PILIHAN REDAKSI

Dag Dig Dug Reshuffle Menteri, Jokowi Diprediksi Bakal Depak NasDem dari Kabinet

BENTENGSUMBAR.COM - Isu reshuffle menteri di kabinet Indonesia Maju terus menggelinding. Kali ini, menteri dari NasDem disebut-...

Advertorial

Chusnul: Kalo Aja Dulu SBY Tegas Sama FPI-HTI, Mereka Gak Akan Besar

          Chusnul: Kalo Aja Dulu SBY Tegas Sama FPI-HTI, Mereka Gak Akan Besar
Chusnul: Kalo Aja Dulu SBY Tegas Sama FPI-HTI, Mereka Gak Akan Besar
BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menyinggung bahwa seandainya dulu Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dulu tegas kepada Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), maka kedua organisasi ini tidak akan membesar.

Sebagaimana diketahui, di zaman Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi), kedua organisasi masyarakat ini dilarang beroperasi.

Adapun hal ini disampaikan oleh Chusnul Chotimah ketika saling sindir dengan politisi Partai Demokrat, Susilawati di Twitter.

Awalnya, Chusnul Chotimah menyinggung bahwa jika ingin Islam dinilai baik, maka perlihatkanlah Islam yang baik.

Ia mengatakan hal ini sehubungan dengan aturan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut mengenai pengeras masjid.

“Ingin Islam dinilai baik, mari perlihatkan Islam yang baik,” kata Chusnul Chotimah pada Sabtu, 5 Maret 2022.

“Renungkan, apa yang dilakukan Gus Yaqut itu sudah benar,” sambungnya.

Susilawati lantas menanggapi dengan mengajak Chusnul Chotimah untuk menunjukkan sikap sebagai muslimah yang baik.

“Ayoo tunjukkan sebagai muslimah yang baik mbakk,” katanya pada Senin, 7 Maret 2022.

Chusnul Chotimah lantas membalas bahwa ia telah menunjukkan sikap sebagai muslimah baik dengan tidak pernah menyebar hoax dan memfitnah orang lain, serta dengan membagikan ceramah baik.

“Apa harus jadi penyebar hoax seperti kamu baru bisa dikatakan muslimah yang baik,” katanya.

Susilawati tidak membalas sindiran Chusnul Chotimah lagi. Namun, ia membalas komentar seorang netizen yang memuji Chusnul Chotimah sebagai penjaga Pancasila sejati.

“Harus ikuti dik lemhannas dl biar tahu lingkungan strategis,” balas Susilawati.

Netizen tersebut lantas membalas lagi bahwa untuk apa ikut Lemhanas apabila tidak berani menghujat FPI, HTI, dan JI.

Menanggapi itu, Susilawati menyebut ia tidak menghujat saudara sebangsanya.

Ia menilai bahwa cara keras hanya akan membuat ricuh seperti saat ini.

“Tidak satupun saudara sebangsa saya hujat.. coba telusuri akun saya. Dengan cara keras situasi jadi lebih ricuh dampaknya seperti kita rasakan sekarang ini,” katanya.

Pernyataan inilah yang kemudian dibalas Chusnul Chotimah dengan menyinggung soal sikap SBY kepada FPI dan HTI.

“Cara berpikirmu Susilawati salah. Kalo aja dulu SBY tegas sama FPI HTI mereka ga akan besar,” katanya.

Chusnul Chotimah mengatakan jika pemerintah sekarang tidak tegas, maka FPI dan HTI semakin besar dan menjadi beban pemerintah berikutnya.

“Kita mengecam sebagai dukungan pada negara,” katanya.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »