| Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-118 tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 2 Mei menjadi momentum penting untuk merefleksikan komitmen dunia pendidikan. (Foto/Oktryoni). |
Tahun ini, peringatan mengusung tema besar "Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua".
Tema tersebut menekankan pentingnya sinergi yang kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Pendidikan tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab institusi sekolah semata, melainkan hasil kolaborasi menyeluruh dari empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media massa.
Upacara bendera peringatan Hardiknas di SMP Negeri 1 Kota Solok digelar dengan penuh khidmat namun tetap memancarkan semangat kebanggaan nasional.
Yang menjadi sorotan utama pada tahun ini adalah penampilan para peserta upacara yang tampil berbeda dari biasanya.
Seluruh siswa dan guru tampil memadati lapangan sekolah dengan mengenakan beragam pakaian adat dari seluruh penjuru Indonesia.
Keanekaragaman busana tradisional ini menjadi simbol persatuan dan kekayaan budaya bangsa yang patut dilestarikan.
| Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Mamy Triana, S.Pd., M.Pd., bersama anggota Pramuka di sekolah. (Foto/Oktryoni). |
"Kami sengaja mengusung tema busana adat nusantara agar siswa tidak hanya mencintai ilmu pengetahuan, tetapi juga mencintai identitas dan budaya bangsanya. Keberagaman ini adalah kekuatan kita. Selain itu, penampilan Praspensa hari ini sangat luar biasa, menunjukkan bahwa pendidikan karakter dan kedisiplinan benar-benar telah tertanam kuat di hati mereka," ujar Mamy Triana usai kegiatan.Sabtu (2/05/2026)
Selain penampilan yang memukau, pelaksanaan upacara juga berjalan sangat tertib dan lancar.
Keistimewaan lain dari acara ini adalah ditunjuknya anggota Praspensa (Pramuka SMPN 1 Kota Solok) sebagai petugas upacara.
Dengan sikap disiplin, sigap, dan gerakan yang kompak, para anggota Pramuka berhasil memimpin jalannya upacara dengan sangat baik.
Momen spesial turut terasa hangat saat pembacaan doa. Tepat di hari kelahiran Ki Hajar Dewantara tersebut, salah seorang siswa bernama Jonathan Devartives mendapatkan kepercayaan untuk memimpin doa.
Tak disangka, tanggal 2 Mei juga bertepatan dengan hari ulang tahun Jonathan, menjadikan momen ini kenangan yang sangat berkesan baginya.
"Saya merasa sangat bersyukur dan bahagia sekali, karena hari ini tepatnya adalah hari ulang tahun saya. Tentu menjadi kebanggaan tersendiri bisa ditugaskan untuk membacakan doa dalam upacara peringatan Hardiknas ini. Semoga doa yang saya panjatkan dapat membawa keberkahan untuk sekolah dan seluruh teman-teman," ungkap Jonathan dengan penuh semangat.
Momen ini juga menjadi pengingat untuk terus mendorong perubahan mindset atau pola pikir.
Pendidikan harus terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter luhur.
Melalui kolaborasi yang erat antara semua elemen, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Solok, dapat terus meningkat dan mencetak generasi yang unggul serta berakhlak mulia.
Peringatan Hardiknas tahun ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan bukti nyata komitmen bersama untuk terus bergerak maju demi pendidikan yang lebih baik dan merata untuk seluruh anak bangsa.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »