuat saya respek.

Pertama kali saya ke Bukit Lawang sekitar awal 2000an karena ada permintaan trip dari kantor cabang saya di Inggris.

Dan saya datang 3 hari lebih awal untuk sekaligus survey dan menyiapkan segala sesuatunya untuk trip ekspedisi Orangutan sekitar 5 hari di Bukit Lawang dan kawasan hutan Leuser National Park. 

Dan waktu itu kita sudah mempunyai team yang lengkap mulai dari tour guide, pemandu lokal, porter serta cheft karena sekitar 3 hari kita akan camping dihutan.

Waktu saya ngopi santai sendiri setelah survey seharian direstoran Ecolodge seorang pemuda lokal menghampiri saya sambil memperkenalkan dirinya Sabarata Bangun. Dan saya langsung mengajak dia untuk menemani saya minum kopi.

Setelah akrab dia menjelaskan bahwa dia seorang pemandu lokal dan tertarik untuk ikut serta dengan trip saya walaupun bahasa Inggrisnya baru sekedar bahasa greeting. 

Tapi waktu itu saya menolaknya dan mengatakan bahwa team saya sudah lengkap. Tapi dia terus memohon sambil mengatakan dia dipakai sebagai porterpun tidak apa dan bahkan rela tidak dibayar karena dia ingin belajar. 

Mendengar ingin belajar dan kegigihannya saya justru sangat suka dengan dia dan mempersilahkan dia ikut dengan trip saya. 

Saya menjelaskan trip itu berikut hak dan kewajibannya secara detail dan dia begitu senang sekali walaupun dilibatkan sebagai porter.

Dan ketika trip berjalan Sabar betul - betul melaksanakan segala tugasnya dengan sangat baik. 

Walaupun bahasa Inggrisnya masih sangat minim tapi ketika tamu meminta tolong atau menyuruh dia dia seperti tahu apa yang diinginkan tamu. 

Dan tamu sangat terhibur sekali dengan dia karena gaya dan aksinya ditengah hutan membawa suasana riang. 

Ada saja candaanya yang menbuat suasana satu sama lain menjadi akrab. Dan dia betul - betul sangat membantu sekali

Dia juga membantu memasak dan keperluan lainnya. Saya betul - betul suka melihat dia karena dia betul - betul bekerja dengan hati!

Bahkan ketika trip berakhir dia mendapat tip yang sangat besar dari tamu. Dan sayapun disamping honor memberikan tambahan bonus juga karena trip pertama kami disana sangat sukses dan tamu sangat senang sekali dengan trip ini.

Dan sayapun mengundang dia khusus untuk menemani saya makan malam karena ingin tahu lebih banyak tentang dia.

Dan sayapun memulai pembicaraan serius setelah makan. Dan sayapun langsung menawarkan kepada dia untuk bekerjasama lebih baik lagi dengan dia karena saya melihat banyak keahlian yang masih tersimpan didirinya. 

Dan diapun sangat senang menerima apalagi saya tidak peduli ketika dia mengatakan bahwa ijazah sd pun dia tidak punya. Saya betul - betul tidak peduli dengan ijazahnya karena saya melihat potensi lain dari dirinya. Terutama kejujuran dan keterus - terangannya!

Tantangan Pertama ; Bahasa Inggris!

Dan sayapun memberi tantangan pertama kepada dia untuk menguasai bahasa Inggris dalam waktu 6 bulan. 

Dan saya membayar guide disana yang sudah fasih berbahasa Inggris untuk melatih dia berbahasa Inggris conversation tentang pariwisata disana setiap hari. 

Dan saya ingatkan kepada dia bahwa kalau dia tidak menguasainya dalam waktu 6 bulan program kerjasama saya dengan saya akan berakhir! Dan diapun menerima tantangan tersebut dengan senang.

Semenjak kedatangan saya pertama ke Bukit Lawang selanjutnya hampir saya tiap bulan kesana karena trip series bulanan kami jual dengan cabang saya di Inggris selalu fullybooked

Dan Sabar yang saya lihat selalu menampakan improvement yang luar biasa saya tidak melibatkan beliau menjadi porter bahkan saya mulai latih dia khusus untuk mengatur segala keperluan perjalanan kami disana. Dia sudah mulai agak lancar berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Dan kagetnya belum 4 bulan masa perkenalan saya dengan dia dan waktu direstoran Echolodge saya melihat dia asik berbicara dengan seseorang dengan bahasa Spanyol. Wow. Impresonante!

Dia mengatakan pada saya bahwa dia juga mulai mempelajari bahasa Spanyol karena disana banyak sekali tamu dari Spanyol tapi tak ada satupun guide disana yang bisa. Saya betul - betul merasa senang melihat perkembangannya dan kejeliannya dalam melihat peluang.

Tantangan ke 2 : Kuasai Leuser National Park!

Setelah saya melihat dia bisa menguasai bahasa Inggris dalam waktu cepat dari waktu yang ditentukan malah sudah bisa juga menguasai bahasa Spanyol yang saya sendiri tidak bisa saya akhirnya memberi tantangan ke 2 kepada dia.

" Tantangan ke 2 kau Bar...kuasai ini hutan!". Dan dia langsung menyanggah. " Kuasai hutan maksud abang macam mananya" logatnya dalam bahasa Batak.

Lalu saya menjelaskan kepada dia bahwa dia harus menguasai semua yang ada disini mulai dari budaya dan adat istiadat Batak, kearifan lokal, kesenian dan terutama sekali lingkungan. 

Apa flora dan fauna yang ada disana, apa bahasa Inggris dan latinnya, apa kegunaan dan manfaatnya.

Begitu juga ketika trekking dan camping dihutan, dimana tempat yang nyaman untuk makan siang dan penyajiannya yang menarik.

Dan begitu juga ketika menyiapkan tenda dimana lokasinya yang aman dari gangguan binatang buas, bagaimana memadukan sebuah perjalanan dengan aksi lingkungan seperti aksi bersih sungai, aksi penanaman pohon, aksi pengurangan sampah plastik dan hal - hal lainnya dalam merencanakan suatu perjalanan sehingga betul - betul menyenangkan dan menjadi suatu pengalaman menarik yang tidak mudah dilupakan.

Alhamdulillah Sabar yang dulunya seorang porter dan tidak tamat SD sekarang sedang merencanakan membuat sekolah gratis yang terbuat dari tanah liat sesuai keahliannya. 

Dan juga memadukan bangunan dengan bahan ecobrick (botol dan sampah plastik) untuk mengurangi sampah plastik didaerah tersebut.

Dan yang membuat saya menangis malam lebaran kemarin ketika dia menelpon saya " bang aku minta tolong bang!" Tolong apa Bar? Jawab saya heran. " bantulah aku bang...kirim no rekening abang..karena aku ingin juga abang dan keluarga menikmatinya" jawabnya dengan memohon. Terima kasih Sabar...kau betul - betul membuat saya merasa kaya! And thanks for being a Green Friend of Indonesia! (*)

Penulis: Ridwan Tulus, pemerhati pariwisata

Hardiknas 2026, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Lingkungan Pendidikan Harus Memuliakan dan Bebas dari Kekerasan    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Hardiknas 2026, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Lingkungan Pendidikan Harus Memuliakan dan Bebas dari Kekerasan
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (02/05/2026). (Foto/Adpim Sumbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (02/05/2026).

Dalam amanatnya, Gubernur Mahyeldi menyoroti berbagai tantangan dunia pendidikan. Menurutnya, perlu perhatian serius agar lingkungan sekolah menjadi ruang yang aman, nyaman serta bebas dari kekerasan bagi ekosistemnya.

Ia menegaskan peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan arah dan tujuan pendidikan nasional. Ia menekankan bahwa pendidikan sejatinya merupakan proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih, dan berorientasi pada upaya memanusiakan manusia.

“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan potensi terbaik manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti dari pendidikan adalah memuliakan,” tegasnya di hadapan peserta upacara.

Gubernur juga mengingatkan bahwa amanat konstitusi melalui UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, dan membentuk peradaban yang unggul. Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan arah pembangunan nasional dan visi besar Indonesia Emas 2045, ia menyebutkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama. Untuk itu, pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang diusung pemerintah pusat dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Lebih lanjut, Gubernur menaruh perhatian serius terhadap berbagai tantangan dunia pendidikan saat ini. Ia menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan dan gangguan eksternal.

“Kita tidak ingin lagi mendengar adanya kekerasan di lingkungan sekolah, baik yang dilakukan siswa kepada guru maupun sebaliknya. Di Sumatera Barat, hal seperti itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran kepala sekolah dalam membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, dukungan lingkungan menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan di suatu sekolah.

Selain itu, Gubernur menginstruksikan jajaran Dinas Pendidikan untuk memastikan seluruh satuan pendidikan, khususnya SMA, SMK, dan SLB di bawah kewenangan provinsi, berjalan optimal tanpa gangguan. Ia juga menekankan perlunya langkah antisipatif terhadap berbagai potensi penyimpangan yang dapat merusak dunia pendidikan, termasuk penyalahgunaan narkoba dan masuknya pengaruh negatif ke lingkungan sekolah.

“Sekolah harus menjadi ruang yang steril dari perilaku menyimpang dan hal-hal yang dapat merusak generasi muda. Pengawasan harus diperketat, termasuk terhadap pihak-pihak yang masuk dan berkegiatan di lingkungan sekolah,” pesannya.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Gubernur juga menyerahkan penghargaan kepada sekolah dan madrasah dengan strata Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Paripurna tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026. Sekolah yang meraih penghargaan tersebut antara lain, SMPN 1 Tilatang Kamang Kabupaten Agam, MAN Insan Cendekia Padang Pariaman, dan MIN 2 Dharmasraya.

Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar, seluruh unsur Forkopimda Sumbar, Ketua TP PKK Sumbar, serta Ketua BKOW Sumbar. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Ranah Minang.

Menutup arahannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, pendidikan di Sumbar akan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.(adpsb/rmz/bud)

Anggota DPRD Kota Padang Hendrizal Berkomitmen Terus Mengawal Setiap Usulan Masyarakat Lubeg    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Anggota DPRD Kota Padang Hendrizal Berkomitmen Terus Mengawal Setiap Usulan Masyarakat Lubeg
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Dr. Hendrizal, M.Pd., melaksanakan kegiatan reses masa sidang ke II tahun 2025-2026.  (Foto/Mulyadi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Dr. Hendrizal, M.Pd., melaksanakan kegiatan reses masa sidang ke II tahun 2025-2026. 

Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 1 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Reses merupakan agenda penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan ini, Dr. Hendrizal, M.Pd., berinteraksi dengan warga setempat untuk mendengarkan berbagai masukan, keluhan, serta harapan terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Padang.

Turut hadir dalam kegiatan reses tersebut adalah Bapak Ramat Saleh, anggota DPR RI pusat. Kehadiran beliau menambah bobot diskusi dan menjadi jembatan komunikasi antara aspirasi masyarakat di tingkat lokal dengan kebijakan di tingkat nasional.

Dr. Hendrizal, M.Pd., menyampaikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan dalam rapat-rapat di DPRD Kota Padang.

Ia berkomitmen untuk terus mengawal setiap usulan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lubuk Begalung khususnya, dan Kota Padang umumnya.

Kegiatan reses berjalan lancar dan interaktif, diwarnai dengan antusiasme warga yang menyampaikan berbagai isu mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kerakyatan. 

Diharapkan, hasil reses ini dapat menjadi bahan pertimbangan utama dalam perumusan kebijakan yang pro-rakyat.(*)

Wawako Maigus Nasir Ungkap Tiga Fokus Utama dalam Penjajakan Kerja Sama dengan UniKL    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Wawako Maigus Nasir Ungkap Tiga Fokus Utama dalam Penjajakan Kerja Sama dengan UniKL
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyambut kedatangan delegasi Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyambut kedatangan delegasi Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, dalam jamuan makan malam di Kediaman Resmi Wakil Wali Kota, Jumat (1/5/2026).

Program Coordinator International Marketing Office, Ilham Sentosa, didampingi Senior Officer International Marketing Office, Arief Redzuan, serta Senior Lecturer UniKL Business School, Farah Hida Sharin, menjadi bagian dari delegasi UniKL yang hadir. 

Maigus Nasir menilai kunjungan ini sebagai momentum strategis untuk mendorong kemajuan daerah melalui kolaborasi global, khususnya dalam mencetak generasi unggul berdaya saing internasional.

Ia menyebutkan tiga fokus utama dalam penjajakan kerja sama dengan UniKL. Pertama, pengembangan Program Unggulan (Progul) “Padang Juara” untuk memperluas akses pelajar melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Kita ingin anak-anak Kota Padang memiliki mindset global dan siap bersaing. Program ini diharapkan menjadi jembatan menuju pendidikan kelas dunia,” ujarnya.

Kedua, lanjut Maigus, sinergi antara pendidikan dan nilai keagamaan melalui program beasiswa “Ulul Albab” bagi penghafal Alquran. Skema ini selaras dengan Progul “Smart Surau” yang dikembangkan Pemko Padang dalam membangun karakter generasi muda.

“Siswa yang hafal minimal 10 juz Alquran berpeluang mengikuti seleksi beasiswa ke UniKL, dengan syarat tambahan penguasaan bahasa Inggris sebagai bekal studi di luar negeri. Program ini adalah bahagian visi dari UniKL untuk mencetak generasi hafiz yang kompeten sebagai engineer, teknisi pesawat, hingga entrepreneur,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerja sama yang ketiga diarahkan untuk mendukung visi Kota Padang sebagai destinasi wisata tingkat ASEAN melalui penguatan jejaring Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) serta sinergi antarnegara serumpun.

“Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Kota Padang di kancah global sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” tegas Maigus Nasir, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yopi Krislova, dan Kepala Bagian Kerja Sama, OS Damanik.

Sementara itu, Ilham Sentosa menyebut kunjungan ini sebagai balasan atas lawatan Pemko Padang beberapa bulan lalu.

"Kami menyambut baik penjajakan kerja sama dengan Pemko Padang dan berharap rencana ini segera terealisasi secara optimal. Selama lima hari di Padang, agenda kami meliputi diskusi kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, serta penyelenggaraan expo untuk mengenalkan program UniKL kepada instansi terkait," pungkasnya. (Tom)

Wawako Maigus Nasir Lepas CJH Kota Padang Kloter 8 Sebanyak 383 Orang di Masjid Agung Nurul    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Wawako Maigus Nasir Lepas CJH Kota Padang Kloter 8 Sebanyak 383 Orang di Masjid Agung Nurul
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Padang Kelompok Terbang (Kloter) 8 yang berjumlah sebanyak 383 orang, di Halaman Masjid Agung Nurul Iman. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Padang Kelompok Terbang (Kloter) 8 yang berjumlah sebanyak 383 orang, di Halaman Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (1/5/2026).

Maigus Nasir mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Ia menekankan bahwa kondisi geografis di tanah suci berbeda dengan di Indonesia.

“Pemerintah telah menyiapkan dokter dan tenaga keperawatan yang ditugaskan khusus untuk melayani kesehatan jemaah. Sepanjang Bapak/Ibu tidak melakukan kegiatan yang tidak perlu dan fokus memperbanyak ibadah, Insya Allah kondisi akan tetap terjaga,” ujarnya.

Selain itu, Maigus Nasir  juga mengajak para jemaah untuk menjaga nama baik Kota Padang selama berada di tanah suci. Ia berharap CJH Kota Padang dapat menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan ibadah haji.

“Jaga nama baik Kota Padang dan Sumatera Barat. Tunjukkan bahwa jemaah kita kompak, saling membantu, dan tidak ada yang bertengkar satu sama lain,” pesan Buya Maigus didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Tarmizi Ismail.

Menutup sambutannya, Maigus Nasir turut meminta doa dari para jemaah untuk para pengemban amanah di Kota Padang dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

“Doakan kami agar selalu dilindungi oleh Allah, dijauhkan dari fitnah, tetap istiqomah, serta diberi kemudahan dalam mewujudkan cita-cita besar menjadikan Kota Padang sebagai kota yang maju dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubag Bina Mental dan Keagamaan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Padang Zul Asfi Lubis menyampaikan bahwa total jemaah haji Kota Padang tahun ini berjumlah 1.084 orang.

“Khusus Kloter 8 yang dilepas hari ini terdiri dari 148 jamaah laki-laki dan 235 jamaah perempuan. Jemaah tertua atas nama Mawardi M.Z. berusia 85 tahun, sementara jemaah termuda Sri Rahayu Padilah berusia 18 tahun,” pungkasnya. (*)

Gerakan Pemuda Marhaen Soroti Fitnah Soal Prabowo: Penurunan Demokrasi    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Gerakan Pemuda Marhaen Soroti Fitnah Soal Prabowo: Penurunan Demokrasi
Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Marhaen, Sihab Fajar Pratama menyoroti pernyataan Amien Rais soal Presiden Prabowo Subianto yang diunggah di YouTube. (Foto Ilustrasi/Int) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Marhaen, Sihab Fajar Pratama menyoroti pernyataan Amien Rais soal Presiden Prabowo Subianto yang diunggah di YouTube.

Menurutnya, pernyataan Amien Rais tidak memiliki dasar fakta yang jelas dan memiliki kecenderungan menyebarkan asumsi yang tidak terverifikasi.

Sihab menilai, hal yang dilakukan Amien Rais tidak menunjukkan demokrasi yang dewasa, bahkan berpotensi menyesatkan masyarakat. 

“Kami melihat narasi yang dibangun dalam video tersebut tidak berbasis pada data atau bukti yang dapat diuji. Jika ruang publik terus diisi oleh spekulasi seperti ini, maka yang terjadi adalah penurunan kualitas demokrasi itu sendiri,” kata dia.

Kritik kepada pemerintah adalah hal yang dijamin dalam demokrasi. 

Akan tetapi, mengkritik tetap harus disampaikan dengan bertanggung jawab.  

“Kami mengingatkan bahwa membangun opini tanpa dasar yang jelas hanya akan menciptakan kebingungan di tengah masyarakat,” tegas dia. 

Dirinya berpendapat, publik harus mendapatkan informasi jernih. 

Hal-hal yang bersifat imajinatif dan tidak substantif mestinya tak perlu dijadikan kritik. (*) 

Bakal Mengambil Langkah Hukum, Komdigi: Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks!    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Bakal Mengambil Langkah Hukum, Komdigi: Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks!
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan video Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto merupakan hoaks. (Foto/Sekretariat Negara).

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah tegas terkait video yang diunggah Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan video Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto merupakan hoaks dan mengandung unsur fitnah serta ujaran kebencian. 

"Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat pimpinan tinggi negara, tidak memiliki dasar fakta serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa," kata Meutya dalam pernyataanya, dikutip Sabtu 2 Mei 2026.

Pemerintah menilai konten tersebut berpotensi memicu kegaduhan publik dan memecah belah masyarakat.

Meutya menyatakan telah mengidentifikasi video yang beredar di media sosial. Isi video memuat serangan personal dan tidak memiliki dasar fakta.

“Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian,” kata Meutya.

Pemerintah menegaskan ruang digital seharusnya menjadi tempat adu gagasan yang sehat, bukan sarana penyebaran kebencian dan serangan terhadap martabat individu.

Komdigi bakal mengambil langkah hukum terhadap pihak yang terlibat dalam pembuatan maupun distribusi konten.

Tindakan tersebut dinilai melanggar ketentuan dalam UU ITE No 1 Tahun 2024, khususnya Pasal 27A dan Pasal 28 ayat (2).

"Komdigi mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga ruang digital yang sehat, produktif, dan aman," pungkas Meutya.

Sebelumnya, Amien Rais mengunggah video berdurasi sekitar 8 menit di kanal YouTube pribadinya pada Kamis 30 April 2026. 

Dalam video tersebut, Amien Rais menyinggung kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang dinilai melampaui batas profesional. (*)

Sumber: RMOL

Di Depan Buruh, Prabowo Kritik Praktik Korupsi di Kalangan Elite, Sebut Elite 'Pintar Maling'    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Di Depan Buruh, Prabowo Kritik Praktik Korupsi di Kalangan Elite, Sebut Elite 'Pintar Maling'
Presiden RI Prabowo Subianto menyebut praktik korupsi di kalangan elite sebagai faktor yang menghambat kesejahteraan masyarakat dan merugikan perekonomian rakyat. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Presiden RI Prabowo Subianto menyebut praktik korupsi di kalangan elite sebagai faktor yang menghambat kesejahteraan masyarakat dan merugikan perekonomian rakyat. 

Bahkan, ia heran dengan orang pintar dan memiliki pangkat tinggi tapi malah menjadi maling uang rakyat.

“Yang saya sedih, orang yang semakin tinggi pangkat, banyak yang semakin enggak jelas. Saya heran, semakin pintar, banyak yang pintar, pintar maling,” ujarnya dalam pidato Peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jumat (1/4/2026).

Menurutnya, praktik korupsi yang melibatkan elite bisa berdampak terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat hingga tingginya angka kemiskinan. 

Adanya kondisi tersebut justru bertolak belakang dengan tujuan pembangunann nasional untuk mensejahterakan rakyat.

“Saya kaget begitu saya pensiun, saya lihat kok rakyat saya masih banyak yang susah. Tapi saya melihat banyak elite-elite yang curi uang rakyat. Bukan ini yang saya perjuangkan, bukan negara yang dirampok oleh maling-maling,” kata Presiden.

Lebih lanjut, ia juga memaparkan dampak lanjutan dari praktik korupsi terhadap daya beli dan kesejahteraan rumah tangga.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang sulit untuk memenuhi kebutuhan dasar adalah bentuk kebocoran ekonomi akibat penyalahgunaan anggaran.

“Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela ada ibu-ibu yang tidak bisa memberi susu untuk anaknya,” ujarnya.

Meski tidak semua pelaku usaha memiliki praktik yang merugikan masyarakat, ia marah karena masih banyak potensi kolaborasi tidak sehat antara pejabat publik dan sebagian pelaku usaha yang dapat memperburuk kondisi ekonomi.

“Saya tidak rela, pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha brengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah. Tapi, saya mengajak kita dewasa tidak semua pengusaha serakah, banyak yang bekerja dengan baik, banyak kita butuh mereka supaya ekonomi hidup,” tegasnya.

Kini, ia menekankan kepada para pemangku kepentingan termasuk jajaran menteri untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kecil agar distribusi manfaat ekonomi bisa diperkuat.

“Para menteri, kalau ambil kebijakan, kalau menyusun kebijakan berpikir, bertanya apakah ini menguntungkan rakyat kecil atau tidak. Kalau menguntungkan rakyat kecil, laksanakan itu sudah benar, tidak usah ragu-ragu,” ujarnya. (*)

Ini Jadwal Pencairan, Komponen, dan Besaran Gaji ke-13 Buat ASN    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

Ini Jadwal Pencairan, Komponen, dan Besaran Gaji ke-13 Buat ASN
Sebulan lagi, pemerintah akan mulai pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN). Keputusan ini tertera dalam Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur jadwal hingga besaran yang diterima. (Foto Ilistrasi/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebulan lagi, pemerintah akan mulai pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN). Keputusan ini tertera dalam Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur jadwal hingga besaran yang diterima.

"Gaji ke-13 dibayarkan paling cepat pada bulan Juni tahun 2026," bunyi Pasal 15 ayat (1) dalam aturan tersebut.

Aturan itu menyebut gaji ke-13 diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), calon PNS (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri, serta pejabat negara.

Pemberian gaji ke-13 merupakan wujud penghargaan atas pengabdian kepada negara, dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan negara.

Adapun komponen yang diterima meliputi gaji pokok, tunjangan melekat, serta tunjangan kinerja sesuai ketentuan.

"Gaji ketiga belas tidak dikenakan potongan iuran dan/atau potongan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyi pasal 16 ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026, dikutip Jumat (1/5/2026).

Untuk PPPK, terdapat aturan khusus dalam perhitungannya. Jika masa kerja kurang dari satu tahun, maka gaji ke-13 diberikan secara proporsional. 

Bahkan, PPPK yang masa kerjanya belum genap satu bulan sebelum 1 Juni 2026 tidak berhak menerima gaji tersebut.

Sementara itu, CPNS yang dibiayai APBN akan menerima 80% dari gaji pokok, ditambah tunjangan seperti tunjangan umum, tunjangan kinerja, serta fasilitas lainnya sesuai jabatan.

Untuk CPNS daerah (APBD), komponen yang diterima serupa, namun bisa ditambah penghasilan lain sesuai kemampuan fiskal masing-masing daerah.

Adapun untuk pimpinan, anggota, serta pegawai non-ASN di lembaga nonstruktural, besaran gaji ke-13 telah ditetapkan. 

Untuk pimpinan lembaga nonstruktural, misalnya, ketua atau kepala memperoleh sekitar Rp31,4 juta, wakil ketua Rp29,6 juta, serta sekretaris dan anggota masing-masing Rp28,1 juta.

Sementara pejabat setingkat eselon I menerima sekitar Rp24,8 juta, eselon II Rp19,5 juta, eselon III Rp13,8 juta, dan eselon IV Rp10,6 juta.

Untuk pegawai non-ASN berdasarkan jenjang pendidikan, nominalnya bervariasi. 

Lulusan SD hingga SMP bisa menerima mulai Rp4,2 juta hingga Rp5 juta tergantung masa kerja. Lulusan SMA hingga D-I berkisar Rp4,9 juta sampai Rp5,8 juta.

Sementara lulusan D-II hingga D-III menerima sekitar Rp5,4 juta hingga Rp6,5 juta. Adapun lulusan D-IV atau S1 bisa memperoleh Rp6,5 juta hingga Rp7,8 juta, dan untuk S2 hingga S3 berkisar Rp7,7 juta sampai Rp9 juta, bergantung pada masa kerja.

Berikut ini, rincian gaji ke-13 yang dibayarkan dari APBN:

- Gaji Pokok
- Tunjangan Keluarga
- Tunjangan Pangan
- Tunjangan Jabatan dan Tunjangan Umum
- Tunjangan Kinerja

Sedangkan gaji ke-13 yang anggarannya bersumber dari APBD bagi ASN, terdiri atas:

- Gaji Pokok
- Tunjangan Keluarga
- Tunjangan Pangan
- Tunjangan Jabatan dan Tunjangan Umum
- Tambahan Penghasilan paling banyak yang diterima satu (1) bulan bagi instansi daerah yang memberikan tambahan penghasilan dengan memperhatikan kemampuan kapasitas daerah dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Berikut adalah komponen bagi para pensiunan dan penerima pensiun.

- Pensiunan Pokok
- Tunjangan Keluarga
- Tunjangan Pangan
- Tambahan Penghasilan

(*)

Arus Bawah Prabowo (ABP): Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Menyesatkan    
Sabtu, Mei 02, 2026

On Sabtu, Mei 02, 2026

ABP: Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Menyesatkan
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais mengunggah video pendek berdurasi 8 menit di kanal youtube pribadinya pada Kamis 30 April 2026. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Langkah hukum disiapkan relawan Arus Bawah Prabowo (ABP) menyikapi pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais yang beredar di media sosial.

Amien Rais mengunggah video pendek berdurasi 8 menit di kanal youtube pribadinya pada Kamis 30 April 2026.

Lewat video itu, Amien melempar bola panas ihwal kedekatan Prabowo dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Ketua DPP ABP  Supriyanto pernyataan Amien Rais yang dinilai sebagai bentuk fitnah keji, halusinasi, menyesatkan dan provokatif.

"Ucapan Amien Rais bukan lagi kritik, melainkan tuduhan keji tanpa dasar yang dipaksakan menjadi seolah-olah kebenaran," tegas Supriyanto kepada wartawan, Jumat 1 Mei 2026.

Dia menilai narasi yang dibangun Amien Rais telah melewati batas kewajaran dengan menyeret isu moralitas pribadi tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Bahkan, dia menyebut pernyataan Amien Rais sebagai bentuk agitasi yang berpotensi merusak stabilitas politik dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Dia memastikan langkah hukum yang tengah disiapkan disebut akan menyasar dugaan pencemaran nama baik serta penyebaran informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya di ruang publik.

Sebelumnya, Amien Rais dalam sebuah video yang beredar luas melontarkan kritik keras terhadap kedekatan antara Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya. 

Dalam pernyataannya, Amien mengaitkan isu tersebut dengan aspek moralitas dan menyebutnya telah melampaui batas profesionalitas. (*) 

Sumber: RMOL