UT Medan Perkuat Kemandirian Mahasiswa Lewat Workshop Tugas Daring

UT Medan Perkuat Kemandirian Mahasiswa Lewat Workshop Tugas Daring
Universitas Terbuka (UT) Medan secara resmi menyelenggarakan Workshop Tugas secara daring pada Sabtu (2/5/2026). (Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Universitas Terbuka (UT) Medan secara resmi menyelenggarakan Workshop Tugas secara daring pada Sabtu (2/5/2026) sebagai langkah nyata dalam memberikan layanan bantuan akademik bagi mahasiswa. 

Kegiatan yang menjadi bagian integral dari Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) ini merupakan agenda rutin setiap semester, dengan sasaran utama para mahasiswa baru.

Melalui lokakarya ini, institusi berupaya membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam menyusun tugas-tugas akademik, guna memastikan transisi yang lancar menuju sistem pendidikan tinggi jarak jauh yang menuntut kemandirian penuh.

Dalam arahannya, Direktur UT Medan, Yasir Riady, memberikan dorongan moral serta motivasi agar mahasiswa senantiasa menjaga ritme belajar yang konsisten. 

Beliau menekankan pentingnya manajemen waktu dengan mengimbau mahasiswa agar tidak menunda pengerjaan tugas dan segera mendalami materi yang telah didistribusikan.

Yasir menegaskan bahwa kunci keberhasilan dalam sistem UT terletak pada inisiatif pribadi mahasiswa untuk proaktif dalam mempelajari modul dan memanfaatkan seluruh sumber daya akademik yang tersedia demi meraih hasil yang optimal di akhir semester.

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi tanya jawab, di mana mahasiswa menyampaikan berbagai kendala yang sering ditemui selama proses pengerjaan hingga pengumpulan tugas. 

Menanggapi hal tersebut, para narasumber memberikan solusi konkret dan penjelasan teknis yang komprehensif, sehingga berhasil menjawab kekhawatiran para peserta terkait hambatan administratif maupun substansi akademik.

Interaksi dua arah ini dirancang agar mahasiswa memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan belajar mandiri di tengah kompleksitas sistem digital.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, UT Medan menaruh harapan besar agar mahasiswa semakin disiplin, bertanggung jawab, dan aktif dalam setiap tahapan pembelajaran, mulai dari kehadiran hingga partisipasi dalam diskusi kelompok. 

Di tengah masifnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), institusi juga memberikan penekanan keras terhadap aspek integritas akademik dengan melarang segala bentuk plagiarisme.

Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengesampingkan orisinalitas pemikiran, sehingga tercipta lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga menjunjung tinggi etika akademik. (husnie)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »