PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Jawab Ocehan Refly Harun, Pak Jokowi Coba Buktikan dengan Hormati HAM 58 Pegawai KPK yang Terdzalimi

          Jawab Ocehan Refly Harun, Pak Jokowi Coba Buktikan dengan Hormati HAM 58 Pegawai KPK yang Terdzalimi
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Praswand Nugraha memberi tanggapan terkait pernyataan Ahli hukum tata negara Refly Harun mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya Refly Harun menilai Jokowi misleading saat mengatakan bahwa bangsa Indonesia mengerdilkan diri.

Padahal, menurut Refly, Jokowi justru terkesan seperti sedang mengeluh karena sebagai presiden dirinya merasa tidak dihormati, acap kali dikritik, bahkan dihina di tanah air sendiri.

“Saya ingin mengatakan bahwa bangsa besar dan terhormat pasti dipimpin oleh presiden yang juga menghormati HAM dari putra putri bangsanya,” ujar Praswand, Minggu, 14 November 2021.

Menurutnya, Jokowi harus membuktikan diri bahwa dirinya memang terhormat dan pantas sebagai presiden Indonesia.

“Presiden Jokowi harus membuktikan bahwa beliau adalah pemimpin bangsa yang terhormat dengan menghormati Hak Asasi 58 orang pegawai KPK yang di rampas dan dipecat dengan dzalim ini,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Refly menduga Jokowi sedang mengeluh pada dirinya sendiri saat mengatakan bahwa bangsa Indonesia mengerdilkan diri di perayaan HUT Partai NasDem ke-10.

“Terus terang saja, mungkin dia merasa dihormati di luar negeri. Tapi, kok, di sini dikritik melulu bahkan dihina,” ujar Refly.

Bukan tanpa alasan, Refly Harun merasa bahwa rakyat di tanah air tidak pernah mengerdilkan bangsa sendiri bahkan bangga menjadi Indonesia.

“Orang bisa saja mengatakan bahwa dirinya bangga menjadi warga negara Indonesia, tapi tidak bangga pada pemimpin dan penguasa, bahkan mengkritik,” katanya. (Wartaekonomi)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...